Ciptakan Kamtibmas Selama Ramadhan, Polsek Praya Imbau Pedagang Petasaan


Policewatch-Lombok Tengah

Kepolisian Sektor Praya, Polres Lombok Tengah menghimbau pedagang untuk tidak berjualan petasan yang tidak sesuai ketentuan selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H.

Kapolsek Praya IPTU Susan V Sualang mengatakan imbauan kepada para pedagang ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat saat menjalani ibadah puasa serta merayakan Hari Raya Idul Fitri nanti.

"Hal ini perlu dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di bulan suci," kata Susan.

Salah satu langkah yang diambil lanjutnya, adalah memberikan himbauan kepada para pedagang disekitar wilayah Praya agar tidak menjual petasan yang tidak sesuai ukuran atau kententuan.

Susan sebut, kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya masalah dapat merugikan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

"Kebiasaan selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri seringkali petasan menyabkan gangguan ketertiban dan keamanan, terutama dalam hal kecelakaan atau keributan yang terjadi akibat penggunaan petasan," ujar Susan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan tersebut guna terciptanya kondisi yang aman dan damai selama bulan Ramadhan.

Diharapkan dengan kegiatan patroli dan himbaun ini, para pedagang akan mematuhi aturan serta memahami dampak negatif dari penjualan petasan secara bebas.

"Kolaborasi antara Kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan dan seterusnya," tutup Kapolsek.

Mn

Jajaran Polsek Pagak Berjanji Akan Segera Melakukan Penyelidikan Adanya Dugaan Tambang Tak Memiliki Izin di Desa Gampingan Malang

 



POLICEWATCH.NEWS.MALANG- Adanya informasi Dugaan tambang galian C tak mengantongi izin yang berada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, tercium juga ke Aparat Penegak Hukum Polsek Pagak, hal ini diungkapkan Kapolsek ia berjanji akan melakukan penyelidikan.

"Terimakasih atas infonya, kita lakukan penyelidikan dulu," balas Kapolsek Pagak AKP. Supriono dalam pesan singkat ke awak media. Kamis (18/03/2024)

Dalam hal ini masyarakat mengapreasi gerak cepat pihak Kepolisian (Polsek Pagak) untuk melakukan penyelidikan adanya dugaan tambang ilegal di Desa Gampingan.

"Kami sebagai masyarakat sangat mengapreasi kinerja aparat penegak hukum (Polsek Pagak) dengan langkah awal melakukan penyelidikan ke tambang di Desa Gampingan, tentunya kami sebagai masyarakat menunggu hasil penyeledikan tersebut,  jika memang benar dugaan kami bahwa tambang tersebut tidak mengantongi izin dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, kami berharap Pihak Kepolisian untuk segera menutup tambang galian tersebut, serta tidak segan-segan menjerat pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku,"ujar salah satu warga ke awak media.

Sementara itu pemilik tambang H. RFI (inisial) saat dikonfirmasi awak media  mengatakan, itu ada ijinnya mau digawe Honste SMA wali murid.

"Kalau mau melihat ijinnya ke rumah, yang mengurus ijin juga orang media,"jawabnya ke awak media.

Diketahui sebelumnya, beroperasinya tambang galian C di Desa Gampingan dikeluhkan warga, mereka menduga tambang tersebut tidak memiliki izin resmi dan bebas beroperasi serta warga takut jika tidak segera dihentikan akan menimbulkan bencana tanah longsor. (Dr)

Polres Sumbawa Barat Serahkan Bantuan Alquran Untuk Masjid Jami' Baiturrahim Desa Dasan Anyar Jereweh


Policewatch-Sumbawa Barat

Pejabat Utama Polres Sumbawa Barat menggelar Safari Ramadhan 1445 H/2024 M bertempat di Masjid Jami' Baiturrahim Dusun Dasan Desa Dasan Anyar Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat pada selasa (26/03/24).

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Kasat Binmas Polres Sumbawa Barat AKP Soesanto. Kapolsek Jereweh IPTU Ardiyatmaja. Camat Jereweh Muhammad Solihin, S.Pd,.M.M.KBO Sat Lantas Polres Sumbawa Barat IPTU Muhammad Athar. Kasi Dokkes Polres Sumbawa Barat IPDA Ahmad Soleh. Ps. Kanit 3 Sat Intelkam Polres Sumbawa Barat AIPTU Agus Suwarmo. Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Polres Sumbawa Barat BRIPKA Muhammad Saleh Sufyan. Ps. Kanit SPKT III Polsek Jereweh AIPTU Fadullah Husaini Beserta Anggota. Sekcam Jereweh Zainul Baqri, S.Ap,.M.Pa. Bhabinkamtibmas dan babinsa Desa Dasan Anyar . Pengurus Masjid Jami' Baiturrahim. Tokoh agama dan masyarakat Desa Dasan Anyar.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.I.K melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos mengatakan, dalam kesempatan tersebut Kapolsek Jereweh IPTU Ardiyatmaja mewakili Kapolres menyampaikan pesan Kamtibmas.

" Terimakasih kepada masyarakat Jereweh karena situasi kamtibmasnya sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergitas antara TNI-POLRI dengan masyarakat sangat di perlukan dalam menjaga kamtibmas sehingga kedepanya sinergitas ini saya harapa tetap terjaga," tuturnya 

Ia berharap,dalam pasca pemilu ini agar kita tetap menjaga tali persaudaraan dan jangan ada yang sampai terpecah belah.Apalagi sebentara lagi juga kita akan memasuki masa Pilkada dan harapan saya semoga semuanya tetap berjalan aman terkendali.

" Kemudian PJU Polres Sumbawa Barat menyerahkan bantuan berupa alquran kepada pengurus Masjid Jami' Baiturrahim.Semoga bantuan ini bermanfaat bisa menjadi amal jariyahnya kita bersama." ucapnya 

Mn

Kasus Kekerasan Fisik Anak di Lombok Timur Selesai Secara Kekeluargaan


Policewatch-Lombok Timur

Sebuah video viral yang menunjukkan kekerasan fisik terhadap anak di salah satu yayasan di Lombok Timur menggemparkan publik. Beruntungnya, situasi kini telah mereda setelah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lombok Timur dengan cepat memfasilitasi pertemuan antara korban, pelaku, dan pihak terkait.

Pertemuan yang berlangsung pada hari Kamis (28/3/2024) di Unit PPA Polres Lombok Timur menghasilkan beberapa poin penting. 

Pertama, pelaku kekerasan fisik dan perekam video meminta maaf kepada korban dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

Kedua, pihak korban memaafkan kesalahan pelaku dan sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Kapolres lombok timur AKBP Hariyanto, S.H.,S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP I Made Dharma Yulia P.,S.T.K.,S.I.K., menjelaskannya secara rinci.

"Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan tidak akan melanjutkan ke ranah hukum," ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia P.,S.T.K.,S.I.K.

Pihak yayasan pun turut angkat bicara. Pengurus yayasan memohon maaf atas kejadian ini dan telah melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah. Mereka juga menghimbau masyarakat untuk menghapus video viral tersebut demi menjaga psikologis anak.

"Kami mohon maaf atas kejadian ini dan telah melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah. Kami juga menghimbau masyarakat untuk menghapus video viral tersebut demi menjaga psikologis anak," ujar pengurus yayasan.

Kedepannya, pihak yayasan berjanji akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di bawah naungan mereka. 

Orang tua korban dan pelaku pun berjanji akan lebih memperhatikan dan membina anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur mengungkapkan bahwa kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak, untuk selalu mengedepankan perlindungan terhadap anak-anak. 

“Mari bersama-sama ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang. Ini menjadi pelajaran bahwa pengawasan terhadap anak itu sangat penting, agar peristiwa ini tidak terulang kembali,” pesannya.

Mn

Berpotensi Bencana Longsor, Diduga Tambang Galian C di Desa Gampingan Malang Tak Memiliki Izin dan Bebas Beroperasi

 



POLICEWATCH.NEWS.MALANG,- Beroperasinya Tambang Galian C di Desa Mantingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang yang disinyalir tidak memiliki izin dari Kementrian ESDM, aksi pengerukan secara besar-besaran tanpa mempedulikan dampak lingkungan berpotensi bencana tanah longsor.

Hal ini diungkapkan dan dikeluhkan masyarakat sekitar, mereka mengatakan tidak sedikit jalan- jalan di Desa kami yang dilalui truk pengakut sirtu dari tambang membuat infrastruktur jadi rusak, debu-debu berterbangan membuat tercemarnya udara.

"Seperti yang anda lihat sendiri, jalan di Desa kami jadi rusak akibat seringnya dilalui dam truk yang melebihi tonase, dan adanya aktifitas tambang tersebut yang kami takutkan terjadi musibah tanah longsor, mereka para pengusaha tambang hanya melihat keuntungan secara finansial saja tanpa memperdulikan dampak yang ditimbulkan di kemudian hari,, karena kami yakin mereka tidak akan mereklamasi bekas pertambangan tersebut,"keluhnya ke awak media. Kamis ( 28/03/2024)

Begitu juga warga yang lainnya dan meminta namanya tidak dipublikasikan menyebutkan ke awak media, kalau saya dengar dari orang-orang pemilik tambang tersebut bernama H. RFI (inisial) dan cobak anda tanyakan sendiri terkait izin-izinya.

"Kalau masalah izin-izinya kami kurang tau yang kami tau mereka para pengusaha tambang, saya kira tidak akan mereklamasi bekas galian tersebut, dan yang kami harapkan sebagai warga lokal, aparat penegak hukum bersinergi, baik Polsek, Polres Malang maupun jajaran Polda Jatim untuk turun ke Desa kami dan jika memang tambang tersebut tidak mengantongi izin, kami meminta untuk segera ditutup sebelum Desa kami terjadi bencana tanah longsor yang tidak kami inginkan," tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan awak media belum bisa mengkonfirmasi pihak aparat penegak hukum baik Polsek Gampingan, Polres Malang, maupun Polda Jatim, namun kami awak media akan terus berusaha menggali informasi lebih lanjut akan terkait masalah tambang Galian C yang dikeluhkan warga. Bersambung...(Dr)

Bhabinkamtibmas Desa Mantun Melaksanakan Pendampingan Penyaluran Bantuan Dari Dinas Sosial


Policewatch-Sumbawa Barat

Bhabinkamtibmas Desa Mantun Bripka Ramli yang merupakan anggota Polsek Maluk Resor Sumbawa Barat melaksanakan pendampingan penyaluran bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, pada Hari Senin 25 Maret 2024, Pukul 15.30 wita sampai selesai  bertempat di Aula Kantor Desa Mantun Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat. 

" Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Mantun,Pemerintah Desa Mantun, danPDPGR Desa Mantun sebagai pelaksana kegiatan," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K melalui Kasi Humas IPDA Edi Sobandi Adireja, S.Sos kepada media ini.

Lanjut kasi Humas, Bhabinkamtibmas Desa Mantun,  melaksanakan Pendampingan terkait Penyaluran Bantuan kepada warga yang terkena dampak hujan angin yang terjadi pada hari Senin tanggal 11 Maret 2024 lalu. Dan bantuan tersebut berupa terpal,

Selimut, Perabot Rumah tangga, Sembako hasil dari Sumbangan Masyarakat Desa Mantun.

Dalam Kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas berikan himbauan  pada saat melaksanakan Patroli agar menegur atau menghimbau kepada orang yang mencurigakan agar tidak berbuat yang melanggar Hukum.Selain itu berikan himbauan juga guna mengantisipasi terjadinya kejahatan dalam Bulan Ramadhan. Serta mengajak untuk selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas terkait Kamtibmas di Bulan Ramadhan. Terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang  (TPPO) di berikan himbauan jika ada keluarganya,tetangga dan teman yang ingin di jadikan tenaga kerja di luar negeri, harus melalui jalur resmi/ prosedur yang jelas guna untuk menghindari terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Yang terakhir berikan himbauan agar selalu menjaga anak-anaknya jika sedang bermain dan teman bermainnya untuk mengantisipasi terjadinya kekerasan Seksual terhadap perempuan dan anak-anak.

Kasi Humas menegaskan kegiatan pendampingan  yang di laksanakan Bhabinkamtibmas Desa Mantun berjalan aman dan lancar.

Mn

Kapolsek Pemenang Hadiri Safari Ramadhan bersama Pemda KLU


Policewatch-Lombok Utara

 Kapolsek Pemenang hadiri  keguatan Safari Ramadhan  dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan mengunjungi Masjid Ash-Shirathal Mustaqiem di Dusun Karang Subagan, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang pada rabu 27/3/2024


Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K. M.Si. menyampaikan kepada media pada hari kamis, 28 Maret 2024 menyatakan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah  guna  mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan selama bulan suci Ramadan. Ulasnya


Dalam kunjungannya, Tim Safari Ramadhan yang terdiri dari Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH, Wakil Bupati Danny Karter Febrianto Ridawan ST.M.Eng, Kapolsek Pemenang Iptu Hadi Suprayitno S.sos.   serta pejabat lainnya, berbuka puasa bersama, melaksanakan shalat Maghrib dan Isya secara berjamaah, serta Shalat Tarawih. 


Bupati Djohan Sjamsu berharap agar bulan Ramadan yang penuh berkah ini membawa kesejahteraan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat KLU.


Selain itu, Pemda KLU juga memberikan sumbangan pembangunan masjid di wilayah tersebut. Semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat pembangunan daerah. Pungkasnya

Terduga Pelaku Curat MS Berhasil Diamankan Polsek Prabarda.



Policewatch-Lombok Tengah

Kepolisian Sektor Praya Barat Daya Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan terduga MS pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya.

"Terduga pelaku Curat suadara MS diamankan di rumahnya di Desa Kediri Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat" kata Kapolsek Prabarda IPDA Aswin Anggara saat dikonfirmasi, Rabu (28/3).

Pelaku diduga telah melakukan pencurian di kios UD. Amira Dusun Joet Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya pada hari Jumat (15/3) sekitar pukul 21.00 Wita berdasarkan hasil rekaman CCTV. 

"Dari kejadian tersebut, terduga pelaku ini berhasil membawa kabur uang tunai kurang lebih sebesar Rp. 1.000.000," ungkapnya.

Aswin menerangkan kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (15/3) saat itu Saudari Supini (pemilik kios) sedang berada di dapur untuk memasak dan pada saat itu juga korban mendengar ada orang memanggil untuk berbelanja. 

 "Lalu korban menuju kios tetapi tidak ada orang yang berbelanja, namun korban menemukan uang Rp 2.000 tercecer di lantai," ujar Aswin. 

Selanjutnya Kata Aswin, korban mencari tempat penyimpanan uang hasil jualannya (sepasang bakul warna biru yang terbuat dari plastik), namun tidak menemukan tempat penyimpanan uang tersebut sehingga korban mengecek hasil rekaman CCTV. 

"Dari hasil rekaman CCTV tersebut korban melihat ada orang yang mengambil tempat penyimpanan uang hasil jualan dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Praya Barat Daya," ungkap Aswin. 

Terduga pelaku saat ini masih diamankan di Polsek Praya Barat Daya guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Mn

LIDIK KRIMSUS RI Truk Penghisap Debu Harganya Capai 3M sebuah Mobil Supercar di Dinas DLH Lahat Kegunaannya Patut di Pertanyakan

 


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT,- Kendaraan penyapu jalan atau road sweeper menjadi andalan untuk mengatasi masalah kebersihan khususnya di jalan protokol. Penggunaan truk ini dinilai lebih efektif dan efisien.

Soalnya truk ini dibekali dengan beberapa kemampuan seperti mesin sapu, alat penyemprot serta penyedot air dan sampah. Artinya sekali pengoperasian tiga hal tersebut dapat dilakukan sekaligus.

Cara kerjanya sapu hidrolik yang berada di depan bumper dan sayap mobil akan menggiring kotoran masuk ke mesin penyedot. Di saat itu pun penyemprot air bisa bekerja untuk menetralisir debu saat pembersihan.

harga truk pembersih jalan di Dinas Lingkungan Hidup Lahat sekarang belum beroperasi hampir menyamai harga mobil supercar kata " Ketua DPN Harian LIDIK KRIMSUS RI Rhodi Irfanto, SH sekitar Rp 3 milyar lebih ini patut dipertanyakan Lahat kota kecil belum layak menggunakan mobil Penyedot Debu ( truk Roads Sweper)

Masih kata Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rhodi kalau yang besar seperti jenis mobil Hino 4,1 M sedangkan ukuran kecil sekitar 3,2 M ini sungguh Fantastis, ini hanya menghamburkan hamburkan uang negara perawatan mobil tersebut mahal ujar " Rodhi

Sementara itu wartawan policewatch.news kamis (28/3) menanyakan salah satu ASN kegunaan mobil Penyedot Debu warna biru harga nya 3,2 milyar untuk menyedot debu di Pemda dan dalam kota lahat dari hasil investigasi LIDIKKRIMSUS RI belum terlihat untuk menyedot belum pernah melakukan penyedotan debu dihalaman kantor bupati lahat, apalagi dalam kota lahat,

Truk Roads Sweper ini layak untuk menyedot debu batubara di daerah Merapi dan sangat membantu warga akibat dampak lingkungan debu batubara di Merapi area sudah sungguh membahayakan bagi kesehatan di pemukiman pinggir jalan ujar " Bambang MD sekretaris DPP LIDIK KRIMSUS RI Provinsi Sumsel.

Kiranya mobil Penyedot Debu agar di opersionalkan di Kecamatan Merapi lebih efektif dan efisien dan lingkungan menjadi sehat sesuai program pj Bupati Lahat Muhammad Farid menanam pohon di pinggir jalan Sergai kanopi melindungi dampak debu batubara akibat ribuan angkutan batubara sudah tidak sehat lagi masyarakat terkena penyakit ISPA mereka mulai mengeluh berdasarkan data dari Puskesmas Merapi terparah sudah ada terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Terpisah Kepala DLH Lahat Agus Salman belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan di portal berita policewatch.news (tim)

Kapolres Sumbawa Pimpin Sertijab Kapolsek Rhee Dan Plampang


Policewatch-Sumbawa Besar

Kepolisian Resor Sumbawa menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Rhee dan Kapolsek Plampang, yang bertempat di lapangan Apel Mapolres Sumbawa, Kamis (28/03/24) pagi.

Giat Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin, S.I.K., M.I.P., tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Kompol Iwan Sugianto SH., para Pejabat Utama Polres, para Perwira, Kapolsek jajaran, seluruh Personel Polres Sumbawa beserta Ketua Bhayangkari Cabang Sumbawa Ny. Dewi Heru Muslimin dan Pengurus Bhayangkari Cabang Sumbawa

Adapun pejabat yang diserah terimakan yakni IPTU Rokhim dari jabatan lama sebagai PS Kapolsek Plampang menjadi PS. Kasubbag Kerma Bag Ops, kemudian Jabatan Kapolsek Plampang diserahkan kepada IPTU Harirustaman SH., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Rhee, Sementara itu Kapolsek Rhee kini dierahkan kepada IPDA Romy Octovian Munir SH dimana sebelumnya menjabat sebagai Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sumbawa. 

Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin S.I.K, M.I.P., yang bertindak selaku inspektur Upacara Sertijab, terlihat memimpin Sumpah Jabatan yang diucapkan dan diikuti oleh para Pejabat yang diserahterimakan serta dilanjutkan dengan Penandatanganan Pakta Integritas.

AKBP Heru usai upacara serah terima jabatan mengatakan, Mutasi sebagai hal yang biasa dalam lingkungan Polri serta bagian untuk penyegaran dan pengembangan karir bagi personel Polri dalam organisasi Kepolisian,

"Bagi pejabat lama dan baru selamat bertugas berikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara dalam melaksanakan tugas untuk memenuhi ekspektasi masyarakat demi untuk kemajuan organisasi Kepolisian" Kata Kapolres. 

Mn