BPD : BENDAHARA DAN OPERATOR DESA SIDO NAKMUR JALANI PEMERIKSAAN

/ Kamis, 11 Oktober 2018 / 17.07
Tim Liputan : policewatch.news
ilustrasi

LAHAT - SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - Dana Desa bantuan dari Kemendes Untuk Pembangunan di sejumlah desa diseluruh Indonesia dalam pemerataan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi baik infrastruktur pedesaan pemerintah telah menggelontorkan dana pada tahun 2018 mencapai 80 triliun rupiah.

Namun terkadang penerapan dana desa sering ada indikasi dugaan  penyimpangan dalam mengelolaan  dana desa sehingga banyak kades yang terjerat di pusaran korupsi  dana desa yang tidak tepat pada penggunaannya.  makanya pihak yang terkait dari stick holder " masyarakat, PERS. LSM . dalam pelaksanaan  dana desa harus diawasi  ujar " Surya Kencana. SH selaku pemerhati korupsi kepada wartawan

Salah satu permasalahan dana desa yaitu penggunaannya yang di luar prioritas. Selain itu, pembangunan dana desa yang diharapkan dapat mempekerjakan masyarakat desa itu sendiri justru dilakukan oleh pihak ketiga. Kemudian, penyaluran dana desa juga kerap kali tidak memiliki bukti yang memadai.

Sementara Kabupaten Lahat Dana Desa dikucurkan sekitar Rp 265 miliar lebih untuk tahun 2018. namun masih banyak dana desa yang menjadi permasalahan seperti penggelapan. Seperti adanya  pemotongan anggaran hingga kebawah sampai diproyek dipotong mark up , ada lagi laporannya dibuat fiktif. " Kata Surya Kencana. SH.
Sekarang yang lagi didalami oleh Kejaksaan Negeri Lahat Sejumlah perangkat Desa Sidomakmur Kecamatan Kikim Barat mulai dipanggil untuk menjalani pemeriksaan terkait dana desa tahun 2016 memang indikasi banyak bermasalah seperti kasus sungai laru kadesnya terjerat hukum kini menjalani hukuman ujar " aktifis anti korupsi ini kepada policewatch.news.

Sementara sejumlah perangkat desa sido makmur ada 3 orang menjalani pemeriksaan dari pantauan policewatch.news (10/10) mereka menjalani pemeriksaan di pidsus Kejari Lahat hal ini dikatakan oleh Bendahara berinisial CP dia mengaku tadi habis diperiksa ujar " CP
Senada juga dikatakan oleh ketua BPD bertemu wartawan dikantin kemarin menjalani pemeriksaan sekitar 3 jam. ditanya seputar dana desa tahun 2016.

Sementara Kades Sido Makmur bertemu wartawan di kantin dirinya menjelaskan bahwa masalah dana desa tahun 2016 sudah di audit dan kelebihan uang sebesartRp dikasih tempo 60 hari sudah dikembalikan kepihak Bendahara desa dan bukti setor ada ke kas negara.

Sedangkan Bendahara Dana Desa serta Operator sudah menjalani pemeriksaan kemarin (9/10) terang " Iwan
Perangkat desa yang memenuhi panggilan jaksa didampingi Ketua LSM Komisi Anti Korupsi Kabupaten Lahat Drs. Rangga Guritno bersama Kades Sidomakmur dikantin ada BPD dan Bendahara Dana Desa mereka hadir di Kejari Lahat sekitar pukul 10.00 wib wartawan sempat dihubungi Rangga saya dikantin hingga sore pukul 16.00 wib mereka masih menjalani pemeriksaan diruang Pidsus.Kejari Lahat.

Terpisah Kasi Pidsus belum bisa dikonfirmasi atas pemanggilan bendahara. Bpd dan operator terkait dana desa sido makmur kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Komentar Anda

Berita Terkini