DIDUGA LAHAN MILIK WARGA TERCEMAR LIMBAH MILIK PT. SWBP KEPALA DLH LAHAT " TUTUP MATA "

/ Jumat, 08 Februari 2019 / 16.55
ilustrasi

LAHAT - MEDIA POLUCEWATCH.NES  - Salah satu warga Desa Telatang Kecamatan  Merapi Barat Lahat, bernama Hasrul. Mengaku kepada media policewatch.news jumat ( 8/2/2018)  Hasrul mengaku sejak beberapa hari yang lalu saya  datang ke kantor DLH Lahat,  namun tidak ada satupun Staff yang dapat di temui dijelaskan Hasrul yang sedikit kesal belum ada tanggapan dari pihak DLH dan kayaknya kepala DLH tutup " Mata ada apa ini patut dipertimbangkan teeang " Hasrul
Bahkan Pada Hari kamis saya datang kekantor untuk menemui bagian lingkungan hidup ternyata tidak ada ditempat pada  tanggal 6 Feb 2019 kantor DLH Lahat dan kosong terang " hasrul.
Tujuan kedatangan saya ke kantor DLH Lahat mempertanyakan Hasil pemerikasaan dari Laporannya Ke DLH Lahat pada tanggal 03/12/18, terkait Limbah milik PT SWBP/ BUKIT TUNJUK, yang diduga telah mencemari Lahan milik saya tegas Hasrul kepada media policewatch.news.
Masih menuryt Hasrul setelah menerima Laporan Pihak DLH sempat melakukan pengecekan ke lokasi, namun pihak DLH tidak memberikan Laporan Hasil Dari pemeriksaan tersebut.
Saya mendatangi kantor DLH ingin minta kejelasan dari permasalahan ini, dan minta pihak DLH mengeluarkan surat Berita Acara Pemerikasaan, agar kami dapat mengetahui yang sebenarnya,
Kalau memang perusahaan dinyatakan tidak bersalah dan limbah tersebut memang tidak berbahaya dan mungkin tidak masuk kategori limbah, kami siap menerima, namun jika pihak perusahaan bersalah kami minta pihak DLH menegakan aturan, cuma itu yang kami pinta Tegas "  Hasrul.

Kami merasa sangat dirugikan dengan adanya aliran air yang diduga limbah tersebut masuk ke Lahan kami, karena produksi karet kami menurun dan mungkin nanti bisa berdampak yang lain.
Kami sudah juga konfirmasi ke pihak perusahaan langsung Dan menurut pihak Perusahaan seluruhnya Tergantung Dari Keputusan Pihak DLH, Kami seolah olah dipermaikan seperti " bola pimpong " baik oleh pihak DLH, juga dari pihak Perusahaan.
Sementara Pihak Perusahaan saat di konfirmasi oleh pihak media Via tlp ( pak Salman ) mengatakan bahwa Pihak Perusahaan juga masih Menunggu berita acara dari pihak DLH terkait permasalahan ini.
Sementrara Kadis DLH Lahat Ir.H. Misri, MT Saat di Hubungi Via Whatssap, mengatakan agar lebih jelas silahkan konfirmasi Ke Ibu Lepi karena beliau sedang berada di luar kota, Namun saat di temui di kantor yang bersangkutan ( Ibu Lepy )  tidak berada di tempat, dan beberapa staf kantor mengatakan bahwa yang bersangkutan masih dinas luar.
Saat di konfirmasi via telponnya  ibu lepy mengatakan hal ini sudah di tangani dan di serahkan ke staf beliau, karena beliau pada waktu pengecekan lokasi tidak ikut serta.
Hasrul berharap pihak DLH dapat menyelesaikan Permasalahan ini secepat mungkin, Dan berharap pihak DLH tegas dalam menegakan aturan Masalah Limbah, jangan terkesan tutup mata. Hal ini menyangkut Hak hidup warga.
Masih menurut Hasrul, jika permasalahan ini tidak ada penyelesaian maka saya akan menempuh Jalur Hukum " tegasnya.

Reporter   : TIM INVESTIGASI
Komentar Anda

Berita Terkini