HERMAN DERU DIDAMPINGI CIK UJANG MEMBERIKAN KONFERENSI PERS TERKAIT SFC

/ Kamis, 21 Februari 2019 / 04.00

Reporter :  Bambang.MD               KONFERENSI PERS 
KONFERENSI PERS Gubernur Sumsel Herman Deru
Didampingi Bupati Lahat Cik Ujang serta Asfan Fikri Sanaf 

LAHAT - MEDIA POLICEWATCH.NEWS -  Gubernur Sumsel Herman Deru Didampingi Bupati Lahat Cik Ujang serta Asfan Fikri Sanaf memberikan konferensi Press, dirumdin Bupsti Lahat, Rabu (20/2/2019)

Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru melakukan kunker Ke Kabupaten Lahat dibeberapa Kecamatan dan usai bertatap muka dengan ASN dan OPD dipendopoan rumdin Bupati Lahat dan didampingi CIK Ujang , Gubernur Sumsel Herman Deru terkait kepemilikan dan pengelola Sriwijaya FC. Ternyata SFC berpindah ke pangkuan Asfan Fikri Sanaf, mantan Dirut Bank Sumsel Babel dijelaskan " Deru dalam keterangan pers.
Gubernur Sumsel Herman Deru akhirnya memberikan sebuah kejutan atas klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sumsel Gubernur telah menunjuk Asfan Fikri Sanaf untuk memiliki mayoritas saham yang sebelumnya dimiliki Muddai Madang.

Deru menegaskan, Pemprov Sumsel tidak mempunyai saham sepersenpun, yang ada adalah yayasan sepak bola Sumsel yang saat ini tersisa 11 persen, selanjutnya saham sisa dimiliki oleh Owner PT Sriwijaya Optimis Mandiri (pemilik SFC). 

"88 persen saham ( Saham PT SOM ) peristiwanya selesai pilkada gubernur, yang sebelumnya yayasan sepak bola Sumsel itu memiliki saham mayoritas," kata Deru saat Konferensi Press di Rumdin Bupati Lahat, Rabu (20/2).

Deru juga mengungkapkan, karena kondisi khusus Owner PT SOM harus menerima pengalihan saham kepada Asfan Fikri Sanaf.

Deru mengakui setelah sekitar tahun 2007 - 2008 SFC duduk sebagai klub sepak bola yang paling bergensi di Indonesia, dengan prestasi  double winner. Sebagai orang nomor satu di Sumsel, dirinya tidak ingin menjadikan SFC sebagai komoditas politik. 

"Makanya anak-anak dan keturunan saya, baik bupati maupunmaupun bupati dan sebagainya,  meskipun mengerti sepak bola tidak boleh menjadi pengurus. Jangan sampai ada pemikiran kami keluarga ingin menjadikan SFC ini sebagai komoditas politik," tegasnya.

Atas desakan dari masyarakat yang mengkritiki prestasi SFC yang merosot, terakhir puncaknya melawan Madura United kalah telak 5 - 0, maka pada puncaknya, setelah melalui beberapa proses, meminta keikhlasan Owner PT SOM memberikan kepengurusan bahkan saham kepada orang yang mungkin mampu.
"Pasti ada sesuatu yang salah di situ (karena kalah telak), jadi kita minta keikhlasan Bapak Muddai untuk memberikan kepengurusan bahkan saham kepada orang yang mungkin mampu," ujarnya.

Setelah melalui proses, sari hasil diskusi, inilah kejutannya, SFC diserahkan bulat - bulat kepada Aspan Fikri. Dan diharapkan kepercayaan yang diberikan kedepan jangan ketergantungan kepada pemerintah, karena UU mengatur ada batas tertentu pemerintah dilarang intervensi 

"Harapan saya SFC dapat menuai prestasi yang sekarang berada di liga 2. Tetapi, masyarakat harus tau dan mengerti, dalam setiap masa pengalihan ada masa transisi yang harus segera disesuaikan, baik antara manajemen, pemain dan induk sepak bola kita PSSI," tukasnya.

Selain menargetkan SFC kembali ke liga 1 pada musim depan, Deru mengucapkan terima kasih kepada manajemen lama yang telah berkontribusi,  yang telah memelihara SFC selama ini.
"Jadikanla SFC sebagai " ICON"  kebanggaan di bidang olahraga masyarakat Sumsel. Masyarakat, yakinla meskipun tidak mempunyai saham satu lembarpun pemerintah akan terus mendukung dan mensuport SFC," terangnya
Terkait isu akan ada BUMN yang terlibat atau membeli saham SFC, Deru mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada owner yakni Aspan. Yang pasti, lanjutnya, Sedangkan menteri  BUMN sudah mengizinkan.
"Kedepannya nanti terserah bagaimana baiknya, BUMNkan nanti bisa jadi mitra, bisa jadi sponsor," tegasnya
Komentar Anda

Berita Terkini