PASKA DEMO DI KPK KETUA NCW LAHAT DAPAT SURAT BALASAN TERKAIT DUGAAN KORUPSI DI PUPR SENILAI 24 M

/ Rabu, 13 Februari 2019 / 13.02


Reporter   : Bambang.MD
Dodo Arman
Ketua Nasional Coruptions Watch Kabupaten Lahat 

JAKARTA -policewatch.news,-  Ketua Nasional Coruptions Watch Kabupaten Lahat Dodo Arman dia juga caleg dari PBB dapil 7 Provinsi Sumsel (Lahat - Pagar Alam dan Empat Lahat) kemarin (12/2)  menelpon salah satu pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi yang membidangi Hubungan Masyarakat  dari pembicaraan pegawai KPK diterima salah satu wanita dalam percakapan dengan Dodo Arman melalui ponselnya sesuai janji setelah 30 hari dari hasil penyerahan berkas laporan saat Aksi Demo di KPK pada tanggal 9 januari 2019 di halaman gedung anti rasuah
Dengan jumlah 100 masa pihak kita sudah menindaklanjuti dari hasil laporan dugaan korupsi di PUPR Kabupaten Lahat proyek air bersih senilai 24 milyar terang " pegawai KPK sudah diterima nanti pak Dodo ada surat balasan yang dikirim pada tanggal 7 februari dari kami mungkin besok sampai ke Lahat ujarnya
Dan surat tersebut nanti silahkan baca dan pegawai tersebut ditanya Dodo tentang apa bu dalam percakapan di telpon dia enggak menjelaskan kepada Dodo sifatnya seperti rahasia nanti baca saja pak Kalau udah sampai kepada bapak inilah penjelasan pegawai dari salah satu mewakili humas KPK kepada Dodo Arman dalam percakapan di telopon ke nomor 021 25578 XXX kemarin (12/2)
 saat Aksi Demo di KPK pada tanggal 9 januari 2019
di halaman gedung anti rasuah KPK

Dodo juga menegaskan bahwa saya selaku ketua NCW Kabupaten Lahat sangat senang sudah ada tanggapan dan respon dari KPK dan Dodo mendesak kepada Ketua KPK Bapak Agus Raharjo secepatnya kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 milyar yang kami laporkan melalui aksi demo pada tanggal 9 januari 2019 ini moment bersejarah bagi NCW saat kami aksi ada kejadian teror bom di kediaman ketua KPK terang " Dodo

Ditambahkannya lagi dalam waktu dekat NCW akan menindak lanjuti dugaat korupsi 5, 6 milyar di Sekwan DPRD Lahat ini uang rakyat enak saja digarong dan dijarah kami minta Kejagung segara diproses hukum pelakunya dan apabila tidak ada respon kami akan aksi demo di Kejagung ungkap " Dodo

Komentar Anda

Berita Terkini