Diduga "Oknum Polsek Minta Uang Damai Kepada Keluarga KORBAN" Hal itu Dibantah Oleh Kapolsek Penukal Abab

/ Rabu, 03 April 2019 / 23.23

Reporter : Bambang.MD
Ilustrasi

 "Kami ini jadi korban kox malahan kami di peras oleh mereka(oknum polisi)  padahal anak saya menjadi korban bahkan keperawanan anak aku sudah di ambek wong"

PALI - ( policewatch.news)  Jajaran Sektor Polsek Penukal Abab, Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI), telah berhasil menangkap salah satu Pelaku berinisial “SMH”, Warga Air Hitam, Seorang Laki-laki Hidung Belang yang mencabuli anak berinisial “VP” berumur 14 tahun dengan cara Membeli Keperawananya Seharga Rp.3.000.000 ( Tiga Juta Rupiah) di Kawasan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Rabu (27/03/2019).yang lalu.

Menurut keterangan Korban yang di lontarkan melalui Bapak korban bahwa anak saya awal mulainya bercetingan melalui WhatsApp dengan Salah satu Laki-laki yang berinisial ” SMH” yang isi cetingannya pelaku ngajak korban untuk ketemuan di suatu tempat atas isi dari cetingan tersebut membuat saya merasa curiga sehingga saya melakukan penekanan terhadap anak saya, dan hingga anak saya menceritakan yang sebenar-benarnya dan mengakui bahwa dirinya memang benar telah di gaulin oleh Pelaku bernama “SMH” dengan memberi uang sejumlah Rp.3.000.000 ( Tiga Juta Rupiah) kepada anak saya.

Atas pengakuan tersebut membuat saya menjadi geram ketika mendengar cerita dari anak saya yang telah di ambil keperawannya oleh Pelaku tersebut ,” kata “RS” kepada Wartaposgroup.co.id saat di datangin di kediamnya Selasa,( 02/04/2019).Malam

Di karenakan anak saya masih berstatus sekolah di salah satu sekolah SMP yang berada di Penukal,Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).yang saat ini masih duduk di kelas IX

“Dengan kejadian tersebut saya langsung mendatangi Polsek Penukal Abab guna untuk melaporkan kejadian yang menimpanya setelah saya melaporkan hal tersebut langsung di respon oleh pihak Polsek Penukal Abab dan pihak polsek langsung sigap melakukan penyelidikan serta melakukan jebakan dengan cara menyuruh korban menghubungin pelaku untuk ketemuan di suatu tempat atas jebakan tersebut. Selang beberapa waktu pihak Polsek Berhasil Mengamankan pelaku berinisial ” SMH”,”jelasnya bapak korban.

Dari pantauan Wartaposgroup.co.id di lapangan dan informasi yang di dapat oleh pihak korban bahwa sangat di sayangkan apa yang sudah pihak Polsek lakukan dan kerja keras Pihak Polsek Penukal Abab baru kelang satu malam pelaku di tahan di polsek akhirnya di bebaskan di tengah malam dengan di duga sudah berdamai dengan pihak tersangka.

“RS” Bapak Korban mengatakan bahwa dirinya terjebak saya mau telpon keluarga yang di Polda oleh karena waktu sudah kepepet mau menghubingin keluarga yang di Palembang oleh masalah HP anak aku tidak di kasihkan oleh pihak polsek sampai sekarang HP masih di tangan mereka.

“Salah satu Oknum Anggota Polsek Penukal Abab bernama Oka menekan dan mengancam dan mintak duet sejumlah 20 juta bersama temanya Kanit oleh namanya saya tidak tau,” kata Bapak korban sambil linglung di kediamanya Selasa,( 02/04/2019) malam.

waktu itu kak aku lagi linglung nian dan setress awalnya aku kasih duet 5 Juta pihak Polsek tidak mau nerimanya kemudian kito kasih lagi 10 Juta masih idak galak terakhir aku kasih 15 juta masih jugo idak galak Oka dan Kanit masih ngotot nak minta 20 juta tula kak. 

pada saat itu lah aku sadar bahwa kami ini jadi korban kox malahan kami di peras oleh mereka padahal anak saya menjadi korban bahkan keperawanan anak aku sudah di ambek wong dengan itu lah ujung-ujungnyo aku tidak sepeserpun aku kasih kemereka,”ucap Bapak Korban dengan nada kesal.

Menurut “RS” Bapak korban sekarang ini nak cak mane kendak kamu aku turutin ape jadinye idak tebuang lalu di bilang oka,Salah satu Anggota Oka menjawab Ay kau nih idak nyabung kaunih keras kepala lalu Bapak korban menjawab oleh kamu nih Polisi kalau kamu bukan Polisi bae lah lain careknye, di jawab lagi oleh Oka kami yang begawe kamu lemak bae, lalu “RS” Menjawab lagi kamu idak sadar apo yang kamu ucapanke tu yang jadi korban tu anak aku dan dapat musibah tau dak.

Yang nangkapnya aku orang tuanya dan masalah Surat Perdamaian yang megang surat itu pihak pelaku kalau saya tidak ada surat itu,dengan alasan dia mau minta Duit pada saya alasannya mau ngasi wartawan sen jawab Anggota polisi alangkah lemak nyo kau begawe idak dapat sen.

Masih kata Bapak Korban, Anggota Polisi itu meminta duit  20 juta dengan alasan mau ngasi wartawan dengan yang lain lalu saya suruh balik kedepan saya suruh baca surat perjanjian dalam surat perjanjian itu damai Oke dil 70 juta kalau ada kebutuhan nyabut perbal wang situ galek. 

Jadi saya sempat emosi dengan keputusnya di rumah Kepala Desa Gunung Raja, kukasih kan duit 5 juta itupun ku keikhlasan saya,”masih katanya.

Lebih lanjut yang di ceritakan oleh Bapak Korban, itupun semuanya menjadi 7 juta karen Dapit dengan Asri kukasih 2 juta jadi seluruhnya menjadi 7 juta.

Aku oleh lagi setres bae aman aku tenang panjang kela aku dari menga karena mau ngabil hp ini jadi dak pak ngegan ngabek hp itu kalu hp idak dibalike polisi paling ade polisi yang terkait sedangkan pengluaran Pelaku sekitar jam 12 malam dan pelaku menyabut pengaduan dan bedamai dengan pihak polsek sejumlah 25 juta. 
pada malam itulah karena kades yang nelpon Kapolsek malam itu,”pungkasnya.

Sementara itu saat Awak media mendatangi di Kantornya guna untuk mengkonfirmasi mengenai kasus tersebut Selasa (02/04/2019) Sore.

 Kapolsek Penukal Abab Iptu.Alpian,SH Mengatakan untuk sementara ini tunggu bae kanit res dan langsung bae konfirmasi samo dio karena dia yang menangani kasus ini, untuk saat ini kanit nyo lagi keluar ngurusin kasus yang katonyo ado wong terkena cuka parah kalau dio lah balek, kito panggilan kanitnyo, Korban, Kadesnyo Dan Pelakunyo jugo baru biso kamu konfirmasi percuma jugo kito nak ngomong-ngomong kayak gini kalau kanit nyo dak gatek, ujar Alpian di ruang penjagaan , Selasa (02/04/2019).Sore.

Sementara Kapolsek Penukal Abab Saat dihubungi policewatch.news via ponsel Rabu (3/4) dia menegaskan bahwa ada oknum wartawan mau meminta sejumlah uang dan saya (Kapolsek Red) tidak benar kalau saya meminta uang terang " Kapolsek dia juga mengirimkan melalui pesan WA kepada wartawan policewatch. News isi pesan berbunyi " yang penting pak kita nggak ada yang mintak2 uang "

Sumber. : Wartapos
Komentar Anda

Berita Terkini