SMA Negeri 4 Semarang Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Jawa Tengah

/ Jumat, 19 April 2019 / 00.42
Reporter : M. Taufiq.Sapta.
Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd, saat memberikan
sambutannya terkait dengan lolosnya verifikasi SMA Negeri 4 Semarang sebagai Sekolah
Adiwiyata menuju tingkat Jawa Tengah. Foto : M. Taufiq.Sapta.

Semarang, (PoliceWatch.News)- Adiwiyata adalah salah satu program Kemmenterian Lingkungan Hidup dalam upaya mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dahulu dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah dapat ikut
terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatife.

Tujuan Program adiwiyata untuk menciptakan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah ( guru,murid dan pekerja lainnya ) sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Menurut Permen Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2013 pasal 1 menyatakan, sekolah adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, program adiwiyata adalah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Hal ini terealisasi pada Sekolah SMA Negeri 4 Semarang lolos administrasi adiwiyata dan oleh tim penilai sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk dilakukan lolos verifikasi dan penilaian mengacu pada 33 indikator yang di laksanakan di Aula SMA Negeri 4 Semarang jalan Karangrejo raya no 12A Banyumanik Kota Semarang ,Kamis 18/4/2109.

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd dalam sambutannya terkait dengan penilaian sekolah adiwiyata SMA Negeri 4 Semarang mengatakan, Bahwa Sekolah yang di pimpinnya lolos verifikasi sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah bisa lolos baik verifikasi administrasi maupun lapangan.

Eny menuturkan bahwa SMA Negeri 4 Semarang mempunya luas tanah kurag lebih 20.700 m2 , memiliki 89 guru dan karyawan serta 33 rombongan belajar kelas dengan jumlah seluruh ada 1188 siswa yang terdiri dari 9 kelas jurusan IPA dan 2 kelas Jurusan IPS yang membawa semangat kita warga SMA Negeri 4 Semarang menuju sekolah adiwiyata. Karena kami memandang SMA negeri 4 sangat potensial untuk menjadi sekolah adiwiyata dan selaras dengan program Provinsi Jateng yaitu sekolah yang Ijo royo royo sehingga menjadikan motivasi SMA Negeri 4 Semarang serta mendorong untuk menjadikan sekolah kami sekolah adiwiyata, “ Ini menjadikan semangat kami sewaktu kami menjabat Kepala SMA Negeri 14 Semarang menjadi sekolah adiwiyata tingkat Nasional, SMA Negeri 4 sangatlah cocok dan baik sesuai luasnya dan potensinya serta SDM nya yang ada disini, sehingga menjadikan sekolah ini guyup,rukun, harmonis antar seluruh warga SMA Negeri 4 banyak gotong royong, siswa mandiri dalam menjaga kebersihan lingkungan kelas maupun sekolah dan merasa memiliki, punya tanggung jawab antar sesame siswa, bapak ibu guru, “ Ucap Eny.

Eny menegaskan, tidak kalah penting Komite sekolah sangat mengapresiasi serta mendorong SMA Negeri 4 Semarang untuk maju dalam meraih sekolah adiwiyata tingkat Jateng.

Kami kini masih melangsungkan beberapa pembangunan Masjid berlantai 2 serta sebentar lagi gapura yang di lengkapi videotron dan yang sudah terwujud sebelumnya toilet bersih siswa bertaraf hotel, ini semua merupakan bantuan dari Alumni siswa SMA Negeri 4 Semarang. ”imbuhnya.

Saya berharap SMA Negeri 4 Semarang setelah chek cros dan verifikasi dapat lolos berikutnya sampaike tingkat Nasional, menurut Eny semakin banyak sekolah yang ikut adiwiyata semakin banyak pula sekolah yang aman,nyaman, rindang,bersih, asri, saling gotong royong, harmonis untuk terus membangun generasi muda yang berkelanjutan peduli lingugan,”pungkasnya.
Lingkungan SMA Negeri 4 Semarang yang Nampak menawan asri dan indah. Foto: M. Taufiq

Sementara itu Gayatri Hanna Purnamasari,ST salah satu tim penilai adiwiyata tingkat Jateng, mengatakan, Kami menyampaikan sama pandangan bahwa program adiwiyata bukan lomba tetapikita semua bisa menerapkan aplikasi lingkungan hidup itu yang kebetulan di nilai melalui 33 indikator yang nilai minimal mencapai nilai 64 bisa masuk adiwiyata tingkat Provinsi. Tujuannya kami beserta tim penilai adiwiyata di SMA Negeri 4 Semarang untuk mencocokan data apa papa saja yang sudah di usulkan ke kami melalui Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kota semarang.” Ujarnya.

“ Kami sudah melihat dokumennya, udah melihat apa yang nanti kami sampaikan, apa apa saja yang Bapak Ibu sampaikan buktinya , kalau cocok nilai akan diatas 64 bisa ke sekolah adiwiyata tingkat Jateng, “ tutur Gayatri. Kalau tidak cocok nilainya kurang dari 64 maka akan remidi tahun berikutnya. Kami berharap cocok, nantinya saya bertanya berkisar RPP terkait lingkungan hidup kemudian inovasi dan publikasi, itu yang saya tanyakan lebih dalam “,pungkasnya.

Hadir pula pada kesempatan itu wakil dari Paguyuban orang tua siswa, Yuyu Rahayu, Siti Mukaromah,S.Kom, Dinas Lingkungan Hidup, Ari Susilo Wardhani, Ani Prabandani,M.Pd selaku pengawas SMA Negeri 4 Semarang, Ketua Komite SMA Negeri 4 Semarang Isomudin, Bapak Ibu Guru Panitia serta Perwakilan OSIS SMA Negeri 4 Semarang.
Komentar Anda

Berita Terkini