Paket Dana Santunan Kematian Diduga Kental Berbau KKN

/ Selasa, 26 Mei 2020 / 22.30
aktivis Muara Enim  Sopyan Yakup



ULP di nilai tidak Profesional dalam memenangkan proyek tersebut?

Muara Enim.Police Watch News.-  Paket Dana Bantuan Santunan Kematian 2020, Bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2020 melalui leading Sektor Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim dengan nilai sebesar 6 Miliar.

Dimenangkan oleh PT Asuransi Intra Asia yang beralamatkan jalan tebet Jakarta serta mengalahkan perusahaan plat merah yaitu PT Jasa Raharja Putra dengan penawaran 5%.

Hal ini terlihat dalam penayangan paket di LPSE Muara Enim (26/5) melalui ULP (Unit Pelelangan Barang dan Jasa) Setwilda Pemerintah Kabupayen Muara Enim

Dalam Proses pelelangan Paket Bantuan Santunan Kematian ini di nilai akal akalan oleh panitia Pokja yang di ketuai oleh(BH)

Ini terlihat proses pelelangan tersebut Dimenangkan PT Asuransi Intra Asia yang belum terlihat pengalaman kerja nya atau tudak melihat kan ISO.

Serta PT Jasaraharja Putra di kalahkan oleh kesalahan tehnis..... ? 

Melihat kejadian seperti ini aktivis Muara Enim  Sopyan Yakup sangat menyayangkan dan menduga memproses pelelangan terasa janggal serta kental berbau KKN..?

dia mengatakan barang mustahil Prusahaan ber plat merah yang sangat Bonafid hanya dikalahkan oleh perusahaa swasta yang baru muncul di karenakan masalah tehnis.ini sungguh aneh?ujar nya

Saya minta ditender ulang dan transparan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan publik tegas Sopyan.


Kepala Dinas Sosial Bhakti yang di temui pagi tadi (27/5) serta di dampingi oleh sekretaris serta PPK saudara Sahlan.mengatakan bahwa dalam proses pelelangan paket Premi Asuransi nantuan santunan itu kewenangan dari pihak panitia Pokja LPSE (ULP) kami hanya menerima apa yang sudah di tenderkan oleh ULP.ujar Bhakti

Kami tidak mengetahui serta tidak bisa menginterfensi siapa pemenangnya, Sebab paket ini salah satu paket yang tidak kena Refocusing.karena santunan kematian ini di luar Pandemi Copid 19.terang nya lagi

Namun menurut PPK nya Sahlan kita hanya menunggu surat pemenang nya dari ULP LPSE.dan jika diketahui pemenang nya akan kita panggil perusahaan yang memenangkan paket tersebut dan kita akan mempertanyakan ISO atau pengalaman kerja nya dan akan memverifikasi keabsahan legalitas ISO tersebut, tegas Sahlan.

Ketika di konfirmasikan terhadap ketua kelompok Kerja (Pokja)Paniitia pelelangan Bambang Hermanto (Baher)menjelaskan kekalahan PT JASARAHARJA PUTRA terletak masalah Tehnis(Tidak secara rinci  red)? (26/5) via WhasApp. 

Serta tidak menjelaskan keberadaan jaminan kerja nya.sehingga di curigai perusahaan ini berbau KKN ? 

Pewarta : (Hr)




Komentar Anda

Berita Terkini