Emak Emak Desa Prabumenang Ancam Blokir Apabila Tuntutan Tidak Dipenuhi

/ September 10, 2020 / 9/10/2020 05:18:00 AM


LAHAT, POLICEWATCH,NEWS - emak emak warga Desa Prabumenang Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat menghadiri pertemuan yang di fasilitasi dari Tripka yaitu Camat Merapi Timur Miharta, SE.MSI, Kapolsek Merapi Diwakilkan Kanit Binmas Iptu Tamrin, turut hadir kades Prabumenang Sation Sulistian dan puluhan emak emak datang ke balai pertemuan desa prabumenang Rabu (9/9)

Dalam pertemuan ini 
Paska aksi demo emak emak warga desa prabumenang, kecamatan Merapi timur pada Selasa malam menutup akses jalan umum yang dilewati ratusan angkutan batubara jenis tronton dan petikemas sehingga membuat kemacetan sepanjang 5 km.

Santi ibu rumah tangga mewakili Emak Emak dalam pertemuan di kantor desa Prabumenang hari ini kami menuntut pihak perusahaan yang bergerak di bidang tambang batubara dan galian c, meminta Kepada pihak perusahaan agar tuntutan kami dipenuhi 

Pihak perusahaan tambang batubara dan galian C, untuk memberikan kompensasi sebesar Rp 35 juta, sebagai pengganti kesehatan, rinciannya sebagai berikut ada beberapa point' : 

1. Setiap rumah diberi satu kotak masker, ember,sapu, sapu, pengepel, serok sampah dan deterjen.

2.kami meminta diadakan pekerja kebersihan jalan oleh pihak perusahaan minimal 12 orang dalam sehari.

3.kepada pihak perusahaan tambang galian C, untuk tidak mencemari sungai Air mulak' an, saat ini masih digunakan oleh masyarakat desa prabumenang untuk mandi dan mencuci.

4. Kepada pihak perusahaan agar angkutan batubara yang melintas dihimbau untuk mengurangi kecepatan maximum 50 km per jam dalam keadaan kosong,

Dan apabila tuntutan kami belum juga direalisasi emak emak ujar " Santi  kembali akan menutup akses jalan yang dilewati puluhan angkutan batubara milik PT.Dizzamantera Powerindo, PT, DAS, PT, MIP , PT.RUBS, yang melintas menuju stasiun Desa Muaralawai.

Semenjak adanya ratusan angkutan batubara yang melintas setiap hari mulai pukul 18.000 wib  warga desa prabumenang, kecamatan Merapi timur, mulai merasakan dampak debu batubara, polusi, akibat angkutan batubara yang melintas dijalan umum, mulai dari Desa Merapi, Sirah Pulau, Gunung Kembang, prabumebang, Banjarsari, arahan, tanjung jambu dan desa muara lawai kecamatan Merapi timur,

setiap hari emak emak membersihkan rumahnya, mengepel belum lagi aktivitas mobil truk galian C milik pengusaha di Merapi berdampak lingkungan yang membahayakan bagi kesehatan seperti ISPA ( Infeksi Saluran Pernafasan Akut ) tukas" Santi

Dari hasi pertemuan di kantor kades prabumenang, rabu (9/9) dihadiri emak emak kades prabumenang Sation sulistian, camat Merapi timur, miharta, danramil, kapten infantri Sudiono, Kapolsek Merapi, diwakilkan iptu Tamrin selaku Kanit binmas, perwakilan dari perusahaan PT.dizzamatra, Rudi dan perwakilan dari PT, Das pak gede

Sementara perwakilan dari perusahaan PT.Disamatera pak Rudi menjelaskan pihaknya akan meneruskan kepimpinan di Jakarta dan 
Ada 50 armada petikemas mengangkut batubara menuju stasiun kereta api muara Lawai, kecamatan Merapi timur, 

Terpisah Camat Merapi Timur Miharta.SE.MSI mengatakan kami dari
Tripika akan terus mengawal dan besok akan memanggil 9 perusahaan tambang batubara dan galian c, diantara PT.disamatra, PT,RUBS PT,MIP, PT, DAS, dan dari galian c, tiga putri milik Leman Desa Sirah Puly, Sudarman, Lukman, dan Solehan akan kita panggil dalam waktu dekat, kata "  Miharta, 

Lanjut Camat apabila tuntutan warga desa prabumenang ada beberapa point',  tidak ada titik temu kita lanjutkan untuk dilakukan pertemuan di Pemkab Lahat, untuk bisa diselesaikan dengan masyarakat "  terangnya

Dalam acara pertemuan dibalai desa prabumenang tetap mengikuti protokol kesehatan mengenakan masker dan jaga jarak sesuai anjuran bupati lahat, tutup ":Camat Merapi Timur


Pewarta : Bambang/ deni

Komentar Anda

Berita Terkini