DIGELAR ULANG KETUA LASKAR MERAH PUTIH

 

POLICEWATCH,NEWS LAMPUNG TIMUR

Ketua Laskar Merah Putih LMP Markas Cab Lampung Timur, dan elemen masyarakat Kabupaten setempat, meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar tidak mencairkan anggaran proyek yang berasal dari Dana Alokasi Khusus, Tahun Anggaran 2021.


Karena buruknya kualitas bangunan dan ditunjang dengan indikasi Korupsi Kolusi Nepotisme KKN, dengan modus rekanan pinjam atau sewa perusahaan milik orang lain.


Hal itu di sampaikan Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Marcab) Lampung Timur Amir Faisol, SH kepada sejumlah awak media Senin 29/11/21, saat mengunjungi kantor Dinas PUPR didampingi beberapa orang pengurus LMP.

Sayang Kepala Dinas sedang tidak berada ditempat.


Kepada awak media, Amir Faisol mengatakan, kondisi proyek yang buruk di kabupaten Lampung Timur pada tahun anggaran 2021 bukan hanya di wilayah Bumijawa Purbolinggo senilai lebih kurang 10 Milyar, tetapi banyak lagi Tim LMP menemukan bukti yang lain.

Atas kondisi buruk tersebut, elemen masyarakat Lampung Timur meminta agar Dinas menahan anggaran, sebelum digelar ulang.


”Karena kondisi begitu kami dari masyarakat Kabupaten Lampung Timur datang kekantor Dinas PU ini, untuk meminta kepada Kepala Dinas atau pejabat terkait angaran agar tidak dicairkan proyek-proyek yang bermasalah, karena hampir keseluruhannya adalah milik orang yang tidak bertanggung jawab, ada indikasi perusahaanya dapat pinjam. Sewa dan sebatas kuasa,” ujar Amir Faisol.


Pada kesempatan itu Amir juga mengatakan diantaranya adalah, Proyek jalan 1,2 Milyar, di Kebon Damar Kecamatan Mataram Baru, Puskesmas Waway Karya senilai 946 juta.


Proyek jalan di Sumber Gede Kecamatan Sekampung dengan nilai 460 juta. Dan ruas jalan Bumijawa Purbolinggo senilai 10 Milyar.


”Masih banyak proyek lainya yang belum dapat kita sebutkan semuanya.Termasuk juga proyek jalan 5 Milyar Taman Cari Sukadana, juga terindikasi perusahaan pinjam atau sewa,


Pewarta:Samadi

KPK Tetapkan Tersangka Pengadaan Mesin Giling di Pabrik Gula PT Perkebunan Nusantara XI

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua orang sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan dan pemasangan six roll mill di Pabrik Gula Djatiroto PT Perkebunan Nusantara XI periode tahun 2015-2016.

Kedua tersangka tersebut yaitu BAP selaku Direktur Produksi PTPN XI Tahun 2015 s.d 2016 dan AH selaku Direktur PT WDM.


Perkara ini bermula dari pengadaan dan pemasangan six roll mill atau mesin giling di Pabrik Gula Djatiroto. Dimana Tersangka BAP diduga telah menyepakati bahwa pelaksana pengadaan tersebut adalah Tersangka AH meskipun belum dilakukan proses lelangnya.


Tersangka AH diduga telah membiayai dan memberikan sejumlah uang kepada Tersangka BAP dan beberapa staf PTPN XI dalam studi banding ke salah satu pabrik gula di Thailand. Setelah studi banding tersebut, Tersangka BAP memerintahkan staf PTPN XI untuk menyiapkan dan memproses pelaksanaan lelang yang nantinya dimenangkan oleh PT WDM.


Tersangka AH menyiapkan perusahaan lain agar seolah-olah turut sebagai peserta lelang. AH juga aktif dalam proses penyusunan spesifikasi teknis harga barang yang dijadikan acuan awal penentuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp78 Miliar.


Atas perbuatannya, Tersangka BAP dan AH disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


KPK kemudian melakukan penahanan terhadap Tersangka BAP di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih dan Tersangka AP di Rutan KPK pada Pomda Jaya Guntur,  untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 25 November 2021 s.d 14 Desember 2021.


Korupsi pada proses pengadaan barang dan jasa telah mencederai praktik usaha yang semestinya diterapkan secara transparan, akuntable, dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat.


Korupsi pada sektor ini membuat ongkos usaha menjadi tinggi sehingga produk yang dihasilkan tidak sesuai kualitas dan spesifikasi yang semestinya. Hal tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sekaligus menghambat pemulihan ekonomi nasional.


KPK meminta praktik permufakatan suap-menyuap dan modus korupsi lainnya antara penyelenggara negara dan pelaku usaha tidak kembali terulang. KPK juga mengimbau kepada setiap korporasi untuk terus melakukan perbaikan sistem dan tata kelola, agar tercipta good corporate governance guna menutup celah-celah rawan korupsi."

Bandar Narkoba Nekat Lompat Sungai dan Bersembunyi di Bawah Jembatan Saat Hendak di Tangkap

 



POLICEWATCH.NEWS, SIDOARJO -Tersangka bandar narkoba jenis sabu yang jadi buruan Polisi berinisial I bersembunyi di bawah jembatan Buk Legi, Jalan Gajah Mada Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/11/2021).

I bersembunyi setelah dikejar tim Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. Menurut salah satu saksi mata, tersangka akan ditangkap di rumahnya di Jalan Sisingamangaraja gang III Kelurahan Lemahputro, mungkin tersangka tau klau dirinya mau di tangkap Polisi lalu ia lari ke arah sungai dan menceburkan diri.

"Dia dikejar polisi namun tersangka menceburkan diri ke sungai.

Lebih lanjut saksi mengatakan setelah ada dua kali peringatan yang di berikan Polisi tersangka lalu terjun ke sungai. Naik lagi ke permukaan lalu tenggelam lagi. Tersangka lalu bersembunyi di bawah jembatan Buk Legi dan dibawah jembatan itu banyak tumpukan sampah,” imbuh.

"Tersangka ditangkap Satreskoba Sidoarjo usai ketahuan bersembunyi di bawah jembatan.

Salah satu petugas Satresnarkoba, Sidoarjo mengatakan, tersangka merupakan bandar sabu, hasil dari pengembangan yang kami lakukan dan berdasarkan keterangan pengedar sabu yang telah ditangkap lebih dulu, mereka mengatakan barang-barang tersebut diperoleh dari tersangka I ini.


"Hasil dari pengembangan yang kami lakukan barang haram tersebut awalnya atau bandarnya si l ini, tersangka ini merupakan residivis kasus curanmor,” terangnya. (Dr)

RESMIKAN PASAR KREATIF PAPAS Grojok Rejomuly

 

POLICEWATCH,NEWS, KOTA METRO LAMPUNG

Walikota Metro Wahdi meresmikan Pasar Kreatif Padas Grojok Kelurahan Rejomulyo oleh PHP2D HIMADIKMI FKIP UM METRO, didampingi Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Ketua Umum HIMADIKMI FKIP UM Metro, Ketua Tim PHP2D HIMADIKMI FKIP UM Metro, Para Guru Besar, Dosen dan Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Metro, Camat Metro Selatan dan Lurah Rejomulyo, dan Penggagas Pasar Kreatif Padas Grojok Kelurahan Rejomulyo, di Metro Selatan, Minggu (28/11/2021).


.


Pada kesempatan ini, Wahdi menyambut baik dan mengapresiasi Pasar Kreatif Padas Grojok Kelurahan Rejomulyo, yang bertujuan untuk mendukung Produktivitas masyarakat terutama pada sektor Ekowisata menuju Keluarga Kreatif terlebih dimasa pandemi COVID-19.


Adapun launching Peresmian Pasar Kreatif Padas Grojok Kelurahan Rejomulyo, tentunya tidak terlepas dari usaha PHP2D HIMADIKMI FKIP UM Metro dalam upaya memberikan fasilitas bagi pedagang untuk mengembangkan usahanya dengan baik dan nyaman, serta mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Kota Metro. Sejalan dengan Visi dan Misi Kota Metro yakni Terwujudnya Kota Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya dengan salah satu misi meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang ekonomi kreatif dan wisata keluarga (WIRA), yang membutuhkan dukungan dari semua pihak.


.


“Saya berharap masyarakat bisa merasakan manfaat Pasar Kreatif Padas Grojok ini dalam jangka panjang. Kepada pengelola Pasar Kreatif Padas Grojok Kelurahan Rejomulyo, saya meminta agar dalam pengelolaannya benar-benar memperhatikan aspek pendayagunaan dan pemeliharaannya. Kedepannya pasar ini diharapkan mampu mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara lebih baik. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat meramaikan geliat Pasar Kreatif Padas Grojok Kelurahan Rejomulyo sebagai bentuk ekonomi kerakyatan, ” ucapnya. 


Pewarta:Samadi

Walikota, Sambut Kunjungan Kerja Menteri PPPA RI ke Kota Metro

 

POLICEWATCH,NEWS, KOTA METRO LAMPUNG

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro dalam menyambut kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Bintang Puspayoga, di Taman Mulyojati dan Puspaga Gaharu, Minggu (28/11/2021).

Kunjungan kerja Menteri PPPA RI ke Kota Metro, diawali dengan penyerahan bantuan kepada anak terdampak Covid-19 dari forum zakat dan PDU. Selanjutnya Bintang Puspaga Gaharu melakukan penandatanganan komite bersama dalam Pencanangan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (RPPA) se-Kota Metro.

Pada kunjungan ke Kota Metro, Menteri PPPA RI juga turut bermain permainan tradisional bersama anak-anak. Kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama forum anak yang membahas pentingnya adanya forum anak guna mendukung tugas kementerian untuk pencegahan perkawinan dini.

“Dengan adanya forum anak di Kota Metro sangatlah penting, sebagai pelopor serta untuk mensosialisasikan Undang-uUndang Perkawinan Anak yang terbaru yang berisikan pencegahan kawin di usia dini,” ujarnya.

Lanjutnya, Menteri yang pertama kali berkunjung di Bumi Sai Wawai ini, menekankan bahwa untuk mewujudkan perlindungan kepada anak, tentunya perlu bersinergi dan kolaborasi untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anak yang membanggakan masyarakat di lingkungannya dan membanggakan Kota Metro.

“Puspaga telah terbentuk sejak tahun 2017, dan baru terbentuk sebanyak 193 di provinsi, maupun kabupaten/kota. Hal ini dikarenakan adanya kendala di psikolog klinis, sehingga kami juga telah melakukan kolaborasi sinergi dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk memberikan dampingan terhadap daerah-daerah yang memerlukan psikolog klinis,”jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri PPPA RI berpesan terhadap Puspaga Gaharu untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam mewujudkan keluarga harapan utama yang berkualitas menuju generasi cemerlang.


Turut hadir Anggota Forkopimda, Sekda Kota Metro, Kepala OPD Kota Metro, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP Kota Metro. 


Pewarta:Samadi

Cakades Muara Lawai M. Alam Apabila Terpilih Prioritaskan Mobil Ambulance Dan Santunan Kematian Untuk Warga Rp 1 Juta

   


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Calon Kepala Desa Muaralawai Muhammad Alam, sosok sederhana yang tidak banyak bicara dan kepedulian nya sudah terbukti, berbagi rejeki kepada mereka yang tidak mampu, bahkan ia mengatakan kepada wartawan policewatch.news Senin(29/11) dikediamannya, sambil minum kopi dia bercerita semua hanya Allah yang menentukan apabila kita dikehendaki oleh yang diatas sana kita sudah siap, untuk membangun desa kata " Alam dia juga menyebutkan ada 4 program unggulan visi dan misinya  apabila saya terpilih menjadi kades, namun tidak lepas juga dukungan dari masyarakat desa Muaralawai, mari kita bangun bersama sama Desa Muaralawai ini dusun laman kata " Alam


Program pertama saya akan bentuk BUMDes, dengan adanya BMUDes kita bisa perdayakan masyarakat, kerjasama dengan pihak perusahaan yang ada di ring satu, perdayakan UMKM, kita siapkan 1unit Mobil Ambulance untuk membatu bagi warga yang membutuhkan bagi yang tidak mampu, untuk mengantarkan bagi warga yang sakit, bahkan orang meninggal, dan saya akan berikan santunan kematian untuk warga uang kepedulian dari saya pribadi Rp 1 juta dan 1 dus air mineral kemasan ucap "Muhammad Alam cakades sosok sederhana namun selalu peduli berbagi rejeki yang ia berikan bagi yang kurang mampu, sambil menyeruput kopi hangat berpenampilan sederhana itulah Alam,


Disinggung soal dirinya maju dalam Pilkades yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2021, Alam hanya menjawab sederhana semua ada yang diatas sana, kalau Allah menghendaki saya untuk memimpin saya sudah siap dan amanah akan saya laksanakan  dengan baik, dan saya juga mohon doa restu dan dukungan masyarakat desa muaralawai, mari kita ciptakan Pilkades yang damai Lahat " Bercahaya tutupnya

Pembina Dan Pendiri LBH Dharma Bhakti Nusantara Bahas AD/ART Kepengurusan

 

Laporan: Amun JG

Bekasi,Policewatch news: Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) merupakan pedoman yang memuat peraturan bagi anggota organisasi dalam menjalankan kegiatan organisasi. Anggota organisasi akan terikat dalam bingkai organisasi dengan AD/ART. Di dalamnya berisi peraturan yang memberikan pedoman ,prosedur dan sanksi bagi anggota maupun pengurus yang melanggar AD / ART agar organisasi dapat mencapai tujuannya.

Untuk itu pembina dan pendiri LBH Bhakti Nusantra pada Minggu (28/11/2021) mengadakan pertemuan pada pukul 09.00 wib, di kediaman Pak Nano yang berlokasi di Jln. Telaga Citra V111, Telaga Murni, Kec. Cikarang Barat, Kab. Bekasi, dalam pertemuan tersebut membahas perihal AD/ART kepengurusan.

Berdasarkan hasil musyawarah yang dihadiri oleh pendiri dan pembina Lembaga LBH Dharma Bhakti Nusantara ada beberapa poin AD/ART yang harus direvisi, sesuai kesepakatan bersama.

Dalam pembahsan AD/ART Lembaga Dharma Andigha Nusantara Bab demi Bab, pasal demi pasal dan poin-poin penting telah diuraikan langsung di forum musyawarah, “ungkap Khairul, S.H pada media Policewatch

Anggota pengurus sekaligus pendiri dan pembina yang hadir dalam pembahsan AD/ART Lembaga Dharma Andigha Nusantara diantaranya :

1. Azis Iswanto, S.E,.S.H. (Ketua)

2. Khairul, Esa.p.SH. (Sekjen)

3. Sugiarno, SH. (Bendahara)

4. M. Jaya, SH. (Wakil Ketua, 2)

5. Endang Hermawan, S.H. (Wakil Sekjen)

6. Erman, S.H. (Kepala Bidang Hubungan Masyarakat)


“Ketua LBH Dharma Bhakti Nusantara Azis Iswanto, S.E,. S.H, mengatakan kepada semua anggota yang hadir, sebelum lembaga ini kita daftarkan di akta notaris dan Kementrian Hukum dan Ham. AD/ART harus benar-benar terkonsep rapih sesuai kesepakatan para pendiri dan pembina, yang mana kedepannya apa yang kita jalankan sesuai visi & misi LBH Dharma Andigha Nusantara”.yaitu membantu pendampingan hukum secara cuma-cuma atau probono yang kita cita - citakan bersama karena lembaga bantuan hukum ini murni mendampingi bukan mencari finansial belaka.


Mudah – mudahan dengan niat yang ikhlas diiringi dengan doa, dan kekompakan semua tim, baik anggota, pembina dan pendiri LBH Dharma Bhakti Nusantara berjalan sesuai harapan kita semua dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat luas pada umumnya.

ALMI JEPARA AKAN SELALU SIYAP UNTUK BERBAGI KEPADA MASYARAKAT YG MEMBUTUHKAN DI JEPARA

 

JEPARA POLICEWATCH.NEWS– Aliansi Lintas Media Indonesia (ALMI) kabupaten Jepara menggelar kegiatan rutin bakti sosial (BAKSOS) yang dibagikan ke 5 desa Sampai Lintas Kecamatan, Minggu 28/11/2021.

Ponggawa ALMI dan para awak media yang terdiri dari beberapa Media aonline dan cetak Yang tergabung dalam satu wadah tersebut juga melibatkan  Saudara kita anggota Pemuda Pancasila (PP) dan seluruh jajaran pengurus ALMI Jepara Ketua Wakil dan  pengurus fungsional juga para anggota yang terlibat.


Kegiatan dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Humas ALMI, Desa Kauman RT 04 RW 05 kecamatan Jepara menjadi kunjungan pertama  bertemu dengan Komunitas Motor Difable Jepara (KMDJ) sebanyak 15 paket sembako,kmdj salah satu sasaran  sebagai penerima bansos.

Desa tahunan RT 02 RW 08 kecamatan Tahunan sebanyak 17 paket dan diserah terimakan langsung secara simbolis oleh kepala Desa tahunan   MUHADI dan Ketau RT 02 Tahunan Tafrikhan,rombongan anghota ALMI melanjutkan kegiatannya ke Desa Kepok RT 03 RW 07, 10 paket , Desa Tengguli RT 03 RW 03 sebanyak 13 paket dan desa Wedelan RT 02 RW 09 , kecamatan bangsri sebanyak 10 paket.



"Muhadi selaku KadesTahunan mengatakan Kegiatan ini sangat bagus dan sangat membantu,selain bantuan dari desa yang memang berdasarkan data kadang masih banyak yang belum tersentuh,kegiatan ALMI ini sangat saya dukung dan perlu di kembangkan,"ujarnya.



"Ketua RT 02 Tahunan Tafrikhan juga menuturkan saya selaku ketua RT sangat bangga dengan adanya kegiatan ALMI ini apalagi salah satu anggota ALMI ada warga saya,"ujarnya

Agenda rutin seperti ini merupakan bentuk dari kepedulian  teman-teman media terhadap sesama dan khususnya bagi saudara-saudara kita yang terdampak dimasa PPKM seperti saat sekarang ini, juga sedikit mengurai kebutuhan pangan dimasa sulit ini.

Ketua ALMI Edy Prasadja "mengatakan bahwa program ini hasil kesepakatan bersama pengurus juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui dinsospermades,kedepannya kami dari ALMI mengharap para pemangku kebijakan bisa mendukung kegiatan kami ini karena ini bulan November 2021 ini puncak kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan,"  tuturnya.


ALMI tentunya akan terus mendukung para anggotanya bergerak dalam hal profesi para sebagai jurnalis dengan beda-beda media tapi satu wadah sesuai selogan ALMI jaya....Jepara Juara.



(sus)

Nofel Saleh Hilabi Terus Berbagi kasih Kepada Masyarakat Kota Bekasi

 


Laporan:Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:Dengan ada nya dana dari CSR dari perusahaan Nofel Saleh Hilabi sebagai ketua terpilih DPD Partai Golkar Kota Bekasi Mengadakan Pembagian beras kepada masyarakat kota Bekasi, Dari mulai ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), ojek pangkalan (opang), asongan, pemulung sampai dengan personil petugas kebersihan (pesapon). Hampir semua pekerja harian dan buruh tak luput dari perhatian Nofel. Dalam setiap aksinya. Minggu, (28/11/21)


Menurut Adiaksa Norman ketua tim gempur Kita sekali jalan perkelurahan Sampai keseluruhan se-kota Bekasi pembagiannya Jadi setiap kelurahan kita bagikan beras 1 Ton per-paket 5 kg beras.

Ini intinya cuman satu bang Nofel peduli dan mau berbagi untuk Se-Kota Bekasi,

Ya mudah-mudahan dengan adanya pembagian beras ini masyarakat kota bekasi bisa kebantu kedepannya. "Lanjut Ucapnya"

Membantu sesama adalah sebuah panggilan kepedulian dan kemanusiaan agar sikap gotong royong dan membantu sesama terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang hari ini Mereka perlu dibantu, dibela, serta diperjuangkan agar kebutuhan dasarnya mereka tercukupi. Jangan sampai tetangga kita yang lebih dekat dari keluarga di sekitar kita sengsara dan kelaparan karena tak terperhatikan," ujar Nofel di sela-sela silaturahim blusukan ke simpul-simpul masyarakat Kota Bekasi 

Menjadi tugas dirinya dan para pemuda Indonesia selalu mengawal kebijakan pemerintah dan ulama serta mengedukasi warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Namun tetap tidak melupakan memberikan kepada mereka bantuan berupa apa pun yang kita bisa lakukan,


"Ini Adalah sebuah panggilan kepedulian dan kemanusiaan yang terus digelorakan agar sikap Gotong royong dan membantu bersama terus hadir dan terpelihara di tengah-tengah masyarakat"

Hindari Bentrok Warga Pasca Penganiayaan Berat, Personil Polres Bima Lakukan Pengamanan Di TKP


POLICEWATCH-Bima

Seorang warga Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima berinisial SR (L/44) nekat membacok korban berinisal AR alias Atok (L/45), warga Desa Sakuru Kecamatan Monta di tengah kerumunan warga Sakuru lainnya tengah menggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sakuru.

Penganiayaan tersebut berlangsung sekitar pukul 08.45 wita, Minggu (28/11/21) pagi tadi, mengakibatkan korban terkapar tak sadarkan karena luka parah di bagian kepalanya akibat bacokan parang pelaku.


Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka WDP, dalam keterangannya, menuturkan. Saat korban bersama warga Sakuru lainnya sedang menggali kuburan, tiba-tiba datang pelaku dengan membawa sebilah parang dari arah belakang korban.

Setelah pelaku berada tepat di belakang korban, pelaku langsung membacok korban hingga korban jatuh terkapar tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Puskesmas Monta untuk mendapatkan penanganan medis.


“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri,” ungkap Adib.

Karena kondisi korban yang kritis, pihak PKM Monta sendiri merujuk korbn yang masih tak sadarkan diri itu ke RSUD Bima dengan menggunakan Ambulance.

Sementara itu,  Adib menuturkan lebih lanjut, usai membacok korban, pelaku melarikan diri ke arah persawahan di sebelah timur perkampungan Desa Sakuru.

Nahasnya, upaya pelaku melarikan diri tidak berjalan mulus. Karena setelah dikejar oleh sekelompok warga Sakuru, beberapa saat kemudian pelaku terkepung.

“Pelaku terkepung dan tidak bisa lari ke arah timur (Desa Tangga) sehingga pelaku kembali ke arah barat (Desa Sakuru),” terng Adib.

Meski pelaku sempat berusaha mengamankan diri di rumah salah satu warga Sakuru, namun warga yang mengejar, merangsek masuk rumah. Pelakupun terpaksa kembali keluar dari rumah tersebut.

Sekeluarnya itulah, pelaku langsung diamuk warga sehingga mengalami luka parah dan tewas akibatnya.

“Pelaku yang meninggal dunia, kemudian langsung dibawa ke RSUD Bima.” Ujar Adib.

Terkait motifnya, Adib mengatakan, balas dendam. Karena pada hari Rabu, tanggal 17 November 2021, sekitar pukul 09.30 wita, pada saat pelaku mengunjungi sepupunya di Desa Sakuru, pelaku dilempar oleh korban dengan menggunakan batu yang mengakibatkan luka lecet pada tangan kiri pelaku.

“Pelaku dilempar dengan menggunakan batu oleh korban karena pelaku belum bisa membayar harga bawang milik saudara Abok,”ungkapmya.

Sementara untuk menghindari adanya ketegangan lanjutan akibat kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan sejumlah upaya guna meredamnya.

Kepolisian menghimbau kepada keluarga korban tewas agar tidak melakukan aksi balas akibat kejadian tersebut, dan meyakinkan kelurga korban agar penyelesaian dari kasus penganiayaan yang menewaskan pelaku itu diserahkan dan dipercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Lebih lanjut, pihak kepolisin akan melakukan lidik terhadap oknum warga yang melakukan penganiayaan terhadap SR yang menyebabkannya tewas itu.

“Situasi di Desa Sakuru dan Desa Tangga pasca kejadian tersebut masih terpantau aman dan terkendali,” pungkas Adib.

"MN"