Kurang Dari 1x24 Jam,Tim Puma Polres Lombok Timur,Berhasil Meringkus Terduga Pelaku Pencurian


POLICEWATCH-Lombok Timur.

Berawal dari salah seorang korban  yang hendak berbelanja disalah satu toko di pinggir jalan raya  Jalan Desa Terara, Kecamatan. Terara, Kabupaten. Lombok Timur Pada hari Selasa  tanggal  7 /12/2021 sekitar pukul 17.30 wita.

Dari kejadian tersebut Korban dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat penegak hukum.

Dari hasil laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap terduga pelaku tanpa perlawanan,



Menurut Kapolres Lombok Timur melalui kasi Humas Iptu Lalu jaharudin menjelaskan bahwa memang benar telah terjadi penangkapan terhadap terduga pelaku dengan inisial"
A", Laki-laki, Umur 37 Thn, Pekerjaan Wiraswasta kecamatan Praya kabupaten. Loteng dan " F S", Laki-laki,  Umur 29 Thn,  Pekerjan Wiraswasta kecamatan. Praya kabupaten Loteng.

Adapun barang bukti yang disita petugas satu Unit Sepeda Motor yang digunakan pelaku,1 Buah Hp milik korban ,1 Buah Helm milik pelaku ,Rekaman Cctv pelaku saat beraksi dan Uang tunai Rp.100.000 sisa uang korban tambahnya.

Kasi Humas menambahkan, Kronologis kejadiannya, berawal ketika korban hendak berbelanja disalah satu toko di pinggir jalan raya Terara,

Setiba ditempat berbelanja korban memarkir kendaraan miliknya di depan toko tersebut yang jaraknya 3 Meter dari korban,

Saat memarkir kendaraannya tersebut,korban meninggalkan tas miliknya di sepeda motor dengan alasan berbelanja sebentar saja dan masih dalam pengawasan korban, namun tiba-tiba datang dua orang pelaku menggunakan sepeda motor absolute revo dan langsung mengambil tas korban yang tergantung di sepeda motor ketika korban dalam keadaan lengah,

Dan pada tanggal 8 Desember 2021 Sekitar Pukul 01.30 Wita, Kurang dari 1 x 24 Jam,Tim Puma  Polres  Lotim berhasil  melakukan Penangkapan Terhadap 2 Orang terduga  Pelaku.

Lanjut Kasi Humas, penangkapan kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing di Lingkungan Tengari . Praya kecamatan. Praya kabupaten. Loteng

Saat ini pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polres Lotim guna Pengembangan dan Proses hukum lebih lanjut.tutupnya " Agus LH".

Si Jago Merah Melalap Indomaret Di By Pass Batu Bolong Lombok Tengah

 


Policewatch- Lombok Tengah. NTB.

Kebakaran Toko Indomaret depan Indomarco di Jalan By Pass BIL, tepatnya di Desa Batu Bolong Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah, Pada hari Rabu tanggal 8 Desember 2021, sekitar pukul  22.30 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Praya Barat Daya IPTU Samsul Bahri yang di hubungi  membenarkan peristiwa tersebut. 

Adapun Kronologis kejadian sekitar pukul 22.30 wita, saat karyawan sedang mempersiapkan diri untuk melakukan tutup toko, tiba tiba mendengar suara letupan dari aliran listrik yang ada di depan pintu gudang toko, selang beberapa saat muncul percikan api dan membesar,  sehingga karyawan spontan berteriak dan meminta bantuan kepada security gudang Indomarco, untuk membantu memadamkan api tersebut akan tetapi tidak bisa dipadamkan, kemudian security tersebut spontan menghubungi Polsek Praya Barat Daya dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Tengah untuk membantu melakukan pemadaman.

"Setelah petugas pemadam kebakaran datang api baru bisa dipadamkan, sekitar pukul 00.05 wita" ungkap Kapolsek.

Adapun pihak Kepolisian Sektor Praya Barat Daya untuk sementara telah meminta keterangan 

beberapa saksi atas nama Del Falos Zulhan Wariu jenis kelamin laki-laki, umur 21 tahun, karyawan toko indomaret, alamat Dusun Belong, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, M.Rifki, laki-laki, umur 22 tahun Karyawan toko Indomaret, alamat Dusun.Lingkung Daye, Desa Puyung,Kecamatan Jonggat, Kabupaten Loteng dan Habieb Antar Nusa, laki-laki, umur 26 tahun, karyawan toko Indomaret, alamat Dusun Kesambik Numpuk, Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. 

"Tidak terdapat korban jiwa atas kejadian tersebut hanya kerugian materil berupa isi toko, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh adanya hubungan arus pendek Listrik/konsleting listrik" tutup Kapolsek." FR".


            

Diduga Melakukan Pelanggaran, Kapolres Padang Pariaman dan Wakapolresta Padang Dibebastugaskan

 

ilustrasi


POLICEWATCH, Sumbar,- Kepolisian Daerah Sumatera Barat memeriksa dua perwira menengah terkait dugaan pelanggaran dalam melaksanakan tugas yakni Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha Hyang Batara dan Wakapolresta Padang AKBP Haris Hadis.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto ketika dihubungi dari Padang, Selasa 8/12  mengatakan pemeriksaan kedua pamen ini terkait masalah internal dan pihaknya belum bisa mempublikasikan.

"Sementara belum bisa dipublikasi, kita harus junjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata dia, kepada awak media

Ia mengatakan untuk kedua pamen statusnya belum diganti namun tugas dan tanggung jawab jabatannya sementara dilaksanakan oleh pelaksana tugas.

"Sambil menunggu proses pemeriksaan oleh internal. Kita belum bisa mempublikasikan karena proses pemeriksaan belum final," kata dia.

Selama pemeriksaan berlangsung, untuk sementara Plt Kapolres Padang Pariaman diisi oleh AKBP M Qory Oktohandoko. Sedangkan untuk Plt Wakil Polresta Padang belum ditunjuk.

Ia mengatakan langkah ini diambil demi meningkatkan produktivitas dan kinerja Polda Sumbar dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Pimpinan dalam hal ini Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, konsisten menerapkan prinsip reward dan punishment terhadap seluruh jajarannya. Termasuk kapolda sendiri siap diberikan punishment jika melanggar ketentuan atau norma.

"Apalagi dalam masa pandemi ini, Polri dituntut menjadi garda terdepan dan benteng terakhir dalam menekan tingkat penyebaran dan penularan virus COVID-19," kata dia.


Pewarta : Jonalis

Tri Adhianto Membuka Bimtek Intelijen Dasar FKDM Kota Bekasi

 Rabu, 08 Desember 2021

Laporan:Amun JG

KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS: Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara resmi membuka kegiatan bimtek Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Rumah Makan Margajaya Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (08/12/2021).

FKDM sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan yang berfokus kepada pendeteksian dini terkait isu-isu yang beredar ditengah masyarakat, berkolaborasi dengan tiga pilar, Pemerintah TNI dan Polri.

Sebanyak lima puluh enam pengurus FKDM dan dua puluh satu pengurus FKDM tingkat Kota Bekasi mengikuti Bimtek Bimbingan Teknis intelijen dasar dari Mapolresta Bekasi Kota dan BINDA Badan Intelijen Daerah Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Bekasi menyampaikan, dalam menjaga keutuhan NKRI diperlukan sinergisitas dari berbagai elemen, Pemerintah, TNI-Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan dan warga Masyarakat.

"Sebelum membuka bimtek intelijen FKDM saya ingin berpesan kepada pengurus FKDM, agar mampu bersinergi dengan perangkat aparatur Pemerintahan, TNI-Polri dan stake holder, mampu untuk menjaga kekompakan dan mampu mendeteksi setiap adanya, Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan yang ada diwilayah. Pengurus itu juga harus bisa mengurusi organisasi secara profesional, sesuai dengan Permendagri nomer dua tahun 2018 dan nomer 46 tahun 2019," pungkas Tri Adhianto

AKP. Eko Budi Santosa narasumber pertama dari Mapolresta Bekasi Kota selaku Wakasat Intel, menyampaikan kondusifitas tercipta dari rasa  aman dan kenyamanan warga masyarakat dan terhindar dari konflik sosial, oleh karenanya dibutuhkan kerjasama yang baik antar semua pihak.


"FKDM di Kota Bekasi harus bisa bekerja keras dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam program deteksi dini. Demi terciptanya situasi lingkungan yang aman dan kondusif."


Kemudan dilajut narasumber kedua Dr. Iwan Nuriyan Selaku Agen Madya Binda di BIN daerah Provinsi Jawa Barat, dalam pemaparannya ada beberapa point yang perlu dipahami dalam menjalankan tugas yang ada di FKDM salah satunya adalah filterisasi informasi.


"pengurus FKDM wajib paham tugas pokok dan fungsinya secara jelas, dalam memberi informasi harus sesuai fakta yang disertakan data, disaring sebelum sharing."


Kegiatan tersebut berlangsung dari jam: 08.00 wib sampai jam: 14.00 wib dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, diwarnai dengan tanya jawab dari peserta bimtek kepada narasumber, antusiasme peserta dapat terlihat dari keaktifan peserta dalam memberikan pertanyaan terkait permasalahan sosial yang pernah ada.


Tentunya Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendukung adanya organisasi kemasyarakatan yang ada diKota Bekasi yang memiliki porgram-program positif, peduli akan lingkungan, dan selalu menjaga kondusifitas dan keutuhan NKRI.

Pilkades Dilanjutkan, Jhoni Walker Cakades No 4, Apresiasi Panitia Pilkades Ulak Pandan

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT -  Jhoni Walker, S. Pd. I Calon Kepala Desa Nomor Urut 4  Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat mengapresiasi pihak - pihat terkait atas dilanjutkannya pemilihan kepala Desa Ulak Pandan pada 9 Desember 2021 besok.

Ditemui media ini di posko pemenangannya didesa Ulak Pandan, Jhoni Walker yang memiliki Visi menjadikan Ulak Pandan Berjamaah " Ulak Pandan Bersama Jhoni, Amanah, Maju, Adil, Agamais, dan Harmonis " menyampaikan terima kasih kepada pihak PMDes Lahat, Kapolsek Merapi, Danramil Merapi yang langsung sigap menyikapi hal yang terjadi di Ulak Pandan.


"Sangat mengapresiasi kepada pihak keamanan baik itu TNI dan Polri serta pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PMDes yang langsung sigap menindaklanjuti kondisi yang ada di Ulak Pandan. Terkhusus, saya mewakili 3 calon lainnya sangat mengapresiasi kepanitian pilkades desa Ulak Pandan dan 4 KPPS yang telah berjibaku kerja siang malam guna berlangsungnya Pilkades pada esok hari" Ucap Jhoni, Rabu 08/12)21.


Kami yakin tugas mereka ( Panitia Pilkades Ulak Pandan ) akan dilaksanakan dengan sebaik - baiknya. Dan tadi telah kita dengar bersama bahwa pihak keamanan akan memberikan kemananan menyeluruh untuk kelancaran berlangsungnya pilkades di Ulak Pandan, Lanjut " Jhoni.


Jhoni juga menyampaikan pesan ke Masyarakat Ulak Pandan untuk menggunakan hak suaranya dengan sebaik - baiknya pada pemilihan pilkades hari Kamis 9 Desember 2021 besok.


"Untuk Masyarakat Desa Ulak Pandan, kami mengajak untuk menggunakan hak suaranya dengan sebaik - baiknya. Siapapun yang mereka pilih itulah pemimpin kita untuk selanjutnya, datangi TPS dan ramaikan, karena ini pesta demokrasi kita bersama, dan tidak usah was - was, takut atau khawatir, karena kita semua adalah keluarga dan tidak perlu terjadi perpecahaan Dan yakinlah pemimpin kedepan akan lebih baik dari sebelumnya" tandasnya.

Babinsa Bersama Tim Gabungan Bantu Evakuasi Balita Korban Tenggelam Di Kali Berembeng

 


POLICEWATCH- Lombok Tengah,NTB.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1620-06/Jonggat Sertu Masyur bersama tim gabungan membantu melakukkan evakuasi korban tenggelam seorang balita, Ahmad Idris Azhari (3), yang tenggelam di sungai dusun Berembeng Desa Pengenjek Kec.Jonggat Lombok Tengah Rabu, (8/12/21), kini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. 

Setelah empat hari pencarian, Ahmad Idris Azhari (3), korban

tenggelam, ditemukan di pinggir kali yang berada di Dusun Belungsuk, Desa Kuripan Utara, Kec. Kuripan, Lombok Barat sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian. 

"Korban ditemukan di semak semak pinggir kali, sekitar lebih kurang 15 kilometer dari lokasi kejadian tenggelam antara sungai dusun berembeng dengan kali blungsuk,"terang Babinsa. 

Sebelumnya, berawal dari informasi yang diterima dari ibu Santuni, warga setempat yang sedang melakukkan kegiatan di sawah menemukan korban, Ahmad  Idris Azhari sekitar pukul 08.15 Wita, kemudian Babinsa Sertu Mansur bersama tim gabungan gabungan yang sedang melakukan pencarian bergerak ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi. 

"Kami bersama tim gabungan melakukkan evakuasi korban untuk dibawa ke Puskesmas Bonjeruk, dan saat ini korban sudah berada di rumah duka," jelasnya. 

Sementara Danramil 1620-06/Jonggat Kapten Inf Martopo yang juga ikut dalam pencarian dan melakukkan mengevakuasi korban menuturkan, berdasarkan informasi yang di dapat dari bapak Husni anggota Tagana Lombok Tengah yang diterima pada minggu pukul 17.50 Wita, korban bermain di depan rumahnya sekitar pukul 15.00 Wita. 

"Namun beberapa saat kemudian korban tidak terlihat lagi. Diduga balita tersebut jatuh dan hanyut di kali yang berada di dekat tempat tinggalnya,"jelas Danramil. 

Sementara Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP, mengapresiasi apa yang dilakukkan pihaknya bersama tim gabungan TNI, Polri, maupun Basarnas dalam membantu evakuasi korban tenggelam setelah selama empat hari pencarian korban baru ditemukan. 


"Kami sangat mengapresiasi kegiatan evakuasi yang dilakukkan tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas dalam melakukkan pencarian dan mengevakuasi korban,"kata Letkol I Putu Tangkas. 

Harapannya, ini terus ditingkatkan bersinergi dalam membantu masyarakat yang terkena musibah dan lainnya, agar masalah apapun yang ada di wilayah bisa sama sama kita atasi bersama. 

"Jadi kapanpun dan dimanapun personel kami khususnya di wilayah Lombok Tengah,  yang sekiranya dibutuhkan, kami siap turunkan dalam membantu masyarakat yang terkena musibah maupun bencana alam,"pungkas Dandim."MH".

Tidak Mau Ada Keributan Antara LSM Gempar Dan Forum Kepala Desa,Kapolres Lombok Tengah Turun Tangan Lansung.

 


Policewatch-Lombok Tengah. NTB.

Aksi ratusan massa dari  lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam gerakan masyarakat peduli anggaran (Gempar) NTB dengan massa dari Forum Kepala Desa Lombok Tengah berlangsung damai. Itu karena Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, S.

SIK, MH, turun tangan.

"Saya minta pada massa aksi untuk menjaga Kamtibmas, Jangan ada gejolak, Ingat itu baik-baik," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH,SIK, MH di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Tengah.

Kapolres mengatakan, perbedaan pendapat, pandangan dan perjuangan menjadi hal biasa, Namun itu dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Bukan dengan cara adu fisik. Jika ada yang berani melanggar, maka akan  di tindak tegas oleh Kepolisian.

Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak antara dua kubu, Kapolres menerjunkan kekuatan penuh. Hasilnya, aksi berjalan lancar, aman, tertib dan damai. "Saya minta tolong jaga kondusifitas Kamtibmas daerah kita tercinta ini," kata Kapolres.

Keamanan dan ketertiban Masyarakat yang sudah terjaga, tidak boleh ada yang mengganggu. Kapolres menegaskan kembali, jika ada yang berani mengganggu, maka akan berurusan dengan aparat penegak hukum. 

Kepolisian tidak pandang bulu, siapa pun itu selama melanggar dan bertindak melawan hukum, maka akan yg ditindak tegas. "Kita semua bersaudara, mari kita saling bergandengan tangan demi daerah kita tercinta ini," Tutup Kapolres."MN".


            

Polda Sumsel Amankan Pilkades Serentak Di Kabupaten Lahat, Termasuk Desa Ulak Pandan Yang Kian Memanas

 


BREAKING NEWS

Pewarta :  Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Isyu yang berkembang masalah Pilkades Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, akan terjadi pertumpahan darah " ini hanya isu yang dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk menggagalkan Pilkades yang akan digelar besok Kamis tanggal 9 Desember 2021, 


Yang diikuti 4 calon kades Ulak Pandan,  Pemerintah Kabupaten Lahat, melalui Kepala Dinas BPMDES  Darul Effendi SE,MM, memimpin rapat pertemuan dihadiri Sumarno SE, MSI Camat Merapi Barat, Danramil Merapi, Kapt Inf Sudarno, Kapolsek Merapi AKP Alek Adriyan , Hakman selaku Pjs Kades Desa Ulak Pandan serta Panitia Desa Pilkades duduk bersama di Kantor Balai Desa pada Rabu (8/12/2021) 



Sementara Kadis BPMDes  Lahat Darul menyingkapi kemarin adanya  Aksi Damai mengatas namakan warga yang bertujuan menunda Pilkades, Menurut beliau bahwa pelaksanaan Pilkades tetap di laksanakan tanpa adanya penundaan, terang " Darul 


Pemkab Lahat besok ada 236 Desa dari 24 Kecamatan dalam Kabupaten Lahat serentak menggelar pilihan kepala desa termasuk Desa Ulak Pandan harus dilaksanakan, jangan ditunda lagi, alasan apapun ini merupakan Agenda Pemerintah. Seharusnya permasalahan ini cukup selesai di Desa ini saja. Minggu ini sudah Minggu tenang selama tiga hari,


Darul menyangkan ada info beredar bahwa akan Pertumpahan darah. Hal ini " nggak perlu terjadi semua di Desa ini saudara, ada Aparat Keamanan bahkan dari Polda akan turun jadi tidak perlu takut akan ada ancaman dari siapapun " ucapnya


Masih ucapnya "Kalau kalian berhenti menjadi Panitia itu nggak perlu terjadi kalian sudah di SK kan dan yang paling penting Besok Laksanakan Pilkades, bila ada temuan silahkan laporkan. Bila nyawa terancam. Terang " Darul.


Mulai dari sekarang laksanakan lah apa yang kita kerjakan dan siapkan. Sesuai dengan Peraturan Menteri dan SK Bupati Lahat Pelaksanaan Pilkades Besok Insyaallah Aman dan terkendali..


Sementara itu Kapolsek Merapi Barat dengan bijak menyingkapi hal ini bahwa di Desa Ulak Pandan ini tidak ada keributan di Desa ini, Pihak TNI- POlRI kita mengamankan dan tidak pandang bulu, apapun itu kami menjunjung tinggi mengawal kegiatan ini dan salam dari Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK untuk melaksanakan Pilkades dengan damai ” pesan AKP Alek Adriayan

Sedikitnya Tiga orang sekaligus wartawan di keluarkan dari Group Rekan Media Polres Rohil

 


UJUNG TANJUNG ROHIL (RIAU) ,, POLICE WATCH NEWS

Diketahui ada 3 (tiga) orang wartawan dari berbeda  Media online yang selama ini tergabung di Grup whatsapp Rekan Media Polres Rokan hilir Riau, di keluarkan oleh admin grup, tepat pada hari Selasa 07, desember, 2021 sekitar pukul 7.00 wib.

Keterangan yang di himpun dari salah satu sumber menjelaskan, setelah mengetahui hal tersebut dirinya di keluarkan, dirinyapun  langsung menghubungi Kapolres Rokan hilir melalui sms whatsapp nya dengan mengajukan pertanyaan, kenapa hal itu terjadi atau alasan apa sampai Rekan Pers dikeleurkan dari grup Media Polres "Pak Kapolres"?  Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH S.IK dengan singkat menjawab "saya cek dulu".

 Lagi lagi sumber berita ini pun langsung menghubungi Kasubbag humas Polres Rokan hilir AKP Juliandi SH yang sekaligus Admin di grup, melalui panggilan telephone, namun tidak di gubris, kemudian di ajukan pertanyaan melalui pesan singkat whatsapp, hanya menjawab tidak berkenan,tanpa ada alasan yang kongkrit. Karna  diketahui yang mengeluarkan ketiga para pegiat social control itu dari grup adalah  Kasubbag humas Polres Rohil.


Adapun ketiga pegiat kontrol social yang dikeluarkan dari grup whatsapp Rekan media polres Rohil adalah: Wartawan Perwakilan Riau dari media online Police Watch News, Kabiro kompas 86.com, Kabiro Detik19.com.  Kabiro Kompas86.com adalah sekaligus menjabat sebagai Sekjen DPC SPRI Rokan hilir Periode 2021- 2023, turut di Keluarkan dari grup rekan media polres, karna diketahui wartawan ini sangat Vokal dalam melakukan kegiatan socialnya dengan Investigasi dan kemudian mempublikasikanya melalui media online yang sah.

 

Dapat di duga kejadian yang tidak patut di puji oleh oknum kasubbag humas polres rokanhilir itu, berawal dari pemberitaan masalah Ilegal loging yang pernah di soroti oleh Tim media tersebut.kemudian 2 ( dua ) hari setelah berita tentang ilegal loging itu Viral, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH.S.ik. M. Si pun langsung melakukan Patroli udara dengan menggunakan Helikopter ke areal Hutan Tanam Industri ( IUPHHK - HTI ) di wilayah kerja PT RUJ Tanjung penyebal kecamatan sungai sembilan kota Dumai yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Rimbamelintang kab. Rokan hilir Riau.


Dikutip dari laman berita Aktualdetik.com terbitan pada tanggal 22 november 2021 yang lalu, Lembaga pemerhati Hutan Alam Jikalahari menanggapi hal kegiatan terkait adanya mafia ilegal logging dikawasan Perizinan PT. RUJ, dinilai adalah sudah kong kali kong dengan para Oknum aparat penegak hukum selaku pihak pihak pengusaha kayu hasil pembalakan itu dengan oknum pegawai PT. RUJ, ungkap Made Ali SH.

 

Setelah beberapa minggu terakhir pasca Patroli Kapolda Riau, Sekjen DPC SPRI  Rokan hilir  selalu meminta keterangan dari warga yang bermukim di areal jalan perlintasan mengenai pergerakan pelaku ilegal loging di wilayah kecamatan Rimba melintang, dapat di pastikan masih tetap berjalan lancar seperti tak ada hambatan Hukum apapun yang dapat menghentikan praktik kegiatan ilegal loging tersebut, terang salah seorang warga kepada awak media ini melalui pesan whatsapp nya, yang namanya tak mau di cantumkan dalam berita ini, dirinyapun meminta melalui Media ini,  kiranya para pelaku usaha ilegal loging tersebut segera di Tangkap dan di Adili oleh Pihak berwajib singkatnya.


Sementara itu kasubbag humas polres Rokan hilir dinilai tidak mengindahkan Intruksi Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, bahwa seluruh "Kapolres dan Kapolda" di seluruh Indonesia agar cepat respon telepon atau pesan singkat dari Wartawan dan atau masyarakat biasa, apa bila belum siap dapat memberi waktu untuk mencari Data, tegasnya dalam Vicom kepada seluruh jajaranya  beberapa hari yang lalu di Jakarta.




( Muchlis Efendi)

Terduga Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid, Mengaku Asal Tengari, Diamankan Polisi


POLICEWATCH- Lombok Tengah. NTB.

Terduga pelaku pencurian kota Amal sebuah Masjid di Dusun Salam Sukur Desa Taman Indah Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah di tangkap warga, mendapatkan informasi tersebut Anggota Piket SPKT III Polsek Pringgarata Polres Lombok Tengah langsung menuju TKP Untuk mengamankan pelaku, kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 08 Desember 2021sekitar pukul 11.20 wita.

Adapun Anggota yang turun ke TKP adalah AIPDA Sihar M. Capah, AIPDA Indra Haryadi, BRIPKA Aziz Kurniawan, BRIPKA Sunardi dan BRIPKA M. Irwan Rozani.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, Melalui Kapolsek Pringgarata IPTU Derpin Hutabarat, SH, S.Hum, yang dihubungi Wartawan membenarkan adanya kejadian dugaan pelaku pencurian kotak amal Masjid dan menyampaikan Kronologisnya.

Mendapatkan informasi tersebut Anggota Polsek Pringgarata langsung turun ke TKP melakukan pengamanan terhadap salah seorang yang diduga melakukan pencurian Kotak amal Masjid dan telah diamankan oleh Masyarakat Dusun Salam Sukur Desa Taman Indah Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. 

"Adapun terduga pelaku adalah inisial MI, Umur 24 tahun, jenis kelamin laki-laki, alamat Kelurahan Tengari Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah" ungkap Kapolsek. 

Saat di interogasi pelaku mengakui telah beberapa kali mengambil kotak amal di beberapa tempat, Untuk itu pelaku beserta barang bukti berupa uang dan kotak amal Masjid serta sebuah sepeda motor yang digunakan pelaku telah diamankan di Polsek Pringgarata untuk dilakukan penyelidikan. 

Ditanya terkait motif pelaku Kapolsek Pringgarata menjawab kita akan dalami dan masih dalam proses, jelasnya." MN".