Kapolres Subang: Bantu Kepulangan Atlet Budi Saluyu Yang Meraih Medali Emas dan Dapat Gelar Juara

 

Subang. Policewatch-. News: Kapolres Subang Apresiasi Pesilat Paguyuban Budi Saluyu Yang Jadi Juara Umum Dandim Cup  III Sukabumi

Subang, Bertempat di Gor Manunggal Makodim 0607/Kota Sukabumi, Minggu (19 Juni 2022), Kodim 0607/Kota Sukabumi menggelar Festival Pencak Silat Seni Tradisi Terbuka Dandim Cup III tahun 2022 . 

Paguyuban Budi Saluyu asal Cisalak Subang mengikuti Kejuaraan Seni Beladiri Pencak Silat Dandim Cup III Sukabumi dengan mengirimkan 5 atlet. 

"Alhadulillah 4 atlet kami memperoleh medali emas dan satu atlet memperoleh medali perak," ucap Andri Rahmat Ramdani, Ketua sekaligus Pendiri Paguyuban Budi Saluyu.(26/06/2022)

Selain itu juga tim Paguyuban Budi Saluyu yang berasal  Kampung Ciharunteun RT/RW 08/03, Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Kabupeten Subang, Jawa Barat mendapat predikat pelatih terbaik. 

"Kami berangkat bermodal keinginan yg kuat, dengan biaya patungan bersama orang tua atlet. Hari Rabu official berangkat dengan bus umum sedangkan pelatih dan satu atlet pake motor. Pada hari Kamis kami melakukan technical meeting dan 4 atlet Kamis berangkat beserta orang tua, " tutur Andri. 

Pada pertandingan Jumat (24/06/2022) para atlet Paguyuban Budi Saluyu mendapat medali 3 emas dan satu perak.

"Pada hari Jumat kami menggunakan mobil Pemerintah Desa Kumpay Subang, selanjutnya pada Jumat sore pulang para atlet pulang dan tinggal satu pelatih, satu official dan 2 orang atlet yang satu yang belum bertanding dan satunya mendampingi," Ungkap Andri. 

Dan pada pertandingan hari Minggu (26/06/2022) mereka merebut medali emas.

"Perjuangan para atlet yang berangkat menggunakan sepeda motor dan sampai gadekan hp miliknya tidak sia-sia dan kami puas walaupun dengan tekad dan biaya patungan kami bisa juara umum," Jelas Andri.

Kontingen atlet yang mewakili Paguyuban Budi Saluyu yang terdiri Dewi Iryanti Fauziah (Juara 1 Tunggal Usia Dini Putri), Civta Mayang Azahra (Juara 1 Tunggal Usia Dini Putri), Nauval Aditya Derry Abbiu (Juara 1 Tunggal Usia Dini Putra), Dhenicco Noor Dinasyifa (Juara 2 Tunggal Usia Dini Putri) dan Lia Apriliani (Juara 1 Tunggal Dewasa Putri). 


Andri sebagai ketua Paguyuban Budi Saluyu juga sangat berterimakasih kepada Ibu Kapolres Subang AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang membantu proses kepulangan tim pencak silat Paguyuban Budi Saluyu ke Subang yang kehabisan biaya untuk pulang.

Keluarga Hak Waris Mendapatkan Santunan Dari Bpstk


     Bogor. Policewatch- News:

Pemerintah Mengeluarkan Program Jaminan Sosial Masyarakat Indonesia Dengan Bekerja Sama Dengan BPJS ketenagakerjaan Yakni Biasa Di sebut dengan BPJAMSOSTEK.

Nandang Sebagai Penggerak Jaminan Sosial Masyarakat Indonesia (PERISAI) yang di berikan tugas oleh BPJS ketenagakerjaan. 

Merekrut dan bersosialisasi dari kampung ke kampung. Sampai dari desa ke desa. 

Alhasil bertemulah dahulu itu dengan nasabah yang bernama NAIH. 

beliau adalah pekerja sebagai kuli muat pasir dan kuli muat batu bata keseharian nya. 

NAIH mempunya 1 orang istri dan 3 orang anak yang sudah berumah tangga semua nya.

Dengan pertemuannya NAIH bersama NANDANG. alhasil NAIH mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS BPU (Bukan Penerima Upah) Dengan Iuran pendaftaran nya Rp. 16,800

Pada tanggal 10 Mei Mendaftarkan Sebagai Peserta.Singkat cerita, NAIH itu Sakit Pada Tanggal 13 Mei. 

ternyata Takdir berkehendak lain. 

Bahwa NAIH meninggal DUNIA pada Tanggal 16 Mei. Berarti Kesimpulan nya,NAIH itu mendaftarkan Diri sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan hanya beberapa hari saja. Bisa terhitung 6 hari. 


Ternyata Alhamdulillah dengan di bantu assesment oleh PERISAI NANDANG Claim JKM NAIH di ACC oleh KANTOR BPJS KETENAGAKERJAAN SEJUMLAH Rp. 42.000.000.

Maka Dari itu Seharusnya program yang sangat mulia ini di terapkan oleh seluruh warga masyarakat republik Indonesia. 

Agar senantiasa negara ini hadir dalam setiap langkah para pakerja dan para warga masyarakat. 

Semoga Kedepannya BPJS ketenagakerjaan bisa terus menjadi kan tolak ukur untuk selalu berbuat baik kepada masyarakat. 

(Amun JG) 

BN Kholik Siap Maju Di Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi Diusung oleh Relawannya.

 

Kabupaten Bekasi.Policewatch.News: Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan pada 2024 mendatang, setiap daerah memiliki calon untuk maju menjadi pemimpin. 

Begitu juga yang dipersiapkan oleh Relawan Sobat BN Holik yang mengusung ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah untuk maju di Pilkada 2024.


Relawan Sobat BN Holik yang terdiri dari berbagai masyarakat Kabupaten Bekasi dan diketuai oleh Catur Sugiarno, S.E., M.M. dengan tegas akan memenangkan sosok BN Holik Qodratullah untuk duduk di kursi Bupati Bekasi.


Saat dimintai keterangan via Whatapp, Ratnoto, S.H, Sekretaris Relawan Sobat BN Holik mengatakan, BN Holik adalah sosok yang tepat untuk memimpin Kabupaten Bekasi. 


"Beliau (BN Holik-red) sangat mengerti tentang keadaan Kabupaten Bekasi, karena beliau adalah putra daerah," ujarnya. 


Selain putra daerah, lanjut Ratnoto mengatakan, BN Holik juga sosok yang berkarisma, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta sudah berpengalaman dalam memimpin wilayah, semua itu terbukti dari jejak karir beliau, mulai menjadi Kepala Desa, Anggota DPRD, sampai menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.


"Kami Relawan Sobat BN Holik akan mengabdi, berjuang dengan tulus dan ikhlas, untuk mewujudkan BN Holik menjadi Bupati Bekasi," jelasnya. 

Disini, sambungnya, kami tidak ada kepentingan tetapi kami para Relawan Sobat BN Holik ingin menjadi bagian terpenting jika BN Holik terpilih menjadi Bupati Bekasi.


"Mari kita persiapkan pemimpin yang peduli kepada masyarakatnya, jangan sampai kita salah memilih pemimpin," pungkasnya. 

(Amun JG) 

Oknum CV Surya Bangkit Dilaporkan warga Perihal kekerasan Dan Penganiayaan Terhadap Warga Setempat



JEPARA policewatch.news Zainuri warga RT 30/6 Desa Bawu Kecamatan Batealit mengaku diserang oleh beberapa orang dengan menggunakan senjata tajam di rumahnya pada pukul 20.30 wib, Sabtu (25/6/2022). Diduga penyerangan yang dilakukan oleh 3 orang tersebut telah merencanakan sebelumnya. Zainuri sempat dipukul namun ia berhasil melarikan diri ke rumah tetangga sambil berteriak.

Berawal dari keluhan warga sekitar lokasi pabrik yang merasa terganggu dengan aktifitas gudang, mulailah mereka berkumpul untuk mengambil sikap dan mereka sepakat bahwa pabrik pengoplonsan harus ditutup. Sebenarnya sudah pernah terjadi kesepakatan kedua belah pihak namun warga kecewa karena pihak pabrik mengingkari kesepakatan yang telah ditanda tangani bersama sama, selain bisingnya aktifitas gudang, kedaraan tangki bermuatan bahan kimia pada malam hari lalu lalang, juga baunya masih menyengat.

Lalu lalang tangki bermuatan bahan berbahaya (bahan oplosan thiner) ketika malam hari sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar lokasi pabrik. Menurut warga ada dugaan tangki pengangkut bahan kimia tidak memiliki izin angkut resmi atau ilegal. Warga bersepakat meminta bantuan kepada Kawali yang diketuai Tri Hutomo sebagai kuasa pendampingan hingga tuntas.



Pada malam penyerangan, Zainuri dengan istri berada di ruang tamu sedang menonton tv lalu ada tamu mengucapkan salam, " lalu saya keluar untuk menemui yang berjumlah 3 orang tiba - tiba saya diludahi dan yang lain ada yang mengeluarkan senjata tajam berupa pisau belati dan obeng," ungakpnya



Merasa terancam akan dibunuh, Zainuri berusaha melarikan diri kerumah tetangga, dan dikejar oleh pelaku, salah satu pelaku yang tidak membawa senjata berhasil memukul Zainuri dari belakang, " Saya berlari terus sambil berteriak minta tolong, karena pelaku yang membawa senjata mengejar saya terus." Katanya


" Saya berhasil diselamatkan warga dan pelaku langsung melarikan diri, tetapi saya mengenali salah satu wajah mereka, diduga YS pemilik CV. Surya Bangkit itu sendiri," ungkapnya



Atas kejadian penyerangan dan pengeroyokan tersebut, warga mengantar Zainuri kepolsek Batealit untuk membuat laporan. 

Wahid ketua rt 30/6 Yang berada di TKP menyampaiakn, " Permasalahan yang terjadi sebelumnya saya tidak Tahu, tiba tiba saya diberitahukan ada pengeroyokan dan diminta warga, agar saya ikut melaporkan ke Polsek Batealit, " Ujarnya

.


Sementara Kawali Jepara yang langsung turun mendampingi warga ke Polsek Batealit yaitu Ketua Kawali Tri Hutomo didampingi Supratno alias Bang Kumis Korlap Penanganan Perkara bersama  Aditya Seko. M, Kadiv. Hukum dan Advokasi Nursaid, SH.MH,  Kadiv. Humas Andrie Once. 



Aiptu Arianto kepala SPKT polsek Batealit yang dimintai keterangan pihak kawali membenarkan adanya laporan warga RT 30/6 dipolsek Batealit dengan Nomor : 

B/08/VI/YAN.25./2022/Jateng/ResJepara/Sek


".Betul dan kami langsung mendatangi TKP, Menjaga kondusifitas untuk tetap berpatroli dan nantinya proses laporan akan berjalan, " Ucapnya.



Ketua Kawali, Tri Hutomo menyampaikan “ Kami selaku penerima Kuasa dari warga sangat menyayangkan adanya tindak pidana dari permasalahan dampak sosial dan dampak lingkungan dari kegiatan usaha B3 yang dijalankan oleh CV. Surya Bangkit yang saat ini sedang kami mediasikan untuk pencarian solusi, selasa kemarin (21/06/2022), " kata Tri


" Kami sudah mempertemukan Pihak CV. Surya Bangkit dan Warga Bawu yang dihadiri oleh Camat Batealit, Kapolsek Batealit, Koramil Batealit, Petinggi Bawu di Balai Desa Bawu.” Terang Ketua Kawali Jepara”

Lebih lanjut Kadiv. Hukum Kawali Nursaid, SH.MH menjelaskan  dengan adanya tindak pidana Pasal 170 KUHP yang dilakukan oleh pihak CV. Surya Bangkit, maka Kawali Jepara bersama warga Bawu menyerahkan penyelesaiannya kepada pihak berwajib dan berharap penindakan terhadap pelaku dilakukan yang seadil-adilnya oleh aparat penegak hukum di wilayah Kab. Jepara. Karena semua warga negara memiliki hak untuk hidup. (Sus) 



Tim Gabungan BNN Tangkap Bandar Narkoba Sita 53 Pil Ekstasi Dan 6 Paket Sabu

 


Pewarta : Bambang.MD

SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil ungkap peredaran narkotika di wilayah Kota Pagaralam. Pada Sabtu (25/6) lalu, tiga komplotan narkoba berhasil diciduk tim gabungan BNN Sumsel dan BNN Kota Pagaralam.

Tiga pelaku tersebut, Sigit Dwijo Prawoto (35) warga Pagar Gading, Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara. Septiansya Pratama (23), warga Tebat Baru, Kelurahan Tebat Giri Indah dan Indah Charera (24) warga Dusun Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara.


Kepala BNN Kota Pagaralam Andi Kurniawan membenarkan adanya penangkapan kepada komplotan pelaku.

“Pengungkapan kasus narkotika ini setelah Call Center BNN mendapatkan laporan adanya transaksi narkotika di kawasan Pagar Gading,” kata Andi.


Berbekal informasi tersebut, langsung ditindaklanjuti dengan bekerjasama dengan BNN Sumsel melakukan penggerebekan di kediaman tersangka Sigit pada Sabtu siang sekira pukul 14.00 WIB.


Tersangka Sigit diduga bandar, ucap Andi. Dari kediamannya, petugas mengamankan barang bukti narkotika. Diantaranya, 53 butir pil ekstasi, 6 paket sabu dikemas dalam kantung plastik klip Kecil, 1 buah plastik klip sedang berisikan narkotika jenis sabu dan sebuah timbangan digital. Sekain itu, Petugas juga mengamankan ID Card media surat kabar atas nama Sigit.


Temuan sejumlah barang bukti ini disejumlah tempat didalam rumah tersangka Sigit. Ada yang disembunyikan diruang keluarga, dikamar belakang.


“Tersangka Sigit sempat membuang barang bukti ke saluran got di luar rumah. Karena kedatangan petugas BNN sempat diketahui tersangka,” ulas Andi seraya mengatakan jika tersangka Sigit sudah menjadi TO (Target Operasi) BNN sejak dua tahun silam.


Lanjut Andi, dalam ungkap kasus peredaran narkotika ini, petugas mengamankan komplotan Sugit. Yakni, Septian warga Tebat Baru dan seorang perempuan bernama Indah warga Muara Siban.


“Saat ini komplotan pelaku sudah diamankan oleh pihak BNN Sumsel ke Palembang untuk pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya"

Ketua IPW Desak Menkopolhukam Atas Dilepas Tersangka Hendri Surya Oleh Penegak hukum Kejagung Dan Polri Terkait " Investasi Bodong "


Pewarta :Bambang.MD

JAKARTA -POLICEWATCH.NEWS -

Pernyataan Indonesia Police Watch terkait dilepaskannya tersangka Hendry Surya Dirut PT. INDOSURYA , Indonesia Police Watch mendesak menkopolhukam untuk mengkordinasikan 2 lembaga penegak hukum Polri dan Kejagung dlm  proses penegakkan hukum dalam kasus investasi Bodong Indosurya yang merugikan ribuan anggota masyarakat dengan alasan ;


1.lepasnya dirut Indosurya dari tahanan Bareksrim karena masa tahanan habis demi hukum selain menimbulkan kekecewaan publik yang nyata2 dirugikan pada gilirannya menimbulkan ketidak percayaan masyarakat pada Polri dan  pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum pada masyatakat. 


2. Konflik pendapat/ opini hukum  antara Kepolisian dan kejaksaan agung terkait P. 19 ( ada ratusan petunjuk ) dengan banyaknya petunjuk jaksa yg tidak  mampu dipenuhi oleh polisi hanya memperlihatkan ego sektoral / kelembagaan antara polri dan kejagung, yang ujungnya masyarakat dirugikan karena dengan ratusan petunjuk  P19  lepasnya tersangka dirut PT Indosurya . 


3. Kapolri harus mengevaluasi  tim penyidik Bareskrim  dan Jaksa Agung harus mengevaluasi jaksa pemeriksa berkas perkara atas lepasnya tersangka dari tahanan, untuk mengetahui apakah ada dugaan kongkalikong permainan uang dengan lepasnya tersangka

Manfaatkan Hari Libur, Santri dan Guru rekreasi ke Pantai A’An Kute


Policewatch-Lombok Tengah

Aktifitas Madrasah seringkali menjadi membosankan jika hanya dilakukan di dalam kelas. Karena itu, Ketua Yayasan An-Nahl Pondok Pesantren Darul Falah NW Lendang Batah Drs. H. Yaltaki, M.Pd, mengajak semua Guru dan santri khususnya kepada santriwan santriwati yang sudah dinyatakan lulus untuk melaksanakan Tur Religi dan Rekreasi. Mereka diajak mengunjungi Makam Ketak di Desa Muncan Kec. Kopang untuk melakukan doa bersama sebagai wisata religi, setelah itu melanjutkan perjalanan rekreasi ke Pantai A’An Kute, Sabtu (25/06/2022).


Kegiatan jalan-jalan ini kita lakukan untuk berdoa sekaligus refreshing untuk menyegarkan kondisi tubuh dan pikiran setelah melewati Ujian pada Madrasah dan Penilaian Akhir tahun (PAT) bagi santri kelas VII dan VIII MTs serta santri MI dan RA, ucapnya

Kepala Madrasah MTs. Darul Falah NWDI Lendang Batah Fahrun Rozi, S.PdI, berharap dengan kegiatan ini akan memberikan refleksi dan relaksasi rohani bagi siswa siswi yang mengikuti rekreasi setelah berpikir keras melewati Penialaian Ahir Tahun dan ujian Madrasah kemarin.

“Semoga santriwan/i lulusan MTs Darul Falah NWDI Lendang Batah mampu bersaing dan berjuang untuk menggapai mimpinya. Zaman sekarang penuh dengan perubahan, jika kita tidak berubah maka kita tidak akan maju,” ujarnya.

Tetap selalu menjadi pribadi yang baik sesuai dengan apa yang sudah anak-anak dapatkan selama menimba ilmu di Pondok Pesantren Darul Falah,” tambahnya.

M. Bajuri, S.PdI, menambahkan dengan melaksanakan tur ini, ia berharap anak-anak banyak mendapatkan pembelajaran yang baik, dan pengalaman bersama teman-temannya serta guru-gurunya.

"Alhamdulillah tur religi dan rekreasi santri kami dan dewan semua guru berjalan dengan lancar. Semoga tur kita tahun ini bermanfaat dan menambah pengalaman," tutupnya.

“Ojik”

Bangun Strategi Tim Media Dan Propaganda DPD Jamkeswatch Kabupaten Bekasi

 

Bekasi,Policewatch.News: Memanfaatkan jaringan Digitalisasi yang ada, dan membangun sebuah narasi pemberitaan tidaklah gampang. Hal ini yang menjadi sebuah Pekerjaaa rumah(PR) untuk tim Medianya DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi. Sinkronisasi Program Kerja (Proker)dibahas dalam rapat yang diadakan di Saung Buruh Jababeka, Sabtu(26/06/2022).. Saling berkontribusi setiap tim yang tergabung menjadi skala prioritas ketika akan mempublikasikan setiap kegiatan Jamkeswatch.


Dengan adanya perencanaan yang matang, tim Media DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi bisa melakukan pemberitaan secara meluas tanpa ada gesekan dari pihak lain. Dari info yang diterima Media Policewatch semua jajaran tim yang terlibat akan berupaya untuk melakukan strategi publikasinya secara internal maupun external.


Saat dimintai keteranan, Ahmad Ruhan salah satu tim Media Dan Propaganda DPD jamkeswatch kabupaten Bekasi membeberkan Bahwa peran Media di DPD Jamkeswatch sangatlah penting.

"Saya pernah dilarang ambil poto sama petugas Rumah Sakit  karena saat itu posisi saya lagi mendampingi pasien. Hal ini yang membuat saya ketakutan, akhirnya saya hapus dari HP saya," terang Ruhan kepada Media Policewatch Sabtu(26/06/2022).


Beliau meniliai, strateginya sebagai Media di DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi mesti berbeda dalam setiap pergerakannya.

"Jamkeswatch  akan dikenal dimata masyarakat, karena pernah membaca berita perihal Jamkeswatch, Pendampingan pasien, hingga pengurusan berkas tim Jamkeswatch sudah biasa membantunya. Hingga dengan adanya isu bahwa beberapa tim Jamkeswatch sudah mulai dilirik oleh beberapa Partai Politik(Parpol) yang ada di Bekasi," tutur pria asal Kedungwaringin itu.

Amun JG

Narasumber : Jhole MP

Rapat Team Media Dan Propaganda DPD Jamkeswatch Kabupaten Bekasi

 

Bekasi,Policewatch.News: - Bertempat di Saung Buruh Jababeka, tiim Media Dan Propaganda DPD Jamkeswatch kabupaten  Bekasi melakukan rapat perdananya. Dengan dihadiri seluruh jajaran tim media mereka membahas perihal Program Kerja(Proker) dan strategi dalam mempublikasikan pemberitaan dalam segala hal bentuk kegiatan tim Jamkeswatch di Bekasi. 

Tidak kalah ketinggalan hadir pula ketua DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi Maha Syatrio yang didampingin Sekjen DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi Novan Iqbal Maulana, Sabtu(25/06/2022).

Sesi diskusi sekaligus pembahasan Proker dibuka tepat pukul 16:15 WIB dipimpin langsung oleh Sekjen Novan IM.

Kepada Media Policewatch ketua DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi menuturkan peran tim Media di DPD Jamkeswatch itu sendiri sangat dibutuhkannya.


"Sengaja hari ini saya kumpulkan tim Media yang ada di DPD, karena kedepan segala hal bentuk kegiatan Jamkeswatch harus bisa terpublikasikan. Masyarakat di Bekasi akan tau bagaimana peran Jamkeswatch yang sebenarnya, walau sebagian memang kalangan masyarakat sudah mengetahuinya," tutur Syatrio.

Lebih lanjut Syatrio akan mendata semua tim Jamkeswatch yang ada dikabupaten Bekasi, karena data itu akan dikirim kesetiap Rumah Sakit yang di Bekasi.

"Bener adanya memang, kadang Rumah Sakit masih ada yang belum mengenal siapa Jamkeswatch. Hal ini yang akan menjadi peran tim Media Dan Propaganda untuk mempublikasikannya.

Pada saat pendampingan pasien di Rumah Sakit atau saat ada pasien dipersulit di Rumah Sakit tim media mesti berani mempublikasikannya," kilahnya dengan tegas.

Senada disampaikan oleh ketua tim Media Dan Propaganda DPD Jamkeswatch kabupaten Bekasi Jefri Gobang yang saat ini masih mencari celah untuk bisa mengenalkan Jamkeswatch dimata publik.


"Bicara peran media sangatlah penting, dizaman seperti ini, beberapa kasus yang pernah terpublis sebelumnya bahkan membuahkan hasil. Orang bisa tau, peran Jamkeswatch dalam setiap kegiatan yang dilakukannya. Bahkan Jamkeswatch sendiri sering melakukan kegiatan seperti bakti sosial," ucap Jefri diselah diskusi.


Dizaman era digitalisasi sangat penting perannya media dalam setiap kegiatan yang dilakukan Jakeswatch. Tim Media Dan Propaganda DPD Jamkeswat kabupaten Bekasi masih harus bekerja extra karena setiap pemeberitaan yang dipublikasika. Masih mininya pemberitaan untuk disebar atau dibagikan kebeberapa kalangan masyarakat.

 Amun JG /Ale

8 Kota dengan Janda Terbanyak di Indonesia, Dengan Berbagai macam Sebab, Nomor 4 Penyebabnya Bikin Geleng-geleng Kepala




Red, policewatch.news, - Kota dengan janda terbanyak di Indonesia disebabkan karena berbagai hal. Salah satunya karena ekonomi yang membuat jumlah kasus perceraian di sejumlah kota ini tak hanya mencapai ratusan tapi ribuan. Kasus perceraian di kota ini juga dilaporkan didominasi oleh pasangan muda di bawah usia 30 tahun. Akibatnya, banyak wanita muda menyandang status janda. Seperti halnya delapan kota di Indonesia ini misalnya. Berikut daftar kota dengan janda terbanyak di indonesia seperti dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (25/6/2022).

1. Brebes, Jawa Tengah
Sebelum menginjak 2022, tercatat ada ribuan kasus perceraian di Brebes. Data Pengadilan Agama Brebes mencatat ada 4.358 wanita yang berstatus janda baru. Kasus perceraian ini merupakan akumulasi sejak Januari hingga November 2021.

2. Garut, Jawa Barat
Perceraian di Garut, Jawa Barat mengalami peningkatan yakni sebesar 5 persen pada 2021. Alhasil, ada sekitar 5.700 kasus perceraian yang diterima Pengadilan Agama setempat. Beberapa penyebab di antaranya ada faktor ekonomi, pendidikan rendah, dan juga masalah komunikasi.

3. Majalengka, Jawa Barat
Pengadilan Agama Kelas 1A Majalengka mencatat ada sebanyak lebih dari 3.000 pasangan suami istri yang resmi bercerai. Tak bisa dipungkiri faktor ekonomi paling menjadi pemicunya. Kasus perceraian di Majalengka mayoritas dilakukan oleh pasangan suami istri di bawah 30 tahun

4. Malang, Jawa Timur
Pada 2021, jumlah putusan kasus cerai talak 621 kasus dan putusan cerai gugat di Malang mencapai 1.736 kasus. Sehingga, total jumlah janda baru di 2021 ada sebanyak 2.357 orang. Beberapa penyebab di antaranya didominasi oleh perselingkuhan serta masalah ekonomi.


5. Tegal, Jawa Tengah
Tegal, Jawa Tengah juga termasuk dalam salah satu perceraian yang cukup tinggi. Pada 2020 terdapat 3.593 kasus perceraian yang terbagi antara cerai talak mencapai 815 dan cerai gugat 2.778.


6. Banyuwangi, Jawa Timur
Dalam jangka waktu beberapa bulan di 2021, Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi, Jawa Timur mencatat ada ribuan kasus perceraian yakni sebanyak 4.027 perkara. Setiap bulannya, PA Banyuwangi menerima ratusan kasus yang didominasi cerai gugat.


7. Lamongan, Jawa Timur
Pada rentang waktu Januari hingga Juni 2021 saja, Lamongan, Jawa Timur terdapat 1587 pengajuan perceraian. Kasus gugatan cerai oleh istri jauh lebih banyak ketimbang cerai talak oleh suami

8. Serang, Banten
Kasus perceraian di Serang begitu tinggi di sepanjang 2020. Ada lebih dari 3.000 wanita yang menyandang status janda di tahun tersebut berdasarkan data Pengadilan Agama Serang. Adapun perceraian didominasi pasangan usia 30 hingga 35 tahun.