PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA KABUPATEN GARUT PEDULI BENCANA BANJIR DI GARUT

 


Garut-policewatch.news-Meningginya intensitas curah hujan beberapa waktu yang lalu membuat debit air meningkat, sehingga mengakibatkan bencana banjir di beberapa Kecamatan di Kabupaten Garut. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Tarogong Kidul, Desa Haur Panggung 

Ramainya pesan singkat bahwa ada salah satu daerah di Kecamatan Tarogong Kidul Desa Haur panggung yang terdampak Bencana Banjir belum tersentuh sama sekali baik dari PEMKAB Garut Maupun dari para Dermawan, Hal ini membuat hati para pengurus Pemuda Muslimin Indonesia Kab. garut langsung mengecek kelapangan terkait informasi tersebut,

Masukan Untuk PEMKAB  Garut khusnya Harus benar benar menyisir ke lokasi yang benar benar sudah terdampak akibat bencana banjir, Bahkan semenjak hari pertama banjir baru menemukan 1 buah nasi kotak dari kepolisian, sungguh sangat ironis Kinerja Pemkab Garut, dan Kami ucapkan trimakasih banyak Kepada POLRES GARUT yang tlah memberikan Nasi Kotak setidaknya bisa mengurangi Beban lapar untuk Masyarakat yang terdampak tutur Kang Azis dan Kang Ahyanudin sebagai Ktua Harian Pemuda Muslimin Kab. Garut

Menyikapi hal tersebut, Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut yang berhimpun di Syarikat Islam Indonesia Kabupaten Garut berupaya untuk meringankan beban korban bencana banjir dengan menyalurkan langsung bantuan ke lokasi terdampak hari Minggu (17/7/22).

Turut hadir langsung ke lokasi bencana Kang Abdul Aziz Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut beserta Wakil Ketua Bidang Dakwah Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Garut Kang Ahyanudin,

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kang Aziz dan Kang Ahyan kepada masyarakat Kp.Cimacan RT 04 DS. Haurpanggung Kec. tarogong Kidul

Disela-sela penyerahan bantuan tersebut, Kang Azis beserta Kang Ahyan pun turun langsung meninjau sungai yang meluap sehari sebelumnya, beliau menyampaikan sungai tersebut perlu di normalisasi kembali agar di kemudian hari tidak terjadi lagi luapan.

Di wawancarai oleh media Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kab. Garut, Kang Aziz mengatakan "semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban korban bencana banjir dan masyarakat dapat kembali beraktifitas lagi seperti biasanya” ungkapnya.

Setelah penyerahan bantuan diposko induk penanggulangan bencana, rombongan lanjut meninjau posko darurat yang didirikan warga setempat dan mendata semua kebutuhan yang diperlukan.

Di akhir kunjungan, Kang Ahyanudin mengungkapkan juga, "dalam waktu dekat PC Pemuda Muslimin Indonesia Kab. Garut akan turun memberi bantuan ke semua kecamatan yang terdampak bencana banjir.

Informasi yang didapat awak media memang PC Pemuda Muslimin Indonesia Kab. Garut ini sudah menggalang donasi semenjak kejadian bencana terjadi. Hari ini memberikan bantuan berupa sembako, nasi bungkus, Pakaian serta uang. Pemuda Muslimin Indonesia Kab. Garut Peduli Banjir di Garut masih terus menggalang donasi untuk keperluan warga lainnya terutama alat-alat sekolah, kasur, terpal, selimut, sembako, perlengkapan Masjid dan lain lain nya. 

Semoga bencana ini tidak terulang kembali serta warga dapat beraktivitas kembali seperti biasa.

OKP Kekaryaan Peduli Bencana Banjir Garut

 


Garut-policewatch.news-Meningginya intensitas curah hujan beberapa waktu yang lalu membuat debit air meningkat, sehingga mengakibatkan bencana banjir di beberapa Kecamatan di Kabupaten Garut. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Kecamatan Garut Kota, kelurahan ciwalen sepanjang rel kereta api dan dekat sungai yang meluap.

Menyikapi hal tersebut, Organisasi Kepemudaan Kekaryaan yang berhimpun di Partai Golkar seperti Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Barisan Muda Kosgoro 57 (BMK 57), Himpunan Mahasiswa Kosgoro 57 (Himakos 57) serta Keluarga Intelektual Muda Partai Golkar (KIM-PG) Kabupaten Garut berupaya untuk meringankan beban korban bencana banjir dengan menyalurkan langsung bantuan ke lokasi terdampak hari Minggu (17/7/22).

Turut hadir langsung ke lokasi bencana Kang Ahmad Hidayat anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar yang juga kebetulan ketua AMPI Jawa Barat, Kang Agus Indra Ketua Wanhat AMPI Garut/pengurus Golkar Jawa Barat, Kang Deden Sofyan Ketua Fraksi Partai Golkar Garut, Samsudin Anggota DPRD Garut serta Kepala Bidang Pemanfaatan PSDA Provinsi Jawa Barat dan BPBD Jawa Barat

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kang Ahmad Hidayat kepada masyarakat kelurahan ciwalen didampingi para ketua RW.

Disela-sela penyerahan bantuan tersebut, Kang Ahmad pun turun langsung meninjau sungai yang meluap sehari sebelumnya, beliau menyampaikan sungai tersebut perlu di normalisasi kembali agar di kemudian hari tidak terjadi lagi luapan, kang Ahmad pun langsung menghubungi Kabid PSDA untuk langsung terjun merapat ke lokasi.

Di wawancarai oleh media Ketua AMPI Garut, Bung Fahad Fauzi mengatakan "semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban korban bencana banjir dan masyarakat dapat kembali beraktifitas lagi seperti biasanya” ungkapnya.

Setelah penyerahan bantuan diposko induk penanggulangan bencana, rombongan lanjut meninjau posko darurat yang didirikan warga setempat dan mendata semua kebutuhan yang diperlukan.

Di akhir kunjungan, Kang Agus Indra (Pengurus Golkar Jawa Barat) mengungkapkan juga, "dalam waktu dekat DPD Partai Golkar Jawa Barat akan turun memberi bantuan ke semua kecamatan yang terdampak bencana banjir, oleh karena itu saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan para pemuda yang terdepan dalam bergerak. Saya salut sama AMPI Garut, BMK, Himakos yang rasa peduli nya sangat tinggi, juga untuk para wakil rakyat yang mau turun langsung hari ini saya ucapkan terima kasih." Ujar beliau.

Informasi yang didapat awak media memang OKP Kekaryaan ini sudah menggalang donasi semenjak kejadian bencana terjadi. Hari ini memberikan bantuan berupa sembako, nasi bungkus, serta uang. OKP Kekaryaan Peduli Banjir Garut masih terus menggalang donasi untuk keperluan warga lainnya terutama alat-alat sekolah, kasur, terpal, selimut, sembako dan lain lain nya. 

Semoga bencana ini tidak terulang kembali serta warga dapat beraktivitas kembali seperti biasa.(dera taopik)

Berikut Profil Norman Subowo, Kepala BPN Palembang yang Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Kasus Mafia Tanah


Pewarta : Bam MD
Norman Subowo

Red, policewatch,-PROFIL, Norman Subowo Kepala BPN Palembang  banyak dicari seusai ia ditangkap terkait kasus mafia tanah.
Berikut adalah profil Kepala BPN Palembang Norman Subowo yang ditangkap terkait kasus mafia tanah.
Profil Norman Subowo, Kepala BPN Palembang Norman Subowo lahir di Bandung pada 24 Februari 1972.
Norman Subowo menyelesaikan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Geodesi tahun 1995.
Sebelum menjabat sebagai Kepala BPN Palembang, Norman Subowo pernah menjabat kasi survei pengukuran dan pemetaan BPN Purwakarta tahun 2008.
Kemudian tahun 2009 Norman Subowo dipercaya sebagai kasi survei pengukuran dan pemetaan BPN Surabaya.
Selain itu pada tahun 2010 Norman Subowo menjabat sebagai kepala subyeksi pengukuran dan pemetaan di BPN Sumedang.
Dan tahun 2013 Norman Subowo diangkat sebagai kasie hak tanah dan pendaftaran tanah di BPN Malang.
Hingga di tahun 2022 dipercaya sebagai Kepala BPN Palembang dan ditangkap karena terlibat mafia tanah.
Terbitkan 7.OOO Sertifikat Tanah
Norman Subowo berhasil menerbitkan 7.308 sertifikat yang tersebar di 31 kelurahan.
Tahun 2022 ini ia menargetkan peta bidang tangan 1.4000 bidang terdiri dari 10.000 bidang tanah dari pengukuran pihak ketiga, 1000 bidang dari pengukuran ASN PM, 3.OOO bidang ASN rupiah murni.
Ditangkap Terkait Kasus Mafia Tanah
Diberitakan sebelumnya, Kepala BPN Palembang, Norman Subowo ditangkap Polda Metro Jaya, terkait kasus dugaan mafia tanah.
Penangkapan Kepala BPN Palembang, Norman Subowo dilakukan Polda Metro Jaya pada Jum’at (15/7/2022), sekira pukul 01.30 dini hari.
Penangkapan Kepala BPN Palembang, Norman Subowo oleh Polda Metro Jaya dibenarkan oleh Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Fery Fadly saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Jum’at (15/7/2022).
“Kami mendapat info pada Jum’at sekira pukul 01.30 dini hari ada penangkapan pada Kepala BPN Palembang. Namun kita belum tau terkait masalah apa dan akan mencari tau informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Dikatakan Fadly, dari informasi yang didapat oleh pihaknya, penangkapan pada Norman Subowo terkait jabatannya pada saat di BPN Kabupaten Bekasi.
“Jadi kita mohon doanya, agar bapak dapat diberikan kemudahan dalam menghadapi proses ini,” ujarnya.
Di kesempatan sama Fadly juga mengatakan bahwa pelayanan di BPN Kota Palembang, masih terus berjalan.
“Saat ini pelayanan di BPN Palembang masih terus berjalan seperti biasa. Tidak ada kendala terkait pelayanan di sini,” ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, Polda Metro Jaya menangkap 3 orang tersangka terkait kasus dugaan mafia tanah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulfan, Jum’at (15/7/2022).
Dijelaskan Zulfan, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di Polda Metro Jaya terkait kasus mafia tanah di Kabupaten Bekasi.
“Adapun tiga tersangka yakni NS selaku Kepala BPN Palembang, RS selaku Kasi Survei pada kantor BPN Bandung Barat dan PS adalah pensiunan BPN,” jelasnya.
Sebelum Ditangkap Norman Subowo Izin Keluar dari Kantor, Fadly mengatakan, bahwasanya sehari sebelum penangkapan Norman Subowo sempat minta izin ke Kantor untuk melakukan BAP di Polda Metro Jaya.
“Beliau sebelumnya sempat meminta izin ke kantor untuk melakukan BAP di Polda Metro Jaya.
Dan semalam sekira pukul 01.30 dini hari kami dengar beliau di tangkap,” ujarnya.
Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menangkap dan menahan tiga orang tersangka terkaitvkasus dugaan mafiah tanah di BPN Kabupaten Bekasi tahun 2016-2017 lalu.
Tiga tersangka tersebut berinisial NS selaku Kepala BPN Palembang, RS selaku Kasi Survei pada kantor BPN Bandung Barat dan PS adalah pensiunan BPN


Lakukan Patroli Dialogis Satgas Ops Aman Nusa II Kunjungi Kelompok Ternak.

 


Policewatch - Mataram 

Satuan Petugas (Satgas) Ops Aman Nusa II  melaksanakan patroli dialogis ke lokasi beberapa tempat kelompok ternak sapi yang ada di wilayah hukum Kota Mataram

Kegiatan patroli dialogis yang dikunjungi yakni kelompok ternak Pade Angen Lingkungan Babakan Timur Kecamatan Sandubaya milik Sdr. Makrip dan di lingkungan Dasan Mapak Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela milik warga bersama. Minggu, (17/07/2022)

Tujuan dilakukannya patroli dialogis ini adalah untuk mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak terutama sapi, kerbau, dan kambing, ucap Kasi Humas Iptu Siswoyo SH atas seijin Kapolresta Mataram.

Kasi Humas mengungkapkan, dari hasil pengecekan langsung yang dilakukan oleh personelnya di peternakan tersebut, semuanya dalam keadaan sehat, serta tidak ada yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kami mengimbau kepada para peternak sapi, agar rajin mengontrol kesehatan hewan peliharaannya. Jika didapati gelaja penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk dapat segera menghubungi dokter hewan terdekat," ungkap Kasi Humas

Kasi Humas menambahkan, ciri-ciri hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dilihat dari kondisi kesehatannya. Umumnya hewan ternak yang terjangkit akan menunjukkan gejala seperti demam dengan suhu tubuh diatas 41 derajat Celsius.

Selain itu, tubuh hewan ternak tampak lemas dan terlihat adanya lepuh-lepuh di bagian mulut, gusi, hidung, dan lubang hidung, serta mengeluarkan air liur berlebihan

Kami menghimbau kepada para Peternak agar memperhatikan Kebersihan Kandang dan memantau kondisi Hewan ternaknya dengan lebih teliti, Harapannya para Peternak dapat menangkal wabah penyakit Mulut dan kuku pada Sapi yang saat ini sedang menjangkiti ribuan Sapi di seluruh wilayah Kota Mataram, tutup Kasi Humas."MN"

Somad Bakal Seret Oknum Yang Nikmati Uang haram Dari Korupsi

Pewarta : Bambang.MD



SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - Bendahara Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat Abdul Somad Terdakwa dalam Kasus Korupsi dugaan SPPD fiktif, dalam perkaranya ia didakwa setelah di tetapkan sebagai tersangka kasus Dugaan SPPD Fiktif Senilai 1,1 Milyar rupiah, 

Pihak JPU Kejari Kapubupaten Lahat dipimpin Langsung Kasi Pidsus Raden Timur dan Anggota Ariansyah,SH dengan nomor perkara : 52 /pidsus - TPK/ 2022/ PN Plg, Digelar pada selasa (19/7/2022) dengan agenda menghadirkan saksi,

" hal ini disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ariansyah dalam pesan singkat kepada wartawan " Wa alaikum salam untuk Sidang lanjutan tgl 19 juli pak.untuk saksi kami hadirkan secara bertahap dan kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan  pimpinan "

Sebelumnya kasus ini ditangani kejaksaan negeri lahat setelah dari hasil audit BPK ditemukan kerugian negara mencapai 400 juta lebih, hingga keduanya setelah ditetapkan sebagai tersangka dikenakan pasal yang dilanggar Primair Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas ayat (1) ke-1 KUHPidana Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jo Pasal 55 Subsidiair Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas ayat (1) ke-1 KUHPidana. Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55. “Ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,

Terpisah Bakrun Setia Darma,SH saat dikonfirmasi policewatch.news senin(18/7) ada 40 saksi untuk dihadirkan dalam agenda persidangan di PN.Tipikor Palembang yang akan digelar selasa (19/7) ujar " Bakrun 

Lebih jauh tidak menutup kemungkinan klien kami kata " Bakrun bahwa terdakwa Abdul Somad akan bernyanyi didalan persidangan ia akan seret yang menikmati uang haram diduga ada petinggi

LSM Gival Surati Bupati, Tipidkor Polres, Kejaksaan, Inspektorat Dan DPMD Kabupaten Subang

 


Policewatch.news Subang, - Mengutip dari media revolusi news, tentang insiden percobaan penganiayaan dan pengrusakan rumah salah seorang wartawan yang terjadi di Desa Mekarwangi, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, masuk pada babak lanjutan.

Daus Kobra, Ketua Umum Lemabaga Swadaya Masyrakat (LSM) Gival, pada tanggal 15 Juli 2022 mengirimi surat kepada Bupati Subang, Tipidkor Polres Subang, Kejaksaan Negri Subang, Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Subang.

Dalam suratnya Daus melaporkan pekerjaan rigit jalan di Desa Mekarwangi dengan anggaran dari bantuan provinsi (banprov) yang tidak sesuai standar teknis, melaporkan arogansi oknum Kades beserta aparatur desa yang melakukan percobaan pengroyokan dan perusakan rumah wartawan dan juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di wilayah Polsek Pagaden.

"Hal seperti ini harus disikapi dan ditindaklanjuti karena tidak menutup kemungkinan pelaksanaan sebuah proyek yang berkesan asal-asalan terjadi di wilayah lain di Kabupaten Subang ini," ucap Daus.(16/07/2022) 

Daus berharap semua pihak terkait baik pemerintah daerah Kabupaten Subang maupun Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan bersungguh-sungguh menindak para oknum yang bermain di proyek Desa Mekarwangi karena selain merugikan negara juga merugikan masyarakat.

"Insiden di Desa Mekarwangi kita jadikan sampling untuk menilai kinerja pengawasan pemerintah daerah serta penegakan hukum di wilayah Kabupaten Subang," jelas Daus.

Daus mengajak semua elemen baik organisasi massa (ormas), LSM maupun wartawan yang ada di Kabupaten Subang untuk bersama-sama melaksanakan fungsi sebagai kontrol sosial di wilayah Kabupaten Subang,


( Dipho Cs )

Kapolresta Mataram Jalin Silaturahmi Ke Tokoh Umat Hindu Dan PHDI

 


Policewatch - Mataram  

Jalin Silaturahmi, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH dengan  Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Mataram didampingi pejabat utama Polresta Mataram dan Kapolsek Pagutan di kediaman Tokoh Agama Hindu Pedanda Gde Pidanda Sebali Keniten dan Pedanda Gde Kerta Arsa yang terletak di Lingkungan Pagesangan Selatan dan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Minggu (17/07/2022).

Silaturahmi Kombes Pol Mustofa SIK MH ini bertujuan untuk menciptakan suasana ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, serta untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

Dalam pertemuan pertama bertempat di Griya Pedanda Gde Pidada Sebali Keniten, Kapolresta Mataram didampingi oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kapolsek Pagutan dan Kasi Humas Polresta Mataram beserta Ketua PHDI Komang Rena, Ketua Majelis Windu Sesukartaning Jagat I Gede Gunawan Wibisana, SH MHum dan Anggota DPRD Kota Mataram Ir. i Nengah Sugiarta.

“Kami ingin memperkenalkan diri sebagai prinsip dimana tempat bertugas yang paling utama adalah memperkenalkan diri kepada para tokoh yang ada di Kota Mataram agar tidak ada batasan dengan Polresta Mataram sehingga kedepan bisa membantu tugas - tugas Kepolisian untuk kita sama-sama ciptakan Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Mataram ,” ucap Mustofa.

Dalam kesempatan itu, Pedanda Gde Pidada Sebali Keniten mengatakan bahwa kita semua bersaudara dan sepakat juga menginginkan adanya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan Bapak Kapolresta Mataram, pungkasnya.

Kapolresta Mataram juga mengunjungi Pedanda Gde Kerta Arsa dengan penyampaian yang sama serta mengharapkan doa restu kepada para tokoh untuk mendukung segala bentuk kegiatan Kepolisian dan program pemerintah kedepannya, tandas KBP Mustofa.

Ketua PHDI Kota Mataram menambahkan bahwa pihaknya baru saja dibentuk padasaat Lokasaba luar biasa namun kami warga PHDI sangat berterimakasih atas kunjungan Bapak Kapolresta Mataram dan akan membantu Polri dalam menjaga harkamtibmas yang aman dan kondusif, pungkasnya.

Sebagai penutup Kapolresta Mataram juga menyampaikan apabila ada permasalahan mohon kiranya dilakukan jalan musyawarah sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama dan apabila tidak menemukan solusi silahkan laporkan kepada pihak yang berwajib untuk proses hukum sesuai UU yang berlaku, tutup KBP Mustofa."MN"

Konsolidasi Relawan Jamkeswatch Bekasi bersama Team Omah Tani Batang

 

Kabupaten Bekasi.Policewatch.News:

Konsuldasi bersama kawan kawan omah Tani batang, Acara Di buka oleh ketua DPD Jamkeswatch Kabupaten Bekasi Maha Syatrio menyampaikan sangat terkesan dengan kedatangan Team Omah Tani Handoko Wibowo bersama dengan Team Rombongan nya di Omah Buruh Kawasan Industri Ejip Cikarang tuturnya.

Setelah sampai di Bekasi Sabtu sore Handoko bersama 30 Team Rombongan Omah Tani Batang bermalam di KC FSPMI Bekasi, pagi tepat pukul 08.00 WIB langsung menuju ke Omah Buruh Kawasan Industri Ejip untuk berdiskusi dan tanya jawab dengan Relawan Jamkeswatch Kabupaten Bekasi dan anggota FSPMI lainnya.

Untuk permasalahan BPJS kesehatan kenapa sekarang masih di persulit bukan nya kita punya dewas yang lahir dari buruh pekerja, itukan akan lebih mudah untuk mengaksesnya.ungkapnya Handoko.

Setelah berdiri nya jaminan kesehatan Nasional atau yang lebih di kenal dengan JKN dengan sampai saat ini masih saja masyarakat susah untuk mengakses aplikasi JKN Mobile, harus mencantumkan nomor wa dan email yang aktif, kendala nya bila nomor wa tidak aktif akan di larikan ke aplikasi Pandawa, sedang kan di aplikasi Pandawa ini pun ada batas akses yaitu 5 hari jam kerja dari pukul 08.00 wib sampai dengan pukul 15.00 wib tidak bisa 24 jam, sedang kan masyarakat yang sakit ini hanya di kasih waktu 3 X 24 Jam Apa bila sudah lewat dari batas waktu akan di jatuhkan menjadi pasien umum, dan yang lebih membuat kita sedih untuk UHC yang dulu pernah ada di kabupaten Bekasi ini sudah tidak ada lagi, berbanding terbalik dengan tetangga kabupaten kita yaitu Purwakarta yang sudah menerapkan sistem UHC, kita DPN Pusat Jamkeswatch sedang menyusun gugatan untuk BPJS kesehatan kelas 3 dalam Regulasi                                        3x24 Jam, yang DPN konsepkan untuk lakukan isomasi. DPN udah bersurat untuk melakukan audensi dengan BPJS Kesehatan  pada saat awal BPJS kesehatan lahir ini sedang kita rancang Proses gugatan nya ke BPJS Kesehatan Pusat guna di aktifkan kembali system 3x24 jam BPJS kelas 3 langsung aktif, 

Jhole berharap BPJS Kesehatan bisa saling bersinergi dengan Jamkeswatch agar layanan kesehatan untuk rakyat bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia," ujar Jhole dalam penyampaiannya. 


Bajuri selaku bidang hukum DPD Jamkeswatch Kabupaten Bekasi menjelaskan suka duka bagaimana menjadi Relawan Jamkeswatch, yang harus membagi waktu antara pekerjaan anak istri dan sosial, pada saat awal-awal menjadi Relawan Jamkeswatch keributan kecil dengan istri biasa terjadi bayangkan kalau ada laporan setelah pulang kerja shift 2 Pukul 23.00 wib ada laporan masyarakat terkendala di rumah sakit, harus rela membagi waktu Nya untuk pendampingan, laporan hampir setiap hari siang maupun malam, terkadang kalau malam sampai pukul 03.00 WIB Pagi, ini yang sering terjadi tuturnya Bajuri Julukan Relawan 1.500 Pintu. (Amun JG) 

Terduga Pelaku Jambret Asal Beleke Berhasil Dirungkus Petugas, Polsek Praya Timur


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH, NTB.

Terduga pelaku penjambretan yang terjadi di depan warung bakso Probolinggo 3 di Dusun Bagek Rebak Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah yang terjadi pada Sabtu16 Juli  2022 sekitar pukul 19.15 Wita, telah diamankan Polsek Praya Timur.

Korban atas nama Bq Ardelia Yuki, perempuan, 9 tahun, alamat Dusun Bagek Rebak, Desa Sengkerang,  Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. 

Adapun terduga pelaku yang berhasil diamankan inisial S, laki laki, 27 tahun, alamat Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, sementara satu terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.



Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Praya Timur IPTU Sayum yang dihubungi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Benar kami telah mengamankan salah satu terduga pelaku jambret" jelas Kapolsek. 

Kapolsek menyampaikan kronologis kejadiannya, korban sedang duduk didepan warung bakso milik orang tuanya sambil bermain game menggunakan hp, kedua terduga pelaku datang dan langsung memarkirkan sepeda motor miliknya didepan warung bakso Probolinggo 3.

Salah seorang dari terduga pelaku turun dan memesan sebungkus mie ayam kepada orang tua korban, pada saat sedang dibuatkan mie ayam pesanannya terduga pelaku langsung merampas HP yang dipengang oleh korban kemudian langsung naik sepeda motor. 

Korban berteriak mengatakan Hp miliknya diambil sehingga secara spontan orang tua korban mengejar dan langsung mencekik leher terduga pelaku, sehingga pelaku terjatuh dari kendaraan.

Terduga pelaku inisial S yang terjatuh itu berusaha untuk kabur namun berhasil diamankan oleh warga, sementara satu orang terduga pelaku lainnya inisial R berhasil kabur. 

Sedangkan HP korban terlepas oleh terduga pelaku dan diamankan oleh warga selanjutnya diserahkan kepada orang tua korban.

"Setelah salah seorang dari terduga pelaku berhasil ditangkap oleh warga langsung diamankan ke Polsek Praya Timur untuk menghindari aksi massa yang main hakim sendiri" ungkap IPTU Sayum

Karena tidak dapat menghakimi pelaku, warga yang ada di sekitar lokasi melampiaskan kemarahannya dengan melakukan pengerusakan sepeda motor milik terduga pelaku.

Orang tua korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Praya Timur, Adapun barang buktinya yang berhasil diamankan diantaranya 1 buah Hp, 1 unit sepeda motor, sweater, dan sebilah pisau beserta sarungnya dengan panjang sekitar 15 cm yang diduga milik terduga pelaku.

Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polres Lombok Tengah untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. 

"Terduga pelaku merupakan residivis yang baru beberapa hari keluar dari Lembaga Permasyarakatan dengan kasus yang sama" tutup Kapolsek."MN".


           

Jaga Kondusifitas, Polres Sumbawa Intens Patroli Yang Ditingkatkan

  


Policewatch - Sumbawa

Antisipasi gangguan kamtibmas Polres Sumbawa Polda NTB, intens melaksanakan patroli yang ditingkatkan atau KRYD di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Kegoatan patroli yang ditingkatkan ini melibatkan seluruh satuan fungsi opsnal Polres Sumbawa, yakni Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Intel, Sat Lantas dan Si Humas.

Patroli yang dilaksanakan, Sabtu (16/7/2022) malam, di seputaran kota Sumbawa dan patroli tersebut dipimpin Kasat Samapta AKP Mulyadi, SH bersama KBO Reskrim IPDA Hari Rustaman serta anggota yang tersprint dalam patroli KRYD sekitar 45 personel.

Kapolres Sumbawa AKBP Henri Novika Chandra, S.IK. MH. yang melalui Kasi Humas AKP Sumardi, S.Sos. mengatakan, "patroli yang ditingkatkan dilakukan untuk memgantisipasi gangguan kamtibmas seperti 3C, knalpot brong, balap liar, narkoba, miras dan tindak kriminal lainnya, sehingga rasa nyaman masyarakat dapat dirasakan", ujarnya.

Kasi Humas menjelaskan, patroli yang ditingkatkan dilaksanakan secara mobile di beberapa lokasi yang dianggap rawan seperti Jalan simpang jam gadang, taman lapangan pahlawan, simpang kuda, taman genang genis, karaoke Azena, depan hotel sernu dan jalan samota, jelasnya.

" Alhamdulillah patroli terang, petugas tidak menemukan indikasi terjadinya tindak pidana, pada malam minggu aman dan situasinya", "M N"