Kapolda NTB Buka Secara Resmi Rakernis Satker Bidang Polda NTB TA 2024


Policewatch-Mataram 

 Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol. Drs. R. Umar Faroq SH.,M.Hum., membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Seluruh Satuan Kerja (Satker) Bidang Polda NTB Tahun Anggaran 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom hotel Aston Mataram tersebut mengangkat tema “Satuan Kerja Bidang Polda NTB Siap Mendukung Stabilitas Kamtibmas yang Kondusif Dalam Proses Demokrasi Guna Percapatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wakapolda NTB, Seluruh PJU Polda NTB, Para Kapolres/ta Jajaran Polda NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, para Perwira Jajaran Polda NTB, Akademisi, serta para peserta dan undangan lainnya.

Dalam sambutan pembukaan, Kapolda NTB menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya Kegiatan Rakernis T.A 2024. Kegiatan ini bertujuan agar para Satker Bidang Polda NTB memperoleh kemampuan dan kompetensi dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian sehingga diharapkan dapatenindak lanjuti pelaksanaan Rakernis sesuai dengan rencana kerja teknis masing-masing bidang.

Jendral bintang dua ini juga memaparkan tema yang diangkat oleh fungsi Bidkum Polda NTB yakni “Penguatan Pengemban Fungsi Hukum Guna mewujudkan Polri yang Presisi Dalam Rangka Mendorong Pembangunan Nasional “. 

Tema ini sebagai upaya konsolidasi sekaligus sebagai upaya memperkuat kapabilitas para pemegang fungsi hukum Polri dengan menginventarisir kendala dan hambatan dalam pelaksanaan tugas bidang hukum serta merumuskan solusi yang konkonprerhenshif guna meningkatkan kinerja dan produk fungsi hukum Polri khususnya Polda NTB yang kualitatif dan konstruktif bagi institusi Polri menuju Polri yang presisi guna mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan. 

Menurut Kapolda NTB, salah satu tujuan yang ingin dicapai melalui Rakernis bidang hukum yang diselenggarakan tahun ini dapat meningkatkan kompetensi para pengemban fungsi hukum sehingga mampu memberikan sumbangsih kepada pimpinan Polri dalam pengambilan kebijakan dan menghadapi berbagai permasalahan hukum yang dihadapi. 

“Untuk menunjang Rakernis ini, kami juga menghadirkan para narasumber di bidang hukum yang cukup berkompeten guna membantu meningkatkan pengetahuan bagi pelaksana di bidang fungsi hukum pada satker masing-masing, “ucap Kapolda. 

Terakhir Kapolda NTB berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti Rakernis ini dengan sebaik-baiknya sehingga kedepan dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas pelaksana fungsi hukum di Polda NTB. (Adb)

Mn

Polsek Kayangan Tingkatkan Keamanan dengan Patroli Dialogis


Policewatch-Lombok Utara

 Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan di wilayah Lombok Utara, Polsek Kayangan telah melaksanakan patroli dialogis pada Senin malam, 27 Mei 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Patroli dialogis yang dipimpin oleh IPTU Agus Sugianto, Kapolsek Kayangan ini menekankan pentingnya komunikasi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga. 

“Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan memahami kekhawatiran masyarakat, serta bekerja sama untuk menjaga keamanan bersama,” ujar IPTU Agus.

Selama patroli, Polsek Kayangan tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung. Mereka mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi polisi untuk mendapatkan informasi langsung dari warga tentang situasi terkini di masyarakat. Dengan demikian, Polsek Kayangan dapat lebih cepat merespons dan memberikan solusi atas masalah yang mungkin timbul.

Terpisah Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini.

 “Patroli dialogis adalah langkah proaktif yang kami ambil untuk memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan terlindungi,” Ujar Kapolres

Diharapkan dengan adanya patroli dialogis ini, kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian akan semakin kuat dan kerjasama dalam menjaga keamanan akan terus berkembang.

Mn

Sinergi Polri dan Pengusaha: Upaya Bersama Mencegah Kejahatan di Lombok Utara

 


Policewatch-Lombok Utara

Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Utara meningkatkan intensitas patroli harian. 

Sasaran patroli ini mencakup area-area penting seperti kantor perbankan, toko emas, dan tempat-tempat keramaian, yang merupakan objek vital bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kejahatan konvensional, termasuk pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat). 

Kasat Samapta IPTU I gusti Made Suarjaya, Saat mewakili Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, M.Si, menekankan pentingnya patroli ini dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan di setiap objek vital, terutama di kantor perbankan dan toko emas, melalui patroli dan sambang kamtibmas,” ujar Kasat Samapta pada Selasa (28/5/2024).

Patroli dilakukan secara rutin di berbagai waktu, mulai dari pagi hingga malam hari, untuk memastikan keamanan terjaga sepanjang hari. Selain itu, petugas kepolisian juga memberikan imbauan kepada pemilik, karyawan, dan petugas keamanan toko emas untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminal.

“Kami mengimbau mereka untuk memastikan kamera CCTV selalu aktif dan segera menghubungi kantor kepolisian terdekat jika terjadi kejadian yang mencurigakan,” tambah Kasat Samapta.

Diharapkan, dengan adanya sinergi yang baik antara Polri dan pengusaha toko emas, informasi yang penting dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti, sehingga aksi kejahatan dapat dicegah sebelum terjadi.

Mn

Polsubsektor Gili lndah Monitoring & Berikan Pengamanan di Pelabuhan

 


Policewatch-Lombok Utara

 Anggota Polsubsektor Gili Indah Polres Lombok Utara Pos Gili Air melaksanakan Patroli dialogis di seputaran pelabuhan gili air sekaligus monitoring bongkar muat penumpang publik boat dan fast boat yang datang mau pun keluar dari Gili air serta menghimbau kepada para penumpang yang menggunakan publik boat agar selalu memperhatikan barang bawaannya agar tidak tertukar maupun hilang, Selasa 28/05/2024.

Kapolres Lombok Utara Polda NTB AKBP Didik Putra Kuncoro,S.I.K.M.Si, melalu Kapol Subsektor Pemenang IPDA I Putu Mahardika,SH., menerangkan kegiatan monitoring ini rutin dilaksanakan demi mewujudkan semua kegiatan penumpang yang menggunakan angkutan pas boat yang berada di wilayah hukum Polsubsektor Gili Indah baik yang mau ke Gili trawangan dan yang akan menuju Bali, memastikan barang - barang bawaan para pengguna jasa boat aman tidak ada yang hilang, demi terciptanya situasi kamtibmas yang terjaga aman, dami dan kondusif,"Paparnya 

IPDA I Putu Mahardika mengungkapkan kepada para warga, masyarakat yang menggunakan jasa pas boat agar selalu berhati - hati pada saat melakukan penyebrangan den tetap selalu waspada akan gelombang yang bisa saja berubah, semoga di dalam perjalanan tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan sehingga bagi pengguna jasa boat bisa bertemu dengan keluarga masing - masing,"imbuhnya 

“mari kita selalu taat dan selalu mengikuti aturan yang sudah di tetapkan agar apa yang menjadi harapan bersama bisa terlaksana tanpa adanya halangan, dan hambatan,"Pungkasnya

Mn

Rekanan Pemborong Proyek Kuningan Mengeluhkan Pembayaran Mangkrak PT. KPMP

 



Kuningan, policewatch.news,Pekerjaan perbaikan sebagian bahu jalan yang rusak akibat galian pipa air baku di Kuningan, Jawa Barat, masih menyisakan polemik. 

Rekanan pemborong yang sudah mengerjakan proyek perbaikan bahu jalan tersebut, mengeluhkan pembayaran yang di duga belum tuntas di bayarkan oleh pihak PT. KPMP (Karya Putra Mandiri Perkasa).

Dimana beberapa rekanan pemborong yang ditemui media Policewatch.news, 

pada Rabu (22/05/2024) mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap lambatnya pembayaran dari PT. KPMP kepada pihak mereka (rekanan pemborong).

"Awalnya dijanjikan pembayaran sebelum bulan puasa, kemudian berubah janji menjadi setelah Lebaran dan sekarang satu minggu setelah Lebaran pun belum ada kejelasannya ." keluh salah satu rekanan.

Lebih lanjut, rekanan tersebut juga menyebutkan bahwa janji pembayaran yang di sampaikan oleh Pak Yudi dari PT. KPMP yang hingga saat ini, janji tersebut belum juga terealisasi.

"Sekarang ini, kami sangat kesulitan untuk menemui Pak Yudi," tambah rekanan tersebut.

Sementara itu, Pak Bejo, selaku Wakil Pimpinan  Proyek (Pimpro) yang juga merupakan Pelaksana lapangan, pada saat di temui Media Policewatch.news. Mengaku tidak mengetahui detail masalah pembayaran yang berkaitan dengan rekanan pemborong .

"Saya hanya orang lapangan dengan fokus tugas pada bidang bangunan. Koordinasi masalah pekerjaan fisik saja yang saya tangani. Urusan pembayaran keuangan adalah tanggung jawab Pak Yudi selaku Pimpro di PT. KPMP," jelas Bejo.

Beliau juga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan yang tertunda pasti akan dibayarkan oleh PT. KPMP, namun tidak dapat menjelaskan secara detail berapa jumlah biaya yang belum dibayarkan kepada pihak rekanan 

Atas kejadian tersebut Media Policewatch.news akan terus memantau perkembangan kasus ini. (GUNTUR)

Ketua KPU Kuningan Lantik 1.128 Anggota PPS untuk Pilkada Serentak 2024

 


Kuningan, policewatch.news,-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono M.Pd., telah melantik 1.128 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas di 376 Desa dan Kelurahan di 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan. 

Pelantikan ini diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris KPU Kabupaten Kuningan, Asep P. Ruspendi, S.E.dan dilanjutkan dengan pembacaan Fakta Integritas oleh salah satu anggota PPS sebagai perwakilan.

Anggota PPS yang baru di lantik ini akan mengemban tugas selama 8 bulan untuk mengorganisir Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kuningan pada tahun 2024.

Pelantikan yang dilangsungkan pada Minggu (26/5/2024) di Sasana Budaya Prima Resort, Sangkanurip-Kuningan, disaksikan langsung oleh Penjabat Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.Pd., Sekretaris Daerah Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Kuningan, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ketua Bawaslu Kabupaten Kuningan, serta jajaran Komisioner KPU Kabupaten Kuningan.

Hadir pula dalam acara ini para Ketua Partai Politik se-Kabupaten Kuningan serta mantan Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya setelah pelantikan, Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, mengajak seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari KPU kabupaten, PPK, PPS, hingga KPPS, untuk bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab demi suksesnya Pilkada Serentak.

"Keterwakilan anggota PPS tadi telah membacakan fakta integritas. Saya ingin mengingatkan semua penyelenggara pemilu bahwa KPU, PPK, PPS, dan KPPS harus siap melayani seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk keberhasilan Pemilukada pada 27 November 2024," ujarnya.

Asep juga menekankan bahwa PPS, yang merupakan penyelenggara pemilu di tingkat desa, memiliki peran penting dalam pelaksanaan pemilihan gubernur dan bupati. 

Oleh karena itu, sumpah dan fakta integritas yang telah diucapkan harus di laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.Penjabat Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat, menyampaikan ucapan selamat kepada 1.128 anggota PPS yang telah resmi dilantik. 

Iip berharap agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik sebagai penyelenggara pemilu."Selamat kepada para anggota PPS yang telah diambil sumpahnya. 

Jalankan tugas kalian dengan sebaik-baiknya untuk menyukseskan Pilkada Serentak. Karena kalian akan berinteraksi langsung dengan masyarakat di desa, maka selalu lakukan koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan dan pihak terkait lainnya di tempat tugas kalian," pesannya. (Guntur)

Sekda Kuningan Hadiri Wisuda SMA IT dan SMP IT Al Multazam 2 : Santri Berprestasi Dapat Penghargaan

 



Kuningan, policewatch.news,-Ratusan orang tua murid tampak haru dan bahagia menyaksikan momen wisuda anak-anak mereka di SMA IT dan SMP IT Al Multazam 2.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, yang berlangsung di Hotel Santika Premier Linggarjati Kuningan pada hari Minggu (26/5/2024).

Dalam acara tersebut, pihak sekolah memberikan penghargaan kepada santri yang berprestasi, termasuk dalam kategori Makalah Terbaik, Bahasa Terbaik, Santri Teladan, Santri Terbaik Pembinaan, Penerima Beasiswa SMA IT dan Hafidz 30 Juz.

Sekda Dian mengungkapkan bahwa Al Multazam telah berkontribusi besar dalam perkembangan pendidikan di Kuningan, meskipun banyak santrinya berasal dari luar daerah.

Hal ini justru meningkatkan citra Kuningan sebagai pusat pendidikan yang berkualitas. "Para santri, jagalah nama baik almamater kalian, selalu bersyukur dan teruslah belajar karena tantangan ke depan semakin kompleks,” pesannya.

Dian juga menekankan bahwa rasa lelah yang dirasakan selama masa sekolah adalah bagian dari perjuangan menuju masa depan yang lebih baik.

“Kelulusan ini adalah awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jangan pernah berhenti belajar, karena berhenti belajar sama dengan berhenti hidup,” tegasnya.

Sekda Dian juga mengingatkan pentingnya kecerdasan spiritual selain kecerdasan intelektual. Menurutnya, adab dan budi pekerti harus diutamakan dalam kehidupan sehari-hari karena adab lebih tinggi daripada ilmu.

Pada kesempatan itu, Sekda Dian juga memberikan apresiasi kepada orang tua yang telah berjuang menyekolahkan anak-anak mereka dan terus memantau perkembangan mereka.

Dian juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Al Multazam atas pola pendidikan yang menekankan pengetahuan dan akhlak. “Terima kasih kepada Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Guru dan seluruh staf,” tutupnya. (Guntur)

Pabrik Garment Manggari Lebakwangi Tahun Ini Akan Di Bangun ??

 



Kuningan policewatch.news,- Pembangunan Pabrik garment di wilayah Desa Manggari Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan, yang tertunda sejak tahun 2014, di kabarkan akan  terealisasikan tahun ini.

Dimana pabrik garment  tersebut akan di bangun di atas lahan tanah seluas 13 hektar dan lahan tersebut sebelumnya di kabarkan juga telah mendapatkan izin lengkap, baik dari masyarakat maupun dari Pemerintahan daerah Kabupaten Kuningan.

Untuk kebenaran informasi tersebut Media Policewatch.news mencoba menemui Kepala Desa Manggari, Marini di ruang kerjanya, Selasa (14/5/2024).

Kepada Media policewatch.news, Marini, membenarkan kabar akan pembangunan Pabrik Garment tersebut di wilayahnya.

Dimana dirinya bersama Camat Lebakwangi telah di panggil oleh Sekda Kabupaten Kuningan, sekitar tiga bulan kebelakang, membahas terkait rencana Pembangunan Pabrik Garment tersebut.

" Iya benar, pembangunan pabrik garment akan segera terealisasi, rencananya bulan Juni nanti di tahun 2024 ini, " ujar Marini kepada Media Policewatch.news.

Marini, juga menyampaikan terkait semua izin sudah lengkap, baik izin ke masyarakat maupun izin lainya, desa hanya mengikuti keinginan warga yang menginginkan pembangunan pabrik di wilayah mereka. 

"Desa hanya sebatas menindaklanjuti dasar izin dari warga sebelumnya. Baik mengenai SOTK nya yang baru dan izin IMB juga sudah diperbaharui," jelas Marini.

Menurut Marini, pabrik garment tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 13 hektar. Lahan tersebut merupakan tanah milik warga desa yang telah dibeli oleh pihak perusahaan garmen.

,"Lahannya 13 hektar, itu tanah warga yang dibeli oleh perusahaan garment, rencananya juga akan ada penambahan lahan tanah seluas 1,5 hektar yang di beli dari masyarakat Desa Pasayangan," terangnya.

Pembangunan pabrik garment ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru, bagi warga Desa Manggari dan sekitarnya. Marini optimis bahwa pabrik garment ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Manggari dan sekitarnya.

" Mudah-mudahan dengan adanya pabrik ini, ekonomi masyarakat Desa Manggari dan sekitarnya bisa semakin maju dan masyarakat desa bisa mendapatkan pekerjaan," harapnya.

Marini, menuturkan bahwa pembangunan pabrik garment tersebut, sempat tertunda selama beberapa tahun karena masalah perizinan. Namun, kini semua permasalahan telah teratasi dan pembangunan dapat dilanjutkan.

"Dulu sempat tertunda karena masalah perizinan tapi sekarang sudah beres semua, jadi pembangunan bisa di lanjutkan," tuturnya.

Marini, menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Manggari untuk mendukung pembangunan pabrik garmen tersebut. Ia berharap agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

"Saya harap semua warga mendukung pembangunan ini. Mari kita jaga kondusifitas dan ciptakan kerjasama yang baik, agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak. " imbuhnya. (GUNTUR)

Pelantikan 96 Panwascam: Pj Bupati Kuningan, Iip Hidajat Mendorong Pengawasan Pemilu yang Bermartabat

 


Kuningan, policewatch.news,- Sebanyak 96 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Kuningan resmi dilantik dan diambil sumpahnya pada Sabtu (25/5/2024) di Aula Hotel Grage Resort, Sangkanurip. 

Pelantikan ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak yang akan berlangsung pada November 2024.

Ketua Bawaslu Kuningan, Firman, yang bertindak sebagai pengambil sumpah, menyampaikan harapannya agar para Panwascam dapat menjalankan tugas pengawasan dengan integritas tinggi.

“Kami berharap para Panwascam yang baru dilantik ini dapat bekerja dengan integritas dalam mengawal proses pemilihan Kepala Daerah serentak. Tugas mereka mencakup pengawasan pemilihan Bupati/Walikota serta Gubernur,” ujar Firman.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Penjabat Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.Pd, Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian, SH, SIK, Sekretaris Daerah Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, serta Ketua KPU Kuningan dan perwakilan partai politik peserta Pilkada serentak 2024.

Dalam sambutannya, Iip Hidajat menyoroti pentingnya peran pengawasan dalam mewujudkan pemilu yang demokratis. 

Iip menekankan sinergi antara Panwaslu dan KPU sebagai penyelenggara pemilu. “Sinergi antara Panwaslu dan KPU menjadi harapan kita semua untuk menyelenggarakan pesta demokrasi yang berkualitas,” ungkap Iip.

Iip juga mengingatkan para Panwascam tentang arti penting sumpah yang mereka ucapkan. “Sumpah ini adalah janji kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan tidak hanya bertanggung jawab di dunia, tetapi juga di akhirat.

Jadi, laksanakan sumpah ini dengan sebenar-benarnya,” tegasnya.Lebih lanjut, Iip menitipkan tiga pedoman kerja bagi Panwascam yang baru dilantik: teliti, cermat, dan disiplin. “Jalankan tugas dengan teliti, cermat, dan disiplin. Kawal demokrasi kita dengan bermartabat, jujur, dan adil,” pesan Iip.

Firman juga menambahkan bahwa Panwaslu adalah instrumen penting dalam menjaga kualitas demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah yang akan datang. “Panwaslu harus menjaga kekompakan, koordinasi, dan kondusifitas selama pelaksanaan Pilkada,” katanya.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan penandatanganan 7 Fakta Integritas oleh anggota Panwascam kepada Bawaslu sebagai komitmen untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada serentak pada November 2024. (Guntur)

Bid Propam Polda NTB Laksanakan Sosialisasi Pembinaan Etika Profesi Polri di Polres Bima Kota


Policewatch-Kota Bima

 Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB melaksanakan sosialisasi mengenai Pembinaan Etika Profesi Polri dan Perpol Nomor 7 Tahun 2002 tentang Kode Etik Profesi serta Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 Mei 2024, pukul 08.30 WITA, bertempat di ruang Rupatama Polres Bima Kota.

Kasubbid Wabprof Polda NTB, AKBP Komang Sarjana SH S.I.K, memimpin langsung kegiatan tersebut. Sosialisasi ini dihadiri oleh Kapolsek jajaran Polres Bima Kota, Kanit Provos, Reskrim, Intel, Binmas, dan Sabhara.

Dalam sambutannya, AKBP Komang Sarjana menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan etika profesi ini merupakan program dari Propam Polri yang bertujuan untuk menegakkan disiplin dan etika di lingkungan kepolisian. "Banyak masalah disiplin dan kode etik yang kami tangani, termasuk perselingkuhan dan pola gaya hidup mewah di lingkungan Polri," ujarnya.

Ia menyoroti bahwa gaya hidup mewah sering kali menjadi sorotan media dan rawan menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan anggota Polri. "Sebagai anggota Polri, kita harus menjalani hidup sederhana untuk menghindari kecemburuan yang bisa menimbulkan masalah," tambahnya.

Selain itu, AKBP Komang Sarjana juga menekankan pentingnya netralitas Polri menjelang pemilu. "Kita harus bersikap netral agar tidak menimbulkan masalah selama proses pemilu," tegasnya.

Terkait penggunaan senjata api, ia mengingatkan bahwa akhir-akhir ini terjadi insiden tembak-menembak antar anggota Polri, baik antara senior dan junior. "Kejadian ini disebabkan kurangnya rasa hormat dan hierarki. Oleh karena itu, kita harus menanamkan sikap respect dan hierarki antara senior dan junior," pungkasnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda NTB dalam menjaga profesionalisme dan etika di lingkungan Polri, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan disiplin.

Mn