Polda NTB Telusuri Pemilik Konten Tiktok Emak Emak Mandi Lumpur Ini Hasilnya




POLICEWATCH-MATARAM.

Fenomena ngemis online sambil mandi lumpur di aplikasi TikTok mencuat ke publik dan mendapat respons tajam dari berbagai netizen.

Beberapa media memberitakan bahwa ada unsur eksploetasi pada peristiwa tersebut, ada juga yang mengatakan bahwa hal itu menciderai nilai kemanusiaan.

Mendengar hal itu, Pihak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) langsung turun tangan.

Subdit IV Ditreskrimum Pold NTB Didampingi tim Subdit V Ditreskrimsus Polda NTB melakukan investigasi terhadap peristiwatersebut.

Kemudian anggota Subdit Siber Ditkrimsus Polda NTB berkoordinasi dengan Subdit IV Ditreskrimum untuk melakukan penyelidikan terhadap akun tiktok tersebut.

Hasilnya, Pada hari selasa tanggal 17 Januari 2023 anggota subdit siber melakukan profiling dan menemukan pemilik akun tiktok @intan_komalasari92 tersebut berada di Ds Setanggor Kecamatan Praya Barat, Kabuoaten, Lombok Tengah (Loteng).

Pemilik akun tiktok dan beberapa wanita renta yang live itu dilakukan pemeriksaan terhadap mereka di Polres Lombok Tengah. 

"Pemilik akun tersebut merupakan pasangan suami Istri, masing-masung berinisial SAH dan IK," kata Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto.

"Kemudian 3 orang yang pernah tampil pada live akun tiktok tersebut inisialnya LS perempuan, 49 Tahun, IR perempuan, 54 Tahun dan HRT Perempuan, 43 Tahun," tambahnya.

Dijelaskan, beberapa orang yang tampil dalam live akun tiktok tersebut memiliki hubungan keluarga secara langsung dengan pemilik akun.

Kemudian, beberapa orang lainnya adalah tetangga rumah dari pemilik akun tersebut.

"Berdasarkan hasil klarifikasi dari sejumlah warga bahwa yang tampil pada akun tiktok tersebut tanpa ada paksaan dan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari Gift yang diberikan oleh penonton dengan kesepakatan bagi hasil dengan pengelola akun tiktok,"

Kendati demikian, Polda NTB akan tetap melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut, demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif di Nusa Tenggara Barat.

"Hal ini dapat menimbulkan kegaduhan dan salah persepsi dari warga, sehingga dapat mengganggu Kamtibmas"

"Oleh karena itu kami harap, warga agar lebih cerdas bermedsos, supaya tidak menimbulkan kegaduhan," pungkasnya.

"Mn".


Bersama Anggota Forkopimda Lainnya, Kapolda NTB Hadiri Pembukaan Rakornas di Jakarta

 



Policewatch-Mataram NTB.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda ) Provinsi NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto., menghadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia Tahun 2023.

Acara tersebut berlangsung di Sentul Internasional Convention Centre (SICC), Sentul, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).

Kepada media ini Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK mengatakan Rapat Koordinasi Nasional tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah beserta anggota Forkopimda termasuk NTB dan Kabupaten Kota di NTB.

"Pak Kapolda bersama seluruh Kepala Daerah dan anggota Forkopimda tingkat Provinsi NTB serta Kabupaten Kota termasuk seluruh Kapolres/ta menghadiri kegiatan tersebut, ungkap Artanto,"(18/01/2023).

Diceritakannya, Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 tersebut dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang dihadiri oleh seluruh peserta dari pemerintah pusat hingga daerah dengan mengusung tema Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi.

Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik tingkat pusat maupun daerah sehingga pandemi Covid-19 di tanah air dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.

Presiden mencontohkan tingkat vaksinasi Covid-19 di Indonesia mencapai 448 juta dosis suntikan dapat dilakukan berkat dukungan berbagai elemen bangsa. Lebih lanjut disampaikan tentang pertumbuhan ekonomi yang baik ditengah pandemi dan perlambatan ekonomi, di kuartal IV 2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen.

Presiden Jokowi memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah dan anggota Forkopimda mengenai kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi hingga stabilitas politik, hukum, keamanan dan pengawasan.

(mn)

Hari ke tiga Gelar Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 Berikan Rasa Aman dari Premanisme





Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepolisian Resor Sumbawa Barat menggelar Apel Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 dalam upaya menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat,bertempat di Mapolres Sumbawa Barat pada senin (18/01/23).

"Dalam Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 sasarannya adalah premanisme, kenakalan remaja serta tindak pidana kekerasan terhadap anak," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi Adirejo, S.Sos .

Kasi Humas Eddy mengatakan, apel operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 di pimpin oleh Kabag Ops Polres Sumbawa Barat Kompol Iwan Sugianto, SH telah memberikan arahan terhadap personil yang terlibat dalam operasi Bina kusuma agar melaksanakan tugas secara serius,  penuh rasa tanggung jawab dan melakukan tindakan sesuai dengan SOP. 

" Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan sikap Humanis terhadap masyarakat untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat di Kabupaten   Sumbawa Barat,"  terangnya.

Lanjut eddy kepada media, selesai apel operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 di Mapolres Sumbawa Barat,pada pukul 09.30 wita bertempat di pasar tanah mira Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Satgas preeventif Ops Bina Kusuma Rinjani yang dipimpin oleh  Kbo bimas Ipda abdul latip.

" Memberikan himbauan terhadap para pedagang di Alun alun Taliwang  agar memberikan informasi jika ada preman yang datang mengganggu ataupun meminta sejumlah uang untuk kepentingan diri sendiri atau untuk kepenting kelompok agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat yaitu polsek Taliwang atau Polres Sumbawa Barat," tegasnya. 

Eddy menambahkan, petugas memberikan himbauan terhadap pedagang dipasar labu Lalar  taliwang apabila ada terjadi perbuatan pemerasan yang di lakukan oleh oknum-oknum premanisme agar segera melaporkan kepada petugas kepolisian.

"MN".

Ops Bina Kusuma Rinjani 2023, Polres Loteng Lakukan Penyuluhan Untuk Tekan Angka Kenakalan Remaja




POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH,NTB.

 Dalam Pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 Polres Lombok Tengah melakukan penyuluhan sebagai upaya memberikan pemahaman terhadap bahaya penggunaan Narkoba dan Minuman Keras (MIRAS) serta sebagai upaya menekan angka kenakalan remaja pada tingkat sekolah kepada siswa siswi Madrasah Tsanawiyah di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah pada Rabu 18/01/2023.

Dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan Bimbingan tersebut dilaksanakan oleh Sat Binmas Polres Lombok Tengah yang dipimpin KBO Sat Binmas.

Terpisah Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kabag Ops Polres Lombok Tengah AKP Hery Indrayanto, SH menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka pelaksanaan Operasi Kepolisian kewilayahan Bina Kusuma Rinjani 2023

"Hal tersebut kita laksanakan sebagai upaya mencegah dan memberikan pemahaman kepada generasi muda khususnya pelajar agar memahami bahaya penyalah gunaan Narkoba serta minuman keras (MIRAS)" Kata Kabag Ops.

Selain itu dalam kegiatan tersebut diberikan pemahaman kepada siswa siswi agar tidak melakukan hal hal yang berbahaya baik bagi diri sendiri maupun orang lain seperti tawuran antar pelajar dan hal negatif lainnya.

"Saat ini adalah masa belajar, perjalanan masih panjang, tanamkan niat dan tekad dari untuk dapat meraih kesuksesan dimasa depan" Jelas KBO Binmas dalam penyuluhan.

Dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut diharapkan siswa siswi mengerti bahaya penyalah gunaan narkoba, minuman keras (MIRAS) serta diharapkan tidak melakukan terkait dengan kenakalan remaja  

serta ikut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang event bau nyale.

"Diharapkan juga peran tenaga pendidik dan orang tua dalam memberikan pemahaman kepada siswa siswi sebagai fungsi kontrol" tutup Kabag Ops.

"Mn".

          

Awali Operasi Satgas Preemtif Ops Bina Kusuma Polres Mataram Turun Cegah Premanisme




POLICEWATCH-Mataram.

Dalam rangka penanggulangan praktek premanisme atau penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Polresta Mataram Polda NTB, selama 14 hari kedepan menggelar operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi "Bina Kusuma Rinjani 2023 ".

Di hari pertama telah berlangsung kegiatan Ops Bina Kusuma Rinjani Polresta Mataram Regu 1 Satgas Preemtif yang dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Ampenan Iptu I Wayan Wiana beserta  8 orang personil bertempat di Lingkungan Bagek Kembar Jalan Arya Banjar Getas, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Rabu, (18/01/2023)

Adapun identitas sasaran orang yang diberikan pembinaan dan penyuluhan dalam kegiatan tersebut untuk mencegah premanisme atau pemalakan atas nama Patahul, 24 tahun, Lingkungan Bagek Kembar, kata Iptu Wayan Wiana

" Kami dari Satgas Ops Bina Kusuma Rinjani 2023 Polresta Mataram sedang melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang antisipasi pemalakan atau penanggulangan praktek premanisme yang bisa merugikan diri sendiri atau keluarganya dan orang lain ", ungkap Iptu Wayan Wiana

" Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dari segala jenis kejahatan dan potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polresta Mataram ", tambahnya

Untuk itu kami selaku pihak Kepolisian ingin bersilaturahmi dan meninjau kembali situasi kamtibmas di seputaran Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela.

Selain itu kami juga menghimbau masyarakat agar membantu pemerintah, bekerjasama menanggulangi praktek premanisme untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, pungkasnya

Lebih lanjut Sdr. Patahul juga menyampaikan sangat berterimakasih telah sudah diberikan pemahaman dan siap mendukung tindakan Kepolisian untuk mencegah praktek premanisme.

"MN".

Oknum Kelurahan Talang Mas, Membuat Surat Keterangan Kematian Demi Uang

 


SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Sumosentono, menyesalkan terhadap nasib warganya yang dianggap meninggal di Kartu Keluarga. Hal ini terungkap setelah ada laporan dari Saukani, Kadis Capil Banyuasin dan rombongan di ruangan Wabup, Senin (16/1/2023)

“Ini masalah berat. Masak orang hidup dimatiin. Hebatnya lagi, kejadian ini sudah dua kali di wilayah lurah yang sama lagi! Ini harus diusut. Bila perlu pecat lurahnya,” ujar Wabup Banyuasin, geram saat menelpon Camat Talang Kelapa di sela perbincangan langsung dengan Saukani Kadis Capil Banyuasin dan rombongan di ruangan Wabup Senin (1/16/2023)

Menurut Saukani, pihak kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa tidak mau bertanggung jawab akan permasalahan ini. “Seenaknya mereka bilang tidak tahu. Padahal jelas-jelas persyaratan lengkap dari mereka semua sehingga kita mengeluarkan akta kematian tersebut,” ujarnya sambil memberikan bukti-bukti kepada Wabup.

Mengenai permasalahan ini, Pakde panggilan akrab H Slamet menyesalkan kejadian ini padahal sudah dia ingatkan kepada camat, lurah dan kades.


"Mereka sudah berapa kali saya ingatkan hati-hati bila bekerja. Bahkan sehelai daun yang jatuh pun mereka harus tahu,” pungkasnya kecewa.

Sementara itu, pihak capil berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini dengan secepatnya.

“Kami berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan ini, insya Allah akan kita hadirkan semua orang orang yang terlibat dalam masalah ini,” ujar Saukani.

Terkuaknya kasus ini, saat yang bersangkutan E hendak meminta surat pindah ke capil. Namun, pihak capil mengatakan bahwa dirinya sudah meninggal. “Saya terkejut, kok saya dibilang mati,” ujar E sedih.

Setelah konfirmasi ke pihak terkait, baik ke RT, Lurah Tanah Mas, bahkan Camat Talang Kelapa, mereka mengaku tidak mengetahui menahu masalah adanya akta kematian tersebut. 

Begitupun dengan mantan suaminya tidak mengetahui masalah akta  kematian. 

"Memang saya pernah meminta bantu kepada salah satu pejabat kelurahan yang berinisial S untuk mengurus dokumen kependudukan, S juga meminta sejumlah uang kepada saya  untuk mengurus dokumen-dokumen tersebut hingga selesai" cetus nya kepada awak media.

Setelah meminta konfirmasi kepada mantan suami E awak media juga langsung meminta konfirmasi kepada salah satu pejabat kelurahan yang berinisial S dan menjelaskan "memang benar saya yang urus dokumen-dokumen nya dan yang bersangkutan memberikan sejumlah uang untuk mengurus dokumen-dokumen tersebut" ungkap S kepada awak pada saat di wawancara.

Atas dasar inilah, pihak Capil Kabupaten Banyuasin menemui Wakil Bupati Banyuasin yang didampingi korban dan keluarga untuk menuntaskan masalah ini. 

Jurnalis : BMD / Amrul

Polres Lombok Tengah Gelar Pelayanan Healing Psikologi Kepada Bhabinkamtibmas




POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

 Kepolisian Resor Lombok Tengah menggelar Pelayanan Healing Psikologi (PHP) kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas yang berjumlah 139 orang yang terbagi dalam 3 rayon, untuk Polsek yang termasuk dalam rayon 1 dilaksanakan di Mapolsek Batukliang, Selasa (17/1).

Giat dihadiri langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Boro Windu Danandito, SIK, M.A.P bersama tim Psykologi, Biddokes Polda NTB, Kabag SDM Polres Lombok Tengah, Kasat Binmas dan anggota Bhabinkamtibmas yang berjumlah 50 orang dari Polsek Kopang,  Batukliang, Batukliang Utara,  Pringgarata dan Polsek Janapria. 

Dalam arahannya Karo SDM Polda NTB  menerangkan bahwa Pelayanan Healing Psikologi (PHP) ini merupakan program unggulan  yang digagas oleh Kapolda  NTB untuk melepas kepenatan bagi anggota Bhabinkamtibmas dengan  beban tugas sehari-hari yg cukup padat.

"Kegiatan ini bertujuan untuk melepas kepenatan personel terutama Bhabinkamtibmas dalam bertugas sehari-hari di desa binaan masing-masing sehingga nantinya dapat meningkatkan produktivitas saat melaksanakan tugas kembali ditengah-tengah masyarakat ," jelas Karo SDM 

Sebelum mengikuti Pelayanan Healing Psikologi seluruh peserta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dari tim Biddokes Polda NTB dan tim Siedokes Polres Lombok Tengah. 

Kemudian, lanjut Kabag SDM, rangkaian kegiatan diisi dengan penyuluhan kesehatan oleh dokter RS Bhayangkara dan dilanjutkan  dengan pelaksanaan PHP oleh Tim Psikologi dalam bentuk sejumlah permainan/game edukasi yang dibimbing langsung oleh tim psikologi Biro SDM Polda NTB guna melatih kekompakan, kebersamaan, ketelitian, ketepatan dan keseriusan bagi para peserta. Kata Kabag SDM 

Menurutnya kegiatan tersebut digelar selama tiga hari kedepan yakni dari tanggal 17-19 Januari 2023 dan untuk hari berikutnya akan dilaksanakan di Polsek Praya Barat dan terahir Polsek Praya.

"Mn".

          

Dirreskrimum Polda NTB Kembalikan BB Kepada Pemilik Berupa Satu unit Sepeda Motor




POLICEWATCH-Mataram NTB.

Satu Unit Sepeda motor Barang Bukti hasil Curian diserahkan kembali kepada pemilik oleh Direktur Reskrimum Polda NTB, Selasa 17 Januari 2023 di Kelurahan Kebun Baru, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Penyerahan BB hasil pencurian tersebut menyusul setelah Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil menemukan BB tersebut di wilayah Bilelando Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.

Berdasarkan Keterangan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK., BB tersebut berupa satu unit Sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam dengan STNK atas nama Ramlah.

"Sepeda Motor tersebut hilang di curi di wilayah Sakra, Kabupaten Lombok Timur pada September 2021 yang diduga dilakukan oleh Sdr. P yang kini dinyatakan DPO oleh Polresta Mataram dan Polsek Sandubaya,"jelas Kabid Humas, (17/01/2023).

Barang tersebut berupa satu unit Sepeda motor kemudian berhasil di temukan keberadaannya dan diamankan oleh Subdit Jatanras Polda NTB, dan hari ini dikembalikan kepada pemilik.

"BB tersebut baru saja diserahkan kepada pemiliknya di wilayah Ampenan yang langsung diserahkan oleh Dirreskrimum Polda NTB,"ucapnya.

Kami berharap dengan penyerahan BB hasil curian tersebut kepada pemiliknya bisa dimanfaatkan kembali untuk keperluan sehari-hari. Dengan demikian masyarakat akan merasakan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Apa yang kami lakukan ini sebagai wujud nyata layanan polisi kepada masyarakat. Kami berharap hal ini akan menambah kepercayaan terhadap institusi Kepolisian Khususnya Polda NTB,'tutupnya. 

"MN".


Kepolisian Resor Bima Kota Gelar Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023.





POLICEWATCH-Kota Bima.

Operasi Bina Kusuma Rinjani tahun ini, guna mewujudkan dan berupaya menjaga kamtibmas dan antisipasi pungutan liar dan premanisme khususnya di wilayah hukum  Polres Bima Kota Polda NTB,17/01/2023

Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 ini, jelas Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, menyasar premanisme, kenakalan remaja serta tindak pidana dan penyakit masyarakat dan pungli liar.

Sesuai arahan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, selama sepekan lamanya, jelas AKP Jufrin, Selasa (17/1) siang ini, personil yang terlibat dalam operasi Bina kusuma agar melaksanakan tugas secara serius,  penuh rasa tanggung jawab dan melakukan tindakan sesuai dengan SOP. 

"Sikap humanis selama bertugas mesti dikedepankan, guna memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Bima Kota,"kata Kasi Humas mengutip arahan Kapolres Bima Kota.

Para personil selama operasi Bina Kusuma Rinjani, sambung Kasi Humas, menyambangi para pedagang , tukang ojek dan sejumlah pelaku usaha dan warga masyarakat, agar tetap dan selalu menjaga harkamtibmas di wilayah masing-masing.

Saat operasi Bina Kusuma Rinjani berlangsung, pihaknya mengamankan dan menertibkan sejumlah para juru parkir liar di sejumlah titik dan lokasi keramaian.

"Kepada mereka dihimbau agar tidak melakukan pungutan liar atau menarik uang parkir tanpa ijin,"kata AKP Jufrin, seraya menyebutkan pada para juru parkir liar tersebut diberikan pembinaan.

"MN".


Perusahaan Tambang Batubara Bantu Pembangunan Venue, Melalui Program CSR, untuk Sukseskan Porprov 2023 di Lahat

 


POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL - LAHAT - Ketua Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Herman Oemar, saat ditemui wartawan selasa (17/1)


Herman Oemar Selaku Tim percepatan Venue jelang Porprov 2023, pada awal februari seluruh fasilitas venue atlet untuk menghadapi Pekan Olah Raga Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Lahat sebagai Tuan Rumah sejumlah pihak perusahaan tambang sudah memberikan kontribusi seperti PT.Bukit Asam Tbk, sarana stadion mini, lintasan atlet dan kolam renang standar Nasional pembangunan nya sedang berjalan dengan dana bantuan CSR PTBA senilai 31 Milyar lebih kita terima jadi,tidak menggunakan sumber dana APBD semuanya sumbangan pihak ketiga, kata " Herman Oemar mantan Kadis PUPR, kini ditunjuk Bupati Lahat ketua TBUPP untuk mendukung program Cahaya dalam menghadapi event bergengsi ini Porprov akan digelar september 2023.


Dijelaskan nya adapun yang sudah memberikan kontribusi dalam hal pembangunan venue PT.Bumi Gema Gempinta untuk membangun Lapangan Bola Basket semi indoor senilai Rp 2,7 M,


PT.PRIAMANAYA GRUP Rehab GOR Bukit Tunjuk Senilai 4 milyar lebih dengan penunjang standar nasional.


PT.BSR melalui CSR untuk pembangunan lapangan Tenis dan senilai Rp 400 juta lebih,ini merupakan kontribusi yang diperlukan untuk atlet petenis kita untuk berlaga dalam menghadapi Porprov 2023.


PT.GGB telah memberikan support dan dukungan untuk mensukseskan membangun lapangan volly ball melalui dana CSR sekitar Rp 2,7 Milyar kata " Herman.


Kontribusi yang diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat sebagi tuan rumsh Penyelenggara Porprov 2023, sangat penting dukungan dari pihak ketiga yaitu perusahaan tambang yang ada di Kabupaten Lahat.


Harapan nanti pihak perusahaan yang lain dapat memberikan kontribusi venue, saat ini kalau dihitung dengan kalkulasi sekitar 70 Milyar dana pembangunan venue, yang dibantu oleh pihak ketiga dan kita hanya terimah fisik sarana dan prasarana dikerjakan oleh pihak perusahaan tambang itu sendiri ujar " Herman Oemar 


Dengan adanya kontribusi yang diberikan oleh pihak ketiga saya targetkan bulan agustus sudah bisa diuji coba bagi atlet dan september 2023 sudah siap digunakan seluruh sarana venue siap pakai dalam acara "  open ceremony "  porporv yang akan dibuka oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Lahat BERCAHAYA


Jurnalis : Bambang.MD

Peringati HKN, Polres Sumbawa Barat Gelar Upacara Mengingat Jasa Para Pahlawan

 



POLICEWATCH- Sumbawa Barat.

Kepolisian Resor Sumbawa Barat menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN)bertempat dilapangan Arya Racana Mako Polres Sumbawa Barat pada selasa 17 Januari 2023.

Dalam upacara peringati HKN Kabag Ops Polres Sumbawa Barat Kompol Iwan Sugianto,SH selaku inspektur upacara menyampaikan amanat pimpinan dihadapan para personil polres Sumbawa Barat," Kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi Adirejo, S.Sos 

Eddy Humas mengatakan,kegiatan HKN di hadiri oleh Kapolsek Maluk Polres Sumbawa Barat Kompol Sidik Pria Mursita,SH. Kabag Ren Polres Sumbawa Barat AKP Tauhid.Danki Brimob Yon B diwakili oleh Pasi Minops IPDA Riyadi. Para Kasat, Kapolsek,  dan Perwira Polres Sumbawa Barat. Personel Polres Sumbawa Barat dan Brimob Kompi 2 Yon B Kabupaten Sumbawa Barat yang keseluruhan berjumlah sekitar 150 orang.

" Amanat dari Kapolres Sumbawa Barat yang di sampaikan Kabag Ops Kompol Iwan Sugianto SH. Dalam peringatan hari kesadaran Nasional adalah sebagai bentuk bagaimana mengenang jasa Pahlawan kita yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, karena bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan ini," terangnya 

Eddy Humas mengatakan, Pimpinan telah mengapresiasi pelaksanaan tugas personil Polri khususnya Personil Polres Sumbawa Barat dalam pelaksanaan tugas pada tahun 2022 telah sukses melaksanakan tugas dengan baik.

" Namun ada beberapa  permasalahan yang menyita perhatian publik pada tahun 2022 yaitu sengketa tanah, pembangunan smelter di PT AMNT, kita bisa mengatasi permasalah tersebut sehingga tidak terjadi konflik diwilayah hukum Polres Sumbawa Barat," ujarnya 

Ia menambahkan,ditahun 2023 kita berharap Polres Sumbawa Barat semakin semangat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,jaga nama baik institusi polri khususnya Polres Sumbawa Barat dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya masyarakat Sumbawa Barat. 

" Karena saat ini institusi Polri menjadi sorotan di tengah masyarakat dengan beberapa kasus menonjol yang terjadi di institusi oleh karena itu saya berharap seluruh personil polri tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun yang dapat menciderai institusi Polri khususnya Polres Sumbawa Barat," tegasnya 

Untuk meningkatkan citra positif kepolisian di mata masyarakat agar setiap laporan masyarakat yang masuk agar segera ditindaklanjuti sebab akan mempengaruhi citra kepolisian, karena tugas Polri Melayani,Melindungi dan Mengayomi masyarakat, tutupnya.

(Haedir A)

Wakapolres Lombok Tengah Pimpin Latihan Praoperasi Bina Kusuma Rinjani 2023




POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Wakapolres Lombok Tengah Kompol Ketut Tamiana mewakili Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM memimpin latihan Praoperasi Bina Kusuma Rinjani 2023 pada Senin, 16 Januari 2023 pukul 13.40 wita yg bertempat di Ruang Aula Polres Lombok Tengah. 

Selain dihadiri Wakapolres Lombok Tengah juga dihadiri Kabag Ops Polres Lombok Tengah dan seluruh Personil yang dilibatkan dalam Surat Perintah (Sprin).

Pelaksanaan latihan Praoperasi  Kepolisian kewilayahan Bina Kusuma Rinjani 2023 dalam rangka cipta kondisi kamtibmas dan kamseltibcar lalu lintas menjelang Event Bau Nyale dan WSBK tahun 2023. 

Dalam penyampaiannya Wakapolres Lombok Tengah berharap kepada semua Personel yang terseprint untuk melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Wakapolres juga menekankan agar dalam pelaksanaan Operasi untuk tetap menjaga keselamatan  serta dengan mengedepankan tindakan preventif.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman bahan materi Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 yang di paparkan oleh Kabag Ops, Kasat Binmas dan Kasat Intelkam.

"Haedir A".

          

Gadaikan Motor Temannya, Serta Hp,Seorang Pria di Sandubaya Terancam Bui


Policewatch-Mataram NTB.

Seorang tersangka pelaku Penggelapan berhasil diamankan unit Reskrim Polsek Sandubaya pada (9/01/2023) di salah satu Kos-kosan di lingkungan Mayure, Cakranegara, Kota Mataram. Akibat perbuatannya tersangka pelaku terancam hidup di Bui.

Keterangan tersebut disampaikan Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrulloh dalam konferensi pers yang di selenggarakan di Mako Polsek Sandubaya, (17/01/2023).

Dalam kererangan selanjutnya, Kapolsek Sandubaya menjelaskan, Peristiwa ini terjadi pada 25 November 2022 di TKP Kebon Babakan Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, dimana Korban bernama Haerudin (42), alamat Gontoran Barat, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya tengah duduk sambil minum minuman keras jenis tuak.

Tak berapa lama datang Tersangka pelaku duduk ditempat dimana korban sedang duduk sendiri. Lalu pada saat korban kencing ke toilet, tersangka pelaku membawa kabur Hp korban yang tersimpan diatas meja serta sepeda motor korban yang kontaknya masih menempel di Sepeda motor.

"Korban dan Tersangka ini saling mengenal bahkan sejak kecil mereka sudah saling kenal. Saat mereka duduk bersama di TKP,   pada saat Korban izin ke toilet untuk buang air kecil, Tersangka langsung membawa kabur Hp dan sepeda motor korban, "jelasnya.

Diketahui Tersangka bernama T (40) lingkungan Bertais, Sandubaya Kota Mataram ini bahwa sebelumnya telah meminjam sepeda motor korban, namun korban membawanya kabur beserta Hp Korban pada saat korban di toilet.

Sepeda motor tersebut oleh Tersangka digadaikan sebesar 3, 5 juta rupiah. Berdasarkan pengakuan uang hasil gadai untuk membeli obat isterinya yang sedang sakit serta untuk poya-poya mabuk-mabukan.

Atas peristiwa tersebut Tersangka diancam pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Mn".

Terduga Pelaku Penganiyaan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polsek Sandubaya.





POLICEWATCH-Mataram.

Satuan Reskrim Polsek Sandubaya berhasil menangkap terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Gang Sawo, Lingkungan Pamotan, Kelurahan Mayura, Kecamatan. Cakranegara Kota Mataram.

Adapun identitas terduga pelaku yang berinisial "MS" alias Lontong (45) tahun agama Hindu / Bali, Buruh,yang beralamat di Jalan Sealaparang Gang Pisang Lingkungan. Pamotan, Kelurahan. Mayura Kecamatan. Cakranegara Kota Mataram.

Menurut keterangan Kapolsek Sandubaya Kompol Nasrullah dalam konferensi pers nya menyampaikan kronologisnya bahwa,Pada hari Jumat, tanggal 31 Desember 2022, pukul 23.30 Wita, di Gang Sawo, Lingkungan. Pamotan, Kelurahan. Mayura, Kecamatan. Cakranegara Kota Mataram,berawal pada saat itu korban melintas di TKP, namun tanpa sebab yang jelas, pelaku menyerang korban dengan menggunakan sajam, sehingga korban mengalami sabetan senjata tajam,yang mengenai antara telapak tangan dan telunjuk serta ibu jari mengalami luka robek.ungkapnya.

Kapolsek menambahkan dari kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Sandubaya.dengan Laporan Polisi Nomor :LP / B / 114 / XII / 2022 / SPKT / Polsek Sandubaya / Polresta Mataram / Polda NTB, 31 Desember 2022 berdasarkan Tempat kejadian (TKP) Gang Sawo, Lingkungan Pamotan, Kelurahan. Mayura, Kecamatan. Cakranegara, 

Pelapor/korban :TARMIZI, Ttl : Bebidas / 31 Desember 1988, Laki-laki, Islam, Sasak, Karyawan Swasta, Alamat  Lingkungan. Bebidas Kelurahan. Pagesangan Kecamatan. Mataram Kota Mataram,

Berdasarkan Laporan Korban tentang adanya Peristiwa Penganiayaan, Piket Fungsi dan kaling setempat mengecek TKP  dan melakukan penyelidikan dan selanjutnya mengamankan terduga pelaku. Terangnya.

Menurut keterangan terduga pelaku "MS" mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menusukkan pisau yang dibawanya.

"MS" juga  mengaku pada saat itu dalam kondisi mabuk karena habis mengonsumsi minuman keras. Ucapnya.

Terduga pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5  tahun penjara "MN".

Otak Dari Pelaku Curas & Sempat DPO, Berhasil diringkus Tim Ops Ditreskrimum Polda NTB




Policewatch-Mataram NTB

Otak pelaku dari pencurian dengan kekerasan yang berisial  "A" (55) adalah merupakan warga Sukadana, kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang dinyatakan sebagai pelaku utama pada kasus pencurian  yang terjadi di dua TKP (tempat kejadian perkara yang terjadi di Wilayah Pringgarata dan Jonggat Lombok tengah pada awal November 2022 dan awal Desember 2022 yang ditetapkan DPO ( daptar pencarian orang) sejak pengungkapan kasus Curas pada 3 Desember 2022 lalu, berhasil diamankan tim ops Ditreskrimum Polda NTB pada 30 Desember 2022. 

"A" ditetapkan sebagai Pelaku Utama dalam dua peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut, setelah dua pelaku lainnya (N dan M) berhasil ditangkap pada 3 Desember 2022,sementara pelaku "A" berhasil kabur,dan  kemudian  dinyatakan DPO ( daptar pencarian orang).

Berdasakan keterangan diatas disampaikan Kabid Humas Polda NTB "Kombes Pol Artanto SIK" saat memimpin Konferensi pers bersama Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB didampingi pula Wakil Dirreskrimum Polda NTB, Senin (16/01/2023).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di halaman Ditreskrimum Polda NTB tersebut, Kabid Humas mengatakan bahwa, saat penangkapan A (DPO) di rumahnya di Desa Bajak, Kecamatan Pujut Lombok Tengah melakukan perlawanan, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur.

Saat penangkapan terhadap pelaku atas dasar  dua Laporan Polisi tanggal 12 November dan 1 Desember 2022, dimana dua rekan lainnya yang turut serta dalam peristiwa Curas tersebut (N dan M) telah berhasil ditangkap pada awal Desember 2023.

Kedua Laporan Polisi tersebut dilaporkan oleh Korban Bernama Ali M dan Izhar masing-masing beralamat di wilayah Kecamatan Pringgarata dan Kecamatan Jonggat yang merupakan TKP.

Sementara BB yang telah diamankan satu unit SPM( sepeda motor),satu buah pisau  yang digunakan, untuk menakut-nakuti korban saat menjalankan aksi pencurian bersama kedua rekannya.

"Tersangka terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,"tutupnya.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Teddy Rustiawan SIK menambahkan bahwa, berdasarkan Pengakuan pelaku hasil dari pencurian tersebut untuk membayar utang, serta poya-poya.

Teddy menambahkan bahwa DPO (A) Ini adalah otak dari peristiwa pencurian di dua TKP, sesuai laporan Polisi, tersangka ini yang mengatur bagaimana strategi melakukan pencurian tersebut termasuk pembagian hasil dari apa yang diperoleh dimana pelaku ini mendapat bagian paling besar.

Berdasarkan keterangan pelaku bahwa barang hasil pencurian berupa perhiasan emas telah dijual di wilayah Lombok Tengah kemudian uangnya telah habis dibagi bagi ucapnya

"Kami masih melakukan pengembangan kemana emas-emas tersebut dijual. Saat ini kami sedang dalami,"kata Teddy. 

"Sesuai hasil olah TKP sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dari aksi yang dilakukan pelaku, senjata yang dibawa pelaku hanya untuk menakuti Korban agar korban mau menyerahkan barang-barang yang diinginkan pelaku,"tutupnya. 

"MN".