Antisipasi Tindakan 3C, Polsek KP3 Tano Lakukan KRYD


POLICEWATCH- Sumbawa Barat.

Dalam mendukung program Kapolri tentang Presisi Kapolri nomor urut 2 tentang menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat. Polres Sumbawa Barat melalui Polsek kawasan pelabuhan laut Tano melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos mengatakan, tujuan dari KRYD tersebut yaitu untuk mengantisipasi tindak pidana curat, curas, curanmor (3C) dan tindak pidana lainnya.

"Dari kegiatan KRYD, kita bisa menekan timbulnya gangguan kamtibmas di wilayah Sumbawa Barat khususnya di Kawasan Pelabuhan Poto Tano sebagai gerbang lintas Pulau Sumbawa," kata Eddy.

Ia juga menjelaskan, kegiatan KRYD dilakukan pada Kamis, 26 Januari 2023 pukul 10.30 Wita di pos satu pelabuhan Poto Tano dengan 4 orang personil. Dia menambahkan, sasaran kegiatan itu yaitu masyarakat pengguna jasa pelabuhan, miras, sajam/senpi, narkoba, handak, barang muatan ilegal, kendaraan tanpa dokumen yang lengkap dan sah.

"Personil melaksanakan pemeriksaan dengan di fokuskan ke kendaraan box dan truk yang bermuatan hewan hidup, daging, sayur dan bawang merah," ujarnya.

Ia memberikan teguran kepada supir angkutan Bus agar membatasi muatan barang bawaannya dan teguran secara lisan kepada sopir atau kondektur angkutan umum agar tidak menaikan penumpang diatas atap kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan. "Kami memberikan teguran terhadap penumpang / pengguna jasa pelabuhan yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Alhamdulillah, giat berakhir pukul 11.30 wita berjalan lancar aman dan terkendali," tutupnya. (Haedir Ali')

Bersama Ketua OPS Balige, Mari Dukung Bersama Event F1H²O Skala Internasional Di Danau Toba, Sumatera Utara.

 


Media Police Watch news Sumatera Utara. Ketua Organisasi Pengangkutan Sejenis ( OPS ) Balige, Kabupaten Toba propinsi Sumatera Utara dukung penuh untuk mensukseskan penyelenggaraan event F1H²O Formula One Power Boat Championship In Lake Toba 2023 di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Event F1H²O atau formula one power boat merupakan kejuaraan perahu motor ( jet air ) tingkat Internasional yang di selenggarakan oleh Union Internationale Motonautique (UIM) dan di promosikan oleh H2O Racing yang akan di rencanakan oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi yang akan di laksanakan di Balige pada tanggal 24 sampai dengan 26 Februari 2023 mendatang, yang pastinya sangat di sambut baik oleh masyarakat luas khususnya masyarakat Sumatera Utara.Kamis ( 26/01/2023 ).

Bung Wesly Napitupulu, selaku ketua OPS Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara menerangkan, Masyarakat Indonesia sudah tentu bangga Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia power boat F1 dan Danau Toba adalah salah satu aset wisata Indonesia yang di jadikan lokasi untuk event seri pembuka balapan F1H²O Tahun 2023 ini akan sangat berpotensi membantu percepatan program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. 


Selain itu juga Bung Wesly Napitupulu meminta kepada seluruh OPS sekawasan Danau Toba dan masyarakat pelaku usaha kapal tradisional yang beroperasi di Danau Toba dapat bekerjasama untuk mendukung secara menyeluruh dan terintegrasi untuk turut serta mensukseskan penyelenggaraan event F1H²O di Kawasan Danau Toba tersebut. Penyelengaraan event F1H²O di kawasan Danau Toba akan memberikan banyak dampak positif untuk daerah propinsi Sumatera Utara yaitu meningkatkan indeks pertumbuhan ekonomi di sektor Pariwisata, kami berharap pasca berakhirnya pandemi Covid di negeri yang kita cintai ini, Pemerintah selalu membuka ruang untuk menggiatkan pertumbuhan ekonomi seperti salah satunya event International F1H²O maupun event Nasional dan event lokal lainnya di propinsi Sumatera Utara, ucap Bung Wesly Napitupulu menyampaikan.


OPS Balige mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Toba yang bekerjasama dengan KSOPP Danau Toba, Pemprov Sumut dan Polda Sumut yang telah menyiapkan sarana dan prasarana tambat sementara yang lokasinya tidak jauh dari objek F1H²O, di harapkan kepada para pelaku usaha kapal tradisional dapat  memaksimalkan kegiatan penyeberangan penumpang maupun logistik onan ( pasar ) selama berlangsungnya event F1H²O di Balige, Sumatera Utara sehingga tercipta iklim usaha yang sehat dan nyaman serta terjaganya kondisifitas kamtibmas di Kabupaten Toba selama event F1H²O berlangsung.

 Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba, Marine Inspektur Rijaya Simarmata saat di wawancarai, pihaknya sangat mendukung penuh pelaksanaan F1H²O di Balige, adapun upaya yang dilakukan untuk mendukung kegiatan yang di maksud adalah menyiapkan sarana dan prasarana gedung kantor KSOPP Danau Toba sebagai lokasi Media Centre, perbaikan fasilitas pendukung dengan memberi akses ke tribun Utama dari dermaga pelabuhan Muliaraja Napitupulu, penempatan service pijar/panel PLN, penempatan dukungan pemasangan cctv Polda Sumut, penguatan sinyal  telekomunikasi, sosialisasi dukungan operator kapal di Danau Toba antara lain OPS Balige, OPS Onan Runggu, OPS Simanindo Jaya, OPS Tomok Tour, OPS CV. Marihat. 

Didalam kesempatan ini Marine Inspektur Rijaya Simarmata menegaskan sukses acara dan sukses pelaksanaan menjadi salah satu motto KSOPP Danau Toba, ungkap Marine Inspektur Rijaya Simarmata menyampaikan. Semoga event Formula One Power Boat di danau Toba, Balige, Sumatera Utara berjalan sukses, aman, nyaman dan kondusif. ( Alex Wijaya ).

Diduga Menyediakan Narkoba, Polda Sumatera Utara Diminta Agar Razia Test Urine Untuk Seluruh Pengunjung Zoom KTV.

 


Media Police Watch news Sumatera Utara. Kamis ( 26/01/2023 ).Memang sangat perlu ditindak jika suatu daerah ataupun wilayah mulai beredar barang terlarang, seperti Zoom KTV dan Hall yang berlokasi di Komplek CBD Polonia Medan , Kota Medan, Sumatera Utara diduga kuat sebagai tempat peredaran narkoba jenis Extasi, H5 dan Keytamin. Pengunjung bisa memesan extasi ataupun H5 dan keytamin melalui salah seorang waiters yang ada di lokasi tersebut dengan harga bervariasi, harga extasi mulai dari 250 hingga 300 ribu rupiah untuk harga satu butirnya dan untuk keytamin pengunjung bisa memesan sesuai dengan isi kantong pengunjung, sementara untuk H5 di bandrol harga 170 sampai 200 ribu rupiah untuk per butirnya.

sebelumnya setelah viral di beritakan di beberapa media online dan TV waktu yang lalu, Gaktib POM Lanud Soewondo yang langsung dipimpin oleh Kapten Deddy Siahaan melakukan razia di lokasi tersebut, namun tidak ada satu pun pengunjung dan pekerja yang terjaring dalam razia tersebut, di duga kuat pula kemungkinan informasi razia sudah bocor, pada Selasa ( 18/01/2023 ) dini hari yang lalu. Seorang warga sekitar saat di tanyai awak media yang bertugas, Bahwa tempat tersebut diduga kuat banyak backup nya baik dari Oknum Aparat dan Oknum Wartawan yang sering datang untuk mengambil jatah sebesar 1,5 Juta katanya, bisa diambil mingguan, bulanan bahkan kompliment gratis room bang, nah cocoknya di saat pengunjung ramai dan juga kalau mau di razia, cocoknya semua di test urine baik pekerja, pengawas dan pengunjung agar kita tau bagaimana hasil jelasnya, ungkap warga yang tidak ingin disebut nama dan inisialnya. Bahkan kalau malam minggu selalu ramai di kunjungi tamu bang, ramai juga datang wanita muda dan pria diduga hidung belang pencari wanita kesitu biasanya, menyebutkan tempat tersebut. Disana mereka juga joget dan berdansa di duga kuat setelah konsumsi barang haram seperti inex dan H5, ungkapnya resah.


Salah seorang warga yang tidak ingin disebut nama dan isialnya juga berharap agar Bapak Kapolda Sumatera Utara, Bapak Panca Putra Simanjuntak beserta Jajaran Kapolrestabes Medan Valentino Tatareda dapat merazia secara rutin di lokasi Zoom KTV dan Hall tersebut karena meresahkan warga di komplek perumahan tersebut. Tolonglah Pak Kapoldasu, Pak Kapolrestabes Medan dan Bapak Dir.Narkoba Polda Sumatera Utara agar menurunkan timnya secara rutin untuk merazia lokasi tersebut.

Dengan di turunkannya tim kepolisian untuk melakukan test urine maka di duga kuat akan di dapat para pelaku ataupun para pemakai obat terlarang tersebut.

Kembali salah seorang warga yang tidak ingin disebut nama dan inisialnya mengatakan, Selain itu juga masih belum di ketahui apakah lokasi tersebut ada izin atau tidak untuk beroperasi hingga pagi hari pasca penangkapan Bos Alexander terkait Peredaran narkoba, ucapnya menjelaskan.

Direktorat narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Cornelius Wisnu P. Adji, S.I.K saat awak media ingin mengkonfirmasi, hingga saat berita ini di naikkan belum membuahkan hasil untuk konfirmasi terkait dugaan peredaran narkoba di Zoom KTV dan Hall tersebut.( Tim ).

PEMDIK Ahmad GN : Pecat Bendahara BOS Indikasi Positif Dana Bos Ingin Sepenuhnya Dikelola Anak Kandung dan Ini Indikator KEPSEK SMKN 1 Barumun Layak Dipecat GUBSU ER

 


POLICE WACTH NEWS - PALAS  Banyaknya permasalahan dalam tata kelola manajemen operasional SMKN 1 Barumun Padang Lawas, selain telah terjadinya tindakan kekerasan terhadap siswa berinisial RMH belum lama ini, indikasi KKN, KEPSEK REB Hobby berbohong,  masih ada indikator kuat   potensi REB dipecat GUBSU Edy Rahmayadi dan perlu di tindak lanjuti pihak berwenang.

PEMDIK (Pemerhati pendidikan) Ahmad GN, SE yang juga praktisi sosial Sumatera Utara  terus mengikuti perkembangan tata kelola SMKN 1 Barumun dibawah kepemimpinan KEPSEK REB (Rita Emilia Batubara), saat dikonfirmasi mengatakan Kamis, 26/1/2023  selain faktor telah terjadinya tindakan kekerasan terhadap siswa berinisial RMH kelas XI belum lama ini, indikasi KKN, REB Hobby berbohong, juga masih ada indikator lain yang menyebabkan KEPSEK REB berpotensi kuat di pecat Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi demi terwujudnya pendidikan bermartabat

Menurutnya, semua indikator ini dapat dibuka dengan terang benderang, 1. Tindakan kekerasan terhadap siswa berinisial RMH yang dilakukan oknum guru berinisial C telah sampai ke ranah hukum dengan Laporan Pengaduan ke POLRES PALAS Nomor STPLP/B/228/X/2022/SPKT/PALAS/SU,   2. REB hobby bohong, hal ini dibuktikan dengan penjelasannya saat dikonfirmasi penggiat sosial kontrol tentang sumber dana rehab berat salah satu bangunan yang ada, dihari pertama dikatakan sumber dananya dari BOS tahun 2022 dan dihari yang berbeda (pertemuan kedua) dikatakan sumber  material bangunan  pembangunan rehab berat bangunan dimaksud berasal dari material sisa DAK dan kebohongan yang paling sering dilakukan saat  tamu berbagai elemen datang berkunjung ke SMKN 1 Barumun sering mengatakan tidak ditempat (melalui staf red.) walaupun sebenarnya REB ada diruang kerjanya.

Salah satu bangunan rehap berat terindikasi bersumber  dari dana BOS SMKN 1 Barumun

Tambahnya, 3. Indikasi pengelolaan dana BOS melanggar JUKNIS sebagai diatur dalam PERMENDIKBUDRISTEK Nomor 2 Tahun 2022, hal dapat kita saksikan adanya rehap berat salah satu bangunan dilingkungan sekolah, 4. Pemberdayaan SDM (Sumber Daya Manusia) yang kurang maksimal, seperti Bendahara terkesan sebagai kurir (bukan Bendahara) yang hanya bertugas jemput uang (dana BOS) ke Bank dan selanjutnya diserahkan kepada seseorang yang ditunjuk, 5. Indikasi Praktek KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) dengan menempatkan anak kandung sebagai pengelola dana BOS sedangkan anak tersebut berstatus honor (menghilangkan sebahagian tupoksi bendahara BOS yang berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) dan saat ini sudah dipecat karena dianggap tidak mau mengaminkan kemauan Kepsek  REB.

Dari kelima indikasi pelanggaran kuat diatas, sangat wajar jika nama besar popularitas sekolah SMKN 1 Barumun dibawah KEPSEK REB semakin hari samakin menurun dan wajar juga jika GUBSU Edy Rahmayadi berpotensi memecatnya, karena dapat dinilai tidak mampu dan SDMnya belum mampuni mewujudkan pendidikan bermartabat, pungkasnya.

Sementara, kesempatan berbeda, beberapa orang tua siswa SMKN 1 Barumun diantara berinisial  "N" mengatakan sangat bersyukur jika GUBSU Edy segera menukar KEPSEK REB, karena selama REB menjadi kepala sekolah anak-anak kami  semakin bandal, dirumah juga tidak lagi semangat belajar dan justru selaku orang tua semakin gelisah, kami mendengar sudah gempar  istilah diantara siswa SANDORAP SAPULU JUTA, dan hal ini memicu siswa lainnya untuk memancing emosi guru dibeberapa kesempatan agar melakukan tindakan kekerasan kembali terhadap siswa dan setelah itu dapat uang 10 juta  seperti tindakan kekerasan yang sudah dialami salah satu siswa pada bulan yang lalu, semoga GUBSU Edy jangan lagi menunda-nunda pemecatan KEPSEK REB dan menggantinya dengan KEPSEK yang memiliki SDM yang baik, harapnya (A-MPW)

Ciptakan Kamtibmas, Polres Bima Gelar Silaturrahmi Dengan Awak Media.


POLICEWATCH-Bima

Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar acara silaturrahmi antara Polres Bima, Kodim 1608/Bima, Satuan Brimob Polda NTB batalyon C Pelopor Bima, dengan sejumlah awak media, Kamis (26/01/23) Pukul 09.00 Wita.

Kegiatan yang dihelat di Lapangan Tembak Batalyon yang berlokasi di Kelurahan Sambina’e Kota Bima itu, dihadiri langsung oleh Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, Dandim 1608/Bima, Letkol Inf M. Zia Ulhaq, S.Sos, dan Danyon Brimob Bima, AKBP Zulkarnain, S.I.K.

Selain Hariyanto, ikut hadir Wakapolres Bima, Kompol Abdurrahman, S.Pd, dan sejumlah PJU yang antara lain Kasat Reskrim, AKP Masdidin, SH, Kasat Intelkam, AKP Syafudin, SH, Kasat Lantas, Iptu Niko Hardianto, S.T.K, S.I.K., Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, dan Kasat Tahti, Ipda Arich As'ary.

Dalam sambutannya, Hariyanto menyampaikan, bahwa tujuan dari silaturrahmi tersebut, selain untuk mempererat hubungan antara pihak TNI-Polri dengan awak media, juga untuk memperkuat sinergitas untuk menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang kondusif di Kabupaten Bima.

Dikatakannya, Bersama Dandim 1608/Bima dan Danyon C Pelopor Bima, sepakat kalau media sebagai salah satu pilar demokrasi, punya peranan yang sangat penting dalam menunjangan terciptanya Kamtibmas yang kondusif.

“Kita sepakat, Media sebagai salah satu pilar demokrasi mampu membikin adem suasana di Kabupaten Bima ini, khususnya,” ujar Hariyanto.

Terlebih lanjutnya, saat ini Indonesia telah memulai tahapan “Tahun Politik”nya.

Karena itu ia meminta kepada awak media agar lebih memprioritaskan pemberitaan yang narasinya tidak provokatif agar tidak timbul keresahan di tengah masyarakat.

“Mari rekan-rekan media mengutamakan berita yang adem, biar keamanan yang hingga saat ini berlangsung di Bima tetap terjaga,” harapnya.

Kalaupun ada kabar hangat yang mencut, lanjut Hariyanto, harus ada imbangannya melalui upaya verifikasi, klarifikasi dan konfirmasi, agar nantinya masyarakat tidak mengkonsumsi berita yang sepihak.

Sementara itu, tidak kurang dari 50 awak media yang ikut hadir dalam silaturrahmi tersebut, sama-sama mengamini apa yang menjadi harapan pihak TNI-Polri.

Kegiatan Silaturrahmi ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi hukum oleh Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Polres Bima.

“Ini agar rekan-rekan media memahami dan menyampaikan ke masyarakat, bahwa dalam melakukan pekerjaannya kepolisian berpijak pada hukum yang berlaku. Serta harus melewati serangkaian tahapan, sehingga butuh waktu ketika menyelesaikan sebuah kasus,” Papar Masdidin.

Hal senada juga diungkapkan Wahyudin, yang kata dia dalam menangani kasus Narkoba, pihaknya juga berpijak pada hukum yang berlaku dan proses yang membutuhkan ketelitian dan waktu.

Di penghujung acara silaturrahmi, pihak Polres Bima, Kodim 1608/Bima, dan Batalyon Pelopor Bima, bersama-sama menyantap hidangan siang dalam suasana yang akrab dan hangat.

Hariyanto sendiri, tampak menghampiri satu per satu awak media, untuk menyapa dan mengucapkan selamat menikmati santapan siang yang kadang diselinginya dengan guyonan.

Acara tersebut berakhir dengan tertib dan lancar, ditutup dengan pose bersama sembari meneriakkan yel-yel “Kabupaten Bima, Aman!”

"MN".




Gara-Gara Kenalan di Medsos, Seorang Wanita Kehilangan Satu Unit Sepeda Motor Scoopy

 


Policewatch-Mataram NTB.

Diduga melakukan tindak pidana Pencurian Sepeda motor (Curanmor) Dua Pemuda asal Pulau Sumbawa diamankan Unit Reskrim Polsek Ampenan di kediamannya di salah satu Kos-kosan yangberada di wilayah Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pengungkapan kasus Curanmor tersebut menyusul Laporan Korban ke SPKT Polsek Ampenan pada 19 Januari 2023 dimana didalam laporan tersebut Korban seorang Wanita berinisial MW mengaku kehilangan satu buah Sepeda motor jenis Honda Scoopy saat di parkir di Parkiran Pantai Gading, Mapak, kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

"Dari keterangan Korban, sepeda motor miliknya tersebut diketahui hilang saat dirinya berada di pantai Gading bersama salah satu terduga yang merupakan kenalan (pacaran) korban,"ungkap Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SIK saat konferensi pers yang digelar di Mapolsek Ampenan, Kamis (26/01/2023).

Terduga pelaku Kata Syarif berinisial SW, dan GR, keduanya merupakan warga yang berasal dari pulau Sumbawa. Berdasarkan barang bukti yang didapat dan hasil penyidikan kedua terduga ditetapkan sebagai tersangka dan kini telah berada di Rutan Polsek Ampenan.

"Salah satu terduga yang bernama SR adalah pacar korban, mereka kenalan di Medsos kurang lebih sudah 2 bulan, hingga menjalin hubungan pacaran,"beber Syarif.

"Karena merasa sudah dekat korban mencoba bermain ke Kos SR. Sesuai pengakuan SR saat korban berkunjung pertama ia mengambil STNK sepeda motor korban (Honda Scoopy), kemudian selang beberapa hari berikutnya korban main lagi ke kos SR, dan saat SR mengambil Kunci kontak Sepeda motor korban untuk digandakan,"kata Syarif menambahkan.

Dengan demikian lanjut Mantan Kapolres Dompu ini Modus Curanmornya tidak lagi merusak kunci kontak melainkan menggandakan kunci kontak Sepeda Motor yang menjadi sasarannya.

Waktu kejadian pada 18 Januari 2023 atas kesepakatannya Korban akan bertemu dengan SR di pantau Gading, akan tetapi SR mengajak rekannya GR, SR meminta GR untuk membawa kabur Sepeda Motor korban saat dirinya dan korban asyik ngobrol berdua. Kemudian skenario itu dijalankan dan GR berhasil membawa kabur Sepeda motor korban.

Sepeda motor atas kesepakatan kedua tersangka di gadai dengan harga 5 juta rupiah dan hasilnya di bagi dua. SR mengaku untuk unjudi online sedang GR mengaku untuk DP pengambilan Sepeda motor Baru.

"Keduanya akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,"tutupnya.

"MN "

Kasat Narkoba Polresta Mataram Pimpin, Musnahkan Barang Bukti Sabu




Policewatch-Mataram.

Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan  pemusnahan Barang Bukti Narkotika golongan 1 jenis sabu yang merupakan hasil dari pengungkapan kasus pengedar sabu, Jumat malam (13/01) lalu milik tersangka Z, (40) dan AL(40).

Mereka tertangkap di dua lokasi berbeda, yang merupakan jaringan lintas provinsi, barang bukti jenis sabu ditemukan di sebuah tas dalam bungkusan besar  hitungan berat brutonya 101 gram.

Hadir dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH didampingi KBO Sat Narkoba Ipda Kadek Angga Nambara SH, para tersangka Z dan AL dan pengacaranya, kemudian perwakilan dari Kejari Mataram, Pengadilan Negeri Mataram, Si Propam Siwas, Si Humas dan Sat Tahti bertempat di Ruang Sat Narkoba Polresta Mataram. Kamis, (26/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH mengatakan bahwa hari ini pemusnahan barang bukti jenis sabu golongan 1 berdasarkan LP nomor : LP / A / 03 / I / 2022 / SPKT. Sat. Resnarkoba / Resta. Mataram / POLDA NTB, tanggal 13 Januari 2023, dan Surat Perintah Pemusnahan BB Narkotika Gol. I nomor : SPPBB / 01/ I / 2023 / Sat. Resnarkoba, tanggal 26 Januari 2023.

Adapun jenis sabu milik tersangka yang berat bruto 101 gram, nettonya 97,08 gram, kemudian telah disisihkan terlebih dahulu untuk uji lab dengan berat netto 0.10 gram, dan untuk barang bukti PN dengan berat netto 0,10 gram, dan untuk dimusnahkan dengan berat netto seluruhnya 96,88 gram, kata Kompol Yogi

Kemudian seluruhnya dimasukkan ke masing masing amplop dan dilak serta disegel yang selanjutnya Barang Bukti narkotika jenis sabu yang diperuntukkan untuk pemusnahan dibuka oleh para tersangka dan dimasukkan kedalam wadah yang berisi air kemudian diblender, ungkap Kompol Yogi

Lebih lanjut Kompol Yogi menjelaskan setelah tercampur kemudian dibuang ke saluran pembuangan toilet oleh kedua tersangka disaksikan oleh saksi undangan

Setelah giat selesai kemudian dibuatkan berita acara pemusnahan BB dan ditanda tangani oleh para tersangka beserta pengacaranya serta  perwakilan dari Kejari Mataram, Pengadilan Negeri Mataran, Si Propam Siwas dan Sat Tahti, tutup Kompol Yogi.

"MN".

Polres Lahat Sebarkan Gambar Tersangka Ahmad Solehan Daftar Pencarian Orang (DPO)

 




POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL- LAHAT - Setelah hasil putusan hakim pemohon Tersangka AS dan Termohon Kapolri, Kapolda,Kapolres dan Kasatreskrim Polres Lahat, 

Pihak Polres Lahat membuat selebaran terhadap Tersangka Ahmad Solehan sebagai DPO, gambar tersebut terpantau dan terpasang di Polsek Merapi, 

AS kini jadi Buronan polisi untuk bertanggungjawab atas perbuatannya yang melanggar Hukum

Dalam isi selebaran yang beredar terlihat pota tersangka AS daftar pencaria orang (DPO) nomor: DPO /139/XII/ 2022/:RESKRIM,  langsung di tanda tangani Kasatreskrim AKP Herli Setiawan,SH.MH (TIM)

Kombes Pol Mustofa : Ungkap Perkara Kriminal Harus Fahami Polanya



Policewatch-Mataram NTB.

Dalam menangani sebuah perkara Pidana terlebih kepada perkara yang kerap terjadi seperti Pencurian tim Opsenal haruslah dengan benar-benar teliti serta harus dapat memahami Polanya mengingat pelaku pencurian biasanya dilakukan oleh orang yang sudah pernah melakukan dan atau orang yang saling mengenal.

Hal ini disampaikan Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK saat memberikan arahan kepada anggota tim opsenal Polresta Polresta Mataram di Lapangan Apel Polresta Mataram (25/01/2023).

Didampingi Kasat Reskrim, Wakasat Reskrim serta Ksi Propam Polresta Mataram dihadapan tim Opsenal Kapolresta menyatakan bahwa beberapa kasus yang terjadi sering dengan alasan untuk mendapatkan uang karena pelaku tidak punya pekerjaan dan atau ingin mendapatkan uang dengan cara instan, dan biasa dilakukan oleh pelaku dalam lingkaran yang sama 



Oleh karenanya perlu kemampuan khusus untuk menganalisa sebuah perkara terutama saat melakukan olah TKP,"jelas Mustafa.

Selain itu, Kapolresta Mataram juga menyampaikan bahwa melakukan langkah dan upaya pencegahan seperti yang rutin dilaksanakan perlu ditingkatkan, karena dengan semakin sering kita kontrol serta silaturahmi dengan masyarakat di wilayah hukum maka segala informasi tentu bisa kita dapatkan.

Dengan demikian diharapkan mampu mencegah tindak kriminal atau paling tidak Kamtibmas dapat terpelihara dengan baik.

"Butuh Kolaborasi serta kerjasama antar segala fungsi yang ada serta dengan kelompok masyarakat di masing-masing lingkungan untuk dapat mencegah ataupunengungkap sebuah perkara tindak Pidana,"ungkapnya.

Kapolresta terakhir berharap kepada semua tim Opsenal untuk menjalankan tugasnya dengan penuh rasa ikhlas, dan penuh rasa tanggungjawab. Tugas ini adalah amanah dari negara dan masyarakat yang harus dijalankan dengan benar agar mendapat hasil yang diharapkan yaitu Keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya sampaikan apresiasi atas hasil yang telah dicapai selama ini, saya selaku Kapolres berharap hasil yang dicapai selama ini akan menjadi pemicu dan motivasi untuk melaksanakan tugas lebih baik lagi dan berkualitas,"tutupnya.

"MN ".

Diduga Lakukan Penganiyaan,Oknum Guru BK Terancam Dilaporkan.


POLICEWATCH-Batukliang.

Diduga telah melakukan penganiyaan terhadap siswanya,seorang  Oknum guru Bimbingan dan Konseling (BK) terancam dipidanakan oleh wali muridnya.

Peristiwa terjadi dugaan pemukulan oleh guru BK tersebut terjadi disalah satu SMPs NW yang beralamat Di Dusun Lendang Kekah Desa Selebung Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

Menurut wakil kepala sekolah SMP NW,yang biasa disapa "Opik" menjelaskan kepada awak media Policewatch  bahwa,kejadian  berawal dari siswa Korban yang berinisial

"MZM dan HS" yang berjumlah dua orang itu,tidak masuk sekolah, tepatnya pada hari Rabu tanggal 18 januari 2023,ketiganya sedang berada di bendungan Sade lagi maen maen,dan saat itu ada yang memposting anak didik kami sedang ada dilokasi bendungan.paparnya

Keesokan harinya ketiga siswa tersebut kami panggil, dan menanyakan kebenarannya apa benar,mereka pada hari rabu tersebut ada di bendungan sade,seperti foto yang dikirim sama rekan rekan saya yang pada saat itu berada ditempat itu.

Pada saat kami introgasinya,siswa yang satu jujur dan membenarkan,sedangkan yang satu lagi tidak mengakui,namun setelah kami desak dan mereka mengakui,tutur opik.

Memang saya pada saat itu,biasalah kami pegang kayu,tapi bukan bermaksud mau memukul apalagi menganiaya,itu semua agar mereka takut,supaya ada efek jera demi mereka,agar rajin dan patuh serta disiplin terhadap semua peraturan sekolah,ucapnya.

Guru BK menambahkan memang benar saya memukulnya akan tetapi itu semua demi mereka,agar mereka menjadi anak yang baek,tidak ada niat atau unsur dendam apalagi marah,kita semua guru disini berharap agar semua siswa siswi yang sekolah di SMP NW ini adalah mentaati segala peraturan dan menjadi anak yang berprestasi dan menjadi kebanggan orang tuanya,lebih lebih kami yang jadi gurunya,terangnya.

Kalaupun saya hukum   suruh merokok disekolah itu merupakan semata mata karena,ingin memberikan efek jera agar tidak merokok lagi,jelasnya.

Di sisi lain dalam panduan , bahwa tugas guru bimbingan dan konseling (BK) berperan dalam memberikan pelayanan kepada siswa agar dapat memahami, memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab serta menjadi manusia yang mandiri,bukan siswa itu harus dipaksakan merokok,itu justru menyakiti,kenapa kalau menghukum  seperti itu tidak disuruh menghapal ayat ayat pendek atau olah raga,itukan lebih membimbing? 

Ditempat terpisah kuasa hukum dari Siswa tersebut "Hamidi" menyampaikan,persoalan ini kami harapkan supaya berdamai,karena kalau tidak ada perdamaian,dengan berat hati akan saya lanjutkan keproses hukum ancamnya.

"Nurman/Haedir".

Kasus Narkoba Bima F, R dan N Ditetapkan Jadi Tersangka







POLICEWATCH-MATARAM.

Penyidik Ditresnarkoba Polda NTB akhirnya bisa merampungkan fakta-fakta dalam alat bukti kasus narkoba yang melibatkan H dan F di Bima.

H dan F merupakan rangkaian dari penangkapan N bulan oktober yang lalu. Sedangkan R masih sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK M.Si, Rabu (25/1/2023) mengatakan, Proses hukum melalui pemeriksaan telah menunjukkan kebenaran fakta-faktanya.

Bahwa sumber barang dan transaksi dilakukan melalui rangkaian keterlibatan  F, R dan N. 

Selain itu, proses melalui scientific crime investigation, yaitu pemeriksaan sampel rambut dan urine pun dilakukan melalui Labfor Polda Bali.

"Seluruh upaya proses hukum tersebut, dilakukan gelar perkara khusus yg menghadirkan pengawas Internal Polda NTB," kata Artanto lagi.

Hasilnya terhadap F, R dan N ditetapkan sebagai tersangka karena ketiganya memenuhi unsur pasal 112 ayat 2 dan atau pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun.

Sedangkan H belum ditemukan fakta keterlibatan rangkaian peristiwa tersebut, namun dilakukan asesment oleh Tim Assesment Terpadu (TAT) di BNNP NTB.

"Untuk H , selanjutnya direhabilitasi, karena berdasarkan hasil uji pemeriksaan sampel rambut adalah positif Methapetamin," pungkasnya.

"MN "


Gawat Kejati Sumsel Sita 60 Dokumen Saat Geledah Kantor PTBA di Menara Kadin Jakarta Selatan

 



JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Tim Penyidik Bidang Pidada Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, kembali melakukan penggeledahan terhadap Kantor PT.Bukit Asam (PT.BA) dan PT.BMI yang berada di wilayah Jakarta, sebelumnya Penyidik Pidsus Kejati Sumsel telah melakukan penggeledahan terhadap Kantor PT.Bukit Asam  di wilayah Tanjung Enim beberapa waktu lalu terkait dugaan Akuisisi Saham.

Saat dikonfirmasi Moch Radyan selaku Kasi Penkum Kejati Sumsel mengatakan, Kepada wartawan  penggeledahan terhadap Kantor PT.BA dan PT.BMI tersebut dilakukan terkait untuk pengungkapan kasus dugaan korupsi Akuisisi saham PT.Bukit Asam.ucapnya


“Benar kemarin Penyidik Pidsus Kejati Sumsel melakukan penggeledahan di dua lokasi yang berada di wilayah jakarta,” ungkap Kasi Penkum Kejati Sumsel, Rabu (25/1/2023)

Radyan menjelaskan menurutnya, penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari dokumen-dokumen yang tidak ditemukan saat penggeledahan di Kantor PT.Bukit Asam yang berada di Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu.


“Dari penggeledahan yang dilakukan ditemukan ada sekitar 60 dokumen yang didapatkan saat penggeledahan di dua lokasi di Jakarta, dokumen yang di ambil akan pelajari oleh Tim Penyidik, apabila ternyata dokumen itu ada kaitannya untuk pembuktian barulah dilakukan penyitaan,” terang Radyan. 

Berita sebelumnya Kejati Sumsel juga melakukan penggeledahan di PT.Bukit Asam di Tanjung Enim, salah satunya diruang Hukum dan Regulasi dan dilanjutkan di PT.SBS 

Jurnalis : Bambang.MD

Bupati Lahat Cik Ujang, Hadiri Syukuran Pernikahan Sudarman dan Nia Ardianti di Desa Telatang

 



POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL - LAHAT - Bupati Lahat Cik Ujang,SH, malam ini menyempatkan diri hadir acara syukuran pernikahan Sudarman dan Nia Ardianti dikediamannya Desa Telatang (25/1)

Acara ini dihadiri langsung Bupati Lahat Cik Ujang, mang Leman Pengusaha sukses adik kandung dari sdr, Sudarman, sejumlah OPD, Mantan Ketua DPRD Lahat Herliansyah,SH, mantan anggota DPRD Herlansyah Romsa, Kepala Cabang BNI 46 Hendra, Kapolsek Merapi Barat, Mayor David pernah jabat Danramil Merapi, Pasi OPS, Kapten Dwi Satrio, Camat Merapi Barat Drs,Erlambang,Tokoh Masyarakat dan Undangan.


Sementara Sudarman didampingi istri Nia Ardianti memberikan sambutan selaku tuan rumah, bahwa kami ucapkan buat "ading sanak"  yang sempat hadir dalam acara syukuran dikediaman kami,  saya selaku ahli rumah mengucapkan terimah kasih atas kehadiran dirumah kami, saya mengenalkan " akulah dapet kance asal lampung, tanggal 21 januari 2023 telah dilaksanakan akad nikah dilampung ujar" Sudarman, dan kami mohon doa restu dari undangan yang hadir disini, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohhmah, ucapnya

Disamping itu selamatan menempati rumah baru,  yang baru saja masih tahap dikerjakan dan hari ini sudah kami tunggu, kami minta doa selamat, tidak ada halangan suatu apapun dan semoga kami bahagia damai hingga sampai kakek dan nenek pinta " Sudarman


Sementara Bupati Lahat Cik Ujang,SH dalam sambutannya. Saya mintaTolong kepada pak Kapolsek untuk dibantu agar merapi area kondusif dal hal keamanan disini, saya ucapkan terimah kasih atas undangan acara syukuran malam ini, Cik Ujang juga mengucapkan " semoga Sudarman dan Nia Andrianti,  menjadi keluarga sakinah, mawadah dan warohhmah, kami bangga dan senang mendapatkan adinda sudarman mendapatkan jodoh, semoga serasi, seia sekata, dan berjalan dengan lancar, "doa Cik Ujang kepada kedua mempelai, yang baru saja melaksanakan pernikahan dilaksanakan dilanpung,

Cik ujang juga menambahkan saya mohon maaf kalau tidak bisa hadir didalam hajatan karena kami banyak jadwal dalam minggu ini pelantikan seluruh DPC Partai Demokrat, kami doakan dengan kusyuk semoga kedua mempelai damai

Salah satu tokoh Masyarakat mantan kades Telatang Marlan saya mewakili masyarakat merapi area mengucapkan terimah kasih kepada bapak Bupati lahat Cik Ujang, sekarang  jalan sudah dibangun dan mulus, khususnya di merapi area dan kami juga selaku masyarakat agar kiranya dapat meneruskan dan kami mendukung untuk maju  dipilkada tahun 2024 untuk melanjutkan pembangunan agar lahat lebih BERCAHAYA,

jurnalis : Bambang.MD

Perkuat Kolaborasi Dan Kekompakan Tekan Kriminalitas Kapolresta Mataram Beri Arahan Anggota Opsnal





Policewatch-Mataram.

Untuk memperkuat kolaborasi dan kekompakan guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Mataram Polda NTB, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH memberikan arahan kepada Tim Opsnal bertempat di lapangan Apel Mapolresta Mataram. Rabu, (25/01/2023) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Mataram didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa ST SIK, Wakasat Reskrim Iptu I Nyoman Diana Mahardika SH, Kasi Propam Iptu Mutawali ST MM dan personel Opsnal Polresta Mataram beserta jajaran Polsek.

Kapolresta Mataram menyampaikan kepada Tim Opsnal berkaitan dengan ungkap kasus kriminalitas agar kita pelajari polanya dan karena rata rata pelaku motifnya untuk mendapatkan uang jadi tidak mungkin hanya melakukan sekali, pelaku pasti hanya itu itu saja maka dari itu kita fokuskan untuk mempelajari olah TKP.

" Saya juga bersama rekan-rekan lainnya tidak akan membebani kepada rekan rekan Opsnal sekalian karena semua dimana juga bekerja dan menghimbau pesan Kamtibmas dengan melaksanakan kegiatan safari kamtibmas bersama para kapolsek dan bhabinkamtibmas ", kata KBP Mustofa

Sekaligus juga untuk menghimbau melakukan pencegahan untuk menekan data kriminalitas, pada prinsipnya setiap data pengungkapannya kita kumpulkan kita analisa bersama-sama untuk setiap data kita maksimalkan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), kita pelajari setiap pola-pola dalam pengungkapan perkaranya. 

Yakin dan percaya pelaku  kriminalitas pasti orang yang sama jadi kita kerjakan bersama, perkuat kekompakan dan kolaborasi, untuk barang bukti yang didapat kita cek kembali untuk mengetahui siapa pemiliknya agar bisa kita kembalikan kepada pemiliknya.

Lebih lanjut KBP Mustofa menekankan pencegahan kriminalitas ini kita atensi bersama-sama dan kita ungkap melalui kolaborasi dan kekompakan baik Opsnal Polres maupun jajaran Polsek, khususnya kita perhatikan kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor) yang ada di daerah rawan.

" Terimakasih kepada rekan-rekan semua untuk setiap ungkap kasus yang cukup bagus dan sudah mendapat apresiasi dari masyarakat dan pimpinan mari kita tingkatkan terus, kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita serius dalam menangani setiap kasus, tutup KBP Mustofa.

"MN "

Unit Kamsel Satlantas Polres Sumbawa Barat Gelar Police Goes To School di SDI Bina Ummat Taliwang





Policewatch-Sumbawa Barat.

Jajaran Polres Sumbawa Barat melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres Sumbawa Barat menggelar Police Goes To School, bertempat di SDI Bina Ummat Taliwang Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat pada rabu (25/01/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, dalam kegiatan Police Goes To School ini bertujuan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di tingkat sekolah, tentunya dalam hal berkendara kendaraan bermotor. Selain itu juga agar para siswa-siswi tersebut dapat mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Sumbawa Barat AKP I Made Sugiarta,SH menjelaskan, pemahaman tentang tertib berlalulintas di usia dini perlu di perkenalkan tentang rambu rambu lalulintas,karena di usia dini masih kuat ingatannya dan mudah untuk mereka memahaminya.

" Dengan cara seperti ini untuk menekan adanya kecelakaan lalulintas di jalan raya, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait peraturan lalulintas bagi para siswa-siswi di beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat,"jelasnya 

Sebagaimana arahan dan perintah Kapolres AKBP Heru Muslimin, terkait berkendaraan di tingkat sekolah, dan juga intinya kami lakukan sosialisasi ini setidaknya memberikan informasi aturan lalu lintas terhadap para siswa-siswi di sekolah, Alhamdulillah kami pun juga memberikan imbauan kepada para guru di SDI Bina Ummat.

Selain memberikan arahan terkait lalulintas kepada pelajar tersebut, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sumbawa Barat pun memberikan materi terkait larangan bullying di sekolah dan juga pengenalan rambu-rambu larangan,perintah, peringatan serta petunjuk.

“Jangan sampai anak-anak kita mengenal bullying, dan tentunya hal ini untuk kebaikan anak-anak kita sendiri, tak hanya memberikan materi berlalulintas, peraturan tentang penerapan prokes covid 19 pun kami sampaikan kepada para siswa-siswi ini, dengan cara selalu mematuhi 5M,” tuturnya. ( mn)