Pelaku Begal Bersenjatakan panah, Kini Dalam Buruan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bima Kota

 


Policewatch-Kota Bima.

 Pelaki begal bersenjatakan panah yang telah dikantongi identitasnya, kini dalam buruan Tim Puma 2 Sat Reskrim Polres Bima Kota Polda NTB.

Pembegal bersenjatakan panah ini, telah merampas handphone milik korban, sambil mengancam akan menusuk korban dengan panah.

Modus operandi pelaku yang menargetkan para remaja yang duduk santai sambil menikmati pemandangan laut ini, mengancam bahkan memukul korban lalu merampas barang berharga milik korban semisal handphone, akhirnya mulai terungkap.

Ihjal Rahman (25) begal warga Kota Bima ini, salah satu korban rampas paksa handphone yang dipukul dan diancam pelaku akan ditusuk gunakan panah ini, awal terungkapnya, identitas dan sepak terjang pelaku 

Berdasar laporan korban, Tim Puma 2 Sat Reskrim dibawah pimpinan Katim Aiptu Hero Suharjo dan anggotanya, tengah mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, Sabtu (8/5) pagi.

Barang bukti handphone hasil rampasan pelaku, milik korban, jelas Kasi Humas, telah diamankan Tim Puma 2 berikut seorang yang telah membeli atau sebagai pemetiknya.

Dari pengakuan pemetik yang satu kampung dengan pelaku begal itu, handphone milik korban dibelinya dengan harga Rp 800 ribu.

Berdasar keterangan pemetik itu, Tim Puma 2 sambung Kasi Humas, langsung menuju rumah korban di Kecamatan Palibelo Kota Bima. Sayangnya, pelaku lebih dulu kabur.

"Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Sebaiknya menyerahkan diri. Sebab kapanpun pasti kami tangkap,"tegas Kasi Humas AKP Jufrin. 

MN 

Kapolres Lombok Tengah Hadiri Safari Ramadhan Di Praya Bersama Bupati Lombok Tengah


Policewatch-Lombok Tengah.

Safari Ramadhan Kapolres Lombok Tengah bersama Bupati dan Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah terus  berjalan di semua wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Tengah, Safari Ramadhan 1444 H kali ini merupakan kegiatan terakhir dari seluruh rangkaian kegiatan safari Ramadhan yang dilakukan oleh Kapolres Lombok Tengah bersama Bupati dan Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah.

Rangkaian kegiatan safari Ramadhan terakhir, dilaksanakan di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah tepatnya di ex halaman Kantor Bupati Lombok Tengah pada Minggu 08/04/2023.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan santunan bagi anak yatim piatu yang ada di wilayah Kecamatan Praya seperti yang dilakukan pada kegiatan kegiatan sebelumnya di Kecamatan yang lain.

Pada sela Kegiatan tersebut Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh Bupati, bersama Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah secara bersama sama dengan Kapolres Lombok Tengah berjalan sesuai harapan dan merupakan salah satu bentuk sinergitas Polres Lombok Tengah dengan Bupati dan Forrkopimda Lombok Tengah serta stakeholder lainnya.

"Memperkuat sinergitas antara Polri dengan Pemerintah Daerah terus kita lakukan demi mewujudkan situasi Keamanan dan ketertiban di tengah tengah masyarakat Kondusif" Kata Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa kegiatan safari Ramadhan 1444 H juga bertujuan untuk membangun kebersamaan dan sinergitas tugas serta diharapkan dapat meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadhan, sehingga terwujud kerjasama yang baik antar  Instansi pemerintahan dan merupakan salah satu wadah untuk menyampaikan semua program.Tutup Kapolres.

Mn

           

Diduga Mencuri Hp di Kamar Kos, Seorang Pria Diamankan Polsek Mataram

 



POLICEWATCH-Mataram 

Anggota piket Fungsi Polsek Mataram berhasil mengamankan tersangka Tindak Pidana Pencurian di sebuah Kos-kosan di wilayah Karang Medain Timur, Kelurahan Mataram, Kota Mataram, (09/04/2023).

Saat di temui di kantornya Kapolsek Mataram Kompol Tauhid menceritakan bahwa peristiwa tindak pencurian itu terjadi di salah satu Kos-kosan dimana pemilik kamar korban Iwan Adycandra Mbura, 28 tahun, sedang dalam keadaan tertidur.

Kemudian tersangka yang diketahui berinisial INSW,  35 tahun, alamat Batu Dawe, Tanjung Karang, Sekarbela masuk dan berusaha mengambil Hp milik korban. Namun karena terdengar berisik saat berusaha mengambil hp tersebut, korban terbangun dan langsung berteriak Maling.

"Saat itu penjaga kos dan penghuni kamar lainnya serta masyarakat sekitar langsung keluar dan berhasil mengamankan. Dalam waktu singkat personel kami berikut unit Reskrim Polsek Mataram sudah berada di TKP dan mengamankan tersangka ke Mapolsek Mataram,"ucap Tauhid.

"Bersyukur Anggota cepat berada di TKP, Tersangka langsung diamankan untuk menghindari peristiwa main hakim sendiri yang mungkin saja dilakukan oleh masyarakat,"jelasnya.

Tersangka saat ini sudah diamankan dan korban langsung membuat laporan polisi. Untuk selanjutnya tersangka akan menjalani proses sesuai hukum yang berlaku.

MN 

Rekrutmen Polri Terbuka Bagi Seluruh Anak Bangsa, Bripda M Furkan Putra Bajo Pulo, Sketsa Warga Terluar Jadi Anggota Polres Bima Kota

 


Policewatch-Kota Bima.

Peluang dan kesempatan menjadi abdi negara di Korps Bhayangkara, bukan semata milik warga Kota saja, pun sama sekali tidak terstigma pemilik uang saja.

Sebab pastinya, Polri sangat berkomitmen dan memastikan, semua anak bangsa warga Negara Indonesia, memilki hal dan kesempatan yang sama menjadi bagian dari anggota Polri.

Apakah warga di pulau terluar yang terbentang di Nusantara, termasuk pulau terluar cakupan Polda NTB juga boleh menjadi anggota Polri ?

Bripda M Furkan, adalah sketsa remaja asal Desa Bajo Pulau Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang masuk wilayah hukum Polres Bima Kota Polda NTB, sebagai sketsa atau contoh fakta, siapapun warga negara Indonesia, berhak dan memilki kesempatan yang sama menjadi anggota Polri dan telah mengabdi menjadi Bintara Remaja (Baja) Polres Bima Kota Polda NTB.

Begitu jawaban gamblang disampaikan Kapolda NTB melalui Karo SDM Polda NTB Kombes Pol Boro Windu Danandito, saat meninjau Bajo Pulo, Sabtu (8/5) siang.

Saat meninjau pulau terluar yang masuk wilayah hukum Polda NTB itu, Bajo Pulo Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Boro Windu, begitu kagum dengan pulau terluar ini. 

"Begitu berlimpah sumber daya lautnya dengan warga yang ramah dan tiang gembira,"kata Karo SDM Polda NTB ini.

Kesempatan untuk menjadi anggota Polri tentunya kata Boro Windu, tidak hanya untuk masyarakat wilayah Kota saja, namun juga untuk pemuda dan pemudi di Pulau terluar yaitu di Bajo Pulau Kecamatan Sape Kabupaten Bima dimana Penerimaan Polri ini dengan berprinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (Betah)

Kehadiran dirinya dan jajaran Biro SDM Polda NTB yang di back up Polres Bima Kota di Bajo Pulo, sebut Boro Windu, dalam rangka mensosialisasikan rekrutmen anggota Polri yang terbuka untuk umum, termasuk bagi putra-putri Bajo Pulo sebagai pulau terluar yang ada di wilayah hukum Polda NTB.

Sekilas tentang Bajo Pulo. Bajo Pulo merupakan pulau yang berlokasi di sebelah timur Bima, tepatnya di wilayah Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Pulau yang masuk dalam daerah administrasi Kecamatan Sape Kabupaten Bima ini, jika kita ingin berkunjung ke sana, dari Pelabuhan Sape, menumpang perahu motor. Sekitar setengah jam atau satu jam lamanya, kalau gelombang agak tidak bersahabat, sampailah di Bajo Pulo.

Dari sisi keseharian warga Bajo Pulo, mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan dan menggantung hidup dari hasil laut.

Warga Bajo Pulo, dari cerita masyarakat, merupakan warga pendatang dari Sulawesi tepatnya merupakan warga asli Bugis yang mencari ikan dan menjadikan Bajo Pulo sebagai daerah persinggahan atau beristirahat sejenak.

Seiring perkembangan zaman, akhirnya mereka menetap dan beranak pinang hingga berbaur menjadi satu kesatuan dengan warga Bima, bahkan tidak sedikit yang berjodoh dengan warga asli Bima (Sape).

Menuntut ilmu au bersekolah, dari zaman ke zaman, bukankah menjadi prioritas bagi warga Bajo Pulo. Sebab turun temurun membudaya, anak dan generasi penerus, harus ikut orang tua dan memiliki skill menjadi nelayan tangguh.

Namun, perkembangan zaman, telah menggeser paradigma dan pemahaman mereka. Berapa sekolah dan berilmu merupakan modal dalam meniti hidup dan kehidupan yang lebih baik. 

Faktanya, beberapa SDN dan SMP sebagai tempat sekolah dan menimba ilmu, menjadi spirit baru bagi warga Bajo Pulo.

Contoh dari perubahan budaya dan pemahaman itu, lahirnya M Furkan yang kini telah berseragam polisi. Dia bukan saja membanggakan Abdul Haris dan Fatimah Tunjuhrah, sebagai orang tuanya. Lebih dari itu telah melukis sejarah warga Bajo Pulo sebagai warga yang mendiami pulau terluar, menjadi anggota Korps Bhayangkara.

 Mn


Buruan Daftar, Polda NTB Buka Akses Pendaftaran Calon Anggota Polri TA. 2023


  • Policewatch-Mataram.

Kabar gembira bagi putra putri masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kini telah dibuka pendaftaran Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2023. Bagi masyarakat NTB yang berminat silahkan mendaftarkan diri melalui www.penerimaan.polri.co.id mulai tanggal 4 - 14 April 2023.

Hal ini disampaikan Kepala Biro SDM Polda NTB Kombespol Boro Windu Danandito, S.I.K.,M.A.P saat diwawancarai media pada hari ini Sabtu, (08/04/2023).

Dalam penjelasannya, penerimaan anggota Polri tersebut tidak dipungut biaya apapun (gratis), proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta Clean and Clear. Setelah melakukan pendaftaran online, calon peserta dapat melakukan verifikasi di Polres/Polresta setempat dengan membawa berkas sesuai persyaratan.

Adapun calon peserta yang direkrut dalam penerimaan tahun anggaran 2023 kali ini untuk dididik menjadi : Akpol, Bintara PTU, Bintara Brimob, Bintara Polair, Bakomsus Nakes, Tamtama Brimob, dan Tamtama Polair

"Untuk informasi secara detail pada masing-masing penerimaan, putra putri masyarakat NTB dapat melihat dengan mengakses www.penerimaan.polri.co.id atau silahkan mendatangi Polres/Polresta setempat," jelas Karo SDM.

Ia juga menekankan bahwa pada proses penerimaan polisi tidak ada pungutan biaya apapun alias gratis. Diharapkan kepada masyarakat NTB yang berminat menjadi polisi agar mempersiapkan persyaratan dan melakukan verifikasi di Polres/Polresta setempat.

"Tidak ada masuk polisi itu harus atau wajib menggunakan uang, masyarakat siapapun berhak ikut mendaftar dan tidak perlu berfikir berapa duit yang harus disiapkan, karena semuanya gratis. Yang terpenting adalah menyiapkan diri untuk meningkatkan kompetensinya sehingga siap berkompetisi" jelasnya.

Polisi dengan pangkat melati tiga ini berharap bahwa kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin oleh putra/putri NTB untuk menggapai cita-citanya menjadi Polisi yang nantinya akan mengabdikan jiwa raganya untuk masyarakat dan negara.

"Proses rekrutmen ini akan sangat berperan dalam menghasilkan output terbaik berupa SDM Polri yang mampu melaksanakan tugas pokok fungsi Kepolisian sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum serta menjadi sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang handal dan dipercaya oleh masyarakat," tutupnya.

Mn

Sat Tahti Polresta Mataram Tanggap Tangani Tahanan Sakit Untuk Rujuk Ke RS Bhayangkara Polda NTB

 


POLICEWATCH-Mataram 

Kecepatan tanggap dalam bertindak petugas jaga tahanan atau piket Sat Tahti Polresta Mataram dalam menangani tahanan yang sakit sangat membantu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang  terlihat dari salah satu orang tahanan yang mengalami sakit di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Mataram. Sabtu, (08/04/2023)

Diketahui bahwa ada tahanan atas nama berinisial IR, Perempuan lagi sakit atas keluhan pendarahan dari hidung atau mimisan, selanjutnya Ka Jaga Aipda I Wayan Susila Adnyana dan personel Sat Tahti langsung membawa yang bersangkutan ke Poliklinik Polresta Mataram.

Kapolresta Mataram melalui Kasat Tahti AKP Wahid Joni membenarkan hal tersebut sekira pukul 08.45 wita mendapat informasi bahwa adanya seorang tahanan perempuan sedang sakit. 

Langsung di lakukan pemeriksaan oleh Kasi Dokkes Ipda Dr. Oktaviani Rinduan dan yang bersangkutan harus segera di Rujuk ke RS Bhayangkara karena pasien punya riwayat penyakit ITP.(Trombosit Menurun), katanya

Kemudian selanjutnya pada pukul 09.30 Wita yang bersangkutan di Rujuk dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dalam keadaan kondisi diborgol, ungkapnya 

Kasi Dokkes Ipda Dr Oktaviani Rinduan juga menambahkan bahwa setelah kami lakukan pemeriksaan yang bersangkutan harus segera di rujuk Ke RS Bhayangkara untuk dilakukan observasi dan cek lab dan darah.

Setelah sampai di IGD RS Bhayangkara dilakukan pemeriksaan oleh dokter piket RS Bhayangkara Dr. Isnaini bahwa tahanan IR  harus dirawat inap karena pertimbangan dari penyebab keluhannya, jelasnya

Dimana hasil diagnosa yang bersangkutan mengidap Penyakit ITP (IDIOPATIK TROMBOSITOPENIK PURPURA) / Trombosit menurun dan langsung untuk mendapatkan perawatan medis, pungkasnya.

MN 

Polsek Sandubaya Tingkatkan Patroli Di Perumahan Warga yang Ditinggal Mudik

 


POLICEWATCH-Mataram 

Guna menjaga dan menciptakan kondusifitas keamanan Polsek Sandubaya Polresta Mataram Polda NTB melakukan patroli dan pemantauan rumah kosong ke perumahan warga yang ditinggal Mudik Lebaran 2023 lebih awal di wilayah Sabtu, (08/04/2023)

" Ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan maupun kejahatan kriminalitas yang terjadi di rumah-rumah warga yang kosong ditinggal mudik lebih awal ", ucap Pamit Patroli Ipda I Putu Wiardana bersama 2 personel Polsek Sandubaya 

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK mengatakan bahwa Polsek Sandubaya telah memetakan kawasan perumahan yang ditinggal mudik lebih awal oleh pemiliknya dari informasi pemetaan melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa, dengan aparat RT/RW di lokasi masing-masing.

"Kita sudah siapkan antisipasi. Ketika masyarakat mudik, kita sudah petakan, perumahan ini yang ditinggal penduduknya mana. Jadi sudah kita datakan, di situ kita melakukan pengawasan khusus," ujar Kapolsek

Selain itu juga antispasi yang ditinggal untuk melakukan aktivitas kerja sehingga memberikan himbauan kepada security atau penjaga agar tetap waspada.

Dan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan atau orang yang tidak dikenal untuk segera menginformasikan ke Polsek setempat maupun ke Bhabinkamtibmas, Babinsa, dengan aparat RT/RW, terangnya

Kapolsek juga menekankan dan menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik harus memastikan kondisi rumah yang ditinggal pergi dalam waktu lama, terutama pintu sudah terkunci dan di dalam rumah dalam kondisi aman dari bahaya.

Disamping itu juga mengajak masyarakat ikut mengawasi rumah-rumah tetangga mereka yang ditinggal oleh pemiliknya, jadi tetap kita bagaimana mengelola keamanan dengan melibatkan masyarakat setempat, tutupnya.

MN 

Anggota Polsek Maluk KSB Lakukan Pengamanan Tempat Ibadah Nasrani dalam Jumat Agung Hari Paska 2023.

 

Policewatch-Sumbawa Barat. 

Kepolisian sektor maluk melaksanakan pengamanan tempat ibadah umat nasrani dalam rangka pelaksanaan ibadah jumat Agung dalam memperingati Hari Paskah 2023 bertempat di Kecamatan maluk Kabupaten Sumbawa Barat  pada jumat (07/04/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, dalam pengamanan jumat Agung di tempat ibadahnya umat narasi di pimpin oleh Kapolsek Maluk Kompol Sidik Pria Mursita SH,bersama Danramil 1628-03/Sekongkang,anggota Polres Sumbawa Barat dan Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor Sumbawa Barat.

" Ada 4 tempat perayaan ibadah jumat Agung di wilayah kecamatan maluk yaitu, (1) Rumah Ibadah GMIT Syalom Batu Hijau Umat,(2) Rumah Ibadah/Gedung Serbaguna Solata,(3) Rumah Ibadah GBI Rock Umat Nasrani Protestan dan (4) Rumah Ibadah Pante Costa Umat Nasrani Protestan," ujarnya 

Kata eddy, dalam kegiatan jumat Agung di tempat (1) Rumah Ibadah GMIT Syalom Batu Hijau Umat bertempat di Samping Kiri Polsek Maluk Desa Maluk Kecamatan Maluk KabupatenSumbawa Barat dengan

Tema: Ia Mendahului Kamu Ke Galilea, Jangan Takut, Pendeta bernama Marety Halundaka,S.SI-TEOL.

(2). Rumah Ibadah/Gedung Serbaguna Solata Lokasi Gang Cambun Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat  dengan tema "Melaksanakan Ibadat JALAN SALIB"

Romo bernama Damianus Hyoba Oktaf Langi,PR.

(3). Rumah Ibadah GBI Rock Umat Nasrani Protestan bertempat di Desa Bukit Damai Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat. Bertema "Yesus Kristus Menderita Disalib Untuk Menanggung Dosa - Dosa Saya" Pendeta bernama Agus Marada.

(4). Rumah Ibadah Pante Costa Umat Nasrani Protestan bertempat di Desa Benete Kecamatan Maluk Kabu Sumbawa Barat Bertema "Yesus Mati Untuk Menebus Dosa Kita Dan Dia Bangkit Untuk Membenarkan Kita" Pendeta bernama Alfret Kerap.

" Seluruh rangkaian kegiatan jumat Agung Umat Nasrani berjalan dengan aman dan lancar," (MN)

Antisipasi PMK, Tim Gabungan Lakukan Penyekatan Hewan Ternak Di Pelabuhan Poto Tano

 


Policewatch-Sumbawa Barat.

Dalam mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) masuk ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana bersama anggota melakukan penyekatan hewan ternak di wilayah NTB, khususnya dari Sumbawa Barat (Provinsi NTB).

"Untuk mengantisipasi masuknya hewan ternak, maka dibuatkan posko penyekatan hewan ternak sebanyak 1 posko di Pelabuhan Poto Tano," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos kepada media ini.

Ia juga mengatakan, jumlah personil yang disiagakan di posko penyekatan hewan ternak sebanyak 9 personil, terdiri dari 3 Polri, 1 TNI dan 5 karantina hewan. "Cara bertindak personil di pelabuhan Poto Tano yaitu melakukan penyekatan hewan ternak yang menuju ke pulau lombok melalui pelabuhan penyebrangan Ferry Poto Tano dengan melakukan pemeriksaan muatan kendaraan truk," tutur eddy.

Hasil kegiatan penyekatan hewan ternak yang dilakukan tim gabungan pada Jum'at, 07 April 2023 dari pukul 20.35 Wita telah dilaksanakan penyekatan hewan ternak terkait PMK di wilayah Pelabuhan Poto Tano dengan hasil, tim memantau penyemprotan otomatis disinfektan untuk mencegah PMK terhadap kendaraan yang melintasi portal jalur bongkaran. "Tim penyekatan hewan ternak telah menemukan 2 unit kendaraan yang memuat hewan yang akan menuju ke pulau Jawa," pungkasnya. (Mn)

Polres Sumbawa Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Banjir Di Desa Lito


Policewatch-Sumbawa Besar.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat yang menjadi korban bencana banjir di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu, Polres Sumbawa bergerak menyalurkan bantuan sosial berupa sembako, Sabtu (08/04/23) pagi

Kegiatan bakti sosial yang bertajuk "Polres Sumbawa Berbagi" tersebut dilaksanakan dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Sumbawa Iptu Abdul Muis Tajudin bersama Personelnya.

Adapun bantuan paket sembako yang diberikan berupa 15 dus mie instan, 15 terai telur, 15 kg gula pasir, 15 kotak teh serta 15 liter minyak goreng.

Sementara itu, Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra S.I.K, MH., saat dikonfirmasi mengatakan Penyaluran bantuan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Sumbawa kepada korban bencana banjir.

Lanjut Kapolres, bahwa bantuan ini bersumber dari pengumpulan dana jajaran Polres Sumbawa melalui Program Seribu Rupiah Sehari yang dikumpulkan dan digunakan untuk kegiatan bakti sosial.

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir, kita harus kuat dan bangkit untuk pulih yakinlah ini adalah ujian dari yang maha kuasa,” kata Kapolres. (Mn)

Kerja Menjadi TKW di Arab Saudi,Ibunya Minta Anaknya Dipulangkan Ke Indonesia Karena Sedang Sakit.

 


Bekasi.Policewatch.News: Mirna (29) berasal dari kp kuda kuda Rt 004/004 Desa Batarsari Kecamatan Pebayuran,Kabupaten Bekasi,yang menjadi (TKW) di Arab Saudi,ibunya meminta tolong kepada pemerintahan daerah atau pusat,agar anaknya secepatnya dipulangkan kembali ke indonesia.

Saat Pimred Jawa Barat Media Seputarindonesia.co.id,mendatangi kediaman rumah ibu mirna didampingi Dede suami Mirna.Kamis (06/04/2023),yang menjadi (TKW) di Arab Saudi,saat memberikan keterangannya,ia mengatakan memang sejak kecil anak saya punya penyakit asma tapi kenapa bisa di berangkatkan oleh seponsornya.


Dalam vidio yang dikirim oleh Mirna,dia sekarang sudah mendapatkan majikan kondisinya saat ini sedang keadaan sakit,tanpa istirahat dan tidak kenal waktu,"ujar Titin ibu Mirna Sambil Meneteskan Air Mata.

“Saya meminta bantuan melalui pesan whatsapp kepada.Misnan LL.B Pimred Jawa Barat Media Seputarindonesia.co.id,untuk menyampaikan dan membuat laporan kepada pemerintah daerah atau pusat untuk pemulangan saya dari Arab Saudi, saya berada di Damam dirumah majikan sedang sakit. Saya takut kenapa- kenapa, saya ingin pulang, tolong lah saya,” tutur Mirna dalam vidio yang beredar.

"Iya pak saya banyak" terima kasih sama bp saya doa' in semoga lancar dan semoga di permudahkan segala urusannya amiin🤲🤲🤲ya Alloh bismillah semoga sukses ya pak,"ucap Mirna dalam pesan WhatsApp.

Dalam postingan tersebut pun.Dede Suami Mirna membagikan beberapa gambar yang menunjukkan kondisi Istrinya TKW,yang sedang sakit, dan adanya tisu dengan bercak darah keluar dari hidungnya diduga adalah darah,

Sementara itu.Titin ibu kandung Mirna TKW tersebut berharap agar Pemerintah Republik Indonesia membantu pemulangan putri kandungnya itu kembali ke rumahnya di kp kuda-kuda Rt 004/004 Desa Batarsari Kecamatan Pebayuran,Kabupaten Bekasi.

“Tolonglah anak saya dipulangkan kembali ke Indonesia.Tolonglah saya, bagaimana supaya Mirna  bisa kembali ke pangkuan saya,” tutur Titin didampingi Dede suaminya Mirna,"pungkasnya.

(Amun JG)

Nah! Oknum BPK terjaring OTT KPK, Ternyata Bupati Meranti berikan suap agar menerima WTP

  



JAKARTA - POLICEWATCH NEWS-Penangkapan Bupati Kepulauan Meranti Muhmmad Adil, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (6/4) malam oleh KPK terkait dugaan korupsi pemotongan anggaran OPD, fee travel umrah dan Suap BPK untuk peroleh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

​”Dugaan korupsinya terkait pemotongan anggaran OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dan penerimaan fee jasa travel umrah,” kata Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri dalam keterangan resmi, Jumat (7/4).

​Dalam kegiatan tangkap tangan ini, Tim KPK mengamankan bupati dan beberapa pejabat Pemkab Kepulauan Meranti lainnya, serta satu auditor BPK perwakilan Riau.


​Auditor BPK perwakilan Riau ditangkap tidak terkait dengan kasus pemotongan anggaran OPD dan fee jasa travel umrah. Tetapi, terkait dengan dugaan suap menyuap pemeriksaan oleh auditor BPK agar Pemkab Kepulauan Meranti memperoleh predikat WTP Seperti dilansir ruangpolitik. com

“Terkait dugaan suap menyuap terkait pemeriksaan oleh auditor BPK agar Pemkab Kepulauan Meranti memperoleh predikat WTP,” ujar Ali Fikri.

​Pada OTT kali ini, KPK mengamankan 25 orang yang terdiri dari bupati, sekda, kepala dinas dan badan, kepala bidang dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, ajudan bupati, dan pihak swasta.

​Berdasarkan LHKPN pada 29 Maret 2022 untuk periode 2021, Muhammad Adil memiliki kekayaan Rp4,78 miliar dan tanpa hutang. Kekayaan itu terdiri dari 73 jenis tanah dan bangunan yang diklaim hasil sendiri berada di sejumlah wilayah Kepulauan Meranti dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Riau.

Dengan total harga tanah dan bangunannya mencapai Rp4.317.400.000. ​Adil juga melaporkan lima alat transportasi dan mesin berupa motor senilai Rp174.000.000 serta harta kas dan setara kas senilai Rp244.177.310.

​”Sejauh ini dugaan uang sebagai bukti dalam tangkap tangan ini miliaran rupiah. Masih terus dikonfirmasi kepada para terperiksa,” ucap Ali.

Ali menambahkan KPK tidak memandang besar atau kecilnya nilai transaksional dalam sebuah tindak pidana korupsi.

“Sebagai pemahaman bersama, mengenai jumlah uang besar ataupun kecil itu bukan utama dalam pembuktian unsur korupsi,” ujarnya.

KPK memastikan akan menindak segala bentuk tindak pidana korupsi selama hal itu terjadi di dalam wewenang nya.

“Sedikit atau banyak sama saja itu perbuatan korupsi, bahkan menerima janji pun bila itu ada transaksi terkait penyalahgunaan jabatan sebagai penyelenggara sudah masuk kategori tindak pidana korupsi,” kata Ali.(Tim)

Pegawai BPK Terjaring OTT di Kabupaten Meranti, Mendukung Penegakkan Hukum Kepada KPK

  



JAKARTA - POLICEWATCH NEWS  Menanggapi peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua BPK Isma Yatun memberi penjelasan sebagai berikut:

BPK secara institusi mendukung penuh upaya KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

BPK dan KPK selalu bersinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan lebih akuntabel dengan bersama menjadi garda terdepan dalam combating corruption di negara Indonesia ini. 

Untuk itu kami mendukung upaya penegakan integritas, independensi, dan profesionalisme, dan kami telah berkoordinasi dengan KPK terkait peristiwa ini yang dapat menjadi deterrent effect yang melanggar.

Kami sangat prihatin dengan kejadian terkini yang turut melibatkan pegawai BPK. 

Ini menjadi pukulan berat bagi BPK sekaligus advance warning bagi institusi BPK RI bahwa langkah untuk memerangi korupsi dalam segala bentuknya membutuhkan ketangguhan dan dukungan semua pihak.

Sejatinya, kami selalu berkomitmen menegakkan nilai dasar BPK yaitu integritas, independensi, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas BPK.

Nilai tersebut menjadi landasan institusi BPK dan dilaksanakan oleh setiap individu BPK.

Kami sudah menonaktifkan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, demikian juga dengan staf pemeriksa untuk kasus terkait. 

Kami juga akan memproses seluruh pegawai yang diduga terlibat sesuai ketentuan yang berlaku melalui Majelis Kehormatan Kode Etik (MKKE) BPK. MKKE merupakan suatu mekanisme untuk menegakkan kode etik BPK sebagai upaya BPK bebas dan mandiri sesuai amanat UUD 1945.

Sumber : Humas BPK RI

Jurnalis : Bambang MD

Warga Merapi Keluhkan Sering Mati Lampu Tanpa ada Pemberitahuan Pihak PLN

 



POLICEWATCH NEWS - LAHAT - Sering mati lampu malam ini lima kali mati alias byar pet sehingga merugikan konsumen yang diatur undang undang nomor 8 tahun 1999, ancaman merugikan bagi konsumen Secara umum, dikenal ada empat hak dasar konsumen yang harus dilindungi, yaitu: hak untuk mendapatkan keamanan, hak untuk mendapat informasi, hak untuk memilih dan hak untuk didengar.kata " Bambang MD warga desa sirah pulau, kecamatan Merapi timur, sering nya mati lampu alat elektronik seperti kulkas, kipas angin, TV, ini akan rusak, sedangkan pihak PLN cabang Kabupaten lahat tidak pernah memberikan pemberitahuan melalui pengumuman di media cetak maupun online, " tahu tahu lampu mati hari ini jumat tanggal  7 april 2023,sudah empat kali dalam semalam terang " Bambang, 

Lebih lanjut sering nya mati lampu di bulan suci ramadhan sudah langganan, terkadang lagi mau menjelang buka puasa mati lampu sampai pukul 12,00 malam baru nyala, ini merugikan konsumen dan konsumen dilindungi oleh undang-undang nomor 8 tahun 1999, ucap " Bambang kepada wartawan jumat (7/4) 

Masih ujar " Bambang MD di Merapi area banyak tambang batubara dan PLTU ada 2 sudah beroperasi yaitu PLTU BANJAR SARI di Desa Sirah pulau dan Gunung Kembang wilayah Merapi timur, sedangkan PLTU KEBAN AGUNG di Desa Kebur, Merapi barat sudah beroperasi juga, namun tetap sering listrik " byar pet " 

Pihak PLN Kabupaten lahat kemungkinan kurangnya suplay listrik sehingga data listrik kurang hingga sering mati lampu ucap " Bambang

Dan sempat mengadu kebagian pengaduan di Rayon Gardu Lembayung namun tetap mati lampu, tidak ada hujan maupun petir malam ini terus mati lampu

Senada juga dikeluhkan Peri sering nya mati lampu saat sedang berbuka puasa tahu tahu lampu mati, kami mengharapkan pihak bagian gangguan PLN untuk memberikan informasi kepada warga melalui pengumuman dan kami harapkan GM PLN Lahat untuk dapat memperbaiki dan tetap memberikan  pelayanan konsumen yang terbaik jangan dirugikan " imbuhnya

Penulis  :surya

KPK OTT Bupati, Sekda, kadis, termasuk ajudan di Kabupaten Merangin serta sita sejumlah uang

 




JAKARTA  - POLICEWATCH NEWS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring 25 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (6/4/2023) malam. Salah satunya termasuk Bupati Kepulauan Meranti M Adil.

"Sejauh ini tim KPK mengamankan 25 orang terdiri dari Bupati, Sekda, Kepala Dinas dan Badan, Kepala Bidang dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, serta ajudan Bupati, dan pihak swasta," kata Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, Jumat (7/4/2023).

Ali menjelaskan, Tim KPK masih terus melakukan pendalaman dengan melakukan permintaan keterangan terhadap para terperiksa.

"Perkembangan akan disampaikan," kata Ali.

Selain mengamankan pejabat dan swasta, KPK juga menyita uang sebagai barang bukti.

"Untuk bukti uang sementara kami pastikan tim juga mengamankannya," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Jumat (7/4/2023).

Ali mengatakan, KPK masih melakukan penghitungan jumlah uang yang diamankan. "Penyidik KPK juga masih mengkonfirmasi kepada beberapa pihak yang diamankan," ungkap Ali.

Ali menegaskan, sebagai pemahaman bersama, mengenai jumlah uang besar atau pun kecil itu bukan utama dalam pembuktian unsur korupsi.

"Sedikit atau banyak sama saja itu perbuatan korupsi, bahkan menerima janji pun bila itu ada transaksi terkait penyalahgunaan jabatan sebagai penyelenggara sudah masuk kategori tindak pidana korupsi," tambahnya.

Diterangkannya, KPK masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dari beberapa pihak terkait.

"Setelahnya pasti kami sampaikan lengkap hasil kegiatan tersebut sebagai bagian keterbukaan informasi KPK kepada masyarakat," pungkas Ali.

Jurnalis : Bambang. MD