Polsek Jereweh Amankan Turnamen Bola Volly Amman Cup 2023



Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepolisian sektor (Polsek) Jereweh mengamankan turnamen bola volly AMMAN CUP 2023 Se-Kabupaten Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar. 

"Pengamanan turnamen dilakukan pada Senin, 02 Oktober 2023 pukul 20.15 Wita yang bertempat di lapangan voly Alun-alun Jereweh yang akan berlangsung dari tanggal 27 September s/d 10 Oktober 2023, dengan penanggung jawab kegiatan Hermanadi," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S. Ik melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos kepada media.

Eddy mengatakan, hadir dalam giat tersebut Kapolsek Jereweh IPTU Saiful, Camat Jereweh Muhammad Solihin, S.Pd M.M, DPRD Sumbawa Barat Sudarli S.Pd, DPRD Sumbawa Barat Kondi Pranata, Forkopimcam Jereweh, Kades se-kecamatan Jereweh, panitia voly Amman cup, clup yang bertanding dan penonton sekitar ± 550 orang.

Untuk yang pertama, bertanding kelas putri, TEKAT VS GARDA BANGSA 

yang dimenangkan oleh GARDA BANGSA dengan skor 3:1 dan putra BCC VS GARDA BANGSA 3

yang di menangkan oleh GARDA BANGSA dengan skor 3:2. "Kegiatan berakhir pukul 01.00 Wita berjalan dengan aman dan lancar yang dilaksanakan pengamanan oleh Polsek Jereweh. 

Mn

HIKMAH KEHILANGAN DALAM AJARAN ISLAM,DAN MENSIKAPINYA..!..

Kehilangan menjadi sesuatu yang sangat menyedihkan bagi banyak orang, terlebih ketika kehilangan barang berharga. Entah itu kehilangan dompet, hp, kendaraan atau yang lainnya. Terlebih jika barang yang hilang itu adalah hasil jerih payah kita sendiri yang barang tersebut di peroleh dengan cara menyisihkan dikit demi sedikit  menabung dan baru membeli barang yang kemudian hilang setelah di peroleh/di miliki barang Tersebut..


Tak ayal  sebagian kita pun dalam menyikapi  sering menyalahkan keadaan, sedih, galau hingga stres belum bisa menerima Kenyataan.

Namun tidak Demikian Bagi seorang Muslim dalam menyikapi tentang Hilangnya Barang Berharga Semisal,Handphone, Motor hingga barang berharga yang di cintainya.

 Seorang Mukmin Senantiasa memahami betul bahwa kehilangan adalah ketentuan dari Allah SWT dan Ia pun Ikhlas terhadap apa yang Telah terjadi.


All kisah ,Persis di Selasa Pagi sekitar 08.15, Seorang Ibu yang memang Rutin ikut kegiatan Pengajian Desa di  salah satu Desa di Tangerang.

Saat berangkat Tidak ada firasat apapun Sebelum kejadian motornya Hilang.

Saat berangkat Giat Ta'lim De desa,dengan  semangat hadir ikut Pengajian Ta'lim  bulanan ibu-ibu  RW se Desa yg ada di kabupaten Tangerang  Yang bahkan hadir Lebih awal dan Memarkirkan Motornya di Depan halaman Parkiran.


 Saat Team Redaksi Menanyakan Kepada Pemilik motor Ketika Parkir motor  lantas menuju kedalam Gedung Ruangan Pengajian ,Mendadak Ibu Hajjah   tersebut kaget karena ada ibu ibu  yang juga menyusul  Parkir Teriak "Maling  Maling ,Pencuria ".Teriak Ibu yang sambil menggendong Anaknya  saat Melihat sepasang Laki dan Perempuan yang Pura Pura duduk di atas Motor membuka kunci motor dengan kunci palsu Letter T Telah terjadi Pencurian  Kendaraan yang kabur Tancap Gas ,Hanya dalam 3 Menitan motor hilang di gondol maling..

Saat ditanyakan Oleh Awak media policewatch.news


"Dengan Hilangnya Motor saya Honda Beat tahun 2021 Plat B 6885 JAS, Saya  Ikhlas  Menerima kenyataan yang Terjadi,Semuanya sudah Ketentuan Dari Allah SWT,Ambil Hikmah dan Anggap kejadian ini sebagai Ujian dan Semakin waspada Karena Motor  Saya hanya di kunci Stang tidak di kunci Rem disk depan,tidak ada kunci rahasia Pula,Wis sabar Ikhlas semoga Di gantikan yang lebih Baik", Ujar Hajjah Ira Wakid Yang Juga Ketua Majlis Ta'lim SE RW 04 Perum suradita.

Pantauan Awak media Kejadian kehilangan Motor di depan Halaman kantor Desa Suradita Kec.Cisauk ini bukan Pertama kali tapi Pernah Terjadi sebelumnya... 

Saatnya Perlu Pengawasan dan Pemantauan untuk keamanan di wilayah Tersebut. Terlebih Kamera CCTV sedang Rusak tidak bisa di Pantau kejadian Ini. Dan Perlu ada Petugas Parkir saat acara acara Penting dan Banyak kendaraan yang Sedang Parkir..



Maknanya, kita perlu ingat bahwa sebagai orang yang beriman di balik setiap masalah dan musibah pasti ada hikmah yang bisa kita petik.

 Dalam kehilangan barang pun, kita perlu mengambil berbagai hikmahnya. Apa sajakah itu? Guys..Pembaca policewatch.news media online Yuk, simak penjelasan di bawah ini.Makna Dibalik Kehilangan Barang Apa Hikmahnya??!!Apa!!?


1. Menyadari bahwa semua hanyalah titipan 

Manusia selalu merasa memiliki terhadap harta benda yang ia peroleh. Saat kita kehilangan barang berharga, barulah kita sadar bahwa semua yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan karena sejatinya harta benda yang kita punya itu adalah milik Tuhan.

2. Kita jadi lebih mensyukuri apa yang ada

Kehilangan barang berharga membuat kita lebih bersyukur. Mengapa begitu? Karena sebenarnya harta benda kita yang hilang tersebut tidak ada apa-apanya dibanding nikmat yang kita rasakan. Meskipun kita mengalami hal tidak menyenangkan itu, tetapi kita masih bisa merasakan kenikmatan yang lain seperti menghirup udara bebas, anggota tubuh yang berfungsi dengan baik, merasakan hangatnya kebersamaan dengan keluarga, dan nikmat lainnya.

Mungkin, selama ini kita lupa bersyukur hingga akhirnya Allah menyadarkan kita akan pentingnya bersyukur lewat kehilangan barang berharga.

3. Jadi lebih menghargai barang

Barangkali diantara kita sering menyimpan barang berharga di sembarang tempat, hingga terkadang lupa barang tersebut kita taruh dimana. Saat menaiki kendaraan umum pun kita tidak berhati-hati dan ceroboh hingga tidak sadar barang berharga yang kita bawa pun hilang, entah itu jatuh atau dicuri orang.

Saat kehilangan barang itulah, kita lebih menghargai barang yang kita punya, menjaganya dengan baik dan lebih berhati-hati saat membawa barang berharga di tempat umum.

4. Sesuatu yang hilang akan terganti dengan yang lebih baik

Kita harus percaya bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Setelah kita kehilangan barang berharga, pasti ada hal baik lainnya yang akan kita terima, salah satunya adalah barang yang hilang itu akan terganti dengan yang lebih baik. Boleh jadi barang berharga kita yang hilang tersebut tidak baik untuk kita, maka Allah menghilangkannya dari kita dan akan Allah ganti dengan yang lebih baik lagi.



5. Sadar akan pentingnya sedekah 

Saat kita kehilangan barang, mungkin saat itulah Allah menegur kita untuk berbagi terhadap sesama. Barangkali, kehilangan merupakan teguran untuk kita yang selama ini enggan bersedekah. Maka dari itu, kita harus sadar bahwa harta yang kita peroleh harus kita sisihkan sebagian untuk bersedekah terhadap orang yang membutuhkan.

stafdes Suradita munajad&A.wakid memantau lokasi kejadian hilang motor dan melaporkan ke Polsek Cisauk


Itulah beberapa hikmah yang bisa kita ambil ketika kita kehilangan barang berharga. Sedih itu wajar, kok. Namun, perlu kita ingat bahwa di setiap musibah yang kita alami pasti ada hal baik yang bisa kita ambil. 

Redaksi policewatch.news

H.Irvanto Abdul Wakid

Gabungan Piket Fungsi Polres Sumbawa Barat Lakukan KRYD berikan Himbauan TPPO Kepada Masyarakat


Policewatch-Sumbawa Barat.

Upaya cipta kondisi (Cipkon) dan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) Polres Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) diwilayah Kabupaten Sumbawa Barat pada senin (02/10/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.IK melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos mengatakan, kegaitan KRYD tersebut dilaksanakan oleh gabungan piket fungsi Polres Sumbawa Barat dan Polsek Jajaran yang dipimpin oleh pawas. 

Gabungan piket fungsi Polres dan Polsek Jajaran melaksanakan Pemeriksaan Kendaraan dengan sasaran Balap Liar, 3C, penyalahgunaan senpi, sajam, handak, premanisme, prostitusi, narkotika, miras, street crime, kenakalan remaja, Razia Liar dan lainnya serta memberikan himbauan kamtibmas. 

" Selain itu anggota berikan himbauan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Menurutnya kejahatan perdagangan orang sangat tidak manusiawi karena mengeksploitasi manusia, baik dari sisi ekonomi, maupun seksual.Masyarakat agar tetap 

 waspada untuk tidak terpengaruh sama agen-agen tenaga kerja keluar negri," terangnya.

Mn

Tindak pidana pencurian dalam keluarga diselesaikan secara Restoratife Justice yang berperkara di Polda Kalbar.

 



Red, policewatch.news, Kalbar,- Masyarakat sangat memberi perhatian dan ucapan terimakasih atas suatu kejadian perkara dalam kasus pencurian yang melibatkan pelaku /terlapor dan korban(pelapor) yang mana antara pihak yang berperkara merupakan keluarga yaitu saudara kandung.

Berdasarkan informasi yang kami terima dari tim penyidik subdit 3 Ditreskrimum Polda Kalbar bahwa pada hari rabu tanggal 13 september 2023 saat korban yang bernama MUI SU sedang berada di rumah bersama kedua anaknya yang berusia sekitar 7 tahun dan 1 tahun 10 bulan , sekitar pukul 11.00 wib korban bermain bersama anaknya yang berusia 1 tahun 10 bulan di ruang tamu dan saat itu anak korban tersebut sedang bermain dan memegang Handphone milik korban. Sekitar pukul 11.10 menit tak berselang lama korban yang bernama MUI SU bergegas masuk ke ruangan dapur utk mengambil air minum buat anaknya yang masih kecil.

Saat korban mengambil air minum di dapur korban melihat ada seseorang masuk menggunakan helm warna hitam secara spontan merampas HP dari tangan anaknya kemudian bergegas pergi menggunakan sepeda motor dari rumah korban. Dan akibat perbuatan terduga pelaku/terlapor maka korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

Atas kejadian tersebut korban melakukan laporan ke Polda Kalbar dengan laporan polisi nomor : LP/B/275/IX/2023/SPKT/POLDA KALIMANTAN BARAT, tanggal 13 september 2023 perihal tindak pidana pencurian dalam keluarga .

Dari sumber yang kami dapatkan bahwa tempat kejadian perkara yaitu terjadi di rumah korban yang bernama MUI SU yang beralamat di jln. Budi Utomo gg Teluk sahang 1 Rt/Rw : 004/013 siantan hilir kecamatan Pontianak Utara.

Dalam kasus terduga pelaku/terlapor yang bernama LIM MIAU SUNG Alias Acung yang berdomisili di sungai rengas kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kubu Raya merupakan adik kandung dari korban.

Proses pada perkara kasus tindak pidana pencurian dalam keluarga ini akhirnya di lakukan langkah mediasi antara korban dan pihak terlapor, dan pada tanggal 19 september 2023 pelapor ( korban) datang ke Ruang Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kalbar dengan membawa Terlapor sdr. Lim Miau Sung alias Acung dan menyampaikan permohonan kepada penyidik untuk permasalahan dalam perkara dimaksud dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan di fasilitasi Penyidik dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti:

a. Terlapor ( pelaku) merupakan adik kandung pelapor atau korban 

b. Terlapor sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada Korban.

c. Terlapor telah mengembalikan Hp kepada korban sebagai pelapor.

Di balik kasus perkara ini, terhadap pelaku Lim Miau Sung alias Acung oleh keluarga di titipkan di PANTI REHABILITASI karena pelaku merupakan pecandu Narkoba. Dan pihak keluarga sangat berharap agar pelaku ini segera sadar dan cepat kembali hidup normal kembali terlepas dari kebiasaan buruk yang berkaitan dengan kebiasaan sebagai pecandu Narkoba.

Atas penyelesaian kasus ini secara kekeluargaan para pihak mengucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian karena Permasalahan tersebut dapat di selesaikan secara kekeluargaan.


Sumber berita :
Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Kalbar 
Pewarta : MS police watch Kalbar

Gelar Aksi Demo di Kejagung RI, REKRA Tuntut Agar Sekda Lahat Diperiksa

 



JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Sejumlah mahasiswa dan pemuda mengatasnamakan Reformasi Kedaulatan Rakyat (REKRA) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) pada Selasa (3/10/2023)

Mereka meminta Kejagung turun ke Kabupaten Lahat Sumatera Selatan untuk mengusut dugaan adanya korupsi yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lahat, Chandra.

Menurut Noveri Agustyan, koordinator lapangan aksi tersebut menyatakan, bahwa Sekda Lahat Chandra mempunyai rekam jejak kurang baik dengan menjadi terduga korupsi saat menjabat Kabag Umum dan Kasatpol PP Kabupaten Empat Lawang.


“Sekda Lahat saat ini menjadi Sekda Lahat dan sebelumnya menjadi Kabag Umum dan Kasatpol PP Empat Lawang. Saat di Empat Lawang, Chandra mempunyai rekam jejak buruk karena terindikasi melakukan tindak pidana korupsi,” kata Noveri di depan gedung Kejagung. 

“Kejagung harus turun tangan. Jangan biarkan terduga korupsi menjabat pada jabatan penting di daerah. Hal ini mungkin ada pembiaran di daerah, dan menjadi tugas Kejagung untuk mencegatnya. Bagaimana pun, koruptor musuh kita bersama. Kami minta ketegasan kejagung,” terangnya.

Lebih lanjut, Noveri meminta Kejagung untuk audit harta kekayaan Sekda Lahat Chandra karena diduga bersumber dari hasil korupsi.

“Kami tegaskan. Harta kekayaan Sekda Lahat harus diaudit. Sebagai pejabat di daerah, harus terbuka asal muasal harta kekayaannya. Saat ini, dugaan korupsi semasa ia di Empat Lawang mencuat, saya kira Kejagung harus bertindak tegas dan periksa Chandra,” tegasnya.

Terakhir, aktivis asal Sumatera Selatan ini mengaku geram akan adanya pejabat terduga korup dan masih menduduki jabatan penting di daerah. 


“Kami geram dengan masih adanya terduga koruptor mempunyai jabatan penting di daerah. Sekelas Sekda harusnya bersih dari orang-orang terduga koruptor. Kami ingin Sumatera Selatan bersih dari Koruptor yang jelas musuh negara itu,” tandasnya.

Terpisah  Sekda Lahat Chandra saat dikonfirmasi terkait dana aksi demo di Kejagung RI untuk belum bisa dihubungi untuk memberikan hak jawab (red)

VIRAL, PEMBERITAAN 2 SISWI KORBAN PERUDUNGAN ADALAH "TIDAK BENAR"

 

PARI II POLRES METRO BEKASI, SELASA 3 OKTOBER 2023, TANGGAPAN BERITA VIRAL SISWI DUGAAN PERUDUNGAN.

Kabupaten bekasi.Policewatch.News; Tenggapan berita viral mengenai, Dugaan perudungan yang dilakukan kepada korban 2 siswi berinisial I dan K "adalah tidaklah benar". Ujar ibu berinisial (A)  yang merasa dituduh.

"Bermula dari jam 3 sore pada hari rabu saya telpon anak saya  berinisal  (d), terus saya tanya, dimana ... udah sore pulang...anak saya menjawab, ntar mah aku di kata katain mekli ... terus mati teleponnya".

"Intinya anak saya tidak membuly atau merudung atau menculik ,  seperti yang diviralkan oleh berita saya beserta kuasa hukum saya akan melayangkan hak jawab, karena berita itu tidak koordinasi dengan saya, tidak seimbang naamanya". Tambahnya.

Sedangkan si (d) setelah diklarifikasi menyampaikan "saya tidak membuly, dia yang ngata ngatain ke saya, dan ada abang abang dia yang malah menyampaikan udah ributin aja, dan saya menjawab ayo, akhirnya memilih tempat dan kita berkelahi satu lawan satu". Pungkas (d)

Video yang beredar, setelah di klarifikasi oleh pihak media, video tersebut direkam oleh teman sekolah (d) yang berinisial (df).


"Rekaman perkelahian itu tidak penuh saya rekam, saya baru datang dan saya merekamnya saat posisi (d) posisi unggul dan akhirnya dipisahkan, jadi saya hanya merekamnya saat mau berakhir".

(D) tidak sendiri terlihat dalam video, teman (d) yang juga ikut berkelahi berinisial (k) juga menyampaikan hal yang sama.

"Kami sudah minta maaf, malah di ajakin ribut, ya karena sama sama setuju ya ribut 2 lawan 2".

Kuasa hukum (d) bapak Imbran Bachtiar H., S.H. saat ditemui menyampaikan "tuduhan kepada klien saya soal perudungan dan lain lain tidaklah benar, ini adalah perkelahian sama sama sepakat, cewek lawan cewek, dan kejadian ini sudah hampir 1 Minggu yang lalu, kenapa sekarang baru dilaporkan,  langkah hukum akan kami tempuh juga, bila memang tidak bisa diselesaikan, maka kami akan buat laporan balik".

Untuk sementara perkara ini ditangani oleh Unit 4 PPA Polres Metro Bekasi.(Red) 

Bakti Sosial Rehab RTLH, Satu Keluarga Penerima Manfaat Di Desa Jango Terima Kunci


Policewatch-Lombok Tengah.

Program Bakti sosial rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi Layak Huni dalam rangka memperingati HUT Ke-78 TNI yang dilaksanakan Kodim 1620/Loteng akhirnya rampung dikerjakan sesuai target. 

Penyerahan kunci rumah di lakukan secara simbolis oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bakti, M.I.P., M.Han, kepada satu keluarga penerima manfaat di dusun puntik Baru Desa Jango Kecamatan Janapria Lombok Tengah, Selasa (3/10/2023). 

"Tujuan dari rehab RTLH ini adalah sebagai wujud tindakan nyata TNI selalu hadir dalam membantu kesulitan masyarakat,"ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Keratanegara di lokasi. 

Selain untuk meningkatkan kualitas hunian warga yang kurang mampu dan tidak mampu program RTLH jug sangat memberikan dampak positif yang di rasakan masyarakat. 


Keluarga penerima manfaat yang beruntung kali ini adalah Keluarga Ibu Masnah yang telah lama tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Atas bantuan dari program Bakti sosial rehabilitasi RTLH, rumah mereka kini telah mengalami perubahan besar. 

"Dinding yang retak dan atap yang bocor telah diperbaiki, sehingga dapat memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi keluarga ini," kata Dandim. 

Selain perbaikan fisik, program Bakti sosial rehab RTLH juga memberikan dampak positif secara sosial dan ekonomi. Dengan kondisi rumah yang lebih layak huni, diharapkan keluarga penerima manfaat dapat lebih produktif dan meningkatkan kualitas hidup mereka," terangnya. 

Acara penyerahan kunci ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah, serta warga desa. Semua pihak turut berbahagia atas kesuksesan program rehabilitasi RTLH yang di lakukan oleh TNI Kodim 1620/Loteng. 

"Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat Desa Jango akan semakin kuat. Program-program serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk membantu warga yang membutuhkan di masa mendatang," harapnya.

Mn

Polres Lombok Utara Gelar Upacara Perabuan


Policewatch- Lombok Utara

Polres Lombok Utara menggelar upacara perabuan  Purnawirawan Polri Iptu Ketut Sumadnya yang sebelum usai masa dinasnya, menjabat sebagai Kanit Reksrim Polsek Tanjung Polres Lombok Utara,  almarhum meninggal karena sakit yang diberitakan, dan  kegiatan perabuan di laksanakan di pemakaman umum Dusun Tanah Embet Desa Batu Layar Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. Senin, 2/10/2023.

Dalam hal ini Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si. melalui Kabag SDM Polres Lombok Utara AKP I Dewa Made Oka Supartha Sh.  menyampaikan kepada awak media di sela- sela kegiatannya, bahwa kegiatan upacara perabuan  ini di laksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir dan penghargaan  Kepolisian  kepada almarhum atas jasa dan pengabdiannya selama bertugas di Kepolisian.

Pada acara tersebut, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kabag SDM Polres Lombok Utara AKP I Dewa Made Oka Supartha Sh.

Turut hadir dalam Upacara perabuan yang digelar   antara lain beberapa PJU  Polres Lombok Utara dan Anggota, anggota Polres Lombok Barat,  Para Purnawirawan Polri dan masyarakat serta anggota banjar di Dusun Tanah Embet.

Suasana duka meliputi keluarga yang di tinggalkan di saat jenazah almarhum akan di berangkatkan ke tempat perabuannya serta suasana sangat sedih  saat keluarga almarhum memberikan sambutan yang di sampaikan.

"Serta kesedihan menyelimuti di saat adanya tembakan salvo merupakan penghormatan terakhir  guna melanjutkan prosesi perabuan   di tempat   pemakaman umum Dusun Tanah Mbet Desa Batu Layar.

Almarhum  merupakan sosok Purnawirawan Polri yang santun dan bersahaja. Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki dedikasi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Insan Bhayangkara.

“Saya mewakili Kapolres  Lombok Utara  dan seluruh anggota Polres Lombok Utara dan jajaran menyampaikan turut  bela sungkawa yang sedalam- dalamnya. Kita sangat kehilangan sosok almarhum, dan jika ada kesalahan baik di sengaja maupun tidak di sengaja di masa hidupnya mohon di maafkan.” ucap Dewa 

“Semoga arwah Almarhum diberikan tempat terbaik di sisiNya sesuai dengan amal baktinya dan diampuni segala dosa-dosanya. Kepada keluarga yang di tinggalkan  semoga di berikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini, semua makhluk hidup akan kembali ke PenciptaNYA, pungkasnya.

Mn

Sat Binmas Polres Lombok Utara Lakukan Penyuluhan di SMKN 1 Pemenang


Policewatch-Lombok Utara.

 Kepolisian Resor Lombok Utara, Kegiatan Personil Sat Binmas Polres Lombok Utara di pimpin langsung AIPTU  I Putu Adnyana  Ps.Kanit Bintibsos  Polres Lombok Utara melaksanakan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan di SMKN 1 Pemenang, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara. Selasa 03/10/2023

Kegiatan  pembinaan dan penyuluhan tersebut di laksanakan ke sekolah-sekolah oleh anggota Sat Binmas Polres Lombok Utara  dan merupakan program khusus Polri.

Dalam kegiatan tersebut himbauan diberikan terkait dengan tingkah laku siswa dan siswi khususnya SMKN 1 Pemenang untuk  mewaspadai penggunaan hp yang saat ini agak meresahkan,  dimana  menjadi keluhan baik oleh orang tua murid ataupun para guru pengajar di setiap sekolah.

Sembari    menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas  agar para guru pengajar juga  selalu  mengawasi para muridnya   terhadap tingkah laku, dan selalu mengingatkan untuk tidak melakukan pembullyan kepada rekan-rekan pelajar lainnya, walaupun dengan maksud bercanda tetapi dampaknya terhadap mental rekan  yang di bully sangat berpengaruh nantinya. 

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kasat Binmas Polres Lombok Utara AKP I Made susila Artana di sela sela kegiatannya membenarkan saat di konfirmasi oleh awak media  mengenai kegiatan yang di laksanakan oleh personil Sat Binmas Polres Lombok Utara yang melaksanakan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan di SMKN 1 Pemenang, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Kasat Binmas juga menambahkan dalam kesempatan tersebut tak lupa  personilnya  menyampaikan  terkait dengan peraturan berlalu lintas  agar seluruh siswa dan siswi selalu mematuhi  peraturan-peraturan demi keselamatan kita  bersama, baik dengan penggunaan helm, helm SNI, serta melengkapi data kendaraannya.

"Dengan kehadiran personil Sat Binmas yang melaksanakan kunjungan pembinaan dan penyuluhan  di sekolah-sekolah, dapat  terjalin hubungan  yang  erat serta tidak ada kesenjangan antara kami aparat penegak hukum dengan masyarakat khususnya bagi para pelajar dan pengajar ". ucap Kasat Binmas

Mn

Studium Generale IAIH NW Lotim : Turats sebagai Peninggalan Abadi dan Ngaji bil Medsos

 


Policewatch-Lombok Timur.

Sejumlah Profesor ikuti Studium Generale di IAIH NW Lotim dengan tema Revitalisaai Kajian Kutub al-Turats dalam Menguatkan Nilai-nilai Spiritual dan Intelektual

Sebagai langkah awal untuk memulai perkulihan semster ganjil Tahun Akademik 2023/2024, Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Nahdlatul Wathan Lombok Timur menggelar Studium Generale di Aula Majlis Dakwah Hamzanwadi II Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Selasa (03/09) Dengan menghadirkan Guru Besar dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Jawa Timur Prof. H Kojin, Agus Zaenal Fitri dan H Teguh. 

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, pada tahun akademik 2023/2024 IAIH NW Lombok Timur telah memerima sebanyak 1.070 orang mahasiswa baru yang tersebbar di semua program studi yang di kelolanya. Selain itu pihak civitas akademik IAIH NW Lotim terus melakukan akselerasi dan inovasi untuk menunjukan eksistensinya dan pengembangan kompetensi SDM yang ada di lingkungan kampus IAIH NW Lotim baik untuk dosen maupun untuk mahasiswa, seperti pada hari ini, IAIH mengelar kuliah umum untuk mahasiswa sebagai tanda awal dimulainya tahun ajaran yang baru.


Menghadapi era civil society 5.0 kita harus mampu berkompetisi dengan cara meningkatkan kompetensi diri dan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini, demikian diungkapkan oleh rektor IAIH NW Lotim KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, dalam sambutannya saat membuka kegiatan studi general tersebut.

"Yang harus kita miliki di era sekarang ini adalah kecerdesan spritual, kecerdasan intlektual dan kecerdasan digital," tegasnya.

Sedangkan Prof Kojin dalam paparan materinya yang memgangkat tema 'Turats Sebagai Warisan Abadi bagi Setiap Generasi'.

 Menurutnya,  Turats adalah Peninggalan yang bermanfaat ilmu/harta dari generasi pendahulu. Peninggalan berupa ilmu dan ini peninggalan abadi

Katanya, kesuksesan adalah orang yang bisa menggunakan kesempatan yang ada.

"Gunakan waktunya sebaik-baiknya. Jangan hanya makan dan tidur. Jadikan waktumu untuk ilmumu bertambah.Itulah yang namanya santri benaran," ujarnya.

Lanjutnya, yang harus dilakukan generasi tetap membaca berkali-kali karena akan menemukan kemulian. Setelah itu,  harus menulis agar bisa menjadi peninggalan. 

"Tapi, harus diingat semakin tinggi ilmu seseorang makan semakin tinggi adab dan akhlaqnya. Peganglah filsafat padi, semakin berbuah semakin merunduk," pungkasnya.

Sementara itu Mudir Forum Mudir Mahad PTKIN, H Teguh, banyak dari mahasiswa baru yang masuk ke perguruan tinggi agama tidak bisa baca tulis al-Quran dan Bahasa Arab, sehingga ini yang membuat kita di Forum Mudir Mahad PTKIN memberikan kelas khusus untuk belajar dan menulis arab.

Prof Agus Zaenal Fitri, menerangkan ilmu itu bukan di laptop akan tetapi ilmu itu ada dalam hati, maka harus kita bersungguh-sungguh karena kesuksesan milik orang-orang yang bersungguh-sunguh dalam menuntut ilmu. Penggunaan media digital telah memberikan kontribusi munculnya ruang publik baru di mana banyak muslim yang berbicara Agama Islam.

" Kajian Turats akan lebih dinamis namun salah satu tantangan berdakwah yang dihadapi saat ini adalah masalah penguasaan teknologi digital," tegasnya.

Dengan kondisi ini, katanya, kecerdasan santri harus lebih dari 2 atau 3 diantaranya, kecerdasan intlektual, spritual, emosional dan kecerdasan tahan banting.

"Sudah saatnya kajian turats dengan media sosial (ngaji bil medsos). Dibandingkan dengan ngaji konvensional,  kelebihannya adalah jangkauannya lebih luas," pungkasnya. 

Kegiatan studium general di awal tahun akademik 2023/2024 yang mengangkat tema Pendidikan Islam di Era 5.0 Revitalisasi Kajian Kutub Turats dalam Memguatkan Nilai-nilai Spritual dan Intektual ini, turut dihadiri oleh semua Wakil Rektor IAIH, Dekan, Kaprodi, Dosen, dan ribuan mahasiswa dan santri NW.

Mn

Babinkamtibmas Desa Dangiang Kayangan Hadiri Acara Maulid Di Desa Binaannya*


Policewatch-Lombok Utara.

 Bhabinkamtibmas Desa Dangiang Bripka  Robertus melaksanakan  pengamanan serta menghadiri acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di masjid Nurul Hidayah Dusun Jalantik, Desa Dangiang Kecamatan Kayangan Lombok Utara.Selasa 03/10/2023

Kegiatan tersebut dilaksanakan memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang di hadiri Tuan Guru Muchsin LC. MA, langsung sebagai penceramah  serta di hadiri juga oleh Kades Dangiang, Toga, Tomas dan tokoh adat setempat serta Kepala kewilayahan dan Karang teruna serta masyarakat Desa Dangiang.

Tak lupa juga dalam kesempatan tersebut sembari menghadiri kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tak lupa juga Babinkamtibmas memberikan himbauan kepada masyarakat yang hadir, agar mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan agar selalu tercipta sitkamtibmas yang tetap kondusif serta  menjelang pesta Akbar pemilu 2024 agar sitkamtibmas juga tetap aman.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si melalui Kapolsek Kayangan Iptu Gufron Subeki SH, di sela-sela kegiatannya  membenarkan tentang kegiatan yang di laksanakan oleh anggota babinkamtibmas Desa Dangiang, yang  melaksanakan  pengamanan serta menghadiri acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Dusun Jalantik, Desa Dangiang Kecamatan Kayangan Lombok Utara.

Kapolsek menambahkan kegiatan tersebut dilaksanakan  untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang di rangkai dengan kegiatan masyarakat seperti lomba-lomba yang di ikuti oleh masyarakat untuk memeriahkan kegiatan Maulid Nabi.

Hal tersebut merupakan acara tahunan dan juga di rangkai dengan acara Maulid adat di Sesait di Masjid kuno, yang merupakan acara Akbar masyarakat Kecamatan Kayangan, dan kegiatan tersebut juga merupakan event Nasional selain kegiatan maulid adat di Bayan. ucap Kapolsek

Mn

Jelang Operasi Mandalika Rinjani 2023, Polres Loteng Laksanakan Patroli KRYD


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Guna menciptakan kondusifitas keamanaan diwilayah Kabupaten Lombok Tengah Polres Lombok Tengah dalam rangka menjelang pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2023 melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)  juga dilakukan pada malam hari dengan sasaran ketempat tempat yang rawan terjadinya  gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Tengah selasa, (2/10/2023)

Kegiatan KRYD tepatnya hari Senin, tersebut dipimpin langsung oleh Pawas  IPTU I Gusti Nengah Pariartha dan anggota yang tersprint KRYD berjumlah sekitar 54 orang.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat,SIK melalui Kasi Humas Polres Lombok Tengah IPTU Hariono mengatakan, bahwa upaya Preemtif maupun preventif dilaksanakan untuk menciptakan kondusifitas keamanan, Harkamtibmas dan antisipasi adanya potensi gangguan keamanan 3C (curat. Curas dan Curanmor ) dan ganguan kamtibmas lainnya yang terus dilakukan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) baik siang dan malam hari. 

"Untuk malam hari ini sasarannya adalah di seputaran kawasan Kuta Mandalika yang sasarannya yaitu para pengunjung serta untuk antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dalam rangka Cipkon Ops Mandalika Rinjani 2023", ujar Kasi humas.

Dalam kegiatan KRYD malam ini dengan route By pass BIL Mandalika - Bundaran Songgong - Gate 2, Gate 3 , lokasi Parkir Timur Sirkuit Mandalika- Bundaran Novotel.

Kegiatan KRYD malam ini Personil Polres Lombok Tengah juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat dan pemuda yang lagi nongkrong di seputaran kawasan Kuta  mandalika untuk berperan aktif menjaga kamtibmas serta tidak menjual dan mengkomsumsi minuman keras, judi dan balap liar sepeda motor ,tegasnya

"Mari kita ciptakan keamanan yang kondusif bersama sama saling menjaga, serta antisipasi hal hal yang berpotensi menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas sehingga pelaksanaan kegiatan event MotoGp di Sirkuit Kuta Mandalika berjalan aman tertib dan lancar", pungkasnya

Mn

Diduga Sengaja Dibakar, Polsek Plampang Padamkan Kebakaran Lahan


Policewatch-Sumbawa Besar

Personel Polsek Plampang Polres Sumbawa Polda NTB gerak cepat memadamkan kebakaran lahan jagung yang terjadi di Desa Maronge Kecamatan Maronge, Senin (02/10/23) pukul 14.50 wita.

Kapolsek Plampang AKP Budiman Perangin Angin SH., mengatakan kebakaran diduga terjadi akibat dibakar oleh pemilik lahan karena habis panen.

"Pemadaman kami lakukan guna mengantisipasi kebakaran meluas dan membesar" ungkap Kapolsek.

Kapolsek menyebutkan pihaknya melakukan pemadaman api dengan menggunakan alat seadanya hingga titik api benar-benar hilang.

Dalam kesempatan itu, AKP Budiman juga berpesan agar masyarakat tidak ada lagi yang membersihkan lahan atau ladang dengan cara membakar di musim kemarau saat ini, mengingat api akan cepat membesar dan dapat terjadi kebakaran.

Selain itu,dampak dari Karhutla juga tidak baik untuk kesehatan serta kerusakan ekosistem alam. 

Mn

Cek TKP Perkelahian Antar Pelajar, Kapolsek Datangi SMAN1 Janapria


Policewatch-Lombok Tengah.

Polsek Janapria datangi TKP  (tempat kejadian perkara) kasus perkelahian antar pelajar di SMAN 1 Janapria yang berujung pengerusakan fasilitas sekolah oleh orang siswa yang berkelahi, Senin (2/10/23).

Perkelahian antar siswa SMAN 1 Janapria dipicu adanya kesalahpahaman antar siswa, sehingga salah satu orang tua dari siswa yang berkelahi mendatangi sekolah kemudian melakukan pemukulan terhadap salah satu siswa dan melakukan pengerusakan. 

Mendapat laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut, Kapolsek Janapria IPTU I Wayan Kariana bersama anggota mendatangi TKP dan mengamankan siswa yang berkelahi.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kapolsek Janapria IPTU I Wayan Kariana menyampaikan kronologis kejadian tersebut, pelajar yang berkelahi berinisial HB 16th/laki-laki pelajar kelas 10.8 asal desa Janapria Kecamatan Janapria dengan AW, 16th/laki-laki pelajar kelas 10.7 asal desa Langko Kecamatan Janapria sempat diamankan oleh pihak sekolah dalam hal ini guru BP untuk diberikan pemahaman dan mediasi terkait masalah kesalahpahaman. 

“Pada saat mediasi di ruangan BP tiba-tiba orang tua dari AW berinisial K dkk, mendatangi sekolah dan langsung masuk kedalam ruang BP dan melakukan pemukulan terhadap pelajar HB sehingga menyebabkan luka robek dibagian kepala,” ucapnya. Kapolsek juga menyampaikan selain melakukan pemukulan, Kariadi juga melakukan pengerusakan terhadap fasilitas sekolah dengan cara memecahkan kaca jendela ruang guru, lobi sekolah dan ruang kelas. 

“untuk sementara korban sudah membuat pengaduan ke Polsek Janapria dari salah satu murid yang menjadi korban penganiayaan untuk dimintai keterangan, untuk sementara situasi masih dalam keadaan aman terkendali,” pungkasnya.

Mn

Oknum Depkolector di Kota Pasuruan Meresahkan, Korban Seorang Mahasiswi Dibawa ke Ruangan Introgasi

 

POLICEWATCH.NEWS,PASURUAN- Aksi gerombolan oknum Depkolector di Kota Pasuruan, Jatim, makin meresahkan, mereka menerkam korbannya atau nasabah yang cicilannya menunggak tidak pernah pandang bulu, baik orang tua, orang muda, bahkan ibu-ibu hamil tidak akan luput dari sergapanya.


Seperti halnya yang di alami salah satu Mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi di Indonesia, wanita asal Kota Bangil, Kabupaten Pasuruan, "Ptr" (21) tahun, mengungkapkan ke awak media, pada hari Jumat tanggal 8 September tahun 2023, sekiranya pukul 15.00 itu dirinya pergi ke Kota Pasuruan, bersama saudara sepupunya yang bernama "Lda" (16) tahun untuk membeli mie gacoan di jalan Soekarno Hatta No.49, Bangilan, Kec. Purworejo, Kota Pasuruan, dan sesudah membeli mie gacoan ia hendak pulang dan mencari arah putar balik ke Kota Bangil, belum sampai mendapatkan jalan putar balik, tiba-tiba laju kendaraannya di pepet satu orang pemuda berpawakan tegap tanpa menunjukan surat apapun, sedangkan tiga orang temanya menunggu tidak jauh dari dirinya, lalu salah satu oknum depkolektor tersebut mengaku ditugaskan dari WOM dan ia menanyai saudari Putri dengan kata-kata kasar, siapa (MY) inisial, ya saya jawab tidak kenal MY.



"Ia tanya siapa (MY) dengan membentak saya, lalu saya bilang tidak kenal (MY), ia tidak percaya apa yang saya katakan, mendapat jawaban yang tidak memuaskan, lalu ia mengmbil kunci kontak dengan maksud memeriksa No. rangka sepeda saya yang berjenis Scupy metik tersebut,"ungkapnya.



Masih menurut (Ptr) ke awak media, setelah itu, mereka lalu bilang, biar sama sama enak, ikut saya ke kantor, ia juga bilang nanti mbak saya titipin surat kasihkan ke orang tua mbak lalu mbak boleh pulang.



"Setelah sesampainya di kantor WOM saya di suruh menunggu lalu tiba-tiba saya di hampiri seorang laki-laki lain, lalu saya di suruh masuk ke ruangan introgasi, saya di tanyai sama orang tersebut sambil marah-marah siapa Muhammad Yunus, saya jawab saya tidak kenal, dan ini memang sepeda atas nama sesuai STNK,"terangnya.



Lalu orang tersebut memaksa saya untuk mendatangani sebuah surat yang saya tidak tahu isinya, ketika itu saya tidak berani mendatangani, namum ia bilang, loh mbak kalo ga tanda tangan, mbak gak bisa pulang, kantor kita udah mau tutup mbak, saya ga mungkin nungguin mbak, saya juga mau pulang, sambil ngamuk-ngamuk orangnya.



"Karena saya takut sambil menangis, saya paraf,  biar saya bisa pulang, karena kalau tidak saya paraf katanya saya tidak boleh pulang, dan stelah itu kunci kontak yang di bawa saudara saya yang bernama (Lda) dengan alasan mau cek nomor di Jok, namun ternyata orang tersebut mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam Jok, setelah itu sepeda saya langsung di bawa pergi,"tukasnya.



Menyikapi akan hal ini, seorang pengacara muda asal Pasuruan Heri Siswanto, S.H, M.H. mengirimkan surat aduan ke Polres Pasuruan Kota dan siap mendampingi korban ia mengatakan, sudah ada Peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2011 yang berhak menarik kendaraan yang menunggak kredit yaitu juru sita pengadilan yang didampingi kepolisian bukan preman yang berkedok Debt collector. jika itu dilakukan oleh Debt collector dengan menarik Paksa kendaraan hal itu merupakan tindakan pidana yang bersifat melawan hukum.


"Surat aduan sudah kami kirimkan ke Satreskrim Polres Pasuruan Kota pertanggal 01/09/2023 dan alhamdulilah sudah di terima oleh pihak penyidik dan untuk selanjutnya klien kami meminta keadilan secara hukum apa yang sudah dialaminya,"Selasa (03/10/2023).


Lebih lanjut ia juga mengatakan, dari Kementerian Keuangan, kata Ahlis telah mengeluarkan peraturan yang melarang pihak leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yg menunggak kredit kendaraan, Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yg dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012.



"Aspek hukum antara nasabah dengan perusahaan Perbankan atau Finance yang memberikan pinjaman atau kredit adalah merupakan aspek perdata, sehingga sudah ada mekanisme yuridis yang mengaturnya. Jadi tidak perlu lagi menteror masyarakat dengan menggunakan debt collector, jika debitur wanprestasi maka gunakan saja jalur peradilan dengan mengajukan gugatan atau permohonan sita eksekusi kepada pengadilan. Hal ini tertuang dalam Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 18/PUU-XVII/2019," ungkapnya. 

Namun hingga berita ditayangkan, belum ada  klarifikasi resmi dari pihak WOM akan hal ini. (Dr)