Polres Lombok Tengah Waspada! Lonjakan Kriminalitas, Pencurian Hewan, dan Peredaran Narkoba Jadi Sorotan


 Policewatch-Lombok Tengah. 

 Rasa aman dan nyaman masyarakat Lombok Tengah terusik dengan meningkatnya kasus kriminalitas dalam beberapa minggu terakhir.  Menanggapi hal ini, Polres Lombok Tengah  mengumumkan  langkah  tegasnya  dalam  menangani  lonjakan  kejahatan  melalui  konferensi  pers  pada  Rabu,  28  April  2025.  Konferensi  pers  dipimpin  langsung  oleh  Wakapolres  Lombok  Tengah,  Kompol    Imam  Maladi,  dan  dihadiri  oleh  Kasat  Reskrim  Lombok  Tengah  IPTU Luk Luk Il Maknun S.Tr.K. S.I.K. MH,  Kasat  Narkoba  IPTU  Pedi  Mihardja  SH,  dan  Kabid  Humas  IPTU  L  Brata.

Wakapolres  Lombok  Tengah  menjelaskan  bahwa  Polsek  Praya  sedang  menangani  kasus  pencurian  dengan  pemberatan  (curat)  dengan  kerugian  mencapai  Rp  160.000.000.  Tersangka  dalam  kasus  ini  diidentifikasi dan  sedang  diburu  oleh  Polres  Lombok  Tengah. 

 Kasat  Reskrim,  IPTU  Luk  Luk  Il  Maknun  S.Tr.K.  S.I.K.  MH,  menjelaskan  bahwa  timnya  sedang  melakukan  penyelidikan  intensif  untuk  segera  menangkap  tersangka.  "Kami  telah  melakukan  pelacakan  dan  akan  segera  menangkap  tersangka  secepatnya,"  tegas  Kasat  Reskrim.

 


Polsek  Batukliang  Utara  juga  sedang  menangani  kasus  pencurian  motor  (curanmor)  yang  melibatkan  satu  unit  Mitsubishi  L  300  roda  empat.  Tersangka  dalam  kasus  curanmor  ini  ditahan  di  Polsek  Ampenan,  Polres  Mataram,  karena  terlibat  dalam  kasus  lain.  Meskipun  demikian,  proses  hukum  kasus  di  Lombok  Tengah  tetap  berlanjut.  "Kami  akan  koordinasikan  dengan  Polres  Mataram  untuk  memastikan  proses  hukum  terhadap  tersangka  berjalan  lancar,"  jelas  Wakapolres.

Wakapolres  menekankan  pentingnya  peningkatan  kesadaran  masyarakat  tentang  ancaman  kriminalitas.  "Masyarakat  harus  waspada  terhadap  kejahatan,  terutama  pencurian  kendaraan,"  ujar  Kompol  AKBP  Imam  Maladi.  "Selalu  waspadai  lingkungan  sekitar,  jaga  keamanan  kendaraan,  dan  barang  bawaan  anda,  serta  utamakan  keamanan  diri  sendiri."  Ia  juga  mengingatkan  masyarakat  untuk  segera  melaporkan  kejahatan  yang  terjadi  di  lingkungan  sekitar.

Polres  Lombok  Tengah  juga  mengumumkan  peningkatan  kegiatan  patroli  di  jam-jam  rawan  dan  daerah-daerah  rawan  kejahatan  untuk  mengantisipasi  kejahatan  seperti  pencurian  kendaraan, Narkoba"tutup wakapolres. 

Jurnalis 

MN/LR

Kapolres Lahat Pimpin Langsung 3 Tersangka ditangkap dan 5 Tersangka Masih di Buru Polisi

 



POLICEWATCH.NEWS  - LAHAT Pasca kaburnya 8 ( delapan ) tersangka yang melarikan diri ( kabur ) dini hari pada hari Minggu tanggal 27 April 2024 pukul 03.30 wib dengan cara menjebol dinding dengan menggunakan obeng yang sudah di modifikasi, atas peristiwa tersebut Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK.MIK bergerak cepat membentuk Tiem khusus dan memimpin langsung pengejaran.

Telah dilakukan penyelidikan perkembangan 8 (delapan) orang tahanan yang melarikan diri (kabur) dari rumah tahanan Polres Lahat.

Pada pukul 16.00 wib betempat di kecamatan Gumai Talang wilayah kabupaten. Lahat dan kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim Tim khusus Polres Lahat berhasil menangkap kembali 3 ( tiga ) orang tahanan melarikan diri atas nama :

1. Nama : ANDRE SUWARDI bin TATANG SUWARDI (Alm)

2. Nama : IRPAN SURYADI Bin DUNGCIk

3. Nama : DIKA CAHYADI Bin MULYADI

Sampai dengan saat ini Timsus Polres Lahat masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap 5 ( lima ) orang tahanan lagi yang belum tertangkap.

Tertangkapnya 3 ( tiga ) tahanan

tersebut atas informasi warga serta kerja keras Tim yang solid meskipun para tersangka berupaya bersembunyi di lereng pegunungan milik keluarganya.

Kapolres lahat tetap menghimbau kepada masyarakat dan keluarga para tersangka untuk memberikan informasi atau menyerahkan diri langsung tersangka ke polres lahat, kami akan lebih serius dalam menangani kasus ini dan terus melakukan pengembangan penyelidikan baik terhadap tersangka yang sudah tertangkap kembali maupun penyelidikan didalam internal personel Polres Lahat. 

Pewarta:Bambang MD

RSUD Praya Gelar Penyuluhan Kesehatan Gigi "Apikal Fenestrasi"

 



Policewatch-Lombok Tengah

28 April 2025 - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya kembali menyelenggarakan agenda penyuluhan kesehatan, kali ini mengangkat tema penyakit gigi dengan judul "Apikal Fenestrasi". Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 28 April 2025 pukul 09.00 Wita ini akan bertempat di Ruang Tunggu Poli Lantai 3 RSUD Praya.

Penyuluhan ini akan dibawakan oleh drg. Syifa Arridha Husna, seorang Dokter Gigi Intership di RSUD Praya.  Sasaran dari kegiatan ini adalah pasien, keluarga, pengunjung RS, dan masyarakat sekitar.

"Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penyakit gigi, khususnya Apikal Fenestrasi," ujar dr. Mamang Bagiansyah, Direktur RSUD Praya, melalui humas dr. Yuda.  "Kami berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka."

Selain penyuluhan, RSUD Praya juga akan menampilkan video singkat berisi testimoni pasien yang telah merasakan manfaat dari perawatan gigi di RSUD Praya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, masyarakat dapat mengikuti akun Instagram resmi RSUD Praya.

"Kami mengundang seluruh masyarakat untuk bergabung dalam kegiatan penyuluhan ini," tutup dr. Yuda. "Semoga acara ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat di Lombok Tengah."

Jurnalis

M Nurman

8 Tahanan Polres Lahat Kabur Bobol Sel Tahanan Kini Dalam Pengejaran


POLICEWATCH.NEWS-LAHAT. 

Pasca kaburnya Delapan tahanan di Rutan Tahti Kepolisian Resor Lahat, yang melarikan diri pada Minggu (27/04) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, Mereka dengan cara membobol dinding sel dengan menggunakan obeng yang sudah di modifikasi, Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, SIK.MIK langsung membentuk tim dan memimpin langsung untuk melakukan pengejaran terhadap tahanan yang kabur. 

Di informasikan oleh Kapolres Lahat peristiwa tersebut terjadi pada hari ini Minggu 27 April 2025 sekitar pukul 03.30 wib telah melarikan diri sebanyak 8 tahanan Polres Lahat (5 narkoba 3 reskrim) dari ruang sel Tahti Polres Lahat dengan cara membobol dinding Sel menggunakan obeng yang sudah dimodifikasi.

Saat ini sedang dilaksakan pengejaran dan penyisiran di hutan-hutan sekitar Polres Lahat, dan mem bek Up jalur-jalur keluar dari kota lahat dengan cara melaksanakan Patroli dan Razia di seluruh Polsek.

Team saat ini masih melakukan pengejaran terhadap 8 ( delapan ) tersangka yang di mungkinkan masih berada di wilayah hukum Polres Lahat.

Saat ini Propam Polres Lahat, tengah melakukan pemeriksaan petugas jaga tahanan yang bertugas pada saat kejadian.

Pemeriksaan bertujuan untuk mengungkap kemungkinan kelalaian atau indikasi keterlibatan dalam pelarian para pelaku. 

Kapolres Lahat serius dalam menangani kasus ini dan melakukan penyelidikan internal dilakukan untuk memastikan prosedur pengamanan sudah sesuai atau belum.

(Bambang.MD)

Gerebek Rumah, Polisi Mandalika Ringkus Spesialis Curanmor, Tujuh Motor Dirampas!

 


 Policewatch-Lombok Tengah. 

Kehebohan terjadi di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyusul penangkapan seorang spesialis pencuri sepeda motor (curanmor) oleh Polsek Kawasan Mandalika dan Tim Puma Sat Reskrim Polres Lombok Tengah.  Pria berinisial N (30) ini berhasil dibekuk di rumahnya, Sabtu (26/4), bersama barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DR 2374 UR.  Namun, penangkapan ini hanyalah puncak dari pengungkapan kasus yang jauh lebih besar.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Luk Luk Il Maqnun, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa penyelidikan berawal dari laporan pencurian sepeda motor Honda Scoopy di Kecamatan Pujut.  Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, Tim langsung menuju kediaman terduga pelaku dan berhasil mengamankannya.

Yang mengejutkan,  pengembangan penyelidikan justru mengungkap kejahatan N yang jauh lebih besar.  Menurut pengakuan N, ia telah melakukan pencurian sepeda motor di lima Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.  Total, sebanyak tujuh unit sepeda motor berhasil diamankan sebagai barang bukti.  Jenis sepeda motor yang berhasil disita beragam, meliputi Honda Scoopy, Yamaha N-MAX, Honda Vario Techno, Honda Beat (dua unit dengan warna berbeda), Honda Vario 160, dan Honda Beat (satu unit lagi dengan warna berbeda).

"Saat ini terduga pelaku berikut barang bukti sudah diamankan untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," tegas Kasat Reskrim.  Polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya jaringan pelaku lain dan menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.  Penangkapan N ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Lombok Tengah, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lainnya.  Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib.

Jurnalis

Mamen

Kejujuran: Jalan Menuju Kemajuan Bali yang Sejati - Pesan Dr. I Dewa Nyoman Agung Wijaya

 



Policewatch

 

Dalam sebuah wawancara eksklusif, Dr. I Dewa Nyoman Agung Wijaya, tokoh masyarakat terkemuka di Bali, menyampaikan pesan yang mendalam tentang pentingnya kejujuran dalam membangun kemajuan Bali yang berkelanjutan.  Beliau dengan tegas menyatakan, "Lebih baik direndahkan karena kejujuran daripada dibanggakan dengan kebohongan.  Topeng kepalsuan akan selalu terbongkar pada waktunya."  Pernyataan ini bukan sekadar ungkapan bijak, melainkan seruan moral bagi seluruh masyarakat Bali untuk merefleksikan perilaku dan tindakan sehari-hari.

Dr. Agung menyoroti realita sosial di Bali saat ini, di mana pencitraan dan  keinginan untuk terlihat sukses seringkali mengalahkan prinsip kejujuran.  Beliau memberikan contoh konkret, seperti kecenderungan untuk mengutamakan penampilan daripada kualitas, atau  mencari keuntungan dengan cara-cara yang tidak etis.  "Mereka lebih memilih kenyamanan dalam kepalsuan daripada menghadapi cermin kejujuran," ujarnya.

Namun, Dr. Agung optimis bahwa masyarakat Bali masih memiliki akar nilai-nilai luhur yang kuat, seperti Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam.  Kejujuran, menurut beliau, merupakan pilar penting dalam mewujudkan keseimbangan tersebut.  Beliau mengajak masyarakat untuk berani melawan arus, memilih jalan kebenaran meskipun penuh tantangan.  "Kebenaran tidak perlu dibungkus indah, cukup disampaikan dengan tulus," tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Agung menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini untuk menanamkan nilai kejujuran.  Beliau berharap agar generasi muda Bali dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berani membela kebenaran, dan berkontribusi dalam membangun Bali yang lebih baik dan bermartabat.  Pesan beliau menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa memegang teguh prinsip kejujuran, karena pada akhirnya, kejujuran akan menjadi pondasi kemajuan Bali yang sejati dan berkelanjutan.

Mamen

TNI-Polri Lombok Tengah: Satu Komando, Satu Tujuan, Lombok Tengah yang Aman!

 


 Policewatch-Lombok Tengah. 

Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat,  menyaksikan  ikrar kuat  persatuan dan kesatuan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam sebuah apel sinergitas yang digelar pada 25 April 2025.  Dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmianto, SIK, dan Dandim 1620 Lombok Tengah, Letkol Arm Karimuddin Rangkuti, apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan deklarasi nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Acara yang bertajuk "Lombok Tengah Aman: Sinergitas TNI-Polri" ini  menunjukkan  kepaduan yang solid,  bukan hanya di tingkat pimpinan, tetapi juga di seluruh jajaran anggota.  AKBP Eko Yusmianto dalam arahannya menekankan pentingnya sinergitas sebagai pondasi utama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.  Ia menegaskan bahwa  kerja sama yang erat  antara TNI dan Polri bukan hanya  slogan,  tetapi  harus  terwujud dalam tindakan nyata di lapangan.  Keberadaan  TNI dan Polri yang bersatu padu  akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara dan  memberikan rasa aman  yang lebih  nyata kepada warga Lombok Tengah.

Letkol Arm Karimuddin Rangkuti,  dalam sambutannya,  menguatkan pesan Kapolres. Ia  mengungkapkan  bahwa  berbagai tantangan keamanan di Lombok Tengah,  yang  meliputi  aspek sosial, budaya, dan  kondisi geografis,  hanya dapat diatasi  dengan  kerja sama yang  komprehensif  dan  solid  antara TNI dan Polri.  Komitmen  untuk  selalu  bersama-sama  dalam  melaksanakan tugas,  dari  pimpinan  hingga  anggota  terdepan,  menjadi  kunci  utama  dalam  mempertahankan  stabilitas  daerah.  "Satu komando, satu tujuan: Lombok Tengah yang aman!" tegas Dandim.  Ia juga menekankan pentingnya  komitmen  bersama  yang  diwujudkan  dalam  semangat  gotong royong  dan  kebersamaan.

Pesan  yang  sama  disampaikan  Kapolres  kepada  seluruh  anggota  TNI  dan  Polri.  Mereka  adalah  satu  keluarga  besar  yang  memiliki  tugas  mulia  untuk  menjaga  Kamtibmas  di  Lombok  Tengah.  Kerja  sama  yang  erat,  saling  mendukung,  dan  saling  menghormati  menjadi  kunci  utama  dalam  menciptakan  situasi  yang  aman  dan  kondusif.  Apel  sinergitas  ini  bukan  hanya  sebuah  acara,  tetapi  merupakan  manifestasi  nyata  dari  komitmen  bersama  TNI-Polri  untuk  mewujudkan  Lombok  Tengah  yang  aman,  damai,  dan  sejahtera.

Jurnalis

Mamen

Lidik Krimsus RI Apresiasi Pernyataan Komjak, Bahwasanya Jaksa dan ASN Jangan Petantang-Petenteng

 




Red, policewatch.news, JAKARTA– Munculnya pernyataan Pujiyono Suwadi selaku Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak), baru-baru ini, yang memberikan peringatan agar jaksa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar berperilaku baik dan tidak petantang-petenteng (istilah agar jangan arogan dan banyak gaya).

Pernyataan itu diapresiasi penuh oleh Ossie Gumanti selaku Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus RI (Lidik Krimsus RI). Ia mengatakan, bahwa pentingnya menjaga perilaku dan terutama para jaksa jangan sampaikan abuse of power (Maksudnya: tindakan menggunakan wewenang atau posisi yang dimiliki seseorang untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, yang seharusnya tidak digunakan untuk tujuan tersebut).

“Ya, saya sangat mendukung pernyataan Ketua Komjak tersebut. Karena, memang pantauan Lidik Krimsus RI akhir-akhir ini, apa yang dikatakan Pak Pujiyono tersebut, memang terbukti dilapangan. Jadi, para jaksa harus diberikan warning, agar mereka tahu diri sebagai abdi negara dan pastinya banyak yang akan mengawasi, termasuk Lidik Krimsus RI, jadi bukan hanya Komjak ya,” tegas Ossie Gumanti, Jum’at (25/4/2025).

Untuk diketahui, pernyataan Pujiyono tersebut juga dilansir oleh Kompas.Com, ia mengingnatkan lingkungan Kejaksaan supaya menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan.

“Ketika Bapak Ibu memakai seragam, jangan merasa gagah. Pakai mobil dinas, pelat Kejaksaan, jangan petantang-petenteng juga karena yang diawasi publik itu bukan hanya kinerja, tapi juga perilaku kita sehari-hari,” kata Pujiyono saat memberi arahan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung, Selasa (22/4/2025).

Lebih lanjut Pujiyono menyatakan, para jaksa dan ASN di lingkungan kejaksaan wajib menjaga perilaku mereka demi menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan yang saat ini berada dalam posisi baik. *(Manto)*

Rutan Batam Terima Kunjungan Sekretaris Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

 


Batam, policewatch.news.Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam menerima kunjungan Kerja dari Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, R. Andika Dwi Prasetya, pada Kamis (24/04). 

Dalam kunjungannya, Sesmenko Kumham Imipas didampingi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau,Aris Munandar, serta paraKepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Batam.

 Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, beserta jajaran.


Dalam kunjungannya, Sesmenko melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas di dalam rutan, termasuk blok hunian warga binaan. 

Dalam kesempatan tersebut, beliau menyapa dan berbincang dengan para warga binaan secara langsung, mendengarkan cerita mereka, serta memberikan semangat dan motivasi.

Di akhir kunjungannya, Sesmenko Kumham Imipas juga berpesan kepada jajaran petugas Rutan Batam untuk senantiasa menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, serta pelayanan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan.


Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh bapak Sesmenko Kumham Imipas. “Kunjungan ini memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh jajaran kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan dan pembinaan di Rutan Batam,” ujar Karutan.

Kegiatan kunjungan berlangsung dengan lancar, mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan pemasyarakatan yang humanis, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. **Erlina**

Policewatch NTB: Muhamad Nurman Minta Bantuan Multipihak untuk Korban Angin Puting Beliung di Lombok Tengah

 


 Policewatch-Lombok Tengah

25/04/2025.Muhamad Nurman, Kepala Perwakilan Media Police Watch NTB, telah mengajukan permohonan bantuan kemanusiaan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah,  Kapolres Lombok Tengah, dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah. Permohonan ini terkait dengan dampak angin puting beliung yang melanda Dusun Budandak, Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, pada 19 Maret 2025, yang mengakibatkan kerusakan berat pada rumah milik Muahli (NIK: 5202010107680007, TTL: Bagek Nunggal, 01-07-1963).

Rumah Muahli yang terletak di Bagek Nunggal mengalami kerusakan parah dan tidak layak huni.  

Kondisi ini diperparah oleh penyakit yang diderita Muhali, sehingga ia tidak mampu bekerja dan kesulitan membiayai perbaikan rumah dan pengobatan.

Muhamad Nurman, atas dasar kemanusiaan, berharap bantuan dari BPBD untuk perbaikan rumah, dari Kapolres Lombok Tengah untuk dukungan keamanan dan logistik jika diperlukan, dan dari Dinas Sosial untuk bantuan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar Muahli dan keluarganya.  Ia berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian serius dan segera merespon permohonan ini agar Muahli dan keluarganya dapat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan dan dapat segera pulih dari musibah ini.  Kerja sama dan kepedulian dari berbagai pihak sangat berarti dalam meringankan penderitaan korban bencana.

Jurnalis

L Rahman

Gerobak Cinta Kebajikan RSUD Praya: Sedekah Jumat yang Menghangatkan

 


 Policewatch-Lombok Tengah. 

25/04/2025.Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, telah menghadirkan sebuah program sosial yang unik dan menyentuh hati: Gerobak Cinta Kebajikan.  Setiap Jumat, sebuah gerobak sederhana namun penuh makna berjejer di Mushola Babushah RSUD Praya.  Di dalamnya, tersimpan berkah berupa makanan dan minuman gratis yang siap dibagikan kepada siapa pun yang membutuhkan.  Inisiatif mulia ini berawal dari kepedulian para jamaah mushola dan dikelola dengan penuh semangat. 

Lebih dari sekadar makan siang gratis, Gerobak Cinta Kebajikan telah menjelma menjadi simbol harapan dan semangat berbagi di tengah hiruk pikuk aktivitas rumah sakit.  Tak hanya karyawan RSUD Praya yang merasakan manfaatnya,  keluarga pasien yang tengah menunggu kabar, pengunjung, bahkan masyarakat sekitar pun dapat menikmati hidangan lezat dan menyegarkan ini.  Bayangkan, di tengah suasana rumah sakit yang terkadang menegangkan, hadirnya Gerobak Cinta Kebajikan menciptakan oase kedamaian dan kebersamaan.

Makanan dan minuman yang disajikan pun beragam,  mencerminkan kekayaan kuliner lokal Lombok yang kaya rasa.  Setiap hidangan disiapkan dengan penuh cinta dan perhatian terhadap kebersihan, memastikan kualitas dan keamanan bagi para penerima.  Dari nasi kotak hingga minuman segar, semuanya disajikan dengan penuh keikhlasan.

 


dr. Yuda, Humas RSUD Praya, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas keberhasilan program ini.  "Gerobak Cinta Kebajikan ini lebih dari sekadar berbagi makanan," ujarnya dengan penuh semangat.  "Ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar dan komitmen kami untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih humanis dan penuh rasa kebersamaan."  Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari kesuksesan program ini.  dr. Yuda menambahkan, "Pagi ini saja, satu kloter nasi sudah habis!  Ini menunjukkan betapa besar kebutuhan dan apresiasi masyarakat terhadap program ini."

Dukungan penuh juga datang dari Kepala RSUD Praya, dr. Mamang Bagiansyah, yang melihat Gerobak Cinta Kebajikan sebagai program yang sangat positif dan patut dicontoh.  Keberhasilan program ini membuktikan bahwa kebaikan kecil, jika dilakukan dengan konsisten dan penuh cinta, dapat menciptakan dampak besar dan menghangatkan banyak hati.

Gerobak Cinta Kebajikan bukan sekadar program sosial, tetapi sebuah gerakan kebaikan yang menginspirasi.  Setiap Jumat, di Mushola Babushah RSUD Praya,  kisah kebaikan terus berlanjut,  menebar semangat dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.  Ayo, kunjungi RSUD Praya setiap Jumat dan saksikan sendiri kehangatan Gerobak Cinta Kebajikan!

Jurnalis

M Nurman. 

Jumat Berkah di RSUD Praya: Gerobak Cinta Kebajikan Tebar Kebaikan dan Semangat

 


 Policewatch-Lombok Tengah

25/04/2025.Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya kini memiliki program sosial yang unik dan menyentuh hati: Gerobak Cinta Kebajikan. Setiap Jumat, sebuah gerobak berisi makanan dan minuman gratis hadir di mushola Babushah RSUD Praya,  menawarkan hidangan lezat dan menyegarkan bagi siapa pun yang membutuhkan.  Inisiatif mulia ini lahir dari kepedulian jamaah mushola dan dikelola dengan penuh semangat oleh takmir.

Tak hanya karyawan rumah sakit, keluarga pasien yang tengah menunggu kabar, pengunjung, bahkan masyarakat umum di sekitar RSUD Praya dapat menikmati sajian gratis ini.  Suasana berbagi dan kebersamaan pun tercipta, meringankan beban dan memberikan semangat baru di tengah suasana rumah sakit yang terkadang menegangkan.

Makanan dan minuman yang disajikan beragam,  mencerminkan kekayaan kuliner lokal dan cita rasa yang disesuaikan dengan selera masyarakat.  Semua hidangan disiapkan dengan penuh cinta dan kebersihan, memastikan kualitas dan keamanan bagi para penerima.

Dokter Yuda, Humas RSUD Praya, mengungkapkan rasa bangga terhadap program ini.  "Gerobak Cinta Kebajikan bukan sekadar pembagian makanan, tetapi juga wujud nyata kepedulian kami terhadap masyarakat.  Kami ingin menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih humanis dan penuh rasa kebersamaan," ujarnya.  Ia berharap program ini dapat menginspirasi rumah sakit lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial serupa.

Lebih dari sekadar makan dan minum gratis, Gerobak Cinta Kebajikan di RSUD Praya telah menjadi simbol harapan dan semangat berbagi.  Program ini membuktikan bahwa kebaikan kecil dapat menciptakan dampak besar,  menghangatkan hati dan memberikan semangat bagi mereka yang membutuhkan.  Ayo, kunjungi RSUD Praya setiap Jumat dan saksikan sendiri kehangatan Gerobak Cinta Kebajikan!

Jurnalis

M Nurman

Satlantas Lombok Tengah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Maut Batukliang, Tingkatkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara

 


Policewatch-Lombok Tengah

 Kecelakaan tragis di Batukliang, Lombok Tengah, yang merenggut lima nyawa beberapa waktu lalu menyisakan duka mendalam.  Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Tengah melakukan sambang duka kepada keluarga korban.  AKP Puteh Rinaldi, SIK, Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, menyampaikan belasungkawa terdalam atas musibah tersebut.

"Kami turut merasakan duka cita yang mendalam. Sambang duka ini wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang tertimpa musibah," ungkap AKP Puteh dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (24/4).

Tragedi ini menjadi momentum bagi Satlantas untuk meningkatkan upaya pencegahan kecelakaan.  Sosialisasi keselamatan berlalu lintas akan digencarkan secara masif, baik melalui pendekatan langsung di lapangan maupun melalui media sosial.  Fokus utama adalah edukasi kepada masyarakat yang masih menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang.

"Mobil bak terbuka dirancang untuk mengangkut barang, bukan manusia.  Minimnya fitur keamanan pada kendaraan jenis ini menjadi faktor risiko kecelakaan yang tinggi," tegas AKP Puteh.  Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas dan memprioritaskan keselamatan di jalan raya.

AKP Puteh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas.  Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah dan keselamatan bersama di jalan raya dapat terwujud.  Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Jurnalis

 LRahman

Residivis Curas Ditangkap di Lombok Tengah, Rampas Perhiasan Rp160 Juta!

 


Policewatch-Lombok Tengah

  Kecepatan dan ketepatan Polsek Praya Polres Lombok Tengah patut diacungi jempol.  Kurang dari 24 jam setelah aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menggegerkan warga Kecamatan Praya, polisi berhasil meringkus pelaku, MDDN (19), seorang residivis.

Peristiwa dramatis tersebut terjadi Selasa (22/4) pukul 20.20 WITA.  Korban, Baiq Nurhayati, ibu mertua Alpha Auriga (39), menjadi sasaran pelaku yang masuk ke rumahnya sekitar pukul 19.30 WITA.  Dengan kejam, pelaku merampas perhiasan korban berupa empat gelang emas (20 gram/gelang) dan satu cincin emas (6 gram), mengakibatkan kerugian mencapai Rp160.200.000,-.  Baiq Nurhayati mengalami luka memar di pelipis dan pergelangan tangan akibat aksi brutal pelaku.

Berbekal keterangan saksi dan penyelidikan intensif, Unit Reskrim Polsek Praya bersama Tim Puma Polres Lombok Tengah berhasil mengidentifikasi MDDN sebagai pelaku.  Penangkapan dilakukan pada Rabu (23/4) pukul 15.00 WITA di rumahnya di BTN Puyung, Desa Puyung, Kecamatan Jonggat.  Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat sedang berkendara bersama ibunya.  Interogasi dan penggeledahan rumah pelaku membuahkan hasil;  semua perhiasan curian ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti.

Kini, MDDN mendekam di Mapolsek Praya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Keberhasilan penangkapan ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme aparat kepolisian dalam mengungkap kasus kriminal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Lombok Tengah.  Aksi cepat ini diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya.

M Hasbi

Diduga Tambang Pasir Ilegal Sambau Nongsa: Oknum Kebal Hukum?

 



policewatch.news-Batam,- Aktivitas penambangan pasir ilegal di Sambau, Nongsa, Batam, terus beroperasi tanpa hambatan, meskipun telah merusak lingkungan hidup. Investigasi lapangan menunjukkan puluhan truk pengangkut pasir ilegal beroperasi terang-terangan pada Kamis, 24 April 2025.  

Para penambang diduga beroperasi di bawah naungan seorang pria berambut cepak.

Keberadaan tambang ilegal ini menimbulkan dilema bagi Aparat Penegak Hukum.  Kekhawatiran akan bentrok antar aparat, seperti yang sering terjadi di wilayah lain di Indonesia, tampaknya menghambat penindakan tegas.  Kondisi ini menunjukkan dugaan adanya oknum yang kebal hukum dan melindungi operasi penambangan ilegal tersebut.

Pemerintah, khususnya Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) di bawah kepemimpinan Amsakar Ahmad,  harus mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal ini.


  Keengganan menindak tegas  merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan lingkungan hidup di Batam dan menunjukkan lemahnya penegakan hukum di wilayah tersebut.  

Keberadaan tambang ilegal ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga merugikan negara dari segi pendapatan dan menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat.  

Tindakan tegas dan terukur diperlukan untuk melindungi lingkungan dan memberikan efek jera bagi para pelaku.  Amsakar Ahmad selaku Kepala BP Batam dan Pemkot Batam diharapkan segera memberikan tanggapan dan tindakan nyata atas permasalahan ini.

Elina

Sahrim Resmi Pimpin Desa Lendang Tampel, Siap Membangun Desa Menuju Kemajuan


Policeewatch-Lombok Tengah.

Sahrim,  resmi  dilantik  sebagai  kepala  desa  Lendang  Tampel,  Kecamatan  Batukliang,  pada  Kamis,  24  April  2025.  Pelantikan  ini  merupakan  bagian  dari  pelantikan  24  kepala  desa  terpilih  hasil  Pilkades  Serentak  di  Lombok  Tengah  yang  dilakukan  di  Ballroom  lantai  5  kantor  Bupati  Loteng.

Sahrim  mengungkapkan  tekad  kuat  untuk  membawa  Lendang  Tampel  menuju  kemajuan  dan  kesejahteraan  masyarakat.  "Saya  akan  fokus  pada  pembangunan  infrastruktur  dan  pemberdayaan  masyarakat,"  ujar  Sahrim  setelah  dilantik.  "Semoga  saya  dapat  menjalankan  amanah  ini  dengan  baik  dan  membawa  kemajuan  bagi  desa  saya."

Pelantikan  Sahrim  disambut  antusias  oleh  masyarakat  Lendang  Tampel.  Mereka  mengharapkan  Sahrim  dapat  menjalankan  tugasnya  dengan  baik  dan  membawa  perubahan  positif  bagi  desanya.

"Kami  yakin  Pak  Sahrim  akan  menjadi  pemimpin  yang  baik  dan  peduli  terhadap  kepentingan  masyarakat,"  ujar warga,  salah  satu  warga  desa.  "Semoga  di  bawah  kepemimpinan  Pak  Sahrim,  Lendang  Tampel  akan  semakin  maju  dan  sejahtera."

Hadir  dalam  pelantikan  tersebut  Bupati  Lombok  Tengah,  HL  Pathul  Bahri,  SIP  MAP,  Wakil  Bupati  Dr  HM  Nursiah,  S.Sos  M,  SI,  serta  sejumlah  pejabat  penting  lainnya.  Pimpinan  Redaksi  Media  Policewatch, Muhamad Nurman,  mengucapkan  selamat  kepada  Sahrim  dan  mengingatkan  tentang  pentingnya  kebersamaan  dalam  mewujudkan  desa  yang  maju  dan  sejahtera.

Kaur Pemerintahan Desa  Lendang  Tampel,  M  Hasbi  QH,  juga  mengucapkan  selamat  kepada  Sahrim  dan  mengingatkan  tentang  pentingnya  saling  dukung  dan  kerjasama  antar  desa  di  Kecamatan  Batukliang.  "Semoga  Pak  Sahrim  dapat  menjalankan  tugas  dengan  baik  dan  membawa  kemajuan  bagi  desa  Lendang  Tanpel,"  ucap  M  Hasbi  QH.

Pelantikan  Sahrim  sebagai  kepala  desa  Lendang  Tampel  menandai  awal  masa  bakti  baru  bagi  desa  ini.  Masyarakat  Lendang  Tampel  menaruh  harapan  besar  kepada  Sahrim  untuk  membawa  perubahan  positif  bagi  desanya  dan  meningkatkan  kesejahteraan  warganya.

 Jurnalis

Hasbi

24 Kepala Desa di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Siap Memimpin Menuju Desa Maju dan Sejahtera!

 


Policewatch-Lombok Tengah. 

Suasana  meriah  menyelimuti  Ballroom  lantai  5  kantor  Bupati  Loteng  pada  Kamis,  24  April  2025.  Hari  ini,  24  kepala  desa  terpilih  hasil  Pilkades  Serentak  di  Lombok  Tengah  resmi  dilantik.  Mereka  diharapkan  mampu  memimpin  desanya  menuju  kemajuan  dan  kesejahteraan  masyarakat.

 

Pelantikan  dilakukan  langsung  oleh  Bupati  Lombok  Tengah,  HL  Pathul  Bahri,  SIP  MAP,  dan  Wakil  Bupati  Dr  HM  Nursiah,  S.Sos  M,  SI.  Acara  ini  dihadiri  oleh  sejumlah  pejabat  penting,  termasuk  Sekda,  Forkopimda,  Ketua  DPRD,  Komisi  I  DPRD,  Seluruh  Staf  Ahli  Bupati,  Seluruh  Asisten,  Direktur  Bank  Syariah  NTB,  Dirut  PDAM  Tirta  Rinjani,  Seluruh  Kepala  Bagian,  Ketua  TIM  Penggerak  PKK,  OPD,  ketua  Forum  BPD  Loteng,  Camat/  Penjabat  Kepala  Desa  24  Desa,  Ketua  Forum  Kades,  TNI,  Polri/  Kejari  Praya,  Pengadilan  Agama  Praya,  Tokoh  adat,  Budaya  dan  Masyarakat  kabupaten  Lombok  Tengah.

 

"Selamat  kepada  para  kepala  desa  terpilih,"  ujar  Bupati  HL  Pathul  Bahri  dalam  sambutannya.  "Semoga  dapat  menjalankan  amanah  dengan  baik  dan  membawa  perubahan  positif  bagi  masyarakat."

 

Wakil Pimpinan Redaksi Media Policewatch, M Nurman mengucapkan selamat kepada para kepala desa terpilih dan  mengingatkan  tentang  pentingnya  kebersamaan  dalam  mewujudkan  desa  yang  maju  dan  sejahtera.

"Media Policewatch  mendukung  penyelenggaraan  Pilkades  yang  demokratis  dan  transparan,"  ujar M Nurman.  "Kami  berharap  para  kepala  desa  terpilih  dapat  bekerja  dengan  baik  dan  menjalankan  amanah  dengan  tanggung  jawab  untuk  kemajuan  desanya  masing-masing."

Para  kepala  desa  terpilih  yang  dilantik  berasal  dari  berbagai  kecamatan  di  Lombok  Tengah,  di  antaranya:

- Praya: Suhaili (Desa Jago)

- Praya Tengah: Edy Sanjaya, SPT (Desa Lelong)

- Praya Timur: Arme Spd (Desa Ganti), Senang Haris SE (Desa Beleka Daye), Muhammad Tahir (Desa Beleka Lebe Sane), Rekan Ria Jaya (Desa Pengonak), Rahman (Desa Jero Puri)

- Praya Barat: Mustar (Desa Mekar Sari), Haji Santum Spd (Desa Pandan Tinggang)

- Praya Barat Daya: Muriadi (Desa Prabu)

- Pujut: Lalu Satria Wangsa (Desa Ketara), Gandi AMK (Desa Dadap), Erwin Efendi (Desa Kerame Jati)

- Janapria: Samsul Hairi, A,Ma (Desa Lingkuk Brenge), M Ihsanuddin Spd (Desa Lingkuk Brenge), Herman Amsori (Desa Tubu Sisok), Wiradarma Rajab QH (Desa Prako)

- Kopang: Badri Tahir Spd (Desa Berinding), Samiun, Spd MPD (Desa Pajangan)

- Batukliang: Muhammad Ali Akbar (Desa Mantang Kecapan), Sahrim (Desa Lendang Tanpel)

- Batukliang Utara: Irundia (Desa Aik Berik)

- Pringgarata: Asrok Mudailun, S,Ag (Desa Bilebabte)

- Jonggat: Mustaal (Desa Ubung) 

Jurnalis

"L Rahman"

MA Memutasi 199 hakim dan pimpinan pengadilan



Red, policewatch.news,- Mahkamah Agung memutasi sebanyak 199 hakim dan pimpinan pengadilan negeri di seluruh Indonesia berdasarkan hasil rapat pimpinan terkait mutasi promosi hakim dan panitera pada Selasa (22/4) malam.

“Saya berharap bahwa mutasi promosi ini yang merupakan penyegaran dapat memberikan semangat yang lebih besar lagi kepada para hakim dan para aparatur pengadilan untuk berkinerja lebih baik lagi,” ucap Ketua MA Sunarto dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu.

Dilihat dari dokumen hasil rapat yang dilihat dari laman resmi Badan Peradilan Umum (Badilum) MA, mayoritas dari total 199 hakim dan pimpinan pengadilan negeri yang dimutasi tersebut berasal dari wilayah kerja Jakarta.

Tercatat sebanyak 11 hakim yang dimutasi berasal dari PN Jakarta Pusat, 11 hakim dari PN Jakarta Barat, 13 hakim dari PN Jakarta Selatan satu di antaranya mendapat promosi, 14 hakim dari PN Jakarta Timur, dan 12 hakim dari PN Jakarta Utara.

Selain itu, pimpinan pengadilan di Jakarta juga dirombak. PN Jakarta Pusat bakal dipimpin Husnul Khotimah yang sebelumnya Ketua PN Balikpapan, Ketua PN Jakarta Selatan akan dijabat Agus Akhyudi yang dahulunya Ketua PN Banjarmasin, dan Ketua PN Jakarta Utara akan diisi Yunto S. Hamonangan Tampubolon yang sebelumnya Ketua PN Serang.

Lebih lanjut Ketua MA mengimbau jajarannya untuk menghindari pelayanan yang bersifat transaksional. Dia juga mengajak hakim maupun aparatur pengadilan untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta bekerja keras dan cerdas.

“Ke depan, kita berdoa bersama-sama tidak ada lagi pelayanan yang bersifat transaksional,” ucap Sunarto.

Mutasi besar-besaran ini dilakukan MA tidak lama setelah ketua pengadilan negeri dan majelis hakim di Jakarta ditetapkan sebagai tersangka suap dan/atau gratifikasi oleh Kejaksaan Agung.

Kejaksaan Agung pada Sabtu (12/4) dan Minggu (13/4) menetapkan tersangka dan menahan tiga orang hakim, satu orang ketua pengadilan negeri, dan satu orang panitera dalam kasus dugaan suap dan/atau gratifikasi mengenai putusan lepas perkara korupsi ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO) di PN Jakarta Pusat.

Para tersangka, antara lain, Djuyamto, Agam Syarif Baharuddin, dan Ali Muhtarom selaku majelis hakim yang menjatuhkan putusan lepas; Ketua PN Jakarta Selatan Muhammad Arif Nuryanta yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Pusat; dan Wahyu Gunawan selaku panitera muda perdata PN Jakarta Utara.

Pewarta : BamMD
Editor : MRI
Copyridht@ policewatch.news

Windy Idol Kembali di Panggil KPK terkait kasus TPPU di Mahkamah Agung

 


Windy Yunita Ghemary

red, policewatch.news,-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Windy Yunita alias Windy Idol terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang di lingkungan Mahkamah Agung.

"Pemanggilan atas nama WY, wiraswasta," ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto kepada jurnalis di Jakarta, Kamis

Selain itu, penyidik KPK juga memanggil kakak kandung Windy Idol, Rinaldo Septariando (RS), terkait penyidikan kasus yang sama.

Sebelumnya, KPK telah memanggil terpidana sekaligus mantan Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan pada Selasa (22/4) dan Rabu (23/4).

Jaksa penuntut umum KPK diketahui pernah menghadirkan Windy Idol dan Rinaldo Septariando sebagai saksi untuk sidang lanjutan Hasbi Hasan dan mantan Komisaris Wika Beton Dadan Tri Yudianto dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA pada 19 Desember 2023.

Dalam sidang tersebut, Windy mengakui pernah melakukan tur helikopter bersama Hasbi Hasan di Bali.
Jaksa KPK lantas mengulik soal pembayaran tur helikopter tersebut. Namun, Windy berdalih tidak tahu siapa yang membiayai dan tidak ingat apakah ada iuran atau tagihan kepada dirinya.

Sementara itu, Hasbi Hasan telah divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta setelah terbukti menerima suap pengurusan gugatan perkara kepailitan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana pada tingkat kasasi di MA.

Hasbi Hasan terbukti menerima suap sebesar Rp3 miliar untuk mengurus gugatan perkara kepailitan KSP pada tingkat kasasi dengan tujuan memenangkan debitur KSP Intidana Heryanto Tanaka.

Uang itu diterima Hasbi Hasan dari Heryanto melalui Dadan Tri Yudianto. Adapun Heryanto menyerahkan uang pengurusan gugatan perkara perusahaannya kepada Dadan secara total sebesar Rp11,2 miliar.

Pewarta : Kermanto
Editor : MRI
Copyright: policewatch.news

Polda NTB Gelar Bimtek Uji Konsekuensi Informasi Publik: Menuju Polri yang Lebih Terbuka dan Humanis

 


Policewatch-Mataram

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Konsekuensi Informasi Publik pada Rabu (23/4/2025) di Ballroom Hotel Lombok Astoria, Mataram.  Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan kepolisian, khususnya dalam mengelola informasi berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Bimtek yang bertema "Klasifikasi Informasi yang Dikecualikan Berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik" ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, jajaran fungsi kehumasan se-Pulau Lombok, dan personel humas dari Pulau Sumbawa secara virtual.  Materi disampaikan oleh Karo PID Mabes Polri Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, S.I.K., dan perwakilan Komisioner PPID NTB.

Kapolda NTB menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam era keterbukaan informasi,  mengingatkan peran strategis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam memastikan akses publik terhadap informasi.  Sementara itu, Kadiv Humas Polri (dalam amanat yang dibacakan Karo PID) menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan komitmen Polri untuk menjadi lebih profesional dan humanis,  menimbang pentingnya menjaga kerahasiaan informasi tertentu.

Bimtek ini diharapkan membekali personel humas Polri dalam mengelola informasi publik secara cerdas dan profesional,  meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.  Kegiatan ini sejalan dengan upaya Polri untuk menghadirkan citra yang lebih humanis melalui transparansi informasi.

 Jurnalis

Mamen

Ayah Biadab di Lombok Tengah: 5 Kali Perkosa Anak Kandung, Lahirkan Bayi di Tengah Ancaman Maut


 Policewatch-Lombok Tengah. 

Peristiwa  kekerasan seksual yang mengguncang hati masyarakat Di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, seorang ayah berinisial H (58) ditangkap polisi karena terbukti memperkosa anak kandungnya sendiri, RI (23), hingga lima kali.  Perbuatan keji tersebut mengakibatkan RI hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki pada 15 April 2025 di rumah pelaku.

Kronologi kejadian bermula pada Agustus 2024.  H memanggil RI dengan alasan membutuhkan bantuan membuat kopi.  Setelah itu, ia memaksa RI memijatnya dengan alasan sakit.  Namun, di tengah pijatan, H tiba-tiba menarik tangan RI, membekap mulutnya, dan memperkosanya sambil mengancam akan membunuh jika korban melawan. 

 Peristiwa mengerikan ini tak hanya terjadi sekali.  Selama beberapa minggu berikutnya, H mengulangi perbuatannya dengan modus yang sama, meminta bantuan RI dan kemudian memperkosanya dengan ancaman kekerasan.

Puncaknya, pada 15 April 2025 pukul 02.00 WITA, RI melahirkan bayi laki-laki di rumah H, disaksikan oleh kakak tiri korban, MF.  Setelah melahirkan, RI menceritakan semuanya kepada keluarga, yang kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lombok Tengah.

Polisi bergerak cepat dan mengamankan H.  Saat ini, H telah ditahan di Mapolres Lombok Tengah untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.  

Kasus ini menjadi sorotan tajam tentang pentingnya perlindungan anak dari kekerasan seksual, terutama dari pelaku yang berada di lingkungan terdekat korban. 

 Polisi mengimbau masyarakat untuk berani melaporkan setiap kasus kekerasan seksual demi melindungi anak-anak dari kejahatan serupa.  Hukuman berat diharapkan dapat diberikan kepada pelaku atas perbuatannya yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan ini.  

Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya edukasi dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Mamen

Bersama 300 Purnawirawan TNI, Try Sutrisno Samapaikan 8 Tuntutan Dan Dukung Pencopotan Gibran sebagai Wapres

 


red, policewatch.news,- Langkah politik mengejutkan datang dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang secara terbuka menyerukan pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). 

Gerakan ini diperkuat dengan dukungan lebih dari 300 purnawirawan, termasuk Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, mantan Wakil Presiden RI dan eks Panglima ABRI. 

Pernyataan sikap mereka memicu perdebatan nasional soal batas antara hak berpendapat dan potensi intervensi terhadap demokrasi konstitusional


Forum Purnawirawan Prajurit TNI memang tidak menunjuk satu sosok sebagai ketua umum secara resmi, namun beberapa tokoh senior militer menjadi ujung tombaknya. 

Nama-nama seperti Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Jenderal (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal (Purn) Hanafie Asnan tampil dominan dalam berbagai forum publik.

Tanda tangan Try Sutrisno tercantum dalam kolom “mengetahui” pada dokumen pernyataan tersebut, yang menambah bobot moral dan simbolis dari seruan pencopotan Gibran. Menurut informasi yang beredar, Try juga menyampaikan wasiat dan catatan pribadi kepada Presiden Prabowo, sebagai penegasan sikapnya atas situasi politik yang sedang berlangsung.

Forum Purnawirawan TNI ada Delapan Tuntutan yang mereka sampaikan, Pernyataan itu dibacakan dalam acara Silaturahmi di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 17 April 2025, memuat delapan poin tuntutan: 

    1. Kembali ke UUD 1945 asli sebagai dasar tata hukum politik dan pemerintahan. 
    2. Mendukung program kerja Kabinet Merah Putih (ASTA CITA), dengan pengecualian pada kelanjutan            pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 
    3. Menghentikan proyek strategis nasional (PSN) seperti PIK 2 dan Rempang yang dinilai merugikan                rakyat dan merusak lingkungan. 
    4. Pengusiran tenaga kerja asing Cina, dan pengembalian mereka ke negara asal. 
    5. Penertiban pengelolaan tambang, agar sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945. 
    6. Re-shuffle menteri yang diduga melakukan korupsi dan pejabat yang masih berafiliasi dengan                    Presiden RI ke-7 (Joko Widodo). 
    7. Mengembalikan Polri ke fungsi Kamtibmas di bawah Kemendagri. 
    8. Mengusulkan kepada MPR untuk mengganti Wapres Gibran, karena proses pemilihannya dianggap            melanggar hukum. 

Tuntutan Pencopotan Gibran,  Proses Inkonstitusional? Salah satu poin paling mencolok adalah permintaan agar MPR mencopot Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Forum mengklaim bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Pasal 169 huruf q UU Pemilu telah melanggar hukum acara dan konstitusi. Karena itu, proses pencalonan Gibran sebagai cawapres dianggap tidak sah. 

Pernyataan ini dibacakan langsung oleh pakar hukum tata negara Refly Harun melalui kanal YouTube-nya. Ia menegaskan bahwa tuntutan ini tidak sekadar kritik, tetapi bentuk peringatan keras terhadap jalannya demokrasi yang dinilai sudah menyimpang. 

Sementara itu PSI dan Golkar Menolak Keras Langkah Forum ini menuai kritik tajam, terutama dari kalangan partai politik. Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, menilai desakan mengganti wapres lewat tekanan politik merupakan tindakan yang mencederai demokrasi. “Menekan MPR untuk mengganti Wapres adalah bentuk kemunduran demokrasi,” ucap Andy.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan bahwa tidak ada dasar konstitusional untuk melengserkan Gibran. “Wapres Gibran adalah produk konstitusional. Pencalonannya sudah melalui jalur hukum yang valid, jadi keberadaannya sebagai wakil presiden sah dan tidak bisa diganggu gugat secara hukum,” tutur Sarmuji. Dia juga mengingatkan bahwa para sesepuh TNI seharusnya memahami koridor hukum, sehingga pernyataan mereka tidak menimbulkan konflik konstitusional.

 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut mengungkap bahwa dirinya pernah ditegur oleh Wapres Gibran karena menutup perusahaan yang diduga dikuasai mafia beras. 

Ia menegaskan, penutupan dilakukan karena perusahaan tersebut melanggar regulasi. “Yang penting kami sudah tutup, karena dia melanggar regulasi yang ada di Republik ini,” ujar Amran. 

Pernyataan ini menambah dimensi baru dalam ketegangan politik, menunjukkan bahwa isu mafia dan kepentingan bisnis besar menjadi latar belakang yang juga dipersoalkan Forum Purnawirawan.

Penulis: M Rodhi Irfanto


Pelantikan Kepala Desa se-Lombok Tengah, Kamis 24 April 2025

 


Policewatch-Lombok Tengah. 

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan melantik kepala desa terpilih dan mengambil sumpah jabatan mereka pada Kamis, 24 April 2025.  Hal ini disampaikan melalui surat undangan resmi Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., bernomor 00/OPMD/2025 tertanggal 21 April 2025.  Acara pelantikan akan dilangsungkan di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, pukul 09.00 WITA.

Surat undangan tersebut menyebutkan bahwa pelantikan ini ditujukan kepada kepala desa terpilih (daftar terlampir), Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Tim Penggerak PKK Desa, dan seluruh perangkat desa.  Kehadiran mereka sangat diharapkan untuk menyaksikan dan turut serta dalam acara penting ini.

"Sehubungan akan dilaksanakannya Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Saudara sebagai Kepala Desa… diharapkan kehadirannya dengan mengikutsertakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa," demikian bunyi sebagian isi surat undangan tersebut.

Bupati juga memberikan arahan mengenai pakaian yang harus dikenakan para undangan.  Kepala desa diwajibkan mengenakan PDU/sepatu putih, Ketua BPD batik lengan panjang, celana hitam dan peci hitam, serta Ketua TP PKK mengenakan kebaya.  Demi kelancaran acara, seluruh undangan diimbau hadir pukul 08.00 WITA untuk persiapan dan gladi bersih.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti para kepala desa terpilih dalam memimpin dan memajukan desanya.  Semoga dengan dilantiknya para kepala desa ini, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah dapat semakin meningkat.

Jurnalis

Mamen

Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Lahat Rp1,7 Miliar: Penyelidikan Kejari Berlanjut, LIDIKKRIMSUS RI Dukung Proses Hukum

 


 Policewatch-Lahat. 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat terus mengusut dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lahat tahun anggaran 2023.  Besaran dana yang diduga diselewengkan mencapai Rp1,7 miliar, berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor 10/LHP/XVIII/PLG/01/2024.  Meskipun KONI Lahat telah mengembalikan sebagian dana sebesar Rp442 juta ke kas daerah, proses penyelidikan tetap berlanjut.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Lahat, M. Fadli Habibi, menjelaskan bahwa saat ini penyelidikan masih berlangsung.  Sejumlah saksi, termasuk mantan pengurus KONI Lahat periode 2023 (dengan inisial KB, AM, WT, dan AD), telah dipanggil dan dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan tersebut.  Bapak Habibi menambahkan bahwa setelah proses penyelidikan selesai, pihaknya akan mengekspos hasil temuan dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status kasus ke tahap penyidikan.

Lembaga Independen Investigasi Kriminal Khusus (LIDIKKRIMSUS) RI menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan.  Ketua Harian LIDIKKRIMSUS RI, Rodhi Irfanto SH, menekankan pentingnya mengusut tuntas dugaan korupsi ini dan mempertanggungjawabkan kerugian negara.  LIDIKKRIMSUS RI berkomitmen untuk mengawal proses penyelidikan dan penyidikan agar berjalan transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Lahat, Benny, menyatakan telah menginstruksikan kepada mantan Ketua KONI Lahat untuk mengembalikan seluruh dana yang menjadi temuan BPK RI.  Pihaknya berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dan memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terlibat.  Proses hukum yang sedang berlangsung ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat Kabupaten Lahat.

Jurnalis

"Bambang MD"

Truk Batubara Kota Lahat Abaikan Aturan, Warga Mengeluh

 



POLICEWATCH-LAHAT

 Keluhan warga Lahat terkait truk batubara yang masih melintas di jalan umum, khususnya di dalam kota, kembali mencuat.  Pada Senin malam (21/4), pukul 21.00 WIB,  truk-truk batubara dengan muatan diduga melebihi tonase terlihat di Simpang Lembayung, menyebabkan kemacetan dan membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama di perlintasan kereta api.  Salah satu warga, Las, mengungkapkan kekesalannya karena jalan umum digunakan untuk angkutan batubara yang seharusnya memiliki jalur khusus.

Dampak negatif dari aktivitas ini sangat terasa.  Warga mengeluhkan kebisingan, jalan yang kotor akibat ceceran batubara, debu yang mencemari lingkungan, dan ancaman kesehatan akibat polusi udara.  Las mendesak Pemerintah Daerah Lahat, khususnya Dinas Perhubungan, untuk segera mencari solusi agar truk batubara tidak lagi melintas di dalam kota, terutama di depan Hotel Santika. Ia meminta langkah tegas sesuai aturan dan regulasi yang berlaku, termasuk pembangunan jalan alternatif khusus angkutan batubara.

Peraturan yang dilanggar jelas tertuang dalam Undang-Undang (UU) No. 4 Tahun 2009 tentang Minerba, yang memberikan sanksi pidana penjara hingga 10 tahun dan denda Rp 10 miliar bagi pelanggar.  Peraturan Pemerintah No. 96 Tahun 2021 juga mengatur pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan, termasuk pengangkutan batubara. 

 Revisi UU Minerba bahkan menekankan perlunya perusahaan tambang membangun jalan khusus, bukan lagi menggunakan jalan umum.  Perda dan Pergub di beberapa daerah, termasuk Sumatera Selatan, juga mengatur larangan serupa.  Meskipun ada beberapa surat edaran yang memberikan toleransi,  kenyataannya, dampak negatif bagi warga Lahat sangat signifikan dan perlu segera ditangani.  Para ahli juga sepakat bahwa penggunaan jalan umum oleh kendaraan tambang harus dihentikan demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

 Jurnalis

Bambang MD