Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri OLAHRAGA. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri OLAHRAGA. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Amankan MotoGP & Jaga Kepercayaan Dunia! Polri Matangkan Skema Pengamanan Mandalika — Jalur Evakuasi hingga Antisipasi Karhutla Dipastikan



 

POLICEWATCH -LOMBOK TENGAH

Menjelang gelaran paling bergengsi tahun ini, pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia — MotoGP Mandalika 2026 semakin diperkuat! Asisten Utama Bidang Operasi Kapolri bersama Kapolda NTB mematangkan seluruh pola pengamanan melalui Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika Rinjani 2026, Kamis (1/10/2026) di Ball Room Raja Hotel, Kuta-Mandalika.

 

Tiga Tahap Operasi, Kekuatan Meningkat Bertahap

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menjelaskan bahwa persiapan berjalan bertahap. Sebelumnya telah berlangsung Operasi Kresna Mandalika Rinjani (14–27 September) dengan 200 personel, dilanjutkan Operasi Cipta Mandalika Rinjani (28 September–4 Oktober) dengan 500 personel menjaga ketertiban di Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Sepuluh Polres lainnya juga menjalankan operasi pendukung agar seluruh NTB tetap kondusif.

 

"MotoGP Mandalika bukan sekadar olahraga — ini nama Indonesia di panggung dunia. Keamanan, keselamatan, dan kenyamanan setiap tamu adalah kunci keberhasilan," tegas Kapolda NTB.

 

Tahap berikutnya adalah Operasi Mandalika Rinjani Kontinjensi, siap merespons segala kemungkinan gangguan dengan cepat dan tepat.

 

Simulasi Lengkap: Siapa, Tugas Apa, Di Mana

Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., menegaskan TFG ini memastikan tidak ada yang "meraba-raba" saat bertugas. Empat sasaran utama — orang, barang/fasilitas, lokasi, dan rangkaian kegiatan — dipetakan sejelas-jelasnya.

 

"Siapa berbuat apa, bagaimana cara bertindaknya, harus jelas. Call sign, pos pengamanan, perlengkapan, semua seragam dan siap," ujarnya.

 

Jalur masuk, keluar, parkir, drop-off, jalur evakuasi, hingga helipad kedatangan pejabat negara dipastikan terpetakan lengkap agar pergerakan lancar dan terarah.

 

Karhutla Jadi Fokus — Lahan Disiapkan Sejak Dini

Satu hal yang mendapat perhatian khusus: antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Titik panas di sekitar sirkuit akan dipantau ketat, lahan dibasahi, dan masyarakat diajak berpartisipasi agar pandangan pembalap maupun kenyamanan penonton tidak terganggu asap.

 

Kampanye & Informasi untuk Masyarakat

Komjen Roycke meminta informasi disebarkan luas melalui media lokal: aturan barang bawaan, alur kedatangan, keselamatan anak, hingga jalur keluar-masuk. Semua orang harus paham sebelum datang ke lokasi.

 

"Jangan sampai personel lupa tugas utama karena ikut menonton. Sedikit melirik boleh, tapi pengamanan tetap prioritas nomor satu," pesannya menutup arahan.

 

Bersiap, terintegrasi, dan berkelas dunia — itulah tekad seluruh jajaran Polri menyambut dunia di Mandalika.

 

Mamen

Sabet Juara Umum Piala Panglima TNI 2026! Karate Bhayangkara Presisi Kian Kokoh, Siap Sambut Piala Kapolri

 Berikut judul menarik dan isi berita yang hidup, menginspirasi, dan penuh semangat:

 



POLICEWATCH -MALANG

 Kabar membanggakan kembali hadir dari gelanggang olahraga! Tim Karate Bhayangkara Presisi sukses menyapu bersih gelar Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 yang berlangsung di Malang. Prestasi manis ini bukan sekadar kemenangan sesaat, melainkan fondasi kuat yang menegaskan kesiapan tim menghadapi ajang bergengsi berikutnya: Piala Kapolri 2027.

 

Kepulangan kontingen membawa kebanggaan tersendiri. Para atlet tampil kompak, disiplin, dan bersatu mengenakan seragam tim, didampingi sejumlah personel Polri yang turut mendukung sepenuhnya di lokasi pertandingan.

 

Ketua Umum Karate Bhayangkara Presisi, Prof. (Ris.) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., A.P.U., menyambut kemenangan ini dengan apresiasi mendalam. Ia menekankan bahwa capaian di Malang adalah buah kerja keras, semangat bertanding, dan kebersamaan yang tak terpisahkan.

 

"Semangat sportivitas dan kebersamaan terus berkembang dalam perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik," ujarnya.

 

Bagi Prof. Hermawan, kejuaraan bukan sekadar memburu piala. Lebih dari itu, kompetisi rutin menjadi ruang pembinaan jangka panjang — tempat mengasah teknik, membangun mental bertanding, sekaligus menumbuhkan komunitas yang lebih sehat, disiplin, dan terhubung secara positif.

 

"Kejuaraan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan langkah menuju komunitas yang lebih sehat, disiplin, dan terhubung secara positif melalui keberagaman bakat, semangat sportivitas, serta partisipasi luas," tambahnya.

 

Kini, gelar juara umum di Piala Panglima TNI 2026 menjadi suntikan motivasi sekaligus bekal berharga. Fokus mulai beralih ke target berikutnya: Piala Kapolri 2027. Harapannya, atmosfer kompetisi yang sehat terus melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus memperkuat nilai-nilai disiplin yang menjadi jati diri olahraga karate.

 

"Semoga semangat sportivitas dan kebersamaan terus berkembang," tutup Prof. Hermawan.

 

Langkah demi langkah, kemenangan demi kemenangan — Bhayangkara Presisi terus melangkah ke depan.

 

 Mamen

Zainuddin Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Mekar Bersatu, Usung Visi Desa Maju, Mandiri dan Transparan

 


 

Policewatch -Batukliang

 Suasana pendaftaran calon Kepala Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Jumat (28/8/2026) menjadi semakin hidup. Zainuddin tampil sebagai pendaftar pertama yang mendaftar dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar serentak pada 10 Oktober 2026 mendatang.

 

Dalam pernyataannya, Zainuddin mengusung visi besar: “Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Maju, Mandiri, Sejahtera, Transparan dan Berkeadilan”.

 

Visi tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat:

 

- Infrastruktur Bertahap & Tepat SasaranPembangunan fisik disesuaikan dengan kebutuhan nyata wargadengan prioritas pada akses jalan, irigasi, dan fasilitas umum.

- Kemandirian Desa Melalui Koperasi Merah PutihMenguatkan unit usaha riil berbasis potensi lokaldengan mengedepankan musyawarah mufakat masyarakat.

- Pelayanan Publik Prima & ProfesionalMenjamin pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan tidak memandang latar belakang politik atau kedekatan personal.

- Transparansi Pengelolaan Keuangan DesaDana Desa dan APBDesa dikelola secara transparan, efektif, dan efisiendengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.Akses laporan keuangan desa dibuka lebar agar warga bisa mengawasi langsung.

- Pemberdayaan PemudaMewujudkan pemuda desa yang mandiri, kreatif, dan berkarakter melalui pelatihan serta dukungan kegiatan kepemudaan, keagamaan, dan olahraga.

- Apresiasi Tokoh MasyarakatProgram “Mekar Bersatu in Happy” memberikan insentif yang layak dan adil bagi marbot, ketua RT, guru ngaji, BKD, dan kader posyandu sesuai kemampuan desa.

- Mekanisme Aspirasi TerbukaProgram “Mekar Bersatu Care” menyediakan kotak saran dan masukan agar suara masyarakat selalu didengar dalam setiap kebijakan.

 

Zainuddin menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar untuk mencalonkan diri, melainkan untuk membangun desa bersama-sama.

 

“Kami ingin Mekar Bersatu menjadi desa yang maju pembangunannya, mandiri ekonominya, dan sejahtera masyarakatnya—semua berjalan dalam koridor transparansi dan keadilan,” ujarnya penuh keyakinan.

 

Dengan visi dan program yang jelas serta pendekatan yang merakyat, langkah Zainuddin sebagai pendaftar pertama diharapkan menjadi awal kompetisi yang sehat dan berkualitas dalam memimpin Desa Mekar Bersatu untuk periode 2026–2034.

Jurnalis 

M Hasbi

JUNGLE Fun Run 2026 Suranadi: Kapolsek Narmada Hadir Langsung, Wujud Polri Dekat di Tengah Warga



POLICEWATCH-LOMBOK BARAT 

Suasana akrab dan penuh semangat menyelimuti kegiatan JUNGLE Fun Run 2026 yang digelar di wilayah Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (8/8/2026). Kehadiran Kepala Polsek Narmada, Ipda I Gede Sarya, menjadi warna tersendiri sekaligus mempererat ikatan silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat luas.

 

Ipda I Gede Sarya hadir tidak hanya untuk memantau keamanan, namun lebih menekankan pada pendekatan kekeluargaan dan kebersamaan di tengah warga serta peserta lari yang antusias. Kehadiran pimpinan Polsek Narmada ini disambut hangat oleh panitia dan warga setempat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda I Gede Sarya menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan positif yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana sehat dan gembira.

 

"Kehadiran kami di sini adalah wujud silaturahmi dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan seperti JUNGLE Fun Run ini sangat bagus, selain menjaga kesehatan juga mempererat persaudaraan. Kami berharap sinergi yang terjalin semakin kuat demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Narmada," ujar Ipda I Gede Sarya di lokasi acara.

 


Kegiatan berlangsung meriah, penuh semangat olahraga, dan tetap terjaga dalam suasana aman serta tertib. Kehadiran Kapolsek Narmada menjadi bukti nyata bahwa kepolisian selalu hadir dan dekat dengan masyarakat dalam setiap kegiatan positif.

 Jurnalis

Mamen

Lapas Muara Enim Resmi Buka PORSENAP dan Perlombaan Tradisional dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia


Policewatch-Muara Enim

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) serta Perlombaan Tradisional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di lingkungan Lapas Muara Enim dan diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta Warga Binaan  dengan penuh semangat dan antusias. Rabu (05/08).


Pembukaan PORSENAP dan perlombaan tradisional ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta jiwa nasionalisme di kalangan warga binaan. Berbagai cabang olahraga, seni, dan permainan tradisional akan dipertandingkan selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan di dalam lapas.


Kalapas Muara Enim bapak Auliya Zulfahmi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembinaan yang bertujuan membangun karakter positif, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental warga binaan. Melalui kompetisi yang sehat, diharapkan seluruh peserta dapat menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan rasa persaudaraan.


"Melalui PORSENAP dan perlombaan tradisional ini, kami ingin menanamkan semangat kemerdekaan kepada seluruh warga binaan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kekompakan, serta membangun rasa percaya diri sebagai bekal dalam menjalani proses pembinaan," ujar Kalapas.


Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme para peserta yang siap mengikuti setiap perlombaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Muara Enim dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan bermakna bagi warga binaan.


Lapas Muara Enim berharap seluruh rangkaian PORSENAP dan perlombaan tradisional dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses, serta menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Erin

Pesan Dan Kearifan Lokal AKBP Hendri Syaputra Di saat Nobar Final Piala Dunia 2026 ,Satukan Semangat Suporter dan Pererat Sinergi dengan Masyarakat

 


Muara Enim – policewatch.news // Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap sepak bola mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026 yang digelar di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim tersebut berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan pencinta sepak bola.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plt. Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., Danyon 141/AYJP Letkol Inf. Ratno Edy Putra, Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., jajaran Forkopimda, OPD Kabupaten Muara Enim, personel Batalyon 141/AYJP,  personil Polres Muara Enim serta sekitar 500 masyarakat yang antusias menyaksikan laga puncak pesta sepak bola dunia tersebut.

Pertandingan final mempertemukan Spanyol dan Argentina. Laga berlangsung sengit hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah mencetak gol tunggal kemenangan dan menutup pertandingan dengan skor 1-0.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, MH melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan ," Satukan semangat positif dan juga kearifan lokal dalam momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat," Tutur AKBP Hendri Syaputra,Alumni Akpol Batalyon Setia 38 Tahun 2006.

"Kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, serta sinergitas antara Pemkab Muara Enim, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Muara Enim," ujar Kasi Humas Polres Muara Enim.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi pemersatu berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Pemkab Muara Enim berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Kegiatan nonton bareng berlangsung mulai pukul 02.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama seluruh pihak serta tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Muara Enim berharap semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam ajang Piala Dunia dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Serasan Sekundang.

(irin dikale)

Pungli Tunjangan Guru Terpencil Bima Capai Rp276 Juta, Pejabat Dikbudpora Resmi Diserahkan ke Kejaksaan



Policewatch-Mataram 

 Kasus pungutan liar dan pemerasan yang menyasar para guru yang bertugas di daerah terpencil Kabupaten Bima kini masuk tahap penuntutan. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P‑21, sehingga Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat secara resmi menyerahkan tersangka beserta seluruh barang bukti kepada Kejaksaan untuk diproses lebih lanjut di jalur hukum.

 

Tersangka yang diserahkan berinisial IR, menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bima. Ia diduga telah melakukan pemotongan tunjangan khusus daerah terpencil kepada para guru secara bertahap selama enam tahun, mulai tahun anggaran 2019 hingga 2025.

 

Setiap kali pencairan tunjangan setiap tiga bulan sekali, tersangka meminta pungutan sebesar Rp250 ribu hingga Rp1 juta rupiah per orang. Akumulasi uang yang dikumpulkan dari perbuatan itu mencapai Rp276.030.000 rupiah — uang yang seharusnya diterima utuh oleh para pendidik yang berjuang mengabdi di wilayah sulit dijangkau dan minim fasilitas.

 

“Kini tersangka dan sebanyak 49 barang bukti, termasuk rekening yang digunakan menampung hasil pungutan, sudah diserahkan sepenuhnya kepada Jaksa Penuntut Umum,” ungkap Dirreskrimsus Polda NTB, Kombes Pol FX. Endriadi, S.IK, di Mataram, Jumat (26/6/2026).

 

Penyidik menegaskan perbuatan tersebut terbukti masuk kategori tindak pidana korupsi, pemerasan, dan pungutan liar. Penanganan kasus ini menjadi bukti keseriusan aparat mengawal anggaran negara, khususnya di sektor pendidikan yang sangat berharga bagi kemajuan daerah.

 

Tersangka kini dijerat pasal berat yakni Pasal 12 huruf e UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi beserta perubahannya, digabung dengan Pasal 606 Ayat (2) KUHP terbaru, yang mengancam hukuman penjara bertahun‑tahun.

Jurnalis

Mamen

Nobar Piala Dunia 2026 Bareng Polri-TVRI di NTB, Ajang Hiburan Sekaligus Jaga Persatuan dan Keamanan



Policewatch-Mataram.

Menyambut gelaran Piala Dunia 2026, Polda Nusa Tenggara Barat berkolaborasi dengan Polri dan TVRI menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) yang tersebar di berbagai wilayah. Lebih dari sekadar menonton pertandingan sepak bola, momen ini diharapkan menjadi sarana mempererat kebersamaan warga sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini disiapkan untuk mengakomodasi antusiasme warga yang cukup tinggi menyambut ajang olahraga dunia tersebut. Sejumlah titik penayangan telah disiapkan merata mulai dari Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, hingga wilayah Sumbawa, Sumbawa Barat dan Dompu — baik di area komersial maupun tempat umum yang mudah dijangkau.

 

“Kami hadirkan nobar ini agar masyarakat bisa menikmati pertandingan dengan aman, nyaman, dan tertib. Ini bukan hanya soal hiburan, tapi juga ajang silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antarwarga,” ujar Kombes Kholid, Jumat (12/6/2026).

 

Pihak kepolisian mengimbau seluruh penonton agar tetap menjaga sikap meski memiliki tim kesukaan yang berbeda. Perbedaan pilihan dukungan tidak boleh memicu perselisihan atau keributan. “Boleh semangat mendukung tim favorit, tapi tetap hormati orang lain. Jangan mudah terprovokasi, jadikan momen ini untuk mempererat persatuan,” tegasnya.

 

Selain itu, panitia dan pengelola lokasi diminta memperhatikan aspek keselamatan lokasi, sedangkan warga diimbau menjaga barang bawaan, mematuhi aturan lalu lintas saat berangkat dan pulang, serta segera melapor ke petugas atau menghubungi layanan darurat 110 jika menemukan hal yang mencurigakan.

 

Polda NTB menegaskan seluruh jajaran di lapangan siap mengamankan dan mendukung kelancaran kegiatan. “Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita sukseskan nobar Piala Dunia 2026 ini dengan suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

Mamen

Kapolda Sumsel kunjungi Polres Lahat, hadiri rangkaian kegiatan sosial, olahraga dan kamtibmas




Red, policewatch.news Lahat, - Humas Polres Lahat, Kunjungan kerja Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Shandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. ke wilayah Kabupaten Lahat berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Dalam kunjungannya ke Polres Lahat, Kapolda Sumsel melaksanakan sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan pembinaan masyarakat, olahraga, pelayanan sosial, hingga penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.(Minggu, 17 Mei 2026 )

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan kegiatan Car Free Day yang dipusatkan di kawasan Kota Lahat. Kehadiran Kapolda Sumsel bersama unsur Forkopimda Kabupaten Lahat mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Car Free Day tersebut menjadi momentum mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mengajak warga menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga bersama.


Selanjutnya, Kapolda Sumsel secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Grand Prix Lahat yang diikuti para atlet dari berbagai daerah. Kegiatan olahraga tersebut menjadi salah satu ajang pembinaan atlet sekaligus sarana mempererat persatuan dan sportivitas antar peserta. Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel berharap kegiatan olahraga dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Selain menghadiri kegiatan olahraga, Kapolda Sumsel juga memimpin pelaksanaan apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta apel Sabuk Kamtibmas. Kegiatan apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel Polri bersama stakeholder terkait dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Lahat.


Usai pelaksanaan apel, Kapolda Sumsel melanjutkan kunjungan ke Mapolres Lahat untuk meresmikan Gedung Sat Intelkam Polres Lahat. Peresmian gedung baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan administrasi dan intelijen keamanan. Dengan fasilitas yang lebih baik, pelayanan publik di lingkungan Polres Lahat diharapkan semakin optimal dan profesional.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan kunci hasil program bedah rumah kepada masyarakat penerima manfaat. Program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan tempat tinggal layak huni. Selain itu, turut dilakukan penyerahan bantuan pembangunan Sumur Bor sebagai sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat.


Tidak hanya itu, kegiatan sosial lainnya juga dilaksanakan berupa pelayanan pengobatan gratis dan sunat massal bagi masyarakat. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis. Kehadiran layanan sosial tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto S.I.K MIK, bersama jajaran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan kerja Kapolda Sumsel di Kabupaten Lahat. Diharapkan melalui rangkaian kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Lahat.


Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kapolda Sumsel berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Kapolda Sumsel di Kabupaten Lahat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Lahat untuk terus meningkatkan pelayanan, pengabdian, serta kedekatan dengan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman. ***Amrullah***

Gowes Kamtibmas Polres Lombok Utara Semarakkan Desa Mumbul Sari: Olahraga, Sehat, dan Bantuan Sosial Berkah

 


Policewatch-Lombok Utara 

Semangat kebersamaan dan kedekatan antara kepolisian dan masyarakat terasa kental di Desa Mumbul Sari, Kecamatan Bayan, Sabtu (9/5/2026). Polres Lombok Utara menggelar kegiatan Gowes Kamtibmas yang dirangkaikan dengan bakti kesehatan dan bakti sosial, membawa suasana hangat dan penuh manfaat bagi warga setempat.

 

Rombongan yang dipimpin langsung Kapolres Lombok Utara, didampingi Wakapolres, jajaran pejabat utama, personel Polres dan Polsek Bayan, serta Bhayangkari dan tenaga kesehatan, tiba di kantor desa sekitar pukul 07.50 Wita. Kedatangan mereka disambut meriah oleh Kepala Desa dan perangkat desa dengan pertunjukan kesenian tradisional Gendang Beleq, menciptakan suasana sukacita yang khas dan membanggakan budaya lokal.

 

Kegiatan tidak hanya berhenti pada olahraga bersepeda bersama. Di lokasi, warga dimanjakan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar oleh Dokkes Polres Lombok Utara berkolaborasi dengan tim medis dari Puskesmas Bayan. Tak hanya itu, jajaran kepolisian juga menyalurkan bantuan sosial khusus bagi warga lanjut usia, sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kesejahteraan warga desa.

 

Salah satu momen paling menyentuh adalah penyerahan bantuan kursi roda kepada Bapak Murdin (55), warga Dusun Mekar Sari yang menderita stroke. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolres Lombok Utara, membawa harapan baru dan kemudahan bagi Bapak Murdin dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Kepala Desa Mumbul Sari menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, kehadiran Polri bukan sekadar kunjungan, melainkan bukti nyata perhatian besar aparat terhadap kesejahteraan dan keamanan warga. Ia pun berharap sinergi ini terus terjaga dan makin kuat ke depannya.

 

Kapolres Lombok Utara menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda rutin setiap hari Sabtu. Tujuannya sederhana namun bermakna: mendekatkan Polri dengan masyarakat, membangun komunikasi yang akrab, serta memupuk rasa persaudaraan.

 

“Polri hadir untuk masyarakat. Lewat gowes dan bakti sosial ini, kami ingin silaturahmi makin erat, dan keamanan lingkungan bisa terjaga bersama-sama. Kami juga mengajak seluruh pemangku wilayah desa untuk terus kompak dan bersinergi menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.

 

Kegiatan penuh makna ini berakhir sekitar pukul 10.30 Wita. Suasana berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan, meninggalkan kesan mendalam bahwa kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok desa.

Mamen

Gabungan Olahraga dan Kepedulian, Kemala Bhayangkari NTB Siap Ramaikan Kemala Run 2026 di Bali



 

POLICEWATCH-MATARAM

 Semangat berbagi dan menjaga kesehatan menjadi satu paket dalam satu kegiatan. Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kesiapan penuh untuk ambil bagian dalam ajang lari amal bertajuk Kemala Run 2026 yang akan digelar di Pulau Dewata.

 

Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, mengungkapkan hal tersebut saat menyampaikan pernyataan resmi kepada awak media di Mataram, Senin (13/4/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya siap berpartisipasi aktif demi menyukseskan kegiatan yang menggabungkan unsur olahraga, pariwisata, dan kepedulian sosial ini.

 

Kemala Run 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 19 April 2026 mendatang di kawasan Bali United Training Center, Gianyar, Bali. Mengusung tema utama “Charity for Indonesia”, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan wadah mulia untuk menggalang dana bantuan bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam di berbagai pelosok negeri.

 

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian sosial kami. Lewat hobi dan kegiatan positif seperti olahraga lari, kita bisa mengumpulkan bantuan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak bencana alam,” ujar Ny. Uty dengan penuh semangat.

 

Lebih lanjut ia menyampaikan, dukungan dan kehadiran rombongan dari Nusa Tenggara Barat diharapkan dapat menjadi kontribusi positif yang ikut menyemarakkan acara sekaligus memacu semangat gotong royong dalam masyarakat. Selain untuk mengumpulkan donasi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali persaudaraan antar sesama keluarga besar Bhayangkari serta masyarakat luas.

 

“Kami berharap kehadiran dan dukungan kami bisa memberikan dampak nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan tujuannya tercapai dengan baik,” tutupnya.

 

Mamen

AJANG KARATE BERGENGSI, PIALA KAPOLRI 2026 SIAP PANASKAN GOR NAMBO JAYA JUNI INI

 


 

Policewatch-Jakarta

 Hari Bhayangkara ke-80 akan semakin meriah dengan digelarnya Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026! Acara bergengsi ini akan berlangsung pada tanggal 25–28 Juni 2026 di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, dengan menghadirkan ribuan atlet dari berbagai kategori untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

 

Tak hanya untuk atlet Polri, kejuaraan ini juga membuka kesempatan bagi peserta umum dan pelajar melalui kategori open tournament dan antar pelajar. Pendaftaran dibuka mulai 1 April hingga batas akhir 20 Juni 2026, dengan tahap verifikasi dan technical meeting yang akan digelar sehari sebelum laga resmi dimulai.

 

Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU., Ketua Umum Karate Bhayangkara Presisi, menekankan makna lebih dari ajang kompetisi ini. "Kejuaraan ini bukan hanya tentang pertandingan dan juara, melainkan juga langkah konkret untuk membangun komunitas yang sehat, penuh disiplin, dan terjalin hubungan positif antara Polri dan masyarakat," jelasnya dengan semangat.

 

Sementara itu, Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H., Ketua Panitia Pelaksana, menjamin bahwa semua persiapan telah dipersiapkan dengan maksimal. "Kami fokus pada setiap detail, mulai dari teknis pertandingan hingga pelayanan bagi seluruh peserta, agar acara berjalan lancar, profesional, dan memberikan pengalaman berharga bagi semua yang terlibat," ucapnya.

 

Antusiasme peserta diperkirakan sangat tinggi, mengingat perlombaan akan mencakup berbagai kelas mulai dari kata hingga kumite dengan sistem gugur yang ketat. Selain medali dan piagam untuk peringkat terbaik, panitia juga menyediakan trofi juara umum dan penghargaan spesial "Best of the Best" untuk atlet yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen.

 

"Nilai utama yang kami junjung adalah sportivitas, disiplin, dan kebersamaan. Melalui Piala Kapolri 2026, kami berharap bisa menjadi wadah pembinaan bibit-bibit atlet karate nasional sekaligus mendorong gaya hidup aktif dan sehat di tengah masyarakat," pungkas Dr. Dewa Wijaya.

 

Dengan skala nasional dan konsep terbuka, ajang ini diharapkan menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga karate di Indonesia.

Mamen

Kasus Dana Hibah KONI Terbongkar Nyanyian Weter diduga Beri Uang ke Barefi Rp 500 juta, Sekda Lahat Rp 60 juta dan Bupati Lahat Rp 500 juta

 




POLICEWATCH - SUMSEL mengungkapkan dalam keterangan Terdakwa bahwa duit dana hibah KONI Lahat Tahun 2023 jadi bancaan oknum Pejabat Kabupaten Lahat pada Priode tahun 2023, dalam keterangan terdakwa Weter dengan jelas mengungkapkan dalam fakta persidangan didepan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Palembang 

“Uang Rp 60 juta diambil dari Weter untuk memberi Pak Sekda Lahat, kemudian tanggal 13 April 2023 diambil Rp 350 juta dari pak Weter, untuk jatah ketua KONI Kalsum Barifi Rp 300 juta. Akhir Agustus 2023 diambil Rp 150 juta untuk keperluan pribadi Barifi lagi, lalu uang Rp 500 juta diambil dari Weter untuk Bupati Lahat pada saat itu, dan sebagian dipakai untuk bantu membangun venue oleh Barifi,” tegas saksi Purna Adi.pada kamis tanggal 12 Maret 2026,

Diberitakan sebelumnya Sidang perkara dugaan korupsi dana hibah dalam penyelenggaraan anggaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel tahun 2023, yang menjerat empat orang terdakwa dan diperkirakan menyebabkan negara mengalami kerugian sebesar Rp 3,3 miliar lebih, kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, dengan agenda menghadirkan empat orang saksi, Kamis (12/3/2026).

Adapun empat terdakwa tersebut yaitu Kalsum Barifi selaku eks Ketua KONI Lahat tahun 2023, Amrul Husni selaku Bendahara Umum KONI Lahat, Weter Afriansyah selaku Wakil Bendahara Umum KONI Lahat dan terdakwa Andika Kurniawan selaku wakil Bendahara Umum II KONI Kabupaten Lahat (berkas terpisah).

Dalam sidang yang diketuai oleh majelis hakim Agus Raharjo SH MH, JPU Kejari Lahat menghadirkan empat orang saksi diantaranya, Imam Rusandi selaku Ketua Cabor Petinju Amatir Indonesia, Purna Adi sebagai staf Sekertariat dan operator keuangan KONI Lahat tahun 2023.

Dalam persidangan saksi Imam Rusandi selaku Ketua Cabor Petinju Amatir Indonesia mengatakan, bahwa proposal yang diajukannya sebesar Rp 1,7 miliar lebih ke KONI Lahat pada tahun 2023, namun yang disetujui hanya Rp 250 juta.

“Proposal kegiatan untuk kegiatan Porprov Sumsel tahun 2023 tidak ada revisi, anggaran yang disetujui adalah sebesar Rp 250 juta, namun yang diterima murni Rp 200 juta, nah yang Rp 50 juta diambil pengurus, yang minta itu pak Barifi, pertama dipotong Rp 100 juta, namun saya keberatan, lalu mau dipotong Rp 75 juta saya juga keberatan, akhirnya hanya dipotong Rp 50 juta, mesti berat untuk LPJ, karena setahu saya semua Cabor juga dipotong,” ungkap saksi.

Imam juga mengungkap, bahwa pengurus lah yang menentukan potongan Rp 50 juta tersebut, katanya dipakai untuk dana setting KONI.

“Istilahnya uang Rp 50 juta tersebut, untuk akomodasi atlit dan tim yang dikurangi, tidak ada ancaman, cuma demi kebersamaan. Dan uang Rp 50 juta itu saya serahkan ke pak Amrul,” ungkap saksi Imam.

Selanjutnya saksi Purna Adi menjelaskan, bahwa dirinya yang mengumpulkan proposal pada tahun 2023 itu untuk kegiatan Porprov Sumsel yang diselenggarakan di Kabupaten Lahat, total proposal diajukan sebesar Rp 80 miliar, namun yang di Acc (disetujui) sebesar Rp 20 miliar 461 juta lebih.

Untuk anggaran Cabor sebesar Rp 255 juta dengan potongan Rp 50 juta, untuk menutupinya dibuatlah pengadaan peralatan seperti bola dan gawang yang tidak sesuai.

Mendengar pernyataan saksi, JPU terus menggali keterangan, jadi terdakwa memfiktifkan pengadaan bola dan gawang?, tanya JPU.

“Iya, uangnya diserahkan ke pak Weter Rp 50 juta disekretariat, namun tidak pakai tanda terima, sedangkan anggaran sebesar Rp 20 miliar tersebut dipakai untuk 9 kegiatan,” kata saksi Adi.

Saksi Purna Adi juga menegaskan, bahwa dirinya yang merekap setiap uang potongan dan yang disetorkan dari 41 cabor, totalnya terkumpul Rp 1 miliar 446 juta lebih.

“Saya menerima uang Rp 50 juta dan sudah saya kembalikan dari potongan seluruh cabor,” ujar saksi.

Ditempat yang sama, tim penasehat hukum terdakwa mendalami keterangan saksi, sebenarnya untuk apa tujuan pemotongan dana Cabor tersebut?, dan saksi menegaskan, bahwa dipotong untuk dana settingan KONI Lahat sebanyak Rp 1 miliar 446 juta lebih.

Saksi Adi juga membenarkan terkait adanya rapat pembagian uang dan mengalir ke pihak mana saja.

“Uang Rp 60 juta diambil dari Weter untuk memberi Pak Sekda Lahat, kemudian tanggal 13 April 2023 diambil Rp 350 juta dari pak Weter, untuk jatah ketua KONI Kalsum Barifi Rp 300 juta. Akhir Agustus 2023 diambil Rp 150 juta untuk keperluan pribadi Barifi lagi, lalu uang Rp 500 juta diambil dari Weter untuk Bupati Lahat pada saat itu, dan sebagian dipakai untuk bantu membangun venue oleh Barifi,” tegas saksi Purna Adi.(TIM)

Hari ini 3 Terdakwa Bendahara Koni Lahat Jalani Sidang di PN.Tipiikor Palembang

 



POLICEWATCH - SUMSEL Tiga Terdakwa Bendahara Koni Lahat Amrul, Weter dan Andika turun dari mobil tahanan langsung memasuki ruang IV Tipikor Pengadilan Negeri Palembang jalan Ki gede ing Suro, Kelurahan 32 Ilir Palembang Kamis (26/2/2026)

berdasarkan nomor 6/Pid.Sus/ TPK/2026/PN.Plg, ketiga terdakwa Amrul Weter dan Andika didampingi Penasehat Hukum Imam Rustandi,SH dan rekan

Sedangkan JPU (Jaksa Penuntut Umum) Dhea Oina Savitri.SH 

Ketua Majelis Hakim Agus Raharjo.SH.MH didampingi oleh anggota Majelis Hakim dan jadwal sidang seharusnya pukul 10.00 wib dan molor habis Sholat dhuhur dilanjutkan di ruang IV Tipikor Pengadilan Negeri Palembang.

Pantauan Policewatch , agenda sidang masih berjalan dengan lancar sementara Hakim mencecar pertanyaan kepada ke tiga Terdakwa duduk di depan Andika mengenakan baju putih, Amrul dan Weter

Diberitakan sebelumnya Kejaksaan Negeri Lahat secara resmi melakukan tahap II dan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana Korupsi dana hibah KONI Lahat Tahun 2023.

Pihak penyidik telah melakukan penyerahan terhadap tersangka Tahap II dan barang bukti Bendahara umum, Amrullah, Wakil Bendahara Umum 1 Witer dan Wakil Bendahara 2 Andika mereka ketiganya menggunakan baju tahanan warna rompi merah dengan tangan diborgol, turun dari lantai 2 dikawal ketat dari kejaksaan negeri lahat.

Kejari Lahat Teuku Luftansya Adhyaksa SH Langsung menyerahkan Ketiga tersangka beserta barang bukti diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (KPU) para tersangka menjabat bendahara umum, Bendahara umum 1 dan Bendahara umum 2,

Ketiga tersangka didakwa pasal berlapis pasal 630 Jo pasal 20 undang undang Jo nomor 1 tahun 2023 tentang KHUP

Ketiga tersangka ditahan di lapas klas 2 Sukaratu kabupaten Lahat terhitung dari tanggal 12 Februari 2026 selama 20 hari kedepan ujar ” Kasi Pidsus Indra Susanto kepada wartawan

Berita sebelumnya Tabir skandal korupsi dana KONI Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2023 Kejari Lahat menetapkan tersangka Bendahara Umum. Di sanalah aliran uang negara diduga diatur, dipreteli, dan dibagi. Kini, posisi yang selama ini menjadi “brankas organisasi” itu resmi berubah menjadi gerbang menuju penjara.

Setelah mantan Ketua KONI Lahat Kalsum Barefi tumbang lebih dulu, Kejaksaan Negeri Lahat menghantam langsung jantung keuangan. Pada Rabu (14/01/2026), AMRL selaku Bendahara Umum ditetapkan sebagai tersangka, bersama dua pembantunya, W (Wakil Bendahara I) dan DK (Wakil Bendahara II) dalam perkara yang publik kenal sebagai Porprov Jilid II.

Penyidikan Pidsus Kejari Lahat mengungkap praktik manipulasi laporan pertanggungjawaban dan pemotongan dana cabang olahraga yang dilakukan secara sistematis. Dana yang seharusnya menopang keringat atlet justru dipangkas di meja bendahara—lalu mengalir ke pucuk pimpinan.

Dalam konstruksi perkara, Bendahara Umum diduga berperan sebagai operator utama: mengatur pencairan, mengamankan laporan fiktif, dan memastikan setoran berjalan mulus.

Hasilnya bukan recehan. Aliran dana ke masing-masing tersangka berkisar Rp50 juta hingga Rp100 juta—cukup untuk menegaskan bahwa ini bukan kelalaian, melainkan kejahatan berjemaah .(Amrullah)

Kantongi 24 Saksi dan Bukti Dokumen, Polda NTB Tetapkan IR sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru Daerah Terpencil Bima



Policewatch-Mataram

 27 /02/i 2026 – Penyidik Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemerasan dan pungli terhadap pendidik penerima Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil (TKGDT) di Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dikbudpora) Kabupaten Bima.

 

Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. FX. Endriadi, S.IK., menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan secara resmi setelah penyidik berhasil mengumpulkan minimal dua alat bukti sah dan melalui mekanisme gelar perkara yang sesuai dengan prosedur hukum.

 

“Kami telah menetapkan Saudari IR, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pemerasan dan pungli. Kasus ini terjadi pada periode tahun 2019 hingga 2025, yang menimpa guru Sekolah Dasar (SD) penerima Tunjangan Khusus Guru Daerah Terpencil di Kecamatan Tambora,” ungkap Kombes Endriadi.

 

Dalam penyelidikan yang mendalam, tim penyidik telah memeriksa sebanyak 24 saksi dari kalangan guru dan pihak terkait, serta mengamankan sejumlah dokumen penting yang menjadi dasar penyidikan. Hasil pendalaman menunjukkan adanya pola penyerahan uang dari para guru penerima tunjangan, yang kemudian disetorkan kepada tersangka.

 

“Berdasarkan keterangan dari para guru, mereka menyerahkan uang karena merasa tertekan dan terpaksa. Ada kekhawatiran bahwa tunjangan tahap berikutnya tidak akan cair jika tidak memenuhi permintaan yang diajukan,” tegas Kombes Endriadi menekankan kondisi yang dialami oleh korban.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB AKBP Muhaemin, S.H., M.IK., mengungkap temuan penting lainnya dari hasil pemeriksaan saksi dan analisis bukti.

 

“Kami menemukan bahwa Saudari IR telah menyiapkan dua rekening bank khusus yang digunakan secara eksklusif untuk menerima setoran uang dari para guru penerima tunjangan daerah terpencil,” jelas AKBP Muhaemin.

 

Saat ini, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengikuti jejak aliran dana yang masuk ke rekening tersebut, serta membuka peluang adanya pihak lain yang terlibat dalam rangkaian tindak pidana ini.

Mamen

Wakapolda NTB Gowes Bareng Ulama-Umara di Mandalika, Malamnya Bersholawat Bawa Pesan Persatuan



 

Policewatch-Mataram 

Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika yang biasanya ramai dengan balapan, berubah menjadi lokasi kebersamaan penuh semangat pada Ahad (25/1/2026) sore. Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., langsung turut meramaikan Fun Bike Ulama dan Umara 2026, berbarengan dengan tokoh agama, pejabat daerah, serta ribuan masyarakat yang antusias mengikuti.

 

Dimulai pukul 16.00 Wita, gowes santai mengitari kawasan sirkuit ikonik Lombok Tengah ini tidak hanya sekadar olahraga. Rute yang dipilih sengaja menghadirkan nuansa sport tourism sekaligus mempererat tali silaturahmi antar peserta. Wakapolda NTB tampak akrab menyatu dengan semua lapisan, mengenakan pakaian olahraga yang simpel namun menunjukkan semangat kebersamaan.

 

“Kita harapkan momentum ini bisa dua arah: memperkuat tali silaturahmi antara ulama dan umara, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk hidup sehat dan aktif bergerak,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho dengan senyum hangat di sela bersilaturahmi dengan peserta.

 

Tak berhenti sampai di situ, rangkaian acara kebersamaan berlanjut dengan suasana yang lebih khidmat di malam hari. Pukul 19.00 Wita tepatnya di Pantai Kuta Mandalika, Wakapolda NTB kembali hadir dalam acara Mandalika Bersholawat dan Doa Bersama yang dipimpin langsung oleh Abuya Al Habib Zain bin Abuya Al Habib Hasan Baharun. Lantunan sholawat yang merdu menggema hingga ke kejauhan, diikuti ratusan jamaah yang seragam mengenakan busana hitam putih dengan peci hitam.

 

Brigjen Pol. Hari Nugroho menekankan, kedua acara tersebut membawa pesan yang sangat kuat bagi masyarakat NTB. “Doa dan sholawat menjadi energi penguat batin bagi kita semua, sementara sinergi antara ulama dan umara adalah fondasi yang kokoh untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan di seluruh daerah,” jelasnya.

 

Selama kegiatan berlangsung, jajaran kepolisian mulai dari Kapolres Lombok Tengah hingga personel lapangan siap memberikan rasa aman dan kenyamanan. Acara ini juga menunjukkan bahwa Mandalika bukan hanya destinasi wisata kelas dunia, melainkan juga tempat berkumpulnya nilai-nilai spiritualitas, kebugaran, dan persaudaraan yang menghubungkan seluruh elemen masyarakat.

 Jurnalis

Mamen

Kepala BNN RI dan Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi Tanda Tangani MoU Lahat Bersih Dari Narkoba

 


POLICEWATCH.NEWS  - LAHAT - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Bupati Lahat Bursah Zarnubi selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), sebagai langkah strategis memperkuat sinergi nasional dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Akselerasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) yang berlangsung di GOR Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Kamis (22/01/2026).

MoU ini ditandatangani langsung oleh Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si dan Bupati Lahat Bursah Zarnubi selaku Ketua APKASI, disaksikan oleh jajaran kementerian Desa Lembaga, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih.SH.MH  serta para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.


Bentuk Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara BNN RI dengan seluruh pemerintah kabupaten se-Indonesia dalam upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat terkait bahaya narkoba baik Kabupaten Lahat  

Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa keterlibatan APKASI memiliki peran sangat penting dalam memperluas jangkauan program P4GN hingga ke tingkat desa.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa kebijakan dan program P4GN dapat berjalan seragam, terukur, dan berkelanjutan di seluruh kabupaten di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi selaku Ketua APKASI menegaskan bahwa MoU ini merupakan bentuk komitmen nyata para bupati dalam mendukung penuh agenda nasional Indonesia Bersinar.

“APKASI siap menjadi mitra strategis BNN RI. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, harus dikerjakan secara kolektif oleh seluruh pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan desa dan masyarakat, sehingga menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan narkoba.

“Melalui sinergi ini, kita ingin membangun ketahanan masyarakat mulai dari keluarga dan desa, demi menyelamatkan generasi bangsa,” tambahnya.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi terbentuknya berbagai program turunan di daerah, termasuk penguatan Kabupaten Bersinar, Desa Bersinar, pembentukan unit layanan P4GN, serta peningkatan edukasi masyarakat secara masif.

Kerja sama BNN RI dan APKASI ini sekaligus menegaskan komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung visi besar Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 yang sehat, tangguh, dan bebas dari narkoba.

Usai Acara Perwakilan dari BNN Pusat mengunjungi Kantor KONI Lahat disambut oleh Ketua KONI Lahat Susiawan Rama dan pengurusnya 

Sementara itu Humas BNN RI ibu Tatiek ditemui di Kantor KONI memberikan pesan kepada generasi muda kabupaten Lahat "'Jauhi Narkoba" hidup sehat,dan selalu melakukan olahraga, yang jelas bahaya narkoba bisa merusak generasi bangsa, kalau sudah ketergantungan barang haram tersebut, dan jauhi narkoba pinta"  tatiek.

Jurnalis: Bambang MD

LIDIK KRIMSUS RI Minta Penyidik, Penerima Aliran Uang Ke Cabor Segera di Usut Tuntas, Jangan Ketua dan Bendahara dijadikan Tersangka

 

Jurnalis: Bambang MD 


POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi Irfanto,SH memberikan apresiasi kinerja Kejari Lahat yang telah menetapkan tersangka dari ketua KONI dan tiga Bendahara dalam kasus korupsi dana hibah KONI Lahat Tahun anggaran 2023,

Ke Empat Tersangka yaitu KB, WA, MAK, dan AM berdasarkan Surat Perintah Penyidikan dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: PRINT-883A/L.6.14/Fd.1/05/2025 tanggal 21 Mei 2025 serta Penetapan dari Pengadilan Negeri Lahat Nomor: 87/Pid.B.Geledah/2025/PN Lht tanggal 03 Juni 2025.

Setelah ada surat Sprindik yang dikeluarkan oleh Kejari Lahat selama penyidikan seluruh ketua Cabang Olahraga dipanggil selaku saksi tidak menutup kemungkinan ada aliran dana ke ketua Cabor KONI Lahat Tahun 2023,

Rodhi Irfanto juga meminta kepada penyidik siapa menerima aliran dana hibah tahun 2023 harus di tersangka kan jangan Ketua sama bendahara dan mereka ikut bertanggung jawab uang dana hibah KONI Lahat Tahun anggaran 2023, dan indikasi ada 14 saksi yang diperiksa dengan keterkaitan langsung maupun tidak langsung dana hibah KONI Lahat Tahun 2023,


Pemerintah daerah kabupaten Lahat tahun 2023 sebagai Tuan Rumah Porprov Sumsel dengan mendapatkan dana hibah 20 M , ini peluang yang berpotensi adanya perbuatan melawan hukum, dan berdasarkan hasil temuan dari auditor PPKN oleh Pihak Kejati Sumsel Rp 3,3 Milyar uang negara dikorupsi " ungkap Rodhi Irfanto kepada wartawan policewatch.news Senin (19/1/2026)

Berita sebelumnya Kejaksaan Negeri Lahat telah menetapkan empat tersangka dugaan korupsi dana hibah KONI Lahat Tahun anggaran 2023 setelah 

sebelumnya Ketua KONI Lahat periode 2018–2024, Kalsum Barefi, ditetapkan sebagai tersangka pada September lalu, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat kembali menetapkan tiga orang tersangka pengurus KONI Priode Tahun 2019 - 2023

Ketiga tersangka tersebut yakni AH selaku Bendahara Umum, WA sebagai Wakil Bendahara Umum I, dan MAK selaku Wakil Bendahara Umum KONI Kabupaten Lahat. Penetapan tersangka dilakukan pada Rabu (14/01/2026) di Kantor Kejari Lahat.

Penetapan status hukum ketiganya berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-135/L.6.14/Fd.1/01/2026, B-137/L.6.14/Fd.1/01/2026, dan B-138/L.6.14/Fd.1/01/2026 tertanggal 14 Januari 2026.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat, Teuku Luftansyah Adhyaksa P, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa Tim Penyidik Kejari Lahat telah memeriksa sedikitnya 54 orang saksi dari berbagai cabang olahraga (cabor) serta satu orang ahli. Selain itu, penyidik juga melakukan penggeledahan di Kantor KONI Kabupaten Lahat dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat guna melengkapi alat bukti.

“Dalam proses penyidikan ini, kami berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp357.800.000,” ujar Teuku Luftansyah saat konferensi pers, didampingi Kasi Intelijen Rio Purnama, S.H., M.H., Kasi Pidana Khusus Indra Susanto, S.H., M.H., Kasi Pidana Umum Priyuda Adhytia Mukhtar, S.H., Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Ahmad Muzayyin, S.H., serta Kasi PAPB Solihin, S.H.

Uang titipan tersebut telah disetorkan ke Rekening Penitipan Lainnya (RPL) Bank BSI KCP Lahat dan berada di bawah pengawasan Tim Penyidik Kejari Lahat.

Sebelumnya nya Tim Penyidik Kejari Lahat telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga serta Kantor KONI Lahat sejumlah barang bukti di amankan berupa laptop, dokumen 

Tim Pidsus Kejari Lahat melakukan penggeledahan di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat. Penggeledahan terkait atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dana hibah tahun anggaran 2023.

Kepala Intelijen Kejari Lahat Rio Purnama mengatakan penggeledahan dua kantor itu 

“Dalam proses penggeledahan tersebut. Tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang berkaitan dengan perkara, diantaranya berbagai dokumen administrasi dan keuangan yang diduga memuat informasi krusial terkait aliran dana hibah, serta 5 (lima) unit laptop milik pihak-pihak terkait,

Rio menjelaskan, barang-barang tersebut kini diamankan dan akan dianalisis lebih lanjut untuk mendukung proses penyidikan.

“Beberapa berkas penting sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, kata dia, penyidik telah memeriksa 14 orang saksi yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan proses pengelolaan dana hibah di lingkungan KONI Kabupaten Lahat.

“Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk menggali informasi secara mendalam mengenai mekanisme pengelolaan anggaran

pertanggungjawaban keuangan, serta potensi penyimpangan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan yang didanai melalui dana hibah tersebut.

WA Oknum ASN Terjerat Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Lahat Terancam di PTDH

 


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT, -Salah satu tersangka dugaan korupsi dana hibah KONI Lahat Tahun 2023 

Tersangka WA PNS Bekerja di Kecamatan Jarai, sebagai seorang pengajar disalah satu sekolah dan bakal terancam terkena sanksi di PTDH , ia menjabat Wakil Bendahara umum 1 saat ia KONI Lahat Tahun 2023

Kepala Dinas BKSDM Marliansyah saat dikonfirmasi wartawan Sabtu (17/1/2026) ia menjelaskan melalui pesan singkat washhap miliknya " sudah kita koordinasikan ke diknas, sedangkan untuk pemberhentian sementaranya kita perlu dasarnya yang saat ini masih kita upayakan mendapatkan dokumen nya, penetapan tersangka maupun bukti penahanan dalam pesan singkat washhap kadis BKSDM menjelaskan kepada wartawan.

WA , Bersama bendahara lainnya yaitu AH dan MAK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Lahat Tahun 2023 kerugian negara 3 Milyar lebih,

Penetapan tersangka oleh Kejari Lahat Pers Conference digelar tanggal 14 Januari 2026, 

berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-135/L.6.14/Fd.1/01/2026, B-137/L.6.14/Fd.1/01/2026, 

Kejari Lahat Telah Menetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Lahat Tahun 2023

Berita sebelumnya Kejaksaan Negeri Lahat telah menetapkan empat tersangka dugaan korupsi dana hibah KONI Lahat Tahun anggaran 2023 setelah 

sebelumnya Ketua KONI Lahat periode 2018–2024, Kalsum Barefi, ditetapkan sebagai tersangka pada September lalu, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat kembali menetapkan tiga orang tersangka pengurus KONI Priode Tahun 2019 - 2023

Ketiga tersangka tersebut yakni AH selaku Bendahara Umum, WA sebagai Wakil Bendahara Umum I, dan MAK selaku Wakil Bendahara Umum II KONI Kabupaten Lahat. Penetapan tersangka dilakukan pada Rabu (14/01/2026) di Kantor Kejari Lahat.

Penetapan status hukum ketiganya berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-135/L.6.14/Fd.1/01/2026, B-137/L.6.14/Fd.1/01/2026, dan B-138/L.6.14/Fd.1/01/2026 tertanggal 14 Januari 2026.

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat, Teuku Luftansyah Adhyaksa P, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa Tim Penyidik Kejari Lahat telah memeriksa sedikitnya 54 orang saksi dari berbagai cabang olahraga (cabor) serta satu orang ahli. Selain itu, penyidik juga melakukan penggeledahan di Kantor KONI Kabupaten Lahat dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat guna melengkapi alat bukti.

“Dalam proses penyidikan ini, kami berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp357.800.000,” ujar Teuku Luftansyah saat konferensi pers, didampingi Kasi Intelijen Rio Purnama, S.H., M.H., Kasi Pidana Khusus Indra Susanto, S.H., M.H., Kasi Pidana Umum Priyuda Adhytia Mukhtar, S.H., Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Ahmad Muzayyin, S.H., serta Kasi PAPB Solihin, S.H.

Uang titipan tersebut telah disetorkan ke Rekening Penitipan Lainnya (RPL) Bank BSI KCP Lahat dan berada di bawah pengawasan Tim Penyidik Kejari Lahat.

Sebelumnya nya Tim Penyidik Kejari Lahat telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga serta Kantor KONI Lahat sejumlah barang bukti di amankan berupa laptop, dokumen 

Tim Pidsus Kejari Lahat melakukan penggeledahan di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat. Penggeledahan terkait atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dana hibah tahun anggaran 2023.

Kepala Intelijen Kejari Lahat Rio Purnama mengatakan penggeledahan dua kantor itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: PRINT-883A/L.6.14/Fd.1/05/2025 tanggal 21 Mei 2025 serta Penetapan dari Pengadilan Negeri Lahat Nomor: 87/Pid.B.Geledah/2025/PN Lht tanggal 03 Juni 2025.

“Dalam proses penggeledahan tersebut. Tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting yang berkaitan dengan perkara, diantaranya berbagai dokumen administrasi dan keuangan yang diduga memuat informasi krusial terkait aliran dana hibah, serta 5 (lima) unit laptop milik pihak-pihak terkait,

Rio menjelaskan, barang-barang tersebut kini diamankan dan akan dianalisis lebih lanjut untuk mendukung proses penyidikan.

“Beberapa berkas penting sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, kata dia, penyidik telah memeriksa 14 orang saksi yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan proses pengelolaan dana hibah di lingkungan KONI Kabupaten Lahat.

“Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk menggali informasi secara mendalam mengenai mekanisme pengelolaan anggaran

pertanggungjawaban keuangan, serta potensi penyimpangan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan yang didanai melalui dana hibah tersebut

Jurnalis: Bambang MD

Bendahara KONI Di Tetapkan Tersangka AH.WA dan KB Langsung di Tahan Memakai Rompi Tanggan di Borgol

 


POLICEWATCH.NEWS  - LAHAT, Pada hari Rabu tanggal 14 Januari 2026 Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat kembali menetapkan 3 (tiga) orang tersangka dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan Dana Hibah Ketua dan Pengurus KONI Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2023, setelah sebelumnya Tim Penyidik telah menetapkan 1 (satu) orang tersangka dalam perkara ini yakni tersangka berinisial KB selaku mantan Ketua KONI Kabupaten Lahat.

Penetapan ketiga orang tersangka berinisial AH, WA, dan MAK yang merupakan Bendahara Umum, Wakil Bendahara Umum I, dan Wakil Bendahara Umum II KONI Kabupaten Lahat berdasarkan Surat Penetapan Tersangka dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: B-135/L.6.14/Fd.1/01/2026, B-137/L.6.14/Fd.1/01/2026, dan B-138/L.6.14/Fd.1/01/2026 tanggal 14 Januari 2026.

Dalam Press Conference sekitar Pukul 19.00 wib di kantor Kejari Lahat

Penetapan ketiga orang tersangka berinisial AH, WA, dan MAK yang merupakan Bendahara Umum, Wakil Bendahara Umum I, dan Wakil Bendahara Umum II KONI Kabupaten Lahat berdasarkan Surat Penetapan Tersangka dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Nomor: B-135/L.6.14/Fd.1/01/2026, B-137/L.6.14/Fd.1/01/2026, dan B-138/L.6.14/Fd.1/01/2026 tanggal 14 Januari 2026.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat melakukan pemeriksaan terhadap 54 (lima puluh empat) orang saksi dan 1 (satu) orang Ahli serta telah melakukan penggeledahan di Kantor KONI Kabupaten Lahat dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat.

Terobosan Kepala Kejaksaan Negeri Lahat

Teuku Luftansya Adhyaksa Putra SH.MH

yang baru menjabat ini melanjutkan

Perkara Dugaan Tipikor Dana Hibah KONI 2023 yang disampaikannya saat press release Kejaksaan negeri Lahat.

“Tim Penyidik telah berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 357.800.000,- (tiga ratus lima puluh tujuh juta delapan ratus ribu rupiah) dalam perkara ini. Uang titipan tersebut langsung disetorkan ke RPL Bank BSI KCP Lahat dan berada dalam pengawasan tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat:, ucap Kepala Kejaksaan Negeri Lahat

Teuku Luftansya Adhyaksa Putra SH.MH.

Tersangka  AH, WA, dan MAK disangka melanggar ketentuan Kesatu Primer Pasal 603 Jo Pasal 20 huruf a, c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia, Subsidair Pasal 604 Jo Pasal 20 huruf a, c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia, atau Kedua Pasal 9 Jo pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 20 huruf a, c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Adapun kerugian keuangan negara dalam perkara ini berdasarkan Laporan Hasil Audit Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor: 04/LHA/L.G/H.IV.I/12/2023 adalah sebesar Rp3.343.386.902,- (tiga miliar tiga ratus empat puluh tiga juta tiga ratus delapan puluh enam ribu sembilan ratus dua rupiah):, tuturnya.

Selanjutnya terhadap ketiga tersangka akan dilakukan penahanan oleh Jaksa Penyidik selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 14 Januari 2026 sampai dengan tanggal 02 Februari 2026 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat.

“Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Lahat tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka baru dalam perkara ini apabila ditemukan alat bukti yang cukup di kemudian hari”, ucap Kejari Lahat.

Jurnalis: Bambang MD

.