Kapolres Melaksanakan Tactical Floor Game/TFG Dalam Rangka Pengamanan WSBK di Sirkuit The Mandalika Kuta Tahun 2021

 


POLICEWARCH-LOMBOK TENGAH, NTB.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, S.H, SIK, M.H, melaksanakan kegiatan TFG dalam rangka pengamanan WSBK di Sirkuit The Mandalika Kuta Tahun 2021, pada hari Sabtu, 16 Oktober 202, pukul 14.00 Wita, bertempat di Aula Polres Lombok Tengah. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, S.H, S.I.K, M.H, 

Perwakilan Kodim 1620/Lombok Tengah, Waka Polres Lombok Tengah, Kadis Kesehatan Loteng, Kadis Pariwisata Loteng, Kalakhar BPBD Loteng, Ketua MHA Loteng, PJU Polres Loteng yang terlibat Sprint, Kapolsek yang terlibat Sprint, Para Padal yang terlibat sprint dan Perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Tengah.


" Anggota yang terlibat Sprint pengamanan WSBK di Sirkuit The Mandalika Kuta 2021 dihadirkan untuk melaksanakan Tactical Floor Game (TFG )"ungkap Kapolres.

Selaku Tuan Rumah di Lombok Tengah dalam penyelenggaraan WSBK di Kuta Mandalika dan garda terdepan dalam pelaksanaan pengamanan harus memiliki persiapan yang matang karena ajang yang akan di gelar bukan sembarang ajang dan levelnya International dan akan menjadi perhatian masyarakat Dunia, ini menjadi beban berat kita bersama dan akan menjadi ringan apabila memiliki persiapan yang matang dan saling bahu membahu dengan semua Instansi terkait. 

Lebih jauh Kapolres berharap kepada semua anggota yang tersprint untuk tetap menjunjung rasa tanggung jawab yang tinggi,  demi suksesnya penyelenggaraan event Dunia, serta menjaga nama baik Bangsa dan Negara Indonesia."MN".



KPAI Memediasi Pasangan IB dan SY Via Meetting Zoom Di Polda Lampung, meskipun Mediasi tersebut SY Tidak Proaktive

 

POLICEWATCH,NEWS.15/10/2021. Terkait kisruh rumah tangga IB dan SY, membuat KPAI turun tangan, meski demikian mediasi tersebut SY yang merupakan Istri IB tidak Proaktive Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum IB, Alif Suherli Masyono, SH, bahwa Pihaknya juga tidak jelas apa alasan SY mematikan Meetting Zoom yang dilakukan di salah satu lorong di gedung Polda Lampung. 

Terkait tidak Proaktive SY, Kuasa Hukum IB merasa sangat kecewa, Alif Suherly masyono juga mengatakan bahwa SY sangat hebat. Sidang gugatan IB di Pengadilan Negeri Metro Minggu lalu tidak hadir juga, padahal dari PN Metro telah melayangkan surat panggilan, sekarang atau Kamis kemarin saat Meetting Zoom yang bertempat di Polda Lampung yang bersangkutan juga tidak proaktif Ini akan merugikan Diri Dia sendiri, kalau sudah dua Lembaga Pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya.

Terkait ketidak proakti SY, maka menurut Kuasa Hukum IB sangat wajar jika KPAI memberikan rekomendasi kepada Penyidik Polri dalam hal ini Kepolisian Resor Metro untuk melakukan langkah Hukum terkait berbagai laporan IB terhadap SY guna melakukan penyelidikan atas kasus kedua Warga Metro tersebut.

Karena KPAI memiliki kewajiban atau tugas yang diatur Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang Undang no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak. Berdasarkan pasal 76 KPAI memiliki tugas 1. Untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan Hak Anak. 2. KPAI berhak memberikan masukan usulan dalam perumusan kebijakan tentang penyelenggaraan perlindungan Anak. 3. KPAI juga berhak mengumpulkan data dan informasi mengenai perlindungan Anak. 4. KPAI juga berhak menerima dan melakukan penelaahan atas pengaduan Masyarakat mengenai pelanggaran Hak Anak. 5. KPAI mempunyai hak untuk memediasi atas sengketa pelanggaran Hak Anak. 6. Mereka juga berhak melakukan kerja sama dengan Lembaga yang dibentuk Masyarakat di bidang perlindungan Anak, terakhir 7. KPAI berhak memberikan laporan kepada Pihak berwajib tentang adanya dugaan pelanggaran terhadap Undang Undang ini.


Pewarta:Sm

KPK Amankan Bupati Muba DRA, Kadis PUPR, HM, Kabid Jembatan IV, Dan Kontraktor SD,

 


BREAKING NEWS

Laporan:Bambang MD

       POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA, 

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan Operasi Tangkap Tangan, pada Jumat (15/10/2021)

Dari hasil OTT diduga terkait proyek di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin  

Mereka yang terjaring diantaranya, Kadis PUPR Muba, Herman Mayori, Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan PUPR Muba, Irvan ST, serta  Sandi selaku Kontraktor.

Saat ini keenam pejabat Pemkab termasuk Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin telah dibawa oleh pihak KPK ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (15/10).

Sementara Wartawan policewatch.news mengkonfirmasi melalui washhapnya " Benar, Jumat (15/10/2021), Tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Selatan. 

Saat ini, para pihak yang ditangkap dan diamankan tersebut, masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK.  

KPK masih memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung. 

Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut. Ucap " Ali Fikri

Api Hanguskan Tiga Bangun Dan Seisinya

 

    POLICEWATCH,NEWS.Metro, Lampung 16/10/2021. Pemerintah kota Metro melalui Wakil Walikota Qomaru, Sekretaris Daerah Bangkit Haryo Utomo dan Kadis Sosial Kota Metro Rahmat Zainuddin sesunan Sabtu pagi menyerahkan sejumlah bantuan kepada Korban kebakaran yang tidak terlalu jauh dengan kantor Puskesmas Metro serta sekolah dasar lima Kota Metro.

Bantuan yang diserahkan beberapa pakaian sekolah dasar, kasur serta peralatan masak, karena bahan bahan tersebut sangat dibutuhkan oleh Korban, Wakil Walikota Qomaru turut prihatin terhadap Korban kebakaran tersebut, kegiatan itu dilakukan sekaligus meninjau lokasi kebakaran.

Pernyataan Wakil Walikota Qomaru itu dibenarkan oleh Sekda Metro Bangkit Haryo Utomo, Dia mengakui kedatangan Mereka untuk memberikan semangat kepada Korban kebakaran yang terjadi pada Jumat kemarin.


Kebakaran tersebut telah menghanguskan seisi bangunan yang diketahui ada dua buah kontrakan serta satu buah toko yang menjual fried chiken, selain itu ada tiga unit mesin jahit serta satu kendaraan roda dua turut menjadi korban. 

Pemilik rumah yang terbakar tidak bersediah dimintai keterangan karena masih dalam konisi syok, sehingga Dia mewakil kepada Anak menantunya bernama Bayu kepada Policewatch

Dari Bayu ini.Policewatch.tahu kronologis kejadian, bayu mengatakan, aneh bin ajaib jika awal musiba kejadian dari kebocoran tabung gas. Sebab jika benar itu penyebabnya, tidak mungkin tidak ada bau gas sebelumnya. Sebab sebelum kejadian Itu menurutnya Dirinya berada di TKP.

“ Kejadian berawal dari penggorenagn Pengontrak yang menjual BFC, namun pernyataannya tidak masuk akal, Dirinya menduga hal itu disampaikan Pengontrak hanya untuk mencari pembenaran saja.


Hal itu diakui oleh Menantu Pemilik bangunan yang terbakar bernama Bayu, kepada radarnews.id Sabtu pagi, menurutnya Dia menduga kejadian akibat kelalaian Penjual BFC atau freid chiken yang diketahui sesaat sebelum kejadian ada percikan api dari kompor yang sedang menggoreng BFC, karena kepanasan, akibatnya minyak meluber keluar dan membakar dinding penggorengan yang terbuat dari papan triplex.


“ Kejadian itu kemungkinan api berasal dari kuali penggorengan BFC yang terlalu panasnya, membuat minyak di penggorengan meleleh kebawah, sehingga langsung disambar api kompor dan terbakar, sebab terakhir ada versi baru dari Pedagang BFC bahwa kemungkinan api berasal dari tabung gas yang bocor, namun menurut Bayu versi Penjual BFC yang mengontrak di toko Mertuanya itu tidak masuk akal.

Sebab kalau dari kebocoran tabung gas, tentu sebelumnya ada bau gas, inikan tidak. 

Tau tau asap hitam telah membumbung tinggi serta api sudah melahap sebagian bangunan. Seketika Dirinya meminta kepada Aparat terkait untuk segera melakukan langkah pemadaman. Setelah itu Dirinya meminta kepada Aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, apa sebenarnya yang menjadi penyebab kebakaran tersebut.


Pewarta:Sm

Hari ini Tim KPK membawa terduga Untuk DI Terbangkan Ke Jakarta Menuju Gedung Merah Putih

 


BREAKING NEWS

POLICEWATCH.NEWS - PALEMBANG - Tim KPK hari ini membawa para terduga dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK di Kabupaten Musi Banyuasin Jumat (15/10) hal ini dibenarkan oleh jubir KPK Ali Fikri melalui pesan washaap kepada policewatch.news

Informasi yang kami gali hari  ini mereka akan diterbangkan ke Jakarta menuju gedung merah putih jalan Rasuna said, Jakarta selatan Sabtu(16/10/2021)

mereka yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), oleh tim penyidik KPK akan diterbangkan  menggunakan pesawat Lion Air, diberangkatkan dari bandara SMB Palembang,

"  dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, berjumlah dua orang di Jakarta, mereka yang diamankan inisial (DR) dan (FA), dan 2 orang berada di Palembang berinisial (HM) dan (EU) ikut diamankan, dan 1 lagi salah satu pejabat yang ikut diamankan berinisial (IF) diamankan di Palembang

Mereka dibawah oleh tim KPK menggunakan mobil jenis Kijang Innova Reborn dengan nopol BG 1252 ZA warna putih, BG 1358 UU warna abu-abu dan BG 1353 RX warna hitam" (Bambang.MD)

Jubir KPK Benarkan Adanya OTT Tim KPK Amankan Bupati Muba Dan Kadis PUPR

 

BREAKING NEWS

POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA - Jubir KPK Ali Fikri menjawab pertanyaan wartawan policewatch.news sabtu(16/10/2021menanggapi pertanyaan rekan media terkait Kegiatan tangkap tangan KPK di Sumatera Selatan, kami sampaikan bahwa :

Benar, Jumat (15/10/2021), Tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Selatan. 

Saat ini, para pihak yang ditangkap dan diamankan tersebut, masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK.  

KPK masih memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung. 

Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut. terang " Ali Fikri 

Berita Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muba. Selain itu, seorang pejabat di dinas tersebut juga turut diamankan penyidik.

Informasi yang dihimpun, selain menyegel sejumlah ruangan, KPK juga diduga mengamankan salah satu pejabat dalam operasi tersebut. Pejabat yang diduga diamankan yakni salah satu kepala bidang di Dinas PUPR Muba, Jumat (15/10/2021)

Belum diketahui ihwal KPK menyegel sejumlah ruangan Dinas PUPR Kabupaten Muba tersebut.

Sebelumnya, beredar kabar Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, periode 2017-2022, Dodi Reza Alex Noerdin dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Jumat (15/10) malam.

Seorang sumber di internal KPK yang enggan diungkap identitasnya membenarkan kabar tersebut.

"Iya, Bupati ama Kadis PU".

Saat ini, lanjut sumber itu, tim di lapangan tengah dalam proses membawa para pihak yang ditangkap.

"Yang di lapangan nampaknya dah beres, tinggal ngangkut gitu," ungkap dia, tanpa merinci kasus yang menjerat Dodi.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan penggeledahan sudah dilakukan tim KPK di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Muba.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muba. Selain itu, seorang pejabat di dinas tersebut juga turut diamankan penyidik.

Informasi yang dihimpun, selain menyegel sejumlah ruangan, KPK juga diduga mengamankan salah satu pejabat dalam operasi tersebut. Pejabat yang diduga diamankan yakni salah satu kepala bidang di Dinas PUPR Muba, Jumat (15/10).

Belum diketahui ihwal KPK menyegel sejumlah ruangan Dinas PUPR Kabupaten Muba tersebut.

Sebelumnya, beredar kabar Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, periode 2017-2022, Dodi Reza Alex Noerdin dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Jumat (15/10) malam.

Seorang sumber di internal KPK yang enggan diungkap identitasnya membenarkan kabar tersebut.

"Iya, Bupati ama Kadis PU".

Saat ini, lanjut sumber itu, tim di lapangan tengah dalam proses membawa para pihak yang ditangkap.

"Yang di lapangan nampaknya dah beres, tinggal ngangkut gitu," ungkap dia, tanpa merinci kasus yang menjerat Dodi.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan penggeledahan sudah dilakukan tim KPK di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Muba.

Juru Bicara KPK, Ali Fikri  saat dikonfirmasi policewatch.news melalui pesan Washhap nya Sabtu (16/10/2021) " Ass mas Ali ijin mau Klarifikasi dan konfirmasi informasi update di beberapa media online Bupati Muba DR dan Kadis PUPR terjaring OTT, mks "

(Bambang.MD)

KPK Segel Kantor PUPR Muba Dan Dikabarkan Dodi Reza Alex Noerdin Turut Diamankan

 

BREAKING NEWS


POLICEWATCH. NEWS - JAKARTA  -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muba. Selain itu, seorang pejabat di dinas tersebut juga turut diamankan penyidik.

Informasi yang dihimpun, selain menyegel sejumlah ruangan, KPK juga diduga mengamankan salah satu pejabat dalam operasi tersebut. Pejabat yang diduga diamankan yakni salah satu kepala bidang di Dinas PUPR Muba, Jumat (15/10).

Belum diketahui ihwal KPK menyegel sejumlah ruangan Dinas PUPR Kabupaten Muba tersebut.

Sebelumnya, beredar kabar Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, periode 2017-2022, Dodi Reza Alex Noerdin dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Jumat (15/10) malam.

Seorang sumber di internal KPK yang enggan diungkap identitasnya membenarkan kabar tersebut.

"Iya, Bupati ama Kadis PU".

Saat ini, lanjut sumber itu, tim di lapangan tengah dalam proses membawa para pihak yang ditangkap.

"Yang di lapangan nampaknya dah beres, tinggal ngangkut gitu," ungkap dia, tanpa merinci kasus yang menjerat Dodi.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan penggeledahan sudah dilakukan tim KPK di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Muba.

Juru Bicara KPK, Ali Fikri  saat dikonfirmasi policewatch.news melalui pesan Washhap nya Sabtu (16/10/2021) " Ass mas Ali ijin mau Klarifikasi dan konfirmasi informasi update di beberapa media online Bupati Muba DR dan Kadis PUPR terjaring OTT, mks "

Hingga berita ini diturunkan  belum memberikan tanggapan terkait dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK di Kabupaten Muba tersebut.(Bambang. MD)

,

WAKIL WALI KOTA BEKASI RESMIKAN MASJID JAMI MIFTAHUL HUDA DI KELURAHAN PEJUANG KECAMATAN MEDAN SATRIA

 Jumat, 15 Oktober 2021

Laporan: Amun JG

      KOTA BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:

Wakil Wali Kota Bekas Tri Adhianto laksanakan shalat jum'at berjamaah, sekaligus meresmikan masjid Jamie Miftahul Huda yang berlokasi di Jl. Gatet Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria, Jumat (15/10/2021).

Pelaksanaan shalat Jum'at di Masjid tersebut tampak ramai, akan tetapi jamaah yang hadir dapat dipastikan tetap menjalani protokol kesehatan, minimal dalam penggunaan masker.

Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Bekasi, dalam kegiatan shalat jumat berjamaah dan penandatanganan batu prasasti, Lurah Pejuang, Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Rudy Heryansyah, Ketua DKM Miftahul Huda dan tokoh masyarakat.


Usai solat Jum'at, Tri Adhianto diberikan kesempatan oleh pihak DKM untuk memberikan sambutan terlebih dahulu sebelum penandatanganan batu prasasti, dalam sambutannya Tri menyampaikan perkembangan covid yang kian melandai, pencapaian vaksinasi dan mengajak para jamaah untuk dapat menumbuhkan Umkm dengan membentuk Koperasi Masjid berbasis syariah.

"Syukur Alhamdulillah covid di Kota Bekasi kian melandai, pencapain vaksinasi pun sudah mencapai standard target yang ditentukan, akan tetapi ketetapan menjaga protokol kesehatan harus tetap dilakukan," ujar Tri Adhianto

Penyampaian terkait motivasi juga disampaikan Wakil Wali Kota Bekasi kepada jamaah yang hadir untuk dapat menghidupkan perekonomian Umkm masyarakat Kelurahan Pejuang, dengan membentuk Koperasi Masjid Berbasis Syariah yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi, hal tersebut disampaikan agar roda perekonomian ditengah masyarakat dapat berjalan dengan baik.


Tentunya Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat terciptanya visi misi Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.

LSM P-MDM Berbagi Nasi Kotak di Sepanjang Jalan Raya Purwosari-Malang

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM P-MDM )  punya cara tersendiri untuk berbagai kepada masyarakat kali ini dengan membagikan nasi kotak bagi pengguna jalan arah Pasuruan-Malang dan juga pengguna jalan Malang-Surabaya atau lebih tepatnya di sepanjang jalan raya Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dihadiri beberapa pengurus dan ketua umum DPP LSM P-MDM Gus Ujai (Ketua Umum), Wujut Lestari (Seketaris), Yanto Baret (Ketua Satgas), Yanto (Kabid Ekonomi).

Dedi Sumanto ( penasehat P-MDM ) ia mengatakan ke awak media, memang saya yang mengusulkan yang pertamakali untuk giat bagi-bagi nasi kotak pada setiap hari jumat karena di hari jumat umat islam yakin dan percaya hari yang paling baik untuk berbagi," ujarnya. Jumat (15/10/2021)

"Sekarang saya adalah keluarga besar p P-MDM dan selaku penasihat, maka saya punya inisiatif dan mengarahkan untuk berbagi dengan membagikan nasi kotak bagi pengguna jalan yang kebetulan melintas di jalan raya Purwosari.

Sementara itu ketua umum DPP LSM P-MDM Ujay atau panggilan akrabnya Gus Ujay di sela-sela kesibukanya membagikan nasi kotak ia mengatakan dan mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran baik pengurus maupun anggota LSM P-MDM dalam giat sosial di hari jumat ini dan tak lupa kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya penasehat ( Dedi Sumanto ) yang baru saja jadi keluarga LSM P-MDM beliaunya sangat berjiwa sosial sekali dengan mencetuskan atau punya ide untuk bagi-bagi nasi kotak pada setiap hari Jumat,"ujar Gus Ujay.

"Saya atas nama ketua umum LSM P-MDM ucapkan terimakasih ke saudara Dedi Sumanto yang sudah membantu banyak untuk giat bagi-bagi nasi kotak pada setiap hari jumat.

Masih kata Gus Ujay, hari ini ia juga menyempatkan untuk berkunjung dan bersilaturahmi dengan jajaran Polsek Purwosari dan alhamdulilah di terima baik oleh Kapolsek AKP Saifudin .


"Sinergitas LSM P-MDM dan jajaran Polsek Purwosari dari dulu dan sampai sekarang terjaga dengan baik dan kebetulan sekarangkan kantor DPP LSM PMDM sekarang ada di wilayah Purwosari sekalian kami memberitahu jajaran Polsek Purwosari," tukas Gus Ujay. (Dr)

DPC AWDI MUARA ENIM KUNJUNGI DPC AWDI LAHAT DAN PAGAR ALAM

  

Laporan: Irin policewatch

Muara Enim policewatch News-  -Dalam rangka mengembangkan sayap Organi sasi Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Para Dewan Pimpinan Cabang AWDI Muara Enim melakukan kegiatan kunjungan ke beberapa daerah, Kamis 14/10/2021. Kunjungan Pertama yang di datangi adalah DPC AWDI Kabupaten Lahat. 

Dalam kunjungannya di DPC AWDI Lahat Ketua AWDI Muara Enim Rudiyansyah yang di dampingi Sekretaris DPC Ahmad Sukri dan juga Kabid Hukum dan Advokasi Antoni Dequin, serta Kabid Kode Etik dan Monitoring investigasi Yuliato di Sambut dan diterima oleh Ketua AWDI Kabupaten Lahat Bambang MD beserta Bendahara DPC Lahat Prengki juga Para Dewan Pimpinan Cabang AWDI Kabupaten Lahat lainnya. 

Dalam sambutanya Bambang MD Menyampaikan, "Terima kasih Atas kehadiran Kawan Kawan Para Pengurus DPC AWDI Muara Enim ke DPC AWDI Lahat, Semoga dengan Kunjungan Kawan Kawan dari Muara Enim ini dapat Menjadi Satu Ikatan Kekompakan dan juga menjadi Ajang Silaturahmi bagi kita Sesama Insan Media, dengan demikian Akan terjalin Kerjasama yang Baik dan Harmonis dan Lahat "BERCAHAYA". Jelas Bambang. 

Sementara itu Rudiyansyah mengatakan," Selamat bertugas Kepada Para Pengurus DPC AWDI Kabupaten Lahat yang telah mendapat Amanat untuk menjalankan Roda Organisasi Kewartawanan ini, Semoga apa yang menjadi Aspirasi Kawan Kawan Wartawan yang tergabung dalam Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Lahat dapat terwakilkan dan terwujud sesuai dengan harapan dan tujuan bersama, Dalam kesempatan ini mari kita bersama sama Untuk tetap memberikan berita yang berimbang dan tentunya tetap semangat dan kompak di dalam Organisasi Serta sesuai dengan Slogan kita "Setia NKRI", Kata Rudi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Kode Etik dan Monitoring investigasi Yuliato, " Sebagai Kabupaten yang bersebelahan atau berdampingan kami berharap DPC AWDI Muara Enim dan DPC Kabupaten Lahat Adalah Kabupaten yang Posisi letaknya Bersebelahan ini merupakan Nilai Plus bagi kita, sehingga hal ini dapat kita manfaatkan untuk kita sama sama dapat saling kunjungi Karna jarak nya dekat dan untuk mencapai Seketariat tidak memakan waktu yang lama untuk saling Tandangi", Beber Yulianto.Kemudian Selang beberapa saat Setelah ngobrol ngobrol lain Selanjutnya Rudiyansyah dan Kawan Kawan berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Kota Pagar Alam. 

Dan Sesampainya di Kota Pagar Alam dihari yang sama Rombongan DPC AWDI Muara Enim ini di Sambut Oleh Bung M.HELMI HZ Yang merupakan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Senior Jurnalis Kota pagar Alam serta di Temani Kawan Kawan Wartawan Kota Pagar Alam.


Dalam Kesempatan Pertemuan dengan Kawan Kawan Para Wartawan Kota Pagar Alam ini, Ketua DPC AWDI Muara Enim Rudiyansyah mengatakan "Berdasarkan dengan Amanat dari Dewan Pimpinan Pusat yang telah disampaikan dalam Waktu Peringatan Menyambut Dwi Dasa Warsa AWDI dan Peringatan Ke dua tahun keberadaan AWDI di Kabupaten Muara Enim, bahwa kita akan Mengibarkan bersama sama Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia di Kabupaten dan Kota di Wilayah Sumatera Selatan, Maka dengan ini kami melaksanakan Sosialisasi dan Memperkenalkan AWDI di Kota Pagar Alam ini Sebagai Wadah Organisasi KeWartawanan", Tutur Rudi. 


Selanjutnya juga di sambung dengan Sekretaris DPC AWDI  Ahmad Sukri,  yang Memperkenalkan diri serta menceritakan tentang Profil Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) yang sudah ada di tahun 2000 sampai dengan sekarang, serta menceritakan Sekilas tentang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia.(AWDI).

" Organisasi kita ini adalah organisasi yang merupakan sebagai suatu Wadah Kebersamaan serta Kekeluargaan, oleh sebab itulah AWDI secara lugas dan indpenden menjalin kemitraan dengan berbagai Instansi Pemerintah dengan profesionalitas Jurnalis yakni kepada Lembaga Pemerintah, TNI, Polri dan Kelembagaan Badan Usaha baik Swasta maupun Pemerintahan, Sebagaimana Tupoksi kita Masing masing", Tuturnya 


Selanjutnya juga di katakan "Anggota AWDI terdiri dari Tokoh Publik, Masyarakat Intelektual dan Masyarakat Umum Juga Masyarakat yang memiliki Keilmuan dan Profesi dalam Bidang Jurnalistik.



DiSertai dengan harapan untuk selalu memberikan kegiatan Positip khususnya bagi Masyarakat Jurnalis lebih banyak lagi". Sambung Ahmad Sukri. 


Sementara itu Bung M.HELMI HZ

Dalam pertemuan hari itu menyampaikan, " Terima kasih Kepada Kawan Kawan Rombongan dari AWDI Muara Enim Telah Sempat Hadir di Tempat Kediaman Kami di Kota Pagar Alam ini, Sebagaimana disampaikan tadi bahwa kami Insyaallah dalam beberapa hari Kedepan nanti kami akan Melakukan Pertemuan atau rapat dengan Kawan Kawan Wartawan Kota Pagar Alam dan yang lainnya untuk Mensosialisasikan AWDI di kota Pagar Alam ini, Kalo Nantinya tidak ada Halangan dan secepatnya Kami akan segera Membentuk Pengurus dan akan Mengajak Kawan Kawan Wartawan yang belum Mengikuti Organisasi KeWartawanan untuk bergabung dalam AWDI, dan Semoga Dengan Kehadiran Kawan Kawan dari Muara Enim yang Notabene bukan lah orang Asing lagi bagi saya atau kawan kawan yang baru saya kenal, melainkan adalah  Kawan saya yang sama sama satu Perjuangan dari dulu, dan ini akan menjadi Motivasi bagi kawan kawan yang lain Untuk bersama sama kita Satukan Harapan dan tujuan bersama sehingga akan terjalin Silahturahmi dan kekompakan kita bersama Antar para Jurnalis dan dalam kekeluargaan". Ungkapnya. 


Kemudian Kabid Hukum dan Advokasi Antoni Dequin, Diwaktu yang Sama juga Menyampaikan, " Saran Saya Kalo untuk Wilayah Kota Pagar Alam Sebenarnya memang Cocok itu sudah Bung Helmi, Karna Beliau itu Orangnya Supel , Tegas Bertanggung jawab dan mempunyai Pengalaman yang sangat Luas dalam berorganisasi". Tutupnya.