Tim Opsnal Sat Resnarkoba Tangkap Seorang Pengedar Berikut 17 Poket Narkotika Jenis Sabu

 


Policewatch-Kota Bima.

Kesucian Ramdhan penuh magfirah, sama sekali tidak menyurutkan niat dan aksi para pengedar narkoba, memuluskan bisnis haramnya.

Aksi jual edar narkotika jenis sabu, tanpa merasa takut dan khawatir akan ditangkap, tetap saja dilakukan.

Nah, Selasa (11/4) malam sekira pukul 19.00 Wita, Tim Cobra Alpha Sat Narkoba Polres Bima Kota Polda NTB, kembali mengamankan seorang pengedar berikut 17 poket narkotika jenis Sabu.

Tim Cobra Alpha Sat Narkoba dibawah pimpinan Katim Aipda Fahriamin dan anggotanya, menangkap AR (30) warga Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, Siang ini.

AR yang diduga sebagai pengedar ini, jelas AKP Jufrin, ditangkap di rumahnya di wilayah Kecamatan Sape, setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan berdasar informasi masyarakat.

Saat digeledah badan dan seisi TKP  yakni rumah terduga AR dengan disaksikan tokoh masyarakat setempat, Tim Cobra Alpha sebut Kasat Narkoba,  mendapati sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang berhasil diamankan dan disita urai AKP Jufrin, berupa 17  lembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu dengan berat bersih 1,11 gram, bong atau alat isap, dua handphone dan satu kotak plastik.

Terduga yang tidak berkutik dan mengakui barang haram itu miliknya, sambung Kasi Humas, langsung digelandang Tim Cobra Alpha menuju Mako Polres Bima Kota.

"Kini teduga tebagh dalam pemeriksaan intensif, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana hukum yang berlaku,"tutup AKP Jufrin menjelaskan.

 Mn


Kapolda NTB Resmikan Dan Berikan Apresiasi Inovasi Aplikasi Lapor Cepat Kecelakaan Si LACAK Polresta Mataram

 


Policewatch-Mataram.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto meresmikan Aplikasi Si LACAK (Lapor Cepat Kecelakaan) sebagai inovasi pelayanan publik gagasan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Mataram Polda NTB di Cinema XXI Lombok Epicentrum Mall. Rabu (12/04/2023).

Dalam kesempatan tersebut saat meresmikan Aplikasi Si LACAK Mataram, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto didampingi Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH menyampaikan beberapa pesan bahwa pelayanan yang baik merupakan pelayanan yang mampu mempermudah masyarakat saat hadir dalam acara Semarak Aksi Milenial Inovasi Pelayanan Publik Polres Kota Mataram 2023.

Berpedoman untuk kemudahan pelayanan kepada masyarakat, aplikasi Si LACAK Mataram diharapkan mampu digunakan di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja, karena aplikasi berbasis android, kata Kapolda

Kemudian pada saat mengedukasi para hadirin, tutorial mekanisme penggunaan aplikasi juga ditayangkan dirangkaikan sebuah teater dibawakan oleh Tim Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Mataram.

Sejumlah hadirin yang tergabung dalam golongan pelajar, tokoh masyarakat, Forkopimda Mataram hingga Puteri Mandalika NTB 2023, Komunitas Motor dan Ojek Online turut terhibur dengan teater tersebut.

Sambil dibawakan dengan guyonan, teater tersebut turut memperagakan adegan kecelakaan lalu lintas, penggunaan aplikasi Si LACAK Mataram sampai dengan kesiap siaggan merespon cepat anggota menyelamatkan para korban.

Selanjutnya penayangan persembahan film pendek berjudul 'Sebuah Pilihan' yang diperankan seluruh personel Polresta Mataram tentang kisah kehidupan dan tugas seorang Polisi Lalu Lintas.

Selain edukasi penggunaan aplikasi Si LACAK Mataram dan film pendek, Kapolda turut meminta kepada beberapa golongan tadi untuk menuangkan inovasinya terhadap pihak Kepolisian dan membangun kemajuan Provinsi NTB.

" Saling memberikan masukan yang nantinya menjadi ide perbaikan pelayanan terhadap masyarakat dan mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan dan program yang diinovasi oleh Polresta Mataram ", ucap Kapolda NTB

Sebagai informasi, aplikasi Si LACAK Mataram bisa digunakan masyarakat Kota Mataram untuk melapor kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) secara cepat dan mudah.

Pada kesempatan lain, Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko, SE, SIK menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu datang ke kantor untuk melapor bahwa ada kejadian lakalantas di suatu lokasi.

" Masyarakat cukup menggunakan aplikasi Si LACAK Mataram untuk membuat laporan kecelakaan secara cepat melalui ponsel Android ", ucapnya 

" Laporan tersebut nantinya akan muncul di operator dan kemudian ditindaklanjuti dengan sesegera mungkin, jadi masyarakat tidak perlu menelpon atau ke Polresta Mataram untuk melaporkan peristiwa Laka lantas. Cukup dari TKP, anggota langsung merespon," tutupnya.

Haedir Ali 

Pamit Bekerja ke Sawah, Istri Temukan Suami Sudah Tidak Bernyawa


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

 Seorang warga Dusun Peresak II Desa Bebuak Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah inisial Z, laki laki, 43 tahun di temukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di area persawahan milik korban oleh istrinya pada Selasa 11/04/2023 pukul 17.30 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kopang AKP Suherdi dalam keterangan tertulisnya membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan kronologis kejadiannya.

Sekitar pukul 15.00 wita, korban pamit ke istrinya inisial E, 43 tahun untuk bekerja ke sawah miliknya yang tidak jauh dari rumah korban tepatnya di dusun Layari Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan rutinitas korban. 

Korban biasanya pulang sore sekitar pukul 17.00 wita namun pada saat itu korban tidak kunjung pulang dan istri korban memutuskan untuk mencari korban di sawah.

Kemudian setibanya di sawah sekitar pukul 17.30 wita, istri korban kaget menemukan korban terbaring di pinggiran sawah dalam keadaan tidak sadar. Kemudian istri korban langsung menghubungi  keluarganya melalui telpon dan memberitahukan kejadian tersebut.

Keluarga korbanpun datang dan langsung membawa korban menuju Puskesman Kopang. 

Setelah sampai di Puskesmas Kopang petugas medis langsung memberikan pertolongan serta memeriksa kondisi korban. Namun sayang nyawa korban tidak dapat tertolong yang akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Mendapatkan informasi tentang peristiwa tersebut Personil Polsek Kopang langsung menuju lokasi kejadian melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.

Dari keterangan saksi yang juga merupakan istri korban mengatakan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung yang dibuktikan dengan foto rekam medik korban.

Dari hasil koordinasi Polsek Kopang dengan istri dan keluarga korban bahwa pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban dan menganggap peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak dilakukan Outopsi yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan penolakan.

MN 

           

Menghadapi Tahun Politik 2024, Satuan Brimobda NTB Gelar Latihan Sispamkota

 


POLICEWATCH-Mataram 

Dalam rangka menghadapi kesiapan pemilu dan antisipasi terjadi tindak pidana terorisme di Wilkum Polda NTB, Subden Wanteror Detasemen Gegana Satbrimobda NTB melaksanakan kegiatan latihan kering pendombrakan dan pembebasan sandra di dalam kendaraan. Latihan itu berlangsung di Lapangan Mako M.Jasin, Rabu (12/04/2023).

Latihan ini dilaksanakan untuk kesiapan pada saat Simulasi Sispamkota, dan dipimpin langsung oleh Danden Gegana Satbrimobda NTB Kompol Syaeful Bahri. Kompol Syaeful mengatakan kegiatan latihan ini dilaksanakan dalam rangka kesiapan personel Wanteror dalam menghadapi situasi kamtibmas dan menghadapi tahun politik 2024.

 "Kegiatan ini merupakan latihan rutin dan sudah sering kita laksanakan, namun perlu merefresh kembali pengetahuan," kata kompol syaeful.

MN 

Pendaftaran Penerimaan Anggota Polri Diperpanjang Hingga 17 April 2023


POLICEWATCH-Mataram 

Penerimaan anggota Polri di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dibuka, batas waktu pendaftaran diperpanjang hingga 17 April 2023 mendatang.

Karo SDM Polda NTB Kombes Pol Boro Windu Danandito, S.I.K., M.A.P. berharap, bagi pemuda pemudi yang belum sempat mendaftarkan diri menjadi anggota Polri agar segera melakukan registrasi online dan verifikasi ke Polres setempat.

"mumpung waktunya kita perpanjang hingga 17 April mendatang silahkan bagi yang berminat mendaftar jadi anggota Polri, manfaatkan waktu yang diberikan," jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa pendaftaran anggota Polri dilakukan secara online melalui website penerimaan.polri.go.id.

Tahun ini dibuka untuk tiga jalur yakni, perwira atau Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama.

Untuk Bintara sendiri ada 4 kriteria yang diterima yakni, Bintara Petugas Umum (PTU), Bintara Kompetensi Khusus Tenaga Kesehatan (Bakomsus Nakes), Bintara Brimob dan Bintara Polair.

Sementara untuk Tamtama ada dua kriteria yang dibuka, yakni Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.

"untuk akhir tahun 2023 ini ada juga, tapi itu untuk rekrutmen proaktif seperti pemuda yang berada di wilayah perbatasan, memiliki keahlian khusus, prestasi, dan lain-lain, kita tunggu pengumuman dari Mabes Polri untuk lebih pastinya" ujarnya.

Untuk umur, minimal 17 tahun 7 bulan, kecuali Akpol 16 tahun. Bagi yang lulusan SMA/sederajat maksimal umur 21 tahun, kecuali untuk Tamtama maksimal 22 tahun, sementara untuk yang menggunakan ijazah Sarjana maksimal umur 25 tahun.

Boro Windu meminta kepada semua pihak baik internal, eksternal, dan juga masyarakat untuk turut mengawasi proses penerimaan Polri ini, untuk mencegah adanya oknum yang melanggar aturan.

Ia menegaskan, jika ada yang mengiming-imingi bisa membantu proses seleksi maupun membantu meloloskan jangan percaya. 

"jika ada oknum yang melanggar aturan, baik masyarakat maupun anggota Polri itu merupakan pidana, untuk anggota Polri tentunya akan ditindak tegas dengan pemecatan," tegasnya.

"untuk itu jangan percaya jika ada masyarakat atau anggota Polri yang mengiming-imingi bantuan, jangan percaya, segera laporkan jika menemukan adanya penyimpangan," pungkasnya.

MN 

Perempuan 31 Tahun Meninggal Gantung Diri, Polsek Kopang Lakukan Olah TKP

 


Policewatch-Lombok Tengah 

 Seorang perempuan inisial  RM, 31 tahun, alamat Dusun Paoq Rengge Desa Wajageseng Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah ditemukan meninggal tergantung pada sebuah pelafon kamar rumahnya pada Selasa 11/04/2023 pukul 16.00 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kopang AKP Suherdi dalam keterangan resminya membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan kronologis singkat kejadiannya.

Berdasarkan keterangan saksi yang sekaligus suami korban inisial HR mengatakan bahwa korban seperti biasa melakukan aktifitas memasak sebagai persiapan menjelang berbuka puasa, sekitar ± pukul 15.00 wita korban terlihat sedang mencuci piring sedangkan suami korban inisila HR dan anaknya berada di kamar untuk tidur.

HR bangun dan meminta kepada korban untuk mengantar anaknya ke rumah orang tuanya yang berjarak ± 10 M dan korban  melanjutkan istirahat/tidurnya.

Pada ± pukul 16.00 wita, HR bangun, kemudian memanggil korban, namun tidak kunjung menyahut, akhirnya HR bergegas  mencari keberadaan korban.

Namun alangkah kagetnya suami korban setelah masuk ke dalam salah satu kamar rumahnya melihat korban dalam posisi tergantung dengan menggunakan sabuk yang terbuat dari kain terikat pada salah satu tiang rangka rumah pada bagian plafon. 

Melihat hal tersebut suami korban langsung berteriak memanggil saudaranya inisial M.

M pun segera bergegas menuju lokasi kejadian dan juga melihat  korban sudah tergantung, setelah korban diturunkan dan menyatakan  sudah meninggal dunia, selanjutnya suami korban langsung menginformasikan kepada Kepala Dusun setempat serta menghubungi Polsek Kopang.

Setelah mendapatkan informasi tersebut Personil Polsek Kopang bersama Tim Inafis Polres Lombok Tengah langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui peristiwa tersebut serta membawa janazah Korban menuju Puskesmas Wajegeseng untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas Wajegeseng disimpulkan bahwa korban meninggal  karena kurangnya/terputusnya suplai oksigen yang disebabkan karena adanya ikatan di bagian leher korban.

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, lidah tidak keluar serta tidak didapatkan adanya kotoran yang keluar.

Dari keterangan pihak keluarga korban bahwa korban merupakan penderita ODGJ dan telah tiga kali di rawat di RSJ Mataram

"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dan menerima kematian korban sebagai suatu musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan" tutup AKP Suherdi.

MN 

            

Bantu Warga Binaannya, Bhabinkamtibmas Desa Beru Dampingi Calon Penerima Bantuan Dari Kemensos

 


Policewatch-Sumbawa Barat.

Selalu hadir untuk warganya, babinkamtibmas Desa Beru Bripka Heri Hartono anggota Polsek Jereweh mendampingi calon penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Kegiatan itu dilakukan pada Selasa, 11 April 2023 pukul 14.30 wita di dusun Besi sora Desa Beru Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat dengan sasaran calon penerima," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

"Bhabinkamtibmas Desa Beru melaksanakan kegiatan pengecekan rumah/kondisi calon penerima bantuan dari Kementrian Sosial yang diwakili oleh Yuda (Kemensos)," tuturnya.

Dia menambahkan, calon penerima untuk Desa Beru atas nama ibu Aras, (78), RT 01 dusun Besi sora desa Beru. Dalam giat pengecekan yang semula di ajukan kursi roda dirubah menjadi 1 buah tempat tidur (Spring Bed) dan pampers ukuran L. "Alhamdulillah giatnya berjalan aman dan lancar," tutupnya. (MN)

Kapolres Lahat Pimpin Apel Gabungan seperti antisipasi Balap Liar pasti ditindak tegas

 


POLICEWATCH NEWS - LAHAT Kapolres Lahat diwakili Kabag Ops Polres Lahat memimpin Apel Gabungan dalam rangka kegiatan Patroli Gabungan Cipta Kondisi dengan Intansi terkait, menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah di Kabupaten Lahat.

Apel gabungan berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Lahat, Senin 10 April 2023.

Hadir langsung Kapolres Lahat AKBP S Kunto Hartono SIK MT, yang didampingi Kabag Ops Kompol Aan Sumardi SE MM.

Kapolres Lahat melalui Kasubsi Penjas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono SH mengatakan, apel gabungan diikuti oleh Kasat Samapta Polres Lahat AKP Afrianto, S.H.

Kanit Paminal Sie Propam Polres Lahat IPDA YULIANDRI.

Kasi Ops Sat Pol-PP Lahat UJANG ANDRA, S.E, M.M.

Personil Polres Lahat sebanyak 9 Personil.

Personil Kodim 0405 Lahat sebanyak 4 Personil.

Personil Sat Pol-PP Lahat sebanyak 4 Personil.

Pada kesempatan Apel Gabungan, Kapolres Lahat menyampaikan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat menjalankan ibadah di bulan ramadhan dari gangguan ketertiban.

Maka, perlu adanya tindakan pencegahan, dengan pelibatan unsur pemerintah dan TNI secara terpadu melalui kegiatan patroli gabungan.

Patroli gabungan berlangsung selama enam hari.

Mulai tanggal 10 sampai 15 April 2023, pukul 20.30 sampai selesai.

Apel Gabungan dalam rangka kegiatan Patroli Gabungan Cipta Kondisi dengan Intansi terkait, menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah di Kabupaten Lahat.

Apel Gabungan ini menyasar antara lain :

1. Antisipasi Kenakalan remaja khususnya perkumpulan perang sarung yang sedang marak terjadi di Kota Lahat.

2. Pembubaran remaja yang nongkrong minuman keras, yang meresahkan masyarakat sekitar.

3. Patroli gabungan juga terfokus pada pencegahan aksi balap liar dan melakukan pembubaran serta mengamankan anak-anak yang terlibat balapan liar untuk dilakukan pembinaan sehingga menimbulkan efek jera.(Bambang.MD)

KPK Lakukan OTT terhadap Pejabat Balai Teknis Perkeretaapian Kelas 1 Jateng di Semarang dan Jakarta

 


JAKARTA, POLICEWATCH NEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pejabat Balai Teknis Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah (Jateng) di Semarang dan Jakarta, Selasa 11 April 2023.

Mereka terjaring operasi tangkap tangan (OTT) lembaga antirasuah dalam kasus dugaan suap proyek track out atau jalur kereta api Tegal.

"Benar KPK telah melakukan giat tangkap tangan siang tadi di Semarang dan Jakarta," kata Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa 11 April 2023.

Ia mengatakan, pihaknya juga mengamankan pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pekerjaan perkeretaapian dan pihak swasta.

Menurut Ali, orang-orang yang saat ini berstatus terperiksa itu diduga melakukan tindak pidana suap terkait proyek jalur kereta api Tegal.

"Betul (terkait dugaan suap). Saat ini pihak pihak yang ditangkap masih didalami keterangannya," kata Ali. 

Ali mengatakan, status hukum para terperiksa akan ditentukan dalam 1x24 jam ke depan setelah mereka ditangkap.

Saat ini, sejumlah pihak yang diamankan itu sedang dibawa dari Semarang ke Jakarta

Ali menyebut, dalam OTT itu tim KPK mengamankan sejumlah uang dalam pecahan rupiah dan mata uang asing.

Namun, ia belum menyebutkan jumlah barang bukti yang diamankan tersebut karena masih dihitung dan dikonfirmasi ke para terperiksa.

"Uang yang diamankan sebagai bukti dalam bentuk rupiah dan mata uang asing," Pungkas Ali

Jurnalis ; Bambang.MD

Polsek Sandubaya Berikan Pengamanan Pembagian Takjil Dari Persatuan Umat Budha Indonesia Di Tiga Lokasi

 



Policewatch-Mataram.

Polsek Sandubaya Polresta Mataram Polda NTB memberikan pengamanan kegiatan pembagian Takjil oleh Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudi) di tiga lokasi yang telah disiapkan bertempat di Jalan Seleparang depan Mako Polsek Sandubaya, Jalan Rajawali Depan Cihara Sanata Dharma Maitreya dan Jalan Selaparang Depan Koramil 01 Cakranegara. Selasa, (11/04/2023)

Pengamanan tersebut dipimpin Wakapolsek Sandubaya AKP Erny Anggraeny, SH bersama Kanit Lantas Iptu Gusti Ngurah Jelantik, Kapolsubsektor Cakranegara Ipda Gusti Putu Sudiarta, SH beserta 20 personel Polsek Sandubaya

Kapolsek Sandubaya melalui Wakapolsek AKP Erny Anggraeny SH mengatakan bahwa untuk pelaksanaan kegiatan bagi-bagi Takjil oleh Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudi) berjalan lancar kami berikan pengamanan di tiga lokasi.

" Yang pertama di lokasi depan Polsek Sandubaya melibatkan sebanyak 12 personel dipimpin saya sendiri dan kegiatan dikoordinir oleh Bapak Armadi dengan menyiapkan berupa kue jajanan sebanyak 200 bungkus takjil yang dimulai pukul 16.30 wita sampai dengan 17.00 wita ", kata Wakapolsek

Berikutnya lokasi kedua di depan Koramil 01 Cakranegara Jalan Selaparang dipimpin Kanit Lantas  Iptu Gusti Ngurah Jelantik bersama Danramil Cakranegara berserta 3 personel Polsek Sandubaya disiapkan berupa cendol dan es sirup berjumlah 209 gelas ", ucapnya

Dan lokasi ketiga di Jalan Rajawali Depan Cihara Sanata Dharma Maitreya dipimpin oleh Kapolsubsektor Cakranegara Ipda Gusti Putu Sudiarta bersama 3 personel Polsek Sandubaya berupa cendol dan sirup juga sebanyak 200 bungkus takjil, tambahnya 

Kegiatan pembagian bingkisan takjil ini ditujukan kepada masyarakat yang melintas dengan sasaran baik pengendara R2, R4 maupun masyarakat pejalan kaki, jelasnya 

Ini juga sebagai bentuk rasa peduli dan berbagi Polsek Sandubaya bersama Permabudi  kepada masyarakat dalam bulan Suci Ramdhan 1444H dan selama rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancat serta kondusif, tutupnya.

Mn

Sinergi Dengan Lapas Klas III Perempuan Polsek Selaparang Patroli Sambang

 


Policewatch-Mataram.

Polsek Selaparang Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan patroli sambang guna mempererat silahturahmi dan meningkatkan sinergitas kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mataram Jalan HOS. Cokrominoto, Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Selasa (11/04/2023)

Sekira pukul 09.30 Wita Patroli Sambang tersebut langsung dipimpin Kapolsek Selaparang Iptu I Putu Sastrawan SH bersama anggota dari Polsek Selaparang disambut hangat oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mataram Dewi Andriani. 

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Selaparang Iptu I Putu Sastrawan SH mengatakan bahwa dalam sambang ini, sembari melakukan pengecekan rutin, seperti jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kondisi dan situasi Lapas, serta jumlah personel yang sedang berjaga. 

" Ini adalah bentuk mempererat silahturahmi dan meningkatkan sinergitas untuk menjaga dan memastikan keadaan di Lapas tetap aman dan terhindar dari gangguan keamanan dan ketertiban ", kata Iptu Sastrawan 

“ Kedatangan kami Polsek Selaparang sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolsek yang baru dan rmelakukan patroli sambang ke Lapas Perempuan Mataram. Ini merupakan patroli sambang pertama  dan kami harap dapat terus berlanjut,” harap Kapolsek  

Kapolsek juga menjelaskan salah satu tugas Polsek Selaparang adalah melakukan dukungan pengamanan kepada berbagai instansi yang merupakan objek vital negara, termasuk Lapas Klas III Perempuan Mataram.

" Nantinya patroli sambang ini akan rutin dilakukan untuk meningkatkan koordinasi yang baik agar dapat meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban serta selalu tercipta suasana yang kondusif di Lapas,” ungkapnya.

Apresiasi disampaikan Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mataram Dewi Andriani, kepada pihak Kepolisian sebelumnya Polsek Mataram menjadi Polsek Selaparang yang selalu membantu Lapas Perempuan Mataram  dalam menciptakan situasi aman, baik melalui patroli sambang maupun pengawalan WBP ", pungkasnya.

Mn

Pastikan Keamanan Polsek Sandubaya Kawal Upacara Ngaben Di Dua Lokasi

 


Policewatch-Mataram.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang berduka cita dalam menjalankan prosesi Upacara Ngaben, Polsek Sandubaya melaksanakan pengamanan dan pengawalan di dua lokasi yakni di Jalan Pramuka menuju Setra Karang Medain dan di Lingkungan Karang Sidemen, Cakranegara Barat menuju Setra Karang Jangkong dan di Lingkungan Abian Tubuh Menuju Setra Swasta Pranawa Abian Tubuh. Selasa, (11/04/2023)

Mengingat jalan yang ditempuh menuju Setra masing-masing menggunakan jalur utama, maka perlu adanya pengawalan dari pihak Kepolisian supaya tidak terjadi kemacetan arus lalulintas, kata Kapolsek Mataram Kompol Moh Nasrullah SIK atas seijin Kapolresta Mataram saat dikonfirmasi.

Personil Polri selalu melaksanakan pengamanan di jalur-jalur umum, khususnya di jalur rawan laka dan memperlancar arus lalu lintas dan meminimalisir terjadinya laka lantas dan memberikan rasa aman kepada umat Hindu melaksanaan upacara pengabenan sehingga berjalan aman dan lancar, tambahnya

” Dalam kegiatan tersebut personel mengharapkan setiap pengguna jalan agar selalu patuh pada peraturan maupun syarat yang diberikan petugas guna keselamatan dalam berkendara sehingga terciptanya Kamseltibcar Lantas begitupun disiplin  untuk mengikuti rombongan ", ungkap Kapolsek

Lokasi pertama dilaksanakan oleh unit Patroli bersama 4 personel kegiatan kremasi warga lingkungan Karang Sidemen almarhum I Nengah Sukani, 68 tahun meninggal di karenakan sakit menuju setra Karang Jangkong.

Untuk lokasi kedua dilaksanakan oleh  Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakra Selatan Baru Aiptu I Ketut Kerta bersama Babinsa, Linmas dan Pencalang,  Upacara Ngaben Almarhum I Ketut Renu menuju Setre Swasta Pranawa Abian tubuh. 

Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 11.15 wita selama berlangsung berjalan aman dan kondusif serta berpesan masyarakat harus selalu memberikan saran masukan karena sudah menjadi kewajiban Kepolisian memberikan pelayanan prima dengan hadir di tengah masyarakat demi tercipta situasi kamtibmas yang aman, tutupnya.

Mn

Akhirnya Mantan Anggota PWI Mendirikan FJL

 



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT Lahirnya Forum Jurnalis Lahat (FJL) yang jatuh pada tanggal 9 April 2023, atau bertepatan 18 Ramadhan 1444 Hijriyah ditandai dengan komitmen 15 anggota media siap menggebrak secara pemberitaan (9/4/2021).

Dinahkodai Lili Hartati selaku Ketua Forum Jurnalis Lahat dan Dian Sebagai Sekretaris, serta Romiyatun selalu Bendahara dipercaya memimpin Forum Jurnalis Lahat untuk 5 tahun ke depan.

Adapun nama – nama kepengurusan dan anggota Forum Jurnalis Lahat (FJL) yaitu

Ketua Lili Hartati (lintassumsel.com), Sekretaris Dian (lahatpos.co), Bendahara Romiyatun (haluansumatera.com), Anggota Adi Nurohman (bidiknasional.com), Arman (amperanews.com), Zainal abidin (bhayangkaraperdananews.com), Parlin Manalu (oposisinews.com), Ramson (lahathotline.com), Hendriadi (amperasumsel.com), Feri (tabloid sergap), Amir (harianbesemah.com), Ameng, Irhamudin (indonesialivetv.com)Ivi Hamzah (Germasriwijaya.com).

Sebagai mantan bendahara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat Lili Hartati turut prihatin atas kejadian yang terjadi di tubuh kepengurusan PWI Kabupaten Lahat saat ini. Pasalnya hampir 70 anggota kepengurusan PWI Kabupaten Lahat periode sebelumnya dipangkas setengah dari kepengurusan yang lama.

Disampaikan, atas dasar inilah banyak teman – teman yang kecewa terhadap kepengurusan sekarang karena tidak dilibatkan dalam kepengurusan PWI Kabupaten saat ini.

Padahal disitu jelas – jelas teman dari PWI Lahat memiliki kartu keanggotaan yang aktif, bahkan ada yang sudah memiliki kartu UKW Utama.

“Mereka ini mengadu terus dengan kami. Bagaimana kami ini, tidak dimasukan oleh ketua sekarang jadi pengurus PWI Lahat. Katanya mau merangkul saat sambutan di Hotel Bukit Serelo Lahat kemarin. Katanya kita semua adalah saudara. Tapi buktinya mereka tidak merangkul. Kalau begini PWI bisa pecah di Lahat. Kasihan juga pemberitaan di Lahat, jadi tidak stabil kedepannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Lili Hartati mengungkapkan, salah satu bukti PWI Lahat periode sekarang tidak merangkul pada saat pembagian bantuan sembako dari PT Bukit Asam beberapa hari yang lalu.

“Mereka tidak dapat lagi bantuan sembako dari PTBA. Selama ini mereka dapat di jaman ketua yang lama. Semua anggota PWI Lahat diperjuangkan dapat semua. Itu dulu.

Setelah dikonfirmasi dengan humas PTBA, bahwa mereka (PTBA) memberikan bantuan sembako berdasarkan data dari PWI Lahat saat ini.

Kemudian alasan lain FJL berdiri, Anggota PWI Lahat yang berstatus wartawan / karyawan media terbentur aturan untuk bergabung dengan organisasi lain seperti SMSI, JMSI, dll.

Karena syarat gabung di organisasi itu adalah harus mempunyai perusahaan sendiri (PT media sendiri). Sedangkan mereka ini wartawan biasa yang bekerja di perusahaan media orang lain, bukan pemilik perusahaan,” paparnya.

“Status mereka ini digantung, alias tergantung. Kasihan juga kan, belum lagi, perusahaan akan memberikan bantuan, hanya kepada wartawan yang tergabung dalam organisasi media,” imbuhnya.

Lili mengatakan, seandainya kepengurusan PWI Lahat sekarang merangkul semua anggota. 

Jurnalis ; Bambang.MD

Rodhi: Tak Hanya Terperangkap "Dalam Bermain Api" dengan Copot Brigjen Endar, Firli Bahuri Bak Menggali Kuburannya Sendiri

  

Red,policewatch.news,- Ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS RI (Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesi) M Rodhi Irfanto SH,Salah satu Pegiat  Anti Korupsi ini menyoroti polemik yang melanda Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi

 Sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kembali mengirimkan surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencopotan Brigjen Endar Priantoro.

Hal tersebut ditanggapi oleh Ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS RI, Rodhi menegaskan bahwa Ketua KPK Firli Bahuri telah Terperangkap dalam bermain api dan tidak menutup kemungkinan Firli pun sedang menggali Kuburannya Sendiri dengan mencopot Brigjen Endar dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan. 

Rodhi menegaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo justru merespons dengan permainan cantiknya.

"Firli bermain api dengan tendang Endar dan Karyoto. Namun direspons Sigit yang bermain cantik dengan kembalikan Endar ke KPK, seraya lantik Karyoto jadi Kapolda Metro Jaya yang ditugaskan selidiki kebocoran dokumen KPK," ungkap Rodhi, Selasa (11/4).

"Ibarat bermain catur, Kapolri Listyo Sigit terlihat lebih cerdik memainkan bidak," imbuhnya.

Sementara itu, diketahui bahwa akibat penolakan keduanya dalam menaikkan status Formula E ke tahap penyidikan, Firli Bahuri mengirimkan surat rekomendasi promosi untuk keduanya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada November 2022.

Kapolri Listyo Sigit hanya mengabulkan promosi Irjen pol Karyoto menjadi Kapolda Metro Jaya. Listyo pun menolak menarik Endar dan memerintahkan agar Endar tetap bekerja di KPK.

Listyo memutuskan untuk memperpanjang tugas Endar di KPK melalui surat bernomor: B/2471/llI/KEP./2023 perihal jawaban usulan pembinaan karier anggota Polri di KPK.

Kapolri Listyo pun menyampaikan surat itu sebagai jawaban dari rekomendasi yang disampaikan pimpinan KPK pada 11 November 2022 lalu.

Hal tersebut membuat Publik Berang dan kemarin beberapa mantan pejabat Tinggi KPK pun Turun ke jalan melakukan Aksi Demo dan menyerukan akan pencopotan Firly sebagai Ketua KPK 

Sebelumnya, MAKI melaporkan oknum pimpinan KPK ke Polda Metro Jaya pada Kamis 7/4/23 lalu  atas dugaan membocorkan dokumen hasil penyelidikan kasus korupsi di Kementrian ESDM. Dalam laporannya, MAKI menyebut pimpinan KPK itu diduga menghalangi penyidikan, membocorkan dokumen yang dirahasiakan, dan berkomunikasi dengan pihak yang berperkara.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, pihak terlapor dalam laporan itu adalah oknum KPK. Ia menyebutkan, laporannya itu telah diterima oleh Polda Metro Jaya. "Terlapornya oknum KPK Dalam Penyelidikan, saya tidak sebut nama. Surat laporan sudah diterima anggota piket Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Bripda Suranta," kata Boyamin kepada awak media

Terpisah, kini Kapolda Metro jaya Irjen Karyoto memastikan akan mendalami laporan terkait dugaan adanya pimpinan KPK yang membocorkan dokumen hasil penyelidikan kasus korupsi di Kementerian ESDM. 

Laporan itu sebelumnya disampaikan Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia atau MAKI ke Polda Metro Jaya.

Irjen Pol Karyoto yang merupakan mantan Deputi Penindakan dan Eksekusi enggan berkomentar tentang polemik pencopotan Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan KPK. 

"Persoalan internal di KPK saya tidak komen," ujar Karyoto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/4/2023).

Meski demikian, Irjen Karyoto merespons soal laporan yang disampaikan MAKI mengenai dugaan adanya pimpinan KPK yang membocorkan dokumen hasil penyelidikan. Karyoto memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Tetapi kalau ada pelaporan di sini, itu kewajiban kami. Nanti akan menelaah ya, laporannya kayak apa," katanya.

"Kami sebagai penyidik aparat penegak hukum tentunya akan menelaah dulu. Kalau layak diselidiki, kita selidiki ya untuk seterusnya," imbuhnya.(Bamb MD)


Soal Dugaan Bocorkan Dokumen Rahasia dan Ragukan Dewas KPK, Abraham Samad Pilih Polisikan Firli Bahuri

FIRLI Bahuri


Red,policewatch.news,- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dilaporkan ke polisi terkait dugaan membocorkan isi dokumen rahasia penyelidikan KPK.

Sang pelapor adalah mantan ketua KPK, Abraham Samad.Sebelumnya, Abraham Samad sempat ikut demo di gedung merah putih kantor KPK pada Senin (10/4/2023)  bareng sejumlah mantan ketua KPK lainnya Saut Situmorang.

Saat itu Samad dan Saut datang bersama puluhan massa aksi yang terdiri dari berbagai kelompok masyarakat sipil pukul 13.49 WIB.Selain Samad dan Saut, tampak Ditektur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana, dan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana.

Selain itu, hadir pula mantan penasehat KPK Abdullah Hemahahua, dan mantan penyidik KPK yang telah dipecat karena dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Mereka membawa poster bertuliskan 'Dugaan Perkara bocor, Firli Harus Dicopot', 'Masa Depan KPK Lebih Penting Daripada Masa Depan Firli', dan lainnya


Salah seorang massa aksi juga mengenakan topeng wajah Firli Bahuri dengan kalung bertuliskan PELANGGAR ETIK.Abraham Samad mengatakan, pihaknya telah melaporkan dugaan pelanggaran etik dan pidana Firli ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Tetapi, pihaknya tidak yakin Dewas akan menindak Firli.Ia mengungkapkan, pihaknya merasa harus betul-betul mendorong dugaan tindak pidana Firli diproses.

Oleh karena itu, ia dan sejumlah mantan pimpinan KPK lain bakal melaporkan Firli Bahuri ke PolriSegera, segera, segera dalam waktu yang singkat ini, paling lambat besok (laporkan Firli ke polisi),

” ujar Samad saat ditemui awak media di gedung KPK lama, Senin (10/4/23

Jadi mungkin saja dia bisa lolos di etik kalau Dewas tidak bekerja secara objektif tapi kali ini Firli tidak bisa lolos dari pertanggungjawaban pidananya,” kata Samad.

Dihubungi Awak media, Samad mengatakan, dokumen yang diduga dibocorkan Firli bukanlah surat perintah penyelidikan, melainkan dokumen lengkap menyerupai hasil penyelidikan.

Dalam dokumen itu tercantum berbagai strategi mengusut korupsi dan sejumlah persoalan yang bersifat substansial dari kasus korupsi.“Itu ada dokumen lengkap di dalamnya itu sebenarnya hasil penyelidikan.

Jadi itu berbahaya,” ujar Abraham Samad.“Oleh karena itu, aparat penegak hukum tidak boleh main-main, karena ini peristiwa yang luar biasa menurut saya, enggak bisa ditolerir,” katanya lagi.

Sementara itu, Juru Bicara Penindakan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengaku, pihaknya menghargai sejumlah pihak yang melaporkan dugaan pelanggaran etik ke Dewas.

Menurutnya, sesuai tugas pokoknya, Dewas KPK akan menindaklanjuti laporan itu dengan profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tidak terpengaruh oleh pihak mana pun.(Bamb MD)