Di Pekan Pertama Tugas, Kapolsek Narmada Jalin Silaturahmi Dan Berbagi Kepada Masyarakat

 


Policewatch-Lombok Barat.

Kapolsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB Kompol I Kadek Metria, S.Sos, SH, MH dalam pekan pertamanya bertugas menjalin silahturahmi kepada Foekopimcam Narmada dan berbagi peduli kepada masyarakat di wilayah hukumnya. Senin, (17/05/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Lingsar Kompol I Kadek Metria S.Sos, SH, MH mengatakan bahwa kunjungan silahturahmi kepada Fotkopimcam Narmada yakni kepada Camat Narmada Busyairi, S.Sos, Danramil Narmada Kapten Inf Jendra Jolly Tampemawa dan Kepala Desa Suranadi I Nyoman Adwisana sebagai bentuk sinergitas kami yang selama ini terjaga.

Sebagai Kapolsek yang baru kami mengajak saling mendukung, kerjasama untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Narmada, kata Kapolsek 

Selain itu juga kami mengundang untuk bersama-sama dalam kegiatan sosial berbagai peduli di bulan ramadan 1444 H sebagai bentuk sinergitas dan peduli kami kepada masyarakat Kecamatan Narmada, tambahnya

Kapolsek juga menjelaskan dalam mendekatkan diri dengan masyarakat juga diperlukan karena dengan saling mendukung situasi Kamtibmas bisa terwujud,  jelas Kapolsek

Adapun kegiatan berbagi peduli juga dilakukan bersama pengurus Bhayangkari Ranting Polsek Narmada dengan membagikan 150 paket  takjil kepada pengguna jalan dan warga masyarakat yang melintas, jelasnya

Kapolsek juga berpesan  kepada Foekopimcam dan masyarakat untuk selalu memberikan saran, masukan dan informasi yang dirasakan diperlukan kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

" Dengan dukungan seluruh masyarakat, Forkopimcam Narmada kami berharap untuk saling bekerjasama menjaga kondusifitas keamanan di bulan ramadan 1444 H ", tutup Kapolsek.

MN 

Polresta Mataram Kawal Eksekusi Obyek Hasil Lelang Lahan Kandang Sapi Di Montong Are Mandalika

 



POLICEWATCH-Mataram 

Dalam.rangka menjaga kondusifitas keamanan kegiatan Eksekusi Pengosongan Obyek Hasil Lelang oleh Pengadilan Negeri Mataram yang merupakan sebuah lahan kandang sapi, Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan pengamanan bertempat di Lingkungan Montong Are Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Senin, (17/04/2023)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH bersama Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK, Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH, Kasi Propam Iptu Mutawali ST MM,  Lurah Mandalika Lalu Sudana, ST, Dewa Ketut Widana SH (Panitra), Hasanudin SH Selaku Saksi (Panitra), Harianto SH Selaku Eksekutor (Panitra) dan personel gabungan berjumlah 129 personil.

Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH mengatakan bahwa pengamanan ini  berdasarkan penetapan Eksekusi Nomor 5/Pdt.Eksekusi/2023/PN.Mtr Jo. Nomor 330/67/2022 Pengadilan Negeri Mataram dan Surat Permohonan Eksekusi tertanggal 30 Desember 2022 yang diajukan oleh Lahudin, 50 tahun, Sayang-sayang, Kecamatan Cakranegara Kota Mataram.

Selain itu juga terhadap Risalah Lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram Nomor 330/67/2020 tanggal 18 Oktober 2022, kata Kompol Gede 

Dengan melawan termohon eksekusi atas nama Abdul Hanan, Sandubaya, Kota Mataram yang sebelumnya telah dipanggil umtuk datang menghadap guna diberikan teguran agar ia dalam tenggang waktu 8 (delapan) hari sejak diberi teguran mengosongkan obyek sengketa sebagaimana termuat dalam risalah Lelang secara sukarela, ungkap Kompol Gede

Oleh sebab itu pelaksanaan eksekusi secara paksa karena hingga tenggang waktu yang ditentukan termohon eksekusi tidak juga dilaksanakan sehingga untuk kepastian hukum dan tegaknya keadilan sesuai undang-undang dan ketentuan hukum yang berlaku, oleh karena itu patut untuk diterima dan dikabulkan, jelasnya

Untuk lokasi yakni  sebidang tanah dalam SHM Nomor 1248, luas 1.373 m atas nama Lahudin, terletak di Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya yang ternyata merupakan sebuah lahan kandang sapi.

Lebih lanjut Kabag Ops juga menjelaskan bahwa lahan tersebut akan dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan sementara sebagai kandang, adapun sebanyak 25 orang peternak dan 56 sapi dapat dipindahkan, terangnya 

Kegiatan Pengamanan eksekusi pengosongan obyek hasil lelang berakhir pada oukul 13.15 wita berajalan dengan aman dan kondusif, tutup Kompol Gede.

MN 

Polres Sumedang Polda Jabar : Musnahkan Ribuan Botol Miras Berbagai Merek Dan Petasan

 


Policewatch.news, Kab.Sumedang,-  Bertempat di halaman upacara Polres Sumedang, Senin (17/04) sekitar pukul 08.00 WIB, Kepolisian Resor Sumedang lakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras dari berbagai merek dan petasan. Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan beserta Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir,  Dandim 0610/ Sumedang Letkol inf. Hendrix Pahlevi, Perwakilan Kajari Sumedang, Dan Yon Raider 301 Prabu kiansantang Letkol Inf Mohamad Syaefudin Fanany serta tamu undangan lainnya. (17/04/2023)

"Adapun miras yang dimusnahkan berjumlah 2011 botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek seperti Mansion House, Whisky, anggur merah, Vodka, Iceland, Bir Putih, Bir Hitam, Intisari, Kuda mas ditambah dengan tuak sebanyak 20 Liter, 7000 butir petasan korek serta 350 petasan mercon.Kapolres Sumedang dalam arahanya menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan ini sebagai langkah dari Polres Sumedang  sebagai bentuk keseriusan memberantas peredaran miras dan petasan di wilayah hukum Polres Sumedang selama bulan Ramadhan  menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H.


"Saya mengajak kepada diri saya sendiri, seluruh anggota, TNI, pemerintah dan segenap elemen masyarakat untuk kiranya bisa bersama-sama menjauhi atau memberantas Miras dan petasan selama ramadhan tahun ini”  Ucap Indra.

"Selain itu, Kapolres Sumedang juga menambahkan bahwa miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan menjelang dan selama bulan suci ramadhan 2023  yang dilaksanakan oleh jajaran Kepolisian Resor Sumedang sampai di tingkat Polsek.Tak hanya itu saja, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Pemkab Sumedang yang sudah turut membantu dalam mengungkap peredaran minuman keras (miras) di Sumedang.

"Dan tak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Polres Sumedang  atas dedikasi dan semangat kerjanya yang telah memberantas peredaran minuman keras di wilayah Sumedang  dan atas dukungannya dalam kegiatan hari ini sehingga kegiatan pemusnahan miras bisa berjalan lancar" tambah Indra. Pemusnahan minuman keras tersebut dilakukan secara simbolis Forkopimda Sumedang dan sejumlah tokoh masyarakat.

(Amun JG) 
Sumber : Humas Polres Sumedang.

Plt Bupati Muara Enim Dukung APH Berantas PETI alias Tambang Rakyat

  



SUMSEL - POLICEWATCH. NEWS,- Plt. Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah, S.H., LL.M., LL.M., Ph.D.,turun meninjau jalan lintas  Muara Enim - Baturaja yang banyak tumpahan material batu bara di Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, Sabtu (15/04/2023). 

Plt. Bupati yang didampingi Kepala Desa Darmo, Elwan Utama menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi yang dinilai telah menganggu kenyamanan dan menghambat aktivitas warga tersebut. Dijelaskan bahwa beberapa waktu lalu dirinya-pun telah menginstruksikan dinas terkait dan PT. Manambang Muara Enim (MME) untuk membersihkan jalan.

" Dalam keterangannya Plt. Bupati menjelaskan bahwa kondisi merupakan dampak dari kegiatan Penambangan tanpa izin (Peti) dengan mengabaikan prinsip pertambangan yang benar sehingga berdampak negatif, baik bagi lingkungan hidup, ekonomi dan sosial. 

Menurutnya material tambang tidak boleh tumpah di jalan. Oleh sebab dijelaskan bahwa perusahaan legal pasti memiliki standar operasional dan prosedur (SOP) yang jelas dalam dokumen lingkungan mereka sehingga sebelum kendaraan angkut keluar area tambang harus dibersihkan terlebih dahulu. 

Hal inilah yang menurut Plt. Bupati yang tidak dimiliki atau diabaikan oleh Peti.

" Dirinya menegaskan Pemkab. Muara Enim tidak berpihak pada kegiatan Peti. Oleh karenanya Plt. Bupati mendukung aparat penegak hukum agar dapat menindak tegas siapapun yang bertanggungjawab atas kondisi ini. Dirinyapun berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dan membuat regulasi dalam menyelesaikan permasalahan ini karena sesuai Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 kewenangan pengelolaan dan penguasaan pertambangan batu bara berada di pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak memiliki ruang apalagi kebijakan untuk mengintervensi kegiatan tersebut. (TIm)

Gelar Operasi Ketupat Rinjani 2023, Polda NTB Siapkan 37 Pos


Policewatch-Mataram.

Kepolisian Daerah (Polda) NTB menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2023 Dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1444 H di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, (17/04/2023).

Apel gelar pasukan dilaksanakan dengan tujuan untuk memastikan kesiapan dari personel gabungan yang terlibat dalam Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1444 H tersebut, dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto yang diikuti oleh seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah dan Masyarakat.

Apel juga dihadiri Wakil Gubernur NTB, Waka Polda NTB, PJU Polda NTB, BPBD Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Dishub NTB, Organda NTB,  Forkopimda NTB, GM Angkasapura, serta para undangan lainnya.

Pada Apel tersebut Pimpinan Apel Kapolda NTB membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listiyo Sigit Prabowo M.Si., Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri meningkat terutama saat pengamanan mudik lebaran tahun 2022. Untuk itu pengaman tahun 2023 diharapkan bisa lebih  bagus lagi, sehingga kepercayaan masyarakat akan  terus semakin meningkat.

"Pada mudik tahun 2022 berdasarkan hasil survey kepuasan masyarakat, naik mencapai 73 persen. Ini membuktikan bahwa apa yang sedang kita lakukan ini bernilai manfaat,"ucap Kapolda membacakan amanat Kapolri.

Mengingat jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat hingga 45 persen dari tahun-tahun sebelumnya maka harus dapat kita antisipasi berbagai permasalahan yang kemungkinan akan timbul, maka diperlukan pola pengamanan seperti yang kita persiapkan saat ini.

Beberapa penekanan disampaikan Kapolri melalui Amanat yang disampaikan bahwa beberapa hal untuk di Pedomani dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran.

Pertama, Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh karena ini sebuah kehormatan. Kedua, Lakukan secara  Humanis dengan melakukan cara-cara yang terbaik. Ketiga, Pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi di pos demi kelancaran tugas Pengamanan yang dilakukan. Keempat, Lakukan berbagai langkah yang harus diterapkan saat melakukan tugas. Kelima, Pastikan informasi terkait kebijakan tentang mudik tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Keenam, Perkuat sinergitas sebagai kunci keberhasilan OPS ketupat.

Usai memimpin Apel, Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto menambahkan  bahwa kegiatan dalam rangka Pengamanan Mudik lebaran ini merupakan tugas kita bersama dengan seluruh stakeholder yang ada. 

"Kami atas nama Kapolda NTB dan segenap jajaran mengucapkan terimakasih atas kesiapan seluruh stakeholder dalam tugas untuk bersama ini,"ucapnya.

"Kehadiran seluruh stakeholder dalam apel ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam menjalankan Ops Ketupat Rinjani 2023,"ucap Kapolda menambahkan.

Untuk di wilayah hukum Polda NTB Ops Ketupat Rinjani 2023 menyiapkan 37 pos diantaranya 23 Pos PAM, 12 Pos Yan dan 2 pos terpadu.

"Keberadaan Pos tersebut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tengah mudik, seperti pusat informasi, pelayanan kesehatan, rehat karena kelelahan di perjalanan dan lain-lain. Semua dapat dimanfaatkan di pos-pos yang telah kita siapkan,"ucapnya.

Terakhir Kapolda berharap kepada seluruh personel gabungan yang bertugas agar menjalankan tugasnya dengan baik dan benar, ikhlas, penuh rasa tanggungjawab karena sesungguhnya tugas yang dijalankan sangat bermanfaat baik kita maupun orang lain, jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah bagi kita semua.

Sementara itu terlihat perbedaan dari Apel-apel tahun sebelumnya, dimana Apel Gelar Pasukan Kali ini dihadiri langsung oleh Tim Provos Mabes Polri dalam rangka memastikan personel Polri yang bertugas dalam Ops Ketupat memiliki kelengkapan , sikap tampang dan penampilan yang bagus. 

Usai apel gelar pasukan tampak  seluruh personel dilakukan  pemeriksaan yang menyangkut kelengkapan ,sikap tampang atau  penampilan, model rambut serta diimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak nama baik institusi.

'Mn"


Asyik Pesta Miras, Belasan Remaja Diamankan Patroli Samapta Polres Sumbawa

 


Policewatch-Sumbawa Besar.

Sebanyak 16 orang remaja berhasil diamankan Tim Respon Cepat Polres Sumbawa lantaran asyik mengkonsumsi minuman keras di kawasan Jalan Lintas Samota Kelurahan Brang Biji Sumbawa, Sabtu (15/04/23) malam.

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra S.I.K, MH., saat dikonfirmasi melalui Plh Kasi Humas Ipda Dwi Nuryanto S.Adm., mengatakan kegiatan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di wilayah samota yang dilakukan oleh sekelompok anak remaja.

"Saat tengah menggelar patroli, kami mendapatkan informasi soal aktivitas yang mencurigakan di wilayah Samota," katanya.

Sambungnya, bahwa saat di telusuri dan dilakukan pengecekan petugas berhasil menemukan sebanyak 16 orang remaja yang tengah asyik mabuk-mabukan dengan mengkonsumsi miras jenis arak.

"Belasan remaja tersebut kemudian langsung di tindak oleh petugas dan langsung di bubarkan, sementara itu barang bukti miras sebanyak 4 botol langsung di musnahkan di tempat" ungkap Ipda Dwi. (MN)

Kapolres Lombok Utara Pimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat Rinjani 2023


Policewatch-Lombok Utara.

Polda  NTB – Dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1444 H Tahun 2023 untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU), Polres Lombok Utara bersama Steakholder terkait melaksanakan Apel gelar pasukan dengan sandi Operasi Ketupat Rinjani  2023, dipimpin Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH, bertempat di Lapangan Apel Polres setempat, Senin, 17/04/2023.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH menyampaikan amanat Kapolri dengan sambutannya mengatakan, apel Gelar Pasukan ini di lakukan secara serentak di seluruh Indonesia dari Tingkat Mabes sampai di Satuan wilayah, kegiatan  apel Gelar Pasukan merupakan apel pengecekan  kesiapan oprasi ketupat 2023, 

"Ini merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan steakholder terkait , dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari Raya Idul Fitri 1444 H" jelasnya

Kapolri juga berharap pengaman mudik di tahun 2023 dilakukan lebih baik, dan diperkirakan kegiatan mudik di tahun 2023 akan mengalami kenaikan hingga 45 persen dari tahun sebelumnya. Polri dan steakholder lainya harus melaksanakan pengamanan  secara optimal Melalui oprasi secara terpusat dengan sandi "Ketupat 2023" dari tanggal 18 April 2023 sampai dengan 1 mei 2023

"Sebelum Oprasi ini di mulai Polri sudah melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), dari tanggal 10 sampai tanggal 16 april 2023" ujarnya

Dijelaskannya juga, sehuhungan penyeberangan lewat laut juga mengalami kenaikan hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. Dan pembelian tiket secara online , mengoptimalkan pelabuhan alternatif sejak awal dan memperbaiki akses ke pelabuhan dan  sehubungan dengan laka lantas  agar melakukan langkah - langkah preventif dan melengkapi rambu - rambu pada titik - titik rawan kecelakaan. 

"Mengingatkan masyarakat atas kelaikan kendaraan yang di gunakan  dan melakukan edukasi  berlalulintas dan menghimbau kondisi kesehatan terhadap  pengemudi" pesannya 

Ditekankannya juga, apabila terjadi laka lantas segera respon cepat, jangan sampai berimplikasi kemacetan, sehubungan  dengan pengaturan oprasi ini harus di dukung penguatan komonikasi publik berupa iklan layanan melalui media online secara berkala sehingga masyakat dapat mengakses serta  melaksanakan mudik dengan baik.

"Dihimbau untuk pemulihan agar melakukan perjalanan pada siang hari. Diharapkan kehadiran Polri bersama Steakholder lainnya dalam melakukan pengaman Sholat Idul Fitri" harapnya

Menurutnya, sehubungan kegiatan masyarakat di lokasi wisata agar Polri melakukan patroli jalan kaki dan rekayasa lantas dan menyiapkan  tim tanggap bencana  sehingga tercipta mudik yang aman dan berkesan begitu juga pada arus balik, dan beberapa penekanan arus balik

"Sebagai insan Bhayangkara  kegiatan ini merupkan sebuah kehormatan dan ladang ibadah, dan pedomani SOP pelayanan masyarakat secara humanis sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, dan siapkan perlengkapan perseorangan dan kelengkapan lainnya yang menunjang kegiatan di Pos Pam dan Pos Pelayanan. Sehingga dapat melaksanakan tugas secara maksimal sehingga masyakat sampai tujuan dengan selamat dan  bertemu dengan sanak keluarga" imbuhnya.

Selain itu ia juga berpesan untuk menyampaikan informasi terkini melalui media online sehingga masyarakat lebih cepat mengakses melalui penguatan informasi publik baik menggunakan media TV , Radio Nasional  maupun TV Polri dan Radio Polri dengan melibatkan Toga Tomas dan publik pigur dan lakukan soliditas dengan steakholder lainnya yang merupakan kunci keberhasilan Oprasi ketupat 2023.

Dalam kegiatan Oprasi Ketupat Rinjani 2023 kali ini Kapolres mengatakan kepada awak media bahwa Polres Lombok Utara menerjunkan 71 personil Polres Lombok Utara dan dibantu oleh TNI , Sat Brimob, SAR, Pol PP,  Perhubungan,  Dinas Kesehatan dan Damkar.

"Untuk wilayah Kabupaten Lombok Utara kami dari Polres Lombok Utara membuat dua Pos yaitu Pos Pelayanan yang berada di Bangsal dan Pos Pengamanan yang berlokasi di depan Pasar Tanjung" tutur Kapolres.

Selain itu Kapolres juga berharap agar anggota melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan sebagai ladang ibadah serta tetap jalin komunikasi dengan steakholder lainnya 

"Sehingga oprasi dapat berjalan dengan aman dan lancar dan berikan pelayanan prima terhadap semua kegiatan masyarakat sehingga Polri di cintai masyarakat" tegas AKBP. Sudarmanta.

MN 

Ini Kronologis WNA Coba Lakukan Bunuh Diri di Gili Indah Lotara


Policewatch-Lombok Utara.

Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara, melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya M,SH.M.H, bersama anggota Polsek dan di backup oleh anggota Sub Sektor Gili Indah  melaksanakan kegiatan mendatangi TKP terkait laporan personelil Piket Polsubsektor Gili Indah tentang adanya aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang  warga asing (OA) yang digagalkan oleh Warga Gili Trawangan bertempat di Villa Coconut Dream lantai dua Dusun Gili Terawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU), Senin 17/04/2023

Dengan adanya laporan dari anggota Polsubsektor Gili indah dalam hal ini Anggota dan personel Piket Polsubsektor yang ada di Gili Trawangan. Kapolsek bersama dengan anggota Polsek Pemenang langsung menuju TKP di Gili Trawangan untuk melakukan pengecekan langsung serta melakukan olah  TKP.

Rombongan Kapolsek Pemenang bersama dengan Anggotanya langsung berangkat bersama Anggota Sat. Polair Polres Lombok Utara yang sudah standby di dermaga Pelabuhan Teluk Nara Pemenang, setibanya di Gili Trawangan rombongan langsung  merapat ke TKP di dampingi Anggota Polsubsektor Gili Indah.

Dan selanjutnya Pengecekan TKP dan interogasi beberapa saksi yang ada di TKP oleh Anggota Polsek Pemenang untuk mencari keterangan awal tentang kejadian pelaporan tersebut.

Adapun identitas korban yang melakukan aksi percobaan bunuh diri  bernama Repina Gasper seorang laki, 32 tahun, yang berkewarganegaraan Slovenia dengan Paspor nomor : PB 1494544,  yang menginap di Villa Coconut Dream lantai dua Gili Trawangan.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kapolsek pemenang  Iptu Lalu Eka Arya M,SH.M.H, di sela-sela kegiatannya yang ikut melaksanakan kegiatan olah TKP di Gili Trawangan membernarkan, terkait pelaporan adanya Warga Negara Asing yang melakukan aksi percobaan bunuh diri yang menginap di Villa coconut dream lantai dua Gili Trawangan Desa Gili indah Kecamatan Pemenang.

Masih kata Kapolsek, diduga korban melakukan perbuatan percobaan bunuh diri dikarenakan asmara. Dan korban melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyayat tangan kirinya dengan menggunakan silet cuter sehingga korban mengalami sasaran dengan panjang sekitar 15 cm dan korban mengalami  pendarahan yang cukup banyak" terang Kapolsek 

"Syukur laporan tersebut bisa segera di laporkan ke kami, dan Alhamdulillah nyawa WNA ini bisa tertolong dengan respon cepat anggota Polsek Pemenang  yang langsung membawa korban WNA tersebut ke Rumah Sakit Daerah guna mendapat pertolongan lebih lanjut, dan sebagian  dari anggota kami melakukan olah TKP serta mencari info awal atas kejadian itu" ujarnya

Kapolsek juga menambahkan hal tersebut merupakan bentuk respon cepat yang dilakukan oleh anggota Polsek Pemenang terkait dugaan apapun bentuk laporan yang masuk ke pihaknya.

"Insyallah akan kami respon dengan semaksimal mungkin, apalagi ini menyangkut warga negara asing yang sedang berada di daerah kami dan berarti secara tidak langsung menjadi tanggung jawab kami untuk keamanan dan kenyamanan mereka di sini yakni di Gili indah Kecamatan Pemenang" tutup Kapolsek.

MN 

Kapolres Loteng Bersama Wakapolres Serta PJU Lakukan Pengecekan Pos Pam


Policewatch-Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM bersama Wakapolres Lombok Tengah Kompol Refindo Pradikta Rulando, SIK didampingi Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip lakukan pengecekan Pos Pam Operasi Kepolisian Ketupat Rinjani 2023.

Selain didampingi Wakapolres serta PJU dan Kapolsek Pringgarata juga didampingi oleh Kepala Desa Pemepek dan Kepala Dusun Kebun Sirih.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan di Jalur Dusun Kebun Sirih Desa Pemepek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu 16/04/2023 sekitar pukul 20.45 wita.

"Operasi Kepolisian terpusat Ketupat Rinjani 2023 dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 18 April 2023 sampai dengan 01 Mei 2023" Kata Kapolres.

Kapolres Lombok Tengah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan guna mengetahui kesiapan anggota menjelang pelaksanaan Operasi Kepolisian Ketupat Rinjani 2023.

Selanjutnya Kapolres Lombok Tengah bersama rombongan melanjutkan kegiatan pengecekan menuju Pos Pam Montong Gamang Kecamatan Kopang dan Posyan di Kota Praya di Eks kantor Bupati Kabupaten Lombok Tengah.

"Mn"

          

Lombok FC Rombak Pemain-Pelatih Hadapi Liga 3 NTB Musim Depan


 POLICEWATCH-Mataram 

Lombok Football Club (Lombok FC) melakukan perombakan besar- besaran terhadap manajemen, tim pelatih maupun para pemain-pemainnya guna menghadapi Liga 3 NTB 2023/2024.

Chairman Lombok FC, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) mengatakan, perombakan ini merupakan kebijakan manajemen yang berfokus pada pembenahan klub untuk menghadapi musim kompetisi yad.

Sejumlah pemain lokal yang kerap tampil di kompetisi Liga 3 NTB maupun yang di luar NTB telah dipanggil mengikuti seleksi untuk melengkapi skuad inti.

Mereka diantaranya adalah Reza Yulian Hidayat, Satriyo Budi Nugroho, Fachrurrozi Beko, Yanuar Baehaqi, dan Ryan Aprianto sudah menyatakan kesiapannya untuk bergabung dan memperkuat skuad Lombok FC.

Sementara di jajaran pelatih, Coach Irwansyah yang telah berpengalaman mengantarkan beberapa klub naik kelas ke level yang lebih tinggi seperti Persiraja Banda Aceh, PSP Padang, dan PSCS Cilacap dll, telah ditunjuk manajemen Lombok FC sebagai Head Coach.

Dalam menjalankan penugasannya, Irwansyah akan dibantu pelatih-pelatih muda seperti seperti Coach Ronny Remon, serta Coach Nando Iskandar, Dan untuk posisi pelatih kiper, telah ditunjuk Coach Dian Agus Prasetio yang jebolan Timnas PSSI.

Tidak hanya itu, untuk memperkuat manajemen klub, telah ditunjuk dua anak millenial seperti Putri Damayanti (Manajer Keuangan), dan Zea Zevana Khalita (Manajer Umum dan Personalia), mendampingi Rannya Agustyra Kristiono selaku CEO/Presiden Klub.

“Hadirnya anak-anak milenial ini dalam manajemen Lombok FC diharapkan akan membangkitkan gairah atau atmosfir tersendiri dalam manajemen pengelolaan klub,” kata anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra ini, Senin, 17 April 2023.

*Temui Keluarga Pemain yang Akan Berkompetisi di Barcelona Football Festival*

Sementara itu, CEO Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono mengatakan bahwa kesempatan liburan kuliahnya ke Indonesia, selain untuk mendampingi ayahandanya berkegiatan reses, juga untuk meminta izin kepada dua keluarga pemain Lombok FC U-16 yang akan dibawa berlatih dan berkompetisi di ajang Barcelona Football Festival di Barcelona, Spanyol, mulai pada tanggal 20 Mei 2023 mendatang.

"Alhamdulillah, saya sudah bertemu dan mendapat izin dari orangtuanya Januar Afandi maupun Galang Sultan Ridwana yang akan ikut skuad Lombok FC U-16 ke Barcelona, Spanyol,” kata dara yang tengah menyelesaikan pendidikannya di Brunel University London.

“Saya sangat senang dan gembira melihat keduanya ikut berlatih bersama senior–seniornya pada sore ini dibawah bimbingan Head Coach Irwansah,” lanjut Rannya di GOR Turide 17 Desember, Kota Mataram.

*HBK Pantau Perkembangan Renovasi Mess LFC, dan Tinjau Lahan Training Ground*

Selain menjalankan kegiatan resesnya, HBK juga telah menyempatkan waktunya untuk melihat perkembangan pembangunan renovasi mess Lombok FC yang berada di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Serta meninjau lahan buat training ground.

”In Syaa Allah, setelah renovasi mess Lombok FC selesai dilaksanakan, kegiatan manajemen Lombok FC selanjutnya adalah membangun training ground di daerah Gerung, Lombok Barat. Nantinya, training ground ini akan menjadi cikal bakal berdirinya Lombok FC Football Academy,” kata HBK.

Menurut HBK, pada minggu keempat bulan Mei, seluruh pemain Lombok FC yang lolos seleksi akan segera masuk asrama.

Dan mulai awal Juni, mereka sudah akan melaksanakan kegiatan TC (training center).

“Harapan kami, dalam gelaran kompetisi Liga 3 NTB yad, Lombok FC mampu menjadi juara dan target masuk ke Liga 2 Nasional di tahun 2024 bisa tercapai,” kata HBK.

Selain itu, HBK juga mentargetkan Lombok FC menjadi klub sepakbola kedua, setelah PSSB Sumbawa Barat yang berhasil tampil di level nasional. 

”Masyarakat NTB sangat berharap, ada klub sepakbola dari daerahnya yang bisa tampil kembali di level nasional, setelah sekian lama terhenti atau mati suri," pungkas HBK.

MN 

Ingin Membawa dan Menghadirkan Berkah untuk Sesama, “Rachmat Hidayat Elektrik” Kembali Sebar Kursi Roda di Gumi Patuh Karya


 POLICEWATCH-Mataram 

Konsistensi Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat yang begitu intens membantu kaum difabel dan orang-orang tua yang menderita lumpuh di Pulau Lombok, mendapat apresiasi tinggi khalayak. Masyarakat Pulau Seribu Masjid pun kini punya sapaan baru untuk politisi kharismatik Bumi Gora ini. Publik menyematkan nama baru, _*“Rachmat Hidayat Elektrik”*_.

Sabtu (16/4), Rachmat kembali menggelar aksi kemanusiaan di Lombok Timur. Memasuki sepuluh hari terakhir Bulan Suci Ramadan, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini membagikan tiga kursi roda sekaligus kepada warga yang kini menderita stroke dan lumpuh.

Pemberian bantuan kursi roda pertama dilakukan Rachmat kepada Hj Sahrun, pensiunan guru sekolah dasar yang tinggal di kompleks Rumah Sehat, di Kelurahan Majidi, Pancor, Lombok Timur.

Sudah sepuluh tahun, pensiunan abdi negara tersebut tidak lagi bisa berjalan dengan leluasa. Jika pun dipapah, perempuan kelahiran 1955 tersebut, hanya mampu berjalan beberapa langkah saja. Aktivitasnya pun kini hanya ditopang oleh kursi roda yang kondisinya sudah sangat butut.

Rachmat mengenal baik Hj Sahrun. Mereka sama-sama melewati masa remaja di lingkungan yang sama. Suami Hj Sahrun yang kini sudah meninggal, adalah juga sahabat baik Rachmat. Karena itu, manakala kemarin mendapati Rachmat tetiba sudah berada di depan pintu rumahnya, tumpahlah tangis Hj Sahrun.

“Ini air mata bahagia,” ucap perempuan yang terkahir menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur, tersebut.

Bersama anak-anak dan keluarga Hj Sahrun, Rachmat kemudian membantu perempuan yang kini sudah berusia 68 tahun tersebut untuk duduk di kursi. Sebagai dua karib, mereka pun lantas berbagi beragam cerita nostalgia.

Kepada Hj Sahrun, Rachmat membawakan bantuan kursi roda elektrik yang harga satu unitnya mencapai Rp 27 juta. Bantuan tersebut merupakan program aspirasi Rachmat Hidayat melalui Kementerian Sosial, salah satu mitra kerja Rachmat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.

Rachmat kemudian meminta tim Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial di NTB yang turut serta dalam penyerahan bantuan kursi roda elektrik tersebut untuk menjelaskan bagaimana cara pengoperasiannya. Setelah mendapat penjelasan, Hj Sahrun kemudian didudukkan di atas kursi roda elektrik itu, lalu mencobanya.

Tak butuh waktu lama bagi Hj Sahrun untuk mengakrabi fitur-fitur canggih di kursi roda elektrik tersebut. Raut wajahnya tak bisa menyembunikan, betapa hatinya membuncah bahagia.

“Saya tidak menyangka, ternyata masih begitu diperhatikan oleh Kak Rachmat,” katanya. Segudang rencana pun sudah ada di benaknya. Yang sudah pasti, kursi roda elektrik canggih itu kini menjadi kepingan pelengkap dalam aktivitas sehari-hari, setelah dirinya tidak bisa lagi berjalan leluasa. Termasuk akan sangat membantunya dalam berbibadah ke masjid dan musala terdekat.

Selain bantuan kursi roda elektrik, Rachmat menyerahkan pula bingkisan untuk Idul Fitri bagi Hj Sahrun. Kepada sejumlah anak-anak Hj Sahrun, Rachmat juga menyerahkan bantuan uang untuk menghadapi Lebaran.

Dari rumah Hj Sahrun, masih di Kelurahan Majidi, Rachmat kemudian menyambangi rumah sepasang suami istri di Lingkungan Kampung Baru, yakni Darmasih dan Faizah. Hanya kendaraan roda dua yang bisa sampai di rumah suami istri yang menderita stroke dan lumpuh tersebut.

Sesampai di rumah tersebut, Rachmat mendapati Darmasih sedang tergolek di lantai rumah. Suasana siang yang terik rupanya menyebabkan pria kelahiran 1948 tersebut mendinginkan tubuh di lantai. Tanpa baju, Darmasih berbaring lelap. Sementara sang istri Faizah, sedang duduk di atas kursi. Di dekatnya ada anak dan menantunya yang sedang memasak. Ikut menemani, saudara perempuanya.

Kedatangan Rachmat disambut histeris oleh keluarga Darmasih. Rupanya, dengan keluarga ini, Rachmat memiliki hubungan yang sangat dekat. Darmasih, telah dikenal Rachmat semenjak dirinya masih menempuh pendidikan di bangku SMA di Pancor. Darmasih dahulu adalah pria yang dikenal sangat kuat secara fisik di Pancor. Tak ada yang berani melawannya. Maling-maling pun takut kepadanya.

Pekerjaan sehari-hari Darmasih adalah sebagai buruh di pasar. Konon, karena begitu kekar dan kuat fisiknya, memindahkan gabah satu ton, cukup hanya dua kali dilakukannya. Tak berbilang pula maling-maling ternak yang tumbang di tangannya.

Selepas jadi buruh di pasar, Darmasih kemudian beralih profesi sebagai kusir cidomo. Profesi yang terus melekat pada dirinya, hingga menderita stroke dan lumpuh tahun 2018. Semenjak itu, Darmasih tidak bisa berjalan. Bicaranya pun sudah tidak jelas. Butuh waktu, untuk mengetahui apa yang dikatakannya.

Saat dibangunkan Rachmat, Darmasih sempat melongo. Melihat dari dekat siapa yang membangunkannya, pria 75 tahun itu pun terperanjat. Namun, sejurus kemudian, senyumnya mengembang. Ditatapnya lekat-lekat wajah Rachmat, macam orang yang masih tak yakin, sahabat karibnya tetiba kini ada di depannya.

Rachmat pun menceritakan, dirinya datang untuk mengantarkan kursi roda untuk Darmasih dan Faizah. Rachmat ingin keduanya bisa beraktivitas lebih normal lagi. Bersosialisasi dan menyapa para tetangga. Mengisi masa tua bersama sang istri, yang sudah lebih dari sepuluh tahun menderita stroke dan lumpuh.

“Kenangan saya di sini, bersama dengan keduanya, tak akan pernah saya bisa lupakan,” ucap Rachmat.

Kepada Darmasih dan Faizah, Rachmat kemudian menyerahkan pula bantuan paket idul Fitri. Juga bantuan uang tunai. Kepada anak Darmasih, Rachmat juga berpesan, agar terus menjaga kedua orang tuanya.

“Allah yang akan membalas budi dan bhaktimu kepada orang tua,” katanya.

Rachmat pun pamit. Disalaminya Darmasih dan Faizah dengan hangat. Memandang lekat Rachmat, muncul sepatah kata dari Darmasih. Entahlah. Sepertinya dia berucap, “Alhamdulillah…”

Dari Pancor, Rachmat kemudian meluncur ke Desa Rempung, Kecamatan Sukamulia. Di Lingkungan Lestari, Rachmat menemui Maemunah, istri pensiunan pegawai di Kementerian Agama, yang sudah empat bulan ini menderita lumpuh. Rachmat membawakan kursi roda untuk perempuan kelahiran 1942 tersebut.

Para tokoh masyarakat, pengurus RT dan RW, serta anak-anak Maemunah menyambut kedatangan Rachmat. Maemunah sedang duduk di teras samping saat Rachmat datang. Tak satu pun kata keluar darinya, manakala Rachmat menyerahkan bantuan kursi roda. Namun, matanya tetiba sembab, dan bulir-bulir air mata jatuh ke pipi. Diambilnya sudut kain sarung yang dikenakannya, lalu Maemunah menyeka bulir-bulir air mata yang jatuh itu.

Ucapan terima kasih meluncur deras dari tokoh masyarakat, anak-anak, dan keluarga Maemunah. Mereka tak menyangka, hanya dalam hitungan hari bantuan kursi roda itu dilayangkan, Rachmat kini sudah merealisasikannya langsung.

Rachmat menegaskan, apa yang dilakukannya untuk membantu kaum difabel dan para orang tua yang menderita lumpuh, sepenuhnya adalah aksi kemanusiaan belaka. Tak ada kaitannya dengan politik sama sekali. Rachmat menegaskan, hanya ingin mewakafkan dirinya untuk kebaikan masyarakat Pulau Lombok. Rachmat ingin membawa dan menghadirkan berkah untuk sesama.

“Sangat penting bagi kita untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya mereka yang sulit untuk bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari,” kata Rachmat.

Dia menekankan, apa yang dilakukannya ini adalah tindakan kecil. Namun, dia berharap, tindakan kecil tersebut, dapat turut membantu memperbaiki kualitas hidup mereka yang telah dibantu, dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka.

MN 

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Wako Bandung Dugaan Suap Proyek CCTV dan ini namanya

Konferensi pers
Penulis : Bambang MD


JAKARTA - POLICEWATCH NEWS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 6 orang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Walikota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dalam konfirmasi pers di Gedung Merah Putih KPK, jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta selatan,Sabtu, 15 April 2023 malam.

Nurul Ghufron dalam keterangan pers, malam itu, keenam tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana korupsi suap dalam proyek pengadaan CCTV dan ISP (Internet Service Provider) untuk layanan digital Bandung Smart City di Pemkot Bandung.

Menurut Ghufron bahwa keenam tersangka adalah,
1.Yana Mulyana, Walikota Bandung periode 2022 sampai dengan sekarang, 
2.Dadang Darmawan, Kepada Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, 
3.Khairul Rijal, Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, 
4.Benny, Direktur PT SMA, 
5.Sony Setiadi, CEO PT CIFO, 
6.Andreas Guntoro, Manager PT SMA.

Masih ujar " Nurul Ghufron kepada para tersangka disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"BN, SS dan AG sebagai pemberi melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13," terang Nurul Ghufron***

Diduga ada indikasi ketika DPO Kuasa hukum RSO, Natalia Rusli di sembunyikan di rumah RSO.

 


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS,- Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengumumkan akan maju sebagai calon Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Kesiapan Oegroseno untuk maju sebagai calon Ketua Umum dilandasi oleh keinginan kuat untuk menjadikan KOI lebih baik.

“Jadi Saya ingin menjadikan KOI itu rumah kita bersama, tidak ada yang harus ekslusif,” kata Oegroseno dalam rilis yang diterima media.

“Semua cabang olahraga (cabor) yang menjadi anggota KOI punya hak dan kewajiban yang sama,” tambah dia.

Mantan Wakapolri itu menilai bahwa KOI mempunyai peran penting dan sebagai representasi International Olympic Committe (IOC).

LQ Indonesia Lawfirm dalam keterangan resmi nya menyambut baik berita ini. “Ini angin segar agar Raja Sapta Oktohari (RSO) bisa digantikan oleh Ketua KOI yang baru saja.

Hal ini agar RSO bisa fokus menjalani Proses Hukum di kepolisian yang mana sudah di laporkan oleh banyak korbannya atas kasus dugaan penipuan.

Penggelapan dan pencucian uang PT Mahkota dan OSO Sekuritas dengan kerugian sekitar 7 Triliun.” Ucap Advokat Bambang Hartono, SH, MH

Bambang melanjutkan bahwa selama ini dalam proses penyidikan RSO selalu beralasan tidak bisa hadir dan mempersulit penyidikan dengan mengunakan Jabatan KOI sebagai alasan kesibukannya.

“Biarkan Raja Sapta Oktohari turun dan digantikan saja, apalagi sangat tidak pantas seorang terlapor kasus Investasi Bodong menjalankan tugas negara.

Ngurus perusahaan Mahkota saja ga becus hingga gagal bayar Triliunan, apalagi mengurus Olimpiade. Babak belur nanti olah raga di Indonesia akibat ketidakmampuannya.”

Diketahui bahwa Raja Sapta Oktohari anak Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, belum lama ini terjerat berbagai kasus gagal bayar, PKPU hingga penipuan ribuan korbannya.

Tidak selesai sampai disana bahkan Kuasa Hukum Raja Sapta Oktohari juga sudah ditahan kepolisian karena praktek menipu dan menggelapkan uang kliennya.

“Lingkaran RSO tidak ada yang benar dan lurus, Kuasa Hukum nya saja sempat DPO dan kini ditahan.

Bahkan ada indikasi ketika DPO Kuasa hukum RSO, Natalia Rusli di sembunyikan di rumah RSO.

Cara-cara dan lingkaran RSO ini selalu bermasalah dan tidak bisa dijadikan teladan.

“Kami dukung penggantian RSO dengan Oegroseno, agar RSO bisa bertanggung jawab dan segera di jadikan Tersangka pidana penipuan.” Tutup Bambang Hartono.(red/ Bamb.MD)

Unit Reaksi Cepat(URC) Cikarang Kabupaten Bekasi Adakan Posko Mudik

 


Kab Bekasi, policewatch.news,-Driver ojek online yang tergabung di urc cikarang bersama sama membuka posko mudik dijalur pantura,gak jauh dr gerbang perumahan Bumi Citra Lestari (BCL) Lemah abang, jalan jendral urip sumoharjo kp waluya cikarang utara kabupaten bekasi (16/04/2023)

Buat para pemudik yang jalur pantura bisa istirahat di posko mudik urc cikarang, kami menyediakan tempat istirahat, charger HP, kopi dan air mineral secara gratis, ujar Bilal ketua urc cikarang kabupaten bekasi,


Posko mudik ini melibatkan teman teman driver ojek online, piket saling bergantian agar bisa onbit juga, walaupun disela sela kami sambil nunggu orderan tetap memaksimalkan diposko mudik, buat teman teman sejabodetabek yang melintasi jalur pantura silahkan singgah tuk istirahat, pungkas Bilal ketua urc cikarang kabupaten bekasi

Babeh jay selaku humas di urc cikarang menghimbau kepada para pemudik tuk berhati-hati dijalan jika kondisi lelah capek bisa istirahat diposko mudik urc cikarang kabupaten bekasi, juga tuk urc cikarang semoga dengan diadakannya giat posko mudik ni dapat menyatukan ojol sekabupaten bekasi, pungkas babeh jay humas urc cikarang kabupaten bekasi,


Saya berharap kepada semua teman teman urc cikarang jaga kekompakan dan kesolidan tetap menjaga hubungan baik dengan siapapun dan silaturahmi, persaudaraan, dengan adanya posko mudik teman teman pemudik bisa mampir,   ujar Jefry Gobang pembina Urc cikarang kabupaten bekasi, (Amun JG)

Anggota Polsek Sandubaya Berikan Pengamanan Pentas Seni Bali Dalam Rangka Pujawali

 



POLICEWATCH-Mataram 

Anggota Polsek Sandubaya Polresta Mataram Polda NTB memberikan pengamanan acara Pentas Seni Tari Bali dalam rangka Pujawali. Acara tersebut berlangsung di Pura Jagat Natha Tohpati, Kelurahan Cakra Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, (15/04/2023).

"Mengingat acara tersebut dilaksanakan pada malam hari dan diikuti oleh peserta yang banyak serta penonton yang ramai, maka perlu kiranya kita lakukan pengamanan guna mengantisipasi kejadian ataupun peristiwa yang nantinya akan mengganggu kelancaran kegiatan. Untuk itu kami terjunkan personel untuk pengamanan acara,"ungkap Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK saat di konfirmasi media ini, (15/04/2023).

Sebagai upaya Polsek Sandubaya menciptakan situasi yang tetap kondusif, Kapolsek telah memerintahkan kepada segenap anggota terutama Bhabinkamtibmas di masing-masing kelurahan agar terus memantau setiap kegiatan masyarakat untuk segera dilaporkan sehingga dapat disiapkan Pengamanan.

Dalam setiap kegiatan yang telah dilaporkan sebelumnya oleh panitia penyelenggara kepada Polsek Sandubaya sudah tentu akan dipantau serta diberikan pengamanan dengan mengirim anggota di lokasi kegiatan.

"Akan sangat mudah bagi kami tim Pengamanan bila setiap kegiatan masyarakat dilaporkan ke petugas atau secara resmi ke Polsek Sandubaya, sehingga mudah untuk melakukan koordinasi terkait persiapan dan pola Pengamanan acara yang dilaporkan,"ucapnya.

Ia berharap kepada segenap Bhabinkamtibmas Polsek Sandubaya untuk terus memantau dan memberikan laporan setiap kegiatan yang akan dilaksanakan masyarakat, hal ini akan mempermudah koordinasi dalam melakukan pengamanan oleh pihak kepolisian.

MN