Sniper Indonesia Sikapi THM, yang Menjamur Di Kabupaten Bekasi

 

Laporan :Amun JG

   Kabupaten Bekasi.Policewatch News:

Intensnya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam melakukan penertiban dan razia THM yang beroperasi dengan dilakukan penyegelan oleh Satpol PP, tapi keesokan harinya pelaku usaha hiburan malam kembali membuka usahanya, menjadi sorotan serius dan tajam dari Sniper Indonesia.

Terkait dengan hal tersebut, Gunawan Ketua Umum LSM SNIPER INDONESIA memaparkan pendapatnya ke awak media, "Daripada Pemkab Bekasi terus menguras tenaga dan anggaran hanya untuk melakukan penertiban THM,  akan tetapi outputnya tidak jelas dikarenakan pelaku usahanya membandel dan tidak menggubris yang menjadi ketentuan dari Pemkab Bekasi, dan mereka lebih memilih bermain kucing-kucingan dengan aparat penegak Perda (Sat Pol PP), lebih baik kegiatan usaha hiburan malam di Kabupaten Bekasi dilegalkan saja."ucap Gunawan, Rabu 17/11/2021.

Dikatakan Gunawan, sepertinya Pemkab Bekasi kesulitan untuk melakukan penertiban kegiatan usaha hiburan malam,

padahal dalam Perda 3 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, jelas-jelas THM dilarang di Kabupaten Bekasi, paparnya.

"Apalagi Kabupaten Bekasi merupakan daerah industri dan banyak kaum Ekspatriat yang bekerja dan bermukimnya di wilayah Kabupaten Bekasi, yang tentunya kaum Ekspatriat membutuhkan hiburan dan memilih ke tempat yang lokasinya dekat, imbuhnya.

Masih kata Gunawan, memang sudah menjadi kebiasan bagi kaum Ekspatriat kalau sehabis bekerja seharian mereka kemudian mencari hiburan untuk melepas penat dan lelahnya. 

"Jadi, rasanya sulit sekali untuk melarang keberadaan tempat hiburan malam di Kabupaten Bekasi, tuturnya.

Dengan permasalahan THM yang tidak pernah kunjung selesai, sambung Gunawan, semestinya Pemkab Bekasi segera mencari solusinya, Kalau menurut saya, buatkan saja regulasi daerah yang melegalkan kegiatan usaha hiburan malam tersebut, yang tempat dan lokasinya jauh dari pemukiman penduduk (lokalisir), seperti di kawasan-kawasan   tertentu keberadaanya, dengan ditarik pajak yang tinggi untuk menjadi asupan PAD., Saya, rasa itu menjadi solusinya, tukasnya. 


"Dengan adanya Perda yang mengatur jelas tentang tempat hiburan malam, tentunya akan berdampak terhadap ketertiban umum dan kepastian hukum di kedua belah pihak baik pemerintah daerah maupun pelaku usaha itu sendiri, tandas Ketua Umum Sniper Indonesia. 

Sumber :  *Sniper Indonesia*

Pengacara Yang Hamburkan Uang Rp40 Juta di Polsek Banyuwangi, Dipanggil Pihak Polres

 Pewarta : Dor

Pengacara, Nanang Slamet

Policewstch.news Jatim ,-  Kabar terbaru datang terkait Pengacara, Nanang Slamet buka suara usai diundang oleh Polresta Banyuwangi, terkait hal yang dilakukan, setelah dia melakukan aksi penghamburan uang senilai Rp.40 juta di depan Mapolsek Banyuwangi beberapa waktu lalu

Setelah melakukan pembicaraan dengan Polisi, Nanang Slamet pun memberikan pernyataan terkait aksinya tersebut. "Acara atau spontanitas aja ya," ucapnya,  Selasa, 16 November 2021.

Dia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polresta Banyuwangi yang merespons aksinya tersebut.

"Saya berterima kasih kepada jajaran Polresta Banyuwangi, karena sangat merespons cepat ya," ujar Nanang Slamet, Dia juga menyampaikan apa yang dibicarakan bersama dengan jajaran Polresta Banyuwangi.

"Kita barusan bersama Wakapolresta beserta jajaran yang pada intinya ya kita membangun komunikasi yang lebih baik," tutur Nanang Slamet.

Sedangkan terkait video yang beredar dan viral di media sosial, dia tidak menampik apa yang terjadi.

"Hal apa yang sudah beredar di media sosial, ya itulah yang terjadi," kata Nanang Slamet.

Oleh karena itu, dia berterima kasih kepada jajaran Polresta Banyuwangi yang telah merespons cepat keluhannya tersebut.

"Saya terima kasih kepada bapak Kapolresta Banyuwangi yang sangat menerima kami, merespons dengan cepat atas kejadian yang terjadi," ujar Nanang Slamet.

Sementara untuk aksi menghambur-hamburkan uang, dia mengatakan hal itu merupakan bentuk spontanitas  saya sebagai advokat," ucap Nanang Slamet. 

Bupati Lahat Cik Ujang, SH Adanya Dapur Sehat Stunting Akan Menurun Di Tahun 2022

 


Pewarta : Bambang./AWDI

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Bupati Lahat,Cik Ujang.SH meresmikan sekaligus Lounching Program  Dapur Sehat Atasi Stunting ( DASHAT ) di Kampung KB yang bertempat di Desa Sinjar Bulan Kecamatan Gumay Ulu, Selasa ( 16/11/2021 )

Pelaksana kegiatan Dinas DALDUK dan KB Kabupaten Lahat. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluargga Berencana H.Ujang Kurniawan melaporkan, dapur sehat atasi stunting (Dashat) secara Nasional diresmikan oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo pada Agustus 2021 di Kabupaten Bogor. untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kabupaten Lahat yang pertama launching dashat.

"Program Dashat merupakan upaya pemenuhan gizi seimbang, yang harus dimiliki calon pengantin (catin), ibu hamil, ibu menyusui dan balita 2-5 tahun maupun balita stunting dari keluarga tidak mampu," jelasnya


Sementara itu Bupati Lahat, Cik Ujang.SH menerangkan, perlu diketahui bahwasanya pencegahan stunting dengan mengembangkan dapur sehat atasi stunting (Dashat).


"Menjamin ketersediaan akses makanan sehat, bagi ibu hamil, menyusui dan balita serta keluarga beresiko stunting. Maka dari itu tujuan, mengatasi stunting di daerah, kurang gizi dan kronis di 1000 hari pertama kehidupan," kata Cik Ujang


Dari pola makan itu sangat paling, dan juga gizi yang paling tinggi adalah ikan belut dan nila. Kepada Dinas Dalduk, PUPR, Dinkes dan Dinsos bisa membantu masyarakat mulai dari kondisi hamil dan gejala ketika melahirkan terlihat stunting.


" Maka untuk mendukung dan membantu Kabupaten Lahat keluar dari stunting. Maka dengan adanya lounching program dapur sehat atasi stunting ( DASHAT ). Stunting di Kabupaten Lahat di Tahun 2022 menurun." terang Bupati Lahat


Kemudian juga usai meresmikan louncing dapur sehat atasi stunting  ( DASHAT ) Bupati Lahat,Cik Ujang.SH didampingi Sekda Lahat Chandra.SH MM dan Jajaran OPD terkait meninjau lokasi pelaksanaan vaksinasi di tempat yang sama.

Masyarakat Ingin Lukman Hadi Pimpin Kembali Kades Tanjung Pinang

 


Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - LAHAT -  Sebagai wujud perhatian dan mengutamakan kepentingan masyarakat, Lukman Hadi Kepala Desa Tanjung Pinang Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat melakukan rehab berat jembatan gantung yang menuju perkebunan warga.

Darmawi, warga desa setempat mengungkapkan dengan telah direhabnya jembatan gantung dengan lantai baja, dirinya merasa aman saat menyeberangi sungai lematang menuju kebun miliknya.


"Sangat merasa aman, karena lantai jembatannya diganti dari papan menjadi baja" kepada media policewatch.news Selasa, (16/11/2021).


Dilanjutkan Darmawi, sosok pemimpin seorang Lukman lah yang sekarang di idam - idamkan oleh warga desa, karena sejak kepemimpinannya, desa Tanjung Pinang sangat pesat pembangunannya, baik di bidang infrastruktur maupun SDM nya.

" Enam tahun pak Lukman memimpin Kami, namun begitu banyak perubahan yang ada didesa Tanjung Pinang ini, karena memang beliau benar - benar memperhatikan kepentingan masyarakat tanpa pandang pilih, dan mengutamakan kepentingan masyarakat " lanjut Darmawi.


Dan sekarang, bapak Lukman telah merehab Jembatan Gantung, tentu ini sangat berdampak positif khususnya warga yang membawa hasil pertanian yang melalui jembatan yang dibangun semasa dia, dan kami menginginkan lagi beliu terpilih dalam Pilkades pada tanggal 30 Desember 2021 ucap " Darmawi .


"Terima kasih Pak Lukman Hadi, harapan Kami Bliau dapat kembali menjadi Kepala Desa di Desa Yang amat Kami Cintai ini " harapnya.


Senada dikatakan Hamsah yang juga warga setempat mengungkapkan, Pembangunan atau perehaban Jembatan Gantung didesanya itu berasal dari Dana desa tahun 2021 dengan volume : 1,2 x 200 M.


" Jadi Dana desa itu benar - benar bermanfaat dan Bapak Lukman Hadi selalu transparan terhadap dana desa, tidak ada yang ditutup - tutupinya, sehingga kami sebagai masyarakat tau dan arah kemana dana desa tersebut " katanya.


Orang jujur seperti inilah yang kami cari saat ini, dan kabarnya Pak Lukman Hadi telah mencalonkan diri Kembali sebagai Kades, tentu kami sangat mendukung dan berharap Pak Lukman Hadi dapat terpilih kembali sebagai kepala desa Tanjung Pinang Periode 2022 - 2027 mendatang, tandasnya.

Terindikasi Gunting Anggaran, Pekerjaan Drainase oleh Pokmas di Kelurahan Purwosari Metro Utara terlihat asal jadi

 

POLICEWATCH,NEWS,KOTA METRO Lampung

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh POKMAS ( Program kerja masyarakat ) bersumber dari APBD tahun 2021 rawan terjadinya penyimpangan anggaran. Apalagi dana anggaran yang dikelola sangatlah tinggi dan besar. Bahkan, hingga mencapai puluhan juta rupiah. Sehingga sebagian POKMAS dengan berbagai cara agar supaya untung besar. Akibatnya banyak hasil pembangunan terlihat asal - asalan dengan cara menggunting anggaran.


Salah satunya adalah kegiatan dalam pembangunan saluran drainase di kelurahan Purwo Sari Kecamatan Metro Utara. Melihat hasil dari pekerjaan fisik di RW 07/ RT 039 diduga tidak sesuai dengan RAB pekerjaan.


" Jika dilihat secara kasat mata, pasang batu belah hanya satu susun. Selain itu, banyak menggunakan bekas gempuran bangunan. Kemudian, setelah itu di timbun tanah bekas galian dan lalu bibir atasnya di semen ," kata salah satu pekerja kepada awak media, Sabtu ( 06/20 ).


Pada kesempatan itu, atas buruknya hasil pekerjaan dalam pembuatan saluran drainase dikelurahan Purwosari Metro Timur. Salah satu pekerja mengakui sudah diberikan aturan oleh sang pengawas.


"  iya om, separo menggunakan tanah separo semen,lebih jelas tanya langsung ke pak Rt nya kebetulan dia ada disini ikut bekerja ," jawab Purwanto.


Kemudian,tim menghampiri Sunaryo selaku Ketua RW 07/RT 039. Lalu, ia menjelaskan secara umum tentang pekerjaan itu. Bahkan, pihak pengawas juga tidak mengetahui nilai anggrannya.


"Semua 76 meter ,upahnya diborongkan 4 juta. Apalagi anggarannya kami juga tidak tahu. Padahal kami akan mencobanya ," tambahnya. 


Sementara itu, Sugiyana selaku  Lurah Purwosari Metro Utara, saat ditemui awak media menjelaskan, tentang program POKMAS di Kecamatan dan ada anggarannya.


" POKMAS Purwosari telah kucuran dana sebesar 200 juta. Berita bagi ke tiap RW untuk RT 09 kegiatan salah satu nya pekerjaan Dreinase di Rw 07 ," pungkasnya.

Diharapkan kepada APH ( aparat penegak hukum ) untuk turun ke lokasi pekerjaan. Dikarena pekerjaan teesebut menggunakan anggaran dari negara.


pewarta:Samadi


,

Gabungan LSM Anti Korupsi Demo Di Kejati Adanya Berbau Aroma KKN Pengadaan Pakaian Batik Dinas Pendidikan Muara Enim Senilai 21 M

 


Liputan : Bambang.MD

SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS - Puluhan masa yang mengatasnamakan Gabungan LSM Anti Korupsi Sumsel menggelar Aksi demo di Kejaksaan Tinggi Sumsel selasa (16/11/2022)

Aksi demo ini dapat pengawalan ketat dari anggota Poltabes Palembang, mereka menggelar aksi demo di luar halaman Kejati Sumsel, salah satu pendemo Kordinator Aksi Alex Kasuba meminta kepada pihak Kejati Sumsel dalam pengadaan Pakaian Batik Di Dinas Pendidikan Muara Enim ,menurut Alex pemenang nya sudah di arahkan dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Muara Enim,

Sambil memegang pengeras suara didepan pegawai Kejati, mereka mendesak agar pengadaan batik di Dinas Pendidikan Muara Enim Minta diusut, kata " Kordinator Aksi dalam menyampaikan orasinya kami minta pihak kejaksaan tinggi Sumsel, segera mengusut tuntas terkait pengadaan batik diduga telah di arahkan selaku pemenang dalam proses tender, indikasi adaya KKN (Kolusi, Korupsi Dan Nepotisme) Undang Undang nomor : 28 Tahun 1999.


"Koordinator Aksi SEKBER Gabungan LSM Anti Korupsi SumSel Alex Kasuda mengatakan terkait aksi hari ini kami menyampaikan beberapa Aspirasi kami terkait dugaan Indikasi adanya nepotisme /KKN pada kegiatan proyek proyek di Kabupaten Muara Enim.


1.Indikasi dugaan Korupsi yang kami sampaikan hari ini, pengadaan pakaian seragam batik siswa SD/MI Negeri dan swasta dan seragam batik siswa siswi SMP/MTS Negeri dan Swasta di kabupaten Muara Enim dengan nilai kontrak Rp.21,560,000." Ungkapnya


2.Pembangunan pagar keliling Islamic Center dengan nilai kontrak Rp.907,767,286. pembangunan taman serasan sekundang Kabupaten Muara Enim dengan nilai Kontrak Rp.2,404,500,000"


Aksi unjuk rasa dari Gabungan LSM Anti Korupsi Sumatera Selatan, di Kejati Sumsel di terima langsung oleh Kasie A, Chandra SH, ia menjelasakan semua laporan akan kami terima dan akan seera di sampaikan kepada intel kejati, namun ada beberapa Item yang di sampaikan ini proyek nya sedang berjalan maka dari itu kita akan pelajari dahulu, yakinlah laporan yang di sampaikan akan di proses,”Pungkasnya.

Danrem 162/WB Tinjau Lansung Pembangunan Pompa Hidram Di Wilayah Sumbawa Besar.

 


 Policewatch-Sumbawa.

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han didampingi oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos., M.Tr (Han) serta pemerintah Desa meninjau langsung pembangunan Pompa Hydram untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat bertempat di Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Senin, (15/11/2021).

Hujan deras bukan halangan bagi Komandan Korem 162/Wira Bhakti beserta rombongan saat perjalanan menuju lokasi pengerjaan Pompa Hydram. Rombongan harus melewati sungai serta kondisi medan yang berlumpur akibat hujan yang mengguyur lokasi tersebut.


Setibanya di lokasi Pompa Hydram, Danrem bertatap muka secara langsung kepada masyarakat. Di hadapan masyarakat setempat, Danrem menyampaikan, pembangunan Pompa Hydram ini sebagai bentuk upaya TNI khususnya Kodam IX/Udayana dan Korem 162/Wira Bhakti dalam mengatasi kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih.

“Pompa Hydram ini merupakan bantuan dari Bapak Pangdam IX/ Udayana, jadi saya harapkan agar masyarakat selalu dirawat dan dijaga, sehingga masa pemakaiannya lama", kata Danrem saat memberi pesan kepada masyarakat yang membantu pengerjaan pembangunan Pompa Hydram.


Tak lupa juga Danrem memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang telah bergotong royong bersama TNI - Polri dalam pembangunan Pompa Hydram. “Pembangunan Pompa Hydram di Marente ini sangat menantang walaupun suasana hujan deras tidak menyurutkan niat baik, semangat kita dalam pembangunan Pompa Hydram untuk membantu kesulitan masyarakat,” ungkap Danrem.

Salah seorang warga yang ikut membantu dalam pembangunan Pompa Hydram ini mengungkapkan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya kepada TNI yang telah memberikan solusi terbaik dalam membantu kebutuhan air bersih di Desa Marente.

“Kami sebagai warga masyarakat Desa Marente sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu kami dengan membangun Pompa Hydram untuk masyarakat Marente ini. Kami warga masyarakat bersama TNI-POLRI bergotong royong dalam pembangunan Pompa Hydram, karena tentunya akan membantu kesulitan masyarakat akan air bersih dan pengairan sawah,” ungkapnya. (DG14/MN).

DPD PARTAI GELORA KAB. JEPARA HADIR DALAM PEMBEKALAN RAPAT KORDINASI PEMENANGAN DPW PARTAI GELORA JAWA TENGAH

 


POLICEWATCH NEWS,, JEPARA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, Indonesia memerlukan 'generasi musim semi', bukan 'generasi musim dingin, sehingga bisa menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia.

Generasi musim semi, adalah generasi yang penuh optimisme dan keyakinan yang tahu cara mengubah krisis sebagai peluang. Bukan sebaliknya generasi musim dingin, generasi yang penuh kebekuan yang tidak tahu arah dan tahun, serta berputus asa dan mudah menyerah.

"Jadi kita di Partai Gelora ini, tidak hanya memikirkan nasib kita saja, tetapi juga bisa mengubah wajah Indonesia, tahu cara mengubah krisis menjadi peluang," kata Anis Matta saat menyampaikan pembekalan Rapat Koordinasi Pemenangan DPW Partai Gelora Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (13/11/2021). Seperti dikutip nyarink.com dari portal partaigelora.id

Menurut Anis Matta, Partai Gelora menyadari bahwa ide lima besar dunia memang masih susah dipahami oleh masyarakat, termasuk para pemimpin sekarang. Tetapi dengan generasi musim semi itu, ide lima besar dunia itu bisa tercapai.


Harnawi, SH., wakil ketua DPD Partai Gelora Jepara, yang hadir langsung pada rapat di Hotel Patra Jasa Semarang, mengatakan bahwa kehadiran saya ke rapat ini, untuk ikut serta mendengarkan dalam pembekalan Rapat Koordinasi Pemenangan DPW Partai Gelora Jawa Tengah (Jateng).

Yeyep Ruslan (Yepi Sunda) salah satu tokoh Garut yang sudah tidak asing lagi nama nya.

 


Garut-POLICEWATCH.NEWS-Kang yepsun adalah panggilan akrab beliau. Beliau juga owner dari cafe dan resto Saung Alam Murni yang berlokasi di rancabango Kebetulan kang yepsun juga sahabat dekat dari sosok H. Dadang Haris pengusaha sukses asal Garut yang rendah hati.


H. Dadang Haris adalah salah satu pengusaha asli asal Kabupaten Garut yang sukses diluar Kabupaten Garut. Sosok yang rendah hati dan humble ini begitu terkenal di bidang properti, selain concern di properti beliau juga sering memberikan ceramah motivasi kepada pengusaha muda yang ingin usaha nya maju.


Menjadi sosok inspiratif dan solutif adalah ciri khas dari beliau. Beliau juga rajin dan rutin ber investasi di sektor usaha kreatif terutama untuk wirausaha pemula. Baik investasi modal lunak, manajerial pemasaran maupun jejaring usaha yang mendunia.


Kang yepsun sangat memuji sosok H. Dadang yang masih konsisten melakukan aksi sosial tanpa pamrih, banyak aksi nya beliau yang memang tidak terekspose. Biarkan masyarakat yang menilai saja, ujar kang yepsun. 


Mudah mudahan H Dadang terus konsisten, komitmen dalam melakukan aksi sosial nya, kami juga sedang berupaya untuk mengumpulkan informasi masyarakat kecil yang akan kita support. Di masa pasca pandemi ini memang diperlukan kesadaran semua pihak dalam upaya memulihkan ekonomi, saya bersama H Dadang Haris akan terlibat aktif dalam membantu masyarakat. Tegas kang yepsun.


Besar harapan kami dari sosok H. Dadang Haris pituin asli Garut untuk melakukan inovasi-inovasi di kabupaten Garut. Semoga beliau sehat selalu. Aamiin YRA(Dera)

Bersama LIDIK KRIMSUS RI Arifudin Akan Seret MS Mafia Tanah Yang Pernah Ditetapkan Tersangka Polda Sumsel

  

Liputan : Tim Investigasi Policewatch.news

Arifudin



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Kasus sengketa lahan di Ijin Usaha Pertambangan PT.Bumi Gema Gempita (BGG) semakin ruwet, dan tidak pernah kunjung selesai dalam hal pembebasan lahan milik masyarakat Desa Muara Lawai, hingga menjerat Arifudin menjadikan tersangka oleh pihak Polda Sumsel,

Saat ini Arifudin mencari keadilan ia akan berangkat ke Jakarta, meminta didampingi Rodhi Irfanto,SH selaku Ketua Harian Lidikkrimsus RI Pusat, untuk melaporkan mafia tanah di PT.BGG  Kejagung RI dan Bareskrim Mabes Polri ucap " Arifudin.

Lebih lanjut Arif saya salah satu korban mafia tanah oleh Budi Sukoco, Mursalin, dkk,

saya sudah melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, dan Ke Polda Sumsel apa yang diterima Arifuddin tentang keadilan jalan ditempat kata " Arifudin kepada awak media dikediamannya pada selasa (16/11/)

Saya akan bernyanyi siapapun yang terlibat akan saya nyanyikan didepan penyidik, dia sambil menceritakan dalam bentuk tayangan vidio yang dikirimkan ke WhatsApp wartawan " Arif mengungkapkan kekesalannya bahwa MS diduga tukang ketik surat palsu dan dia pernah di tetapkan sebagai tersangka Polda Sumsel, dan sempat ditahan, namun sampai saat ini MS masih berkeliaran tidak ditangkap, kayaknya kebal hukum saya minta sdr, Mursalin segera ditangkap " Ujar Arif.

Masih Imbuh " Arif bahwa Mursalin diduga ikut berkonspirasi selaku pembuat surat palsu dengan tanggal mundur, tahun 2014 dibuat tahun 2007,  semua yang dibuat oleh Mursalin surat jual beli tanah itu palsu termasuk tanda tangan dipalsukan dalam tayangan Vidio berdurasi 12 : 55 detik yang viral di grup media,


Terpisah Salah satu sumber di percaya yang kami gali kebenaranya tim investigasi mewawancarai RW, ia menjelaskan apa yang dikatakan Arifuddin membenarkan bahwa sdr, MS pernah berurusan dengan penyidik Polda Sumsel, terkait permasalahan  pembuatan surat palsu masalah jual beli lahan, yang ia palsukan dan sempat di tetapkan menjadi tersangka  oleh Polda Sumsel terang " RW, sebaliknya malah Arifudin di tetapkan tersangka pada waktu itu dia dipanggil Polda Sumsel, dan disidangkan di Muara Enim ujar " Sumber yang dipercaya. 


Sementara itu M Rodhi Irfanto SH saat di hubungi wartawan policewatch, Rodhi mengatakan bahwa Kami dari LIDIK KRIMSUS RI akan mendampingi saudara Arifudin terkait masalah atau kasus yang saat ini beliau perjuangkan, dimana sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo kepada KAPOLRI dan KEJAGUNG Untuk membasmi Mafia-Mafia tanah yang ada di NKRI ,papar Rodhi

Sementara MS saat di konfirmasi dihubungi wartawan melalui telepon  Selulernya ke nomor pribadinya 0812 7370 0XXX Selasa (16/11) belum bisa dihubungi tidak aktif tim policewatch.news sekitar pukul 11 ::48 menemui kerumahnya ada salah satu tukang yang mengerjakan rukonya bernama Liman bahwa Mursalin sedang rapat di balai Desa Muara Lawai, ia calon kades pak ujarnya , dan hingga berita ini diturunkan belum memberikan hak jawabnya ( berita bersambung)