Kasat Narkoba Pimpin Langsung Penangkapan Perempuan Terduga Pengedar Narkoba


POLICEWATCH-Lombok Tengah NTB.

Pada hari Senin, tanggal 13 Desember 2021 pukul 22.30 wita, Satuan Resnarkoba Polres Lombok Tengah melakukan penangkapan terhadap terduga tindak pidana narkotika jenis sabu, di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH,  melalui Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah IPTU Hizkia Siagian, STK, SIK, menyampaikan bahwa adapun identitas tersangka adalah inisial N jenis kelamin Perempuan,  Umur 36 Tahun, Pekerjaan Wiraswasta, Alamat Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah.

Barang Bukti yang diamankan di TKP berupa

1bungkus klip transparan yang berisikan di duga sabu, 2 poket klip transparan yang berisikan di duga sabu, 1bungkus klip kosong, 2 buah gunting, 3 buah skop yang terbuat dari pipet plastik, 7 buah korek api gas,1buah pipa kaca, 1buah rangkaian alat hisap/Bong, 1 Unit HP Vivo warna Biru, 2 Unit HP Samsung warna Hitam,1Unit HP Redmi warna Biru,1Buah Buku tulis,1buah buku rekening tabungan BRI dan Uang Tunai Rp. 644.000.

"Total barang bukti seberat : 3,2 gram" ungkap Kasat

Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah menyampaikan kronologis penangkapannya yaitu pada hari Senin, tanggal 13 Desember 2021 sekitar pukul 20.00 Wita Satuan Resnarkoba Polres Lombok Tengah yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba IPTU Hizkia Siagian, STK, SIK, melakukan penangkapan terhadap terduga inisial N yang beralamat di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah.

Penangkapan terduga berawal dari informasi Masyarakat bahwa di rumah terduga sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu, kemudian anggota opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah mendalami informasi dari masyarakat tersebut, begitu mengetahui keberadaan terduga berada di rumahnya, Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah langsung mendatangi rumah terduga dan dilakukan penangkapan.

"Terduga sedang berada di luar rumahnnya dan sempat membuang barang bukti yang di duga sabu sebanyak 2 poket" jelas Kasat.

Dengan disaksikan oleh saksi umum dan menunjukan surat perintah tugas kepada saksi, selanjutnya dilakukan penggeladahan terhadap rumah terduga dan ditemukan barang bukti 1 bungkus klip transparan yang berisikan di duga sabu, di selipan buku tulis yang berada di atas meja di dalam kamar tidur milik terduga inisial N.

Setelah diintrogasi, terduga mengakui barang bukti yang di duga sabu tersebut adalah miliknya, selanjutnya Tim membawa terduga tersangka dan Barang Bukti ke Polres Lombok Tengah untuk di laksanakan proses lebih lanjut.(FR)


            

PENGUATAN KURIKULUM UNTUK MENCEGAH KEKERASAN DI PONPES

 

SEMARANG POLICEWATCH NEWS - Lembaga Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Tengah memaparkan beberapa program kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Salah satunya, dengan penguatan kurikulum pembelajaran untuk mencegah kekerasan yang sering terjadi di pondok pesantren. 

Program tersebut dipaparkan saat RMI NU Jawa Tengah bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di rumah dinasnya Rabu (15/12/2021) malam hari.


Untuk itu, mereka meminta agar bisa ikut berkontribusi dalam penyusunan Perda Pesantren yang direncanakan dibahas pada Januari 2022.


"Beliau mengajukan beberapa usulan untuk (lingkungan) pondok pesantren. Terkait pemerintah bagaimana kedekatan dengan pesantren dan juga perda pesantren," terang Gus Yasin sapaan akrabnya usai menerima RMI NU.


Selain itu, Ia bersama RMI NU membahas terkait penguatan kurikulum muatan lokal atau materi untuk pembelajaran kedepan.


"Juga sekaligus penguatan di mulok atau materinya yang mana kita dorong untuk melakukan pembelajaran kitab salaf lagi," katanya.


Sehingga, nantinya diharapkan dari penguatan pembelajaran tersebut akan membentuk akhlak yang mulia dan tidak rancu.


Sementara itu, Wakil Ketua RMI NU, Fadlullah, usai acara mengatakan ada beberapa program dari RMI NU yang bisa diharmonikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.


"Terlebih dengan lahirnya undang-undang pesantren, kita ingin ada program-program terhadap penguatan terhadap pesantren putri intinya di situ," jelasnya.

(Sus)

Ini Nama Anggota DPRD Muara Enim Ditahan KPK Terkait Dugaan Suap Proyek PUPR APBD Tahun 2019

 

BREAKING NEWS

Pewarta : Bambang.MD

POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah menetapkan tersangka belasan anggota DPRD Muara Enim, diduga mereka menerima aliran dana  berupa uang fee proyek dari Direktur Paser Beton Robi Reza Palevi melalui Elfin Muchtar, pada proyek jalan 16 paket Sumber Dana APBD Tahun 2019 Senilai 130 M.

25 Nama Nama Anggota DPRD Muara Enim Yang Ditetapkan Tersangka dan Ditahan oleh KPK yaitu : 

1. Daraini; 

2.Eksa Hariawan;

3. Elison;

4. Faizal Anwar

5, Hendly; 

6.Misran; 

7,Tjik Melan; 

8.Irul; 

9.Umam Pajri; 

10,Willian Husin.

11.Ahmad Reo Kusuma

12. Subhan

13. Muhardi

14. Tiardi

15. Marsito

16. Fitrianzah

17. Mardiansyah

18. Ishak Joharsah

19. Indra Gani

20. Ari Yoga Setiadi

21.Mardalena

22, Ahmad Fauzi

23.Agus Firmansyah.

24. Samudra Kelana.

25.Verra Erika

"Setelah dilakukan pengumpulan informasi dan data yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup dan adanya berbagai fakta hukum selama proses persidangan dalam perkara awal dengan Terdakwa Ahmad Yani dkk, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke tahap Penyidikan pada bulan September 2021, dengan mengumumkan Tersangka," kata Alexander Marwata di gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/9).

Alexander mengatakan para anggota DPRD itu diduga menerima uang dari pengusaha bernama Robi Okta Fahlevi, yang telah dijadikan tersangka pada kasus sebelumnya. Pemberian uang tersebut diduga ditujukan agar perusahaan milik Robi Okta menang dalam proyek di Dinas PUPR Muara Enim.


"Terkait penerimaan para tersangka, diberikan secara bertahap yang di antaranya bertempat di salah satu rumah makan yang ada di Kabupaten Muara Enim dengan nominal minimal pemberian dari Robi Okta Fahlevi masing-masing, mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta," kata Alexander.


Alexander menyebut pemberian uang ditujukan untuk kelancaran proyek di Dinas PUPR. Dia juga menyatakan uang itu digunakan untuk kepentingan pemilihan anggota DPRD Muara Enim.


"Penerimaan uang oleh para Tersangka selaku anggota DPRD diduga agar tidak ada gangguan dari pihak DPRD terhadap program-program Pemerintah Kabupaten Muara Enim, khususnya terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim tahun 2019," katanya.


"Uang-uang tersebut diduga digunakan oleh para Tersangka untuk kepentingan mengikuti pemilihan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim saat itu," ucapnya.

Puncak Peringatan Hari Juang TNI AD ke-76, Korem 162/WB Gelar Doa Bersama di Ponpes Qomarul Huda Bagu

 


Policewatch-Lombok Tengah.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) jajaran Korem 162/WB dengan Santri dan Santriwati melaksanakan doa bersama di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Qomarul Huda desa Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (15/12/2021). 

Doa bersama dalam rangka syukuran memperingati Hari Juang TNI AD ke-76 ini diawali dengan Hadrah Sholawatunnabi, pembacaan ayat suci Alquran dilanjutkan dzikir, sambutan Danrem 162/WB, ceramah dan doa dipimpin TGH Muhammad Turmuzi Badaruddin (Tuan Guru Bagu) diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan pemberian bantuan beras sebanyak lima ton untuk Ponpes setempat.


Danrem 162/WB dalam sambutannya menyampaikan peringatan Hari Juang TNI AD tahun ini dilaksanakan khusus di Ponpes Qomarul Huda selain menjalin silaturrahmi dan kedekatan antara santri dengan prajurit, juga meminta doa kepada segenap keluarga besar Ponpes tersebut untuk kejayaan TNI AD dan bersama-sama berbuat yang terbaik untuk Bangsa dan Negara sesuai tema "TNI AD Bersama Rakyat Membangun Bangsa".  

"Kami jajaran Korem 162/WB mohon doa kepada Tuan Guru, para Santri Santriwati serta segenap keluarga besar Pondok Pesantren Qomarul Huda mendoakan Angkatan Darat agar kedepan menjadi lebih profesional, adaptif bisa menyesuaikan dengan situasi saat ini, serta tetap mencintai dan dicintai oleh rakyatnya," harapnya.

Selain itu Danrem 162/WB juga menyampaikan, Santri dan Santriwati lulusan Aliyah, Diploma 3 maupun S1 memiliki kesempatan untuk menjadi prajurit TNI AD melalui jalur rekruitmen (pendaftaran) khusus yang akan dibuka tahun depan mulai jenjang Tamtama, Bintara dan Perwira.



"Kepala Staf Angkatan Darat memberikan jalur khusus rekruitmen TNI AD untuk adik-adik pesantren baik Santri maupun Santriwati. Hal ini karena Kasad menilai bahwa Santri santriwati sudah memiliki disiplin, mandiri dan bertaqwa kepada Allah SWT, serta memiliki komitmen yang luar biasa," terang Ahmad Rizal.

Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu berharap, banyak santri dan santriwati dari pondok-pondok pesantren yang ada di NTB termasuk Ponpes Qomarul Huda mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI AD pada tahun 2022 mendatang.

"Ini kesempatan adik-adik untuk memanfaatkan peluang ini semaksimal mungkin, dan kami berharap banyak yang menjadi prajurit dengan harapan personel TNI AD semakin beriman dan bertakwa sehingga kedepan pimpinan-pimpinan Angkatan Darat menjadi contoh di Indonesia," ujar alumni Akmil 1993 itu.

Dengan akan berakhirnya masa jabatannya sebagai Danrem 162/WB,  Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani memanfaatkan momentum ini untuk berpamitan dengan segenap keluarga besar Ponpes Qomarul Huda khususnya Pimpinan Ponpes TGH Muhammad Turmuzi Badaruddin maupun para Santri Santriwati.  

"Kami sudah mendapatkan Surat Perintah Panglima TNI untuk pindah dinas ke Jakarta sebagai Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Kemenkopolhukam. Mohon doanya agar bisa melaksanakan amanah Panglima TNI semaksimal mungkin untuk kebaikan bangsa dan negara," tutupnya.

Doa bersama juga dihadiri Ketua Hafizh Qur'an Indonesia Ustad Deden bersama Naja Hudia Afifurohman (Hafizh 10 Tahun), para Kasi Korem 162/WB, Dandim 1606/Mataram, Dan/Ka Satdisjan dan perwakilan prajurit satuan jajaran Korem 162/WB se Kota Mataram dan kabupaten Lombok Tengah, Kepala Desa Bagu, serta pengurus Yayasan Ponpes Qomarul Huda.

Selain memberi bantuan 5 ton beras di Ponpes Qomarul Huda Bagu, pada hari yang sama Danrem 162/WB juga memberikan 5 ton beras di Ponpes Nurul Hakim desa Kediri kecamatan Kediri kabupaten Lombok Barat.

Doa bersama memperingati Hari Juang TNI AD ke-76 juga dilaksanakan oleh prajurit jajaran Korem 162/WB yang beragama Hindu di Pura Mayura Cakranegara, Katolik di Gereja Maria Imaculata Mataram dan Protestan di Gereja GBI Rock Gebang Mataram."MH".

Dr.Walid, S.Pd.MSi : Kita Berjuang Kembalikan Yapenkop Ke Pangkuan Dekopinwil Jateng

 

Ketua Dekopinwil Jateng, Dr.Walid,S.Pd.M.Si


Semarang - PoliceWatch.News,- Dewan Koperasi Indonesia Wilayah ( Dewopinwil ) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sekaligus melaksanakan Pelantikan Pengurus Dekopinwil Jawa Tengah bertempat di Kantor Dekopinwil Jateng, jalan Pamularsih raya no 61 Kota Semarang, selasa (14/12/2021).

Rakerwil Dekopinwil Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan secara daring maupun luring yang diikuti seluruh pengurus Dekopinwil Jateng.

Sementara Ketua Dekopinwil Jateng, Dr. Walid,S.Pd.M.Si, usai Rakerwil kepada awak media mengungkapkan

Dr.Walid,S.Pd.M.Si mengungkapkan Dekopinwil Jateng pengurus periode 2021-2025 sudah terbentuk sehingga masing masing akan bergerak bekerja memposisikan diri menjadi pioner pioner kedepan.

Pasukan kami bsgsimana Dekopinwil nanti bisa mengepakkan sayapnya, menjalankan program programnya, bahkan melakukan inisiasi terkait pergantian yang sudah ada maupun yang baru," papar Walid.

Walid berharap nantinya kedepan temen temen bisa bergerak cepat, kita bangun Jawa Tengah mewujudkan kisis kisinya Pak Gubernur kita.membantu membangun dibidang ekonomi melalui koperasi.

Lebih lanjut Walid mengatakan Ada 35 kabupaten/Kota di Jateng, secara kelembagaan kita sudah terbentuk, 21 kab/kota lainnya akan segera menyusul.

Terkait permasalahan yang terjadi ditubuh Yayasan Pendidikan Koperasi (Yapenkop) dirinya ingin menyelesaikan agar permasalah segera selesai.

" Yapenkop itu milik Dekopinwil Jateng yang sekarang sudah dirampas oleh Ketua lama. Terkait masalah yang masih mengganjal ditubuh Yapenkop, sidang gelar perkaranya masih berjalan di Polda Jateng, Insya Allah 21 desember 2021 mendatang akan dilanjutkan lagi sidangnya ," tegas Walid.

Dirinya berharap setelah setelah sidang gelar perkara, mudah mudahan melalui tim penyelidik kebijakannya.mudah mudahan turun Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik), kami perkirakan Ketua lama yang memegang Yapenkop akan menjadi tersangka," pungkas Walid.

  @Taufiq

Kapolres Lombok Tengah Hadiri Sosialisasi Anggaran DIPA RKA-KL Tahun Anggaran 2022

 


POLICEWATCH-Lombok Tengah.NTB.

Kapolres Kabupaten Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH menghadiri acara sosialisasi anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL).

Untuk Tahun Anggaran 2022. "Kita pastikan DIPA RKA-KL digunakan sebagaimana mestinya," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, Rabu (15/12/2021).

Sosialisasi anggaran DIPA RKA-KL digelar di Ballroom Hotel Lombok Astoria Kota Mataram. Dihadiri langsung Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal SIK, MH, Kemudian Wakapolda NTB, PJU Polda NTB dan seluruh Kapolres Sejajaran Polda NTB.

"Setelah sosialisasi DIPA RKA-KL berlangsung. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan DIPA RKA-KL," kata Kapolres.

Acara terakhir dilakukan penandatangan masing-masing Kapolres yang dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal SIK, MH.( MN)



            

Warga Desa Suka Danau Demo Lurah Yang Di Duga Berselingkuh Dengan Istri Warganya

 

Laporan: Amun JG

Policewatch.News.Bekasi: Terkait aksi demonstrasi warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menutut agar Kepala Desa Suka Danau, Mulyadi dapat diberhentikan oleh Pjt.Bupati Bekasi dari Jabatan nya karena terbukti melakukan Perselingkuhan dengan Istri orang.


"Warga Suka Danau dalam Aksi Demo mengatakan," Kami Waga Suka Danau meminta kepada Plt. Bupati Bekasi dan Kepolisan agar Kepala Desa Suka Danau Mulyadi dapat segera mundur dari Jabatan dan di Non aktifkan dari Kepala Desa serta di Proses secara Hukum," kata Warga (15/12/2021).


Bahwa Ratusan Warga  Pendemo telah melontarkan Orasinya di atas Kendaraan, mereka telah menyuarakan tuntutan agar Kepala Desa Suka Danau, Mulyadi berhenti dari Jabatan sebagai Kepada Desa dan proses secara Hukum adanya Kades melakukan dugaan Perselingkuhan dengan Istri orang," ungkap Warga.


Saat warga di Konfirmasi menjelaskan, jika Kades menolak adanya tuduhan selingkuh dengan Istri orang,  Kades ditantang Warga untuk bersumpah melakukan "Sumpah Pocong" dan warga yang berorasi tetap menyuarkan agar Kepala Desa Mulyadi dapat segera di Non Aktifkan oleh Plt. Bupati Bekasi dari Jabatan nya," jelas warga.


Bahwa Kami sebagai Warga sudah melaporkan dugaan perselingkuhan Kades tersebut ke pihak Kepolisian setempat, namun belum ada proses Hukum," ungkap warga.


"Kami sebagai warga Suka Danau meminta agar Kepala Desa Suka Danau mundur dari Jabatannya dan di Non aktifkan Jabatannya dari Kepala Desa,jelasnya .


Dengan terjadinya aksi Warga Suka Danau melakukan Demo, meminta agar Plt.Bupati Bekasi dapat melakukan tindakan untuk menonaktipakan Kepala Desa Suka Danau, Kecamatan Cikarang Barat dari Jabatannya, karena sudah membuat Aib di mata warga,tutupnya.

Desa Setia Darma Tambun Bekasi Terpilih Menjadi Rumah Desa Sehat (RDS) Tingkat Nasional

 

Laporan: Amun JG

Policewatch.News.Bekasi:  Dalam acara program kegiatan Rumah Desa Sehat (RDS) di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan yang bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Dinas DPMPD Kabupaten Bekasi serta Kader Posyandu dan Pendamping Desa, bahwa Desa Setia Darma telah melaksanakan Stuting Rumah Desa Sehat.

Dalam kegiatan program Rumah Desa Sehat (RDS) di Desa Setia Darma, bahwa Kepala Desa Hj.Nunung Herawati mengatakan, dengan  adanya Stuting di Desa Setia Darma, Saya sangat berterima kasih kepada Dinas DPMPD Kabupaten Bekasi yang telah bekerja sama dengan Kementerian Desa telah melakukan program kegiatan Rumah Desa Sehat di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan," kata Hj. Nunung,(14/12/21).

Hj.Nunung Herawati menjelaskan, dalam Stuting yang diadakan di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan, bahwa Desa Setia Darma telah terpilih menjadi Desa percontohan masuk tingkat Nasional," jelas Hj.Nunung.


Dengan terpilihnya Desa Setia Darma di tingkat Nasional, semoga Desa Setia Darma dapat menjadi ladang Ibadah buat kita semua, dan Saya mengharapkan kepada warga masyarakat agar dapat selalu  mempertahankan kekompakan untuk bersama-sama membangun Desa Setia Darma dengan baik," ujar Hj. Nunung.


Hj. Ida Farida, M,Si Kepala DPMPD Kabupaten Bekasi mengatakan, dengan terpilihannya Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan menjadi Desa percontohan di tingkat Nasional, diharapkan agar warga Desa yang lain dapat  memperhatikan untuk pertumbuhan Anak Balita," kata Hj.Ida Farida.


Dengan adanya kegiatan Stuting di Desa Setia Darma, Kecamatan Tambun Selatan, agar Desa Setia Darma dapat memberikan contoh kepada Desa-desa yang ada di Kabupaten Bekasi untuk dapat ikut memprogramkan kegiatan Stuting di masing-masing Desa,tutup Hj Ida.

NTT Dilanda Lagi Gempa Susulan Usai Lindu M 7,4

 

POLICEWATCH.NEWS, LARANTUKA -- Gempa susulan terjadi lagi di Nusa Tenggara Timur pada hari ini, menurut Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) menyebutkan terdapat 291 aktivitas gempa susulan yang terjadi di Laut Flores, hingga Rabu (15/12/2021).

Gempa tersebut merupakan lanjutan dari gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7,4 yang terjadi Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sehari sebelumnya, Selasa (14/12/2021), pukul 12.20 WITA.

"Hingga hari Rabu, 15 Desember 2021 pukul 09.00 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 291 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," ujar Kepala Pusat gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno, melalui keterangan tertulis, Rabu (15/12/2021).

Berdasarkan lokasi pusat gempa di permukaan bumi atau episenter dan pusat gempa di kedalaman atau hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar aktif di Laut Flores.

Akibatnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, peringatan tsunami resmi dicabut pada pukul 13.24 WITA.

Data yang dihimpung per Selasa (16.04), gempa bumi M7,4 tersebut dirasakan dan berdampak di tiga provinsi yang meliputi; Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Kabupaten Flores Timur, Sikka, Lembata, Manggarai, Nagekeo, Kepulauan Selayar, Buton, Wakatobi, Kabupaten Sabu Raijua, Kota Bau Bau dan Kabupaten Manggarai Barat.


Sementara itu Plt. Abdul Muhari Kepala Pusat Data dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, terdapat tujuh orang terluka dan ratusan rumah rusak akibat gempa tersebut. Selain itu, Kota Makassar dan Kabupaten Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Muna di Sulawesi Tenggara juga turut merasakan gempa dan terkena dampaknya pada. Selasa (14/12/2021) (Muchdor)

Sat ResNarkoba Polres Loteng,Tindak Tegas Pemilik Maupun Pengedar Sabu.

 


Policewatch-Lombok Tengah.NTB.

 Pada Kamis 9 Desember 2021 pukul 01.20 Wita, Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku kepemilikan sabu dengan inisal L asal Kecamatan Pujut.

Terduga pelaku yang merupakan Target Operasi (TO), diketahui sering melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu.

"Tidak berlangsung lama, kami berhasil mengamankan terduga pelaku," kata Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah, IPTU Hizkia Siagian, STK, SIK, Rabu (15/12/2021).

Setelah mendapat informasi dari Masyarakat, Satuan Resnarkoba Polres Lombok Tengah bergerak cepat melakukan penangkapan.

Pada saat hendak dilakukan penangkapan, L berusaha melarikan diri dan sempat membuang barang bukti yang diduga sabu yang dibungkus menggunakan klip transparan.

Dan ketika dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum, ditemukan barang bukti yang dibuang sekitar 1 meter dari tempat L ditangkap.

Berdasarkan kejadian tersebut, L beserta barang bukti 1 bungkus klip transparan berisi 1,50 gram diduga sabu, 3 klip kosong, 2 HP Oppo dan

1 motor merk Kawasaki KLX  dibawa ke Sat Narkoba Polres Lombok Tengah guna proses penyidikan lebih lanjut."ZM".