Residivis Bobol Rumah & Jambret, Tim Puma 2 Berikan Hadiah Timah Panas


Policewatch-Kota Bima.

Kerja terukur dan tegas kembali ditunjukan Tim Puma 2 Sat Reskrim Polres Bima Kota Polda NTB dibawah pimpinan Katim Aiptu Hero Suharjo dan anggotanya.

Daftar Pencarian Orang (DPO) tiga Polres ini, sepak terjangnya berakhir di tangan Tim Puma 2 Sat Reskrim Polres Bima Kota Polda NTB.

Residivis kambuhan spesialis bobol rumah dan jambret ini, dilumpuhkan dengan timah panas, sebab hendak melawan dengan mengancungkan parang saat hendak ditangkap.

Tidak itu saja, ujar Kasat Reskrim, terduga bahkan berusaha melarikan diri, meski telah diingatkan. Setelah diperingatkan dengan tembakan keatas udara, masih melarikan diri. Terpaksa dengan tembakan tegas dan terukur, Tim melepas tembakan tepat mengenai kaki kirinya.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, Selasa (24/1) petang ini.

R alias M (35) warga Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima ini, sebut Kasat Reskirm, ditangkap di Kelurahan Oimbo Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, siang tadi sekira pukul 13.30 Wita.

Diungkap dan ditangkapnya DPO yang diburu Polres Bima dan Polres Sumbawa ini, sambung Rayendra, ditangkap berdasar laporan korban yang kehilangan handphone akibat dijambret terduga pelaku ini.

Barang bukti dua handphone, kata Kasat Reskrim, berhasil disita ditangan Residivis yang sudah lama dicari ini.

"Kini, terduga telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,"pungkasnya. 

"Mn".

Dalam Suasana Perayaan Imlek 2023, Hadir Sobat GAN'PRAN Sumatera Utara Untuk Perkuat Toleransi Antar Ummat Beragama.

 


Media Police Watch news Sumatera Utara. Pada saat perayaan imlek 2023 tiba para sobat GAN'PRAN ( Ganjar Pranowo ) Provinsi Sumatera Utara , Humas Bung Joe Sidjabat turut serta menghadiri silaturahmi suasana perayaan Imlek Tahun 2023 di Medan di Kediaman Bung Sonny Tanoto (Ketua Timsus Ganjar P. Siantar, Simalungun) bersamaan dengan abangda Jhoni Halim dan di dampangi oleh ibu Rahma Dani SE selaku wakil bendahara Sobat Gan'Pran Sumatera Utara Di Jalan berlian sari no.116, Kecamatan Medan Johor, Medan Sumatera Utara pada Selasa siang ( 24 Januari 2023 ). 

Dengan hadirnya humas serta wakil bendahara DPPW sobat GAN'PRAN Sumatera Utara adalah untuk memperkuat jalinan silaturahmi antar umat beragama khususnya di Kota Medan apalagi momen imlek tahun ini PPKM sudah dihentikan, sehingga perayaannya menjadi lebih meriah dari tahun sebelumnya.


Mudah mudahan dihari Imlek 2023 hubungan silaturrahmi antar umat manusia terutama umat beragama dapat berjalan dengan damai, baik dan harmonis. Kita segenap umat beragama khususnya yang berada di Sumatera Utara memberikan kesempatan bagi umat beragama untuk melakukan ibadah sesuai kepercayaan yang dianut, di dukung dengan azas kebersamaan dan kerukunan antar lintas suku dan agama dapat selalu terjaga dengan baik, damai dan harmonis serta menjaga ikatan silaturrahmi dengan bagus, ucap Bung Joe Sidjabat menegaskan.

Selain itu Bung Sonny Tanoto selaku tuan rumah juga mengatakan, Saya juga berharap kerukunan antar umat beragama di Kota Medan dapat terjaga dengan baik, aman dan damai serta menjaga keharmonisan dan keselarasan toleransi antar umat beragama menjadi warna tersendiri bagi Kota ini, demi terwujudnya visi misi kedepan yang cerdas, kreatif, maju, dan sejahtera. Hari ini kita cukup berbahagia, khususnya bagi umat yang beragama budha sedang merayakan imlek, 

Budaya yang sudah pasti ada dalam perayaan imlek ialah adalah budaya pembagian angpao bagi mereka yang memiliki rejeki lebih untuk berbagi dan itu adalah hal yang paling mulia bagi mereka yang belum mampu", ungkap Sonny tanoto menyampaikan kepada rekan, tamu dan awak media.( Immanuel Sihombing ).

Kodim Loteng Terima Bimbingan Teknis Dan Kajian Teritorial Dari Pusterad






Policewatch-Lombok Tengah.

Tim Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Kunjungi Kodim 1620/Loteng untuk memberikan Bimbingan Tekhnis (Bimnis) dan kajian optimalisasi dalam rangka pengumpulan Data teritorial (Puldatater) di ruang data Makodim Lombok Tengah, Selasa (24/1/2023). 

Dipimpin langsung Direktur Pusterad Brigjen TNI Agus Prasetyo Ari Wibowo 

dan dihadiri oleh Kasdim 1620/Loteng Mayor lnf. Gede Nariada dan seluruh perwira Staf serta para Danramil Jajaran. 

Dalam sambutannya Direktur Pusterad Brigjen TNI Agus Prasetyo Ari Wibowo mengatakan, satuan komando kewilayahan termasuk Kodim 1620/Loteng, sesuai dengan undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2022 tentang pertahanan negara pasal 7 ayat 1 menekankan bahwa pertahanan negara dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. 


"Jadi inilah inilah penjabaran program militer yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kamando kewilayahan terutama Kodim 1620/Loteng di Lombok Tengah," ujar Brigjen Agus. 

Selain itu, Kodim 1620/Loteng sebagai salah satunya, saat ini telah berupaya menyelenggarakan kegiatan di wilayah Lombok tengah dalam menyusun program Binter dengan pengumpulan data yang valid sehingga tepat sasaran. 

"Karena selaku penyelenggara fungsi teknis teritorial Kodim Loteng perlu mendapat data tentang Geografi, Demografi dan Kondisi sosial yang Terupdate," terang Brigjen Agus. 

Sementara Kasdim 1620/Loteng Mayor Inf Bagus Sudarta mengatakan, Kegiatan yang dilaksanakan guna mengetahui peran teritorial TNI AD yakni Kodim 1620/Loteng dalam menyajikan, menyiapkan, menyelenggarakan, memberdayakan dan memelihara ruang di wilayah sebagai laporan kepada komando atas. 

"Karena kegiatan ini tujuannya untuk mengetahui perkembangan satuan Kowil dalam melaksanakan program kerja dan apa sebenarnya yang diperlukan terhadap aparat di wilayah," kata Mayor Inf Bagus. 

Dan nantinya akan dihimpun hasilnya untuk disajikan agar komando atas dapat menentukan kebijakan pimpinan di masa yang akan datang," tambah Kasdim. 

"Sekaligus sebagai sarana silaturahmi antara pusterad dengan jajarannya kodim Loteng maupun terkait data yang Valid dalam rangka penyempurnaan program Binter," tandasnya.

"Mn'.

KPK Tegaskan Beredar Berita Penangkapan Penyerta Modal HOAKS

 


GEDUNG MERAH PUTIH - POLICEWATCH.NEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat terkait penangkapan pelaku korupsi pada penyertaan modal yang menyebut keterlibatan salah satu kepala daerah adalah tidak benar atau hoaks.

Informasi yang beredar melalui media sosial Youtube ini mengutip sebagian pernyataan Pimpinan dan Juru Bicara KPK dengan beberapa latar visual terkait kegiatan KPK. Kemudian dirangkai dengan informasi lain sehingga membentuk narasi yang tidak benar. 

Konten ini juga disebarluaskan melalui aplikasi pesan dan diberitakan oleh beberapa portal berita online.Kata " Ali Fikri kepada policewatch.news selasa (24/1)

KPK menyayangkan, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. Media digital bisa mengambil peran untuk menyebarkan nilai-nilai antikorupsi kepada khalayak luas, bukan justru untuk memproduksi dan menyebarkan narasi-narasi hoaks yang kontraproduktif.

KPK tegas meminta kepada pihak-pihak tersebut untuk menghentikan aksinya menyebarkan informasi palsu. Terlebih menyalahgunakan pernyataan KPK yang dikutip secara parsial untuk menggiring opini publik yang keliru. Informasi seperti ini justru dapat menimbulkan provokasi di tengah-tengah masyarakat yang sedang gigih bersatu-padu memberantas korupsi di negeri ini.

KPK mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan menyaring setiap Informasi yang diterima, khususnya terkait pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi oleh KPK. Masyarakat juga bisa mengkonfirmasinya langsung ke KPK melalui call centre 198.

Jurnalis : Bambang.MD

Bupati Lahat Cik Ujang Hadiri Kenal Pamit Kapolres Lahat

 




POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL - LAHAT  Kenal pamit Kapolres Lahat dari AKBP Eko Sumaryanto Sik. MSi kepada AKBP S. Kunto Hartono Sik MT, bertempat di gedung kesenian kabupaten Lahat. Senin (23/1/2023)

Acara kenal pamit ini dihadiri  Bupati Lahat Cik Ujang SH, wabup Lahat Haryanto SE MM, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Toni Oki Priyono SIP, Sekda Lahat Chandra SH, Kejari Lahat yang diwakili, Ketua Pengadilan Negeri Lahat yang diwakili, Wakapolres Lahat Kompol Feby Febyana Sik, dan jajaran Polres Lahat, Kalapas Lahat, Kepala OPD/ Badan di lingkup Pemkab Lahat, ketua TP PKK kabupaten Lahat Lidyawati Cik Ujang SH, Ketua Persit, Ketua Bhayangkari Lahat dan undangan lainnya.

Dalam kegiatan di laksanakan selayang pandang AKBP Eko Sumaryanto Sik saat menjabat Kapolres Lahat.Juga penampilannya dari polisi kecil, Penampilan Polwan .


AKBP Eko Sumaryanto Sik MSi didampingi isteri, menyampaikan " Alhamdulillah hari ini kita bersama saya atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan terimakasih khususnya Bupati Lahat Cik Ujang, beserta  jajaran dan Forkompimda kabupaten lahat yang rasa kekeluargaan nya luar biasa dan Alhamdulillah semua kompak baik pelaku usaha dan Polres Lahat dalam membangun kabupaten Lahat bercahaya.dan saya juga meminta maaf sebesar-besarnya saat menjabat Kapolres lahat baik kesalahan di sengaja maupun tidak disengaja ” ucapnya

Dan kami juga mohon doa restu saya akan bertugas di tempat yang baru sebagai Wadansat Brimob di Mapolda Sumsel dan kami mohon doa lancar sehat dan bisa menerima ujian dengan baik ,” imbuhnya.

Dalam kesempatan juga di laksanakan dalam tayangan  selayang pandang AKBP S.Kunto Hartono Sik MT.

Kapolres Lahat yang baru AKBP S. Kunto Hartono Sik MT , Didampingi ketua Bhayangkari Lahat dalam kesempatan tersebut memperkenalkan diri dan  mengatakan ini awal kami untuk melaksanakan tugas di kabupaten lahat, dan harapan kami adalah dukungan, doa, bantuan dari bapak ibu 

Ia juga mengatakan sebelumnya saya ditugaskan di Kabab OPS Poltabes Palembang, dan hari ini saya dipercaya untuk menjabat Kapolres Lahat ujar " Kunto (adv)

Jurnalis : Bambang.MD

Polri Panggil Putra Putri Terbaik NTB Untuk Berkarir Lewat Sekolah Perwira Sumber Sarjana

 










Policewatch Mataram.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memanggil  putra putri terbaik Nusa  Tenggara Barat (NTB) yang ingin berkarir di kepolisian. 

Pasalnya saat ini Polri  sedang membuka pendaftaran calon perwira Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2023.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa  pendaftaran SIPSS Polri dibuka mulai tanggal 24 Januari sampai dengan 29 Januari 2023 melalui laman penerimaan.polri.go.id serta melakukan verifikasi di Polda.  

,"Rekrutmen SIPSS Polri tahun 2023 merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun untuk menjadi anggota polisi jalur lulusan Perguruan Tinggi" ucap Artanto, Selasa (24/1/23).

Menurutnya, bahwa jalur SIPSS Polri 2023 ini ditujukan untuk pelamar dengan lulusan D4, S1, dan S2. 

Karena itu bagi putra putri NTB  yang berminat ini persyaratan umum yang perlu di lengkapi  meliputi. 

Warga Negara Indonesia (WNI);

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

Berumur paling rendah 18 tahun;

Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba (surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang);

Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat;

berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bersedia ditugaskan pada Satker sesuai keahlian atau latar belakang program studinya.

Selain itu perlu diperhatikan  bahwa Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B (yang menggunakan Instrumen Akreditasi 7 Standar) atau akreditasi minimal Baik (yang menggunakan instrumen Akreditasi 9 Standar atau IAPS 4.0 dan IAPT 3.0), akreditasi berlaku pada saat dan setelah tahun kelulusan sesuai peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2022, dengan IPK minimal 2,75 serta wajib melampirkan ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik (berlaku untuk S-1 maupun S-2);

Sedangkan bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud. 

Untuk usia .aksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis; dan maksimal 30 tahun untuk S-2 dan  S-2 Profesi, kemudian maksimal 28 tahun untuk S-1 Profesi,maksimal 26 tahun untuk S-1 dan D-IV.

Lalu untuk  tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku);Pria 158 cm dan wanita 155 cm, Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan.

"MN".

Polres Sumbawa Barat Gelar Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 Untuk Menekan Premanisme







POLICEWATCH- Sumbawa Barat. 

Dalam upaya menjaga leamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.Polres Sumbawa Barat melaksanakan apel persiapan operasi Bina Kusuma Rinjani 2023.Bertempat dimapolres Sumbawa Barat pada senin (23 /01/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, dalam apel Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 dipimpin oleh AKP Rahmansyah yang diikuti 24 personil anggota Polres Sumbawa Barat. 

"Adapun sasaran dalam Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 adalah premanisme, kenakalan remaja serta tindak pidana kekerasan terhadap anak," kata IPDA Eddy Soebandi Kasi Humas Polres Sumbawa Barat 

Eddy menjelaskan, AKP Rahmansyah dalam acara apel Operasi Bina Kusuma Rinjani 2023 memberikan arahan kepada personil,bagi personil yang terlibat dalam operasi Bina kusuma agar melaksanakan tugas secara serius, penuh rasa tanggung jawab dan melakukan tindakan sesuai dengan SOP.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan sikap Humanis terhadap masyarakat untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat kabupaten Sumbawa Barat," tuturnya 

Selanjutnya,kata eddy satgas preeventif dan seluruh personil yang terlibat operasi Bina kusuma Rinjani 2023 bergerak menuju di Area Wisata Danau Lebo Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, dengan memberikan beberapa imbauan kepada masyarakat pengunjung.

" Adapun isi imbauannya adalah apabila ada terjadi perbuatan pemerasan yang di lakukan oleh oknum-oknum premanisme, dan kalau ada yang meminta minta untuk kepentingan pribadi agar segera melaporkan kepada petugas kepolisian," pungkasnya 

"Haedir Ali'

Kapolda NTB Bersama Kapolres, Pimpin Konferensi Pers Dalam Ungkap Jaringan Narkotika.




POLICEWATCH-Mataram.

Sat Narkoba Polresta Mataram Polda NTB berhasil mengungkap kasus Narkoba jenis Ganja dan Sabu dari seorang terduga residivis berinisial SB bersama rekannya, SH, SBM dan SM di dua lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang pertama sebuah rumah di Lingkungan Moncok Telaga Emas, Kelurahan Pejarakan, Kecamatan Ampenan dan Lingkungan Dasan Agung, Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Minggu, (22/01/2023) yang lalu.

Dalam Konferensi Persnya hadir yang dipimpin oleh Kapolda NTB Irjen. Pol. Drs. Djoko Poerwanto didampingi oleh Dir Narkoba Kombes Pol Deddy Supriadi, SIK, MIK, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH, Wakapolresta AKBP Syarif Hidayat SH SIK, Perwakilan Bid Humas Polda NTB Kompol Putu Suarbawa, SH dan pejabat utama Polresta Mataram beserta Kapolsek jajaran. 

Pada kesempatan tersebut Kapolda NTB menyampaikan bahwa merujuk dari perintah Kapolri bahwa ini keberhasilan di awal Tahun 2023, Polri mewujudkan masyarakat yang aman nyaman dan tentram oleh karena itu Polresta Mataram dan Polres Jajaran yang lain melaksanakan kegiatan yang sama untuk mencegah pengedaran Narkoba dikarenakan Polda NTB mengemban tugas untuk mencegah dan memberantas pengedaran Narkoba.


" Polresta Mataram dalam mengungkap kasus tersebut tidak luput dari bantuan masyarakat dan mengucapkan terimakasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi, dengan informasi tersebut Kasat Narkoba bersama anggota berhasil mengamankan 4 orang terduga pengedar narkoba dengan inisial SB seorang Residivis, SH, SBM dan SM ", ucap Kapolda NTB saat memimpin Konferensi Pers di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram. Selasa, (24/01/2023)

Dilihat dari terduga telah melakukan tindak pidana Narkoba sebanyak 4 kali maka para pelaku dapat diberikan efek jera yang maksimal kepada para terduga pada saat pembuktian nanti, kepada awak media agar tetap mengawal kasus ini agar memberikan efek jera yang maksimal kepada terduga dengan bukti Ganja 5kg, Sabu dan uang tunai sebanyak 4 juta 400 ribu, alat timbang dan alat konsumsi Narkotika, harap Kapolda NTB

" Informasi lainnya bahwa terduga pelaku pengendaran narkoba tersebut selain menjadi pengedar diduga juga mengonsumsi Narkoba ", ungkap Kapolda NTB 

Kapolda NTB menjelaskan bahwa terdapat 2 Laporan Polisi yakni pertama Laporan Polisi Nomor : LP/A/04 / I / 2023 / SPKT. Sat. Resnarkoba / Resta. Mataram / Polda NTB dan Nomor LP/A/05/ I / 2023 / SPKT. Sat. Resnarkoba / Resta. Mataram/Polda NTB.

Untuk kronologis kejadian berdasarkan hasil lidik di lapangan Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram menerima informasi dari masyarakat bahwa di sebuah Rumah di  Lingk. Moncok Telaga Emas Kel. Pejarakan Kec. Ampenan Kota Mataram yang diduga sering dijadikan tempat transaksi Ganja dan Sabu, terang Kapolda NTB

Atas informasi tersebut Kasat Resnarkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK  memerintahkan kepada Kanit Lidik dan Kasubnit Lidik beserta Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram untuk melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut.

Akhirnya pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2023 sekitar pkl 15.00 wita Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram tiba di TKP dan berhasil mengamankan para terduga pelaku an. SH dan SB. Kemudian dengan didampingi dan disaksikan oleh perangkat lingkungan setempat dilakukan penggeledahan badan dan disekitaran.

Selanjutnya dilakukan pengembangan ke Lingk. Dasan Agung Arong Arong Timur, Kel. Dasan Agung, Kec. Selaparang Kota Mataram dan berhasil mengamankan Sdr. SR, lalu dilakukan pengembangan kembali ke wilayah Lingk. Dasan Agung Pejeruk  Kel. Dasan Agung, Kec. Selaparang Kota Mataram dan berhasil mengamankan Sdr. SBR, beber Kapolda NTB 

Terduga yang diamankan pertama SH, 58 tahun, Swasta, Kec.Ampenan Kota Mataram, SB, 43 tahun, Tidak Bekerja, Kec. Selaparang Kota Mataram, berikut SBR, 33 tahun, Wiraswasta, Kec. Selaparang Kota Mataram dan SR, 52 tahun, Wiraswasta, Kec. Selaparang Kota Mataram.

Dengan barang bukti yang diamankan berupa ganja dengan berat brutto 5 Kilogram dan shabu dengan berat brutto 13, 74 gram, 5 buah alat komunikas, alat timbang elektrik, uang yang diduga hasil penjualan sebesar Rp 3.850.000,-, milik SH dan SB, 1alat komunikasi, buku tabungan, 1 linting ganja, milik SBR 1 buah alat komunikasi dan uang  yang di duga hasil penjualan sebesar Rp.1.100.000,- milik SR ", kata Kapolda 

Terduga keempat pelaku dipersangkakan Pasal 114, Pasal 132, Pasal 111, Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan awak media.

"MN"

Masyarakat Desa Wonorejo Heran Pembangunan TPT Menyerupai Saluran Irigasi, Anggaranya Patut Dipertanyakan

 




POLICEWATCH. NEWS, PASURUAN- Pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di Jl. Perintis Dusun Madurejo Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, mendapat sorotan di kalangan masyarakat maupun penggiat sosial di sekitar, termasuk perencanaan maupun dana yang di pakai sebab dalam kasat mata pembangunan tersebut menyerupai saluran irigasi namun menurut Kades itu bangunan TPT.

Penduduk Desa setempat yang juga aktif sebagai penggiat sosial di LSM P-MDM Sugik mengatakan ke awak media Policewatch.news ada hal yang aneh dan mengherankan dalam pembangunan Tanggul Penahan Tembok tersebut, sebab, di satu sisi dan tampak kasat mata menyerupai saluran irigasi, namun ketika kami turun ke lokasi proyek memang yang satu sisi bangunannya sudah kelihatan lama dan yang satu sisi nampak baru dan di tengah-tengah saluran tidak terpelester atau tidak di rabat.

"Kami menduga pembangunan tersebut tidak sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan penuh misteri dan anggaranya pun patut di pertanyakan sebab, ketika kami ke lokasi tidak ada papan informasi baik dana yang digunakan maupun lamanya waktu pengerjaan proyek dan kalau di lihat sepintas memang menyerupai saluran irigasi, selain itu batu yang di gunakan bukan batu curing atau batu kali melainkan batu gunung, jelas itu akan mempengaruhi umur bangunan tersebut,"ujarnya. Senin ( 23/01/2023)

Sementara itu Kepala Desa Wonorejo "Lukman" saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatshapp ia mengatakan, papan proyek sudah terpasang sejak pengerjaan namun kalau gak salah ditempat njenengan berdiri, kalau sekarang gak ada itu gak tauh kemana, roboh kena angin atau ada yang ngambil yang jelas dari awal pengerjaan dan dokumentasinya ada, tapi gak bisa nunjukin sekarang, saya lagi diluar.

"Untuk pelesteran memang gak ada, karena itu pembangunan TPT Plengsengan satu sisi, untuk ngerabat/mlester memang blm dianggarkan," ujarnya dalam pesan singkat. (Dr)

Sat Resnarkoba Polresta Mataram Berhasil Amankan, 5 Kilogram Ganja & Belasan Gram Sabu


POLICEWATCH- Mataram NTB.

Sat Resnarkoba Polresta Mataram Polda NTB kembali berhasil mengamankan 4 terduga pelaku yang diduga melakukan tindak pidana Narkotika di Tiga TKP yang berbeda di wilayah hukum Polresta Mataram, (22/01/2023).

Ke 4 terduga pelaku masing-masing diamankan saat berada di TKP dimana TKP I di lingkungan Moncok, Kelurahan Pajarakan Kecamatan Ampenan mengamankan 2 terduga yaitu S (58), pria dengan alamat KTP, Kelurahan Pajarakan Karya,  Kecamatan Ampenan, dan SB (43), pria, beralamat di Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang.

Kemudian dilakukan pengembangan ke TKP II di lingkungan Arong-arong, Dasan Agung, Kecamatan Selaparang berhasil mengamankan satu terduga yakni S (52), pria, alamat Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang.



Sedangkan dari hasil pengembangan di TKP III di lingkungan Pejeruk, kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang dan berhasil mengamankan SB (43), Pria, alamat Gomong, Kecamatan Selaparang.

Diamankannya keempat terduga tindak pidana narkotika tersebut diceritakan oleh Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SIK kepada media ini, (23/01/2023).

Menurut Yogi, terungkapnya kasus tersebut atas informasi yang diterima dari masyarakat sehingga tim opsnal langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan para terduga pelaku di masing-masing TKP.

Dari ketiga TKP dan keempat terduga saat penggeledahan yang disaksikan oleh aparat masing-masing lingkungan setempat diperoleh Barang bukti 5 Kg Ganja, 13,74 Gram Sabu, alat komunikasi, alat-alat konsumsi, serta sejumlah uang tunai. Barang Bukti tersebut kemudian diamankan bersama para terduga.

"Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Polresta Mataram untuk menjalani proses lebih lanjut,"jelasnya.

Kepada para terduga diancam pasal 114, 112 dan atau 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 7 tahun penjara dan atau rehabilitasi.

"MN".

Sat Samapta Polresta Mataram Intensif Jaga Objek Vital Dan Patroli Di Hari Libur Imlek 2547


Policewatch-Mataram.

Dalam rangka upaya memberikan himbauan kepada masyarakat yang sedang menghabiskan waktu liburan hari raya Imlek 2574, Sat Samapta Polresta Mataram Polda NTB intensif melaksanakan Penjagaan dan Patroli di lokasi rawan kriminalitas dalam mencegah aksi kejahatan di wilayah hukumnya.

" Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat bagi fungsi kami tentunya harus mengantisipasi ancaman gangguan ", kata Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH atas seijin Kapolresta Mataram saat dikonfirmasi. Senin, (23/01/2023)

" Di hari perayaan Imlek 2574 ini banyak masyarakat yang memanfaatkan libur cuti bersama sehingga patroli ke berbagai tempat yang di pandang mempunyai potensi gangguan serta kerawanan kamtibmas sangat dibutuhkan ", tambahnya

Seperti obyek vital perbankan, pemukiman, obyek wisata, tempat ibadah dan pusat perbelanjaan guna mempersempit ruang aksi kejahatan dimana adanya kesempatan ", ungkap Kasat Samapta

Ia menekankan kepada personel untuk memberikan himbauan dan dialogis kepada masyarakat terutama sasarannya barang bawaan, penempatan parkir kendaraan dan rumah yang ditinggal untuk berwisata.

Dengan harapan yang dilakukan oleh kepolisian guna meminimalisir niat dan perbuatan terjadinya suatu tindak pidana, serta patroli ini juga merupakan suatu kegiatan yang baik juga baik masyarakat, karena dengan kegiatan ini masyarakat akan merasa aman dan nyaman, tutup Kompol Supyan.

"MN"

Libur Hari Raya Imlek, Polsek Narmada Gelar Pengamanan Di Objek Wisata




POLICEWATCH-Lombok Barat.

Guna mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan Libur Hari Raya Imlek 2574,  Polsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan pengamanan beberapa obyek wisata di Kilang Renang Taman Bunga Suranadi dan Kolam Renang Mahoni, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Senin (23/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursana SH menjelaskan bahwa kegiatan ini dengan melaksanakan Patroli bertujuan untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan seperti terjadinya kasus 3C (Curat Curas dan Curanmor) dan kerawanan kamtibmas lainnya di obyek wisata.

Disamping itu juga melakukan berdialogis dengan pemilik obyek wisata untuk meningkatkan pengawasan sambil    memberikan himbauan kepada para Pengunjung agar berhati hati dalam beraktivitas di Kolam Renang, kata Kompol Nursana 

Terutama untuk memberikan kenyamanan terhadap para wisatawan saat menikmati libur panjang Imlek Tahun 2023, dimana kegiatan tersebut untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat serta pengunjung wisata.

Sehingga dapat memastikan supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, pengamanan dimulai dari pengaturan lalu lintas masuk lokasi wisata serta patroli secara mobile di seputaran lokasi wisata

Pengamanan yang dipimpin oleh Kanit Intel Polsek Ipda I Made Sudarma beserta 5 personel fungsi Polsek Narmada, dan sementara untuk situasi masih dalam keadaan aman dan kondusif, tutup Kompol Nursana,

"MN "

Gabungan TNI Polri & Tim Basarnas Temukan Korban Tenggelam,Kondisi Sudah Tak Bernyawa

 


POLICEWATCH-Lombok Barat.

Polsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB bersama Tim Basarnas Lombok Barat akhirnya menemukan pencarian korban tenggelam atas nama M. Zona Rizkika Rahmatullah, 22 tahun di obyek wisata Air Terjun Sgenter Dusun Kumbi, Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Minggu, (23/01/2023) pagi

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursana SH membenarkan memang betul korban sudah kami temukan yang diketahui bernama M. Zona Rizkika Rahmatullah, 22, alamat Babakan, Sandubaya.

" Kemarin pada pukul 20.30 wita Tim Basarnas bersama Anggota Polsek Narmada dan Sat Samapta Polresta Mataram yang di bantu Linmas serta masyarakat menghentikan pencarian terhadap korban yang belum diketemukan karena situasi gelap dan debit air yang semakin besar dan diputuskan  pencaharian akan dilanjutkan besok pagi ", kata Kompol Nursana

Selanjutnya pada pukul 06.00 wita Tim Basarnas bersama personel Polsek Narmada melanjutkan pencarian di sekitar air terjun dengan menggunakan alat selam , sekitar 07.16 wita korban ditemukan sudah dalam keadaan kaku atau meninggal dunia, ungkap Kapolsek



" Korban menggunakan baju singlet warna merah, dan celana pendek coklat, setelah ditemukan kemudian korban dimasukkan atau dibungkus dengan plastik kantong jenazah untuk dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Suranadi dan cek visum luar ", terang Kompol Nursana

Lebih lanjut Kapolsek juga menjelaskan bahwa keluarga korban sudah menunggu di Puskesmas dan akan untuk selanjutnya jenazah dibawa kerumah duka Babakan Sandubaya dan rencana dimakamkan di Pringgasela Lombok Timur, beber Kapolsek.

"Haedir Ali"

Rakerwil Jamkeswatch Se- Jawa Barat: Saling Menguatkan Demi Sehat Hak Rakyat

 



Purwakarta,Policewatch.News: Pembenahan program kerja terus dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Jamkeswatch Jawa Barat. Rakewil ini sengaja dilakukan di kantor Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(KC FSPMI) Purwakarta. Pasalnya masih ada beberapa kota/kabupaten yang belum melakukan program Universal Health Coverage (UHC). Cakupan semesta kesehatan ini tentunya sudah sepantasnya bisa direalisasikan di Indonesia. Cakupan perlindungan kesehatan yang dimulai dari pelayanan kesehatan sederhana hingga sampai pelayanan berbiaya mahal dimana didalamnya mencakup pelayanan Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif, Minggu(22/01/2023).

Dalam agenda Rakerwil se-Jabar ini dihadiri oleh Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional(DPN) Jamkeswatch Indonesia Daryus, Deputi Direktur Pelayanan dan Medis Ahmad Rifai, Deputi Direktur Advokasi dan Relawan Rismanto, ketua DPW FSPMI Jabar Suparno SH, ketua DPW Jamkeswatch Jabar  Mustopa, dan sekretaris DPW Jamkeswatch Jabar Ali Mansyur  beserta staf jajaran kepengurusan DPW Jabar lainnya.

Turut hadir beberapa Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Jamkeswatch se-Jawa Barat diantaranya DPD kota Bekasi, DPD Kabupaten Bekasi, DPD Karawang, DPD Bogor Raya, DPD kota Bandung, DPD kabupaten Bandung Barat, DPD Purwakarta, juga DPD Cirebon.


Agenda Rakerwil dibuka langsung oleh Ali Mansyur tepat pukul 10:13 WIB sekaligus memperkenalkan jajaran kepngurusan Dewan  Pimpinan Wilayah(DPW) Jamkeswatch Jabar.

Dalam sambutannya ketua DPW FSPMI Jawa Barat Suprno SH menyampaikan motivasi, dan beberapa arahan untuk tim Jamkeswatch yang mengikuti agenda Rakerwil Se-Jawa Barat.

"Sebentar lagi momen politik, buruh sudah punya kendaraan sendiri yaitu Partai Buruh(PB) yang sudah lolos bisa berkontestasi di Pemilu yang akan datang. Ini sepenuh butuh dukungan dari kita semua, termasuk ada peran Jamkeswatch didalamnya.," ungkap Suparno SH.

Menurutnya,  Partai Buruh sudah dilirik oleh beberapa elit politik dinegeri ini, jadi semakin optimisme Partai Buruh untuk berlaga nanti dipemilu.

"Jangan pernah takut karena ini alat perjuangan kita bersama, pergerakan Jamkeswatch tentunya akan jauh lebih dibutuhkan oleh Partai Buruh. Saya paham betul pergerakaan Jamkeswatch khususnya diJawa Barat, banyak masyarakat sudah tertolong oleh Jamkeswatvh, ini mesti bisa jadi modal untuk Partai Buruh itu sendiri," tambah Parno pria yang masih aktif bekerja disalah satu perusahaan di Bekasi itu.

Senada disampaikan oleh ketua DPW Jamkeswatch Jawa Barat Mustopa bahwa kerja keras Jamkeswatch akan terus dilakukan, disamping itu akan mensosialisasikan siapa itu Jamkeswatch, bagaimana peran Jamkeswatch khsusnya diwilayah Jabar.

"Sebagian kota/kabupaten memang masih ada yang belum melakukan program Universal Health Coverage(UHC). Kita dari DPW akan meminta datanya kepada DPD didaerahnya masing-masing yang belum melakukan program(UHC. DPW akan segera kirim kan surat kepada instansi yang ada didaerahnya," ucap Mustopa.

Lebih lanjut, DPW Jamkeswatch Jabar akan segera membuat grup WA yang didalamnya ada pengurus DPD disetiap daerahnya masing-masing.

"Pengrekrutan anggota untuk menjadi relawan Jamkeswatch ini pun menjadi sangat penting untuk Kita. Maka dari itu DPW akan segara intruksikan agar setiap DPD didaerahnya bisa berkamunikasi dengan Pempinaan Unit Kerja(PUK) disetiap wilayah," pungkas Mustopa tegas.

Selain berdiskusi beberapa pengurus DPD Jamkeswatch yang hadir, ada salah satu DPD yang menyampaikan temuannya yaitu penggunaan Jamkesda yang punya batas limit pembiayaannya.

Sesi diskusi pun bahkan sempat terjadi ketegangan ketika terjadi perdebatan antara beberapa pengurus DPD Jamkeswatch yang hadir.(JG/Cepi) 

Polres Sumbawa Berhasil Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Di Tarano


POLICEWATCH-Sumbawa Besar.

Personel Opsnal Sat Res Narkoba Polres Sumbawa Polda NTB berhasil  menangkap seorang pria paruh baya HZ (53) terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano Kab. Sumbawa.

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra S.I.K, MH.,saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut, pelaku yakni HZ (53) warga Dusun Parang Atas Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano.

Kapolres menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima oleh Kasat Narkoba Iptu Malaungi SH, MH., terkait adanya seorang laki-laki yang diduga memiliki dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu di kecamatan Tarano.

Selanjutnya team Opsnal Sat Res Narkoba Polres Sumbawa bergerak menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, dan menemukan pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan warga.

"Pelaku di tangkap di rumahnya di Desa Labuhan Bontong Tarano pada hari Jumat 20 Januari 2023 sekitar pukul 17.00 wita" ungkap Kapolres.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati 3 poket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,82 gram yang di simpan oleh pelaku HZ di dalam kotak kaca mata di dalam rumahnya. Saat diinterogasi petugas HZ hanya bisa pasrah dan mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya.

Selain barang bukti narkotika jenis sabu, petugas juga turut menemukan barang bukti lainnya berupa 1 buah pipa kaca,1 buah skop, 1 buah kotak kaca mata, 1 buah bong, 2 buah korek gas,1 lembar tisu dan 2 buah sumbu.

"Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Sumbawa berserta barang bukti guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut" pungkas AKBP Henry. (MN)