Kapolres Lombok Tengah Ikuti Apel Konsilidasi Pengamanan WSBK 2023 di Polda NTB




POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM mengikuti apel konsolidasi Operasi Mandalika l Rinjani 2023 dalam Rangka Pengamanan Event Internasional World Super Bike ( WSBK ) tahun 2023 yang dilanjutkan  dengan pemberian penghargaan kepada anggota Polda NTB di Lapangan Bharadaksa Polda NTB pada Selasa 07/03/2023.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto didampingi Wakapolda NTB, Irwasda Polda NTB dan PJU Polda NTB. Selain itu hadir juga Wakil ketua ll DPRD Prov. NTB, Kasi Ops Kasrem 162/WB, Aspidum Kajati NTB, Dandenpom Lanal Mataram, Kadis Ops Lanud Zam serta Kapolres se Pulau Lombok.

Kapolda NTB menyampaikan ucapan terimakasih yang luar biasa kepada semuanya dan menyampaikan bahwa suksesnya event internasional WSBK merupakan implementasi atau kerja nyata dan mendapatkan apresiasi dari Kapolri.

"Tingkatkan kerjasama, sinegritas dan solidaritas dengan seluruh pihak untuk keberhasilan tugas" tutup Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto.

Sementara itu Kapolres Lombok Tengah menyampaikan juga ucapan terimakasih kepada seluruh Jajaran Polres Lombok Tengah dan stakeholder lainnya baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam mensukseskan berlangsungnya event WSBK 2023 dengan aman dan Kondusif.

"Dan berharap pada event nasional maupun internasional berikutnya kerjasama yang baik tetap dapat terus terjalin dan dipertahankan " tutup Kapolres.

Mn

             

Tingkatkan Mutu Calon Pemimpin, Biro SDM Polda NTB Gelar Assessor Assessment.




POLICEWATCH- MATARAM.

Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pelatihan assessor assessment center Polri di Lingkup Polda NTB tahun anggaran 2023.

Acara ini terlaksana di Ballroom Hotel Aston In, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (6/3/2023).

Kegiatan ini diikuti 24 anggota Polri atau PNS Polri Polda NTB yang berpangkat perwira dan memiliki pendidikan minimal S1.

Narasumber assessment tahun anggaran 2023 di Polda NTB ini, langsung didatangkan dari Mabes Polri, sebanyak 5 orang.

Dalam sambutannya Kepala Biro SDM Polda NTB menjelaskan, assessment ini dilaksanakan untuk meningkatkan kuantitas anggota Polri yang berkualitas dan berketerampilan tinggi.

Diketahui bahwa, kegiatan seperti ini biasanya dilakukan untuk menyiapkan anggota Polri atau PNS Polri sebelum mengemban tugas sebagai pimpinan pada suatu bagian atau bidang di lingkup Polda NTB.

"Sebelum mereka mengemban tugas sebagai pimpinan dalam suatu bidang, seperti menjadi Kasat Lantas dan lain sebagainya, terhadap mereka kita lakukan assessment terlebih dahulu," jelas Karo SDM.

"Agar kelak kalau mereka sudah bertugas, mereka bisa melakukan assessment kepada anggotanya," tambah  Karo SDM Polda NTB Boro windu Danandito, S.I.K., M.A.P.

Dijelaskan, reformasi birokrasi Polri saat ini mensyaratkan tenaga profesional dan berketerampilan tinggi untuk bekerja pada berbagai sektor, termasuk sektor jasa pelayanan.

"Hal ini mendorong kompetensi masing-masing individu dalam organisasi untuk dikembangkan dan dibangun dengan baik sehingga dapat menjadi aset sumber daya manusia yang berbudaya unggul," jelasnya.

Adanya model kompetensi di Polda NTB pada sistem uji kompetensi jabatan bisa membantu mengetahui kompetensi apa saja yang diperlukan dalam menduduki jabatan tertentu misalnya jabatan Wakapolres, Kabag dan Kasat di lingkungan Polres atau Polsek.

Model kompetensi menjadi sesuatu yang penting untuk menampilkan kinerja terbaik saat menyelesaikan tugas dalam satu atau berbagai pekerjaan.

"Model kompetensi dapat dijadikan peta yang membantu individu untuk memahami cara mencapai keberhasilan dalam situasi atau pekerjaan tertentu," terangnya.

Metode uji kompetesi ini akan mendapatkan personel yang memenuhi syarat dan belum memenuhi syarat sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan untuk menduduki jabatan tertentu.

"Oleh karenanya diperlukan assessor yang memiliki kompetensi yang baik untuk menguji para assessi agar suatu jabatan pada fungsi kepolisian di lingkungan Polda NTB dapat diduduki sesuai dengan kompetensi yang dimiliki," tegasnya.

Karo SDM Polda NTB berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan dengan saksama dan semangat.

Ia juga berharap narasumber dalam kegiatan ini dapat menularkan seluruh pengetahuan yang dimiliki demi tercapainya tujuan dan sasaran kegiatan pelatihan assessor ini.

Mn

6 Desa Di Lombok Tengah Akan Menjadi Sasaran TMMD Ke 117


Policewatch-Lombok Tengah.

 Menjelang pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 117 tahun 2023, Kodim 1620/Loteng akan mensasar 6 Desa yang ada di Kabupaten Lombok Tengah NTB. 

Hal itu di sampaikan Kasdim 1620/Loteng Mayor Inf Gede Nariada dalam acara sosialisasi bersama dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) kepada masyarakat di Masjid Nurul Iman dusun Rangah Desa pengadang Kecamatan Praya Tengah, Selasa (7/3). 

"Acara sosialisasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memberikan informasi kepada masyarakat sebelum pelaksanaan TMMD kita laksanakan," ujar Kasdim 1620/Loteng Mayor Inf Gede Nariada. 

Namun jauh sebelumnya kami juga sudah melakukkan pendataan kelengkapan administrasi dan surat surat tanah yang di hibahkan oleh warga di enam Desa di Lombok Tengah yakni, Desa pengadang Batunyala, Jango, Labulia, Sepakek dan desa mujur. 

"Kemudian setelah itu kita melakukkan peninjauan ke titik titik lokasi untuk menentukan sasaran yang akan di jadikan sebagai program TMMD," kata Kasdim. 

Sementara Kepala desa Pengadang Zaenal Abidin, mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pembukaan jalan baru yang akan dilakukan oleh Kodim 1620/Loteng melalui program TMMD ke-117 yang sangat membantu warga desa pengadang khusnya warga dusun rangah. 

"Karena kami sebagai kepala desa pengadang juga sudah menekankan kepada seluruh kadus dan masyarakat agar nantinya turut berpatisipasi dalam program TMMD yang akan digelar kodim untuk desa pengadang" kata Abidin. 

Di samping itu, menurut keterangan kadus Rangah, kurangnya pasilitas Inprastuktur jalan yang masih belum memadai membuatnya harus mengajukan proposal terkait pembuatan jalan baru di dusunnya. 

"Akan tetapi pada tahun 2023 ini baru  terlealisasi melalui program TMMD ke 117 kodim 1620/Loteng untuk melakukkan pembukaan jalan baru di dusun kami," ucapnya. 

Selain itu kepala bidang penataan desa dinas PMD Lombok Tengah Moh.Sasdi Wahyudi juga mengungkapkan, TMMD program Kodim 1620/Loteng akan dilaksanakan sekitar bulan Juni 2023, yang akan melibatkan semua unsur TNI Polri dan pemerintah baik dari desa hingga kecamatan. 

"Jadi kegiatan program TMMD ini bukan proyek tetapi merupakan wadah sarana gotong royong warga guna terlaksananya kegiatan buka jalan baru yg menghubungkan antar dusun untuk kepentingan bersama dan masyarakat banyak," jelas Kabid dinas PMD Moh. Sasdi.

MN

Pasca Banjir, Polres Bima Kota Gerak Cepat Beri Pelayanan Kesehatan dan Bantu Sembako

 


POLICEWATCH-Kota Bima.

Selain gerak cepat bersih-bersih pemukiman warga berdampak banjir akibat luapan air kiriman dari Wawo, Polres Bima Kota Polda NTB juga gerak cepat peduli dalam berbagai hal.

Pasca banjir yang terjadi pada Minggu lalu, Polres Bima Kota yang dipimpin Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin, melakukan pelayanan kesehatan pengobatan gratis dan pemberian sembako pada warga berdampak.

Giat peduli dan gerak cepat membantu warga itu, jelas Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, terlaksana Senin pagi hingga sore kemarin.

Sejumlah kelurahan di Kota Bima, kata Iptu Jufri, disasar guna membantu kebutuhan tanggal darurat warga, dengan berbagai sembako menyesuaikan kebutuhan cepat saji warga.

Selain itu sebut Kasi Humas, pelibatan Bagian Kesehatan Polres Bima Kota Polda NTB juga dilibatkan dalam membantu warga, dengan melakukan pengobatan gratis.

"Waka Polres Bima Kota mewakili Kapolres Bima Kota langsung turun tangan, meringankan beban warga berdampak akibat banjir yang terjadi Minggu kemarin,"jelas Kasi Humas AKP Jufrin, Selasa (7/3) pagi ini.

Dipastikannya, Polres Bima Kota, akan ada dan selalu bersama masyarakat dalam kondisi apapun, apalagi dalam keadaan bencana.

"Polres Bima Kota akan membantu dan menjadi garda terdepan saat masyarakat dilanda musibah,"ucapnya.

MN 

Empat Pelaku Curas,Kini Terancam 9 Tahun Penjara



POLICEWATCH-Mataram l.

Empat pelaku Pencurian dengan kekerasan (Curat) masing-masing ZW (21), RA (21), S (27), dan MH (18) diamankan tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Sandubaya. Keempat pria warga kecamatan Sandubaya tersebut ditangkap di kediaman masing-masing tanpa perlawanan.

Pengungkapan tersebut sebagai hasil dari proses olah TKP yang dilakukan Polsek Sandubaya yang kemudian setelah melakukan penyelidikan oleh tim Opsnal unit Reskrim diketahu identitas para pelaku.

Dalam sebuah konferensi pers (06/02/2023), Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK menjelaskan terkait penangkapan empat pelaku yang diduga melakukan Curas tersebut.

Ia menceritakan bahwa pada (18/02/2023) sekitar pukul 01:30 Wita terjadi tindak pidana Curat di TKP Pasar Loak Cakranegara, Kota Mataram, dimana korban kehilangan sejumlah uang dan satu unit Handphone.

"Saat itu korban didatangani beberapa orang yang tidak dikenal. Kemudian tiga orang diantaranya memukul korban secara bersamaan dan bahkan satu diantaranya mengancam korban dengan senjata tajam. Karena merasa korban sudah tidak berdaya para pelaku mengambil uang dan Hp Korban,"ungkap Kapolsek.

Atas kejadian tersebut korban merasa rugi jutaan rupiah kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Sandubaya. Maka atas laporan tersebut anggota Polsek melakukan penyelidikan setelah memperoleh hasil Olah TKP.

Dari keterangan para pelaku mengakui bahwa telah melakukan peristiwa tersebut karena sebelumnya telah mengkonsumsi Miras lokalan.

"Menurut para pelaku saat itu dalam keadaan mabuk, dan mereka merasa melakukan peristiwa itu dalam keadaan tidak sadar,"kata Kapolsek meniru keterangan para pelaku.

Atas peristiwa ini keempat pelaku terancam hukuman 9 tahun penjara karena melanggar Pasal 365 KUHP ayat 2 ke -1 dan ke-2.

MN 

Terduga Pelaku Pencurian Di SMK 7 Mataram,Berhasil Ditangkap Tim Opsnal Polsek Sandubaya.


 POLICEWATCH-Mataram.

Peristiwa tindak pidana Pencurian sejumlah barang  kembali terjadi di sekolah menengah kejuruan (SMK 7) Mataram.

Kejadian pencurian sejumlah barang milik sekolah terjadi  padaTanggal 12/01/ 2023 sekitar pukul 09.30 Wita,di SMKN 7 Mataram, Jl. TGH. Lopan Dasan Cermen, Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan. Sandubaya, Kota Mataram.

Atas kejadian tersebut korban/ yang berinisial S S.Pd, Perempuan, umur 48 tahun, Mbojo / Sasak, pekerjaan  ASN/Guru, Alamat Jl. Damai 1/H No. 38 BTN BHP Desa Karang Bongkot, Kecamatan. Labuapi, Kabupaten. Lombok Melaporkan ke Mapolsek Sandubaya.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/12/I/2023/SPKT/POLSEK SANDUBAYA/POLRESTA MATARAM/POLDA NTB,tentang adanya peristiwa pencurian, tim opsnal Polsek Sandubaya melakukan penyelidikan, dengan rekaman CCTV dan mendapatkan informasi identitas terduga pelaku dan kemudian berhasil mengamankan terduga pelaku di rumahnya.

Adapun identitas terduga Pelaku yang berinisial "M", yang merupakan residivis, Saat ini sudah diamankan Mako Polsek Sandubaya, guna proses hukum lebih lanjut.

Menurut Kapolsek Sandubaya Kompol Nasrullah menjelaskan bahwa,Pada hari kamis, Tanggal 12 Januari 2023 sekitar pukul 09.30 Wita, telah terjadi tindak pidana Pencurian yang berawal,korban "S" yang baru tiba di sekolah, diinformasikan oleh kaprodi sekolah, bahwa beberapa barang di ruang rapat sekolah hilang. 

Mendapat informasi seperti itu, pelapor mengecek ke TKP dan mendapati barang barang diruang rapat sudah hilang.bebernya

Kapolsek menambahkan,adapun barang yang hilang tersebut seperti 1 (satu) buah kulkas merk Polytron warna biru, 1(satu) buah mesin sedot air, 1 (satu) buah mesin penggiling tepung merk honda, (satu) buah tabung gas 3 kg.

Lalu korban mengecek rekaman CCTV yang terpasang di sekolah, diperkirakan pelaku masuk pada pukul 21.00 wita dengan cara merusak  pagar samping sekolah. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). jelasnya 

Kapolsek menambahkan bahwa dari proses penyidikan, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian, dimana pelaku dalam aksinya masuk ke area sekolah melalui celah yang tidak ditembok, kemudian masuk kearea sekolah dan menuju satu ruangan yang pintunya terbuka, kemudian pelaku masuk dan mendapati terdapat 1 unit kulkas dan selanjutnya pelaku mengambil kulkas tersebut dan dibawa ke lingkungan tempat domisilinya dengan cara memukul sendiri,

Selanjutnya pelaku menjual barang curiannya ke warga setempat, dan hasil penjulannya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. 

Saat ini terduga pelaku terancam Pasal 363 KUHP,dengan ancaman hukuman 7 tahun; , tutup Kapolsek.

MN 


Sat Lantas Polresta Mataram Pasang Spanduk Himbauan Dibeberapa Titik Rawan Kecelakaan

 


Policewatch-Mataram.

Dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pengguna jalan, Sat Lantas Polresta Mataram melakukan pemasangan spanduk atau banner himbauan di beberapa titik rawan kecelakaan di wilayah hukumnya. Senin, (06/03/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kasat Lantas Kompol Bowo Tri Handoko SE SIK mengatakan,” Kami Sat Lantas Polresta Mataram memasang spanduk himbauan di beberapa titik yang dianggap rawan terjadinya kecelakaan guna terciptanya situasi keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Hal ini bertujuan dalam mengantipasi perkiraan intensitas mobilitas masyarakat sehingga masyarakat bisa lebih berhati hati dan tetap mematuhi aturan berlalu lintas untuk keselamatan bersama,” ungkapnya 

Selain himbauan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) juga pemasangan spanduk atau banner himbauan termasuk  larangan penggunaan knalpot brong, larangan balap liar, truck angkutan pasir nenggunakan terpal, tambahnya

Beberapa wilayah seperti di jalan Ahmad Yani ada 5 titik rawan Laka lantas termasuk Black Spot dan berikut di Keru, Peninjauan, Gondawari, Depan LCC, Jalan Bintaro, Jalan Lingsar serta Simpang 2 Pelembak Ampenan, ujar Kompol Bowo

Sedangkan beberapa di ruas jalan di Udayana, Monjok, beberapa simpang jalan propinsi dan jalan kota himbauan truk angkutan pasir, knalpot brong berikut juga larang penggunaan sepeda listrik yang saat disalah gunakan peruntukannya, pungkasnya

" Ini sekaligus untuk menindak lanjuti banyaknya keluhan dari masyarakat akibat banyaknya knalpot brong yang meresahkan, dengan adanya spanduk himbauan diharapkan masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam berkendara dijalan raya sehingga terciptanya kamseltibcarlantas yang baik”, tutup Kompol Bowo.

MN 

Masa Pemdomo di Gedung DPRD Lahat minta dicabut ijin PT.Priamanaya Energi




POLICEWATCH.NEWS - LAHAT Persoalan Lahan antara PT Primanaya Energi dengan masyarakat dataran sungai kili dan sungai Segung Wilayah Desa Keban Kecamatan Lahat. Yang Di duga Terkena Dampak dan Sudah di Explorasi Oleh PT. Primanaya Energi sampai hari ini belum menemui titik terang, 

Masyarakat sendiri merasa kecewa dan Gerah dengan PT. Primanaya Energi yang Sampai hari ini Belum Memberikan kejelasan Terkait Lahan Mereka yang terkena dampak Galian. 

Untuk Itu Hari Ini Senin 6/3/2023 masyarkat Sungai Kili dan sungai Segung Wilayah desa Keban, kecamatan Lahat yang terkena dampak melakukan Aksi damai untuk menuntut hak mereka soal Ganti rugi Lahan Yang di duga belum di selesaikan oleh PT. Primanaya energi kepada masyarakat ucap " Ganda selaku pemilik lahan yang belum dibayar.

Dalam Orasinya Nata Asrul selaku perwakilan Masyarakt Mengutarakan Dengan nada Semangat Terkait tuntuntan Masyarakat antara Lain kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lahat Segera Menyelesaikan Sengketa Lahan Kepada PT. Primanaya Energi Untuk Segera Mengganti Rugi Kepada Seluruh Pemilik Lahan Yang telah Dirusak di dataran sungai kili dan sungai Segung Wilayah Desa Keban Kecamatan Lahat. 

Selanjutnya Masyarkat juga menuntut kepada DPRD Lahat Untuk segera menghentikan aktivitas penambangan oleh PT. Primanaya Energi dan Kontraktor nya, dan segera keluar dari wilayah desa Keban ataran sungai sungai kili dan sungai Segung Wilayah Desa Keban Kecamatan Lahat. 


Selanjutnya memohon kepada DPRD Lahat untuk mencabut izin IUP(izin usaha penambangan) PT. Primanaya Energi yang telah merusak Lahan milik warga Masyarakat dataran sungai kili dan sungai Segung Wilayah dataran sungai kili dan sungai Segung Desa Keban Kecamatan Lahat. 

Dan masyarakat juga meminta izin untuk turun ke lokasi dan memasang patok batas Lahan Yang mereka miliki. 

Sementara Itu Hilal Sastri Selaku Pemilik Hak Tanah Mengungkapkan " Susah tiga Kali Mengadakan pertemuan dengan Pihak PT. Primanaya Energi Terkait kejelasan yang di Inginkan masyarkat, Namun masih belum juga tuntas, untuk itu kami berharap kepada anggota DPRD Lahat Yang terhormat untuk Memfasilitasi kami Menjelaskan permasalahan ini, Karna Kami Yakin Bapak Anggota DPRD Yang terhormat di Lahat ini Akan memikirkan Rakyatnya. 

Setelah Aksi berlangsung 

Pihak DPRD Lahat Yang Dalam Hal ini Ari Amd komisi satu Melakukan Mediasi Bersama Lima Perwakilan Pendemo Mengatakan Pihaknya akan melakukan Koordinasi dulu dengan PT. Primanaya Energi dan selanjutnya akan diadakan pertemuan guna Membahas hal ini, jadi Kami meminta kepada masyarakat untuk bersabar dahulu Ungkapnya. 

Terpisah perwakilan dari PT.Priamanaya Energi Indra saat dikonfirmasi melalui pesan washhap senin (6/3) belum bisa memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan.

Jurnalis : Bambang.MD

PT.Cakra Gemilang Mandiri Ijin Operasi berakhir Tahun 2027 sudah 1 1tahun belum melakukan eksploitasi Produksi batubara



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Pemilik Ijin Usaha Pertambangan (IUP) PT.Cakra Gemilang Mandiri (CGM) nomor SK : 503/ 41/ KEP/ PERTAMBEN/ 2012, tanggal berlaku SK 1/31/2012, berakhir tanggal 1/31/207, tahapan kegiatan operasi produksi,

Perusahaan batubara grup sungai budi milik Widarto ada tiga PT.BGG,PT.IJAB dan PT.CGM yang terletak di Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Sumsel dengan luas 413 hektar  ijin usaha pertambangan yang diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten lahat oleh mantan Bupati Lahat Harunata setelah otonomi daerah.

Namun pihak pemilik IUP PT.CGM grup sungai budi pumpinan Widarto kantor di kuningan Jakarta belum melakukan produksi, khususnya di IUP Desa Sirah Pulau, sudah 11 tahun masyarakat desa sirah pulau mempertanyakan kapan PT.Cakra Gemilang Mandiri ( CGM) untuk melakukan produksi batubara dengan kalori menjanjikan, kata " Bambang.MD selaku warga desa sirah pulau, wakil pimpinan redaksi media online policewatch.news kepada awak media selasa (6/3)


Warga Desa Sirah Pulau sangat menanti dari pihak pemilik IUP PT.CGM untuk dapat melakukan produksi batubara, pembebasan lahan sudah berjalan, " untuk dapat merekrut puterah daerah ring 1 Desa Sirah Pulau, bisa bekerja di PT.CGM, geliat ekonomi berputar, disamping itu PAD Kabupaten Lahat bertambah apabila PT.CGM mulai produksi, namun sangat disayangkan sudah 11 tahun pihak PT.CGM belum produksi batubara, yang ini menjadikan pertanyaan masyarakat desa Sirah Pulau, ucap " Bambang.MD tokoh pers 

Kami harapkan dari pihak PT.CGM sdr,pak Widarto untuk dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat desa Sirah Pulau apabila ini di produksi batubaranya ini berdampak positif mereka bisa dipekerjakan penggaguran berkurang income desa meningkat serta ekonomi diseputar tambang akan berdampak ekonomi bergeliat, 


Pihak PT.CGM sudah 11 tahun IUP Produksi batubara hingga saat ini belum produksi, apabila dua tahun lagi tidak melakukan kegiatan pertambangan batubara, bakal terancam di stop dan tidak bisa lagi diperpanjang masa berlakunya. 

Sekedar mengingat Berdasarkan peta digambar luas wilayah 413 ha, dan sempat dilakukan pembebasan lahan, namun hingga sekarang belum ada kejelasan, kapan PT.CGM akan produksi batubara, agar ekonomi tumbuh baik, masyarakat sejahtera khusunya desa Sirah Pulau, Merali Timur tanahnya sudah dibebaskan oleh pihak PT.CGM, (red)

18 Tahun Tertunda DOB Forum Komunikasi Masyarakat Kikim Area Mohon Presiden Jokowi agar Moratorium dibuka



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT. – Forum Komunikasi Masyarakat Kikim Area (FKMKA) telah melakukan rapat Akbar, terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) Kikim Area atau Bumi Seghepat Seghendi sekaligus menyerahkan berkas atau dokumen kepada Bupati Lahat, Cik Ujang SH. Rapat ini digelar di Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan, minggu (05/03/23).

Turut hadir mengikuti rapat tersebut Sekretaris Daerah Lahat Chandra.,SH.MM, Kadis PRKPP, Kadis PUPR, KA. BAPPEDA, KA. BALITBANG, Kasat Pol-pp & Damkar, Kadis Kominfo, Kabag Kesra, Ketua FKMKA beserta rombongan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu sesuai undangan.

H. Chozali Hanan menyampaikan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) Kikim Area ini sudah 18 tahun diajukan kepada Pemerintah Pusat untuk melakukan pemekaran dari Kabupaten Lahat. Namun, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan moratorium hingga tertunda.

“Secara umum dari persyaratan yang diajukan baik data penduduk, akademik, dan sarana-prasarana telah terpenuhi. Tinggal menunggu Presiden RI membuka kran moratorium, dan Pemekaran Kikim Area bisa dilanjutkan lagi dan terwujud Kabupaten baru. Untuk Ibukota/Kabupaten pun telah dipersiapkan sehingga percepatan pembangunan infrastruktur segera terealisasi, seiring dengan perkembangan dari DOB Kikim Area,” ungkap Chozali.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Lahat Cik Ujang.,SH mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung terbentuknya Kikim Area sebagai daerah baru atau melakukan pemekaran dari Kabupaten Lahat. Jangan sampai kekompakkan dan kebersamaan ini sifatnya hanya sebentar saja, dijaga dan dilestarikan terus supaya semuanya berjalan dengan baik.

“Mari jaga semua apa yang sudah dikerjakan selama ini, sehingga Kikim Area dalam waktu dekat terwujud, berkat kekompakkan dari penduduknya. Dan untuk pemekaran ini saya memang sudah ada ide dari dulu, karena sebab pembangunan dapat lebih cepat kalau pemekaran wilayah 

Jurnalis : Bambang.MD

Dua Terduga Pengedar Sabu di Mataram Ditangkap diSalah Satu Kamar Kos

 


Policewatch-Mataram.

Diduga Pengguna dan pengedar Narkotika Dua orang terpaksa diamankan tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram di sebuah kamar kos di wilayah Bertais Kecamatan Sandubaya Kota Mataram sekitar pukul 01:00 (05/02/2023).

Kedua terduga tersebut berinisial MDS, Perempuan 29 tahun, Ibu Rumah Tangga, alamat Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram dan ASM, pria 37 tahun, alamat Lombok Tengah. Dari hasil penggeledahan ditemukan 1,54 gram Brutto Sabu yang kemudian diamankan bersama kedua tersangka ke Mapolresta Mataram.

"Mereka diamankan di salah satu kamar kos di wilayah Sandubaya, Kota Mataram atas informasi masyarakat,"ungkap Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH, Minggu, (05/03/2023) siang tadi 

Diceritakan pula, bahwa salah satu dari terduga (MDS) sudah pernah diamankan beberapa waktu lalu namun belum cukup alat bukti untuk di proseskan secara hukum.

"Terduga MDS ini sudah menjadi target kita, karena sesuai hasil penyelidikan terduga ini diduga keras terkait tindak pidana Narkotika,"ucapnya.

Disamping barang bukti sabu yang diamankan, juga beberapa alat bukti lain seperti alat komunikasi yang diduga digunakan untuk transaksi, kemudian alat Konsumsi sabu seperti pipa kaca juga ikut serta diamankan.

Atas beberapa bukti ini kedua terduga layak untuk dilanjutkan proses hukumnya dan dapat dikenakan pasal 114 atau 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 7 tahun penjara.

"Kami himbauan kepada masyarakat jika ada oknum yang mengatas namakan siapapun dan mengaku dapat membantu para terduga kasus narkoba untuk di bebaskan agar jangan cepat percaya. Segera cari informasi ke Sat Resnarkoba Polresta Mataram,"tutup Pria Melati satu ini.

MN 

Polres Sumbawa Barat Gelar Patroli Skala Besar Secara Rutin Guna Jaga Kondusifitas Wilayah

 


Policewatch-Sumbawa Barat.

Anggota Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Polda NTB menggelar patroli skala besar untuk mengantisipasi kerawanan keamanan dan ketertiban di tengah- tengah masyarakat,bertempat di komplek Kemuter Telu Center (KTC) Kecamatan Taliwang  Kabupaten Sumbawa Barat pada sabtu malam minggu  (4/3/23).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, dalam Patroli Skala Besar dipimpin oleh Piket Pawas Polres Sumbawa Barat IPDA Herman, S.H,ini merupakan dari gabungan anggota Polres Sumbawa Barat dan anggota Polsek Taliwang,sebagai tindak lanjut dukung 16 Program Prioritas Kapolri Prediktif,Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan.

" Kegiatan patroli malam ini dilaksanakan untuk memastikan keadaan sekitar wilayah hukum Polres Sumbawa Barat agar terhindar dari pemuda yang sering balapan liar dan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ingin mengganggu keamanan serta tindakan kriminalisasi lainnya," kata eddy 

Lanjut eddy, IPDA Herman, S.H juga mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan ke Polres Sumbawa Barat dan Polsek terdekat apabila menemukan orang yang dicurigai guna mengantisipasi para pelaku kejahatan.

"Kami sangat mengharapkan bantuan kepada masyarakat terutama orang tua agar selalu memperhatikan kelayakan kendaraan yang digunakan oleh putra-putri," ucapnya.

Ia meminta adanya kesadaran dari pelaku aksi balap liar yang meresahkan masyarakat, karena aksi yang dilakukan sangat berbahaya dan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain sesama pengguna jalan.(MN)

Bhabinkamtibmas Manemeng Dan Masyarakat Lakukan Gotong Royong Pengecatan Masjid


Policewatch-Sumbawa Barat.

Untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat, bhabinkamtibmas Desa Manemeng Kecamatan Brang Ene Bripka Arifuddin membantu hukum masjid untuk gotong royong mengecat masjid At-Taqwa Desa Manemeng.

"Membantu hukum masjid untuk mengecat masjid, bhabinkamtibmas Desa Manemeng melakukan gotong royong pada Sabtu, 04 Maret 2023 pukul 09.00 Wita di masjid At Taqwa Desa Manemeng," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong dilakukan bersama pemerintah Desa, bhabinkamtibmas, bhabinsa dan agen PDPGR dengan sasaran masyarakat dan masjid At Taqwa Desa Manemeng. "Bhabinkamtibmas Desa Manemeng, Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pengecatan Masjid At Taqwa Desa Manemeng secara bersama-sama," tuturnya.

Dia menambahkan, kegiatannya berjalan aman dan lancar tanpa ganguan apapun. (MN)

Didapati Bawa Sepeda Motor Tanpa Dokumen,Timsus Polsek Woja Mengamankan Sopir Truk




Policewatch-Dompu.

Mencium adanya dugaan penyeludupan Sepeda Motor tanpa dokumen resmi,Timsus Macan dengan garang menahan 1 (satu) unit truck yang dikendarai oleh pria inisial RE (32) asal Dusun Wadu Sura, Desa Sari Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Minggu (5/3/2023) sekira pukul 10.10 Wita.

Truk tersebut dicegat di Jalan Ompu Beko tepatnya di Dusun Perumahan Baru Desa Matua Kecamatan Woja, dengan barang bukti 1 (Satu) unit Sepeda Motor Merk Honda Scoopy warna Abu-abu No. Pol : DR 5035 EL disimpan di dalam tumpukan barang.

Awalnya, Kapolsek Zainal mencium adanya upaya penyelundupan motor menggunakan truk dengan ciri warna Hitam No. Pol : DR 5035 EL berdasarkan informasi dari warga.

"SPM ini tak di lengkapi Surat-surat dan Dokumen yang sah," ucap Kapolsek saat dikonfirmasi.

Lanjutnya, dengan adanya informasi tersebut Kapolsek lantas memerintahkan anggota Timsus Elang Polsek, dipimpin Kanit Sabhara Aiptu M. Saihun untuk melakukan penyelidikan, pemeriksaan sekaligus penangkapan.

"Selang beberapa jam ditunggu, truk yang telah dikantongi ciri-cirinya tersebut melintas di Jalan Ompu Beko," ungkap Kapolsek.

Selanjutnya, setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar, tim menemukan 1 (Satu) Unit kendaraan Sepeda Motor Merk Honda Scoopy warna Abu-abu yg tidk dilengkapi dengan dokumen. 

Lebih lanjut, saat dimintai keterangan, si Supir mengaku bahwa Motor tersebut dimuat dari Terminal Bertais Kota Mataram yang dikirim oleh BM seorang mahasiswa yang kuliah di Mataram dengan biaya pengangkutan sebesar Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah).

"Tujuannya Sape Kabupaten Bima, dengan penerima, seorang pria inisial AW," beber Kapolsek.

Kini, Mobil truk yang mengangkut 1 unit Sepeda Motor tersebut ke Mapolsek Woja guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

"Tidak menutup kemungkinan sepeda motor tersebut merupakan hasil tindakan kejahatan pencurian di wilayah Kota Mataram dan akan dibawa ke wilayah Kabupaten Bima," tandas Kapolsek.

Sebab, tidak menutup kemungkinan masih banyak lagi sepeda motor hasil tindak kejahatan tersebut diselundupkan dengan cara yg sama dengan menyimpan di tumpukan-tumpukan buah ataupun barang sembako.paparnya.

MN 

WSBK Kondusif, Mabes Polri Puji Pengamanan Polda NTB




Policewatch-Mandalika.

Pagelaran Even Internasional World Superbike hingga hari terakhir di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok - Nusa Tenggara Bara berjalan kondusif. Hal ini mendapat pujian dari Tim Asistensi dan Supervisi pelaksanaan operasi Kepolisian Kewilayahan “Mandalika” Rinjani 2023 Mabes Polri, Brigjen. Pol. DR. H .Endi Sutendi.,SIK,.SH,.MH.

“Menurut saya upaya pengamanan WSBK kali ini kita nilai sudah maksimal dan baik karena bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang ada. InsyaAllah WSBK ini akan bejalan lancar dan kondusif,” terangnya saat memantau pengamanan di Bundaran Bandara Lombok, Sabtu (5/3/2023)

Dia berharap situasi ini dapat dipertahankan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak terdapat gangguan dan ancaman dalam gelaran bergengsi internasional ini.

“Sampai saat ini situasi Kamtibmas bisa dikatakan kondusif dan kita harapkan ini dapat dipertahankan sehingga kegiatan daripada WSBK ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Mengenai situasi lalulintas dia juga memantau dari hari pertama operasi Kepolisian digelar hingga saat ini tetap lancar karena strategi penguraian arus di pos-pos penyekatan berjalan sesuai dengan rencana.  

“Saya memantau dari awal sampai hari H ini bisa kita katakan kondusif dan lancar walau tidak menutup kemungkinan nanti pada saat perlombaan digelar ada peningkatan arus lalulintas karena mungkin banyaknya penonton yang akan datang." paparnya

Namun secara keseluruhan menurutnya, situasi pengamanan Event Internasional WSBK Mandalika 2023 berjalan aman, lancar dan kondusif. (MN)