Gerak Cepat, Paspamkobra Polsek Plampang Padamkan Titik Api


Policewatch-Sumbawa Besar.

Pasukan Pemadam Kobaran Api (Paspamkobra) Polsek Plampang Polres Sumbawa gerak cepat padamkan titik kebakaran lahan di wilayah hukumnya, Minggu (08/10/23) pukul 14.30 wita.

Kapolsek Plampang AKP Budiman Perangin Angin SH., mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya bahwa terdapat pantauan satelit terkait adanya titik api di wilayah Kecamatan Plampang.

"Berdasarkan informasi yang diterima,kami bergerak cepat mencari lokasi titik api, dan diketahui lokasinya berada di wilayah Dusun Lenang Jewa Desa Prode Sp 1." ucap Kapolsek.

Dengan menggunakan alat seadanya, petugas kemudian langsung memadamkan sisa-sisa kebakaran yang masih menyala guna menghindari kebakaran lahan meluas.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek berpesan dan tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat menyebabkan kebakaran lahan dan hutan. 

Mn

Jadi Pembina Upacara, Kapolsek Sumbawa Berikan Himbauan Pelajar


Policewatch-Sumbawa Besar.

Polsek Sumbawa Polres Sumbawa yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA Eko Riyono SH., mengikuti upacara bendera bertempat di SMKN 1 Sumbawa Besar, Senin (09/10/23) pagi.

Dalam upacara bendera itu, Kapolsek Sumbawa berkesempatan berdiri didepan para pelajar untuk menjadi pembina upacara.

Lewat kesempatan itu, IPDA Eko menyampaikan pesan-pesan kamtibmas berupa himbauan agat seluruh siswa selalu bijak dalam menggunakan media sosial, tidak menyebarkan berita bohong, selalu menghormati orang tua dan guru yg telah mendidik di sekolah. Serta Tidak menggunakan kendaraan bermotor karena masih dibawah umur.

"Tetap semangat dalam belajar dan meraih cita-cita dimasa depan" ucap Kapolsek.

Sambungnya, bahwa, terkait kenakalan remaja, agar anak - anak yang masih belia untuk tidak masuk kedalam kelompok -kelompok yang memicu terjadinya perkelahian antar pelajar,karena masih banyak ditemukan kelompok/geng yg anggotanya masih anak siswa SMP dan SMA.

"Agar para siswa menjauhi penyalahgunaan narkoba dan miras, karena akan merusak generasi muda Indonesia" terang Kapolsek.

Kapolsek juga menambahkan bahwa etika sopan santun sangat penting dijaman sekarang, terutama terhadap orang tua dan guru - guru pembimbing siswa di sekolah. Sopan santun dapat di cerminkan dari sikap mau meminta maaf kepada guru apabila melakukan salah,mengucap terima kasih sebagai bentuk menghargai serta pandai bersyukur. 

Mn

Respon Cepat Polri Bersama Damkar Padamkan Si Jago Merah


Policewatch-Lombok Utara.

 Kepolisian Resor Lombok Utara, Kegiatan Kapolsek Tanjung AKP Remanto.SH bersama anggotanya,  dan  team Damkar (pemadam kebakaran ) melaksanakan kegiatan mendatangi TKP karhutla (kebakaran hutan dan lahan ) yang terjadi di Dusun Orong Kelas Desa  Sokong Kecamatan Tanjung Lombok Utara.  Senin 08/10/20238

Atas kejadian tersebut  Kapolsek Tanjung langsung pimpin anggotanya dengan  menggandeng tim dari Damkar untuk  mendatangi TKP kebakaran . Dan setibanya di TKP kita lakukan kerja tim  agar tidak menyebar dan meluas ke lahan lainnya,  di bantu  juga dari  rekan TNI dan masyarakat orong kelas.

Alhamdulillah 4 jam setelah team bersama dengan masyarakat , api bisa di padamkan sekitar pukul 20.30 Wita, mengingat cuaca masih ekstrem, Kapolsek Tanjung  bersama anggotanya terus melakukan penyelidikan dan  pemantauan  titik api kecil yang masih menyala, yang bisa kembali menjadi gangguan nyata dan setelah semua titik api sudah padam .

Mengingat keadaan geografis lokasi kebakaran perbukitan maka pengecekan di semua titik memakan waktu yang cukup lama

Tetapi karena  keadaan lahan berbukit, dan suasana mulai gelap maka agak mudah untuk menditeksi titik api.

Diharapkan kepada masyarakat dan tim agar untuk sementara kita pantau bersama  untuk mengetahui perkembangan penyebaran api yang belum kita deteksi yang bisa menimbulkan kebakaran kembali.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si., melalui Kapolsek Tanjung Tanjung AKP Remanto SH di sela- sela kegiatannya hari ini (  09/10/2023) membenarkan saat di konfirmasi oleh awak media  mengenai kegiatan yang di dilaksanakannya bersama dengan anggotanya dan team SAR serta di bantu masyakarat mendatangi TKP karhutla (kebakaran hutan dan lahan ) yang terjadi di Dusun Orong Kelas Desa  Sokong Kecamatan Tanjung Lombok Utara, dan bersama-sama memadamkan api agar tidak meluas .

Kapolsek menambahkan dalam hal karhutla dengan adanya laporan masyarakat,  kita harus  respon cepat untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran yang berakibat fatal yang bisa menimbulkan korban jiwa maupun materiil ucap Kapolsek 

Himbauan juga di sampaiakan oleh Kapolsek terkait masyarakat yang membuka lahan agar tidak melakukan pembakaran lahan, yang di khawatirkan nantinya api tidak bisa di kendalikan dan meluas ke tempat lainnya, "apalagi sekarang musim kemarau panjang di tambah dengan angin, dan muda-mudahan tidak terjadi hal serupa dan semoga masyakarat lebih faham serta mengerti bahaya dari kebakaran lahan  dan kami selaku pelayan masyarakat  tetap akan memberikan himbauan dan ajakan agar tidak  membuka  lahan dengan cara  membakar" ucap Kapolsek

Mn

Tekan Angka Kemiskinan, Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan PENA untuk masyarakat Lombok Timur



Policewatch-Lombok Timur

 Anggota DPR RI Dapil Lombok dari PDI Perjuangan , Rachmat Hidayat kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat Lombok Timur.  Rachmat menyerahkan bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) kepada puluhan pedagang kecil di Lombok Timur, Sabtu 7 Oktober 2023 di Halaman Kantor Pos Unit Desa Sakra di Lombok Timur.

Bantuan PENA tersebut bersumber dari aspirasi dan wasilah Rachmat Hidayat sebagai Anggota DPR RI komisi VIII  yang bermitra dengan Kementerian Sosial.

Bantuan tunai tersebut sebagai modal usaha pedagang kecil dan bakulan untuk memperkuat pondasi usaha mereka agar dapat berkembang maju. Pemerintahan Jokowi melalui Kemensos RI  menyalurkan bantuan tunai untuk program PENA sebesar Rp5 juta untuk masing-masing pedagang kecil.

Penyerahan bantuan melalui Kantor Pos Unit Desa Sakra dengan terlebih dahulu melalui proses rekrutmen calon penerima bantuan dan dilakukan  assesment oleh petugas PKH sekaligus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap penggunaan dana PENA agar tepat 

Sementara Penyerahan bantuan PENA tersebut dihadiri Sekda Lombok Timur, Baiq Miftahul Wasli, Eksekutif Manager Kantor Pos Selong, Goderdzeo de Araujo, Camat Sakra Hj Wira Negarawati, dari Kemensos RI, Ihsan Nurdin Hartanto.

Dalam sambutannya, Sekda Lombok Timur, Hj Miftahul Wasli  menyampaikan kondisi Lombok Timur yang merupakan kabupaten terluas di NTB dengan jumlah penduduk terpadat di NTB menjadikan isu kemiskinan sering menjadi pembahasan dan menjadi masalah dari periode ke periode.

“Karena wilayah kita di Lombok Timur ini wilayah terluas di NTB dengan penduduk terbanyak sekitar 1,3 juta, sehingga persoalan kemiskinan dari periode pimpinan ke periode pimpinan lain isu kemiskinan menjadi sesuatu yang muncul di permukaan,” katanya.

Dia menjelaskan tahun terakhir ini angka kemiskinan di Lombok Timur mulai menurun. Pada 2018 sekitar 17 persen namun pada 2023 menurun menjadi 15,24 persen.

“Namun demikian penurunan itu rasanya melambat, karena dengan 15,24 persen kita di lingkup NTB berada pada angka di atas rata-rata provinsi, sehingga butuh kerja keras semua pihak bagaimana ke depannya mampu menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.

Baiq Miftahul Wasli merasa bersyukur terhadap Rachmat Hidayat maupun Kemensos yang telah menyalurkan bantuan ke Lombok Timur untuk mengentaskan kemiskinan melalui program PENA tersebut.

“Sangat bersyukur kesempatan hari ini ada dari pusat, baik dari DPR RI maupun kementerian darang membawa program yang dihajatkan untuk membantu masyarakat di Lombok Timur bagaimana bisa terentaskan dari kemiskinan,” ujarnya.

Baiq Miftahul Wasli menjelaskan dari 1,3 juta penduduk Lombok Timur, ada sebanyak 971.337 jiwa atau 377,522 kepala keluarga (KK) terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Lombok Timur dan masih sekitar 123 ribu jiwa data administrasi dan kependudukan (Adminduk) yang perlu diperbaiki.

“Sengaja saya sampaikan ini supaya dari pusat juga maklum dengan kondisi kita sehingga ada perhatian lebih nanti untuk menurunkan program di Lombok Timur,” katanya.

Dia berharap warga penerima bantuan PENA dimanfaatkan lebih baik agar tujuannya untuk menekan angka kemiskinan dapat berhasil.

“Tentunya pengawalan juga menjadi penting agar bantuan dapat tepat sasaran sehingga mampu mengentaskan masalah kemiskinan,” ujarnya.

Dia berharap bantuan tersebut tidak hanya di Kecamatan Sakra namun dapat menyasar kecamatan lainnya di Lombok Timur. Dia yakin jika kemiskinan di Lombok Timur teratasi, maka masalah kemiskinan skala provinsi akan ikut menurun.

“Kami meyakini jika masalah kemiskinan di Lombok Timur teratasi, maka masalah kemiskinan di Provinsi NTB sebagian besar akan teratasi,” katanya.

Terpisah Kemensos RI yang diwakili Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, H. Suroto mengatakan program PENA merupakan salah satu program bantuan dari banyaknya program bantuan yang diturunkan pemerintah pusat.

Suroto mengatakan banyak sekali program pusat yang turun ke Lombok Timur baik untuk warga miskin maupun disabilitas.

“Ada yang dapat beras lewat Bulog, ada Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP). Alhamdulillah berkat bantuan ayahanda (Rachmat Hidayat) kita tahun ini dapat kuota tambahan kemarin,” ujarnya.

Dia berharap program tersebut dapat dimanfaatkan oleh penerima sebaik mungkin dan tidak digunakan untuk hal-hal lain yang tidak produktif.

“Mudah-mudahan program PENA betul-betul dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga warga kita yang belum masuk dapat masuk ke Bansos lain,” katanya.

Dia yakin keberadaan Rachmat Hidayat di DPR RI dapat membantu masyarakat Lombok untuk lepas dari jeratan kemiskinan.

“Saya yakin keberadaan ayahanda (Rachmat Hidayat) di pusat Insya Allah dapat membantu kita terutama yang betul-betul layak mendapatkan,” ujarnya.

Sementara Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat mengatakan sudah menjadi tugasnya sebagai perwakilan rakyat untuk mengusulkan bantuan dari pemerintah agar diturunkan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Tugas saya hanya mengusulkan dan mengawasi. Jadi saya sudah usulan, tidak apa-apa saya jadi pengemis demi rakyat. Ada proposal juga sudah masuk di Kemensos insya Allah juga segera terealisasi,” kata Rachmat yang didampingi oleh Ahmad Amrullah , Wakil Ketua II DPC PDI Perjuangan Lombok Timur. 

Tokoh kharismatik di NTB ini mengatakan kepedulian dia kepada masyarakat di Lombok Timur, selain karena dia adalah wakil rakyat Dapil Lombok, juga karena Rachmat lahir dan besar di Lombok Timur, dan bahkan bersekolah di Sakra.

“Saya lahir di Lombok Timur, besar di Lombok Timur, sekolah juga di Sakra sini SMP dulu. Saya tahu semua ini,” kata dia

Dia mengingatkan warga penerima bantuan untuk benar-benar memanfaatkan bantuan tersebut untuk menjadi modal berbisnis. Bahkan dia mengaku akian ikut mengawasi.

“Mudah-mudahan cita-cita kita insya Allah tercapai. Nanti bantuan lain akan saya ngomong sama menterinya. Kebetulan menterinya adalah teman saya,” kata rahmat

Usai acara sambutan, serah terima bantuan PENA digelar. Puluhan pedagang kecil, pedagang sembako dan pedagang bakulan mendapat sama-sama Rp5 juta. Penerima bantuan diwajibkan membawa identitas dan persyaratan administrasi lainnya.

Para petugas dengan cermat dan teliti memverifikasi calon penerima bantuan PENA yang telah mendapat bantuan tersebut.

Penerima bantuan PENA asal Desa Kabar, Sukmawati yang bekerja sebagai penjahit itu mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi, Menteri Sosial dan Rachmat Hidayat yang telah memberi dan menyalurkan program bantuan PENA. 

“Saya sujud syukur atas cairnya bantuan PENA untuk menambah modal usaha guna beli mesin jahit baru . Meskipun demikian saya akan tetap berkonsultasi dan didampingi petugas PKH,” katanya.

Penerima bantuan lainnya, Sarman  asal Peresak mengaku sangat bahagia mendapatkan bantuan PENA tersebut. Dia akan menggunakan modal tersebut pada usaha kerajinan tebolak ( tudung saji ).

“ Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Insya Allah dana bantuan ini akan saya gunakan untuk memperbesar volume kerajinan tebolak  sehingga  keuntungan bisa bertambah. Terikakasih banyak Pak Rachmat yang telah membantu menyalurkan bantuan ini,” katanya.

Pemandangan cukup menyentuh juga terjadi saat penyerahan bantuan. Seorang wanita tua renta menangis dengan mata berkaca-kaca saat Rachmat Hidayat memberikan dia bantuan tersebut.

Tampak dari raut wajahnya dia sangat bersyukur di sisa usianya saat ini masih dapat menerima bantuan untuk modal usaha melanjutkan hidupnya.

Mn

Turnamen Bola Volly KSB 08 Cup 2023 diikuti 12 Klub

 

Kabupaten Bekasi. Policewatch.News:

Sebanyak 12 klub mengikuti Turnamen Bola Volly Karang Sambung (KSB) 08 Cup 2023 yang diadakan dilapangan Kp. Karang Sambung RT 08/04, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Minggu (8/10/2023).


Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Nagasari Nurdin, Ketua BPD Yusuf Mulyadi, Ketua Karangtaruna Isam Mulyana dan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 1 dari Partai PDI Perjuangan Savira Ayu Arsita,S,E,M,HAN.Sidik Jayadi(sodok) ketua DPRT Garda Pasundan desa nagasari,Dian Rahman Staff desa Nagasari,Latief Wijaya ketua pp ranting desa nagasari dan tamu undangan lain nya.


Ketua Panitia H. Ade Bayu sekaligus tokoh pemuda karang sambung mengatakan, turnamen voli ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Nagasari yang diikuti oleh 12 klub voli putra.


"Alhamdulillah hari ini pemuda karang sambung telah mensukseskan Turnamen Bola Volly KSB 08 Cup 2023 yang diikuti oleh 12 klub voli putra, turnamen ini sebagai bentuk silaturahmi antar pemuda yang ada di Kecamatan Serang Baru, khususnya Desa Nagasari," kata Ade.


Ade juga mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan Pemerintah Desa (Pemdes) Nagasari, Karangtaruna dan Bacaleg DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil I dari Partai PDI Perjuangan Ibu Savira Ayu Arsita,S,E,M,HAN.


"Atas nama keluarga besar KSB 08 saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Savira Ayu Arsita,S,E,M,HAN (bacaleg PDIP dapil 1) yang sudah mendukung penuh Turnamen Volly Ball KSB 08 CUP 2023, semoga apa yang dicita-citakan beliau bisa terwujud, aminnn," tambahnya.


Sementara itu Ketua Karangtaruna Nagasari Isam Mulyana, menyampaikan bahwa olahraga voli juga menjadi olahraga yang digemari masyarakat Serang Baru, khususnya Desa Nagasari sehingga atas nama Karangtaruna dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia yang telah mengadakan turnamen ini.


"Semoga Turnamen Voli ini yang diadakan oleh para pemuda karang sambung dapat menjadi event tahunan sehingga bisa dilaksanakan setiap tahun," ungkapnya.


Isam Mulyana juga berharap dengan diadakannya turnamen ini bisa memunculkan bibit atlet Cabang Olahraga Voli yang bisa membaw nama baik Kecamatan Serang Baru, khusuy Desa Nagasari dan Kp. Karang Sambung.


“Kita juga berharap melalui turnamen voli ini muncul bibit-bibit atlet voli yang bisa bermain di even atau turnamen untuk di tingkat nasional maupun internasional,” tutup dia.(Amun JG) 

Agenda silaturahmi relawan JamkesWatch Kabupaten Bekasi dihadiri dewan partai buruh

 

Bekasi. Policewatch. News:- DPD JamkesWatch Kabupaten Bekasi mengadakan silaturahmi bersama relawan JamkesWatch sekabupaten Bekasi, yang bertempat di Sang buruh Forum Komunikasi Jababeka ( FKJ) kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Sabtu ( 7/10/2023 )


Agenda kali ini dihadiri oleh Maha Syatrio Ketua DPD JamkesWatch Kabupaten Bekasi, Darius Dirut JamkesWatch, Sulaeman ketua forum komunikasi Jababeka FKJ sekaligus Caleg DPRD Dapil 7, H. Bais ketua Bapilu Partai Buruh sekaligus Caleg DPR RI, Ali Nurhamzah ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi, Sarino sekretaris Konsulat Cabang ( KC ) sekaligus Caleg DPRD tingkat provinsi Jawa Barat, M. Nurfahroji Caleg DPRD dapil 4.

Selesai dari acara ini ada banyak tugas buat kita semua selaku relawan JamkesWatch karena menjadi ujung tombak buat partai buruh apalagi posisi kita sekarang bukan hanya pilar organisasi tetapi sudah menjadi sayap partai, caleg caleg dari partai buruh kita dorong agar duduk di parlemen dan yang nantinya bisa mempermudah kita untuk advokasi pasien, pungkas Maha Syatrio 

Ditempat yang sama direktur utama JamkesWatch menyampaikan sambutannya terkait BPJS kesehatan PBI APBN yang dinonaktifkan.


Banyak PBI APBN yang dinonaktifkan, bagi Daerah yang sudah UHC mungkin tidak terlalu bermasalah tetapi bagaimana dengan Daerah yang belum UHC maka akan menjadi masalah, oleh karena saya mohon kawan kawan untuk pergerakan harus lebih dari yang biasanya, serta terus sosialisasi kan partai buruh kepada masyarakat luas, pungkas Darius


Sebelum agenda  sesi diskusi dimulai para relawan foto bersama dengan para caleg partai buruh yang hadir pada silaturahmi kali ini, dan diskusi pun terlihat hidup, ( Amun JG )

Kapolda NTB Apresiasi Warga Monjok dan Taliwang yang Serahkan Senjata dan Sepakat Berdamai


Policewatch-Mataram.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs.Djoko Poerwanto mengapresiasi warga Monjok dan Karang Taliwang yang telah sepakat berdamai dengan menyerahkan senjata dari masing-masing pihak kepada petugas Kepolisian. Diharapkan setelah upaya dan niat kuat dari berbagai pihak ini, konflik berkepanjangan yang dimulai dari tahun 2015 tersebut tidak terjadi lagi.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Arman A. Syarifuddin pada Minggu 8 Oktober 2023.

“Kapolda menyampaikan apresiasinya kepada Masyarakat Monjok dan Taliwang yang beritikad baik dengan menyerahkan senjata-senjatanya kepada petugas Kepolisian sebagai langkah untuk menyepakati perdamaian secara konkret,” katanya.

Dia meyakini bahwa pada dasarnya tidak ada siapapun yang ingin memperpanjang konflik dan selalu mendambakan perdamaian. Mari Kita duduk bersama secara musyawarah untuk penyelesaian masalah, Rasa saling curiga sudah tidak ada lagi, Damai itu indah.

“Alhamdulillah, kedua kelompok warga sudah mau secara sekarela menyerahkan senjatanya. Meskipun kemarin kita ketahui anggota Polri juga menjadi korban luka dalam perselisiah antar warga di sana, tetapi penyelesaian konflik dan perdamaian menjadi tujuan utama Polri berada di Tengah-tengah Masyarakat,” pungkas dia.

Diketahui sebelumnya, upaya tegas terukur dilakukan petugas gabungan TNI – Polri dan unsur terkait kepada dua kelompok warga yang saling bertikai di kelurahan Monjok dan Karang Taliwang.  Sebanyak 1.750 personel diterjunkan untuk mengamankan dan mendamaikan wilayah tersebut sejak hari Jumat, 6 Oktober 2023. Sebanyak 14 orang pelaku penyerangan kepada aparat Kepolisian sudah diamankan.

“Sampai saat ini anggota kita masih standby di Monjok dan Karang Taliwang untuk menunggu penyerahan senjata dari kedua belah pihak. Setiap malam juga dilakukan patroli skala besar dan penyisiran untuk menghindari terjadinya pertikaian kembali, dengan melibatkan semua stakeholder untuk membuat Rasa Aman dan nyaman ” paparnya.

Sampai saat ini situasi di wilayah Monjok dan Karang Taliwang dilaporkan kondusif. Ratusan senjata ketapel, anak ketapel dan senjata kelereng sudah diserahkan warga kepada petugas Kepolisian. Aktifitas warga juga terpantau sudah normal kembali.

“Kami berharap situasi kondusif di seluruh wilayah NTB tetap terjaga dan tidak terjadi lagi hal-hal yang dapat merugikan semua pihak,” tutupnya.  

Mn

Gelar KRYD Gabungan, Polsek Alas & Alas Barat Amankan Sajam Hingga Knalpot Racing


Policewatch-Sumbawa Besar.

Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di waktu akhir pekan, Jajaran Polsek Polres Sumbawa gencar tingkatkan kegiatan patroli dan razia.

Seperti halnya kali ini, Personel Polsek Alas bersama Polsek Alas Barat menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan, Sabtu (07/10/23) malam.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolsek Alas AKP Djoko RS Gatot bersama Kapolsek Alas Barat IPTU Lalu Sukardi tersebut dilaksanakan bertempat di Jalan Simpang Gerbang Masuk Desa Gontar Kecamatan Alas Barat.

Hasilnya dalam kegiatan KRYD Gabungan tersebut petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa oleh oknum masyarakat, selain itu petugas juga turut mengamankan beberapa kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing.

Kapolsek Alas AKP Djoko mengatakan dalam kegiatan tersebut petugas gabungan Polsek Alas dan Alas Barat menyita sebanyak 4 buah senjata tajam jenis pisau dan sejumlah kendaraan racing.

"Para pemilik sajam langsung kami amankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara itu pemilik kendaraan racing kami berikan penindakan dan diminta untuk mengganti knalpot dengan standar pabrik" ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa kegiatan KRYD tersebut merupakan kegiatan pemeriksaan dan razia khususnya kepada kendaraan dan pemeriksaan barang bawaan guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas seperti miras, sajam, narkoba dan juga kejahatan 3C. 

Mn

Polsek Jereweh Amankan Budaya Sampo Ayam



Policewatch-Sumbawa Barat.

Kepolisian sektor (Polsek) Jereweh mengamankan kegiatan Sampo Ayam di Desa Dasan Anyar Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

"Kegiatan Sampo Ayam dilakukan pada Sabtu, 7 Oktober 2023 pukul 11.00 Wita yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Dasan Anyar Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat. Sampo Ayam dengan jumlah peserta sekitar 363 pasang ayam karapan dengan penanggung jawab kegiatan Hasanuddin," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S. Ik melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi S. Sos kepada media.

Eddy mengatakan, pembagian hadiah kepada pemenang berupa, 1 ekor kuda,

1 ekor sapi, 1 buah mesin cuci, 3 buah kasur dan 12 Seprai. "Kegiatan hari ini berakhir pukul 18.30 Wita berjalan aman dan lancar," tutupnya. 

Mn

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano Bersinergi Bersama Stakeholder Terkait Gelar KRYD


Policewatch-Sumbawa Barat.

Kapolsek Kawasan pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana bersinergi bersama Stakeholder terkait yang terdiri dari Anggota TNI AD, personil balai pengelola transfortasi darat (BPTD), saat menggelar Kegiatan rutin yang di tingkatkan (KRYD) pada hari Jumat (6/10/2023), pukul 22.30 Wita di wilayah kawasan pelabuhan Laut Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

" Kegiatan rutin yang di tingkatkan dalam rangka untuk menjaga situasi Kamtibmas yang Kondusif di wilayah Kawasan Pelabuhan Laut Tano," tutur Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.I.K melalui kasi Humas IPDA Edi Sobandi Adireja, S.Sos.

Lanjut Kasi Humas, adapun sasaran dalam Kegiatan rutin yang di tingkatkan meliputi antisipasi tindak Pidana 3C yaitu pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Ranmor) serta tindak Pidana lainnya.

" Selain antisipasi tindak Pidana 3C juga di lakukan antisipasi peredaran minuman keras (Miras), orang yang membawa senjata tajam dan memiliki senjata api (Sajam dan senpi) kendaraan yang membawa bahan peledak (Handak) antisipasi peredaran gelap Narkotika, dan barang lain yang tidak memliki Dokumen yang lengkap," Bebernya.

Kasi Humas menjelaskan tujuan dilaksanakan KRYD yang di tingkatkan mengingatkan Kepada sejumlah Pengguna Jasa Penyebrangan untuk tetap menjaga keselamatan dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar Peraturan dan menggangu Ketertiban di Kawasan Pelabuhan Laut Tano.Dan memberikan Himbauan kepada pengguna Jasa jika mengetahui atau menemukan Tindak Pidana Atau gangguan Kamtibmas agar Segera melaporkan kepada Pihak yang berwenang.

" kegiatan berjalan dengan tertib aman terkendali," tutup kasi Humas IPDA Edi Sobandi Adireja, S.Sos.

Mn

Megawati Lestari : Perlu Banyak Event Ekraf untuk Perempuan, Santriwati Punya Potensi di NTB


POLICEWARCH-MATARAM.

Pemberdayaan perempuan saat ini menjadi isu strategis nasional yang terus dan masih dilaksanakan di daerah. Konsep pemberdayaan perempuan yang saat ini masih banyak menempatkan perempuan sebagai obyek dan bukan subyek menjadi salah satu kendala keberhasilan, meski program ini dikerjakan lintas sektoral dan melibatkan para pihak selain pemerintah.

Caleg DPRD NTB dari Partai Golkar, Megawati Lestari SH MH menilai, program pemberdayaan perempuan harus mulai didorong pendekatannya agar perempuan menjadi subyek, bukan sekadar obyek pemberdayaan

"Kalau mau berhasil optimal dan ada akselerasi, maka saya pikir harus ada perubahan pendekatan. Perempuan harus mulai menjadi subyek, caranya dengan memberikan wadah, aksesbilitas, dan kesempatan yang sama untuk berekpresi," kata Megawati Lestari, Minggu 8 Oktober 2023. 

Lama bergelut sebagai aktivis perempuan untuk demokrasi, Megawati Lestari maju sebagai Caleg DPRD NTB untuk Dapil 8 Lombok Tengah. Megawati bertekad memberdayakan kaum perempuan dan menyediakan pendididikan berkualitas.

Menurut Megawati, NTB yang terkenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional punya banyak alternatif yang bisa mendukung pemberdayaan perempuan. Konsep halal tourism dan moslem friendly destination yang menjadi branding, juga menjadi kekuatan tersendiri untuk menyediakn wadah dan akses bagi pemberdayaan perempuan.

"Branding NTB sebagai destinasi wisata bisa menjadi daya ungkitnya. Perlu diadakan banyak event, khususnya Ekonomi Kreatif (Ekraf) penunjang pariwisata yang khusus untuk perempuan dan para santriwati," ujar Megawati.

Megawati menilai, peran Pondok Pesantren dan para santriwati sangat potensial dalam pemberdayaan perempuan secara luas. Tak hanya sekadar mememuhi hak pendidikan perempuan, tapi juga bagaimana ke depan para santriwati bisa turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah ini.

"Jumlah penduduk kita di NTB masih dominan dan lebih banyak perempuan, kemudian kita punya banyak santriwati dan alumni Ponpes. Ini kekuatan luar biasa," 

Selanjutnya *Putri Almarhum H.Muhdin Ramli alumni jombang tebu Ireng pertama di wilayah Lombok tengah* mengatakan, event atau kegiatan yang matching dengan kepariwisataan bisa dilakukan. Antara lain Festival atau Pameran Ekraf Perempuan dan Santriwati.

" Di ajang itu mereka akan berekspresi dengan keterampilan dan produk UMKM yang dihasilkan," imbuhnya 

Sebab, Megawati menilai, para santriwati alumni Ponpes memiliki daya saing SDM yang mumpuni. Namun, faktanya keterserapan mereka di dunia lapangan kerja masih belum optimal, baik di sektor formal maupun informal.

"Festival atau pameran Ekraf Santriwati ini harus digagas dan bisa menjadi cikal bakal dimana konsep pemberdayaan perempuan bisa sejalan dengan sektor kepariwisataan di NTB," katanya.

Ia mencontohkan, NTB yang kini juga sudab mulai dikenal dengan Trend Setter Muslim Fashion. Dalam tahun 2023 ini saja setidaknya ada empat event Muslim Fashion baik yang tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Menurutnya, jika event tersebut dikolaborasikan dan mengikutsertakan perempuan santriwati tentu dampaknya akan makin optimal dirasakan masyarakat.

Megawati bertekad, jika kelak diberi amanah duduk di DPRD NTB, event festival dan pameran Ekraf santriwati akan diperjuangkan. Karena wadah ini akan sangat strategis bagi pemberdayaan perempuan di daerah ini.

"Pemberdayaan perempuan harus holistik. Kita sudah bina kasih keterampilan dan dampingi, akan tetapi kalau wadah berekspresi tidak diciptakan maka akan percuma. Inshaa Allah ini yang akan saya perjuangkan," katanya.

Bagi Megawati, pemberdayaan perempuan harus dilakukan dengan perubahan mindset masyarakat. Sebab di NTB sendiri sudah cukup banyak perempuan yang sangat inspiratif dan bisa menjadi penyemangat

"Kekuatan santriwati NTB  jangan dianggap remeh karena banyak yang  memiliki talenta tersembunyi ," imbuh Megawati.

Mn

Polsek Sumbawa Amankan 1 dari 6 Terduga Pelaku Pelemparan di Pondok Pesantren Aisyah


Policewatch-Sumbawa Besar.

Anggota Piket Polsek Sumbawa, Polres Sumbawa, mengamankan terduga pelaku, inisial GAH (17), seorang pelajar kelas III salah satu SLTP di Sumbawa Besar. GAH beralamat di Kelurahan Brang Biji.

Kepada Polisi, GAH mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa dia dan beberapa temannya terlibat dalam pelemparan di Pesantren Aisyah.

Kapolsek Sumbawa, IPDA Eko Riyono SH, Sabtu (07/10/2023) mengatakan, menurut pengakuan terduga pelaku, tindakan mereka dipicu oleh ketidaknyamanan karena sering diteriaki oleh santri pondok tersebut.

“Sebelum peristiwa ini, terduga pelaku dan lima temannya, yang merupakan pelajar SLTA dan beralamat di luar kota Sumbawa, diketahui mengkonsumsi minuman beralkohol bersama,” katanya.

Diceritakan, pada hari Sabtu, 07 Oktober 2023, sekitar jam 21.00 Wita, terduga bersama 5 temannya melakukan pelemparan dan pengerusakan terjadi di Pondok Pesantren Aisyah (TAHFIZ QUR’AN) yang terletak di Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa.

“Kronologis kejadian ini bahwa pada malam itu, sejumlah santri sedang berkumpul di kantin pondok, ketika tiba-tiba sekitar tiga unit sepeda motor dengan enam orang yang tidak dikenal melintas di dekat lokasi dari arah kuburan menuju ke Karang Gudang. Bersamaan dengan itu, sebuah lembaran batu dilemparkan dan mengenai kaca etalase kantin koperasi, yang mengakibatkan pecahnya kaca tersebut. Beberapa waktu kemudian, terduga pelaku kembali dan melemparkan benda ke arah atap kantin koperasi,” Kapolsek menceritakan.

“Saat ini, penyelidikan masih berlangsung, dan terduga pelaku GAH diamankan di Polsek Sumbawa. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengidentifikasi terduga pelaku lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut,” pungkasnya. 

Mn

Jelang MotoGP Mandalika 2023, Polres Loteng Laksanakan Baksos Dan Bansos Di Areal Sirkuit Mandalika


Policewatch-Lombok Tengah 

Sebagai langkah untuk turut serta mensukseskan event MotoGP Mandalika 2023 yang akan digelar tinggal sepekan lagi, Polres Lombok Tengah melaksanakan bhakti sosial bersih-bersih di areal sirkuit Mandalika sekaligus memberikan bantuan sosial paket sembako kepada masyarakat. 

Polres Lombok Tengah beserta jajaran dan bhayangkari hari ini melaksanakan kerja bhakti kurve pembersihan areal depan sirkuit bersama dengan masyarakat sekitar guna menjaga kebersihan area sirkuit mandalika menjelang pelaksanaan MotoGP yang akan di gelar sepekan lagi. Selain itu kita juga memberikan bantuan sosial paket sembako kepada masyarakat sekitar. 

Hal tersebut disampaikan langsung Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, disela-sela kegiatan yang dilaksanakan di sekitar areal Sirkuit Internasional Mandalika Kuta, Sabtu 7 oktober 2023.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolres Loteng KOMPOL Refindo Pradikta Rulando, SIK., MAP , PJU, Ketua Bhayangkari Ny. Alma Iwan Hidayat dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Loteng 

“Saya berharap kepada masyarakat terutama yang berada di seputaran atau kawasan sirkuit Mandalika ini bersama-sama kita menjaga kebersihan areal sirkuit Mandalika sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sebagai partisipasi dalam mensukseskan pergelaran MotoGP,” ujar Kapolres.

Selain melaksanakan kurve polres lombok tengah juga memberikan himbauan dan edukasi kepada wisatawan dan masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan karena pihak dari pengelola sirkuit sudah menyiapkan tempat sampah yang berjejer di area depan sirkuit mandalika. 

“Semoga kegiatan ini dapat mengedukasi baik itu wisatawan maupun masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi ini sirkuit kebanggaan kita khususnya masyarakat lombok tengah (NTB) dan kebanggaan bangsa Indonesia umumnya,” tutup Kapolres

Mn

LSM WIB Kecam Tindakan Konten Creator Terhadap Driver Ojek Online

 


JAKARTA - POlICEWATCH,Panglima Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Waktu Indonesia Bergerak (LSM WIB), Achmad mengecam keras Konten creator LH yang di beberapa konten selalu mengancam dan mengeluarkan kata-kata kotor, serta menimbulkan kemacetan dan keributan.


" LSM WIB mengutuk keras tindakan konten creator LH kepada driver ojek online, yang melaporkan ojek online atas pemukulan yang di timbulkan akibat ulah konten kreator LH yang parkir di bahu jalan, memaksa pengemudi putar arah bahkan ada seorang pengacara membawa anak yang lagi sakit untuk berobat di paksa juga putar arah, ini sudah keterlaluan dan menimbulkan kerusuhan besar,bukan memberi kenyamanan ke warga bahkan menyulut amarah warga dan ojek online sehingga terjadi kerusuhan," tegas Achmad  Jum'at  (6/10/2023).

Achmad Juga menyayangkan sikap Penyidik polres Jakarta Selatan tidak tegas terhadap konten creator LH, penangkapan driver ojek online yang tanpa melakukan surat pemanggilan di sinyalir menyalahi SOP.


"Driver ojek oline akan turun aksi unjuk rasa untuk menuntut keadilan atas rekan seprofesi yang di tahan serta membuat laporan ke Polda Metro Jaya atas tindakan konten kreator LH yang sering membuat ulah, kenapa Polisi terlihat membiarkan para konten creator LH itu tanpa di tindak tegas. Apa premanisme di Indonesia sekarang sudah menjadi legal dan harus dilindungi?," tanya Achmad.


Selain itu, Achmad juga berharap kepada (APH) Aparat Penegak Hukum Republik Indonesia untuk segera melakukan evaluasi internal. Jangan sampai ada kesan di masyarakat bahwa di Jakarta ini Polisi kalah dengan konten creator LH yang brutal secara premanisme. (Sumber LSM WIB)

( Irwan)

Sulhan Muchlis, Pelopor Gerakan Diversifikasi Pangan di Pondok Pesantren


POLICEWATCH-MATARAM

Tokoh muda Bumi Gora, Sulhan Muchlis, memelopori gerakan diversifikasi pangan di pondok pesantren sebagai langkah menuju kesehatan, ketahanan pangan, dan keberlanjutan yang lebih baik. Pengasuh Pondok Pesantren Al Islahuddiny, Kediri, Lombok Barat ini, menyiapkan program tersebut sebagai jalan menuju kemandirian pangan dan upaya nyata menyejahterakan umat.

"Diversifikasi pangan dari pondok pesantren ini bukan hanya tentang makanan, tapi juga tentang mendidik hati dan pikiran. Ini adalah upaya untuk menciptakan generasi yang sehat secara fisik dan spiritual," ucap Sulhan, Sabtu (7/10/2023).

Politisi Partai Demokrat yang mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok pada Pemilu Legislatif 2024 ini mengatakan, program diversifikasi pangan tersebut telah dimulai dari Pondok Pesantren Al Islahuddiny dan berlanjut ke seluruh jaringan dan cabang Pondok Pesantren Al Islahuddiny yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Sulhan menjelaskan, diversifikasi pangan di pondok pesantren adalah langkah penting menuju ketahanan pangan yang tidak hanya mencukupi kebutuhan saat ini, tetapi juga generasi mendatang. Dalam praktiknya, program ini mengoptimalkan konsumsi pangan dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan pangan.

"Mungkin banyak yang belum menyadari, pondok pesantren adalah lembaga yang memiliki potensi besar untuk mengubah paradigma konsumsi pangan menuju makanan yang lebih sehat, beragam, dan berkelanjutan. Sekarang, kami telah memulainya," imbuh Sulhan.

Gerakan ini dimulai dengan memasukkan pendidikan gizi dalam kurikulum pondok pesantren. Hal tersebut mencakup pengetahuan tentang jenis-jenis makanan yang sehat dan bergizi, serta pentingnya membangun pola pikir para santri dan seluruh pemangku kepentingan di pondok pesantren untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan demi memenuhi kebutuhan gizi mereka.


Berbarengan dengan kurikulum pendidikan gizi tersebut, pondok pesantren kemudian memastikan menu makanan harian untuk para santri mencakup berbagai jenis makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, dan sumber protein dan sumber karbohidrat yang beragam. Semisal tidak melulu sumber karbohidrat dari beras. Melainkan dikombinasikan dengan sumber karbohidrat seperti ubi jalar, singkong, ataupun jagung, yang kesemuanya bertujuan untuk memperkaya gizi yang diperoleh santri.

Selain itu, gerakan diversifikasi pangan ini juga meliputi aksi penanaman sayuran dan buah-buahan dengan memanfaatkan lahan di sekitar pondok pesantren. Santri terlibat secara aktif dalam penanaman sayuran dan buah-buahan tersebut, bukan hanya sebagai pendekatan praktis untuk mendapatkan bahan makanan segar, tetapi juga dapat menjadi pelajaran tentang pertanian dan keberlanjutan.

”Yang tidak kalah penting dari bagian program diversifikasi pangan ini adalah pengolahan makanan yang sehat. Karena itu, program ini juga mengajarkan cara memasak makanan yang sehat dan mengolah bahan-bahan makanan dengan benar kepada para santri,” ungkap Sulhan.

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat periode 2014-2019 ini memberi contoh pengolahan makanan sehat tersebut. Seperti memasak dengan sedikit minyak, menghindari makanan yang digoreng berlebihan, dan menggunakan bahan-bahan segar.

Sulhan menegaskan, gerakan diversifikasi pangan yang dipeloporinya dari pondok pesantren ini memang baru sebuah langkah kecil. Namun, dia meyakini, langkah kecil tersebut kelak akan memberikan dampak yang besar. Sebab, gerakan ini bukanlah aksi ekskelusif di kalangan pondok pesantren semata. Melainkan dihajatkan sebagai gerakan inklusif yang melibatkan khalayak.

Dalam prosesnya, gerakan diversifikasi pangan ini akan berkolaborasi dengan petani lokal. Mengingat tidak semua kebutuhan pangan santri dapat dipenuhi sendiri oleh Pondok pesantren sehingga berkolaborasi dengan petani lokal untuk mendapatkan pasokan bahan makanan segar.


Menurut Sulhan, kolaborasi tersebut menjadi win-win solution, dimana Pondok Pesantren berkontribusi nyata dalam mendukung petani lokal sambil memastikan pasokan makanan yang lebih berkualitas bagi santri. Khusus bagi pondok pesantren yang tidak memiliki dapur sendiri, mereka juga bekerja sama dengan penyedia jasa katering yang memahami nilai gizi dan kebutuhan makanan santri. Dan dalam praktiknya, para santri juga terlibat dan berkontribusi untuk mengembangkan menu yang beragam dan sehat.

”Melibatkan para santri dan mendengarkan preferensi mereka dalam pemilihan menu yang sehat, sangat membantu dalam memastikan bahwa makanan yang disediakan akan lebih disukai dan lebih mungkin dikonsumsi dengan baik,” ucap Sulhan.

Putra ulama kharismatik Bumi Gora, TGH Muchlis Ibrahim ini menekankan, program diversifikasi pangan yang dipeloporinya tersebut bakal memainkan peran yang sangat penting dalam mendidik santri tentang pentingnya diversifikasi pangan dan memberikan contoh nyata tentang bagaimana melakukannya dalam praktik sehari-hari. Dengan begitu, hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan dan gizi santri, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang makanan yang baik dan bergizi untuk masa depan mereka.

Mantan Ketua KNPI NTB ini menekankan, hari-hari ini, tidak hanya di NTB, tapi di seluruh Indonesia, masyarakat sedang dibuat resah, seiring dengan harga beras yang melambung tinggi. Data Badan Pusat Statistik NTB menyebutkan, inflasi yang terjadi sepanjang September lalu, sepenuhnya disebabkan oleh kenaikan harga beras. Karena itu, kata Sulhan, program diversifikasi pangan ini, bakal menempatkan pondok pesantren memainkan peran kunci dalam mengedukasi tentang diversifikasi pangan dan mengajak khalayak menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sepanjang hayat.

"Diversifikasi pangan di pondok pesantren ini investasi jangka panjang untuk kesejahteraan umat. Ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang kuat dan berdaya saing," ucap Sulhan.

Mn