Tabrak Minibus Feeder Kereta Cepat Telan Korban Jiwa 2 Meninggal 4 Terluka

 



Red,policewatch.news,- Kereta Api Feeder menabrak sebuah minibus jenis Daihatsu Sigra D-1859-AJY berisi 6 penumpang, Kamis (14/12/2023). Akibatnya, 2 penumpang tewas, 4 lainnya terluka. 

Kecelakaan terjadi di perlintasan rel kereta tak berpalang pintu di Kampung Sumur Bor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Kamis (14/12/2023).

Pantauan di lokasi, mobil berwarna abu-abu itu terseret kereta api pengumpan Kereta Cepat hingga jarak kurang lebih 100 meter ke arah timur dari pintu perlintasan atau titik tertabrak.

Akibatnya, mobil ringsek cukup parah di badan mobil bagian kanan.

Seorang saksi mata, DS(40), mengaku menyaksikan detik-detik minibus hancur tertabrak kereta.

DS bahkan sempat ikut mengatur lalu lintas untuk menghentikan mobil tersebut agar tidak dulu melewati perlintasan rel kereta.

"Kejadiannya sekitar jam 13.00 WIB. Kereta feedernya melaju dari arah stasiun Padalarang menuju Bandung sementara mobil hendak melintas rel kereta dari arah Ngamprah menuju jalan raya," kata DS alias Kicen saat ditemui di lokasi kejadian.


Menurut Kicen, pengemudi saat itu melaju dengan kecepatan pelan dari arah Ngamprah. Setibanya di pintu perlintasan, Kicen sudah berusaha menghentikan kendaraan dengan mengangkat tangan sebagai tanda kereta berkecepatan tinggi hendak melintas.

"Tetapi saat saya memberi kode pengemudinya malah senyum. Disangkanya menyapa mungkin. Hingga kemudian mobil melaju pas kereta melintas," sebut Dede.

Minibus yang berisi 6 penumpang itu kemudian terseret kereta hingga jarak cukup jauh. Penumpang yang terjebak di dalam mobil pun tak sempat menyelamatkan diri.

"Dua anak kayanya meninggal. Korban-korban yang lainnya yang masih hidup langsung dibawa ke rumah sakit . Mobilnya juga sudah di evakuasi dari badan rel kereta," paparnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, petugas kepolisian dibantu masyarakat melakukan evakuasi korban dan menyingkirkan kendaraan dari badan rel.

"Hingga saat ini, informasi awal ada 6 penumpang yang terdapat di dalam mobil. Semuanya sudah dievakuasi, dibawa ke rumah sakit untuk dipastikan kondisinya," ujar Aldi.

Sementara itu, Ayep Hanapi, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.

"PT KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi perlintasan sebidang kereta api," ucap Ayep. 

Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 menyatakan pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.red/MRI


Menangkan Pemilu 2024, Rachmat Hidayat Gelar Rakorda PDI Perjuangan se Pulau Sumbawa


Policewatch-Sumbawa Besar.

Satukan tekad songsong Kemenangan Pilpres dan Pileg 2024,  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se Pulau Sumbawa, Kamis (14/12/2023) di Hotel Parahyangan, Sumbawa.

Rapat Koordinasi  Daerah dihadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan H. Rachmat Hidayat SH, Sekretaris DPD PDI Perjuangan H.Lalu Budi Suryata SP, Ketua Bappilu Dr H.W.Musyafirin MM , para Dokter Rumah Sakit Apung Malahayati, Ketua DPC PDI Perjuangan Se Pulau Sumbawa. 

Hadir juga sejumlah Pengurus DPD PDIP NTB antara lain, Ruslan Turmuzi, Raden Nuna Abriadi, Endang Yuliati, dr Melly dan Hakam Ali Niazi. 

Kemudian, para Caleg DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten /Kota Se Pulau Sumbawa meliputi Kabupaten Sumbawa, Bima, Kota Bima Dompu, dan Sumbawa Barat serta Pengurus PAC, Ranting dan anak Ranting Se - Pulau Sumbawa.

Dalam paparannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB H Rachmat Hidayat SH dalam arahnya mengapresiasi seluruh peserta rakorda PDIP se Pulau Sumbawa.  Menurutnya, ini bukan kampanye melainkan rakor dalam rangka konsolidasi partai.

“Tujuan saya mengumpulkan kalian semua, saya ingin mengingatkan kalian bahwa tugas kita berorganisasi politik ini adalah ingin merebut segalanya di dalam kekuasaan. Pertama adalah Pilpres, Menangkan Ganjar Mahfud , Kedua DPD, Ketiga DPR RI, ke empat DPR Kota dan Provinsi. Kalau itu kita menang, baru Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur kita buat,” tegasnya.

Menurutnya, merebut kemenangan bukanlah hal yang mudah jika semua unsur partai tidak solid dan kompak. Ia mengingatkan, agar tidak terpengaruh dengan survey- survey maupun  poling-poling yang ada.

"mari kita sentuh hati rakyat, Door to door, karena itulah yang sangat penting bagi kita untuk dilakukan,” ajaknya.

Menurutnya, melihat kekompakan kader Pulau Sumbawa ini, maka wajib Gubernur atau Wakil Gubernur NTB pada Pilgub 2024 mendatang dari PDI Perjuangan, yakni Musyafirin. Termasuk merebut kembali kursi Bupati Sumbawa dan mempertahankan posisi Bupati Sumbawa Barat.

“Kalau saya lihat kompaknya di Pulau Sumbawa ini, kita wajib punya wakil gubernur dari PDI Perjuangan, dengan catatan kalian menangkan semuanya. Jadi hari ini kita bulatkan tekat menangkan partai. Jangan terganggu dengan poling-poling. Kita harus turun ketamu dengan rakyat. Sumbawa kita rebut kembali bupati, Sumbawa Barat juga,” tukasnya.

Rachmat juga memompa semangat juang kader se pulau Sumbawa lewat orasi-orasinya yang menggetarkan dan jargon-jargon khas merah. 

"Saudara saudara sekalian, jadi sekarang saya sampaikan salam buat kita, salamnya Ketua Umum buat kita, supaya door to door , sanggup, door to door untuk pemenangan presiden, untuk pemenangan DPR RI sanggup, DPD sanggup, DPRD Kabupaten sanggup, DPRD Provinsi sanggup," ujar Rachmat diiringi iringi kata bergemuruh dari peserta kompak bilang Sanggup.

Rachmat juga meminta Musyafirin , Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDIP NTB untuk memimpin rapat internal  tentang strategi Pemenangan Pemilu. 

Sebelumnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH, rakor hari ini diikuti oleh lebih 1.000 kader PDI Perjuangan se Pulau Sumbawa. 

“kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus yang telah yang hadir, semoga selama di Sumbawa membawa kesan yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, sikap loyalitas dan tegak lurus terhadap partai merupakan hal yang paling utama.  Semua kader PDI Perjuangan merupakan orang-orang yang memiliki DNA yang tidak pernah takut untuk berjuangan.

“Kita tegak lurus ketika ada perintah Partai. Demikian pula "DNA" kita tak pernah takut untuk berjuang menghadapi siapapun, untuk memenangkan Pemilu Pilpres, Pileg DPD dan Pilkada. PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa sangat Kompak bersatu memenangkan Pemilu 2024,” pungkasnya.

Mn

Bersatu Dengan Alam, TNI AD Bersama Masyarakat Bersihkan Aliran Sungai Cegah Bencana Banjir


Policewatch-Lombok Tengah.

Dalam upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah adanya banjir di musim penghujan, TNI AD bersama dengan masyarakat meluncurkan inisiatif bersih-bersih aliran sungai secara gotong royong sebagai wujud TNI bersama masyarakat bersatu dengan alam untuk NKRI. 

Kegiatan bersih bersih bersama masyarakat tersebut dipimpin langsung KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang dilaksanakan live via Zoom diikuti oleh Kodim Kodim di seluruh Indonesia, dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD ke 78 tahun 2023. 

Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara mengungkapkan,

kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI Kodim 1620/Loteng menjelang peringatan hari Juang TNI AD ke 78 tahun 2023, khususnya dalam pembersihan aliran sungai Jontlak sangat positif untuk kehidupan lingkungan masyarakat setempat. 


Selain sebagai ujung tombak dalam menjaga kelestarian alam sekitar, terlebih dalam pembersihan aliran sungai Jontlak desa mujur kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah, Kodim 1620/Loteng menerjunkan 155 personel bersama Polri, relawan, masyarakat dan pecinta lingkungan membantu atasi kesulitan masyarakat. 

"Dengan bersatu bersama masyarakat bersihkan aliran sungai, kami berharap dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar." Ujar Dandim di lokasi pembersihan aliran sungai, Kamis (14/12/2023). 

Selain membersihkan secara fisik seperti berbagai jenis sampah plastik, botol, dan limbah lainnya TNI AD Kodim 1620/Loteng bersama aparat desa juga menyelenggarakan kegiatan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai, dengan harapan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan. 

"Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai aset alam yang vital sebagai sumber kehidupan yang hakiki," terang Dandim. 

Keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan ini memberikan bukti bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan semakin tumbuh di setiap sendi sendi kehidupan masyarakat agar lebih mencintai alam demi kehidupan  masa depan yang lebih baik. 

"Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warganya secara merata dan berkelanjutan," uncapnya. 

Dengan adanya inisiatif seperti TNI bersatu dengan Alam, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas khusnya di Lombok Tengah untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keindahan alam Indonesia," tandas Dandim.

Mn

Mi6 Sebut Ganjar Benar-benar Tampil Komplet di Debat Capres Edisi Perdana

 


POLICEWATCH-MATARAM.

Lembaga kajian sosial dan politik NTB Mi6 menilai calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, unggul dalam debat calon presiden edisi perdana tadi malam. Perpaduan pengalaman sebagai politisi dan birokrat ditambah keterampilan public speaking, dinilai membuat Ganjar mampu memosisikan dirin sangat moderat.

“Ganjar tepat dalam menampilkan dirinya dengan kesanggupan mengontrol emosionalitasnya. Ganjar tahu kapan emosi dibutuhkan dan kapan kebersediaannya untuk menahan diri ia lakukan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram (13/12/2023).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini pun menjelaskan secara rinci bagaimana keunggulan Ganjar dalam debat perdana yang terbagi dalam enam segmen dan disiarkan langsung lembaga penyiaran nasional tersebut.

Keunggulan Ganjar kata Didu, sudah langsung terlihat dari segmen pertama. Dalam sesi penyampaian visi misi tersebut, Ganjar dinilai mampu mengungkap beragam persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara menurut Didu, dua kandidat Capres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, dinilai tidak memiliki keberagaman orientasi untuk mencapai visi Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

“Ganjar pandai menyentuh setiap pemilik persoalan yang ada untuk mendapat gambaran solusi. Semua aspek dikupas. Baik itu soal kesehatan, pendidikan, keadilan hukum, dan sisi kemanusiaan kaum disabilitas. Ganjar benar-benar komplet-plet…,” kata Didu.

Di segmen kedua, saat antarkandidat saling bertanya dan menjawab, Ganjar juga dinilai Didu tampil sangat tenang. Ganjar misalnya disebut memiliki konsep tentang pentingnya dialog dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua. Dan terbukti, Capres nomor urut dua langsung setuju dengan gagasan Ganjar. Sementara di sisi lain, dalam segmen ini, Prabowo dan Anies justru terlihat saling “serang”.

Pun tatkala menjawab pertanyaan yang terkait tentang pelayanan publik, Ganjar langsung menggambarkan pengalamannya dengan tetap mengedepankan perencanaan dan kesabaran dalam memahami yang dirasakan oleh publik.

Bahkan, kata Didu, saat Ganjar diserang terkait permasalahan yang membelit petani dan nelayan di Jateng oleh Prabowo Subianto, Ganjar merespons dengan begitu elegan dan justru mengingatkan kepada Prabowo bahwa yang bersangkutan justru harusnya bertanggung jawab atas data tentang petani karena pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia.

“Narasi yang disampaikan oleh Ganjar sangat kritis tanpa kehilangan etika dalam mengutarakan pikiran-pikirannya,” kata Didu.

Masih di segmen kedua, saat diberi kesempatan untuk bertanya kepada Capres nomor satu terkait toleransi dan kelompok minoritas, Ganjar tidak menyerang, melainkan lebih mengutarakan secara komprehensif apa yang hendak dilakukan dirinya bersama Mahfud MD sebagai cawapres. Pada sesi saling bertanya jawab ini pun, hanya  Ganjar yang tidak menyerang kandidat lain, melainkan bertestimoni atas apa yang sudah dilakukan bersama Mahfud MD sebagai wakilnya.

“Di segmen ini, Ganjar sangat menguasai persoalan dengan konsep dan cara bertutur yang amat baik,” kata Didu menganalisis.

Memasuki segmen ketiga debat, Ganjar tampil ke panggung lebih dahulu dari kandidat lainnya. Saat itu, Didu melihat, gestur tubuh Ganjar terlihat sangat rileks. Dan hal tersebut menurut Didu, menggambarkan hati dan pikiran Ganjar yang tenang dan gembira.

Saat ditanya tentang apa yang harus dilakukan atas pemberantasan korupsi, cara menjawab Ganjar juga kata Didu sangat menggambarkan penguasaan atas data dengan mengutip data yang dimiliki Indonesian Corruption Watch tentang jumlah kerugian negara akibat korupsi dalam sepuluh tahun terakhir mencapai Rp 230 triliun.

“Ganjar juga sangat memahami substansi regulasi dengan mengulas UU tentang Perampasan Aset. Itu sebabnya, calon nomor satu dan dua tidak berbeda pandangannya,” kata Didu.

Dan cara Ganjar menanggapi respons dari kedua kandidat tersebut juga kata Didu begitu mengesankan. Ganjar menyampaikan bila pandangan ketiga calon sama, maka ucapan dan tindakan akan dilihat oleh rakyat.

Di sisi lain, pada segmen ini, saat Prabowo diberi kesempatan bertanya ke  Anies, para pemirsa televisi, maupun mereka yang hadir secara langsung di lokasi debat yang berada di halaman Kanror KPU RI tersebut, dapat melihat langsung Capres nomor urut satu dan dua, saling mengungkit kisah lama.

Sebaliknya, saat Ganjar diberi kesempatan merespons Anies, Ganjar justru tidak menyerang, melainkan mengalirkan "pentingnya pengetahuan" tentang praktik demokrasi dengan menjelaskan pengalaman empirik serta penguasaan kognisinya tentang peran partai politik dalam pertumbuhan demokrasi.

Pada segmen keempat, masih dalam sesi saling Tanya jawab antarkandidat, Anies langsung menyerang Prabowo terkait etika yang dilanggar oleh Mahkamah Konstitusi. Didu melihat Prabowo lumayan terpojok. Kemudian saling serang terus berlanjut antara Prabowo dan Anies.

Dan ketika Prabowo mendapat giliran bertanya kepada Ganjar atas pengalamannya sebagai Gubernur terhadap lulusan sekolah vokasi, Ganjar sangat detil menjelaskan apa yang menjadi pertanyaan Prabowo.

Didu juga memberi point tinggi pada segmen ini, terkait cara Ganjar menjawab pertanyaan kehebatan Jokowi yang dilihat mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini sebagai cara Prabowo memancing dengan memunculkan kebijakannya yang memudahkannya sebagai Gubernur di Jateng.

“Semua dijawab Ganjar secara konsepsional. Tidak dengan anggukan setuju atau gelengan kepala sebagai tanda penolakan,” kata Didu.

Didu menegaskan, pada segmen keempat ini, sekali lagi Ganjar mencoba lebih berfokus pada esensi masalah yang dihadapi negara daripada mengembangkan pikiran oposisi sebagai cara menyerang kebijakan demi membangun citra diri secara populis.

Memasuki segmen kelima, di mana seluruh Capres masih saling bertanya dan merespon pertanyaan pihak lain, Ganjar dengan tubuhnya yang ringan dan rileks kembali melangkah lebih dulu ke panggung dibanding calon lainnya. Ganjar juga terlihat mengembangkan senyumnya yang bagi masyarakat Indonesia memang sudah sangat khas.

Segmen kelima dibuka dengan Prabowo langsung menyerang Anies. Dan saat merespons, Anies gantian memojokkan Prabowo dalam persoalan polusi di Jakarta.

Sampai kemudian pada saat giliran Ganjar melemparkan pertanyaan ke Prabowo yang terkait dengan HAM. Terlihat Ganjar membaca data dari secarik kertas yang dibawanya. Terlihat betul kata Didu, Prabowo agak sulit menjawab. Alhasil, Prabowo menganggap pertanyaan Ganjar sangat tendensius.

“Padahal yang dipertanyakan Ganjar adalah kesakitan sejarah yang belum selesai,” ucap Didu.

Pada segmen ini, Anies bertanya ke Ganjar terkait kasus tragedi Kanjuruan. Dan terlihat bagaimana Ganjar sanggup membalik "serangan" Anies dengan memberi penjelasan yang membuat penonton tahu kualitas ketegasan dan tidak sukanya Ganjar menunda masalah agar tidak disandera oleh persoalan lama. Ganjar menegaskan dirinya bukan orang yang abu-abu melainkan Sat Set!

“Kualitas berdebat Ganjar di segmen ini masih di atas rata-rata calon lainnya,” kata Didu.

Setelah saling lempar pertanyaan dan memberikan respons, jalannya seluruh debat ditutup dengan pernyataan pamungkas. Ganjar yang kembali selalu naik ke panggung lebih dulu, menurut Didu, masih tampil sangat stabil dengan wajahnya yang khas dengan senyum semringah.

Jika Anies maupun Prabowo masih terlihat "saling serang" di segmen pamungkas ini, Ganjar justru memilih mengungkapkan kisah dirinya dan kisah Mahfud MD yang lahir dari keluarga sederhana yang membuatnya jadi merasa mudah untuk mendengar suara rakyat.

Terlihat sekali Ganjar kata Didu, mampu memanfaatkan sesi pamungkas ini dengan menggambarkan bagaimana melalui harmonisasi dirinya dan pasangannya untuk berencana berkhidmat menyelesaikan masalah yang diraskan rakyat.

“Sebuah debat yang mengesankan dan memuaskan oleh cara Ganjar menampilkan dirinya dengan kesanggupan melontarkan gagasan sekaligus mengelola emosinya secara stabil,” tandas Didu.

Dia pun sangat yakin, penonton melihat hal tersebut. Sehingga, debat ini bisa menjadi kesempatan maksimal meraih simpati para swing voters yang selama ini kata Didu, selalu dimanfaatkan oleh lembaga survei.

“Ganjar dengan penuh kesadaran, tahu cara bagaimana memanfaatkan debat perdana ini untuk meraih simpati pemilih,” tutup Didu.

Mn

IPW Minta Kepada Kapolsek Pontianak Barat, Agar Pelaku Inisial AMB Segera ditangkap

 




PONTIANAK - POLICEWATCH.NEWS - IPW meminta Pelaku bernama Ambri alias AM Berdasarkan surat perintah penangkapan dari Polsek Pontianak Barat nomor: SP,Kap/66/XII/ RES.1.11/2023.bahwa untuk kepentingan penyidikan terhadap tersangka yang dikuatkan melarikan diri sdr , AM segera ditangkap terkait dugaan kekerasan yang kronologis kejadian pada tanggal 8 Desember 2023, sekira pukul 15.00 dijalan tabra Ahmad jalan, Berdikari 1 no 4 A, RT 005/ RW OO7 , Kelurahan Pal 5 Kecamatan Pontianak Barat, berdasarkan surat perintah penangkapan ditandatangani oleh Kapolsek Pontianak Barat AKP Anuar Syaripudin.SH.MH 


Sugeng Teguh Santoso meminta secepatnya pelaku AM segera ditangkap untuk dapat mempertanggungjawabkan atas perbuatannya 

Korban seorang ibu meminta keadilan yang viral atas perbuatan tersangka AM kini buronan Polsek Pontianak Barat 

Jurnalis Bambang/IWO

Libatkan Dewas KPK RI, Aktifis Sulbar Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Gratifikasi

  



Sulbar - POLICEWATCH,'NEWS - aktivis anti korupsi Provinsi Sulawesi Barat kembali mendatangi Kantor KPK RI di Jl Rasuna Said Jakarta Selatan. Mereka mendesak KPK untuk lebih serius menangani korupsi di Sulbar. Rabu 13 Desember 2023 

Dalam kunjungan kali ini, Andi Irfan menyebutkan, hari ini kami melakukan kordinasi ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK RI untuk menyampaikan beberapa data dan dokumen terkait kasus dugaan suap/gratifikasi di Kabupaten Polewali Mandar tahun 2016-2017. sebut Andi Irfan 

"Pada kesempatan tersebut kami menitip sejumlah harapan ke Dewas Pengawas KPK RI, dan mendukung KPK RI agar dalam menangani kasus dugaan korupsi di Polewali Mandar agar secepatnya menemui titik terang tidak hanya stagnan di penyelidikan (penindakan dan eksekusi) kalau memang sudah cukup bukti dan layak untuk naik ke tahap selanjutnya maka tidak ada alasan untuk KPK RI untuk tidak menaikan status kasus tersebut ke tahap selanjutnya," ucap Irfan   

Olehnya itu, lanjut Irfan, kami berharap melalui kordinasi ke Dewan Pengawas KPK RI agar melakukan pengawalan dugaan kasus suap/gratifkasi yang terjadi di Kabupaten Polewali Mandar tahun 2016-2017 dengan kode Pembeli sirup. Mengingat kasus tersebut terkesan lambat dan prosesnya sudah agak lama, jangan sampai kepercayaan rakyat/masyarakat Sulawesi Barat khususnya masyarakat Polewali Mandar berkurang ke KPK. Apalagi, kita sama-sama tau tahun 2019 KPK melakukan pemanggilan ke sejumlah anggota DPRD Kabupaten Polman serta di tahun 2020 KPK RI kembali mendatangi Kabupaten Polewali Mandar dan mengambil sejumlah dokumen di Kantor Bupati Polewali Mandar baik secara langsung maupun secara eletronik. 

Di tahun 2022 KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang anggota DPRD Polewali Mandar priode 2014-2019 dan beberapa orang terkait yang ikut serta dalam kasus dugaan suap/gratifikasi tersebut. 

Dalam kunjungan tersebut aktivis anti korupsi Sulawesi Barat memberikan sejumlah bukti laporan dan dokumen yang telah di serahkan ke KPK. 

Kami berharap kasus tersebut bisa menemui titik terang berkat kordinasi ke Dewan Pengawas KPK RI.

Bahkan, dalam rapat Ketua KPK RI Nawawi Pomolango sempat juga menyinggung terkait uang ketuk palu di DPRD. katanya 

"Selain itu, aktivis anti korupsi Provinsi Sulbar juga menyampaikan beberapa kasus di Provinsi Sulawesi Barat yang sudah di laporkan ke KPK selain Kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Majene yang segera mungkin bisa menemui titik terang dan berharap para pelaku korupsi yang merugikan rakyat dan keuangan negara segera di tuntaskan." sebut Andi Irfan 

Kami aktivis anti korupsi Sulawesi Barat sudah maksimal berjuang dan kami berharap doa dan dukungan masyarakat Provinsi Sulawesi Barat agar perjuangan melawan korupsi senantiasa hadir dan menjadi perlawanan yang utuh dan seutuhnya.  ((*ZUL*))

Tiga Belas Rumah di Desa Paccing Bone Rusak Parah Dihantam Angin Puting Beliung.

 



Bone, policewacth.news,- ewsSekitar 13 rumah warga dusun Pelleng -Pelleng nge Desa Paccing Kecamatan Patimpeng Kab Bone Sulsel  rusak berat akibat di terjang angin puting beliung pada minggu 10 Desember 2023,sekitar pukul 13.20 wita 

Kepala Dusun Pelleng pelleng nge Hj. Hasna  yang di temui media ini mengatakan Iya telah terjadi bencana angin puting beliung yang melanda dusun Pelleng pelleng nge sekitar 13 rumah dan beberapa rumah dengan kondisi rusak berat. 

Dalam peristiwa itu  atap rumah beterbangan sampai ratusan meter bahkan ada anak balita berumur tiga tahun bernama Anna terbawa angin puting beliung sekitar seratus meter anak itu di temukan dalam keadaan selamat tidak ada luka. Anna sedang tidur dalam ayunan di rumah orang tuanya . 

Lanjut kadus pelleng pelleng nge adapun kerugian menurut camat sekitar milyaran  saya selaku pemerintah setempat  memohon kepada pemerintah Kabupaten kiranya warga kami  yang tertimpa musibah  angin puting beliung mendapat bantuan maupun dari dermawan. 

Untuk bantuan dari kemensos alhamdulillah sudah ada di Terima   berupa uang dan barang. Dan bapak bupati sudah datang melihat lansung. (abh)

Mengacu Surat Edaran Mendagri No 821, PJ Bupati Bisa Melantik, memecat dan memutasi ASN

  



POLICEWATCH.NEWS - JAKARTA Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meluruskan informasi yang beredar ihwal penerbitan Surat Edaran (SE) Nomor 821/5492/SJ yang diteken Mendagri Tito Karnavian tertanggal 14 September 2022, di mana isu yang berkembang dalam surat tersebut membolehkan penjabat kepala daerah memecat dan memutasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Tujuan penerbitan surat edaran tersebut bertujuan agar pengelolaan pembinaan kepegawaian di daerah berjalan lebih efektif dan efisien,” ungkapnya dihadapan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin dan para Pelaksana Tugas (Plt), Penjabat (Pj), Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Daerah yang hadir secara virtual dalam acara Sosialisasi SE Nomor 821/5492/SJ Tahun 2022, Jumat (23/9).

Dirinya menjelaskan bahwa dalam SE tersebut, pemberian kewengangan kepada Pj, Plt, dan Pjs kepala daerah sangat terbatas terhadap dua hal, yakni pemberhentian/pemberhentian sementara/penjatuhan sanksi bagi ASN yang melakukan pelanggaran disiplin atau tindak lanjut proses hukum serta mutasi antar daerah dan instansi.

Dengan demikian, Pj, Plt, dan Pjs kepala daerah tidak perlu lagi mengajukan permohonan persetujuan tertulis sebagaimana yang diatur sebelumnya. Namun, lanjutnya untuk mutasi pejabat internal daerah, seperti pengisian jabatan tinggi pratama dan administrator, Pj, Plt, dan Pjs kepala daerah tetap harus mendapatkan izin tertulis dari Mendagri.

"Itu semua termaktum di ayat 4a dan 4b dalam surat edaran tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan butir-butir penjelasan dalam surat edaran tersebut, Pertama, Mendagri memberikan izin kepada Pj, Plt, dan Pjs kepala daerah untuk menjatuhkan sanksi atau hukuman disiplin bagi ASN yang tersangkut korupsi dan pelanggaran disiplin berat.

Poin kedua, lanjutnya bahwa Mendagri memberikan izin kepada Pj, Plt, dan Pjs kepala daerah yang akan melepas dan menerima ASN yang mengusulkan pindah status kepegawaian antar-daerah (mutasi antar-daerah), maupun antar-instansi (mutasi antar-instansi).

Dalam kesempatan itu, Sekjen Suhajar juga menyampaikan pesan dari Mendagri Tito Karnavian kepada para Pj, Plt, dan Pjs kepala daerah, di mana mereka terpilih tanpa melalui tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga tidak memiliki beban politik. Hal ini dapat membuat mereka bekerja secara netral dan profesional, sehingga tidak terjerat tindak pidana korupsi.

"Tetaplah bekerja secara maksimal, diharapkan proses pemerintahan dapat lebih baik dari sebelumnya, setidak-tidaknya, tidak kurang dari sebelumnya," pungkasnya. (RED)

Ini Sinyal Politik Pj.Bupati Lahat Muhammad Farid Temui Mantan Bupati Lahat Aswari

 




POLICEWATCH.NEWS - Pj.Bupati Lahat Muhammad Farid silahturahmi kerumah Saifuddin Aswari Rivai.SE mantan Bupati Lahat 2 Priode (2008- 2018) Muhammad Farid usai mengunjungi Pasar Tradisional Lematang untuk melihat secara dekat jelang nataru harga bahan pokok bersama OPD, 

Setelah kunjungan ke pasar Lematang Bupati Lahat Muhammad Farid yang baru masuk kerja terhitung dua hari dikesempatan ini ia langsung menemui Aswari di Hotel cendrawasih. Selasa (12/12/2023)

Muhammad Farid dan Aswari terlihat akrab berbincang namun mereka seperti nya sahabat lama, namun pembicaraan mereka belum tahu ditahun politik ini kata " Surya Kencana dari gestur keduanya hanya sebatas silaturahmi.

Sementara itu awak media wawancara dengan  Bupati Lahat Muhammad Farid,S.STP,M.Si di hotel Cendrawasih dirinya mengatakan karena kita baru ditunjuk dan dilantik menjadi PJ Bupati Lahat di Geria Agung Palembang 9 Desember 2023 oleh Gubernur Sumatera – Selatan.

” saya mngenalkan diri kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Lahat pada hari ini bersilaturahmi dikediaman rumah Kanda Aswari  beliau lebih banyak pengalaman khususnya di bidang Pembangunan karena telah menjabat Bupati Lahat 2 Periode karena saya lebih muda dengan bertukar pikiran dan berbagi pengalaman. Ujar " Farid

“Alhamdulillah hari ini sudah bertemu beliau  banyak bercerita  tentang sila – sila keluarga,kami datang ke sini bersama orang tua saya dari Palembang.

“Sila – sila keluarga dari Kebun Jati, Pelang Kenidai Pagar Alam. Disampaikan,” PJ Bupati Lahat Muhammad Farid kita ingat pada Nurdin Lengang Pejuang di Kabupaten Lahat.

“Dan bercerita tentang pengalaman selama menjabat Bupati Lahat sudah banyak pengalaman terutama di bidang pembangunan kita tinggal meneruskan, " ini  sangat berarti buat saya Insya Allah hal – hal  positif dalam membangun Kabupaten Lahat lebih maju untuk Kabupaten Lahat khususnya.

“Sementara itu,” Syaifudin Aswari Rivai yang akrab di panggil kak Wari  mengatakan terima kasih PJ Bupati Lahat Muhammad Farid yang menyempatkan hadir dikediaman rumahnya telah bersedia untuk bersilaturahmi ke sini.

” Ini semestinya Etika yang harus dimiliki masuk ke suatu Daerah kita harus mengenalkan diri dan bersilaturahmi, Dikatakan Aswari Pengalaman saya baru menjabat  Bupati Lahat saya datang juga dikediaman Mantan Bupati Lahat Harun Nata hingga saya sampai menjabat Bupati Lahat 2 Periode.

Sayangilah masyarakat dulu kalau pembangunan itu Standard yang penting kebersamaan masyarakat dan Bupati,antara Bupati dengan rakyat bersama membangun Daerah,tanya dengan masyarakat apa yang harus dilakukan.

“Aswari menceritakan pengalamannya pertama menjadi Bupati Lahat APBD Kabupaten Lahat pada saat itu awalnya hanya  700 Miliar dengan anggaran 700 Miliar bisa membangun Kabupaten Lahat,setelah ditinggalkan dirinya tidak menjabat Bupati lagi habis masa jabatannya ,APBD Kabupaten Lahat mencapai 2 Triliun dan 3 Triliun.

” Karena membangun itu tidak harus dari APBD bisa dengan jaringan tidak akan terbangun kalau mengandalkan APBD saja,”Ujar Aswari Mantan Bupati Lahat 2 Periode ini (Bambang/IWO)

Jelang HJK Tahun 2023, Kodim Loteng Gelar Donor Darah Untuk Aksi Kemanusiaan


Policewatch-Lombok Tengah.

Dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2023, Kodim 1620/Loteng menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk partisipasi dalam upaya demi kemanusiaan dan setetes darah untuk kehidupan. 

Kegiatan donor tersebut dilaksanakan di ruang data Makodim 1620/Loteng bersama dengan PMI Lombok Tengah yang di ikuti puluhan prajurit, bertujuan untuk mendukung stok darah di wilayah Kabupaten Lombok Tengah sebagai bagian dari memperingati peristiwa sejarah keberanian dan patriotisme. 

"Donor darah tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga mencerminkan semangat gotong-royong dan kepedulian terhadap sesama," ujar Dandim Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara, Selasa (12/12/2023). 

Selain itu, kegiatan donor darah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif serta partisipasi aktif dari anggota Kodim 1620/Loteng dalam menyumbangkan setetes darah jelang peringatan Hari Juang Kartika tahun 2023 untuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. 


"Donor darah menjadi kegiatan yang sangat relevan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat. Semangat gotong-royong dalam berbagi darah ini juga sejalan dengan semangat HJK, yang mengajarkan nilai-nilai keberanian dan pengabdian kepada bangsa," terang Dandim. 

Selain kegiatan donor darah, Kodim 1620/Loteng juga akan mengadakan serangkaian kegiatan lainnya, termasuk upacara peringatan dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 15 Desember tahun 2023 mendatang. 

Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam menjalani perjalanan bangsa melalui setetes darah untuk satu kehidupan bagi kebutuhan masyarakat. 

"Karena donor darah yang dilakukan prajurit bukan hanya sebuah kegiatan kemanusiaan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keadilan," tandas Dandim.

Mn