Sat Samapta Polresta Mataram Intensif Jaga Objek Vital Dan Patroli Di Hari Libur Imlek 2547


Policewatch-Mataram.

Dalam rangka upaya memberikan himbauan kepada masyarakat yang sedang menghabiskan waktu liburan hari raya Imlek 2574, Sat Samapta Polresta Mataram Polda NTB intensif melaksanakan Penjagaan dan Patroli di lokasi rawan kriminalitas dalam mencegah aksi kejahatan di wilayah hukumnya.

" Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat bagi fungsi kami tentunya harus mengantisipasi ancaman gangguan ", kata Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH atas seijin Kapolresta Mataram saat dikonfirmasi. Senin, (23/01/2023)

" Di hari perayaan Imlek 2574 ini banyak masyarakat yang memanfaatkan libur cuti bersama sehingga patroli ke berbagai tempat yang di pandang mempunyai potensi gangguan serta kerawanan kamtibmas sangat dibutuhkan ", tambahnya

Seperti obyek vital perbankan, pemukiman, obyek wisata, tempat ibadah dan pusat perbelanjaan guna mempersempit ruang aksi kejahatan dimana adanya kesempatan ", ungkap Kasat Samapta

Ia menekankan kepada personel untuk memberikan himbauan dan dialogis kepada masyarakat terutama sasarannya barang bawaan, penempatan parkir kendaraan dan rumah yang ditinggal untuk berwisata.

Dengan harapan yang dilakukan oleh kepolisian guna meminimalisir niat dan perbuatan terjadinya suatu tindak pidana, serta patroli ini juga merupakan suatu kegiatan yang baik juga baik masyarakat, karena dengan kegiatan ini masyarakat akan merasa aman dan nyaman, tutup Kompol Supyan.

"MN"

Libur Hari Raya Imlek, Polsek Narmada Gelar Pengamanan Di Objek Wisata




POLICEWATCH-Lombok Barat.

Guna mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan Libur Hari Raya Imlek 2574,  Polsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan pengamanan beberapa obyek wisata di Kilang Renang Taman Bunga Suranadi dan Kolam Renang Mahoni, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Senin (23/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursana SH menjelaskan bahwa kegiatan ini dengan melaksanakan Patroli bertujuan untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan seperti terjadinya kasus 3C (Curat Curas dan Curanmor) dan kerawanan kamtibmas lainnya di obyek wisata.

Disamping itu juga melakukan berdialogis dengan pemilik obyek wisata untuk meningkatkan pengawasan sambil    memberikan himbauan kepada para Pengunjung agar berhati hati dalam beraktivitas di Kolam Renang, kata Kompol Nursana 

Terutama untuk memberikan kenyamanan terhadap para wisatawan saat menikmati libur panjang Imlek Tahun 2023, dimana kegiatan tersebut untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat serta pengunjung wisata.

Sehingga dapat memastikan supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, pengamanan dimulai dari pengaturan lalu lintas masuk lokasi wisata serta patroli secara mobile di seputaran lokasi wisata

Pengamanan yang dipimpin oleh Kanit Intel Polsek Ipda I Made Sudarma beserta 5 personel fungsi Polsek Narmada, dan sementara untuk situasi masih dalam keadaan aman dan kondusif, tutup Kompol Nursana,

"MN "

Gabungan TNI Polri & Tim Basarnas Temukan Korban Tenggelam,Kondisi Sudah Tak Bernyawa

 


POLICEWATCH-Lombok Barat.

Polsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB bersama Tim Basarnas Lombok Barat akhirnya menemukan pencarian korban tenggelam atas nama M. Zona Rizkika Rahmatullah, 22 tahun di obyek wisata Air Terjun Sgenter Dusun Kumbi, Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Minggu, (23/01/2023) pagi

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursana SH membenarkan memang betul korban sudah kami temukan yang diketahui bernama M. Zona Rizkika Rahmatullah, 22, alamat Babakan, Sandubaya.

" Kemarin pada pukul 20.30 wita Tim Basarnas bersama Anggota Polsek Narmada dan Sat Samapta Polresta Mataram yang di bantu Linmas serta masyarakat menghentikan pencarian terhadap korban yang belum diketemukan karena situasi gelap dan debit air yang semakin besar dan diputuskan  pencaharian akan dilanjutkan besok pagi ", kata Kompol Nursana

Selanjutnya pada pukul 06.00 wita Tim Basarnas bersama personel Polsek Narmada melanjutkan pencarian di sekitar air terjun dengan menggunakan alat selam , sekitar 07.16 wita korban ditemukan sudah dalam keadaan kaku atau meninggal dunia, ungkap Kapolsek



" Korban menggunakan baju singlet warna merah, dan celana pendek coklat, setelah ditemukan kemudian korban dimasukkan atau dibungkus dengan plastik kantong jenazah untuk dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Suranadi dan cek visum luar ", terang Kompol Nursana

Lebih lanjut Kapolsek juga menjelaskan bahwa keluarga korban sudah menunggu di Puskesmas dan akan untuk selanjutnya jenazah dibawa kerumah duka Babakan Sandubaya dan rencana dimakamkan di Pringgasela Lombok Timur, beber Kapolsek.

"Haedir Ali"

Rakerwil Jamkeswatch Se- Jawa Barat: Saling Menguatkan Demi Sehat Hak Rakyat

 



Purwakarta,Policewatch.News: Pembenahan program kerja terus dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Jamkeswatch Jawa Barat. Rakewil ini sengaja dilakukan di kantor Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(KC FSPMI) Purwakarta. Pasalnya masih ada beberapa kota/kabupaten yang belum melakukan program Universal Health Coverage (UHC). Cakupan semesta kesehatan ini tentunya sudah sepantasnya bisa direalisasikan di Indonesia. Cakupan perlindungan kesehatan yang dimulai dari pelayanan kesehatan sederhana hingga sampai pelayanan berbiaya mahal dimana didalamnya mencakup pelayanan Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif, Minggu(22/01/2023).

Dalam agenda Rakerwil se-Jabar ini dihadiri oleh Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional(DPN) Jamkeswatch Indonesia Daryus, Deputi Direktur Pelayanan dan Medis Ahmad Rifai, Deputi Direktur Advokasi dan Relawan Rismanto, ketua DPW FSPMI Jabar Suparno SH, ketua DPW Jamkeswatch Jabar  Mustopa, dan sekretaris DPW Jamkeswatch Jabar Ali Mansyur  beserta staf jajaran kepengurusan DPW Jabar lainnya.

Turut hadir beberapa Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Jamkeswatch se-Jawa Barat diantaranya DPD kota Bekasi, DPD Kabupaten Bekasi, DPD Karawang, DPD Bogor Raya, DPD kota Bandung, DPD kabupaten Bandung Barat, DPD Purwakarta, juga DPD Cirebon.


Agenda Rakerwil dibuka langsung oleh Ali Mansyur tepat pukul 10:13 WIB sekaligus memperkenalkan jajaran kepngurusan Dewan  Pimpinan Wilayah(DPW) Jamkeswatch Jabar.

Dalam sambutannya ketua DPW FSPMI Jawa Barat Suprno SH menyampaikan motivasi, dan beberapa arahan untuk tim Jamkeswatch yang mengikuti agenda Rakerwil Se-Jawa Barat.

"Sebentar lagi momen politik, buruh sudah punya kendaraan sendiri yaitu Partai Buruh(PB) yang sudah lolos bisa berkontestasi di Pemilu yang akan datang. Ini sepenuh butuh dukungan dari kita semua, termasuk ada peran Jamkeswatch didalamnya.," ungkap Suparno SH.

Menurutnya,  Partai Buruh sudah dilirik oleh beberapa elit politik dinegeri ini, jadi semakin optimisme Partai Buruh untuk berlaga nanti dipemilu.

"Jangan pernah takut karena ini alat perjuangan kita bersama, pergerakan Jamkeswatch tentunya akan jauh lebih dibutuhkan oleh Partai Buruh. Saya paham betul pergerakaan Jamkeswatch khususnya diJawa Barat, banyak masyarakat sudah tertolong oleh Jamkeswatvh, ini mesti bisa jadi modal untuk Partai Buruh itu sendiri," tambah Parno pria yang masih aktif bekerja disalah satu perusahaan di Bekasi itu.

Senada disampaikan oleh ketua DPW Jamkeswatch Jawa Barat Mustopa bahwa kerja keras Jamkeswatch akan terus dilakukan, disamping itu akan mensosialisasikan siapa itu Jamkeswatch, bagaimana peran Jamkeswatch khsusnya diwilayah Jabar.

"Sebagian kota/kabupaten memang masih ada yang belum melakukan program Universal Health Coverage(UHC). Kita dari DPW akan meminta datanya kepada DPD didaerahnya masing-masing yang belum melakukan program(UHC. DPW akan segera kirim kan surat kepada instansi yang ada didaerahnya," ucap Mustopa.

Lebih lanjut, DPW Jamkeswatch Jabar akan segera membuat grup WA yang didalamnya ada pengurus DPD disetiap daerahnya masing-masing.

"Pengrekrutan anggota untuk menjadi relawan Jamkeswatch ini pun menjadi sangat penting untuk Kita. Maka dari itu DPW akan segara intruksikan agar setiap DPD didaerahnya bisa berkamunikasi dengan Pempinaan Unit Kerja(PUK) disetiap wilayah," pungkas Mustopa tegas.

Selain berdiskusi beberapa pengurus DPD Jamkeswatch yang hadir, ada salah satu DPD yang menyampaikan temuannya yaitu penggunaan Jamkesda yang punya batas limit pembiayaannya.

Sesi diskusi pun bahkan sempat terjadi ketegangan ketika terjadi perdebatan antara beberapa pengurus DPD Jamkeswatch yang hadir.(JG/Cepi) 

Polres Sumbawa Berhasil Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Di Tarano


POLICEWATCH-Sumbawa Besar.

Personel Opsnal Sat Res Narkoba Polres Sumbawa Polda NTB berhasil  menangkap seorang pria paruh baya HZ (53) terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano Kab. Sumbawa.

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra S.I.K, MH.,saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut, pelaku yakni HZ (53) warga Dusun Parang Atas Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano.

Kapolres menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima oleh Kasat Narkoba Iptu Malaungi SH, MH., terkait adanya seorang laki-laki yang diduga memiliki dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu di kecamatan Tarano.

Selanjutnya team Opsnal Sat Res Narkoba Polres Sumbawa bergerak menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, dan menemukan pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang diinformasikan warga.

"Pelaku di tangkap di rumahnya di Desa Labuhan Bontong Tarano pada hari Jumat 20 Januari 2023 sekitar pukul 17.00 wita" ungkap Kapolres.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati 3 poket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,82 gram yang di simpan oleh pelaku HZ di dalam kotak kaca mata di dalam rumahnya. Saat diinterogasi petugas HZ hanya bisa pasrah dan mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya.

Selain barang bukti narkotika jenis sabu, petugas juga turut menemukan barang bukti lainnya berupa 1 buah pipa kaca,1 buah skop, 1 buah kotak kaca mata, 1 buah bong, 2 buah korek gas,1 lembar tisu dan 2 buah sumbu.

"Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Sumbawa berserta barang bukti guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut" pungkas AKBP Henry. (MN)

Mahir Berbahasa Mandarin Briptu ZamZam Dapat Apresiasi Kapolres KSB




Policewatch-Sumbawa Barat. 

Viral di media sosial video polisi mengucapkan selamat hari raya Imlek dalam bahasa Mandarin dengan lancar, dengan kemahiran bahasa Mandarin seorang anggota polisi menuai pujian dari netizen.Rupanya polisi yang mahir dalam berbahasa Mandarin  bernama  Briptu Muhammad Zam zam anggota Polres Sumbawa Barat Polda NTB.

Muhammad zam zam mengatakan,bahwa dirinya bertugas urkes klinik di Polres Sumbawa Barat sudah 7 tahun,ketertarikan saya untuk belajar Bahasa Mandarin membuat saya untuk mengikuti asesment Dikbangpes penerimaan Bahasa Mandarin dasar pada januari tahun 2022 lalu.

"Alhamdulillah setelah saya lulus asesment,, saya dapat menyelesaikan Pendidikan Bahasa Mandarin Dasar selama 3 bulan di Sekolah Bahasa Polri dengan Meraih Pringkat ke 2 dari 20 siswa Bahasa Mandarin," ucapnya kepada media minggu (22/01/23).

Lanjutnya,setelah saya menyelesaikaan pendidikan dasar ia mencoba untuk mengikuti HSK (Hanyu Suiping Kaoshi 2) dan alhamdulillah dapat lolos dengan nilai 100 pada listening. Setelah lulus HSK 2 saya mendapatkan Beasiswa kesempatan belajar secara daring (online) di kelas Lanjutan (advance Class) di Zhengzhou University Of Light Industry (郑州轻工业大学) Selama 2 Semester (1 Tahun) dengan dosen pengajar dari China langsung atau biasa disebut Native Speaker.( alhamdulillah Kapolres AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP memberikan izin untuk mengikuti studi tersebut).

" Saya sudah menyelesaikan semester pertama pada 2022 dan semester 2 akan dimulai lagi pada bulan februari 2023 setelah perayaan imlek.Bahasa Mandarin sangat menarik dan menantang,jadi harus banyak belajar membaca dan menulis agar tidak mudah lupa,"terangnya 

Sementara itu,Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, mengapresiasi kemahiran Briptu Muhammad Zam zam sudah menekuni belajar bahasa Mandarin, tentu pimpinan mendukung anggota nya yang belajar bahasa asing sebagai berprestasi

"Mn".

Acara Pemakaman Aiptu Harun Al Rasid Dapatkan Pengamanan Anggota Polres Dompu.









Policewatch-Dompu

Acara kegiatan upacara pemakaman jenazah almarhum Aiptu Harun Al Rasid dilaksanakan secara Kedinasan Polri.

Dalam acara tersebut lansung dipimpin oleh Waka Polres Dompu "KOMPOL ABDI MAULUDDIN S.Sos" selaku inspektur upacara

yang berlansung dipemakaman keluarga Lingkungan Kandai Dua Barat, Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu minggu 22/01/2023


Giat pelaksanan upacara Pemakaman Jenazah Almarhum Aiptu  Harun Al Rasid dipimpin oleh Waka Polres Dompu Kompol Aabdi Maulidin S.Sos, Kabag ops polres Dompu AKP Syamsurrijal S.Sos selaku Perwira upacara dan Kapolsek Woja Ipda Zaenal Arifin SIP,selaku komandan upacara.

Acara pemakaman tersebut dihadiri oleh,Waka Polres Dompu Kompol Abdi Mauluddin S.Sos.Kabag OPS polres Dompu AKP Syamsurrijal S.Sos,PJU Polres Dompu.Kapolsek Jajaran Polres Dompu.Personil Polres Dompu dan Polsek Jajaran Polrea Dompu.Personil Brimob. PC. Bhayangkari Polres Dompu.serta masyarakat pengantar jenazah.

Menurut keterangan Wakapolres Kompol Abdi Mauluddin S.Sos,melalui kabag ops AKP Syamsurrijal S.Sos,lewat via whatsapp menjelaskan bahwa, dari kejadian ini, seperti saudara kita Almarhum Aiptu  Harun Al Rasid yang telah meninggalkan kita terlebih dahulu, ini semua  adalah merupakan bentuk atau peringatan bagi kita semua,artinya semua yang hidup,pasti akan mengalami yang namanya mati.

Ia menambahkan,untuk kita semua marilah kita persiapkan diri,karena kita semua diatas dunia hanya sementara,kita lagi musafir,sebelum kita kembali,maka harus punya persiapan dan mempunyai bekal yang cukup,mari kita berbuat baek,laksanakan apa yang diperintahkan oleh alloh SWT ,perbanyak amal seperti sodaqoh infak dan lainnya,ajaknya. 

Dan alhamdulillah Acara pemakaman tersebut berjalan aman dan lancar,tutupnya

"MN".




 


.

Polsek Narmada Bersama Tim Basarnas Mendatangi TKP Pencarian Korban Hilang Akibat Tenggelam.








POLICEWATCH-Lombok Barat.

Polsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) telah terjadi peristiwa hilangnya korban yang belum diketahui identitasnya karena tenggelam di obyek wisata air terjun Segenter Kawasan Tahura Nuraksa Dusun Kumbi Desa Pakuan, Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Minggu, (22/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursana SH membenarkan kejadian tersebut bahwa pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2023 sekira pukul 17.00 wita, kami menerima Laporan melalui via telphone dari warga bahwa ada pengunjung wisata hilang di perkiraan tenggelam di area air terjun. 

Dengan adanya informasi tersebut dengan sigap piket fungsi Polsek Narmada melibatkan 8 personel dipimpin oleh Kanit Lantas Iptu Dewa Mudra beserta Bhabinkamtibmas dan 7 personel lainnya menuju lokasi TKP, ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi 

Setibanya di lokasi TKP tindakan yang dilakukan masing-masing fungsi melaksanakan tugasnya untuk memberikan pengamanan, mencari korban, memeriksa identitas dan meminta keterangan saksi-saksi, terang Kapolsek

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa menurut keterangan dimana ada saksi menyatakan yang juga bersamaan saat mandi namun tidak mengenal korban seorang laki laki yang sedang menggunakan HP sambil mandi dan menghilang.

Kemudian diketahui saksi lainnya korban Mr X, datang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih DR 2784 CI dengan membawa tas ransel dan bekal, sampai saat ini sementara identitas dan kendaraan bermotor masih dalam penyelidikan lebih lanjut, tegas Kapolsek

" Selanjutnya piket fungsi berkoordinasi dengan Tim Basarnas atau SAR Kabupaten Lombok Barat yang datang sekitar pukul 19.00 Wita melaksanakan survei lokasi, karena keadaan tidak memungkinkan atau kondisi gelap dan air tambah keruh bahaya banjir, korban belum bisa ditemukan sampai situasi memungkinkan ", pungkas Kompol Nursana

"MN ".

Polsek Pagutan Bersama Perangkat Lingkungan Berkolaborasi Amankan Tradisi Nyongkolan








POLICEWATCH-Mataram.

Kegiatan Tradisi Nyongkolan setiap diakhir pekan membuat pihak Kepolisian harus mengantisipasinya guna memberikan rasa aman dan kenyamanan masyarakat, Polsek Pagutan bersama aparat lingkungan melakukan pengamanan dari Dusun Temas Desa Narmada Kecamatan Narmada nenuju Lingkungan Karang Buaya Kelurahan Pagutan Timur Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Minggu, (22/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan SH mengatakan bahwa " iya jadi pengamanan ini sampai membutuhkan aparat lingkungan pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2023 Pukul 16.30 wita bertempat di Jalan R.M Panji Anom Lingkungan Karang Genteng, Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram ", kata Kapolsek saat dikonfirmasi 

" Kegiatan Pengamanan Nyongkolan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Pagutan Timur, berkolaborasi dengan Pemuda Lingkungan Karang Buaya dan Kepala Lingkungan Karang Buaya, yang di pimpin oleh Piket Pawas P.S. Kanit Samapta Poksek Pagutan Aiptu Made Oka Wismaya dan Piket Intelkam Polsek Pagutan Bripka I Gede Giantara", ungkapnya 

Karena kegiatan tersebut nengambil route ramai arus lalin Start dari Jalan R.M Panji Anom depan SMAN 4 Mataram, kearah Barat, menuju jalan R.M panji Anom belok kiri Finish menuju Lingkungan Karang Buaya Kelurahan Pagutan Timur sehingga dibutuhkan kehadiran petugas, terang Iptu Sastrawan 

Didampingi itu kegiatan Nyongkolan ini juga diikuti sekitar 300 orang dan diiringi dengan alat Musik Tradisional Gendang Beleq, kami pun harus siap namun syukur aparat lingkungan juga ikut membantu, jelas Kapolsek

Kapolsek pun berharap dengan bantuan warga masyarakat ataupun aparat lingkungan kegiatan Nyongkolan ini bisa berjalan tertib dan lancar.

" Kedepannya kami juga menghimbau setiap kegiatan masyarakat, mari bersama-sama menjaga Harkamtibmas  bukan saja tugas pihak Kepolisian saja namun menjadi tanggung jawab kita bersama ", tutup Kapolsek

"MN ".



Gempa 3,6 Magnitudo, Guncang Kabupaten Purwakarta

Breaking News



policewatch.news, purwakarta,- Hari Minggu, 22 Januari 2023, pukul 11:58:36 WIB, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat diguncang gempa bumi tektonik.

Dikutip DeskJabar  dari situs resmi bmkg.go.id yang diunggah pada hari ini Minggu, 22 Januari 2023.

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M= 3,6 Episenter terletak pada koordinat 6.73 LS - 107.34 BT.

BMKG menyebutkan pusat gempa berada di darat 22 kilometer Barat Daya Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada kedalaman 7 kilometer

Dampak dari gempa bumi tersebut yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG.

Wilayah yang terkena dampak Gempa, BMKG menyatakan gempa bumi tersebut dirasakan hingga (Skala MMI): III Purwakarta, II - III Cikalong Wetan, II - III Cianjur, II - III Karangtengah, II - III Ciranjang, II - III Darangdan, II - III Cirata.

Hingga berita ini dimuat, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Hingga pukul 12:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

BMKG menyarankan agar berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi, walaupun tidak berpotensi Tsunami.

BMKG merekomendasikan kepada masyarakat sekitar Purwakarta, Cikalong Wetan, Cianjur, Karangtengah, Ciranjang, Darangdan, Cirata, Jawa Barat dihimbau agar tetap tenang.

BMKG juga menghimbau agar masyarakat sekitar Purwakarta, Cikalong Wetan, Cianjur, Karangtengah, Ciranjang, Darangdan, Cirata, Jawa Barat dihimbau tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya

Kepada masyarakat yang terkena dampak dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dalam beberapa menit pertama setelah gempa, parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat,kecuali telah dianalisis ulang seismologist.*cepi*

#GEMPABUMI #PURWAKARTA #BENCANA



Gelar Patroli Weekend Satlantas Polresta Mataram Antisipasi Balap Liar




POLICEWATCH- Mataram.

Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram Polda NTB menggelar Patroli Blue Light saat akhir pekan (Weekend) secara hunting pada malam hari dengan sasaran pengguna knalpot brong dan antisipasi balap liar di beberapa rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Mataram. Minggu, (22/01/2023) dini hari

Kapolresta Mataram melalui Kasat Lantas Kompol Bowo Tri Handoko SE SIK mengatakan bahwa patroli blue light ini menindak lanjuti menekan jumlah kecelakaan lalu lintas serta penggunaan knalpot brong yang sangat meresahkan masyarakat.

Sekaligus antisipasi balapan liar yang sering marak terjadi di wilayah hukum Polresta Mataram, sehingga kehadiran di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan, kata Kompol Bowo

Kasat Lantas juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran bagi pengendara jalan lain yang menggunakan jalan tersebut, tambahnya 

Kegiatan yang kami lakukan secara berpindah-pindah tempat dimana dirasakan adanya informasi aksi balapan liar dan secara hunting didatangi oleh petugas, jelas Kompol Bowo

Kasat Lantas pun menghimbau kepada masyarakat bahwa jalan raya bukan sebagai area balapan bagi orang tertentu karena sudah ada tempat atau kawasan khusus seperti sirkuit, untuk area ajang balapan maka dari itu kita harus menghargai pemakai jalan lain, pungkasnya

"MN"



IPW Minta KPK Periksa Pemilik PT.Jhonlin Baratama SA,Terkait Dugaan Suap Pajak Batubara

 



JAKARTA, POLICEWATCH.NEWS -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mendalami putusan pidana korupsi pada mantan konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama, Agus Susetyo dan menyeret aktor intelektualnya. Pasalnya, secara substansi, terdakwa kasus penyuapan itu mewakili perusahaan milik Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam. 

Terdakwa Agus Susetyo divonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor di PN Jakarta Pusat, Kamis (19 Januari 2023). Agus juga dikenakan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

Mantan konsultan PT Jhonlin Baratama tersebut dianggap terbukti memberikan suap sebesar SGD 3,5 juta kepada Direktur Pemeriksaan dan Penagihan (P2) Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2016-2019 Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani mantan Kepala Sub Direktorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan DJP. 

Oleh karena itu, Indonesia Police Watch (IPW) meminta KPK menelusuri kepentingan Agus Susetyo yang melakukan penyuapan pajak dari perusahaan bidang batubara tersebut. Sebab, Agus selaku Konsultan Pajak melakukannya untuk kepentingan perusahaan yang diwakili dan dilindunginya dan bukan untuk kepentingan pribadinya. 

Sehingga, sudah saatnya lembaga anti rasuah tersebut memeriksa pemilik PT Jhonlin Baratama Samsudin Andi Arsyad dalam pengkondisian surat ketetapan pajak (SKP) dan menurunkan nilai pajak kepada tim pemeriksa pajak Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Jangan sampai ada tebang pilih dalam penegakan hukum khususnya pada pemberantasan korupsi oleh KPK. 

Saat sidang dengan terdakwa mantan pejabat Ditjen Pajak (DJP) Angin Prayitno Aji dan stafnya Dadan Ramdani di Pengadilan Tipikor, Senin (4 Oktober 2021) Jaksa yang membacakan BAP Eks Tim Pemeriksa Pajak Yulmanizar menyatakan terdapat permintaan untuk pengkondisian nilai penghitungan pajak PT Jhonlin Baratama sebesar Rp 10 milyar. 

"Dalam penyampaiannya atas permintaan pengondisian nilai SKP PT Jhonlin Baratama disampaikan kepada kami, bahwa ini adalah permintaan langsung dari pemilik PT Jhonlin Baratama yakni Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam untuk membantu pengurusan dan pengondisian nilai SKP tersebut. Apa demikian?" tanya Jaksa kepada Yulmanizar pada persidangan tersebut. 

Hal itu langsung dibenarkan oleh Yulmanizar bahwa permintaan Haji Isam tersebut disampaikan oleh Agus Susetyo. "Iya itu disampaikan oleh pak Agus," jawab Yulmanizar.

Dengan fakta persidangan dari Angin Prayitno Aji yang divonis sembilan tahun penjara dan anak buahnya eks kepala Sub Direktorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan DJP Dadan Ramdani yang divonis 6 tahun penjara serta eks Konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama Agus Susetyo yang divonis 2 tahun penjara, maka sudah saatnya KPK menegakkan hukum secara adil dan sesuai dengan rasa keadilan masyarakat dengan menetapkan tersangka baru pada direksi PT jhonlin baratama dan atau pemegang saham / pemiliknya dengan sangkaan menyuruh melakukan suap.

Fakta hukum sudah cukup. Akankah Firli Bahuri dan pimpinan  KPK berani menegakkan hukum terhadap Samsudin Andi arsyad alias H. Isam? IPW ingin melihat pembuktian bahwa KPK adalah insitusi penegak hukum yg tidak tebang pilih. 

Jurnalis : Bambang.MD

LIDIK KRIMSUS RI dan MAAKI akan Ungkap Kasus Baju Batik Gate 24 M Diknas Muara Enim, Bila Perlu Akan Demo di KPK Usut Tuntas, Siapapun dibelakang AB.

 

Dok: MAAKI saat Demo 2021


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS pengadaan dan  belanja PAKAIAN SERAGAM BATIK SISWA SD/MI NEGERI DAN SWASTA DAN PENGADAAN PAKAIAN SERAGAM BATIK SISWA SMP/MTs NEGERI DAN SWASTA TA 2021 dengan jumlah anggarannya sangat fantastis sekali di dinas pendidikan kabupaten Muaraenim saat ini sudah menjadi perhatian publik secara luas. Penandatanganan Kontrak 6 Oktober 2021 09:0015 Oktober 2021 16:00 Tidak Ada.

Pengadaan Baju Sekolah Dinas Pendidikan Muaraenim Bernilai Rp.24 Miliar, tahun 2021 LIDIK KRIMSU RI dan MAAKI Akan melaporkan Dugaan KKN terkait proyek Pengadaan baju batik senilai 24 M Tersebut bahkan jika perlu kita Akan Gelar AKSI DEMO DI KPK " Tangkap AB", dan Kadisdik "

Ketus Umum Masyarakat adat Anti Korupsi (MAAKI) Alim Bara dan Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Rodhi Irfanto,SH, diwawancarai di jakarta oleh wakil pimpinan redaksi policewatch.news Bambang.MD siapapun dibelakang insial AB " nggak ada urusan kata " Rodhi,

2 lembaga besar ini MASYARAKAT ADAT ANTI KORUPSI (MAAKI) DAN LIDIK KRIMSUS RI, sudah mengantongi beberapa bukti petunjuk dalam mengusut kasus tersebut dan kami sudah sering melakukan aksi Demo  di gedung merah putih KPK, dan kami mendesak kepada Ketua KPK Bapak Firli Bahuri, untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dalam pengadaan baju batik di Diknas Pendidikan Muara Enim senilai 24 M, kata " Ali Bara aktivis yang sering melakukan aksi demo di KPK,

Seperti dilansir di beberapa media online, perusahaan yang mengikuti tender Pengadaan Pakaian Seragam Batik Siswa SD/MI Negeri Dan Swasta Dan Pengadaan Pakaian Seragam Batik Siswa SMP/MTs Negeri Dan Swasta tahun 2021 lalu di Kota Solo, yakni PT Ambassador Garmindo.


 Dimana, saat pengumuman pemenang, PT Ambassador Garmindo dinyatakan gugur, karena tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan atau sewa mesin.

Namun dari pihak panitia lelang  yang di menangkan PT. Mikha Karya Utama beralamat Lorong Langgar No.79 20 Ilir DII Palembang alamat kantornya hanya rumah biasa,bukan perusahaan konveksi ukuran besar atau kecil.

Sedangkan PT.AMBASSADOR GERMINDO Perusahaan garmen terlengkap bera alamat di kota Solo, dimana mereka memproses sendiri benang dari bentuk kapas / sutra hingga menjadi pakaian jadi.

Rencana tim investigasi LIDIK KRIMSUS RI dan MAAKI akan berangkat ke Solo menemui pemilik perusahaan tersebut di kota Solo, daerah pengusaha pakaian batik, seperti batik keris, batik semar punya nama internadional,

Masih menurut Rodhi bahwa PT Ambassador Garmindo kalau perusahaan itu, punya ratusan bahkan ribuan karyawan yang tersebar di beberapa bagian. Jadi jelas, kalau pekerjaan tersebut diduga sudah di monopoli, sehingga akan menyebabkan terjadinya Korupsi," ungkap Rodhi

Menurut Alim Bara Ketua Umum MAAKI..Kasus ini harus segera diungkap oleh Pemerintah Daerah dan pihak terkait di Kab. Muara Enim, karena ini terindikasi adanya upaya Panitia Lelang untuk mengkondisikan dan memenangkan salah satu Perusaaan Peserta delang, Kamu juga meyakini adanya upaya korupasi dan ini juga termasuk dalam  kejahata yang luar biasa, Kita menuntut agar kasus ini segera diusut tuntas, pungkas Alim


Jurnalis : wapimred policewatch.news Bambang.MD

Cegah Aksi Balap Liar Sinergitas Tiga Pilar Lakukan Patroli Di Wilayah Hukum Polsek Mataram








POLICEWATCH-Mataram.

Upaya dalam mencegah aksi balapan liar dan menindak lanjuti keresahan masyarakat penggunaan knalpot brong, Sinergitas Tiga Pilar melaksanakan Patroli menyisir lokasi rawan pelanggaran lalu lintas tersebut.

Dengan menyisir sepanjang jalan baru terusan bung hatta berhasil mengamankan kendaraan bermotor (ranmor) yang diduga akan melakukan aksi balap liar. Sabtu, (21/01/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Mataram Kompol Tauhid SH mengatakan bahwa kegiatan yang dipimpin oleh Ps. Panit Yanmin Intelkam Polsek Mataram Aiptu Danang dengan melibatkan 5 personil piket Unit Patroli Polsek Mataram, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Baru Aiptu Nanang S, Babinsa Kel. Karang Baru Serka Junaidi dan 5 Sat Pol. PP Kota Mataram.

Selain antisipasi balapan liar juga memberikan himbauan secara humanis kepada pedagang di seputaran lokasi agar dalam menggelar dagangnnya tidak sampai larut malam ", ucap Kompol Tauhid

Kemudian memberikan himbauan Kamtibmas kepada anak-anak muda yang nongkrong termasuk larangan untuk terlibat dalam kegiatan balap liar, tegasnya

Dalam kegiatan tersebut kami berhasil memeriksa kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan melakukan penyitaan terhadap kendaraan yang terindikasi akan melakukan balapan liar atau pretelan serta menggunakan knalpot brong, ungkap Kompol Tauhid

Adapun hasil dalam kegiatan tersebut telah di amankan 3 kendaraan roda 2 ke Mako Polsek Mataram yakni 1 unit R2 Honda Scoop, Hitam, yang tidak dapat menunjukan STNK dan knalpot brong dan 2 unit R2 Vario, Hitam dan Biru, yang tidak dapat menunjukan STNK, kelengkapan kendaraan dan knalpot brong, terang Kompol Tauhid 

Selanjutnya diberitahukan kepada ketiga pemilik kendaraan yang diamankan agar hari Selasa tanggal 23 Januari 2023 pukul 08.00 wita untuk datang ke Polsek Mataram untuk mengambil kendaraannya dengan syarat membawa surat-surat kedaraan dan melengkapi kelengkapan serta membuat surat pernyataan, tutup Kompol Tauhid.

"MN "

Macet Kredit, Siap Siap Berhadapan Dengan Defcolektor.









POLICEWATCH-Lombok Tengah.

Peristiwa penarikan yang dialami oleh seorang nasabah yang masih atas nama sendiri, yang  ditarik kendaraanya berupa satu unit merk Honda Scopy, oleh oknum defcolektor  karena menunggak angsuran.

Penarikan tersebut terjadi diseputaran Lingkungan Babakan Kelurahan Babakan oleh oknum Defcolektor sekitar tanggal 17 Januari 2023.

Konsumen yang bernama "L Ade", saat itu  berangkat dari rumahnya di Desa Batunyale menuju rumah temannya yang berada di Lingkungan Babakan,namun sebelum sampai tujuan,L Ade di setop oleh dua orang dengan menanyakan nama saya,ucap Ade

Setelah Ade diberhentikan saya diajak kekantornya dengan alasan mau titip surat peringatan kata Ade.

 "L Ade" saat dikonfirmasi  awak media Policewatch menjelaskan kronologisnya bahwa, pada tanggal 17 januari sekitar jam 10,30  saya bersama teman, berboncengan mau menuju lingkungan babakan kelurahan babakan dimana teman saya menunggu dirumahnya.

Ia menambahkan, sebelum saya sampai rumah yang saya tuju,tiba tiba ada satu unit sepeda motor berboncengan yang menanyakan saya dengan ,"  apa benar saudara ini L Ade,oo ya benar, lalu depcolektor mengatakan saya dari FIF,selanjutnya Depcolektor mengajak saya, kekantor GTN ( global litigition Nusantara) dengan alasan mau diberikan surat peringatan.

Setelah sampai di kantor GTN,baru dijelaskan bahwa sepeda motor yang saya pakai belum dibayar,( ada tonggakan selama 9 bulan) dan saat ini motor yang saya pakai ditahan dengan alasan sebagai jaminan.

Lalu saya disodorkan dua lembar kertas,dan disuruh menanda tangani surat tersebut, dengan alasan ini surat  untuk mengurus kendaraan saya di FIF gerung.katanya

Dan sejak motor saya ditahan,setelah 3 hari baru saya datangi FIF gerung dan menanyakan status motor saya dan dari pihak FIF yang digerung ,saya disuruh melunasinya dengan total Rp 16,800 juta lebih.padahal angsuran tinggal sedikit,kesalnya.

Sementara motor saya tersebut adalah satu satunya yang dengan susah payah mengansur,dan saat ini saya tidak bisa kerja,karena tidak ada kendaraan untuk ketempat kerja,bahkan saat ini saya tidak bisa pulang kekampung saya,dan saat ini saha numpang dirumah teman saya,ungkapnya sabtu 21/01/2023.

Dari kejadian ini saya saya akan melaporkan kepada aparat penegak hukum untuk minta bantuan,agar motor saya bisa dikembalikan,dan saya janji akan menyelesaikan tonggakan saya,tapi untuk saat ini saya masih  berupaya untuk mendapatkan dana tersebut,terangnya.

Ditempat yang berbeda,Kepala Perwakilan NTB"  Media POLICEWATCH mengecam keras atas tindakan Defcolektor yang sewenang wenang,saya juga pernah melakukan seperti itu,namun setelah saya renungi,saya merasa bersalah,bukanya dapat saudara malah dapat masalah dan banyak yang benci,sehingga  sejak saat itu dan sampai sekarang  saya sudah taubat,jelas kaperwil yang biasa disapa  mamen.

Dan terkait masalah penarikan oleh oknum Defcolektor,saya akan berkordinasi dengan aparat penegak hukum agar segera menindaknya,tutup mamen.

"Haedir Ali".