Ops Keselamatan Polresta Mataram Cegah Penggunaan Knalpot Di Bundaran Jempong






POLICEWATCH-Mataram.

Satuan Petugas Ops Keselamatan Rinjani 2023 Polresta Mataram Polda NTB membeeikan hinbauan salah satunya bentuk kegiatan dengan membagikan brosur berisi sosialisasi dan himbauan larangan menggunakan knalpot racing/brong kepada masyarakat yang melintas di Bundaran Jempong, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Sabtu, (11/02/2023)

Selain spanduk juga membagikan Brosur dan Stiker Himbauan Larangan Penggunaan Knalpot Brong tersebut kepada masyarakat dan bengkel-bengkel di wilayah hukum Polresta Mataram, kata Kompol Bowo Tri Handoko SE SIK

Namun apabila ditemukan kita lakukan penindakan dengan Tilang Manual dan menyita barang bukti knalpot tersebut untuk dimusnahkan, tegas Kompol Bowo

Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan karena sangat meresahkan masyarakat dan menimbulkan aksi balapan liar di jalan raya sehingga kami berikan efek jera, pungkasnya

Selain larangan penggunaan knalpot brong, petugas juga menyampaikan edukasi tentang 7 (tujuh) prioritas pelanggaran dan tata cara tertib berlalulintas sebagaimana sasaran Ops Keselamatan Rinjani 2023, tutup Kompol Bowo.

MN 

Pererat Sinergitas Tiga Pilar Gelar Karya Bakti Sambut Hut Ke 62 Korem 162/Wira Bhakti


POLICEWATCH-Mataram.

Dalam rangka menyambut Hut Ke 62 Korem 162/Wira Bhakti, gabungan Polresta Mataram, Polsek Ampenan, Gabungan Korem 162/Wira Bhakti, Koramil Ampenan 1606-09 Ampenan dan Unsur Pemerintah Kecamatan melaksanakan kegiatan Karya Bakti di pesisir pantai Penghulu Agung, Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Sabtu, (11/02/2023)

Kegiatan Karya Bakti ini dengan melakukan pembersihan sepanjang Pantai dari sampah-sampah dari bekas para pengunjung masyarakat dan dirangkaikan dengan  Penanaman Pohon sehingga menjadi asri kembali, kata Kapolsek Ampenan AKP Faisal Afrihadi SH yang turun langsung bersama di lokasi.

Terdiri dari Personil Polresta Mataram, Polsek Ampenan bersama TNI, Unsur  Pemerintahan dan warga melaksanakan kegiatan Karya Bakti dalam rangka Hut Ke-62 Korem 162/Wira Bhakti sebagai bentuk Sinergitas kami, ungkapnya

Ini upaya bersama dan sinergitas Tiga Pilar dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di kewilayahan " tampak terlihat banyaknya sampah dan tidak nampak asri sehingga sangat kotor, terangnya

Kapolsek pun berharap dengan adanya kepedulian tiga pilar dapat meningkatkan kesadaran warga masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan disekitarnya." ucapnya. 

" Alhamdulillah peran serta warga masyarakat sangat bagus,dimana mereka sangat senang dan antusias mengikuti karya bakti ini karena tercipta suasana yang guyub rukun dan inilah yang kita harapkan ", tutup AKP Faisal.

MN 

Ingkar Janji Keluaga Pangeran Bahtiar Portal Akses Jalan PT. Fortuna Marina Sejahtera,

 

 


DPN LIDIK KRIMSUS RI Pun ANGKAT BICARA

POLICEWTCH. NEWS - SUMSEL - LAHAT -  PT. Fortuna Marina Sejahtera (FMS) diduga ingkar Janji Kepada keluarga Pangeran Bacthiar, Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Lahat. 

Hal ini disampaikan Salah satu Keluarga Pangeran Bacthiar

Ratna Djuita, pensiunan Kementrian agraria Dan Tata Ruang Badan Pertanahan National (ATR/BPN) sebelum nya Sudah Ada perjanjian dengan pihak PT. Fortuna Marina Sejahtera (FMS) sambil melihatkan surat perjanjian Kepada Wartawan dilokasi saat melakukan pematokan batas batas bidang tanah warisan Pangeran Bacthiar dikawasan senojo Berdasarkan peta Dan titik kordinat, Sabtu (11/2) 


Ratna menuturkan bahwa pihak perusahaan Sudah  " ingkar Janji " Dengan kita, dan kami sepakat hari ini Sabtu melakukan pemortalan menutup akses Jalan perusahaan, sebelum masalah ini selesai karena Angkutan dari pihak perusahaan melewati lahan kami luasnya ada 7 hektar, Dan sempat juga pihak PT. FORTUNA MARINA SEJAHTERA, menghubungi kami, seperti tadi salah satu menghubungi " pak Darmasyah dari keluarga kita pak Fausan humas PT. Foruna Marina Sejahtera, hanya Janji saja tambah " Darmasyah. 

" saat melakukan pemortalan akses Jalan menuju tambang PT. Fortuna Marina Sejahtera desa Merapi, disaksikan langsung dari kantor Hukum Herawan, SH.MH Dan Rekan, dilokasi. 

Pantauan Wartawan Sabtu (11/2/2023) terlihat keluarga Pangeran Bacthiar memasang patok dilokasi menutup akses Jalan menuju tambang PT. Fortuna Marina Sejahtera. 

Sementara ketua Harian DPN LIDIK KRIMSUS. RI Rodhi Infanto, SH meminta Kepada Pihak perusahaan PT. Fortuna Marina Sejahtera, kesepakatan yang Sudah dibuat kedua belah pihak harus dipatuhi apalagi pihak perusahaan " ingkar Janji " Dengan pihak keluarga Pangeran Bacthiar, Dan masih ingkar Janji LIDIK KRIMSUS RI akan kawal melalui jalur hukum jika dibutuhkan, pihak Perusahaan jangan merasa Kuat dan kebal Hukum karena semua lapisan masyarakat sama kedudukannya di mata Hukum,ungkap " Rodhi.

Jurnalis : Bambang. MD

Polsek Jonggat Lakukan Olah TKP Korban Meninggal Dunia di Bendungan Babilonia



POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Seorang warga Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah meninggal dunia saat sedang memancing di bendungan Babilonia Dusun Otak Dise, Desa Puyung Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah pada Jumat 10/02/2023 sekitar pukul 17.30 wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Jonggat AKP Bambang Sutrisno dalam keterangan tertulisnya membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan Identitas korban atas nama Muhamad Rifai, 51 tahun, laki laki alamat Dusun Bundua, Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Menerima laporan tentang kejadian tersebut anggota Polsek Jonggat langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna dilakukan Olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi.

AKP Bambang Sutrisno menyampikan kronologis kejadiannya berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi saksi, sekitar pukul 13.30 wita, korban berangkat dari rumahnya, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban mulai memancing ikan.

Kemudian sekitar pukul 17.30 wita, saat sedang duduk memancing bersama teman-temannya, korban langsung tersungkur jatuh.

Saat korban tersungkur, teman korban yang berada disebelahnya kaget dan langsung menolong korban dengan mengangkat dan membawanya kepinggir bendungan.

Tidak lama kemudian korban menghembuskan napas terakhirnya/meninggal di lokasi pemancingan.

"Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi saksi bahwa pada saat korban memancing banyak pihak keluarga yang ikut memancing ditempat tersebut dan  korban diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi" Kata AKP Bambang.

Kemudian korban langsung dibawa pulang kerumahnya menggunakan ambulans Desa Jago. 

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan Outopsi yang dituangkan dalam surat penolakan outopsi dan ditanda tangani oleh pihak keluarga diatas materai.

"MN".

            

IPW Minta Kapolri Tangkap Gembong Mafia Tambang Nikel, seluas 8.400 hektar diduga Ilegal

 


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS Indonesia Police Wacth (IPW)  meminta Kapolri perintahkan Dirtipiter Bareskrim Polri untuk menangkap AWS, pemilik PT. LAM yang bermarkas di Lt 16 Lawu Tower, terkait dugaan kegiatan tambang nikel illegal sebanyak 36,9 juta metric ton selama empat tahun pada areal  seluas 8.400 hektar, yang membabat hutan tanpa izin di Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, mengingat nilainya yang sangat fantastis sebesar Rp. 21,6 Triliun. Nikel illegal tersebut dijual ke perusahaan smelter nikel di Morosi dan Morowali. Angka ini dihitung berdasarkan analisis Green Indonesia terhadap citra satelit Blok Mandiodo. Demikian disampaikan Sugeng Teguh Santoso, SH, Ketua IPW kepada wartawan usai acara Diskusi Publik yang diselenggarakan Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST) di Jakarta (10/2).

Pekan lalu  publik dan Koalisi Sipil Selamatkan Tambang dibikin tercengang tatkala sebuah majalah mingguan terkenal menyampaikan laporan investigasi tambang illegal nikel Blok Mandiodo yang nilainya yang fantastis. Sebelumnya, republik  digegerkan testimoni tokoh  mafia tambang kakap dari Pulau Borneo yang memiliki nama unik: Ismail Bolong. Tak lama kemudian, usai Ismail Bolong disel, terkuak nama baru mafia tambang nikel berkaliber paus bernama AWS yang mencatut nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menurut Majalah Tempo ditengarai melibatkan Brigjen Pol Pipit Rismanto, Direktur Tindak Pidana Tertentu, Bareskrim Polri. “Penangkapan terhadap gembong mafia tambang nikel di Blok Mandiodo menjadi sangat penting untuk menepis sinyalemen keterlibatkan Brigjen Pol  Pipit Rismanto sebagai backing. Kendati sinyalemen tersebut sulit dibantah mengingat kegiatan illegal mining tambang nikel di Blok Mandiodo, Sultra itu berlangsung secara massif selama bertahun-tahun  dengan membabat hutan, tanpa pernah ada tindakan dari Dirtipiter Bareskrim Polri” tukas Sugeng.

Penyidik dari Dirtipiter Bareskrim Polri tercatat pernah masuk ke tambang Konawe Utara menyegel area penambangan  PT. KMS. Namun kegiatan penertiban tersebut diduga bentuk kepura-puraan dalam penegakan hukum. Faktanya tidak ada proses hukum lanjutan terhadap PT. KMS. Brigjen Pol Pipit Rismanto menurunkan anak buahnya ke Konawe Utara diduga bertujuan untuk membuka jalan karpet merah kepada AWS yang merupakan koleganya guna mempermudah penambangan illegal secara massif di Blok Mandiodo, dengan meilbatkan 11 kontraktor, memakai jubah pemegang hak istimewa dari konsesiPT.  Antam. Namun menambang illegal di luar wilayah IUP OP PT. Antam di wilayah hutan. Terjadi jual-beli dokumen asli tapi palsu.  Dokumen perusahaan yang paling banyak dipakai untuk meloloskan nikel illegal dari Blok Mandiodo itu adalah    PT. KKP dan   PT. MJ.

Menurut Sugeng Teguh Santoso, SH, setidaknya itu tergambar dari hasil Liputan Investigasi  Majalah Berita Mingguan Tempo Edisi  23-29 Januari 2023, dengan Tajuk. “Jabal Nikel Ilegal”. Kendati illegal, bijih nikel tetap terjual ke perusahaan smelter untuk diolah menjadi bahan baku baterai lalu diekspor ke China. Penambangan nikel illegal terkonfirmasi dilindungi oleh aparat penegak hukum, dengan biaya koordinasi sebesar US$ 16 per MT.  Majalah Tempo menyebut nama Brigjen Pol Pipit Rismanto, Direktur Tindak Pidana Tertentu, Bareskrim Polri, santer disebut-sebut sebagai backing para kontraktor tambang nikel illegal.  PT. KMS milik Audi Siddieq, adik sepupu Akbar Faisal, politisi Nasdem. Aji Windu Sutanto diduga mencatut nama Kapolri dengan mengatakan perusahaan PT. LAM itu milik Kapolri. Namun klaim AWS ini dibantah mentah-mentah oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Namun tetap memantik kecurigaan publik lantaran tidak mungkin ada asap bila tak ada api. 

Indonesia Police Wacth (IPW)  bersama-sama Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST) akan menyerahkan Rekomendasi hasil Debat Publik ini ke Kapolri dalam pekan depan, yang pada pokoknya meminta AWS dan kawan-kawan diproses hukum. Termasuk pihak PT. Antam perlu didalami keterlibatannya. AWS menguasai mayoritas saham PT. LAM (99%) dengan memakai bendera PT. KNI. “Penangkapan terhadap terduga pelaku illegal mining di Blok Mandiodo AWS teramat penting guna menetralisir tudingan liar keterlibatan Dirtipiter Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Pol Rismanto dalam kasus ini. Kalau Pipit tidak mampu menangkap saya minta Kapolri mencopot Dirtipiter itu ” tukas Sugeng lagi.

Presiden sendiri telah memperingatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat pembukaan Rapat TNI-Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2). Dijelaskan oleh Presiden, Indonesia sedang berupaya melakukan hilirisasi dan industrialisasi sehingga upaya-upaya itu akan terhambat jika tambang dan ekspor illegal dibiarkan.

Jurnalis : Bambang.MD

Sempat Lakukan Perlawanan, Pelaku Berhasil Digelandang Timsus Elang Polsek Woja


POLICEWATCH-Dompu.

Tim khususus Elang Polsek Woja lagi-lagi menunjukkan taringnya saat menangkap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), bertempat di lokasi Permainan Billiar Dusun Buncu Utara Desa Matua, Kecamatan Woja, Dompu Kamis (9/2/2023) sekira pukul 23.15 wita.

Terduga berinisial IN alias Ira (22) asal Desa Doromelo, Manggelewa dan berdomisili sementara di Desa Bakajaya ini, diduga melakukan pencurian Handphone milik FH (20) pemuda asal Lingk. Donggoana Kelurahan Montabaru, Kecamatan Woja, Dompu.

Penangkapan terduga dibenarkan Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.Ip., di mana saat itu terduga ditangkap oleh Timsus Elang dipimpin oleh Bripka Masrun berdasarkan informasi dari warga tentang keberadaan terduga pelaku.

"Saat ditangkap, terduga sempat melakukan perlawanan bahkan nyaris melarikan diri," kata Kapolsek saat dimintai keterangan.

Ditanya mengenai kronologis, Kapolsek menjelaskan, bahwa pihaknya menerima laporan aduan dari korban untuk ditindak lanjuti.

Mendapat laporan tersebut, lanjutnya, Timsus Elang diperintahkan untuk melakukan penyelidikan untuk memastikan bahwa adanya pencurian tersebut. 

"Informasi awal berdasarkan Barang bukti curian sempat dijual kepasa IS usia sekira 39 tahun, warga Desa Baka Jaya," beber Kapolsek.

Mengetahui hal itu, tim langsung bergerak mencari sekaligus menangkap terduga pelaku yang saat itu diketahui berada di tempat biliar. sambungnya

Lebih lanjut, dari serangkaian pengungkapan, tim berhasil menyita barang bukti 1 unit HP Merk Vivo Y12s warna Biru, 1 unit HP Merk Nokia 105 warna Biru serta 1 unit sepeda Motor Vixion warna Hitam tanpa Nopol.

"Kini terduga pelaku bersama barang bukti masih ditangani di Polsek Woja untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," tutup Kapolsek.

"MN ".

Polairud Polda NTB Gelar Simulasi Penyelamatan Jelang WSBK 2023





POLICEWATCH-Mataram.

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) latihan penyelamatan di perairan Senggigi jelang WSBK 2023 menggunakan alat canggihnya yang baru diterima dari Mabes Polri.

Alat Baru yang diterima Ditpolairud Polda NTB dari Mabes Polri itu yakni, CCR (Closed Circuit Rebreather (CCR) atau alat selam menggunakan sistem pengolahan balik karbondioksida menjadi oksigen secara langsung tanpa harus diisi ulang.

Berikutnya Sidemount yakni alat selam yang menggunakan sistem penyelaman tabung ganda dengan menggunakan oksigen.

Selanjutnya Peanut atau alat selam biasa yang menggunakan ukuran tabung lebih kecil dari biasanya, yang dapat digunakan pada tempat yang sempit.

Terkahir Seabob, yakni alat bantu pergerakan penyelam didalam air yang tenaganya bersumber dari baterai.

Ajang balapan World Super Bike (WSBK) di Provinsi NTB akan kembali digelar pada bulan Maret 2023 mendatang.

Terkait hal itu, Polda NTB melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) melakukan pelatihan rescue di perairan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Jum'at 10 Februari 2023.

Poliarud menilai, selama ini gangguan Kamtibmas tertinggi di laut adalah kecelakaan laut, yang sebagian besar memakan korban.

"Mengantisipasi hal itu hari ini kami lakukan pengenalan alat baru untuk fungsi SAR laut, sekaligus pelathan rescue," kata Direktur Polairud, Kombes Pol Kobul S Ritonga.

"Peralatan selam ini dapat mengonversi karbondioksida ke Oksigen. Jadi nanti penyelam tidak perlu naik ke permukaan jika kehabisan oksigen," tambahnya.

Tak hanya itu, dengan alat tersebut, di dalam laut penyelam masih bisa bekerja menggunakannya, sehingga oksigen di dalam laut terjamin.

"Kemudian semua alat Ini adalah peralatan yang dapat membantu penyelam kita bisa bergerak cepat. Sehingga jika ada korban tenggelam, akan secara cepat diberikan pertolongan," bebernya.

Pamen melati tiga itu juga menyebutkan, alat lainnya merupakan alat selam yang dapat membantu penyelaman jika ada korban yang terjepit di kapal.

"Semisal kapal karam, kita ketahui bahwa ruang di kapal itu sangat sempit. Jika ada korban dengan alat ini akan dapat membantu, kita berikan penyelamatan secara cepat," tuturnya.

Dengan demikian, pihaknya berharap gelaran WSBK 2023 di Lombok Tengah dapat terlaksana dengan aman.

Terlebih lagi, Sirkuit Pertamina Mandalika, di Lombok Tengah berada dekat dengan periaran laut.

"MN".

Tim Polda NTB,Berikan Arahan Persiapan Penilaian ZI Menuju WBBM Polres Sumbawa Barat


POLICEWATCH-Sumbawa Barat. 

Kepala Bagian Reformasi Birokrasi Polri Biro Rena Polda NTB dengan Kepolisian Resor Sumbawa Barat menggelar kegiatan pembangunan Zona Integritas (ZI) dalam rangka  persiapan penilaian ZI menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2023,bertempat di Aula Endra Dharmalaksana Polres Sumbawa Barat pada jum'at (10/02/23).

"Tim Pembangunan ZI dari Biro Rena Polda NTB dipimpin oleh Kabag RBP Biro Rena Polda NTB AKBP Henny Sri Rokhmi Mulyani, S.Pd. hadir di Polres Sumbawa Barat disambut langsung oleh Wakapolres Kompol Jamaludin, S.Sos," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru MusliminS.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos 

Eddy Humas mengatakan, dalam peserta yang hadir diantaranya Para PJU Polres Sumbawa Barat, Para Kapolsek Jajaran Polres Sumbawa Barat, Para Ketua Program ZI Polres Sumbawa Barat,Para Operator ZI Polres Sumbawa Barat, dan Para Kasium Polsek Jajaran Polres Sumbawa Barat.

" Kabag RBP Biro Rena Polda NTB memberikan arahan dan penekanan kepada peserta bahwa kegiatan yang dilaksanakan adalah untuk mengecek kesiapan data dukung tahun 2022 yang akan diusulankan ke kementerian RB/PAN untuk mengikuti kompetisi pembangunan ZI menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani tahun 2023," jelasnya 

Lanjut eddy, Tim RBP Biro Rena Polda NTB berharap kepada satuan wilayah agar pada saat Aplikasi ePZI di buka,data dukung dimaksud sudah siap diinput. Khusus satuan wilayah yang sudah meraih predikat WBK agar  pelayanan publik betul-betul dirasakan perbedaanya sebelum meraih WBK, dan masing- masing program memiliki inovasi pelayanan link dengan didukung  sampai tingkat polsek.

"Apabila ada data dukung yang belum lengkap, diberikan kesempatan melengkapi dalam waktu dua minggu, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman data dukung dari masing- masing program melalui masing-masing operator," tuturnya.

"MN ".

Akibat Angin Kencang,Petani Jagung Mengalami Kerugian Sekitar Tujuh Puluhan Juta


Policewatch-Polres Dompu, NTB.

Angin kencang melanda wilayah Desa Saneo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu dan sekitarnya, mengakibatkan tanaman jagung seluas ± 12 Hektar milik warga tersapu hingga rata dengan tanah.

Peristiwa naas tersebut, berlangsung sekejap pada hari Rabu, (9/2/2023) sekira pukul 13.45 wita siang, tepatnya di So Rasa wa'i dan So Matua dan So Ruwumangge.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.Ip., usai menerima laporan terkait peristiwa yang berhasil diidentifikasi oleh personil Polsek langsung di lokasi.

"Jagung seluas 12 hektar  tersebut rata dengan tanah usai disapu angin kencang," tutur Kapolsek.

Lanjutnya, belakangan, jagung-jagung tersebut diketahui milik, Adhar dan Dinto warga Dusun Kancobo Wawo Desa Saneo, Amirudin, Kadafi, Safarudin alias Veron, ketiganya merupakan warga Dusun Saneo 2 Desa Saneo. Terakhir, Kamaludin, alamat Desa Serakapi, Kecamatan Dompu.

"Akibat bencana tersebut diperkirakan kerugian materil sementara ditaksir lebih dari 70 juta rupiah," tandas Kapolsek.

Terkait kejadian, usai menerima informasi yang diperoleh, Polsek Dompu langsung berkoordinasi dengan pihak terkait di antaranya dengan BPBD hingga Camat Woja dan Pemerintah Desa Saneo.

"Tak ada korban jiwa, namun pasca kejadian pemilik tanaman masih dikoordinir untuk menghindari trauma akibat musibah yang terjadi," pungkas Kapolsek.

"MN"


Polres Loteng Terjunkan 598 Personel Gabungan Amankan Festival Bau Nyale


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Kepolisian Resor Lombok Tengah menerjunkan sekitar 598 personel gabungan untuk mengamankan acara puncak Festival Pesona Bau Nyale 2023.

"Personel yang kita terjunkan sekitar 598 personel gabungan, dari TNI, Polri, Dishub dan Sat Pol PP," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM di Kuta, saat pimpin apel gelar pasukan persiapan pengamanan, Jumat (10/2). 

Menurut Kapolres, pengamanan akan difokuskan di lokasi puncak acara, pantai lokasi bau nyale dan jalur. Ada beberapa lokasi yang sudah dipetakan, dan tentunya akan dilakukan pengamanan secara khusus.

Adapun beberapa lokasi sebagai sasaran pengamanan adalah lokasi puncak acara Festival yaitu di Pantai Tanjung An, Pantai Seger, Pantai Awang, Pantai Lancing, Pantai Selong Belanak, Pantai Mawun, Pantai Torok Aik Belek dan pengamanan jalur serta kantong-kantong parkir. 

"Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama untuk menjaga kondisi keamanan, saat maupun setelah pelaksanaan Festival Bau Nyale," tutup Kapolres.

"Mn"


            

Pencuri Hp & Uang Puluhan Juta Rupiah Berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Taliwang KSB


 

Policewatch-Sumbawa Barat .

Unit Reskrim Polsek Taliwang wilayah hukum Polres Sumbawa Barat telah melakukan penangkapan terhadap 1 orang terduga pelaku pencurian,bertempat di Desa Tamekan KecamatanTaliwang  Kabupaten Sumbawa Barat pada  jumat (10/2/23) sekitar pukul 00.30 wita.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos mengatakan, Korban bernama Hj Aisyah Lingkungan Pesanggrahan Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.

" Terduga berinisial  FR laki-laki 20 tahun beralamat tersebut diatas,dengan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/ 01 / II / 2023/ SPKT/Polsek Taliwang /Polres  Sumbawa Barat/Polda NTB, Tgl 09 Pebruari 2023, unit Reskrim Polsek Taliwang  sesuai Sprin Kap/ 01 / II/ 2023/ Polsek Taliwang , tgl 10 Pebruari 2023 melakukan penangkapan terhadap terduga FR," ujarnya 

Eddy menceritakan kronologis kejadian, pada hari Senin tanggal 6/2/ 2023 sekitar pukul 20.30 Wita  korban meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong karena ada acara keluarga, selanjutnya pada pukul 23.00 korban kembali kerumahnya dan melihat pintu pagar dalam keadaan terbuka,dan selanjutnya masuk menuju ke kamarnya.

"Setelah membuka lemari korban kehilangan uang sebesar Rp. 1.200.000,-  yang disimpan di dalam tas kecil yang disimpan didalam lemari, dan barang berupa satu buah HP Oppo warna gold dan 1 buah HP Nokia  warna hitam dan Handset Elektronik warna hitam sudah tidak ada, sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp.2.700.000,"terangnya

Lanjut eddy,berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP,  telah dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial FR di rumahnya.

" Setelah dilakukan penangkapan terhadap pelaku FR di rumahnya petugas berhasil mengamankan terduga dan barang bukti dari tangan tersangka FR, kemudian FR dan barang bukti dibawa ke Polsek Taliwang untuk dilakukan proses lebih lanjut," bebernya

Eddy menambahkan, dari hasil Introgasi tersangka FR mengakui perbuatannya, bahwa awalnya pelaku melintas didepan rumah korban dan melihat rumah dalam keadaan kosong, selanjutnya pelaku FR masuk kedalam pekarangan rumah dan duduk di kursi yang ada di diteras rumah  sambil melihat situasi, setelah sepi pelaku memasukkan tangan lewat pentilasi udara diatas  jendela samping rumah korban, selanjutnya pelaku membuka Grendel jendela dan menarik jendela , selanjutnya pelaku masuk kedalam rumah dan mengambil barang milik korban.

" Pelaku FR juga pernah melakukan Pencurian ditempat lain sebanyak 3 kali, yakni  dirumah yang terletak di Kelurahan Kuang  , mengambil uang sebesar Rp. 15 juta  dipakai ke kafe dan main judi online serta beli narkoba,kemudian dia pernah mencuri juga diwilayah Dan Aing Ro Desa Batu Putih mengambil uang sebesar Rp. 1.900.000,  dan terahir di wilayah Desa tamekan.(MN)

Pengamanan Kunker Wapres RI Sukses, Dandim Loteng Ucapkan Terimakasih






Policewatch-Lombok Tengah.

Pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin beserta istri Ibu Wury Estu Handayani dan rombongan ke Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat khususnya  di Desa Darek Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah sukses, aman dan lancar. 

"Alhamdulillah pengamanan Kunker Wapres RI selama di Lombok oleh TNI, Polri dan instansi terkait hingga saat ini sukses dan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat" ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara, Jum'at (10/2). 


Menurutnya, lancarnya setiap kegiatan yang di lakukkan Wapres RI tidak terlepas dari peran unsur pengamanan, baik itu yang di ring satu, dua dan seterusnya berkerja sesuai prosedur pengamanan serta mengerti tindakan yang akan dilakukkan di lapangan, seperti siapa berbuat apa dan apa yang harus dilakukkan. 

"Ini semua terbukti dari saat rombongan tiba di Bandara Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) sampai peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Workshop Kejuruan Multimedia di Ponpes Manhalul Ma'arif Darek hingga rombongan kembali ke Jakarta," kata Letkol Kav Andi Yusuf. 

Selain itu, peranan seluruh unsur pengamanan selalu mengedepankan tingkat kesiapsiagaan selama kunjungan berlangsung dalam mengantisipasi segala perkembangan dan situasi yang terjadi, dengan melakukkan segala perkiraan perkiraan serta cegah dini di setiap lokasi yang akan dikunjungi Wapres RI. 

"Namun berkat kerjasama kita semua selaku unsur pengamanan terutama yang ada di kabupaten Lombok selama kunjungan bisa kita laksanakan dengan baik dan maksimal," Terang Dandim. 

"Semoga kegiatan hari ini yang kita lakukkan bersama bisa menjadi pedoman kita kedepan dalam memberikan pengamanan apabila ada kunjungan kunjungan lagi ke Lombok baik itu Presiden RI maupun Wapres RI," Tandasnya.

"Mn".

Dua Anak Karyawan Meregang Nyawa Di Parit PTPN3 Kebun SiSumut, Labusel

 



policewatch.news, Sumatera Utara,- Dampak dari kurang kontrol dan kurang peduli terhadap keselamatan sehingga berdampak pada hal yang tidak kita inginkan. 

Kabar duka melanda orang tua karyawan PTPN3 kebun SiSumut tepatnya di afd 3 kebun SiSumut, Desa SiSumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Dimana dua orang anak karyawan tenggelam hingga meregang nyawa di parit gajah (bekoan) seperti biasanya perusahaan membuat parit dengan alasan adalah sebagai parit tapal batas yang di buat oleh pihak Perkebunan PTPN 3 kebun SiSumut, Delab 3, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.


Adanya kabar dan kronologi kejadian tersebut di dapat atau di terima dari salah seorang teman korban yang bernama Adam, Fiko Pandiangan ( 7 ), Arif Simanungkalit ( 8 ) dan 3 orang temannya sedang bermain sekira jam di seputaran parit bekoan milik PTPN 3 kebun sisumut sekira jam 15.00 wib. Dari kedua temannya Fiko dan Arif mengajak bermain dan mandi ke parit bekoan tersebut, namun melihat waktu telah terlalu sore akhirnya Adam dan kedua temannya tidak ikut serta di karenakan akan melaksanakan sekolah sore di TPI ( Taman Pendidikan Islam ), setelah tidak terlalu lama waktu berselang Adam melihat Fiko dan Arif telah tenggelam kedalam parit bekoan ( parit gajah ). 

Dengan melihat kejadian tersebut teman sikorban yang bernama Adam langsung memberi kabar kepada kedua orang tua korban yaitu orang tua Fiko dan Arif. Namun setelah kedua korban mendapat pertolongan ternyata nyawa kedua anak tersebut tidak dapat di tolong dan akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian. Dari hasil pantauan di lokasi pada hari Senin ( 30/1/2023 ) di duga kuat adanya keteledoran yang di lakukan oleh pihak management PTP3 kebun SiSumut, Desa SiSumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara,

Dimana parit galian yang digali oleh perusahaan cukup lebar dan dalam. Namun dengan adanya galian parit yang dapat membahayakan orang tersebut tidak ada di temukan papan rambu rambu atau papan pengumuman larangan agar tidak mendekati parit karena berbahaya. 

Namun hal tersebut sama sekali tidak ada terlihat adanya papan larangan yang di buat oleh pihak perusahaan Perkebunan PTPN3 kebun SiSumut, Desa SiSumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.


Di hari yang sama juga awak media hendak ketemu untuk mempertanyakan perihal kejadian hingga sampai adanya korban sampai meregang nyawa namun pihak management saat di sambangi oleh awak media di kantor kebun Unit PTPN3 SiSumut tidak berada di tempat. 

Hal ini di sampaikan oleh salah seorang security yang pada saat itu sedang berjaga melaksanakan tugas nya. Security mengatakan, Bapak manager sedang tidak di tempat pak. begitu juga dengan Asisten Personalia Kebun ( APK ) mereka lagi sedang tugas luar, papar security menyampaikan kepada awak media. 


Melidik perihal kejadian yang Hingga sampai adanya korban nyawa  yang di akibatkan tenggelamnya dua orang anak karyawan tersebut di sebabkan adanya dugaan kuat keteledoran atau kelalaian yang di lakukan oleh pihak perusahaan PTPN3 kebun SiSumut. Awak Media juga melakukan konfirmasi kepada pihak jajaran kepolisian melalui kapolres labuhanbatu Selatan yaitu AKBP. H. Catur Sungkowo S.Ag, SH, MH. 

Dari keterangan yang di terima melalui Kasat Reskrim AKP. Reza SH, bahwa hal ini telah di lakukan tidak lanjut dan kami juga sudah turun ke lokasi tempat kejadian perkara ( TKP ). Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan apa penyebab dari kejadian tersebut. sabar dahulu abang ya dan tunggu perkembangan nya hingga selesai penyelidikannya, begitu keterangan nya melalui WhatsApp pribadi beliau menegaskan. ( J. A. Barus ).

Kerap Melakukan Aksi Balap Liar'Petugas Polsek Dompu Amankan Terduga Pelaku










POLICEWATCH-Dompu.

Aparat Kepolisian tak akan tinggal diam bahkan tak segan-segan melakukan penindakan langsung terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Terbukti, saat seorang remaja inisial MA (17), asal Dusun Mada Kimbi, Kelurahan Kandai Satu, diamankan lantaran kerap melakukan aksi balap liar di perlintasan Dorocumpa, Kecamatan Dompu, Kamis (9/2/2023) sekira pukul 16.30 Wita.

Remaja tersebut, Kata Kapolsek Dompu, Ipda Arif Syarifuddin, SH., diamankan untuk dilakukan pembinaan secara ketat agar selanjutnya bentuk Kenakalan Remaja seperti balapan liar ini tak terulang lagi.

"Sebab Balapan Liar, tak hanya membahayakan orang lain, tapi juga dapat mengancam nyawa diri sendiri," tutur Kapolsek.

Untuk itu, lanjutnya, Aparat Kepolisian tak akan membiarkan hal itu terjadi semasih ada upaya pencegahan meski dilakukan dalam bentuk pembinaan.

"Tapi apabila pembinaan tak dihiraukan, dan aktifitas serupa masih dilakukan, maka kepolisian tak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas," tandasnya.

Menurut laporan warga, di perlintasan Doro Cumpa, kerap kali dijadikan tempat tongkrongan hingga aksi balap liar sehingga membuat warga resah. Oleh karenanya, pihak Polsek Dompu akan melakukan patroli rutin di tempat tersebut.

Kembali, terkait remaja yang diamankan, berikut barang bukti 1 buah sepeda motor Yamaha Mio M3 125 Cc warna hitam, diketahui tak memiliki surat-surat dan tanpa Nopol dengan nomor rangka MH3SE8810FJ142998 dan nomer mesin E3R2E-0146705.

"MA dan barang bukti telah diamankan, dilakukan pembinaan serta dimintai keterangan lebih lanjut, di Mako Polsek Dompu," pungkas Kapolsek.

MN""


Pedagang Gas Elpiji Nyambi Jual Sabu, Diringkus Satreskoba Polres Mataram


POLICEWATCH-Mataram.

Seorang Pria paruh baya yang merupakan penjual gas elpizi 3 Kg tampaknya tidak cukup bagi terduga WL, (54) asal Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram ini.

Untuk mencukupi kehidupannya, WL nekat nyambi menjual sabu, “Pelaku kami amankan di  sebuah pinggir jalan Bung Karno, Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Pagesangan Timur, Kamis kemarin, sekitar pukul 21.00 Wita” sebut Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK, MH. Jumat (10/02/2023).

Kompol Yogi menjelaskan kronologis kejadian bahwa berdasarkan hasil lidik di lapangan Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram menerima informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi Narkotika di sebuah di pinggir jalan Bung Karno, Lingkungan Karang Anyar, Kelurahan Pagesangan Timur.

Atas informasi tersebut  Kanit Lidik dan Kasubnit Lidik beserta Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram untuk melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut, ungkap Kompol Yogi

" Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram tiba di TKP(Tampar Kejadian Perkara) dan berhasil mengamankan para terduga pelaku yang saat itu sedang melintas di pinggir jalan berboncengan bersama teman wanitanya berinisial IS, (52), Pedagang, Bali ", terang Kompol Yogi

Kemudian selanjutnya melakukan pengembangan ke sebuah kamar Kos-Kosan No. 4 Lingkungan Karang Anyar, kelurahan Pagesangan Timur, kec. Mataram, Kota Mataram. 

Didampingi dan disaksikan oleh perangkat lingkungan setempat Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram melakukan penggeledahan badan dan disekitaran TKP diamankannya terduga pelaku dan ditemukan barang bukti Narkotika. jenis Sabu total berat bruto 12,58 gram, jelas Kompol Yogi 

Adapun 1 (satu) buah bungkus rokok sampurna mild putih yang didalamnya berisikan 2 (dua) buah klip bening yang masing-masing klip berisikan 13 (tiga belas) dan 9 (sembilan) poket klip bening diduga Narkotika jenis shabu dan 1 (satu) poket kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan kertas rokok berwarna emas, 2 (dua) buah Hp, Uang tunai sejumalah Rp. 31.000 (tiga puluh satu ribu) dan 1 (satu) unit motor vario berwarna hitam list biru.

Di TKP Kedua kami amankan barang bukti 1 (satu) buah tas berwarna merah muda yang didalamnya berisi 1 (satu) buah Hp Samsung Android warna putih, 1 (satu) buah Hp Nokia kecil warna biru, 1 (satu) buah timbangam elektrik mrek Scale warna hitam, 2 (dua) bendel plastik klip, 2 (dua) buah gunting warna hitam dan hijau, 1 (satu) buah korek gas, 1 (satu) buah wadah pipa paralon kosong, Tas dompet kecil warna biru motif bintang berisi 1 (satu) poket kristal bening diduga Narkotika jenis shabu dan 1 (satu) buah pipet besar yang diruncingkan serta Uang Tunai Rp 400.000,-, beber Kompol Yogi

Atas kejadian tersebut para terduga pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolresta Mataram guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"MN"