Tiga Komplotan Curanmor Asal Kempo Dibekuk Tim Puma Polres Dompu




Policewatch-Dompu.

Tiga komplotan tindak pidana Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) berhasil dibekuk Tim Puma Polres Dompu, di Jl. Lintas Sumbawa-Bima, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima dan di Desa Ta.a Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Jumat (17/2/2023) sekitar Pukul 04.00 Wita.

Ketiga terduga masing-masing IF (35) warga Desa Kempo, GI (28) dan IR (24) dua warga Desa Ta'a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP/B/27/II/2023/NTB/SPKT/Res Dompu/Polda NTB, tentang tindak pidana pencurian.

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., melalui Kasat Reskrim, AKP Adhar, S.Sos., dalam keterangannya menyebutkan bahwa ketiga terduga pelaku ditangkap berdasarkan laporan Sudirman (52) warga Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo.

"TKP di lahan Sori Krama, di Dusun Tolokalo Desa Tolokalo Kecamatan Kempo. Kabupaten Dompu," ungkap Kasat.

Diuraikannya, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain, Satu (1) Unit Sepeda Motor Merek Honda Revo Dengan Nopol DR 4922 BV, Warna Hitam dan Satu (1) Unit Sepeda Motor Merek Supra Tanpa Nopol.

Kronologisnya, lanjut Kasat, pada hari rabu tanggal 17 Februari 2023 Telah terjadi dugaan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan yang dilakukan oleh terlapor yang mana pada saat itu anak pelapor, Hafid pergi mancing kemudian anak pelapor menyimpan dan memarkirkan motornya di lahan Sori Krama Dusun Kesi Desa Tolokalo Kecamatan Kempo.

"Kemudian sekitar sekitar pukul 18.00 wita pada saat anak pelapor hendak pulang SPM yang disimpannya sudah tidak ada ditempatnya," jelasnya.

Lebih lanjut, anak pelapor berupaya untuk melakukan pencarian terhadap SPM nya tersebut akan tetapi tidak ditemukannya, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 8.000.000 (delapan juta rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian resor dompu untuk diproses sebagaimana hukum yang berlaku.

"Berdasarkan laporan kejadian, tim melakukan penyelidikan hingga mendapatkan informasi keberadaan pelaku berada di Jl. Lintas Sumbawa-Bima, Cabang Mongo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima," paparnya. 

Saat itu juga, sambutannya, tim segera menuju lokasi, setelah mendapatkan keberadaan pelaku. Namun, ketika hendak ditangkap, tim mendapatkan perlawanan dan pelaku ingin melarikan diri.

"Akan tetapi, sigap Tim melumpuhkan pelaku dengan timah panas sementara satu pelaku lainya yang berada di Dusun Rasabou Desa Ta'a," imbuhnya.

Usai melaksanakan serangkaian pengungkapan, tutup Kasat, tim berhasil mengamankan Tiga (3) orang pelaku, dan Dua (2) Unit Sepeda Motor Bermerek Honda Revo, Warna Hitam, kemudian tim membawa pelaku dan BB ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. 

MN 

Tiga Terduga Pengeroyokan Berhasil Diamankan Timsus Macan Polsek Dompu




Policewatch-Dompu.

Tiga terduga pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korban luka memar dibagian muka.

Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi di belakang SMKN 1 Dompu, Lingkungan Karijawa, Kecamatan Dompu masing-masing MD (17), JS (22) dan SN (16) diamankan Timsus Macan Polsek Dompu, Kamis (15/2/2023) sekira pukul 11.30 Wita.

Ketiganya ditangkap berdasarkan laporan korban inisial RU (16), pelajar asal Dusun Potu II, Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, dengan Nomor Polisi: Nomor Lepas /II / 2023, Pengaduan Polsek Dompu tentang penganiayaan secara bersama-sama.

Kapolsek Dompu, Ipda Arif Syarifuddin, SH., saat dikonfirmasi membenarkan adanya 3 (tiga) orang remaja yang ditangkap Timsus Macan kemudian diangkut ke Mapolsek Dompu.

Kapolsek menjelaskan, awalnya pada hari Kamis tanggal 15 Februari 2023 Sekitar Pukul. 11.30 Wita, 3 (tiga) terduga berboncengan Sepeda Motor Honda Beat Pop ingin mengantar salah satu temannya ke sekolah.

"Kemudian sesampainya di samping SMKN 1 Dompu, tepat di samping gerbang SMKN 1 Dompu tiba-tiba datang DA mengadu ke JF bahwa dirinya dikeroyok oleh siswa di sekolah tersebut," tutur Kapolsek.

Sesaat kemudian, lanjut Kapolsek, JF menghampiri RU, hingga keduanya terlibat cek cok mulut hingga akhirnya RU dikeroyok oleh JF dan kawan-kawannya hingga mengakibatkan korban mengalami luka-luka.

"Korban RU, mengalami luka robek di bagian belakang kepala sebelah kiri, robek kepala bagian depan dan memar pada bagian mata. dan atas kejadian tersebut Korban melaporkan ke Mako Polsek Dompu," jelas Kapolsek. 

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan anggota Timsus Macan untuk melakukan pencarian sekaligus penangkapan terhadap ketiga pelaku sampai berhasil diamankan sekira pukul 16.00 Wita.

"Gerak cepat Tim Sus Macan Kota Polsek Dompu, mendapatkan ketiga terduga di Kediamannya Lingkungan Simpasai, Kecamatan Woja, kemudian digelandang ke Mako Polsek Dompu untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas Kapolsek.

"Nurman"


Polres Sumbawa Berhasil Ringkus Sepasang Kekasih Terduga Pelaku Penggelapan





POLICEWATCH-Sumbawa Besar.

Diduga telah melakukan penggelapan satu unit sepeda motor,sepasang kekasih ini harus berurusan dengan hukum.

Berdasarkan laporan korban, Tim Puma Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa berhasil meringkus sepasang kekasih, yang berinisial "IL"alias Remik (43) warga Desa Badas Kecamatan Badas Sumbawa dan DV (25) warga Karang Padak Desa Labuan, Kamis (16/2/2023) pukul 10.00 Wita. 

Pasangan ini ditangkap setelah melakukan penggelapan sepeda motor. Dari penangkapan ini, Tim Puma mengamankan barang bukti Honda Vario warna biru putih EA 6420 GC. 

Kapolres Sumbawa Polda NTB, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Henry Novika Chandra, SIK, MH., Kamis (16/2/2023) saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Berawal dari laporan korban Hidayatullah (43) warga Dusun Mapin Kebak, Kecamatan Alas Barat. 

Sebelum kejadian, korban yang sedang berada di rumahnya, Dusun Juranalas, Desa Juranalas Kecamatan Alas, didatangi terduga, pada Sabtu (11/2/2023) sekitar pukul 10.00 Wita. 

Terduga meminjam sepeda motor korban dengan alasan membeli nasi. Namun sudah beberapa jam, sepeda motor Honda Vario EA 6420 GC tersebut belum dikembalikan. 

Meski korban sudah berusaha mencari namun tidak menemukan terduga. Kehilangan sepeda motor itu membuat korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Korban pun melaporkannya ke Polsek Alas. 

Pihak Polsek berkoordinasi dengan Tim Puma Polres Sumbawa setelah mendapat informasi keberadaan sepeda motor tersebut. Atas arahan Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel STK, Tim Puma bergegas ke Dusun Aik Puntuk Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir. Sepeda motor korban ditemukan di rumah Ari warga setempat. 

Lanjut AKBP Henry, kepada tim, Ari mengakui jika sepeda motor itu digadai oleh pasangan kekasih Remik dan DV sebesar Rp 2.000.000. Tak berselang lama, Tim Puma meringkus keduanya. 

Selanjutnya kedua terduga pelaku beserta barang bukti sepeda motor, diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Alas untuk ditangani lebih lanjut.

 (MN)

Polda NTB Gelar Rapat Perdana Bersama Stakeholder Untuk WSBK 2023

 


POLICEWATCH-MATARAM.

 Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menginisiasi rapat perdana persiapan WSBK 2023 di Sirkuit Mandalika 3-5 Maret mendatang.

Rapat itu terselenggara di Ballroom Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (15/2/2023).

Acara itu dihadiri oleh semua stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan WSBK Maret nanti, seperti Polda NTB, TNI, Beacukai, Dispar, Dishub, BPPD, Basarnas, ITDC, MGPA dan sejumlah stakeholder terkait lainnya.

Acara dibuka oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs.Djoko Poerwanto, lalu dilanjutkan oleh Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Abu Bakar Tertusi selaku pimpinan rapat.

Abu Bakar Tertusi mengatakan, rapat itu dalam rangka menyatukan visi dan misi semua stakeholder  guna menyukseskan kegiatan WSBK 2023.

"hari ini kita lakukan rapat bersama semua stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan WSBK 2023 di Sirkuit Mandalika Maret nanti," kata Karo Ops Polda NTB.

"rapat ini untuk mengetahui sejauh mana persiapan semua pihak dalam menyukseskan WSBK tahun 2023 ini," imbuhnya.

Dalam rapat yang diinisiasi Polda NTB itu, semua stakeholder diberikan kesempatan menyampaikan segala bentuk persiapan yang sudah dilakukan.

Termasuk, personel, peralatan serta strategi yang digunakan dalam menyukseskan kegiatan WSBK 2023.

Seperti halnya, Fari Wijaya yang mewakili ITDC saat itu mengatakan, bahwa pihaknya tengah menambah tempat parkir di Black Gate untuk kendaraan bermotor.

Selain itu beberapa tempat parkir juga  sudah di Beton, seperti tempat parkir Bus Dishub di sebelah timur Sirkuit Mandalika.

"kita saat ini sedang mengerjakan penambahan tempat parkir," kata Fari Wijaya usai mengikuti rapat.

"sebagian sudah jadi, sebagainnya lagi sedang di finishing," tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Jamaluddin Malady menyampaikan, saat ini pihaknya tengah mematenkan penyelenggaraan Site Event di Sirkuit Mandalika saat WSBK 2023 nanti.

"saat ini kita sedang menyiapkan Site Event untuk WSBK 2023 nanti," kata Jamal.

"konsepnya sedikit berbeda dengan yang sebelumnya, seperti artis, kita akan pakai artis ibu kota asal NTB," tambahannya.

Banyaknya artis ibu kota jebolan NTB membuat Kadispar NTB yang baru itu berinisiatif untuk menampilkan mereka.

Seperti halnya, Desy jebolan Expector, Eby jebolan Lida, Gita Jebolan Jadi dan banyak lagi artis lainnya.

"saat ini kita sedang menghubungi mereka, untuk bisa tampil di Lombok Sumbawa Fire nanti," pungkasnya.

Rapat itu berlangsung selama kurang lebih 5 jam, mulai dari jam 08.30 hingga 12.30 Wita. kemudian akan digelar lagi dalam waktu dekat ini.

MN 

Polda NTB Kenalkan Pentingnya Keselamatan Berlalu Lintas Kepada Penyandang Disabilitas










POLICEWATCH-Mataram NTB.

Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan Edukasi Pengenalan Fungsi-Fungsi di Kepolisian kepada Siswa Siswi SLB 1 Mataram bertempat di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB (17/2)

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Lalu Iwan Mahardan S.i.K menyampaikan Kegiatan tersebut merupakan pengenalan tentang Fungsi teknis berlalu lintas dan Fungsi teknis unit Satwa Shabara. Dimana Program tersebut merupakan Outing class yang diikuti Sekitar 90 siswa-Siswi SLB Negri 1 Mataram.

"Agar Siswa-Siswi Penyandang Disabilitas SLB 1 Mataram dapat mengenali dan memahami fungsi-fungsi Serangkaian kegiatan yang ada di Kepolisian", ungkapnya.

Saat tiba di lokasi lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Siswa-Siswa tersebut di sambut Langsung oleh Polwan Polda NTB dari masing-masing Satker Polda Diantaranya Brimob , Lalu lintas, Pam Obvit , Airud , Sabhara, Intel, Reskrim , Humas , Binmas, yang berkolaborasi dengan unit Satwa Dit Sabhara Polda yang dipimpin Langsung Oleh Kasi Jemen Ops Rek. Subdit Kamsel Kompol Rusiah, ungkap L. Iwan.

Sementara itu Kompol Rusiah dalam sambutannya saat memimpin kegiatan tersebut mengapresiasi Antusias Siswa-siswi Penyandang Disabilitas untuk mengenal tentang Kegiatan di Kepolisian "Tugas, peran dan fungsi kepolisian tentu tidak henti-hentinya memberikan pemahaman serta sosialisasi kepada masyarakat salah satunya tertib berlalu lintas. Terlebih kepada adik-adik kita penyandang disabilitas agar mematuhi tertib berlalu lintas demi keselamatan di jalan" ungkapnya

Kegiatan Outing Class merupakan Metode pembelajaran menyenangkan bermain, belajar menunggang kuda, berkeliling Polda NTB dan juga mereka diajari tari-tarian.

Ditempat terpisah saat diwawancara media Panit VI Sat PJR Ditlantas Polda NTB Aiptu Yuniar Wahyu Kurniawan menjelaskan bahwa tertib berlalu lintas juga tidak pilah pilih akan tetapi penyandang disabilitas juga harus memahami Tertib Berlalu lintas serta keselamatan berkendara "walaupun mereka penyandang disabilitas, paling tidak anak-anak kita ini bisa memahami apa itu fungsi Rambu-rambu lalulintas, marka jalan, kemudian pentingnya menggunakan helm ketika berkendara demi keselamatannya"ucapnya. 

Serangkaian kegiatan tersebut diantaranya pengenalan lalu lintas, berkeliling patroli menggunakan ranmor sat PJR dan pengenalan fungsi kerja dari unit satwa

Antusias siswa dan siswi SLB 1 Mataram sangat nampak walaupun cuaca tidak mendukung akan tetapi tidak menyurutkan semangat mereka.mudah mudahan dengan kegiatan ini mereka dapat termotivasi dalam menjalankan semua kegiatannya.

MN 

Kasat Tahti Polres Loteng Dampingi Dit Tahti Polda NTB Sosialisasi dan Supervisi



POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH NTB.

Kasat Tahti Polres Lombok Tengah mendampingi Kasubbag Renmin Dit Tahti Polda NTB AKP M. Ali Mansur dan rombongan  melaksanakan supervisi dan sosialisasi keputusan kepala kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Nomor : Kep/789/XII/2022, tanggal 20 Desember 2022 tentang mekanisme penyelenggaraan perawatan tahanan khusus anak, Ibu hamil dan menyusui dilingkungan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat di Polres Lombok Tengah dan Polsek Praya Barat Daya pada Kamis 16 Februari 2023 Pukul 09.00 Wita.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kasat Tahti IPTU Budiyanto mengatakan 

"Kegiatan supervisi dan sosialisasi Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat tentang Mekanisme penyelenggaraan perawatan tahanan khusus Anak, ibu hamil dan menyusui dilingkungan Direktorat tahanan dan barang bukti Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat" jelasnya IPTU Budiyanto. 

Peserta sosialisasi terdiri dari Kasi Was, Kasi Propam, Kasi Kum, Kasat Tahti, KBO Sat Lantas, KBO Sat Reskrim, KBO Sat Narkoba, Kanit Pidum Reskrim, Kanit Tipikor, Kanit PPA, Bamin Reskrim, anggota Sat Lantas, anggota Sat Narkoba, anggota Sat Polair, anggota Sat Tahti dan para Kanit Reskrim Polsek jajaran Polres Lombok Tengah.

Setelah diaksanakan kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan supervisi dengan kegiatan mengecek tahanan dan ruang tahanan Polres Lombok Tengah

Tim juga melakukan pengecekan administrasi penerimaan tahanan, bon tahanan dan pengeluaran tahanan, Pengecekan administrasi penitipan/pendataan barang bukti, Pengecekan barang bukti Reskrim serta Narkoba, Pengecekan tahanan serta kelayakan ruang tahanan Polsek Praya Barat Daya.

"MN"

           

WUJUD KEPEDULIAN, BHAYANGKARI BAGIKAN PAKET SEMBAKO PADA WARGA TERDAMPAK BANJIR DI SUMBAWA


POLICEWATCH-SUMBAWA BARAT

Bhayangkari Ranting Sumbawa bersama anggota Kompi 2 Batalyon B Pelopor melaksanakan bakti sosial dilokasi pengungsian korban banjir di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (15/02/2023).

Kegiatan dipimpin oleh Pj Ketua Bhayangkari Ranting Sumbawa Ny. Ermawati Nurdin itu dalam rangka kepedulian Bhayangkari terhadap para korban bencana yang kini tengah mengungsi.

Berbagai kebutuhan para pengunsi dari mulai mie instan, air mineral sampai dengan kebutuhan sembako disalurkan Bhayangkari kepada pengungsi.

Sejumlah warga menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan Pengurus Bhayangkari Sumbawa dan Personil Brimob itu.

”Bantuan kemanusiaan ini untuk meringankan beban korban bencana “, ungkap Ny. Ermawati saat dilapangan.

Selain itu ia menambahkan “Kegiatan bakti sosial ini merupakan Jukrah dari Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimobda NTB Ny. Cut Komaruz kepada Bhayangkari ranting Sumbawa,” tutupnya.

MN 

Kapolresta Mataram Sime Krama Ke Pure Dalem Budha Ciwa Wanaprasta di Wilayah Gunungsari




Policewatch-Mataram.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH melakukan safari Kamtibmas melalui Sime Krama di tempat ibadah umat Hindu yaitu Pure Dalem Ciwa Wanaprasta di Dusun Lilir Barat Desa Mambalan Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/02/2023).

Pada kunjungan kali ini Kapolresta Mataram didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Gunungsari, Kasi Humas Polresta serta dihadiri bhabinkamtibmas, Babinsa setempat tokoh Agama hindu , pengurus Pure serta masyarakat sekitar.

Usai Kegiatan berlangsung, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH kepada media mengatakan, Kunjungan Sime Krama ini dalam rangka menjalankan program Polresta Mataram yaitu safari Kamtibmas dengan mengunjungi tempat ibadah. 

Kunjungan kali ini melakukan silaturahmi dengan para tokoh agama Hindu yang ada di Pure Dalam Ciwa Wanaprasta di wilayah kecamatan Gunungsari. Karena merupakan wilayah hukum Polresta Mataram maka tempat ibadah inipun di kunjungi langsung Kapolresta Mataram.

"Kami beserta rombongan diterima hangat oleh pengurus Pure serta tokoh agama Hindu dan masyarakat setempat, dan kunjungan tersebut kita manfaatkan untuk berdiskusi serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama memelihara situasi keamanan di wilayah masing-masing," ungkap Kapolresta Mataram usai kunjungan berlangsung.

Dalam diskusi tersebut lanjutnya, kita mendengar semua keluhan dan masukan yang disampaikan oleh para warga dan tokoh. Cara inilah yang dilakukan Polresta Mataram untuk mendapat informasi dari masyarakat. 

"Apa yang disampaikan pada dialog tadi tentu akan kita tindak lanjuti termasuk jika permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan pemerintah,"jelasnya.

Secara umum kondisi wilayah hukum Polsek Gunungsari masih tergolong sangat kondusif, namun demikian tidak boleh terlena dengan keadaan tersebut, Polresta bersama Polsek Gunungsari harus tetap melakukan berbagai upaya agar dapat memelihara kamtibmas yang salah satu nya dengang melaksanakan kegiatan seperti ini.

"Seluruh Polsek dan bahkan bhabinkamtibmas sudah kami arahkan agar tetap melakukan safari Kamtibmas meskipun skupnya kecil. Ini dapat mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan yang akan terjadi,"tutupnya.

Diakhir acara Kapolresta Mataram menyerahkan bantuan berupa 30 sak semen untuk membantu pembangunan Pure yang diterima langsung oleh pengurus Pure setempat.

Sebelumnya Penasehat Pengurus Pure Nyoman Arsa dalam sambutan penerimaan mengucapkan terimakasih atas berkenannya Kapolresta Mataram berkunjung ke tempat ibadah umat Hindu di Gunungsari. Semoga kunjungan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Atas bantuan bapak Kapolresta, semoga pure ini dapat segera disempurnakan demi kepentingan ibadah umat Hindu yang ada di wilayah ini,"tutupnya.

MN 

Sukseskan Even Porprov NTB , Polresta Mataram Siapkan 250 Personel Pengamanan




POLICEWATCH-Mataram NTB.

Untuk mensukseskan event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2023 yang akan di selenggarakan pada 18 hingga 28 Februari 2023 di Kota Mataram, Polresta Mataram akan menyiapkan sebanyak 250 Personel Pengamanan.

Hal ini dikatakan Kapolresta Mataram dalam sebuah wawancara media ini, Kamis (16/02/2023) usai memimpin Penyerahan Barang Bukti Hasil Ungkap kasus pencurian kepada pemilik di Mapolresta Mataram.

Dalam keterangan berikutnya Kapolresta Mataram mengatakan selaku tuan rumah penyelenggaraan olahraga bergengsi tingkat provinsi ini harus dapat membuat bagaimana seluru pertandingan pada semua Cabang Olahraga (Cabor) berjalan lancar. Oleh karenanya pihaknya akan melakukan pengamanan diseluruh titik-titik tempat pertangingan Cabor berlangsung.

"Agar pengamanan ini efektif kami akan melakukan Sinergitas dengan semua unsur terkait termasuk pemerintah kecamatan dimana cabor tersebut akan dipertandingkan,"jelas Mustofa.

Dalam pelaksanaan pengamanan Polresta Mataram tentu akan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara masing-masing Cabor. Hal ini dilakukan agar mempermudah pola pengamanan saat pertandingan berlangsung.

Kemudian, yang tak kalah pentingnya, Pihaknya juga akan mengimbau kepada seluruh atlit, pelatih, serta suporter dan para penduduk lainnya untuk sama-sama mentaati peraturan yang sudah ditetapkan panitia penyelenggara, karena biasanya potensi gangguan itu terkadang muncul dari dalam kegiata 

"Kami sangat berharap kepada seluruh yang terlibat untuk sama-sama menjaga sportifitas agar selama pertandingan berlangsung tidak terjadi hal-hal yang berpotensi dapat mengganggu atau mencoreng kegiatan Olahraga bergengsi di tingkat Provinsi NTB ini. Tentu sebagai Daerah penyelenggara, Kota Mataram harus mengantisipasi hal tersebut," tutup Kapolresta.

MN 

Gubernur Jatim Khofifah Jatuh terpeleset saat Berjalan di jembatan Kaca Kawasan Gunung bromo

 


POLICEWATCH. NEWS, PROBOLINGGO- Vidio Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terpeleset dan jatuh saat menjajali atau di saat berjalan di atas jembatan kaca di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo viral di media sosial. Kamis (16/02/2023)

Dalam vidio tersebut juga terlihat tokoh masyarakat Tengger sekaligus anggota DPR RI, terlebih dahulu jatuh, namun Ibu Gubernur pun ikut terpeleset. Beberapa orang yang mendampingnya kemudian mencoba membantunya untuk berdiri.

Ini diakibatkan karena hujan dan angin kencang melanda kawasan Sukapura. Jembatan Kaca itu pun basah. Hal itu membuat kondisi jembatan menjadi licin

Sementara ada beberapa pejabat mencoba mengambil sisa air hujan dari jembatan dengan alat pembersih karet.

Beruntung Gubernur Khofifah dikabarkan tidak terluka meski terjatuh dan terlihat Ibu Gubernut bahkan berhasil berjalan kembali ke tengah jembatan kaca.

Perlu diketahui jembatan kaca tersebut di bangun Ditjen Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) da dalam keterangan Gubernur Jatim Khofifah, Jembatan kaca ini akan menjadi tempat yang luar biasa bagi kawasan Bromo, ini tentunya akan mempercepat perkembangan pariwisata di Bromo yang akan berdampak pada masyarakat setempat.

"Jembatan Kaca Bromo ini dibangun untuk mendukung pariwisata di kawasan Bromo,"ujarnya. (Dr)

IPW Apresiasi Kejagung RI melalui Jampidum tidak lakukan Banding atas Putusan Hakim Terhadap Terdakwa Eliezee divonis 1,6 bulan.

 


JAKARTA  - POLICEWATCH.NEWS,-Ketua Indonesia Police watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengapresiasi langkah kejaksaan agung melalui jampidum Fadil Jumhana  menyatakan sikap tidak mengajukan banding atas putusan 1 tahun 6 bulan majelis hakim dalam perjara terdakwa Eliezee Pudihan Lumiu . 

Dengan tidak bandingnya  jaksa dalam perkara tersebut maka perkara Eliezer telah berkekuatan tetap. Langkah kejaksaan agung tidak mengajukan banding melengkapi kemenangan Rakyat yg mendukung Eliezer sejak awal membuka tabir kasus pembunuhan Brigadir Joshua. 

Penyataan tidak banding kejaksaan atas putusan ringan 1 tahun 6 bulan dari tuntutan 12 tahun adalah langkah yang tidak lazim karena dalam prakteknya hukum peradilan pidana khususnya terkait putusan hakim yang jauh dari tuntutan jaksa. 

Ketidak laziman sikap Aparat penegak hukum dalam kasus matinya brigadir joshua baik yang ditampilkan dalam putusan hakim maupun pernyataan tidak banding jaksa adalah langkah APH berpihak pada suara publik. 

Indonesia Police watch mengharapkan sikap mendengar suara publik dlm kasus matinya brigadir Joshua tidak hanya berhenti disini akan tetapi dapat diterapkan pada kasus 2 korban 2 ketidak adilan lainnya khsusnya yg menyangkut orang2 yang tidak bersalah tetapi miskin tidak punya akses keadilan yg adil , yg diproses hukum .

Jurnalis : Bambang.MD

KPK Serahkan Aset Senilai Rp57 Miliar kepada Kemenkumham RI dan Kementerian ATR/BPN.

 



GEDUNG MERAH PUTIH - JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyerahan aset hasil rampasan dari penanganan tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap kepada 2 (dua) instansi yaitu Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Penyerahan aset senilai total Rp57.941.851.000 ini dilaksanakan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (16/2).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyerahkan langsung barang rampasan tersebut melalui mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP) dan Hibah. Hal ini dimaksudkan agar aset tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh instansi negara yang bersangkutan.

“PSP merupakan cara paling efektif untuk memulihkan kerugian negara dan memanfaatkan aset-aset rampasan ini,” ajak Alex.

Lebih lanjut Alex menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara KPK dan Kementerian Keuangan, Kemenkumham, Kementerian ATR/BPN serta masyarakat luas, yang telah terbangun dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. Ia berharap, dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen bangsa dapat seiring sejalan dengan kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK maupun lembaga penegakan hukum lainnya.


Dalam kegiatan yang sama, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menjelaskan, PSP merupakan salah satu mekanisme pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang berasal dari barang rampasan negara. Hal ini telah diatur dalam ketentuan pasal 15 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan RI (PMK) Nomor 145/PMK.06/2021 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang berasal dari barang rampasan negara dan barang gratifikasi.

“Kami berharap semoga dengan adanya serah terima ini dapat meningkatkan kinerja serta mempererat hubungan kerja antarlembaga khususnya dengan KPK,” kata Karyoto.

Penyerahan aset ini diterima langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dan Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto. Sementara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku Pengelola BMN diwakili oleh Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara (PKKN) Encep Sudarwan.


PSP kepada Kemenkumham RI merupakan barang rampasan negara yang berasal dari perkara tindak pidana korupsi terpidana Budi Susanto, berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Tanjung Priok Jakarta Utara, dengan luas keseluruhan 4.701,5 m2 dan nilai Rp56.744.674.000. Adapun PSP kepada Kementerian ATR/BPN berasal dari perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terpidana Ike Wijayanto, berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Kecamatan Buah Batu, Bandung Provinsi Jawa Barat dengan luas 375,36 m2 dan nilai Rp1.197.177.000.  

Menkumham RI Yasonna H. Laoly menyampaikan, pihaknya mengapresiasi upaya KPK dalam menyelesaikan perkara Tindak Pidana Korupsi (TPK) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan melakukan PSP. Ia pun menambahkan, aset yang nantinya akan dikelola Kemenkumham tersebut akan digunakan sebaik mungkin guna penyelenggaraan layanan publik.

“Selama ini layanan keimigrasian dan operasionalisasi Kantor Imigrasi Jakarta Utara dilakukan di dalam komplek ruko yang disewa dari pihak ketiga setiap tahun. Diharapkan tanah dan bangunan yang telah diterima dari KPK dapat meningkatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat,” kata Yasonna.


Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto pada momen yang sama juga menyampaikan dukungannya atas program-program pemberantasan korupsi yang dijalankan KPK, di antaranya melalui layanan elektronik.  Berbagai layanan elektronik telah diterapkan Kementerian ATR/BPN seperti hak tanggungan elektronik, roya elektronik, pengecekan sertifikat dan SKPT. Aset berupa BMN yang diterima melalui PSP ini, nantinya dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai layanan tersebut.

“Penyerahan ini diibaratkan bagai _oase_ untuk Kementerian ATR/BPN dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana. BMN ini nantinya akan kami gunakan untuk rumah dinas/mess pegawai Kantor Wilayah BPN Jawa Barat, dan akan kami manfaatkan dengan baik,” terang Hadi.

*Barang Rampasan Negara dapat Dimanfaatkan Masyarakat Luas*

Sementara itu, Direktur PKKN Kemenkeu Encep Sudarwan secara khusus menyoroti hal menarik dalam mekanisme PSP kali ini. Permohonan PSP Kemenkumham menjadi permohonan yang signifikan, karena di dalam permohonan tersebut dilakukan pengelolaan terhadap barang yang dirampas untuk negara sebagai kompensasi uang pengganti.

“Permohonan ini adalah yang pertama kali diajukan sebagai implementasi PMK Nomor 145/PMK.06/2021. Jika sebelumnya barang rampasan yang menjadi kompensasi uang pengganti hanya dapat dilaksanakan lelang, maka dengan adanya terobosoan dalam PMK tersebut, rampasan sebagai kompensasi uang pengganti saat ini dapat digunakan oleh Kementerian/Lembaga serta dapat juga dihibahkan,” jelas Encep.

Pemanfaatan BMN Rampasan dapat dilakukan antara lain melalui Sewa, Pinjam Pakai, dan Kerja sama Pemanfaatan (KSP). Dalam merealisasikan Pemanfaatan BMN Rampasan, Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK telah menyusun Instruksi Kerja Pemanfaatan (IK Pemanfaatan), menyiapkan database aset rampasan, dan melakukan sosialisasi database tersebut melalui website Pemanfaatan Aset Rampasan KPK (https://paras.kpk.go.id). Hal ini sebagai upaya untuk menyebarluaskan informasi kepada publik secara terbuka atas barang rampasan KPK yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Jurnalis : Bambang.MD

Dengan Sigap Babinkamtibmas & Babinsa Datangi Warga Yang Lagi Sakit Keras.


POLICEWATCH-Mataram.

Tiga pilar instansi pemerintah mendatangi salah seorang warga sayang sayang yang menderita sakit keras akibat diabetes dan sesak napas.

Salah seorang warga yang mengalami penyakit yang memperihatinkan dikunjungi oleh Bhabinkamtibmas yang didampingi oleh bhabinsa dan aparat kelurahan 

lingkungan sayang sayang untuk mengecek kondisi warga binaannya yang berada lingkungan sayang sayang utara Rt : 04  RW 02

Kelurahan sayang sayang Kecamatan cakranegara kabupaten Lombok Barat.

Adapun identitas warga sayang sayang atas nama "Baiq Nurul hidayah" umur 40, tahun perempuan yang biasa disapa "yuyun" saat ini mengalami sakit keras yang serius, dan tidak mempunyai biaya berobat,sehingga pemerintah dari Kelurahan bersama Bhabinkamtibmas dan bhabinsa akan membantu warga binaannya.

Bhabinkamtibmas sayang sayang yang panggilan akrabnya bang Sapta menyampaikan kepada awak media lewat via WhatsApp menyampaikan,saya sangat berterima kasih atas informasinya dan  Kami tiga p pilar dalam  hal ini bapak lurah sayang" H.RONY APRIANTO,MM,BABINSA DAN BHABINKAMTIBMAS Kelurahan . Sayang Sayang selalu bersinergi dan berkomitmen akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kelurahan .sayang sayang.tegasnya Kamis 16/02/2023 .

Ia juga akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat atau warga yang mengalami musibah seperti halnya Bq Yuyun ini, ucapnya.

Lurah Sayang Sayang juga menyampaikan saya selaku lurah akan mengupayakan untuk membantu warga  dalam pengobatan dengan cara membuatkan kartu BPJS kesehatan,ini adalah salah  upaya untuk dapat memiliki BPJS kesehatan dengan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, agar warga bisa berobat dan tertangani secara maksimal di Rumah Sakit Pemerintah.jelas lurah.

Sementara keluarga dari Bq Yuyun mengucapkan terima kasih atas bapak bapak polisi dan tentara dan pemerintah kelurahan yang mau membantu keluarga kami yang kurang mampu.

Dan saya berharap kepada pemerintah agar keluarga saya yang lagi sakit ini bisa segera dibawa kerumah sakit, harapnya.

"Nurman Policewatchnews "

Empat Orang Spesialis Pencuri Limbah Besi PT. BPI di Ringkus

 


POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL - LAHAT -  Naas bagi keempat Orang laki laki akibat ulah nya di duga pelaku Pencurian Limbah Besi pada PT. Buki Pembangkit Innovative. (BPI) terpaksa mendekam di dalam jeruji besi Mapolres Lahat Polda Sumatera Selatan 

Kapolres Lahat AKBP.S.Kunto Hartono. SIK. MT melalui Kapolsek Merapi Barat AKP. Herman Akhiri. SIP. MM yang disampaikan Kasubsi penmas humas polres lahat Aiptu Lispono SH.pada pres reless nya telah mengamankan ke empat orang laki laki antara lain : RG (26 Tahun) warga desa Sirah Pulau kecamatan merapi timur, CW (40 Tahun) warga kabupaten Muara Enim, DS (34 Tahun) warga desa tanjung Payang kecamatan Lahat, JN (49 Tahun) yang diketahui ke empat Pelaku tersebut sebagai Security PT. BPI 

Berawal adanya laporan dari pihak PT. BPI  Desa Gunung Kembang kecamatan merapi timur kabupaten Lahat sering adanya terjadi kehilangan Besi Limbah setelah diadakan penyelidikan  oleh pihak kepolisian akhirnya didapatkan informasi orang yang di curigai  yakni ke 4 (Empat) orang diduga Pelaku pencurian akhir nya pada (13/02-2023)  sekira 03.15 wib saat itu tersangka sedang tugas Piket jaga di PT BPI  langsung diamankan hasil dari pemeriksaan oleh penyidik ke empat pelaku mengakui perbuatan nya telah melakukan pencurian besi Limbah PT. BPI 

Selain ke 4 (Empat) Pelaku petugas mengamankan juga 1(Satu) unit sepeda motorJenis Honda Vario Tecno  BG.2445 ES dan 1(Satu) unit Sepeda Motor jenis Yama Mio Soul BG 3516 EW berikut 520 KG Limbah besi dari PT. BPI sebagai barang bukti diamankan di Polsek Merapi Barat Polres Lahat untuk proses hukum selanjutnya nya . 

Jurnalis : Bambang.MD

Kapolresta Mataram Hadiri Dalam Pelepasan Kontingen Koni Mataram




POLICEWATCH-Mataram.

Kapolresta Mataram "Kombes Pol Mustofa SIK MH" menghadiri acara pelepasan kontingen KONI Kota Mataram bertempat di Narmada Convention Hall. Rabu, (15/02/2023)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos, MH, Ketua DPRD H. Didi Sumardi, S.H, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH, Dandim 1606 Mataram Kolonel Arm. Arif Rahman, Forkopimda Mataram, Ketua KONI Mataram H. Firadz Pariska beserta Atlet Kontingen Koni sebanyak 477 orang 

Pelepasan atlet Kontingen Koni tersebut dilakukan oleh Walikota bersama Wakil Wali Kota Mataram, " Kami berpesan kepada kontingen dan seluruh atlet selalu menjaga semangat juang dalam bertanding dan penuh ketenangan karena itu adalah kunci utama kemenangan," ujarnya Walikota usai pelepasan 

Ia mengatakan, ketenangan dapat dicapai jika mental bertanding sudah disiapkan sehingga mental juara harus ditanamkan di samping tetap menjunjung tinggi sportivitas, jaga kesehatan, dan saling menghargai.

"Atlet yang bertanding merupakan orang pilihan terbaik yang mewakili dan membawa harum nama Kota Mataram, sehingga kami sangat berharap bisa meraih prestasi dan medali," ucapnya.

Ketua KONI mengharapkan agar seluruh atlet bertanding maksimal sehingga hasil latihan yang telah dijalani membuahkan hasil melalui medali yang diraih.

"Jaga selalu sportivitas dan yang lebih penting menjaga kesehatan karena apapun hasilnya bagi saya kalian semua adalah juaranya," ujar H. Firadz Pariska

Kapolresta Mataram dalam kesempatan menyampaikan bahwa sebagai Polri tentunya kita akan mendukung dan sebagai pemelihara Kamtibmas akan mengamankan dan mengawal jalannya kegiatan Porprov NTB 2023.

" Untuk atlet yang bertanding junjung sportifitas, wujudkan prestasi gemilang untuk Kota Mataram dan mari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan ", pungkasnya.

"MN"