/ Selasa, 06 Maret 2018 / 10.28


KUNINGAN, POLICE WATCH NEWS - Hujan yang terus menerus melanda wilayah Kabupaten Kuningan yang terjadi akhir akhir ini, menimbulkan banyak bencana alam mulai dari banjir, longsor, tanah jalan retak dan amblas.
Hal tersebut menjadi perhatian serius plt Bupati Kuningan, sehingga pada hari Rabu (21/02/2018), plt Bupati Kuningan Dede Sembada ST, di dampingi Kabag Umum Setda Guruh Irawan Zulkarnaen SSTP MSi dan Kabid Perumahan dari Dinas Perumahan dan Pertanahan (DPRPP) Drs.Ono Darsono meninjau langsung lokasi longsor di desa mungkal datar kecamatan ciniru.
Dede bersama rombongan di lokasi musibah longsor melihat kondisi sejumlah rumah warga yang terdampak longsor, prihatin melihat warga setempat ,sehingga Dede pun berencana akan mengirimkan bantuan sementara berupa sembako bagi warga yang terkena musibah, baik di daerah Ciniru maupun di Cibingbin.
Kedatangan dan Respons cepat Plt bupati disambut hangat warga yang terkena dampak musibah bencana alam. Dengan kondisi mereka yang dalam keadaan susah akibat dampak bencana alam dengan penuh harap agar di perhatikan langsung oleh pemerintah daerah.
Desem menjanjikan akan segera mengirimkan bantuan sembako bagi warga yang terkena musibah bencana alam. Selain bantuan sembako, pemerintah juga akan melakukan upaya tanggap darurat pasca bencana dengan melibatkan instansi terkait. “Tahap pertama untuk jangka pendek, kita akan berikan sembako kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. Nanti sembako ini akan dikirim oleh Dinas Ketahanan Pangan, dan akan langsung diberikan ke lokasi bencana alam. Ini upaya cepat dari pemerintah,,” sebut Dede usai meninjau lokasi longsor di Mungkaldatar, Kecamatan Ciniru.
Dia mengaku dari laporan yang diterimanya, ada sekitar 450 rumah yang terdampak banjir di satu desa, dan belum termasuk dari desa-desa lainnya. pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam upaya penanganannya. “Namun untuk data fiksnya seperti apa, mungkin nanti dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang akan menjelaskannya. Sebab, mereka (BPBD) yang lebih tahu wilayah mana saja yang terkena bencana alam,” ujarnya.

Terkait musibah longsor sendiri, Plt bupati mengatakan, bahwa hal itu bukan hanya terjadi di wilayah Mungkaldatar saja namun juga di wilayah lainnya. Ada beberapa desa yang terkena musibah longsor lainnya di beberapa titik, misalnya saja di Cibeureum dan Desa Rambatan. “Kalau info terakhir itu ada 6 rusak berat ya, jadi secepatnya kita akan menggunakan dana tanggap darurat lah. Agar warga yang terdampak musibah bencana alam ini bisa segera tertangani, dan bisa mengurangi beban warga masyarakat tersebut,” ungkapnya.

Data yang diperoleh sebelumnya, bencana alam berupa tanah longsor menimpa Desa Mungkal Datar Kecamatan Ciniru. Di desa ini, tebing yang longsor menyebabkan satu bangunan TPA, Posyandu, Mushola dan garasi rumah warga rusak akibat tertimpa material longsor. Akses jalan desa pun tertimbun longsor hingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Akibat tanah longsor itu mengharuskan 27 keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, upaya pembersihan material sisa longsor juga dilakukan oleh anggota Polsek Ciniru. Kapolsek Ciniru AKP Sudarsono bersama dengan Koramil, BPBD, dan masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsor yang terjadi di Desa Mungkaldatar Kecamatan Ciniru. Kegiatan tersebut dilakukan akibat material longsor menutup akses menuju pemukiman masyarakat. Selain itu longsoran tanah juga menutupi sebagian bangunan sekolah dan TPA yang mengakibatkan sekolah diliburkan siswa untuk sementara waktu sampai situasi kembali normal.

Sudarsono menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan masyarakat dibantu juga dari Koramil dan BPBD Kabupaten Kuningan untuk membersihkan material longsor yang terjadi di desa tersebut. “Ini untuk membuka akses jalan menuju pemukiman warga. Kami juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan sehubungan masih tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Kuningan,” ujarnya.(GUNTUR)
Komentar Anda

Berita Terkini