Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan dan budaya. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pendidikan dan budaya. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

"178 MURID BARU SMK 1 PRAYA BARAT DOMPETI WAWASAN KE BANGSAAN - BHABINSA DESA MANGKUNG GELAR MPLS RAMAH, JELASKAN MAKNA LENGKAP PANCASILA"



POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH,

 Bhabinsa Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat, Serka Lalu Juli Irwansyah, aktif terlibat dalam membina generasi muda melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertema "RAMAH" yang digelar pada Rabu (15/07/2026) di SMK Negeri 1 Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh 178 murid baru angkatan tahun ajaran 2026/2027 ini menjadi ajang penting untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan sejak dini, termasuk pemahaman mendalam tentang dasar negara Pancasila.

 

Dilaksanakan di halaman utama sekolah mulai pukul 07.30 Wita, acara MPLS RAMAH tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada para siswa baru, tetapi juga menyisipkan materi pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan yang disampaikan langsung oleh Serka Lalu Juli Irwansyah. Dalam paparannya, Bhabinsa secara rinci menjelaskan makna dari masing-masing sila Pancasila:

 

"SILA PERTAMA: KETUHANAN YANG MAHA ESA

Maknanya adalah seluruh rakyat Indonesia berkeyakinan bahwa ada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Sang Pencipta alam semesta. Kita menghargai kebebasan beragama dan keyakinan masing-masing, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari tanpa memaksakan keyakinan pada orang lain," jelasnya.

 

"SILA KEDUA: KEMAKMURAN YANG ADIL UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

Berarti kita bekerja sama untuk menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Tidak boleh ada kesenjangan yang terlalu jauh antara kaya dan miskin, karena kemakmuran yang hanya dinikmati sebagian orang saja tidak akan membuat bangsa ini kuat," tambahnya.

 

"SILA KETIGA: PERSEKUTUAN INDONESIA

Menegaskan bahwa kita adalah satu bangsa yang bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meskipun berbeda suku, bahasa, agama, dan budaya, kita harus menjaga persatuan dan kesatuan karena kebersamaan adalah kekuatan utama bangsa kita," ucap Serka Lalu Juli Irwansyah dengan tegas.

 

"SILA KEEMPAT: KERAJAAN YANG KHALIFAHAN YANG ADIL DAN BERADAB

Maksudnya adalah negara dan pemerintah harus bekerja untuk kesejahteraan rakyat dengan cara yang adil, benar, dan sesuai dengan nilai-nilai peradaban. Pemerintah bertanggung jawab untuk melindungi hak dan kewajiban setiap warga negara serta menjalankan kekuasaan dengan penuh rasa tanggung jawab," paparnya.

 

"SILA KELIMA: KEDAULATAN RAKYAT UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

Menunjukkan bahwa kekuasaan di negara ini berasal dari rakyat dan digunakan untuk kepentingan rakyat. Setiap orang memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta harus menghormati keputusan bersama yang diambil secara demokratis," jelasnya menyudahi penjelasan tentang Pancasila.

 

Selain itu, Bhabinsa juga menjelaskan tentang peran penting pemuda dalam menjaga keutuhan NKRI, menghindari pengaruh paham yang menyimpang, serta bagaimana menjadi siswa yang tidak hanya cakap secara akademik dan kejuruan, tetapi juga memiliki integritas dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Para siswa baru tampak antusias mengikuti setiap paparan, bahkan banyak yang aktif bertanya terkait dengan upaya pemuda dalam membangun daerah dan negara serta penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 


Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Praya Barat, Sahrian Satroni, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi Bhabinsa dalam kegiatan MPLS tahun ini. Menurutnya, kehadiran Bhabinsa memberikan nilai tambah yang besar bagi para siswa baru.

 

"Kami sangat berterima kasih kepada Bhabinsa Desa Mangkung yang telah mau meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada siswa baru kami. Materi wawasan kebangsaan dan penjelasan makna Pancasila yang disampaikan sangat relevan dan penting, terutama di era digital saat ini yang penuh dengan berbagai tantangan. SMK Negeri 1 Praya Barat tidak hanya berfokus pada pembekalan keahlian teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter yang baik dan cinta tanah air," jelas Sahrian Satroni.

 

Salah satu siswa baru, dari jurusan  perhotelan, mengaku merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. "Sebelumnya saya hanya tahu bahwa Pancasila adalah dasar negara, tapi tidak terlalu memahami makna masing-masing silanya. Setelah mendengar paparan Bhabinsa dan kepala sekolah, saya menyadari bahwa kita juga punya tanggung jawab besar untuk negara dan Pancasila bukan hanya kata-kata belaka, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya merasa lebih termotivasi untuk belajar dengan baik dan menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya dengan semangat.

 

Kegiatan MPLS RAMAH yang berlangsung selama satu hari penuh ini juga diisi dengan berbagai sesi menarik lainnya, seperti perkenalan jurusan dan fasilitas sekolah, pembekalan tata tertib serta nilai-nilai budaya lokal yang harus dijaga, hingga permainan kelompok yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa baru dari berbagai daerah.

 

Pada sesi penutupan, Bhabinsa dan tim guru memberikan pesan semangat kepada seluruh siswa baru agar dapat menjalankan pendidikan dengan penuh dedikasi dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan serta Pancasila dalam setiap langkah hidup mereka.

 

"Kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi para siswa baru untuk memulai perjalanan pendidikan mereka di SMK Negeri 1 Praya Barat. Kami berharap dengan dasar wawasan kebangsaan dan pemahaman yang mendalam tentang Pancasila, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah dan bangsa," pungkas Sahrian Satroni.

Jurnalis

Mamen

Usai Sholat Jumat 9 Juli di Dusun Pondok Pande, Dukungan Warga Mengalir Kuat ke H. Sarimin S.Pd.

 


 

POLICEWATCH-BARABALI

 Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti warga Desa Barabali menjelang pendaftaran dan penetapan calon Kepala Desa periode 2026–2034. Dukungan untuk Bakal Calon Kepala Desa H. Sarimin, S.Pd. kini kian kokoh, salah satunya datang dari kalangan tokoh masyarakat dan warga di Dusun Pondok Pande.

 

Pada Jumat, 9 Juli 2026, H. Sarimin diundang khusus untuk melaksanakan ibadah Sholat Jumat di masjid wilayah Dusun Pondok Pande. Kehadirannya disambut antusiasme tinggi oleh para jamaah, di hadapan seorang tokoh masyarakat yang sangat dihormati dan suaranya sangat didengar warga di dusun tersebut. Meski tokoh tersebut meminta namanya tidak disebutkan secara terbuka, pesan dukungannya disampaikan dengan tegas dan menyentuh hati.

 

"Kami warga Dusun Pondok Pande mengenal beliau bukan sosok pendatang baru. Beliau sudah hidup, berbakti, dan memahami setiap sudut Desa Barabali—termasuk tantangan di dusun kami—sejak puluhan tahun silam. Rekam jejaknya mulai dari staf desa, pengurus BPD, hingga memimpin lembaga pendidikan adalah bukti nyata keseriusannya mengabdi," ujar tokoh tersebut seusai ibadah.

 

Menurutnya, bakal calon pemimpin desa yang dibutuhkan saat ini adalah yang tidak hanya membawa janji, melainkan yang sudah tahu persis apa yang menjadi kebutuhan warga di setiap dusun. "Beliau tahu mana jalan di Dusun Pondok Pande yang perlu diperbaiki, mana irigasi yang macet, dan bagaimana melayani warga dengan adil tanpa membedakan wilayah. Dukungan kami tulus karena kami melihat ketulusan dan pengalaman beliau," tambahnya.

 

Antusiasme warga pun tak terbendung. Banyak jamaah yang langsung menyapa dan menyatakan dukungannya, semakin yakin H. Sarimin adalah sosok yang tepat jika nanti dipercaya maju dan memimpin desa.

 

Dengan bekal pengalaman panjang: Staf Desa (1984–1986), Anggota & Ketua BPD (2001–2012), hingga Kepala Sekolah (2010–2025), H. Sarimin membawa visi "Barabali Maju, Sejahtera, Bermartabat".

 

🎯 Visi

Mewujudkan Desa Barabali yang maju infrastrukturnya, sejahtera ekonominya, bermartabat berbasis agama dan budaya, serta terkelola secara transparan dan akuntabel.

 

🚀 Misi

 

1. Perbaiki jalan desa, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum hingga ke pelosok dusun termasuk Pondok Pande

2. Kembangkan pertanian, peternakan, dan dukung UMKM agar ekonomi warga meningkat

3. Perkuat kegiatan keagamaan, jaga kerukunan antar dusun, dan lestarikan budaya lokal

4. Layanan administrasi desa cepat, mudah, dan terbuka bagi semua warga tanpa pilih kasih

5. Berikan perhatian khusus bagi anak muda, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu

 

"Terima kasih atas dukungan luar biasa dari warga Dusun Pondok Pande dan seluruh lapisan masyarakat. Ini penyemangat besar bagi saya selaku bakal calon. Insya Allah jika nanti ditetapkan dan dipercaya, saya akan bekerja sekuat tenaga demi kemajuan Barabali bersama-sama," ujar H. Sarimin dengan rendah hati.

 

Jurnalis

Mamen

Puluhan Tahun Mengabdi, H. Sarimin S.Pd. Bawa Visi "Barabali Maju, Sejahtera, dan Bermartabat"

 


 

POLICEWATCH- BATUKLIANG


Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti warga Desa Barabali menjelang tahap pendaftaran dan penetapan calon Kepala Desa periode 2026–2034. Dukungan untuk Bakal Calon Kepala Desa H. Sarimin, S.Pd. kini kian kokoh, salah satunya datang dari kalangan tokoh masyarakat dan warga di Dusun Pondok Pande.

 

Pada Jumat, 9 Juli 2026, H. Sarimin diundang khusus untuk melaksanakan ibadah Sholat Jumat di masjid wilayah Dusun Pondok Pande. Kehadirannya disambut antusiasme tinggi oleh para jamaah, di hadapan seorang tokoh masyarakat yang sangat dihormati dan suaranya sangat didengar warga di dusun tersebut. Meski tokoh tersebut meminta namanya tidak disebutkan secara terbuka, pesan dukungannya disampaikan dengan tegas dan menyentuh hati.

 

"Kami warga Dusun Pondok Pande mengenal beliau bukan sosok pendatang baru atau pembawa janji kosong. Beliau sudah hidup, berbakti, dan memahami setiap sudut Desa Barabali sejak puluhan tahun silam," ujar tokoh tersebut seusai ibadah.

 

Rekam jejak pengabdian H. Sarimin memang tak perlu diragukan. Ia memulai langkahnya sebagai Staf Desa Barabali (1984–1986), kemudian dipercaya sebagai Anggota hingga Ketua BPD Barabali (2001–2012).

 

Bahkan saat menjabat sebagai Kepala SDN Barabali mulai tahun 2012 hingga 2025, kemampuannya memimpin dan berkolaborasi teruji nyata. Berkat kerja keras, kegigihan, serta kemampuan menyatukan pihak terkait dan masyarakat, beliau berhasil mendirikan gedung sekolah bertingkat yang dibangun dari nol. Berkat hasil kerja keras itu, kini SDN Barabali tercatat sebagai salah satu sekolah dengan sarana dan prasarana paling lengkap di Kabupaten Lombok Tengah.

 

"Beliau buktikan sendiri: dari lahan kosong berdiri gedung megah demi pendidikan anak kita. Kalau untuk sekolah saja beliau mampu membangun dari nol, apalagi untuk seluruh desa kita. Beliau tahu mana jalan yang rusak, mana irigasi yang macet, dan bagaimana mengumpulkan kekuatan warga untuk kemajuan bersama. Dukungan kami tulus karena beliau adalah pemimpin yang berani bekerja dan punya hasil nyata," tambah tokoh masyarakat tersebut.

 

Antusiasme warga pun tak terbendung. Banyak jamaah yang langsung menyapa dan menyatakan dukungannya, semakin yakin H. Sarimin adalah sosok yang tepat jika nanti ditetapkan memimpin desa.

 

Seluruh pengalaman itu menjadi bekal bagi H. Sarimin untuk membawa visi "Barabali Maju, Sejahtera, Bermartabat".

 

🎯 Visi

Mewujudkan Desa Barabali yang maju infrastrukturnya, sejahtera ekonominya, bermartabat berbasis agama dan budaya, serta terkelola secara transparan dan akuntabel.

 

🚀 Misi

 

1. Perbaiki jalan desa, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum hingga ke pelosok dusun termasuk Pondok Pande

2. Kembangkan pertanian, peternakan, dan dukung UMKM agar ekonomi warga meningkat

3. Perkuat kegiatan keagamaan, jaga kerukunan antar dusun, dan lestarikan budaya lokal

4. Layanan administrasi desa cepat, mudah, dan terbuka bagi semua warga tanpa pilih kasih

5. Berikan perhatian khusus bagi anak muda, lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu

 

"Terima kasih atas dukungan luar biasa dari warga Dusun Pondok Pande dan seluruh lapisan masyarakat. Keberhasilan membangun sekolah dulu adalah berkat kerja sama semua pihak. Insya Allah jika nanti dipercaya memimpin desa, semangat dan kerja keras yang sama akan saya curahkan demi kemajuan Barabali yang kita cintai," ujar H. Sarimin dengan rendah hati.

 

Jurnalis

Mamen

SMPN 5 Batukliang Lepas 66 Lulusan 100% Layak Lulus: Tekankan Akhlak Mulia, Dukung Kebebasan Mimpi dan Cita-Cita



 

Policewatch-Batukliang

 Suasana haru, khidmat, dan penuh kebahagiaan menyelimuti lingkungan SMP Negeri 5 Batukliang, Desa Barabali, Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa (2/6/2026). Acara besar Pengumuman Kelulusan dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung sangat meriah dan berkesan, dihadiri secara lengkap oleh para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, seluruh wali murid, para pendidik, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

 

Kehadiran tokoh-tokoh penting semakin memeriahkan dan memberikan makna mendalam bagi momen bersejarah ini. Di antaranya hadir Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Ki Agus Azhar, Pengawas SMPN 5 Batukliang, Koordinator Wilayah Kecamatan Batukliang, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Barabali, Salbi, serta Bhabinkamtibmas Desa Barabali, Aiptu Manggi. Tak ketinggalan, Ketua Komite Sekolah, H. Muhammad Syar’i, M.Si., juga turut mendampingi sepanjang acara sebagai bentuk sinergi dan dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan di wilayah ini.

 

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan istimewa dari dua kesenian andalan sekolah yang memukau seluruh hadirin. Irama rancak dan dentuman semangat dari grup Gendang Belek binaan siswa bergema memecah suasana, disusul dengan keindahan gerak dan cerita yang dibawakan oleh kelompok Seni Tari sekolah. Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa SMP Negeri 5 Batukliang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga sangat serius melestarikan budaya daerah dan mengembangkan bakat seni para siswa.

 

Dalam sambutannya yang sangat menyentuh hati, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Batukliang, Ahmad Junaidi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur, penghargaan, dan pesan mendalam kepada seluruh hadirin. Beliau membuka sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf jika belum dapat menghadirkan seluruh undangan yang direncanakan, namun tetap mengapresiasi kehadiran semua pihak yang telah meluangkan waktu di pagi yang berbahagia tersebut.

 


"Apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bapak Koordinator Wilayah yang senantiasa menjadi mitra pendamping, Bapak Pengawas yang selalu memberikan bimbingan dan pengarahan, serta Bapak Plt Kepala Desa Barabali. Kami meyakini dukungan Allah senantiasa menyertai langkah pemerintah desa demi menyiapkan generasi yang lebih baik dari kita sekalian," ujar Ahmad Junaidi di hadapan ratusan hadirin.

 

Kepada Ketua Komite Sekolah, beliau juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan sehingga sekolah kini berada dalam kondisi yang sangat layak mengantarkan generasi penerus. Tak lupa, penghargaan juga disampaikan kepada Bhabinkamtibmas dan Anggota DPRD, Ki Agus Azhar, yang kehadirannya diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi besar bagi siswa Desa Barabali.

 

Poin terpenting disampaikan beliau kepada para orang tua: "Terima kasih telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami untuk kami didik selama hampir 3 tahun terakhir ini. Alhamdulillah hari ini mereka sampai di titik akhir ini, dan kami merasa sangat berbahagia dapat mengantarkan mereka menyongsong hari-hari yang lebih baik."

 

Kepada 66 siswa yang dilepasnya—terdiri dari 41 laki-laki dan 25 perempuan—Ahmad Junaidi berpesan agar momen kelulusan ini tidak hanya menjadi pesta perayaan semata, melainkan momen pembelajaran terakhir. Beliau menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat mencari ilmu, tetapi tempat membentuk karakter.

 

"Ilmu pengetahuan mungkin mengantarkan pada kesuksesan, namun akhlak dan budi pekertilah yang akan membuat kalian bertahan dan dihargai di mana saja. Kami melepas kalian dengan predikat 100% LAYAK LULUS, namun ingatlah jenjang SMP bukanlah akhir perjuangan. Jangan merasa cukup di sini, masih ada SMA, SMK, atau sederajat yang menanti. Kami harapkan kalian mampu melampaui pencapaian kami, karena keberhasilan kami hanya ada pada saat kalian sukses melebihi kami."

 

Di akhir sambutan, beliau mewakili seluruh keluarga besar sekolah menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama mendidik, dan secara resmi menyerahkan kembali para lulusan ke pangkuan orang tua melalui tangan Ketua Komite Sekolah.

 


 

Ditempat yang sama,Sambutan dilanjutkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Ki Agus Azhar, yang menyampaikan pidato berisi catatan penting, perjuangan anggaran daerah, serta pesan-pesan bijak bagi masa depan pendidikan dan anak-anak.

 

Beliau memulai dengan menyinggung dinamika birokrasi dan anggaran di Lombok Tengah. Menurutnya, proses menduduki jabatan pendidikan bukanlah hal mudah, dan pemerintah daerah masih menghadapi tantangan besar terkait keuangan daerah yang terbatas, baru sekitar kurang dari 20 miliar rupiah, sehingga belum mampu menutupi seluruh kebutuhan. Namun, beliau bersyukur adanya bantuan pemerintah pusat yang sangat membantu, termasuk untuk perbaikan sarana prasarana sekolah.

 

"Kemajuan pendidikan ini tidak lepas dari kebijakan politik. Pesan saya: jangan terpaku pada satu partai saja. Siapapun pemegang kekuasaan, yang terpenting adalah mampu membawa manfaat dan kemaslahatan besar bagi masyarakat," tegas Ki Agus Azhar.

 

Beliau juga menyoroti hambatan utama pendidikan di Lombok Tengah, yakni minat belajar anak yang masih rendah akibat pengaruh pergaulan. Solusinya, kata beliau, sekolah harus mengangkat kearifan lokal dan budaya daerah sebagai metode pembelajaran agar anak lebih tertarik dan berkarakter. Masalah banyaknya sekolah swasta yang belum layak serta nasib ratusan guru honorer yang belum terangkat juga menjadi perhatian serius yang sedang diperjuangkan bersama pemerintah daerah.

 

Menyinggung sedikit persoalan sosial yang sedang hangat, yaitu penutupan gerai Alfamart, beliau menjelaskan hal itu sesuai Perda tahun 2021 tentang jarak usaha dari pasar rakyat, namun pihaknya tetap memberikan tenggang waktu dan solusi agar tidak merugikan banyak pihak.

 

Kembali fokus pada pendidikan, Ki Agus Azhar menegaskan satu hal penting: "Tidak ada warisan paling berharga selain pendidikan. Tidak ada emas atau harta yang lebih bermakna kita tinggalkan selain pendidikan yang baik bagi anak-anak kita."

 

Beliau memberikan apresiasi tinggi kepada SMP Negeri 5 Batukliang yang tergolong sekolah muda, namun mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing. Menurutnya, anak-anak daerah memiliki kecerdasan tinggi karena tumbuh dalam lingkungan yang masih alami dan positif.

 

Secara khusus, beliau berjanji akan memperjuangkan dana pengembalian daerah yang mencapai 430-an juta rupiah agar cair dan Desa Barabali tetap menjadi prioritas anggaran beliau ke depannya.

 

 

"Kepada anak-anakku, mimpi itu berawal dari tidur, tapi kuncinya adalah bangun dan berikhtiar mewujudkannya. Dan pesan saya pada orang tua: JANGAN PERNAH MEMAKSAKAN KEHENDAK ANDA KEPADA ANAK."

 

Ki Agus Azhar mengimbau agar orang tua memberikan kebebasan memilih sekolah atau jenjang pendidikan sesuai keinginan dan kenyamanan anak, baik itu melanjutkan ke SMA, MA, maupun sekolah berasrama. "Tanyalah mereka mau ke mana, dukunglah keinginan mereka. Jangan sampai kehendak orang tua membuat motivasi anak kendur atau melawan. Tugas kita hanya membimbing dan mendoakan," pungkasnya.

 

Acara pelepasan ditutup foto bersama dengan kenang-kenangan, diiringi harapan besar agar 66 lulusan SMP Negeri 5 Batukliang ini membawa nama baik almamater, menjadi generasi berakhlak mulia, dan sukses menggapai cita-cita setinggi langit sesuai keinginan hati dan kemampuan terbaik mereka.

Jurnalis. 

Mamen

Gendang Belek & Seni Tari Semarakkan Pelepasan: SMPN 5 Batukliang Lepas Lulusan Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026

 


 

Policewatch-Batukliang

 2/6/2026 – Suasana haru bercampur sukacita begitu kental menyelimuti halaman SMP Negeri 5 Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, hari ini. Acara Pengumuman Kelulusan dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung sangat meriah dan penuh kesan mendalam. Kegiatan ini dihadiri lengkap oleh seluruh wali murid, para pendidik, staf sekolah, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.

 

Di antara tokoh penting yang turut hadir dan memeriahkan acara ini adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Barabali, Salbi, serta Bhabinkamtibmas Desa Barabali, Aiptu Manggi. Kehadiran keduanya menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah desa dan aparat keamanan atas kemajuan dunia pendidikan di wilayah tersebut, sekaligus mempererat sinergi antara sekolah, pemerintah desa, dan kepolisian.

 

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan dua kesenian andalan sekolah yang memukau seluruh hadirin. Suara dentuman dan irama rancak dari grup Gendang Belek binaan siswa sekolah bergema memecah suasana, disusul dengan penampilan istimewa dari kelompok Seni Tari sekolah. Gerakan indah, luwes, dan penuh makna yang ditampilkan para siswa sukses membius penonton, menunjukkan bahwa sekolah ini tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga sangat serius melestarikan dan mengembangkan bakat serta seni budaya daerah di kalangan generasi muda.

 


Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Batukliang, Ahmad Junaidi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas keberhasilan seluruh siswa kelas IX yang telah menuntaskan masa pendidikan selama tiga tahun dengan hasil yang membanggakan. Ia menegaskan momen kelulusan ini bukanlah titik akhir, melainkan gerbang awal menuju masa depan yang lebih luas dan penuh tantangan.

 

“Anak-anakku sekalian, hari ini adalah hari bersejarah bagi kalian, bagi orang tua, dan bagi kami para pendidik. Kalian telah berhasil melewati berbagai tantangan pembelajaran dan ujian dengan sangat baik. Kami telah berusaha menanamkan ilmu pengetahuan, nilai karakter, dan budi pekerti agar kalian siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Ingatlah selalu almamater tercinta ini, jadilah generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan selalu membawa nama baik keluarga serta sekolah di mana pun kalian berada,” ujar Ahmad Junaidi dengan nada penuh harap. Ia juga tak lupa menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para orang tua, Komite Sekolah, serta pemerintah desa dan aparat keamanan atas kerja sama dan dukungan yang tak terputus demi kemajuan pendidikan di sekolah ini.

 


Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, H. Syar’i, dalam sambutannya mewakili orang tua dan masyarakat, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi, ketulusan, dan kesabaran dalam mendidik putra-putri mereka selama ini. Menurutnya, keberhasilan yang diraih saat ini adalah buah dari kerja sama yang erat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

 

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang tak terhingga kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah membimbing anak-anak kami dengan sepenuh hati. Peran sekolah sangat besar dalam membentuk masa depan mereka. Kepada adik-adik kelas IX yang hari ini resmi lulus, teruslah belajar dan jangan pernah berhenti menggapai cita-cita. Bekal yang kalian dapatkan di sini adalah modal berharga untuk melangkah ke SMA, SMK, atau sederajat nanti. Kami yakin kalian mampu menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi sesama,” pesan H. Syar’i yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

 

Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan tanda kelulusan secara simbolis dan sesi foto bersama. Di penghujung momen itu, terlihat jelas sorot mata penuh semangat dan janji keberhasilan dari para lulusan, yang kini siap terbang lebih tinggi membawa nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater tercinta SMP Negeri 5 Batukliang.

Jurnalis

Mamen

Pejabat Publik Dituding "Tikus Bersepatu", Klarifikasi dan Kecaman Mengalir Deras


Policewatch-Lombok Tengah

Dunia pendidikan Lombok Tengah kembali dihebohkan dengan polemik ujaran kebencian di media sosial. Setelah sebuah akun anonim melontarkan tuduhan bernada fitnah, menyebutkan "hati-hati Kabid PAUD Lombok Tengah jadi tikus bersepatu," kini pemilik akun Facebook "Amaq Ketujur" angkat bicara.

Menanggapi hal ini, Dr. Lalu Jayadi, Pengawas PAUD Lombok Tengah, Asesor, sekaligus penggiat pendidikan, sebelumnya telah mengeluarkan rilis klarifikasi yang menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak berdasar, tidak benar, dan merupakan fitnah yang keji.

"Ungkapan itu sangat berpotensi menyesatkan opini publik dan mencoreng nama baik institusi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Lombok Tengah," tegas Dr. Lalu Jayadi dalam rilisnya.

Lebih lanjut, Dr. Lalu Jayadi menjelaskan bahwa Kabid PAUD Lombok Tengah beserta seluruh jajaran telah menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan prinsip transparan dan akuntabel. Tuduhan yang menyamakan pejabat publik dengan "tikus berdasi" dinilai sebagai bentuk ujaran kebencian yang tidak mencerminkan etika bermedia sosial dan melanggar nilai-nilai kesantunan yang dijunjung tinggi dalam budaya lokal.

"Saya mengutuk keras tindakan tidak bermoral ini. Ini bukan hanya merusak nama baik individu, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan yang seharusnya menjadi teladan," ungkapnya dengan nada geram.

Sementara itu, Kabid PAUD dan PNF Lombok Tengah, Dr. Muhamad Nazim, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya harus siap menerima kritikan. Namun, ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya selama ini sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Apalagi masalah buku, itu kan 10% sudah ada di Permendikbud sesuai jumlah juknisnya, ditunjuk jenis BOP terbaru, kemudian 10% juga sudah sesuai arahan kementerian, jadi tidak masalah," jelasnya. Ia menambahkan bahwa banyak pihak yang tidak memahami dunia pendidikan dan regulasi yang ada, sehingga mungkin muncul kesalahpahaman.

Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Anggaran (Gempar), yang dikenal dengan sapaan akrab Pak Bur, turut mengecam keras pernyataan tersebut. "Kami dari Gempar sangat menyesalkan adanya ujaran kebencian yang ditujukan kepada pejabat publik, terlebih di lingkungan pendidikan. Kami mendukung penuh langkah hukum yang akan diambil jika fitnah ini terus berlanjut," ujar Pak Bur.

Ditempat terpisah, awak media berhasil mengkonfirmasi pemilik akun Facebook "Amaq Ketujur" melalui pesan WhatsApp. Ia menyampaikan, "Artinya saya memposting pengalaman mereka itu saja... Soal bantahan silahkan saja dibantah. Yang jelas di antara sekian banyak sekolah PAUD/TK, ada yang merasa kebijakan Kabid dan pengawas ini tidak adil dan sangat memberatkan."

Dr. Lalu Jayadi mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mengedepankan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi, dan menghentikan penyebaran berita yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa jika ujaran kebencian dan fitnah semacam ini terus berlanjut, pihaknya tidak akan segan untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Mari kita bersama-sama menjaga integritas, nama baik, dan martabat dunia pendidikan di Lombok Tengah, demi menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.

Kasus ini menjadi sorotan serius di kalangan praktisi pendidikan Lombok Tengah. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan menghindari penyebaran ujaran kebencian yang dapat merusak reputasi individu maupun institusi.

 

 Jurnalis

Mamen

"Dr. Lalu Jayadi Geram: Sebutan 'Tikus Bersepatu' untuk Kabid PAUD Loteng Fitnah dan Merusak Dunia Pendidikan!"


Policewatch-LombokLombok Tengah

 Dunia pendidikan Lombok Tengah kembali terusik dengan munculnya ujaran kebencian di media sosial. Salah satu akun  melontarkan tuduhan bernada fitnah, menyebutkan "hati-hati Kabid PAUD Lombok Tengah jadi tikus bersepatu," yang sontak memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat.

Menanggapi hal ini, Dr. Lalu Jayadi, Pengawas PAUD Lombok Tengah, Asesor, sekaligus penggiat pendidikan, segera mengeluarkan rilis klarifikasi yang menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak berdasar, tidak benar, dan merupakan fitnah yang keji.

"Ungkapan itu sangat berpotensi menyesatkan opini publik dan mencoreng nama baik institusi pendidikan anak usia dini (PAUD) di Lombok Tengah," tegas Dr. Lalu Jayadi dalam rilisnya.

Lebih lanjut, Dr. Lalu Jayadi menjelaskan bahwa Kabid PAUD Lombok Tengah beserta seluruh jajaran telah menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku, dengan prinsip transparan dan akuntabel. Tuduhan yang menyamakan pejabat publik dengan "tikus berdasi" dinilai sebagai bentuk ujaran kebencian yang tidak mencerminkan etika bermedia sosial dan melanggar nilai-nilai kesantunan yang dijunjung tinggi dalam budaya lokal.

"Saya mengutuk keras tindakan tidak bermoral ini. Ini bukan hanya merusak nama baik individu, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan yang seharusnya menjadi teladan," ungkapnya dengan nada geram.

Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Anggaran (Gempar), yang dikenal dengan sapaan akrab Pak Bur, turut mengecam keras pernyataan tersebut. "Kami dari Gempar sangat menyesalkan adanya ujaran kebencian yang ditujukan kepada pejabat publik, terlebih di lingkungan pendidikan. Kami mendukung penuh langkah hukum yang akan diambil jika fitnah ini terus berlanjut," ujar Pak Bur.

Dr. Lalu Jayadi mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mengedepankan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi, dan menghentikan penyebaran berita yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa jika ujaran kebencian dan fitnah semacam ini terus berlanjut, pihaknya tidak akan segan untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Mari kita bersama-sama menjaga integritas, nama baik, dan martabat dunia pendidikan di Lombok Tengah, demi menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.

Kasus ini menjadi sorotan serius di kalangan praktisi pendidikan Lombok Tengah. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan menghindari penyebaran ujaran kebencian yang dapat merusak reputasi individu maupun institusi.

 

Mamen.

 


"Kapolres dan Bhayangkari Lombok Utara Angkat Martabat Tenun Lokal di Fashion Street 2025: Sinergi Budaya dan Ekonomi Kreatif"

 


 

Policewatch-Lombok Utara

Fashion Street Lombok Utara 2025 menjadi panggung istimewa yang memancarkan keindahan dan potensi wastra lokal. Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, tampil memukau dalam balutan Tenun Lombok Utara, memeriahkan acara bertema "From Shadow to Spotlight" di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (15/8/2025).

Acara yang digelar dalam rangka HUT ke-17 Kabupaten Lombok Utara dan menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, menampilkan kolaborasi berbagai instansi dan OPD. Paduan tenun dan batik asli Lombok Utara menghasilkan busana elegan yang menegaskan identitas budaya sekaligus mendorong ekonomi kreatif daerah.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., menyatakan komitmen Polri dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis budaya. "Polri bertransformasi menjadi mitra pemerintah dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi dan budaya. Produk lokal Lombok Utara memiliki potensi besar untuk bersaing jika kualitas dan kreativitas terus ditingkatkan," ujarnya.

Kapolres menekankan pentingnya menjadikan Fashion Street sebagai agenda tahunan untuk melestarikan budaya dan memberikan ruang inovasi bagi generasi muda. "Tema 'From Shadow to Spotlight' sangat relevan. Lombok Utara harus berani tampil di kancah yang lebih luas, dan Polres siap mendukung iklim ekonomi yang pro-kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, berbagi pengalamannya yang terinspirasi oleh tenun sejak melihat proses pembuatannya di Bayan. "Saya langsung jatuh hati dan membeli beberapa motif untuk dijadikan busana modern. Tenun bisa dikreasikan oleh generasi muda agar tetap menarik," katanya.

Sebelumnya, Ny. Heny Agus Purwanta juga telah mempromosikan Tenun Bayan di Bazzar Kreasi Bhayangkari Nusantara di Jakarta. Konsistensinya menunjukkan komitmen Bhayangkari Lombok Utara sebagai duta budaya yang menghubungkan kearifan lokal dengan pasar nasional.

Ia menambahkan bahwa Bhayangkari siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan UMKM untuk mendorong ide-ide kreatif dari generasi muda. "Anak muda bisa menjadikan tenun dan batik Lombok Utara sebagai produk fashion yang stylish dan bernilai ekonomi. Penggunaan batik lokal setiap Kamis oleh OPD adalah langkah nyata menggerakkan perekonomian kita," jelasnya.

Bagi Ny. Heny, kegiatan ini adalah bentuk pemberdayaan. "Bhayangkari akan terus berfokus pada pendidikan, sains, dan teknologi untuk pemberdayaan perempuan dan anak. Budaya adalah pintu masuk untuk kesejahteraan masyarakat. Fashion Street perlu menjadi agenda rutin dengan konsep yang lebih kreatif dan segmen pasar yang lebih luas," ujarnya.

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, sebelumnya menekankan pentingnya menjadikan kain tenun dan batik lokal sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, serta mengusulkan penggunaan wastra Lombok Utara sebagai identitas resmi dalam setiap kegiatan publik.

Dari halaman Kantor Bupati, Fashion Street tahun ini membuktikan bahwa tenun Lombok Utara benar-benar melangkah menuju sorotan, membawa harapan baru bagi ekonomi kreatif dan budaya daerah.

 M

Serakah Adalah Musuh Peradaban Oleh; Syahlarriyadi Institut Nida El Adabi (INDABI) Bogor

policewatch.news
Tangerang,28 Juli 2025
Di tengah kemajuan teknologi dan geliat pembangunan yang menggema di berbagai pelosok negeri, bangsa Indonesia masih terus berhadapan dengan ancaman laten yang merusak fondasi moral dan sistem kenegaraan: korupsi. Ia bukan hanya soal hukum dan angka kerugian negara, melainkan soal nilai. 

Di balik semua praktik korupsi itu, terdapat satu sifat mendasar yang menjadi akarnya: serakah.

Serakah adalah musuh peradaban. 
Ia menghancurkan kepercayaan publik, memperdalam kemiskinan, dan mempermalukan bangsa di mata dunia. Ketika kerakusan merasuk ke dalam sistem kekuasaan dan birokrasi, maka yang hancur bukan hanya anggaran negara, tapi juga martabat bangsa. Korupsi yang lahir dari sifat serakah bukanlah sekadar pelanggaran administratif atau tindak pidana, tetapi kejahatan moral yang menggerus integritas pribadi dan kolektif.

Sayangnya, serakah tidak pernah diajarkan secara formal. Sebagaimana dikemukakan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Kongres PSI, “Ilmu serakah tidak pernah diajarkan di universitas manapun.” Namun dampaknya sangat nyata menjadikan sebagian elit politik dan pejabat publik lupa bahwa jabatan adalah amanah, bukan ladang untuk memperkaya diri dan kroni.


Penanggulangannya pun tidak cukup dengan penindakan hukum atau peraturan semata. Ia harus menyentuh akar terdalam bangsa: melalui reformasi akhlak, agar generasi yang tumbuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga takut dan malu untuk berbuat curang; melalui keteladanan pemimpin, agar jabatan ditunaikan sebagai tanggung jawab moral dan bukan kesempatan untuk menumpuk kekayaan pribadi; serta melalui pembangunan sistem digital yang antikorupsi, agar transparansi tidak berhenti sebagai jargon, melainkan menjadi budaya birokrasi yang melekat.


Di sinilah Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin menawarkan panduan utama. Akhlak menjadi poros utama dalam setiap perintah agama. Rasulullah SAW sendiri bersabda, “Sungguh aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad). Artinya, urusan kejujuran, amanah, dan rasa takut pada Allah dalam menjalankan tugas adalah bagian inti dari iman.


Korupsi bukan hanya kejahatan hukum, tapi juga dosa moral. Dan bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang membangun gedung pencakar langit dan membanggakan pertumbuhan ekonomi, melainkan bangsa yang mampu menumbuhkan manusia-manusia yang takut mengambil yang bukan haknya.

 Bangsa yang menjadikan kejujuran sebagai kekuatan, bukan kelemahan.
Akhirnya, di tengah disrupsi global dan tantangan digitalisasi, Indonesia memiliki peluang besar menjadi bangsa yang bukan hanya maju secara teknologi, tapi juga unggul secara moral. Dengan akhlak yang kuat, kepemimpinan yang bersih, serta sistem digital yang adil dan transparan, negeri ini akan tumbuh menjadi bangsa yang tidak hanya besar di atas kertas, tapi juga mulia dalam sejarah.



Berikut Profil Penulis: Dr.Syahlaryadi,Mpd.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Profile Penulis:
Dr. H. Syahlarriyadi, M.M. lahir di Jakarta dari orang Bapak Alm.H. Royani bin H. Samin dan Ibu Almarhumah Hj. Siti Ahyanah, pasangan dari istri Siti Aisyah binti Arid yang telah dikaruniai 3 orang anak bernama Moch. Risyad Akbar, Rifqia Rahim dan Rihana Rahim dan mempunyai cucu 6 orang yang bernama Kanza, Kefa, Asyraf, Arsal, Reva dan Resa.

Pendidikan ditempuh muali SD, SMP, SMA di Jakarta, S1 di Uhamka, S2, UMJ dan S3 Program Doktoral ditempuh di UMJ. 

Penulis mengikuti Short Course di dalam dan luar negeri. Short Course di luar negeri seperti Fundamentals of Computer and Information Technology oleh Singapore Cooperation Programme; English For Profesionals oleh International Training Programme, Ciefle India; Leadership (Problem Solving, Decision Making, and Comprehensive Managerial Skills). Penulis juga aktif dalam membuat jurnal, baik jurnal nasional maupun jurnal internasional seperti: Jurnal Nasional: Kebenaran Dalam Perspektif Filsafat Ilmu Dan Pendidikan Agama Islam; 'Impelementasi Penjaminan Mutu Pendidikan Islam Melalui Madrasah Di Indonesia. Jurnal Internasional: Strategies for Developing the Quality of SMK Education Islamic High School Majoring in Multimedia and Technology Information (Case Study in Parung Panjang District-Bogor Regency); The Role Of Leaders Of Islamic Educational Institutions In Increasing The Quality Of Islamic Education In Madrasah.


Penulis adalah seorang pensiunan PNS (ASN) Sekretariat Negara yang ditempatkan di Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden, sejak tahun 2006 menangani bidang Keagamaan, Kebudayaan dan Pendidikan dan menjadi Anggota Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden. Sejak Tahun 2018 – sekarang penulis menjadi dosen pada Prodi Pendidikan Agama Islam, dan Hukum Ekonomi Syariah, serta Manajemen Bisnis Syariah di Institut Nida El Adabi Parung Panjang, Bogor.



Team redaksi 
H.Irvanto Wakid

Polres Lombok Utara Rayakan Hari Bhayangkara dengan Sinergi Sosial: 1000 Bansos dan Layanan Kesehatan Gratis

 


 Policewatch-Lombok Utara

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 di Lombok Utara dirayakan bukan hanya dengan upacara seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata yang menunjukkan sinergi kuat antara Polres Lombok Utara, Bhayangkari, TNI, dan Pemerintah Daerah (Pemda).  Bertempat di Kantor Bupati Lombok Utara pada Selasa, 1 Juli 2025, kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun keamanan, kesejahteraan, dan ketahanan sosial masyarakat.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., menekankan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini merupakan wujud nyata pelayanan publik yang kolaboratif dan partisipatif.  “Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang kami pusatkan di Kantor Bupati ini mencerminkan sinergi kuat kami dengan Forkopimda. Dukungan dari Dandim, Danlanud, Danpomal, dan seluruh stakeholder menjadi kekuatan besar kami dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif dan pelayanan publik yang optimal,” ungkap AKBP Agus Purwanta.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polres Lombok Utara dan Bhayangkari mendistribusikan 1.000 paket bantuan sosial (bansos) kepada kelompok rentan, meliputi warakawuri, lansia, kaum dhuafa, yatim piatu, dan siswa-siswi difabel sejak pertengahan Juni 2025.  Selain bansos,  bakti kesehatan gratis juga digelar bekerja sama dengan Sie Dokkes Polres, RSUD Lombok Utara, dan anggota Bhayangkari yang berprofesi sebagai dokter dan perawat.  Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, penyuluhan gizi, dan donor darah.  Aksi donor darah ini juga didedikasikan untuk menambah stok darah RSUD Lombok Utara.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta,  menyatakan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum strategis untuk pengabdian sosial.  “Budaya adalah cara paling tepat menyapa masyarakat.  Sebagai Bhayangkari, kami hadir bukan hanya mendampingi suami, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial. Kegiatan sosial dan pelestarian budaya adalah implementasi nyata dari nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.  Dalam kegiatan tersebut, Bhayangkari juga menampilkan stan UMKM kuliner dan kerajinan tangan lokal, serta Perpustakaan Mini untuk mendukung edukasi literasi keluarga.  Pemda Lombok Utara melalui Dinas PTSP bahkan siap memfasilitasi legalitas usaha anggota Bhayangkari.

Puncaknya,  penampilan dua siswa disabilitas dari SLB Negeri 1 Tanjung menjadi simbol inklusivitas yang mendapat apresiasi langsung dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari. Ny. Heny menegaskan, “Difabel bukan kekurangan, mereka hanya butuh ruang yang setara. Kami akan terus mendukung eksplorasi potensi mereka.”

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, mengapresiasi langkah Polres dan Bhayangkari yang mengintegrasikan pendekatan keamanan dan sosial.  “Kolaborasi Polres dan Pemda bukan hanya administratif, tetapi substansial. Pendekatan humanis Polres sangat berkontribusi dalam membangun rasa aman masyarakat,  penting untuk menarik investasi dan menciptakan iklim pertumbuhan ekonomi yang sehat,” ujar Bupati Najmul.  Ia juga menegaskan akan memperkuat kerja sama dengan Polres dalam program pemberdayaan komunitas, pendidikan anak dan pemuda, serta ketahanan sosial.  Bupati Najmul juga memuji peran Bhayangkari sebagai mitra strategis pemberdayaan perempuan dan keluarga.  “Bhayangkari telah menyentuh banyak ruang sosial; mereka bukan hanya pelengkap institusi Polri, tetapi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berbudaya.”

Mamen

Bhayangkari Lombok Utara Dorong Transformasi Posyandu untuk Cegah Stunting

 



POLICEWATCH-LOMBOK UTARA

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menekankan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan stunting.  Ia mendorong transformasi Posyandu menjadi pusat pendidikan gizi dan pemberdayaan masyarakat,  bukan sekadar tempat penimbangan balita.  Pendekatan ini, menurutnya, krusial karena pencegahan stunting membutuhkan perubahan budaya dan peningkatan pengetahuan di tingkat keluarga.

Dalam monitoring dan pembinaan Posyandu Stunting 8 Project di Desa Batu Rakit, Selasa (3/6),  tercatat partisipasi tinggi dari berbagai kelompok usia.  Meskipun demikian,  data menunjukkan masih ada 18 anak dengan stunting aktif dan satu ibu hamil dengan KEK.  Hal ini menggarisbawahi perlunya upaya lebih intensif.

Ny. Heny membagikan ratusan paket gizi (susu dan telur rebus) sebagai edukasi praktis tentang gizi seimbang yang terjangkau.  Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Posyandu sebagai tempat belajar tentang gizi dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),  mengingat  Desa Batu Rakit memiliki potensi besar dengan jumlah warga usia produktif yang signifikan (212 orang).

Bhayangkari berkomitmen mendukung program nasional penurunan stunting melalui pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor.  Ny. Heny menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan intervensi terpadu,  melibatkan perubahan perilaku dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.  Ia berharap Posyandu dapat menjadi  simpul literasi gizi keluarga yang efektif.

"Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab layanan kesehatan, tetapi juga keluarga.  Membangun SDM desa adalah kunci, dan kita harus mulai dari sekarang, dari keluarga, dari ibu-ibu," tegas Ny. Heny.  Inisiatif ini  menunjukkan peran Bhayangkari yang meluas,  tidak hanya sebagai pendamping institusi kepolisian, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan perempuan.

 Jurnalis

Mamen

Anggota DPRD Lombok Tengah Berikan Semangat dan Arahan Inovatif di HUT ke-12 SMPN 5 Batukliang

  


 Policewatch-Lombok Tengah. 

SMP Negeri 5 Batukliang, Lombok Tengah, merayakan HUT ke-12 dan acara penamatan siswa kelas IX tahun pelajaran 2024/2025 dalam suasana haru dan penuh kebahagiaan, Rabu (21/5/2025). 

 Acara yang berlangsung khidmat di halaman sekolah Desa Barabali dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Bapak Ki Agus Azhar, yang memberikan semangat dan arahan berharga bagi para siswa dan civitas akademika.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustazah Siti Jaenah, S.Pd., dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah,  H. Zainudin.S.Pd MPd, Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas prestasi sekolah, di antaranya juara lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten Lombok Tengah dan juara II pidato bahasa Sasak dalam Festival Bahasa dan Budaya Sasak.  Beliau juga memaparkan rencana pengembangan sekolah ke arah sekolah umum bernuansa pondok pesantren, serta menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan sarana prasarana, khususnya mushola yang masih dalam pembangunan.  Beliau menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan dan mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 


Penampilan seni budaya siswa, termasuk Tari Gendang Beleq, memeriahkan acara, menampilkan bakat dan kreativitas siswa sekaligus melestarikan budaya daerah. 

 Camat Batukliang L. Sudirman, S.Si., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan SMPN 5 Batukliang dan dukungan dari pemerintah kecamatan.  Beberapa pejabat dan tokoh penting lainnya juga hadir, antara lain Bapak L. Ali Junaidi (Kepala Desa Barebali), Bapak H. Syar'i (Ketua Komite), tokoh agama dan masyarakat Desa Barabali, Bapak Imam Jazuli (Pengawas Pembina), dan perwakilan dari Kepala Dinas Dikbud Lombok Tengah.

 Anggota DPRD Lombok Tengah Ki Agus Azhar, dalam sambutannya, memberikan arahan yang komprehensif dan inspiratif.  Beliau menekankan beberapa poin penting:

- Terkait Edaran Larangan Perpisahan Berlebihan:  Beliau menjelaskan bahwa meskipun ada edaran dari Dinas Pendidikan, acara tasyakuran tetap dilaksanakan dengan menekankan aspek budaya lokal dan rasa syukur sebagai bentuk keikhlasan wali murid.

 Beliau menekankan pentingnya pembangunan dan pengelolaan mushola di sekolah sebagai pusat kegiatan keagamaan.

 Ia juga endorong pemanfaatan media sosial (Youtube, TikTok, dll) untuk mempublikasikan prestasi siswa,  memberikan contoh keberhasilan sekolah lain dan meningkatkan motivasi belajar.

 Beliau menekankan pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk wakil-wakil dewan lainnya, untuk mendukung pengembangan sekolah.

Ia  menyoroti perlunya website sekolah yang aktif dan informatif sebagai media promosi, mencontohkan SMA 1 Batu Kliang yang telah menjalin kerjasama dengan alumni sukses.

 Beliau menyarankan pembuatan konten edukatif di media sosial, melibatkan para ahli di berbagai bidang, seperti bahasa Inggris dan Bahasa Sasak.

  Ki Agus Azhar juga menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati bagi orang tua: Beliau mengingatkan orang tua untuk tidak mengharapkan hasil instan dalam pendidikan anak, menekankan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik.

 Ia enegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dan manfaat jangka panjangnya bagi anak.Beliau memahami kekhawatiran orang tua terhadap biaya pendidikan, namun menekankan bahwa biaya sekolah itu sendiri seharusnya tidak menjadi beban utama, lebih mengkhawatirkan biaya tambahan di luar biaya sekolah.

Ki Agus mencontohkan program "Sekolah Rakyat" di Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan.

Acara ditutup dengan ramah tamah.  Suksesnya acara ini merupakan hasil kerja keras panitia, dewan guru, staf, dan seluruh pihak yang terlibat.  Semoga SMPN 5 Batukliang semakin jaya dan melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi.


Jurnalis

LRahman

SMP Negeri 5 Batukliang Tasyakuran & Rayakan HUT ke-12: Ki Agus Azhar Berikan Semangat, Prestasi dan Harapan di Masa Depan

 


Policewatch-Batukliang. 

Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 SMP Negeri 5 Batukliang yang dirayakan bersamaan dengan acara penamatan 30 siswa kelas IX tahun pelajaran 2024/2025.  Acara yang berlangsung khidmat di halaman sekolah Desa Barabali, Rabu (21/5/2025),  dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah, Bapak Ki Agus Azhar. Kehadiran beliau memberikan semangat dan motivasi bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustazah Siti Jaenah, S.Pd., yang menambah kekhusyukan suasana. 

Kepala Sekolah SMP 5 Batukliang H. Zainudin S.Pd. MPd. Dalam sambutannya yang penuh haru dan bangga,  menyampaikan apresiasi atas prestasi dan perkembangan sekolah selama 12 tahun terakhir. Beliau juga menyampaikan pesan dan motivasi bagi para lulusan agar terus berjuang menggapai cita-cita dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.

 


Ia  juga memaparkan beberapa prestasi membanggakan yang telah diraih SMP Negeri 5 Batukliang, antara lain juara lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten Lombok Tengah dan juara II pidato bahasa Sasak dalam rangka Festival Bahasa dan Budaya Sasak.  Beliau juga menyampaikan rencana pengembangan sekolah ke arah sekolah umum bernuansa pondok pesantren, dengan integrasi kegiatan keagamaan dalam proses belajar mengajar.  Dengan penuh keterbukaan, beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan sarana prasarana sekolah, khususnya mushola yang masih dalam tahap pembangunan, dan berharap dukungan dari semua pihak untuk penyelesaiannya.

Setelah sambutan kepala sekolah,  penampilan seni budaya siswa-siswi SMP Negeri 5 Batukliang memeriahkan acara.  Salah satu penampilan yang paling memukau adalah Tari Gendang Beleq,  seni tradisional khas Lombok yang menunjukkan bakat dan kreativitas siswa sekaligus melestarikan budaya daerah.  Penampilan ini disajikan di tengah-tengah acara, menambah semarak dan kegembiraan suasana.


Bapak Ki Agus Azhar, dalam sambutannya, memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah diraih SMP Negeri 5 Batukliang.  Beliau menekankan pentingnya pendidikan sebagai pilar utama pembangunan bangsa dan mendorong para siswa untuk terus belajar dan berprestasi.  Selain Bapak Ki Agus Azhar, beberapa pejabat dan tokoh penting lainnya juga hadir dan memberikan sambutan,  antara lain: Bapak L. Ali Junaidi (Kepala Desa Barebali), Bapak H. Syar'i (Ketua Komite SMP Negeri 5 Batukliang), tokoh agama dan masyarakat Desa Barabali, Bapak Imam Jazuli (Pengawas Pembina SMP Batukliang), Bapak L. Sudirman, S.Si., M.M. (Camat Batukliang), dan Bapak Drs. H. L. Idham Kholidi, M.Pd (Kepala Dinas Dikbud Lombok Tengah).

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah,  menandai berakhirnya rangkaian acara HUT ke-12 dan penamatan siswa kelas IX SMP Negeri 5 Batukliang tahun pelajaran 2024/2025.  Suksesnya acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia, dewan guru, staf, dan seluruh pihak yang terlibat.  Semoga SMP Negeri 5 Batukliang semakin jaya dan senantiasa melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Jurnalis 

M Nurman

Bang GS: Integritas dan Profesionalisme, Kunci Sukses SEMASA Cabang Mataram



Policewatch-Mataram, Nusa Tenggara Barat.

PT Sejahtera Mandiri Bersama (SEMASA) cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat,  menorehkan prestasi gemilang di bawah kepemimpinan "Bang GS."  Sosok yang dikenal ramah dan berpengalaman ini mengungkapkan kunci suksesnya: integritas dan profesionalisme. 

 Dalam wawancara dengan Policewatch pada Selasa, 17 Desember 2024, Bang GS menekankan pentingnya nilai-nilai etika dan kerja sama tim dalam mencapai target perusahaan.

"Di SEMASA, kami sangat menekankan pentingnya bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab," ujar "Bang GS."  

Ia menjelaskan bahwa setiap karyawan didorong untuk selalu memberikan yang terbaik dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.  Kepemimpinan inspiratif "Bang GS"terbukti berhasil memotivasi timnya untuk mencapai prestasi luar biasa. 

 Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama tim yang solid sebagai kunci keberhasilan.  "Sukses itu bukan hanya tentang individu, tetapi juga tentang kerja sama tim yang kompak," tambahnya.

Prestasi SEMASA cabang Mataram menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang positif dan produktif.  

Sukses ini juga diiringi oleh program-program inovatif yang digagas "Bang GS." Salah satu program yang menarik perhatian adalah inisiatif untuk meningkatkan kualitas keamanan.  

Bang GS menjelaskan rencana untuk meningkatkan standar keamanan dengan program pelatihan dan sertifikasi bagi petugas keamanan,  mengingatkan pentingnya pendidikan dan pelatihan untuk memudahkan penerimaan karyawan di perusahaan atau instansi manapun.  

Analogi penerimaan siswa baru dengan persyaratan tinggi badan dikaitkan dengan pentingnya kualifikasi dan kompetensi karyawan.  Dengan kata lain, pendidikan dan pelatihan yang memadai akan meningkatkan peluang penerimaan kerja.

Keberhasilan SEMASA cabang Mataram di bawah kepemimpinan "Bang GS" menjadi inspirasi bagi perusahaan lain.  Komitmen terhadap integritas, profesionalisme, dan kerja sama tim terbukti menjadi kunci sukses dalam mencapai tujuan perusahaan dan memberikan dampak positif bagi karyawan dan masyarakat.

Jurnalis 

M Nurman 

Pasangan H. Puaddi - Legewarman Resmi Deklarasikan Tim Kampanye, Siap Berjuang Untuk Lombok Tengah

 


 Policewatch-Lombok Tengah.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Puaddi, S.E. dan Legewarman, S.I.P., Nomor Urut 3"resmi mendeklarasikan tim kampanye mereka pada hari Senin, 25 September 2024 di Praya. Deklarasi ini menandai dimulainya perjuangan pasangan nomor urut 3 untuk meraih simpati masyarakat Lombok Tengah dalam Pilkada 2024.

Dalam visi dan misinya, pasangan "H. Puaddi - Legewarman" berkomitmen untuk membangun Lombok Tengah yang religius, unggul, berdaya saing, dan sejahtera. Mereka menjabarkan visi ini dalam lima poin utama:

1. Lombok Tengah Religius: Mewujudkan pembangunan yang didasarkan pada prinsip-prinsip moral dan etika yang kuat, menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan material dan spiritual.

2. Lombok Tengah Unggul: Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Lombok Tengah melalui transformasi yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan karakter, guna mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045.

3. Lombok Tengah Berdaya Saing: Mendorong transformasi ekonomi yang menciptakan peluang investasi dan penyerapan tenaga kerja, pengelolaan lingkungan dan Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan, sosial budaya yang inklusif, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

4. Lombok Tengah Sejahtera: Menanggulangi kemiskinan, memastikan ketersediaan pangan, memenuhi hak dasar masyarakat, dan mewujudkan kesetaraan keadilan dalam pengembangan diri.

5. Lombok Tengah Ngabdi: Memberikan layanan kepedulian yang mudah, cepat, dan tanpa birokrasi yang rumit untuk menjaring aspirasi masyarakat Lombok Tengah.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, pasangan H. Puaddi - Legewarman telah merumuskan program-program unggulan, antara lain:

1. Pendidikan: Memberikan 1000 beasiswa pendidikan bagi putra-putri Lombok Tengah untuk Santri, Hafizh Qur'an, ASN, Nakes, Guru Honorer, P3K, Karang Taruna, atlet, penyandang disabilitas, dan anak kurang mampu berprestasi.

2. SDM dan Tata Kelola Pemerintahan: Memberikan tambahan insentif/TPP bagi ASN, Guru, Nakes, Kader Posyandu, petugas kebersihan, guru ngaji, pekasih, marbot masjid/tempat ibadah lainnya, aparat desa (staf Desa/Kelurahan, BKD, BKK), dan Kaling, Ketua RT, dan Kadus.

3. Ekonomi: Membina 60.000 UMKM dan memberikan modal bagi 10.000 pelaku UMKM unggul.

4. Pertanian: Memberikan tambahan subsidi pupuk bagi petani.

5. Sosbud: Meningkatkan pelestarian budaya lokal melalui kegiatan pertunjukan seni budaya di setiap desa atau kecamatan, serta lomba budaya di setiap desa.

6. Tata Kelola Pemerintahan: Mengadaan mobil operasional 1 unit per desa dan memberikan sepeda motor untuk operasional BKD, BKK, dan Ketua RT.

7. Infrastruktur: Mengadaan sumur bor untuk mengatasi kekeringan di desa dan membangun infrastruktur yang mantab dan berkualitas untuk mendukung semua sektor.

8. Lingkungan: Mewujudkan Lombok Tengah Bebas Sampah.

Tim kampanye pasangan H. Puaddi - Legewarman dibentuk dengan komposisi yang lengkap, terdiri dari tim tingkat kabupaten/kota dan tingkat kecamatan, serta petugas penghubung. Tim ini siap bekerja keras untuk memenangkan hati masyarakat Lombok Tengah dan mewujudkan visi dan misi pasangan H. Puaddi - Legewarman.

Deklarasi tim kampanye ini disambut antusias oleh para pendukung pasangan H. Puaddi - Legewarman. Mereka yakin bahwa pasangan ini mampu membawa perubahan positif bagi Lombok Tengah. "Kami percaya bahwa pasangan "H. Puaddi - Legewarman" adalah pemimpin yang tepat untuk membawa Lombok Tengah menuju masa depan yang lebih baik," ujar salah satu pendukung.

Dengan semangat optimis dan tekad yang kuat, pasangan "H. Puaddi - Legewarman" siap berjuang untuk meraih kemenangan dalam Pilkada 2024 dan mewujudkan Lombok Tengah yang religius, unggul, berdaya saing, dan sejahtera.

Pewarta

"M Nurman MPW"

M Nurman Bergabung Dengan YAGA YINGDE GROUP Untuk Mewujudkan Misi Sosial & Ekspansi Global Perusahaan

 


Policewatch-Lombok Tengah

Seorang individu yang bernama M Nurman telah bergabung dengan YAGA YINGDE GROUP dengan motivasi yang luar biasa. M Nurman merasa memiliki rasa peduli dan tanggung jawab sosial yang tinggi, sehingga memutuskan untuk menjadi bagian dari perusahaan manajemen investasi yang memiliki misi mulia untuk mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja.

YAGA YINGDE GROUP dikenal sebagai perusahaan yang memprioritaskan budaya persatuan dan saling membantu sebagai nilai inti perusahaan. Mereka mengalokasikan 10% pendapatan perusahaan untuk program bantuan pendidikan yang bersifat nirlaba, sebagai upaya nyata dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

Dengan rencana ekspansi global ke Indonesia, YAGA YINGDE GROUP sedang melakukan penelitian mendalam untuk menentukan investasi yang tepat di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pelabuhan, bandara, energi, dan lainnya. M Nurman, setelah diakui oleh perusahaan, berkomitmen untuk terlibat dalam program bantuan pendidikan, memimpin tim, dan membantu anggota tim untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Selain itu, M Nurman juga berencana untuk menyumbangkan sebagian dari penghasilan pribadinya setiap tahun untuk mendukung program bantuan sosial, terutama di bidang pendidikan, guna memastikan kelangsungan proyek tersebut. Dengan tujuan akhir yang jelas, yaitu membantu lebih banyak anak miskin melalui kontribusi dalam proyek perusahaan, M Nurman berharap dapat bersatu dalam mempromosikan YAGA YINGDE GROUP dari tingkat lokal hingga global.

YAGA YINGDE GROUP memiliki beragam departemen profesional yang bekerja secara kolaboratif untuk melindungi dana yang diinvestasikan dan memastikan keberlanjutan serta keamanan investasi perusahaan. Dengan bergabungnya M Nurman dan komitmennya yang kuat, diharapkan perusahaan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

(Team)

"TGH Mala Syar'i: Calon Bupati Lombok Tengah yang Mengusung Kebajikan dan Tradisi Ulama Salaf dan Umara Kontemporer"


 Policewatch-Lombok Tengah

TGH Mala Syar'i, seorang tokoh yang dikenal sebagai sosok syar'i dan berkomitmen untuk menjalankan ajaran serta teladan dari Tradisi Ulana Salaf dan Umara Kontemporer yg ujungnya adalah keteladanan dari Nabi Muhammad SAW, telah mengumumkan niatnya untuk maju sebagai bakal calon Bupati Lombok Tengah dalam Pilkada 2024, Sebagai cita² dasar " MERAWAT JAGAD MEMBANGUN PERADABAN"

 Dalam pernyataannya, TGH Mala menekankan pentingnya rajin ziarah dan silaturrahim sebagai kunci keberhasilan dalam berdakwah dan berpolitik, dengan dukungan kuat terhadap ajaran dan tradisi Nabi sebagai landasan utama dalam pengabdiannya kepada masyarakat.

TGH Mala, yang juga merupakan seorang pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memutuskan untuk meramaikan Pilkada 2024 melalui penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati.

 Pengalaman luas yang dimiliki TGH Mala di bidang politik, keagamaan, dan pemerintahan menjadi modal berharga dalam memimpin Lombok Tengah ke arah yang lebih baik.

Visi dan Misi TGH Mala Syar'i:

 

1. Visi:

Menjadikan Lombok Tengah sebagai daerah yang berdaya, berkeadilan, dan sejahtera melalui implementasi nilai-nilai keagamaan dan kebijakan yang pro-rakyat.

2. Misi:

- Menggalang kerjasama lintas sektor untuk memajukan pendidikan dan kesehatan masyarakat.

- Memperkuat ekonomi lokal melalui program-program inklusif dan berkelanjutan.

- Menegakkan keadilan sosial dan hukum demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur.

- Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah serta melestarikan budaya dan tradisi lokal.

Dengan komitmen yang teguh pada nilai-nilai keagamaan, keberpihakan pada rakyat, dan visi yang jelas untuk kemajuan daerah, TGH Mala Syar'i siap memimpin Lombok Tengah menuju masa depan yang lebih baik. Semoga langkahnya dalam mengabdi kepada masyarakat mendapat kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT

Mn

Ketua BKD Siap Maju Pilkades Barebali, Usung Visi Misi untuk Kemajuan Desa

      Bakal Calon Kades Barabali 


Policewatch- Barabali

 Selasa 11/06/2024.Suasana politik di Desa Barabali mulai menghangat menjelang Pilkades yang akan datang.  Salah satu tokoh yang siap bertarung memperebutkan kursi Kades adalah "MUHTADI alias DOYOK",   Beliau resmi menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai Kades Barebali dan telah menyiapkan visi misi yang diyakini dapat membawa kemajuan bagi desa.

 DOYOK dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai BKD.  Pengalamannya selama ini dalam mengamakan wilayah Desa Barebali menjadi modal penting dalam membangun Desa Barabali.

"Saya ingin membangun Desa Barabali yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak mulia.  Visi saya adalah mewujudkan Desa Barabali yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan," ujar Doyok ,saat ditemui di kediamannya.

Untuk mencapai visi tersebut, Muhtadi mengungkapkan beberapa misi yang akan dijalankan jika terpilih sebagai Kades, antara lain:

 Meningkatkan kesejahteraan masyarakat:  Melalui program pemberdayaan masyarakat, Muhtadi  bertekad untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Barabali.

 Membangun infrastruktur desa untuk memperbaiki dan membangun infrastruktur desa yang memadai, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, guna meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat.

  Meningkatkan kualitas pendidikan:    menekankan pentingnya pendidikan bagi kemajuan desa.  Beliau berjanji untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Barabali dengan menyediakan fasilitas belajar yang memadai dan meningkatkan kualitas guru.

- Meningkatkan pelayanan publik:  berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik di Desa Barabali,  menjadikan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 Melestarikan budaya dan lingkungan:    menganggap penting untuk melestarikan budaya dan lingkungan Desa Barabali.  Beliau berencana untuk  menyelenggarakan kegiatan budaya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

"Saya yakin dengan visi dan misi yang saya usung, Desa Barabali akan menjadi desa yang lebih maju dan sejahtera," tegas Muhtadi.

Keinginan Muhtadi yang biasa disapa DOYOK untuk mencalonkan diri sebagai Kades Barebali disambut positif oleh sebagian warga.  Mereka berharap   dapat membawa perubahan positif bagi Desa Barabali.  Namun, tentu saja,  proses pemilihan Kades akan berlangsung demokratis dan warga memiliki hak untuk memilih calon yang mereka yakini dapat membawa kemajuan bagi desa.

"Semoga dengan adanya calon seperti Pak  Muhtadi,  Pilkades di Desa Barabali akan berlangsung seru dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas," ujar Nurman, salah seorang warga Desa Barabali.

Pilkades di Desa Barabali akan menjadi momen penting bagi warga untuk menentukan arah masa depan desa.  Semoga proses pemilihan berlangsung lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah dan dapat membawa kemajuan bagi Desa Barabali.

Mn

Almarhum H. Acep Purnama, Bupati Kuningan Dua Periode, Tutup Usia

 


Kuningan-Policewatch.news

Kabar duka menyelimuti Kabupaten Kuningan dengan wafatnya H. Acep Purnama, SH, MH. Bupati Kuningan periode 2016-2018 dan 2018-2023, pada hari Kamis (23/5/2024) di Rumah Sakit Immanuel Bandung, sekitar pukul 12.00 WIB.

Almarhum H. Acep Purnama menghembuskan napas terakhirnya di usia 65 tahun setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD '45 Kuningan dan RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

H. Acep Purnama dikenal sebagai sosok pemimpin yang merakyat, berdedikasi tinggi dan memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan Kabupaten Kuningan. Selama masa kepemimpinannya, beliau banyak menorehkan prestasi diantaranya dalam :

Meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di Kabupaten Kuningan.

Mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Memperkuat nilai-nilai budaya dan agama di Kabupaten Kuningan.

Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Beliau akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang visioner, inspiratif dan peduli terhadap rakyatnya.

Ratusan pelayat dari berbagai kalangan mengiringi kepergian almarhum H. Acep Purnama dengan penuh rasa duka dan hormat.

Sholat Jenazah dilaksanakan di Masjid Syiarul Islam Kuningan pada Kamis malam, 23 Mei 2024, dipimpin oleh Ketua MUI Kuningan, KH Dodo Syarif Hidayatullah.

Pemakaman almarhum H. Acep Purnama dijadwalkan ulang untuk dilaksanakan pada Jumat pagi, 24 Mei 2024, di pemakaman umum Kuningan.

Masyarakat Kabupaten Kuningan mendoakan semoga amal ibadah almarhum H. Acep Purnama diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.(GUNTUR)