Tampilkan postingan dengan label KEBAKARAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEBAKARAN. Tampilkan semua postingan

Kebakaran Di Salah Satu Pabrik Di Kawasan Jababeka 1 Cikarang.

 

Kabupaten.bekasi police watch.news,- telah terjadi kebakaran hebat di PT MUI jln.jababeka 12 blok w38,kawasan industri jababeka 1 cikarang,harja mekar,cikarang utara pukul 09:45 pagi tadi.

Pemadam Kebakaran dari damkar kawasan industri jababeka cikarang dan damkar pemda kab.bekasi dikerahkan untuk melakukan pemadaman api yg melalap pabrik tersebut ,16/05/2022

Menurut keterangan narasumber yang ada disekitar pabrik tersebut(karyawan).kebakaran terjadi karna korsleting listrik.

Sejumlah intansi,pihak polri dari polsek cikarang Utara, kepala desa harja mekar turut serta hadir meninjau di tempat kejadian kebakaran.

Sementara kebakaran sedang dalam tahap pemadaman oleh pihak DAMKAR kawasan jababeka,DAMKAR PEMDA KAB.BEKASI dan DAMKAR cikarang listrindo.


Pewarta: A.oking

TRAGEDI KEBAKARAN RUMAH MEMAKAN KORBAN JIWA

 



JAKARTA TIMUR- POLICEWATCH. NEWS-Kebakaran melalap kontrakan di gg salim, pasar jangkrik, Pisangan Baru,Jakarta Timur( Kamis, 25/03/2021).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 subuh, sijago merah melalap 2 kontrakan dari 4 kontrakan. 

Menurut informasi sementara yang didapat dari salah satu warga, alwi mengatakan, kebakaran tersebut karena konsleting listrik



Dari 2 kontrakan tersebut, masing masing mempunyai 5 keluarga yang menjadi korban, dalam kebakaran tersebut. Total korban sekitar 10 orang. Dan terlihat juga kucing yang hangus terbakar. 

Team pemadam kebakaran bersama masyarakat setempat, berusaha untuk memadamkan kebakaran, serta evakuasi para korban kebakaran tersebut, untuk dikirim kerumah sakit dan dimakamkan. 

Pewarta : Hermansyah. Skom

Rumah Warga Di Pesawaran Habis Di Lalap Api..?



POLICEWATCH, Pesawaran - Diduga Akibat konsleting listrik rumah Hermansyah, warga Desa Pekon Ampai, Kecamatan Marga, Punduh Kabupaten, Pesawaran habis dilalap kobaran api yang begitu besar

Di duga, kebakaran tersebut, diakibatkan oleh konsleting listrik, sekitar pukul 17:00 WIB, Minggu (14/03/2021).


Setelah warga melihat kobaran api, langsung menghubungi pihak Damkar namun karena rutenya cukup jauh dan banyak jalan rusak maka pihak Damkar agak sedikit terlambat menuju lokas. Minggu (14/03/2021)

Kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah beserta isinya habis terbakar hingga rata dan 1 unit kendaraan roda empat ( 4 ) mobil, dan 2 unit kendaraan roda ( 2 ) Motor ikut terbakar.


Lebih lanjut, di Tapsir kerugian yang dialami oleh Korban Kebakaran (Hermansyah), Jika ditotalkan kurang lebih kisaran ratusan  juta Rupiah.

Namun Keterangan warga setempat saat Awak Media Komfirmasi Via Whatsapp Pada Malam Senin, (14/03/2021).

"Yang jelas tidak ada korban jiwa, namun rumah Hermasyah habis terbakar, tidak hanya itu saja, 1 unit kendaraan roda empat ( 4 ) mobil dan 2 (dua ) unit kendaraan roda dua (Motor) ikut habis di bakar Api."pungkasnya.(fahmi)

Salah Satu Gedung Polda Jatim Terbakar, Ruang RTMC Hangus di Lalap Si Jago Merah

Dok : Mpw


 POLICEWATCH.NEWS,SURABAYA-Gedung di salah satu ruang Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, tepatnya di Regional Traffic Management Center (RTMC) kebaka, Minggu (15/11/2020) sekitar pukul 18.30 WIB

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan pristiwa terjadinnya kebakaran yang diperkirakan pukul 18.30 WIB tersebut, namun beruntung api tidak menjalar terlalu besar karena langsung disemprot dengan water canon.

“Terjadinya sekitar pukul 18.30 Wib. Ada sedikit bara api yang berkembang menjadi api di ruang loket pelayanan STNK di sisi ujung gedung,” ujarnnya.

Dikatakan lebih lanjut, berkat kesigapan anggota yang saat itu mengetahui, langsung menyemprot menggunakan water canon dan ditambah petugas PMK api bisa dipadamkan.

“Alhamdulillah dengan kesigapan internal ditambah pakai water canon dan dibantu dengan PMK Surabaya, api bisa dikendalikan. Sekarang sedang dilakukan pembasahan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait terbakarnnya salah satu ruangan di RTMC tersebut.

“Untuk korban, Alhamdulillah tidak ada, karena waktu itu ada petugas jaga piket, jadi langsung mengetahui, dan segera bertindak,” pungkasnya. (Dor)


ICW : Bukan Tidak mungkin ada pihak-pihak yang Merencanakan untuk menghilangkan barang Bukti yang tersimpan di gedung Kejagung



Gedung Kejaksaan Agung RI yang terbakar jadi tontonan warga pada Minggu (23/8/2020) pagi

Jakarta , POLICEWATCH,- Bisa jadi, kebakaran yang meludeskan gedung Kejaksaan Agung RI selama 16 jam itu direncanakan oleh pihak tertentu, oleh karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turun tangan menyelidiki penyebab kebakaran gedung Korps Adhyaksa itu.

Hal tersebut untuk membuktikan apakah kebakaran itu murni kelalaian atau dilakukan dengan sengaja, demikian disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Minggu (23/8/2020).

Pihaknya menilai, Kejagung saat ini sedang menangani banyak perkara besar, Salah satunya dugaan tindak pidana suap yang dilakukan oleh Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

“Bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang merencanakan untuk menghilangkan barang bukti yang tersimpan di gedung tersebut,” kata dia.

Jika benar demikian, sambungnya, KPK bisa menyangka oknum tersebut dengan Pasal 21 UU Tipikor tentang obstruction of justice “Atau upaya menghalang-halangi proses hukum dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ujar Kurnia.

Ia menegaskan, penanganan dugaan tindak pidana suap yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari belum selesai, Sebaliknya, Kejaksaan Agung RI masih memiliki kewajiban untuk membuktikan beberapa hal.

“Korps Adhyaksa belum menetapkan pihak yang menyuap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Sebab, mustahil jika sebuah tindak pidana korupsi hanya dilakukan oleh satu orang saja,” bebernya.

Selain itu, Kejagung juga harus menjelaskan Jaksa Pinangki Sirna Malasari atas inisiatif sendiri atau karena perintah oknum internal Kejaksaan Agung.

Kejagung juga harus menjelaskan apakah ada komunikasi antara Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan oknum di internal Mahkamah Agung perihal bantuan penanganan perkara Djoko S Tjandra.

“Jangan sampai kebakaran beberapa waktu lalu justru dijadikan dalih untuk menghentikan langkah membongkar skandal korupsi ini,” tegasnya.

Sementara, Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono memastikan, kebakaran dahsyat itu hanya merusak gedung utama yang tidak menyimpan berkas-berkas dokumen perkara.

Karena itu, pihaknya menjamin bahwa penanganan perkara di Kejagung sama sekali tidak terganggu.

“Baik itu tindak pidana khusus, dalam hal ini korupsi, maupun tindak pidana umum. Sehingga terhadap berkas perkara yang terkait dengan tindak pidana korupsi 100 persen aman tidak ada masalah,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (24/8).

Gedung utama itu, jelasnya, adalah kantor para pejabat teras Kejaksaan Agung, termasuk Jaksa Agung ST Burhanuddin dan wakilnya yang terletak di lantai dua.

Sedangkan lantai tiga dan empat ditempati bidang intelijen sementara lantai lima dan enam adalah bidang pembinaan.

“Jadi sekali lagi terbakarnya gedung ini tidak memengaruhi penanganan perkara tindak pidana korupsi karena berkas perkara aman 100 persen,” tegas Hari.

Sampai saat ini, sambungnya, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, Karena itu, pihaknya mengimbau media untuk tidak menyiarkan spekulasi-spekulasi terkait musibah tersebut.

“Teman-teman (wartawan) mohon sabar. Kami mohon tidak membuat spekulasi dan asumsi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,”

Pewarta : Aldi

Gedung Kejaksaan agung RI di lalap si jago merah



JAKARTA, POLICEWATCH,-  Kantor Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Nomor 1, RT 011/RW 007, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam. 

Api menyala sekitar pukul 19.10 WIB. Setelah menerima laporan, pihak pemadam kebakaran langsung mengerahkan mobil pemadam ke lokasi. 

Kebakaran terjadi di Gedung Utama Kejaksaan Agung yang berada persis di balik gerbang utama Korps Adhyaksa itu. Diduga, api berasal dari lantai 6 Gedung Utama. Mulanya, kebakaran besar terjadi di sisi utara sebelah kanan gedung lalu merembet hingga ke sisi tengah, hingga ke sisi selatan.

Wabup Muba Gencar Sosialisasikan Karhutlabun

Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi gencar sosialisasi
mengingatkan terkait 
Karhutlabun


Muba- POLICEWATCH NEWS- Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi gencar sosialisasi mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutlabun) memasuki musim kemarau saat ini.

Dapat lihat Wabup Muba saat mengunjungi Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin Minggu (09-08-2020) mengatakan," Kesadaran Dimulai dari diri kita sendiri, jadi saya mengajak dan menghimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," ungkap Beni saat bersilaturahmi sambil melakukan sosialisasi karhutla dihadapan masyarakat Dusun Tangai, Dusun Muara Padang dan Dusun Kembang Umur Desa Epil.

Beni juga memberikan solusi untuk masyarakat yang berencana meremajakan kebun karet dengan cara membuat kelompok tani sehingga bisa masuk dalam program replanting kebun karet dari Pemerintah.“ Kita akan berupaya berkomunikasi dengan pihak terkait untuk bisa memberikan solusi kepada masyarakat dalam membuka lahan untuk berkebun tanpa membakar dalam mencegah Karhutlabun di Muba," Ujarnya.

Beni juga menjelaskan, banyak sekali dampak negatif dan merugikan banyak pihak jika sampai terjadinya kabut asap akibat karhutlabun. "Jika lahan disini dibakar, mungkin disini tidak merasakan dampaknya tetapi daerah yang mendapat kiriman asapnya sangat dirugikan baik dari segi kesehatan maupun ekonomi," Jelas Beni.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Desa Epil, Armedi, Kami menyambut baik ajakan dan himbauan yang disampaikan oleh bapak Wabup Muba Beni Hernedi. Dirinya sependapat bahwa salah satu kunci dari pencegahan Karhutlabun adalah kesadaran masyarakat. “Terimakasih Pak Wabup, kami rasa warga Desa Epil akan dapat bekerjasama dengan baik dalam mencegah karhutlabun," Ujarnya.

Di tempat terpisah Ketua Lembaga Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan dan Hutan Suharto saat di temui di kantor Legmas Pelhut Muba mengatakan," Kami sangat setuju langkah jitu untuk mencegah terjadinya Karhutlabun adalah melibatkan peran serta masyarakat setempat. Selain itu mencari solusi langkah apa yang harus di ambil agar masyarakat dapat membuka lahan perkebunan tampa membakar," tegasnya. ( Wahyudi)

Satu Rumah Warga DiKota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Ludes Terbakar


Police Watch news Labuhanbatu Selatan. - Sebuah rumah warga dibilangan Kelurahan Kota Pinang, kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara ludes dilalap sijago merah. Kebakaran itu terletak diPusat Kota tepatnya dijalan Mesjid, Kelurahan Kota Pinang, kabupaten Labuhanbatu Selatan habis dilalap api hingga ludes pada hari Kamis (23/07/2020). Adapun rumah yang dilalap sijago merah itu adalah milik Zulkarnaen. Warga jalan mesjid dan juga masyarakat yang melintas pada saat kejadian sontak terkejut melihat adanya rumah warga yang sedang dilalap sijago merah.  

Menurut keterangan saksi dari warga yang melihat kejadian kebakaran tersebut mengatakan kepada awak media, Aku sangat terkejut banget melihat api yang begitu berkobar besar dari dapur rumah bang Zul, dengan kulihat adanya kobaran api didapur bang Zul ternyata mang betul bahwa rumah bang Zul telah terbakar. dengan spontan juga saya menghubungi jajaran pemadam kebakaran untuk diminta bantuannya untuk pemadaman api didapur nya bang Zul yang sedang terbakar dan tidak begitu lama hadir mobil tim pemadam kebakaran melakukan pemadaman kobaran api yang telah besar, mungkin dikarenakan rumah bang Zul dindingnya adalah papan kering maka dengan hitungan menit api pun melalap ludes seluruh bagian rumah.

Karena besar dan tingginya kobaran api serta kencangnya angin yang bertiup sehingga tim pasukan pemadam kebakaran agak mengalami sedikit kesulitan untuk memadamkan kobaran api, tuturnya memperjelas. Memang terlihat dilokasi kebakaran tersebut ada tiga armada pemadam kebakaran yang sedang hilir mudik berupaya dengan sekuat tenaga dan kemampuan tim untuk memadamkan api yang telah membakar rumah warga.
Saat tim pemadam kebakaran sedang melakukan pemadaman kobaran api, turut hadir juga Plt. Lurah Kota Pinang Akhiruddin Siregar, ST dan beliau juga memberikan keterangannya kepada awak media Police Watch news Labuhanbatu Selatan, Bahwa benar adanya kejadian kebakaran rumah warga yang terjadi sekira jam 12.30 Wib. Plt. Lurah Kota Pinang yaitu Akhiruddin Siregar, ST juga mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu namun kerugian pastinya lumayan banyak. Tapi kerugian belum bisa diperkirakan karena kita belum tau apa-apa saja barang barang yang ada didalam rumah tersebut, untuk sementara keluarga musibah menginap dirumah keluarganya di jalan Kalapane, Kelurahan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Jelas Plt Kota Pinang memperjelas.
Setelah kobaran api dapat dijinakkan oleh tim pemadam kebakaran, maka usai juga rasa cemas warga tetangga rumah sebelah yang telah terbakar. Setelah itu dari tim personil dari Mapolsekta Kota Pinang tidak berselang waktu lama juga segera turun kelokasi kebakaran untuk melalukan batas garis polisi agar tidak ada warga atau oknum yang masuk kelokasi rumah yang sudah terbakar tersebut. Agar tidak ada penjarahan terhadap barang barang yang berharga milik korban. (Franky A. Ginting).

Sijago merah melalap salah satu rumah di kp gunung lari Desa wangun Jaya Pakenjang



GARUT, POLICEWATCH.NEWS, - Ditengah siang bolong rumah warga  Kp.Gunung Lari Desa Wangun Jaya   Pakenjang habis  rata dengan tanah dilalap api ,Sekitar pukul 11.30 , Dugaan sementara terjadi arus pendek listrik yang mengakibatkan percikan api sehingga langsung menyambar rumah .

Uang tunai sebesar 3 Juta tidak terselamatkan habis jadi abu , kerugian akibat kebakaran belum bisa dihitung kejadian di saat pemilik rumah dan warga di ladang karena sebagian masyarakat disana sebagai petani .

Sabtu (13/6/2020 ) Kepala Desa Wangun Jaya , Bapak Dadang langsung turun kelokasi setelah mendapat laporan perangkat desanya sambil memberikan bantuan empat karung beras dan pakaian layak pakai untuk membantu makanan korban sementara waktu .

Dalam keterangannya ,Dadang  sampaikan " Turut belasungkawa  dan  prihatin atas musibah yang dialami warganya saudara Opan , atas nama pemerintah Desa insya Alloh akan mengupayakan membantu dari berbagai sumber ,ke kecamatan ke dinas sosial kabupaten Garut " 

Lanjut Dadang " Juga kami sudah sepakat akan bekerjasama dengan  yayasan AL-Hikmah berupaya untuk bisa menggalang dana bersama-sama  dalam  membangunkan kembali rumah korban , .harapannya musibah semacam ini tidak terjadi lagi ke masyarakat Desa Wangunjaya , juga saya sampaikan kepada warga harus lebih berhati-hati terutama pemasangan kabel dan instalasi listrik sesuai dengan rekomendasi PLN karena musibah kebakaran ini juga diakibatkan dari kosleting Listrik ".Ungkapnya mengakhiri ( Dera taopik)

SI JAGO MERAH MENGHABISKAN SATU RUMAH WARGA

DOK : POLICEWATCH


Garut, POLICEWATCH, -  Telah terjadi musibah kebakaran Kobaran sempat membuat panik warga, sebuah rumah milik Edih, warga kampung Cibitung RT01,Rw 04, Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut hangus dilalap api, Selasa (11/02/2020).

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui telah membesar. Semunya menurut warga sekitar, awalnya titik api muncul dari dapur rumah tersebut. Pemicu kebakaran diduga dari korsleting instaasi lisrik dari pompa air.

Untuk memadamkan kobaran api, warga menggunakan pompa air yang ada milik petani ,2 unit mesin pompa air di gunakan . Api baru bisa dijinakan, beberapa jam kemdian, setelah tim relawan bahu-membahu bersama warga memadamkannya.

Kepala desa Barusuda Kec Cigedug,Kabupaten Garut, Iman Rustaman, kejadian kebakaran memang benar terjadi di wilayahnya, yakni Desa Barusuda.(Dera taopik)