Petugas Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Pantai Pesir Sekongkang KSB





Policewatch-Sumbawa Barat.

Petugas gabungan TNI-POLRI dan Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam hari ke 2 di pantai Pesir Desa Sekongkang Bawah Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat. Pada  minggu 19 februari 2023.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.IK.MIP melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi ,S.Sos mengatakan, bahwa pada pencarian korban tenggelam hadir Camat Sekongkang, Kapolsek Sekongkang,Anggota Koramil sekongkang,Tim SAR  Sumbawa Besar.

Tim Rescue PT.AMNT,anggota piket polsek sekongkang dan serta masyarakat Desa Sekongkang Bawah.

"Berawal korban Ibrahim 23 tahun asal Palembang mandi bersama rekannya namun mereka berdua terseret obak. Disaat rekannya sempat teriak minta tolong ,selang beberapa menit rekan nya di selamatkan bule WNA yang sedang surving dipantai pesir,namun korban menghilang tidak di temukan," jelasnya 

Eddy mengatakan,pencarian di hari ke 2 pada pukul 07.35 wita,camat sekongkang, Kapolsek sekongkang,Piket Polsek sekongkang,Bhabinkamtibmas Desa sekongkang bawah beserta keluarga, rekan kerja dan warga menyisir pantai pesir dan pantai Gili 2.

" Sedangkan pada pukul 08.00 wita,Tim Rescue PT.AMNT dengan menggunakan kapal tenggara 1 melakukan pencarian dan penyelaman. Sekitar pukul 08.20 wita,Tim SAR Sumbawa besar melakukan pencarian dengan menggunakan boat rescue SAR," terangnya 

Lanjut eddy,pada pukul 10.05 wita,korban ditemukan oleh tim SAR dan tim rescue PT AMNT, selanjutnya melakukan evakuasi korban ke kapal tanggara 1 dalam keadaan sudah meninggal dunia.Dikarenakan gelombang sedang tinggi kapal tenggara 1 tidak bisa sandar di pantai pesir.

" Kapolsek sekongkang IPTU Ardiyatmaja berkodinasi dengan kepala teknik tambang dan tim rescue di sepakati  untuk di evakuasi melalui pantai benete yaitu  pelabuhan AMNT, dari pelabuhan di lanjutkan ke puskesmas maluk untuk dilakukan pemeriksaan awal dan visum luar," ungkapnya 

Setelah di visum di lanjutkan dengan memasukkan jenazah ke dalam peti mayat yang selanjutnya di bawa lewat ambulan ke Rumah Sakit Provinsi.Insya allah jenazah akan di antar ke Palembang. (MN)

Sat Narkoba Polresta Mataram Berhasil Menangkap, Terduga Pelaku Pengedar Pil Tramadol HCL



POLICEWATCH-Mataram.

Sat Resnarkoba Polresta Mataram begitu menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada penerima paket obat Keras tanpa ijin edar langsung gerak cepat.

Pada saat penangkapan, terduga pelaku yang berinisial "FS", 34 tahun, alamat Cakranegara,berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Mataram di sebuah jasa pengiriman di Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Jumat, (17/02/2023)

Kapolresta Mataram melalui Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH mengatakan bahwa berdasarkan hasil lidik di lapangan Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada penerima paket obat Keras tanpa ijin edar di ekspedisi jalan TGH Faisal, Mandalika, Sandubaya, Kota Mataram.

Atas informasi tersebut Kanit Lidik dan Kasubnit Lidik beserta Anggota Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram untuk melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut, kata Kompol Yogi

" Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram tiba di TKP dan berhasil mengamankan terduga pelaku FS yang saat itu sedang mengambil paket tersebut di jasa pengiriman barang ", ungkap Kompol Yogi

Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram langsung melakukan penggeledahan badan  disekitaran TKP,dan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah paket yang di dalamnya berisikan 5 (lima) box obat keras jenis TRAMADOL HCL, 1(satu) bungkus bening yang di dalamnya berisikan 6 (enam) butir Obat keras jenis TRAMADOL HCL(di saku kanan), 1(satu) buah HP kecil warna hitam merk NOKIA dan 1(satu) unit kendaraan roda 2 jenis yamaha, terang Kompol Yogi

Selanjutnya Tim opsnal melakukan pengembangan kerumah terduga pelaku FS, di Jalan Subak II, Kecamatan Cakranegara dengan didampingi dan disaksikan oleh perangkat lingkungan setempat ditemukan barang bukti 1(satu) buah kaleng merk gudang garam surya yang di dalamnya berisikan 8 (delapan) butir Obat keras jenis TRAMADOL HCLdan 1(satu) buah HP iphone 5 warna putih.

Atas kejadian tersebut para terduga pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolresta Mataram guna kepentingan penyidikan dan disangkakan dengan pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) atau pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, tutup Kompol Yogi.

" MN "

Adanya Aduan Warga, Tim Satresnarkoba Polres Labusel Labuhan batu Selatan Kembali Amankan 2 Pengedar Narkoba

  


policewatch.news Sumatera Utara- Kinerja kepolisian memang mesti harus di dukung serta adanya jalinan atau hubungan baik antara masyarakat dengan kepolisian. Sehingga setiap pengaduan dari warga masyarakat maka jajaran kepolisian akan dengan sigap dan respon cepat segera melakukan tindakan. 

Apalagi dengan adanya tindak melanggar hukum yang di lakukan di wilayah hukum polres Labuhanbatu Selatan. Maka siapapun pelaku pelanggar hukum khususnya di wilayah hukum polres Labuhanbatu Selatan akan segera cepat di tindak dan di proses secara hukum. Semua itu di lakukan agar terciptanya situasi aman, nyaman dan kondusif.

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan kembali berhasil mengamankan 2 Orang pengedar narkoba, di Dusun Labuhan, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara pada hari Jum'at ( 17/02/2023 ). Keberhasilan tersebut berkat adanya pengaduan masyarakat kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP. Catur Sungkowo SH, MH. Karena warga sangat merasa resah dengan adanya peredaran narkoba di daerahnya. Karena generasi muda anak bangsa putra Labusel jika narkoba tidak segera di berantas maka akan merusak generasi bangsa. 

Dengan adanya pengaduan dari warga maka satresnarkoba polres Labusel meringkus pelaku pengedar narkoba dengan inisial D. Karena selama ini dengan adanya perdagangan barang haram tersebut berdampak pada banyaknya pencurian buah sawit warga masyarakat. Bahkan hasil pencurian buah sawit tersebut diduga untuk membeli narkoba. 


Atas informasi dari warga yang di sampaikan melalalui pesan whatsappnya kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan pada tanggal 16 Februari 2023, Kami langsung memanggil dan memerintah Kasat Resnarkoba Polres Labusel untuk melakukan penyelidikan di Dusun Labuhan, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara dan Alhamdulillah, pada hari Jum'at, 17 Februari 2023, Tim Satresnarkoba berhasil mengamankan 2 orang pelaku di duga sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu, dan mengamankan 2 orang yang pada saat penangkapan berada di lokasi, ujar Kapolres Labusel, AKBP. Catur Sungkowo, SH, MH menjelaskan.

Kembali Kapolres Labuhanbatu Selatan mengatakan, Awal penangkapan setelah melakukan penyelidikan selama 1 hari. Tim Satresnarkoba telah mengetahui identitas di duga pengedar narkotika jenis sabu sabu berinisial THS alias D, hingga berhasil di amankan dan hasil penggeledahan akhirnya di badan pelaku di temukan barang bukti narkotika yang di simpan di saku celananya. Setelah di lakukan introgasi di lokasi maka inisial THS alias D mengakui jika narkotika jenis sabu sabu tersebut di peroleh dari inisial D warga Kecamatan Kota Pinang. 

Dan telah menjual sebagian narkotika jenis sabu sabu kepada inisial MP, warga Padang Bulan, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Labuhanbatu Selatan. Lebih lanjut Kapolres Labusel, AKBP. Catur Sungkowo, SH, MH menyampaikan, dari penangkapan inisial THS alias D selanjutnya tim satresnarkoba melakukan pengembangan untuk menangkap inisial MP, namun dengan sigapnya tim satresnarkoba akhirnya inisial MP berhasil diamankan di rumahnya dan sempat akan melarikan diri, tapi tim dengan cepat dapat meringkus inisial MP. 

Dimana saat penangkapan tersebut turut juga di amankan inisial R yang berada di TKP. Kemudian saat akan pengembangan untuk menangkap D, tim Satresnarkoba Labusel sempat di hadang dan di maki maki oleh inisial APS alias R yang mengaku sebagai keponakan dari inisial THS alias D karena tidak terima atas penangkapan tersebut. 

Sehingga terhadap inisial APS alias R juga turut di amankan oleh tim satresnarkoba. Selanjutnya tim satresbarkoba Labusel melakukan pengembangan ke Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk menangkap inisial D namun terhadap inisial D sudah keburu melarikan diri belum tertangkap, tapi tetap dalam pengejaran tim, jelas Kapolres Labusel memperjelas. 


Dari penangkapan 2 orang pelaku tersebut berhasil di amankan barang bukti dengan berat bruto 14,9 gram di duga kuat narkotika jenis sabu sabu. 

Selain itu juga di dapat timbangan elektrik, alat hisap narkotika dan uang tunai sebesar Rp. 250.000 diduga uang tersebut hasil penjualan barang haram sabu sabu. Selanjutnya terhadap 2 orang pelaku dan 2 orang yang turut di amankan untuk dibawa ke Mako Polres Labuhanbatu Selatan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan. 

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP. Catur Sungkowo, SH, MH sangat mengapresiasi peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba, serta menghimbau kepada masyarakat agar menjauhi narkoba. Apresiasi tersebut karena adanya peran serta seluruh komponen masyarakat untuk pemberantasan narkoba khususnya di wilayah hukum polres Labusel.


Kembali Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP. Catur Sungkowo, SH, MH menghimbau agar masyarakat dapat menyampaikan pengaduannya ke nomor 0822 6863 9110. Saya juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, khususnya warga Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk menjauhi dan tidak mencoba coba untuk mengkonsumsi narkoba. Karena selain dapat merugikan diri sendiri, keluarga juga merusak generasi bangsa. Kepada yang sudah terlanjur mengkonsumsi narkoba, agar menghentikan kebiasaan tersebut dengan segera ( Dengan di lakukan rehabilitasi medis ) karena akan merusak jiwa dan raga itu sendiri. 

Kepada para pengedar narkoba di minta untuk menghentikan kegiatan tersebut, karena Polres Labuhanbatu Selatan tidak akan segan segan dan tidak akan tembang pilih dalam menindak serta terus memberantas peredaran narkoba kapan dan di mana saja serta menindak tegas kepada para pengedar narkoba yang sangat meresahkan dan menghancurkan generasi bangsa, tutup Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP. Catur Sungkowo, SH, MH menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. ( J. A. Barus/ Humas ).

Jelang Bulan Ramadhan, Kabag Ops Pimpin Patroli Gabungan Sinergitas TNI-Polri



Policewatch-Mataram.

Dalam rangka menjelang bulan Ramadhan 1444 H kembali Polresta Mataram bersama Kodim 1606 Mataram melaksanakan Apel Sinergitas dan dilanjutkan dengan kegiatan patroli di akhir pekan bertempat di Makodim 1606/Mataram Jalan Pejanggik Kota Mataram. Sabtu, (18/02/2023)

Apel Sinergitas dan dilanjutkan dengan kegiatan patroli yang di pimpin oleh Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH didampingi Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH dengan kekuatan 35 orang gabungan personel Polresta Mataram dan Kodim 1606 Mataram.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan dengan penyampaian Kabag Ops yang mengatakan bahwa selamat malam semuanya rekan-rekan yang saya hormati rekan rekan dari kodim 1606/Mataram terimakasih atas tempat yang telah disediakan untuk apel malam ini 

Sebagaimana perintah pimpinan Kapolresta Mataram dan Dandim 1606/Mataram sebagai bentuk sinergitas TNI-POLRI untuk kita bersama sama menjaga kondusifitas dan kamtibmas di kota Mataram, kata Kompol Gede

" Ini maka dari itu malam ini kita mendatangi tempat tempat yang menjadi sorotan selama ini yaitu tempat tempat hiburan malam yang menjual minuman keras ", jelasnya

Dalam pelaksanaan kegiatan seluruh personel tetap humanis dan sesuai SOP dalam bertindak apabila nanti ada pemeriksaan ataupun penyitaan barang barang, ujarnya

Selanjutnya pada pukul 21.30 wita patroli gabungan bergerak dari Makodim 1606/Mataram sasaran pertama Caffe Merindu Jalan Pejanggik, Caffe Padi dan Caffe Lila Buana di jalan.Berlian Bumi Gora Raya Selagalas.

Kepada para pemilik Cafe dan pengunjung diberikan himbauan pesan-pesan Kamtibmas, kegiatan yang berakhir pada pukul 23.00 wita ini berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

MN ".

Wabup Empat Lawang Yus Maulana kini Bakal Bersaing Dipilkada Lahat 2024

 



POLICEWATCH.NEWS - SUMSEL -LAHAT - Wakil Bupati Empat Lawang Yus Maulana,ST mulai menapakan sayapnya bersilahturami dengan masyarakat lahat, melalui acara resepsi perinakahan ia terus berdialog mencari simpatisan dan dukungan dari masyarakat minta doa dan restu menjelang pilkada lahat tahun 2024 mendatang.

Sosok Yus Maulana (YM) bakal maju di Pilkada Lahat akan bersaing melawan incombent Cik Ujang yang saat ini menjabat Bupati Lahat ketua DPD Partai Demokrat Sumsel,

Pengamat Politik dan sosial Surya Kencana,SH menilai mereka berdua sama sama punya peluang untuk memenangkan di Pilkada Lahat yang digelar tahun 2024, Cik Ujang sudah terbukti dan teruji pembangunan infrastruktur sudah masuk pelosok desa kini dirasakan masyarakat jalan mulus di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Lahar, program " Cahaya " seperti santunan kematian dan sekolah gratis mulai bangkit kembali semenjak di terjang wabah covid 19 selama 2 tahun ini dirasakan seluruh masyarakat kabupaten lahat,

Apalagi sebentar lagi moment jelang perhelatan Porprov Tahun ini tinggal beberapa bulan lagi, Lahat sebagai tuan rumah sukses tidak sukses Porprov Yang akan dihadiri 15,000 atlit, coah, persiapan venue, harus disiapkan secara matang, karena lahat sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangan para atlit untuk mengikuti lomba cabor, ini kunci kepemimpinan Cik Ujang, ujar " Surya

Sementara Yus Maulana Saat ini menjabat Wabup Empat lawang akan maju di lahat,pada pilkada 2024 memiliki peluang bakal diusung PDIP Partai Pemenang Pemilu 2018 - 2023. Tinggal kita lihat nanti di pileg pada bulan februari 2024, PDIP akan mendulang suara di Pileg dan Pilpres, maka Yus Maulana diusung Partai besar PDIP di Pilkada 2024 pada nopember 2024 mendatang bakal bersaing dengan Cik Ujang.

Persaingan ketat antara YM dan CU kita lihat nanti di pileg 2024, sama sama punya peluang di Pilkada 2024, tinggal masyarakat lahat yang memilih pemimpin yang muda YM, sementara CU, inconbent sudah berbuat untuk masyarakat,namun satu hal YM bisa nggak untuk menyelesaikan masalah angkutan batubara dan debu yang menjadi persoalan di Merapi Area, ini suara hati nurani rakyat emak emak terus menyuarakan Maraknya angkutan batubara dan debu yang belum bisa diatasi oleh pemerintah, 

Jurnalis : Bambang.MD

Manfaatkan Momen Dana PIP,Alih Alih Alasan Sumbangan.


Policewatch-Lombok Tengah.

Diduga manfaatkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP),oknum pengurus yayasan SMP islam "Raudatul Ulum,meminta kesepakatan terhadap wali murid dengan dalih minta sumbangan seikhlasnya.

Kejadian minta sumbangan dari bantuan pemerintah untuk siswa siswi yang dinamakan Program Indonesia Pinter tersebut,dilakukan oleh Oknum pengurus yayasan SMP Raudatul Ulum, yang berlokasi Di Dusun Bunut Baok Tengah, Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya Lombok Tengah.


Najmul Haqiqi, selaku anak dari ketua yayasan menyampaikan lewat pesan Watshaap, bahwa terkait uang siswa yang  diberikan tidak sesuai dengan jumlah sebenarnya,saat ini kami mengundang wali murid untuk mengambil sisa uang tersebut.

Dan seperti yang difoto yang saya kirim,itu bukti bahwa kami dari pihak yayasan sudah mengembalikan sisanya.terang Najmul dalam pesan watshaapnya.

Berdasarkan pantauan awak media Policewatch,bahwa kejadian pemotongan dana PIP tersebut memang benar terjadi,bahkan Najmul sendiri meminta agar berita yang sudah Viral terkait dugaan pemotongan dana PIP tersebut untuk segera di hapus.



Dalam pesan singkat nya,saya sudah kembalikan mohon kanda dihapus beritanya. katanya

Sementara wali murid yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi lewat Via handphon, terkait pengembalian uang tersebut,kalau sudah jelas kedudukannya ya kami ikhlas katanya.akan tetapi saat dikembalikan dan difoto,itu hanya pembuktian sudah kami terima,tapi kami lansung kembalikan dengan alasan beramal,ucapnya.

"MN"







Ops Keselamatan Rinjani 2023, Kapolres Loteng Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Turun Bagikan Helm dan Bunga



POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH NTB.

 Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM memimpin apel pelaksanaan kegiatan Ops keselamatan rinjani tahun 2023 dalam rangka menciptakan situasi Kamsetibcar lantas yang aman dan kondusif menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H, pada Sabtu 18/02/2023 sekitar pukul 08.30 wita, bertempat di lapangan apel Polres Lombok Tengah

"Apel pelaksanaan razia Ops keselamatan Rinjani Tahun 2023 dalam rangka menciptakan situasi Kamsetibcar lantas yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H" Jelas Kasat Lantas Polres Lombok Tengah 

Kasat Lantas Lombok Tengah AKP Putu Gede Caka PR, SIK menyampailan juga bahwa 

"Kegiatan Ops keselamatan rinjani yang dilaksanakan hari ini berupa pembagian Helm sejumlah 100 helm,  karena penggunaan Helm sangat penting dalam berkendara yang berfungsi sebagai pelindung kepala" Ungkap Kasat Lantas.

Kegiatan razia ops keselamatan rinjani tahun 2023 dilaksanakan di Simpang Empat Aerotel Praya dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah beserta Ibu Ketua Bayangkari Cabang Lombok Tengah beserta anggota dengan memberikan Helm pada pengendara yang tidak menggunakan Helm dan Bunga kepada para pengendara sebagai bentuk simpati Polri dengan cara yang humanis kepada masyarakat.

"MN".

            

Maraknya Galian C Kuat Dugaan Ilegal, Di Zona Hijau Aliran Sungai Ular Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.



policewatch.news Sum-ut.Begitu tampak marak dan lancar aktivitas sebuah penambangan galian C yang sangat kuat di duga ilegal yaitu pengerukan tanah atau galian C ilegal di zona hijau daerah aliran sungai ( DAS ) di daerah sungai ular, tepatnya di Desa Suka mandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, propinsi Sumatera Utara, Sabtu ( 18/02/2023 ). Tampak hilir mudik pekerja yang berada dilokasi tersebut. Padahal dampak dari galian C tersebut dapat mengakibatkan musibah terhadap alam. Akibat kegiatan penambangan galian C ilegal itu membuat masyarakat sekitar merasa resah serta tebaran debu juga berdampak penyakit terhadap orang lain. Selain itu juga karena galian C ilegal tersebut di anggap liar tidak mengantongi izin. Dari pantauan awak media saat berada di lokasi, puluhan truk mengantri untuk membeli tanah yang di keruk oleh dua unit alat berat jenis excavator dari tanggul sungai tersebut.

Menurut keterangan Warga sekitar yang tidak ingin disebut nama dan inisialnya mengatakan, maraknya penambang galian C ilegal di sungai ular ini tepatnya di Desa Suka mandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, propinsi Sumatera Utara di anggap dan itu pasti dapat merusak ekosistem lingkungan hidup dan nantinya dapat membuat banjir yang tidak dapat terbendung hingga sampai merusak rumah rumah warga masyarakat khususnya bagi warga yang tinggal dekat dengan sungai itu ataupun sekitarnya, ucap beliau menjelaskan kepada awak media. 


Dan menurut seorang warga Desa Suka mandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang yang berinisial An juga mengatakan hal yang sama kepada awak media bahwa, aktivitas galian C ilegal tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih dua bulan, Sebelumnya warga sekitar juga sempat menolak adanya galian C ilegal itu tapi sampai saat ini mereka masih terus beroperasi seakan akan diduga kuat mendapat restu dari Kepala Desa dan Camat Pagar Merbau serta balai wilayah sungai (BWS) Sumut dan Stick Holdernya. Atau juga merasa kebal hukum sehingga aktivitas galian C tersebut berlanjut tanpa ada hambatan, ucapnya jelas. Kembali warga tersebut menyampaikan bahwa saat ini Kepala Desa dan Camat Pagar Merbau tidak ada niat atau bertindak bersama jajaran hukum yang bersangkutan dalam hal ini untuk menutup lokasi galian C ilegal yang menguntungkan oknum pribadi, ucapnya, pada hari Sabtu, ( 18/02/2023 ).

Adapun harga tanah yang di keruk tersebut di jual dengan harga sebesar Rp. 400.000,- / truk. Disinyalir tanah tersebut di kelola oleh oknum berinisial Us. Rz serta oknum berinisial A. Tapi sampai sekarang jajaran Desa, Kecamatan maupun jajaran hukum yang terkait dalam hal galian C tersebut tidak ada penindakan. Apakah benar mereka tidak tau dan tidak melihat atau terkesan tutup mata??? 

Dengan marak dan lancarnya galian C yang ada di Desa Suka Mandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang kiranya pemerintah Propinsi Sumatera Utara dan juga Polda Sumatera Utara agar kiranya dapat secepatnya menutup galian C yang kuat dugaan adalah ilegal segera ditutup apalagi galian C tersebut berada di dekat bantaran sungai. Hal tersebut dapat berdampak musibah terhadap warga masyarakat sekitar. Selain itu, pada musim penghujan sudah pasti warga masyarakat yang berada di hilir sungai ular tersebut akan rawan banjir akibat luapan sungai. Sudah seharusnya daerah pinggiran sungai itu di rawat ataupun ditanam pepohonan penghijauan agar aliran air sungai tersebut tidak langsung melimpah atau meluap hingga mengarah kepemukiman warga masyarakat yang hidup bertempat tinggal di dekat bantaran sungai ular. Bukan sebaliknya membiarkan para penambang galian C ilegal mengeruk tanggul sungai. ( A. Wijaya ).

Sinergitas BSI Syariah & Kemenag Loteng Salurkan Buku Rekning Khusus Guru Sertifikasi




Policewatch.Lombok Tengah

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) loteng bersinergi dengan Pendidikan Madrasah/ Penmad  Kementerian Agama kabupaten Lombok Tengah dalam menyalurkan Buku Rekening dan ATM Tunjangan Profesi Guru  bagi Guru (TPG) Madrasah non PNS yang berjumlah sekitar  3.624 ribu guru sertifikasi di Kabupaten Lombok Tengah. (18-02-2023).

Penyerahan buku Rekening Tabungan dan ATM TPG Guru Madrasah di Lombok Tengah ini, untuk yang  pertama kali akan tersalurkan oleh BSI Cabang Lombok Tengah yang pada tahun-tahun sebelumnya, Tunjangan Profesi Guru Madrasah di salurkan pemerintah melalui Bank NTB.

Nasrullah salah satu Petugas Bank Syariah Indonesia Cabang Lombok Tengah, pada saat di konfirmasi Wartawan  menjelaskan, pelaksanaan pembagian buku rekening sekaligus ATM ini sudah kami jadwalkan dan akan bisa dituntaskan paling lama lima hari, pelayanan mulai hari Senen tanggal 13 Februari sampai hari ini Sabtu tanggal 18 Februari di aula Kementerian Agama Lombok Tengah, setelah guru menerima buku Rekening Tabungannya saya sarankan agar langsung melakukan aktivasi di Kantor, ucapnya.

Lebih lanjut Nasrullah menyampaikan kepada wartawan bahwa pelaksanaan penyaluran buku Rekening Tabungan Guru TPG Madrasah berjalan aman dan lancar, hanya hari pertama pembagian kami agak kelabakan disebabkan para Guru yang tidak sabar menunggu antrian panggilan, sehingga sisa buku tabungan Guru yang belum mendapatkan giliran menerima buku Rekening Tabungannya kita jadwalkan ulang lagi, karena kami melayani sejumlah 680 Guru perhari, dimulai dengan memeriksa kelengkapan administrasinya.

Selanjutnya pada hari kedua setelah kami Kordinasikan tekhnis dengan bagian Penmad dan pembagian berjalan aman lancar dan tertib, kepada Guru yang sudah menerima buku Rekening Tabungannya agar di lakukan aktivasi ke Kantor langsung, tutupnya.

Di waktu yang bersamaan, salah satu Guru MTs Nashriyah NWDI Skunyit Ustadz Sahrul, S. Pd.I, pada waktu di wawancara  Wartawan menyampaikan, Buku Tabungan ini sebagai rekening khusus Tunjangan Profesi Guru bagi guru sertifikasi di Madrasah,  sebelum Bank BSI kita kemarin menggunakan Bank NTB dan pernah juga BRI, saya berharap agar ribuan teman teman Guru Madrasah yang masih antri menerima buku Rekening Tabungannya mudah mudahan cepat selesai karena akan di lakukan verval lagi di Simpatika oleh Penmad. Tutupnya.

"Ojik"

LIDIK KRIMSUS RI dan MAKI Akan Berkalborasi Untuk Ungkap Kasus Korupsi Angkutan Batubara PT SMS Rp 248 M

 



SUMSEL - POLICEWATCH.NEWS Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tengah berada di pusaran kasus dugaan korupsi angkutan batubara PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel (PT. SMS) yang menjerat Sarimuda, mantan Dirut PT. SMS, BUMD milik Pemprov Sumsel.

Kabarnya nama Herman Deru muncul dalam keterangan saksi yang tengah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi KPK. Sontak kabar tersebut menjadi topik hangat perbincangan publik di Sumsel.

Memasuki tahun terakhir masa jabatan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, DPN LIDIK KRIMSUS RI melalui Ketua Harian M Rodhi Irfanto SH Selaku Lembaga penggiat anti korupsi, turut mengecam keras akan hal tersebut,paparya di Jakarta 18/02/23


Lembaga investigasi Data Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (LIDIK KRIMSUS RI akan Berkalborasi dengan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) dalam mengungkap kasus korupsi di Pemprov Sumsel, Rodhi mengaku akan berkomunikasi dengan ketua Umum MAKI Boyamin Saiman, saya akan silaturahmi dengan bang Boyamin dan juga beberapa Lembaga lain penggiat nanti korupsi untuk sama sama membongkar kasus korupsi  yang di duga melibatkan Gubernur Herman Deru. papar Rodhi

Apalagi banyak keluarga dan kerabat Herman Deru yang menduduki jabatan tinggi di Pemprov Sumsel.

Salah satunya yang sekarang jadi sorotan yakni masalah PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS), yang bergerak di bidang batubara dan angkutan batubara dan sudah diperiksa oleh KPK, dimana Dalam operasionalnya, PT SMS masih memakai Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bukan angkutan batubara. Belum ada Perda perubahan atau tambahan.

Payung hukumnya cuma Pergub No 74 tahun 2018 tentang larangan angkutan batubara melintas di jalan umum. Jadi diduga terjadi kerjasama yang berpotensi merugikan negara terkait fee yang katonya mengalir ke pihak tertentu.

Dalam waktu dekat kemungkinan besar ada penetapan tersangka dalam kasus PT SMS. Dan tidak menutup kemungkinan menyentuh ke pihak pimpinan Pemprov Sumsel.pungkas Rodhi

Pewarta : Bambang MD

Dua Terduga Kepemilikan Tramadol Diamankan ke Mapolsek Pekat


Policewatch-Dompu.

Diduga memiliki dan menguasai obat terlarang jenis Tramadol, dua orang pria diamankan Timsus Polsek Pekat saat keluar dari kantor jasa pengiriman tepatnya, di Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat, Jum'at (17/2/2023) sekira pukul 17.00 Wita.

Kedua Terduga tersebut masing-masing IR (29), asal Dusun Beranti, Desa Nangamiro dan RP (21) asal Dusun Wadumbudi Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Pekat, Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos., dalam keterangannya menyebutkan bahwa penangkapan kedua terduga dilakukan bersama Petugas dari BPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan) Bima yang dipimpin Haerul Asmansa, S.TP.

Terkait kronologis, Pada saat terduga pelaku keluar dari kantor pengiriman barang Unit Kadindi Barat ditemukan pelaku sedang membawa paketan berupa kotak coklat.

"Keduanya disuruh membuka kotak paketan tersebut dengan menggunakan silet cutter yang ternyata di dalamnya berisi obat jenis tramadol," tutur Kapolsek.

Obat tramadol itu didapati sudah di packing dengan plastik bening sebanyak 4 (empat) packing dengan masing² packing sebanyak 10 (sepuluh) papan dengan jumlah total sebanyak 400 (Empat Ratus) tablet obat jenis tramadol.

Adapun Barang Bukti yang diamankan selain tramadol, 1 (satu) HP Redmi warna hitam, 1 (satu) HP i phone warna putih, 7 (tujuh) buah korek gas, Dompet coklat merk levis warna coklat, SIM A dan KTP an. IRWAN, uang Rp. 20.000 1 (satu) lembar.

"Dari pengakuan terduga pelaku bahwa obat jenis tramadol tersebut diakui untuk di konsumsi sendiri dengan alasan sudah ketergantungan obat," jelas Kapolsek.

Selanjutnya, pada pukul 17.15 Wita terduga pelaku beserta barang bukti dibawa dan di amankan di Polsek Pekat untuk penanganan lebih lanjut.

MN 

Kapolda NTB, Tutup Rangkaian Latihan dan Pembaretan Bintara Sat Brimob Polda NTB





Policewatch-Lombok Barat.

Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto menutup rangkaian kegiatan Latihan dan Pembaretan Bintara Remaja Sat Brimob Polda NTB Tahun 2023 di Lapangan Kumbi, Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Jum’at (17/02/2023). 

Dalam kesempatan tersebut Jenderal Bintang Dua itu mengungkapkan rasa bangganya dengan para pejuang tangguh Brimob Polda NTB. 

Menurutnya kegiatan Pembaretan ini tidak dilihat hanya untuk meletakan baret brimob di kepala, tetapi hendaklah dimaknai bahwa Personel Brimob adalah kebanggan negara, kebanggan Polri, dan khususnya kebanggaan Polda NTB. 

"Selamat atas selesainya kegiatan pembaretan ini, penutupan pembaretan ini bukanlah akhir dari perjuangan saudara sekalian, tetapi merupakan awal dari setiap pelaksanaan tugas".

Tugas brimob saat ini dan kedepan sangat dibutuhkan, dan sangat diharapkan bisa melaksanakan tugas kepolisian dalam fungsi teknis Brigade Mobil (Brimob), ungkapnya.

Saya ucapkan selamat bergabung, di satuan Brimob Polda NTB dengan harapan para bintara remaja bisa bekerja sama dengan senior. Bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja nantinya.

Para Bintara dan Tamtama Remaja Satbrimob Polda NTB telah menjalani latihan berbagai kemampuan dasar Brimob, seperti PHH, SAR, Jungle Warefare, Jibom Wanteror, KBR serta kemampuan lainnya.

Mn

Mark Up Pembelian Laptop Di Salah Satu Toko Semakin Terkuak Ada Keuntungan Pribadi Kepsek Dan Oknum Pengurus Mts islamiyah.

 


policewatch.news Sumut,-Diduga kuat bantuan untuk siswa/i yang bersumber dana dari APBN Kepala sekolah Mts islamiyah dan salah seorang pengurus bekerjasama dengan memanipulasi data siswa/i kurang lebih delapan orang. Dengan cara membuatnya di duga kuat satu orang murid memakai dua nama dengan jumlah dana Rp.210 .000,- di kali 8 orang pada anggaran periode Juli - Desember 2022. Selain itu juga dengan adanya pembelian barang laptop merk Acer 17 satu unit dengan memakai anggaran mencapai jumlah dana Rp.16.000.000,- pembelian tersebut pada tanggal 18 November 2022 di tambah lagi pengadaan barang elektronik laptop yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) tahun 2022 periode Juli - Desember 2022. Jumlah dana yang sangat pantastis jika dilirik dari sistem belanjanya belum lagi pembelian atau belanja yang lainnya.

Dengan adanya hal tersebut Kepala sekolah Mts islamiyah beserta salah seorang pengurus di duga kuat bertujuan untuk kepentingan pribadi individu atau sebagian masuk kekantong pribadi yang bersangkutan dengan bukti memanipulasi satu orang memakai dua nama sesuai  berkas satu bundle sebagai faktanya. Selain itu juga kerap di duga adanya pengutipan dan korupsi sehingga orang tua siswa/i selama ini mengeluh bahkan menjerit untuk menyekolahkan anak anaknya. Masalah tersebut terbongkar karena adanya inpormasi dari orang tua murid berupa dukungan fakta- fakta sebagai hasil temuan di lapangan oleh Awak media pada Jum'at ( 10/02/2023 ) jam 10.23 wib di salah satu tempat di wilayah kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dengan adanya inpormasi yang di dapat awak media maka dari salah seorang dari orang tua murid dalam realis berita ini bermohon dan meminta tolong agar nama dan inisialnya di sembunyikan atau jangan di sebutkan dalam pemberitaan, guna untuk keselamatan anaknya yang sekarang masih sekolah di Mts islamiyah agar tidak mendapatkan dugaan tekanan ataupun tindakan yang di lakukan oleh pihak sekolah ataupun pihak individu terhadap anak murid.


Tapi yang namanya masalah pungli dan korupsi yakinlah, siapa pun oknum kepala sekolah dan oknum pengurusnya pasti akan terungkap atau terkuak karena kesalahan tidak selamanya bisa ditutupi.

Salah seorang dari orang tua murid mengatakan bahwa, Pihak sekolah Mts islamiyah Sudah lama mengadakan pungutan pungutan yang notabene nya tidak tau kejelasannya. Contohnya, mulai dari pertama anak kita masuk sekolah ke Mts islamiyah tersebut sudah di mintai dana uang sebesar Rp. 150. 000,- /siswa di tambah lagi biaya baju sekolah Rp.400.000,- belum lagi pembelian baju batik Rp.130.000,- imbuhnya. Apakah semua orang tua murid itu orang yang mampu? Bagaimana jika orang tua murid yang ekonominya dibawah rata rata? Ada lagi biaya uang SPP/ bulannya Rp.50.000,- / siswa, ada apa semua ini??? Ungkapnya kesal.

Wajar jika orang tua murid merasa heran dan curiga, Karena bantuan dana dari pemerintah memang jelas ada. Salah seorang murid yang tidak ingin disebutkan nama dan inisialnya mengatakan, sementara bantuan dari pemerintah pusat jelas ada untuk siswa. Yang jelas salah satunya adalah Bantuan program Indonesia Pintar ( PIP )  Rp. 750.000,- untuk tingkat tsanawiyah ini di potong kurang lebih mencapai Rp.100.000,- / murid. Selain itu jika ada murid sekolah yang akan pindah sekolah menurut keterangan orang tua murid di pungut biaya administrasi sebesar Rp. 400.000,- Ada apa debgan semua ini???  Jelasnya sedih. 

Dengan adanya Inpormasi dari orang tua murid dan di kuatkan dengan adanya fakta dokumen 1 bundle berkas tertulis maka awak media membuat hal kllarivikasi sekaligus Konpirmasi kepada Kepala sekolah melalui WhatsApp pribadi Kepala sekolah Mts islamiyah dengan nomor handpone 0813.6134.xxxx pada tanggal 11/02/2023, jam 10.12 wib kepala sekolah tersebut menjawab mohon maaf bang terlambat menjawab chat abang karena saya lagi di luar kota, kalau mau jawaban lebih rinchi lagi jumpai abang sekretaris dan humas Mts islamiyah kami, begitulah keterangan pesan singkatnya yang dikirim melalui chat whatsapp. Berselang waktu pada hari senin ( 13/02/2023 ), jam 9.04 wib, juga kembali menemui kepala sekolah tersebut namun beliau tidak berada di tempat tugas kerja. Apakah ini satu trik atau cara untuk menghindar dari awak media atau bagaimana?

Dengan adanya trik atau cara seperti itu yang dilakukan kepala sekolah Mts islamiyah kepada awak media saat hendak di konfirmasi maka hal tersebut menjadi dugaan kuat apakah benar ada pelaksanaan praktek Pungli yang di lakukan oleh pihak Mts islamiyah? Memang tidak menutup kemungkinan ada persekongkolan atau kong kalikong antara kepala sekolah dengan oknum pengurus  yang meraih keuntungan pribadi diatas orang tua murid. Jika hal tersebut tetap seperti ini,maka perihal tersebut akan segera ditidak lanjuti oleh awak media kepada pihak yang lebih berwenang dalam hal tersebut. ( J. A. Barus, SH ).

Kapolsekta Kota Pinang, AKP. Bastoman Simanjuntak Beserta Jajarannya Ungkap Kasus Pembobol Rumah Warga di Kampung Raja

 



policewatch.news Sum,Ut,-Kapolsekta Kota Pinang, AKP. Bastoman Simanjuntak membenarkan telah terjadi pembongkaran rumah warga pada hari Sabtu ( 18/02/2023 ) Pukul 04.45 wib, tepatnya  di Kampung Raja, Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Telah terjadi pembongkaran rumah warga milik korban Ester Br Marpaung yang mengakibatkan korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp. 11.500.000 dan 3 buah Handpone type Real Me, Redmi dan juga Nokia. Setelah jajaran Polsekta Kota Pinang menerima laporan tersebut Kapolsekta Kotapinang, AKP. Bastoman Simanjuntak memerintahkan PS Kanit Reskrim Ipda. Francis Saragi, SH, MH beserta  tim mendatangi tempat kejadian untuk melaksanakan olah TKP.

Dan setelah melaksanakan olah TKP maka Kapolsekta Kota Pinang membenarkan telah terjadi tindak pidana pencurian pemberatan yaitu adanya pelaku yang telah membongkar rumah warga. Dari hasil penyelidikan dan keterangan dari saksi di duga, pelaku pembongkaran rumah di lakukan oleh saudara RYH alias R. Setelah di ketahui siapa pelaku pembobol rumah warga maka selanjutnya tim Unit Reskrim polsekta Kota Pinang yang di pimpin oleh Ps Kanit Reskrim, ipda. Francis Saragi, SH, MH bergerak cepat untuk mencari keberadaan pelaku yaitu RYH alias R menuju ketempat tinggalnya di lingkungan Kampung Malim, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang,  Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan bantuan kepala lingkungan setempat.


Pelaku beserta barang bukti dapat di amankan dan langsung di gelandang oleh tim Satreskrim ke Polsekta Kota Pinang guna untuk di proses sesuai hukum yang berlaku. Dari hasil introgasi, pembongkaran rumah yang di lakukan oleh pelaku dengan inisial RYH alias R berterus terang mengakui bahwa pembongkaran rumah warga dengan korban Ester Br Marpaung di lakukan sendiri dengan cara mencongkel pintu belakang lalu masuk kedalam rumah dan mengambil barang berupa 3 unit Handpone dan uang sebesar Rp. 6.000.000 ( enam juta rupiah ) serta 2 buah kunci rumah milik korban. Setelah pelaku RYH alias R melakukan pencurian pelaku kembali untuk mengembalikan tas sandang berwarna hitam milik korban di belakang rumah korban.

Kronologi kejadian pembongkaran rumah warga terjadi pada hari Sabtu ( 18/02/2023 ) sekira pukul 04.45 wib, pelapor terbangun dan melihat tas yg di sampingnya berwarna hitam sudah tidak ada, kemudian korban juga mencari handphone miliknya ternyata juga telah hilang. kemudian saksi Eva Butar Butar melihat Handpone miliknya juga sudah lenyap. Selanjutnya pelapor dan saksi melihat keadaan rumah ternyata pintu belakang rumah korban telah terbuka bekas di congkel orang. Selain itu handpone milik Paulina Butar Butar dengan merk Realme type C35 juga telah hilang dan tas sandang milik pelapor warna hitam berisi uang tunai sekitar Rp. 11.500.000,- juga hilang. Korban dan pelapor bersama sama dengan saksi berusaha mencari namun yang mereka cari tidak ditemukan juga. Sehingga korban melaporkan halnya ke Polsekta Kota Pinang untuk menindak lanjuti adanya pelaku pembobol rumah warga.

Setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Kota Pinang maka dengan segera tim unit Reskrim polsekta Kota Pinang melakukan pemeriksaan TKP dan pengumpulan bahan keterangan untuk tindak lanjut mengungkap pelaku pembobol rumah warga.

Setelah pihak jajaran kepolisian Kapolsekta Kota Pinang mengetahui siapa pelaku kejahatan tersebut dari beberapa keterangan saksi maka Kapolsekta Kota Pinang, AKP. Bastoman Simanjuntak memerintahkan tim yang di pimpin okeh Ps Kanit Reskrim Ipda. Francis Saragi, SH, MH  langsung menuju ke rumah pelaku. Sesampainya dirumah yang di tuju ternyata dalam keadaan terkunci dari dalam rumah tersebut. Sehingga tim menghimbau kepada tersangka dengan inisial RYH alias R untuk keluar dari dalam rumah tersebut dan mesti kooperatif dengan tim unit Reskrim, namun tersangka inisial RYH alias R juga tidak mau keluar dari dalam rumah. selanjutnya tim memanggil Kepling Kampung Malim, Kota Pinang dan berupaya menghimbau RYH alias R untuk keluar namun tidak juga membuahkan hasil. Akhirnya Kepling menghubungi ibu dari tersangka RYH alias R untuk meminta ijin mendobrak pintu dapur. Dengan di ijinkannya oleh Ibu RYH alias R sehingga pintu dapur dapat di dobrak sehingga pintu terbuka akhirnya RYH alias R dibekuk di ruang tamu rumah. 

RYH alias R mengaku bahwa benar melakukan pencurian di rumah korban dengan cara mencongkel pintu belakang lalu masuk kedalam rumah dan mengambil barang milik korban dan saksi termasuk uang di dalam dompet yg di sembunyikan di bawah kursi sebesar Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), 2 unit handpone Android merk Realme dan Redme, 1unit handpone Nokia dan 2 buah kunci rumah milik korban. RYH alias R mengakui semua perbuatannya dan selanjutnya tim unit Reskrim Kota Pinang, Labusel mengamankan pelaku dan menyita barang bukti guna untuk di proses secara hukum apa yang telah dilakukan oleh RYH alias R. ( J. A. Barus, SH).

LIDIK KRIMSUS RI MINTA SATRESKRIM TIPIKOR POLRES LOMBOK TENGAH TIDAK LANJUTI DUGAAN PUNGLI DI SMP ISLAM PRAYA

Ketua Harian Lidik krimsus RI M Rodhi Irfanto SH 

Red, policewatch.news,- Beredarnya pemberitaan terkait adanya Peristiwa pungutan liar yang dilakukan oleh oknum pengurus sekolah SMP Islam Raudatul Ulum Bunut Baok Ketua Harian Lidik krimsus RI (Lembaga Investigasi Data Korupsi dan Tindak Pidana Khusus) angkat Bicara Sabtu 18/02

Menurut ketua Harian Lidik krimsus RI M Rodhi Irfanto SH Adanya Kejadian pemotongan dana PIP sejumlah nilai Rp 300'00/siswa, atau program indonesia pintar tersebut, terjadi di salah satu sekolah menengah pertama islam yang berlokasi di Dusun Bunut Baok Tengah, Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah adalah tindakan melanggar hukum dan harus di jerat hukum karena melanggar undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto. Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Pungutan liar adalah termasuk tindakan korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus diberantas papar Rodhi

Apapun alasannya kalau sudah terjadi perubuatan melanggar hukum Baik korban merasa keberatan atau tidak mau kalau sudah terjadi baik walaupun pelaku mengembalikannya,itu tidak bisa menghapus perbuatan nya dalam pelanggaran hukum itu sendiri tegas Rodhi


Dalam aturan satuan pendidikan no 4 dan bahwa,tidak melakukan pungutan /pemotongan dalam bentuk apapun dan alasan apapun terhadap siswa penerima BSM /PIP, dan itu sangat jelas, maka dari itu Rodhi akan koordinasi dengan pihak Polres Lombok Tengah ataupun Polda NTB dan meminta pihak Polres khususnya SATRESKRIM TIPIKOR  setempat secepatnya untuk menindaklanjuti kasus ini,pungkas Rodhi

"MN".