Lalu Hadrian Tekankan Peran Strategis Generasi Muda Mengisi Kemerdekaan



POLICEWATCH-MATARAM.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78, 17 Agustus 2023 kali ini hendaknya menjadi momentum bagi generasi muda [ baca : Milenial dan Gen Z ]  untuk memaknainya sebagai awal yang baik untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan produktif.

Politisi PKB, H Lalu Hadrian Irfani menekankan bahwa generasi milenial dan Gen Z  saat ini punya peran yang sangat strategis dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. Sebab, tantangan global ke depan tentu lebih pelik dan rumit.

"Meski tantangan ke depan makin kompleks di era global, tapi generasi muda kita harus optimistis. Seperti juga tema 17an tahun ini : Terus Melaju Untuk Indonesia Maju," tegas lelaki yang akrab disapa Haji Ari, Kamis 17 Agustus 2023

Menurut Haji Ari, generasi muda saat ini dan generasi gen Z berikutnya tentu memiliki peluang dan tantangan di zamannya. Kemajuan IT dan digitalisasi dalam hampir semua aspek kehidupan tak mungkin dihindari.

Berikhtiar maju sebagai Caleg DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani mengaku akan memperjuangkan pemerataan kesempatan dan akses lapangan kerja untuk generasi muda, khususnya di Dapil Lombok, NTB.

Ia menilai, sektor ekonomi kreatif (Ekraf) dan Elektronik Sport (Esport) bisa menjadi peluang ke depan. Bukan saja untuk lapangan kerja tetapi juga untuk berwirausaha.

"Ekraf dan Esport ini saya pikir akan sangat potensial ke depan. Apalagi Lombok, NTB ini kan sudah jadi destinasi superprioritas yang skalanya sudah internasional. Generasi muda kita harus bisa menangkap peluang ini," ujarnya.


Hadrian memaparkan, segmen ekraf cukup banyak yanh bisa dikembangkan di Lombok ini. Bukan hanya kerajinan tangan, anyaman ketak, gerabah atau beragam wastra tenun, tetapi juga bisa diinisiasi seni kreatif digital melalui channel Youtube dan sejenisnya.

Saat ini cukup banyak anak muda Lombok yang menjadi Youtuber dengan konten yang beragam. Namun menurut Hadrian, hampir semuanya mempromosikan dan mengenalkan potensi Lombok ke luar daerah bahkan ke luar negeri.

"Nah semangat generasi muda yang inovatif seperti ini tentu harus kita support ke depan," tegasnya.

Sementara di sisi Esport, saat ini sudah banyak komunitas gamer yang menginisiasi tournament tournament Esport seperti Mobile Legend, Free Fire dan sebagainya.

Hadrian mengatakan, hal ini bisa menjadi kegiatan yang sangat positif. Dan juga punya peluang untuk lapangan kerja dan wirausaha.

Ia yakin dan optimistis perkembangan pembangunan sektor pariwisata di Lombok, NTB akan mencapai masa kejayaannya kelak. Sehingga di daerah, generasi muda juga harus siap mengambil peran untuk mengisi peluang yang ada.

"Peluang akan terbuka seiring berkembangnya sektor pariwisata kita. Hanya sekarang tugas kita, pemerintah dan masyarakat adalah menyiapkan sumber daya manusianya. Generasi muda kita adalah sasarannya," ujarnya.

Dalam mengisi moment HUT RI ke 78, pria humble yang kini masih aktif sebagai Anggota DPRD NTB ini mengajak generasi muda untuk berkiprah luas sesuai bakat dan passion mereka.

"Yang terpenting semua harus dilakukan berdasarkan semangat kebangsaan kita. Dulu para pahlawan kita berkorban jiwa raga untuk kemerdekaan, maka sekarang dan ke depan generasi muda harus melanjutkan mengisi kemerdekaan, dengan tetap mengacu pada empat pilar utama kita, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati," tegasnya.

Mn

Rannya Agustyra Kristiono ajak Generasi Milenial dan Gen Z melakukan inovasi meluaskan market jajanan Tradisional khas Bumi Gora

 

POLICEWATCH-MATARAM.

Indonesia sangat kaya dengan adat dan budaya juga kearifan lokal tiap daerahnya. Tak terkecuali di Pulau Lombok.

Sebagai daerah strategis pariwisata, Pulau Lombok tak hanya kaya dengan panorama keindahan alam pegunungan hingga pantai dan baharinya. Lombok juga memiliki daya tarik kuliner lokal, seperti Ayam Taliwang, juga dengan beragam jajanan tradisionalnya.

Like father like daughter, Rannya Agustyra Kristiono, putri almarhum H Bambang Kristiono (HBK) memberi perhatian besar pada segala kekayaan adat budaya masyarakat Pulau Lombok.

Menariknya, Rannya justru kepincut dengan jajanan tradisional Lombok. Ihwal ini memperkuat tekad Rannya untuk mengajak generasi milenial dan Gen Z agar bisa turut menonjolkan ikon  jajanan tradisional masyarakat Pulau Seribu Masjid.

"Lombok itu banyak jajanan tradisionalnya yang patut ditonjolkan. Selain banyak makna filosofi dan kearifan lokal, jajanan tradisional kita di Lombok itu juga berbahan alami. Back to nature," ujar Rannya disela-sela belanja jajanan tradisional sambut HUT Kemerdekaan RI ke 78 Tahun , Kamis 17 Agustus 2023. 

Menurut Rannya, jajanan tradisional itu Lombok patut ditonjolkan antara lain karena hal itu bisa menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung, karena Lombok merupakan destinasi wisata yang sudah mendunia.

Selain itu, ada makna filosofis dan kearifan lokal daerah dalam tiap jenis jajanan tradisional tersebut. Dan yang terpenting, manfaat ekonomi berkelanjutan, dimana bahan-bahan jajanan tradisional itu terbuat dari hasil pertanian para petani lokal.

"Jajanan tradisional terkategori kuliner di sektor ekonomi kreatif yang jika dikembangkan dan ditonjolkan bisa masuk ke sektor pariwisata dan sektor pertanian secara luas. Sangat tepat dengan sektor unggulan di NTB ini," katanya.

Rannya yang lama mengenyam pendidikan di luar negeri mengajak kaum muda milenial dan Gen Z Lombok untuk mempromisikan  jajanan tradisional sebagai ikon Kuliner Khas Bumi Gora . Tak perlu malu dan gengsi dengan produk lokal sendiri.

"Stigma dan mindset tentang jajanan tradisional harus mulai berubah. Generasi muda seperti kita yang punya tugas untuk itu. Kalau Dunkin Donut-nya Amrik bisa terkenal di dunia, kenapa Makanan Khas Lombok tidak bisa mendunia ?," tegas Rannya

Ia mengatakan, melalui jajanan tradisional ini generasi muda juga bisa mengenalkan potensi Lombok lainnya. Caranya bisa dilakukan dengan hal sederhana, mencintai dan melakukan inovasi untuk memperkuas market  jajanan tradisional dengan memanfaatkan kemasan di berbagai platform tehnologi yang populer. 

Rannya juga mengajak seluruh masyarakat indonesia beserta wisatawan manca negara untuk berkunjung ke pulau Lombok yang memilik  makanan tradisional dengan taste yang khas [ kuliner Lombok 

"Jejaring media sosial sangat luar biasa. Harus dimanfaatkan untuk hal positif, termasuk meluaskan promosi citra baik dan kualitas jajanan tradisional Lombok. Taglinenya bisa I Love Lombok,  atau semacamnya," imbuhnya.

Menurut Rannya, selain bisa membantu mendorong semangat *Bela Beli Produk Lokal* , memperluas pasar jajanan tradisional juga akan memberikan dampak bagi pengembangan sektor UMKM di Lombok.

"Tidak bisa dipungkiri, jajanan tradisional umumnya memang masih diproduksi oleh pelaku UMKM. Generasi milenial dan Gen Z  bisa berkontribusi membantu pengembangan sektor ini dengan kemampuan dan jejaring yang dimiliki," katanya.

Rannya menambahkan, filosofi dan kearifan lokal jajanan tradisional sangat kaya dan selalu bisa relevan dengan perkembangan zaman. Apalagi dilihat dari bahan dan cara pembuatannya yang alami namun membutuhkan ketekunan.

"Jajanan dan Makanan khas Sasak lainnya seperti 

Ayam Rarang, Ares, Pelecing Kangkung, Nasi Puyung, sate rembiga, nasi kotaraja, ayam taliwang, sate bulayak, kue keciput, jaje tujak, celorot, sate pusuk, bulayak, sate pencok, kelaq sebie, Kelaq lebui, kelaq kelor, bebalung, kelepon, serabi, jaje reket, Kue bantal, tumbek, Jaje bawang, kue kerake, dll senantiasa mengedepankan filosofi dan menanamkan semangat  kebersamaan. Nah nilai-nilai luhur ini bisa dipromosikan untuk generasi muda," urai Rannya

Kepedulian sosial  Rannya mirip dengan mendiang HBK, ayahnya. Semangat dan kepeduliannya untuk kesejahteraan petani dan pelaku UMKM terus dibuktikannya lewat langkah nyata.

Mn

Ironi..!! Kadis Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Enggan Berkomentar Adanya Jual Beli Kain Seragam dan Uang Infaq di SMPN 1 Beji




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Besarnya biaya pendidikan di SMPN 1 Beji, Kabupaten Pasuruan, hingga mencapai jutaan rupiah dengan adanya uang infaq sebesar 700.000 serta uang kain seragam sebesar 1.500.000 di tambah lagi uang atribut sebesar 150.000 serta diamnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Jawa timur, membuat prihatin sebagian besar masyarakat termasuk penggiat sosial, apakah Dunia pendididikan selama ini di buat ladang bisnis untuk meraup pundi-pundi keuntungan yang besar.


Hal ini di sesalkan Ketua umum DPP Lembaga Swadaya Masyrakat P-MDM "Gus Ujay"  beliunya mengatakan, dimana orang tua kebanyakan ingin menyekolahkan anaknya di sekolahan milik pemerintah atau Negeri salah satunya, mereka ingin tidak terbebani masalah biaya SPP, karena mereka tahu ada dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang di gelontorkan Pemerintah setiap tahunya, namun nyatanya mereka masih terbebani dengan uang infaq atau mereka menyebutnya uang sodakoh, ini kan sama persepsinya cuma kata-katanya aja yang berbeda, belum lagi ada biaya-biaya lain yang harus mereka pikirkan termasuk uang seragam beserta atributnya dan ini sangat membebankan mereka.

"Uang infaq atau mereka menyebutnya Uang Sodakoh yang di bebankan ke walimurid itu kan pihak sekolah yang buat aturan sendiri, bagi kami tidaklah bijak dan itu menabrak aturan yang berlaku, memang sekolahan boleh meminta sumbangan diluar lingkup pendidikan seperti ke perusahaan atau ke yang lainnya yang tidak di perbolehkan sekolahan meminta sumbangan ke orang tua siswa atau walimurid,"tegasnya. Kamis (17/08/2023)

Lebih lanjut pria berambut pirang tersebut mengatakan, selain uang infaq yang menghantui mereka, walimurid juga harus membeli kain seragam di koperasi sekolah yang harganya jauh lebih mahal dari toko serta atribut sekolah.

"Kami meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuraun, harus ada tindakan karena aturan Pemerintah jelas-jelas melarang hal tersebut, jangan di biarkan,  kasihan banyak orang tua siswa yang pusing harus cari hutangan ke sana ke mari karena kebijakan sekolah yang mencekik, untuk itu kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat perlu menyampaikan secara langsung ke pihak sekolah dengan mengajak diskusi,  untuk itu segera saya kirim surat audensi," ujar Gus Ujay Ketua umum DPP LSM P-MDM. 

Sementara itu, menanggapi akan hal ini baik Kepala Sekolah SMPN Beji 1 "Yayuk Sudarwati" maupun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan " Hasbullah" saat di minta i keterangan awak media melalui pesan singkat Whatshapp, mereka enggan berkomentar. (Dr)

Ops Jaran Rinjani 2023 Polda NTB Ungkap 253 Kasus dan 352 Tersangka


Policewatch-Mataram.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB) memimpin Konferensi pers dalam rangka pelaksanaan Operasi Jaran Rinjani 2022 yang telah berlangsung selama 14 hari terhitung dari tanggal 31 Juli - 13 Agustus 2023.

Konferensi pers tersebut selain dihadiri Kapolda NTB, dihadiri pula Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda NTB,Dir Reskrimum Polda NTB, Perwakilan Kabid Humas Polda NTB, awak Media serta para tersangka yang berhasil diungkap Direktorat Reskrimum Polda NTB.

Dalam Penyampaiannya, Kapolda NTB mengatakan Operasi Jaran yang berlangsung di seluruh daerah ini merupakan upaya kepolisian dalam rangka menekan tindak Pidana Kriminal umum. Sasaran dalam Ops Jaran sendiri sebagai mana kita kenal dengan kasus Pencurian 3C yaitu Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dan Pencurian Kendaraan Bermotor atau sering disebut Curanmor.

Dari Operasi yang dilakukan selama 14 hari oleh Polda NTB dan 10 Polres/ta Jajaran berhasil menyelesaikan dengan mengungkap 253 kasus serta mengamankan 352 tersangka dari tindak pidana 3C tersebut.

Tujuan Operasi yang dimaksud menurut Jenderal bintang Dua ini pada intinya ada 3 point yakni pertama menciptakan Harkamtibmas, kemudian Penegakan Hukum dan terakhir sebagai Pelindung dan Pengayom masyarakat. Ini merupakan Makna dari tugas kepolisian yang di praktekan lewat Operasi Jaran.

"Kegiatan ini dalam rangka memberikan rasa Nyaman, Tenang serta aman bagi masyarakat. Dengan Operasi tersebut diharapkan paling tidak mampu meminimalisir angka kriminal khususnya pencurian seperti yang disebutkan diatas,"jelasnya.

Kapolda dalam keterangannya sangat menyadari bahwa untuk membuat situasi daerah ini aman dari segala bentuk pencurian tentu tidak bisa dilakukan oleh Kepolisian sendiri, diperlukan kerjasama seluruh Stakeholder yang ada termasuk masyarakat itu sendiri dengan turut berperan paling tidak dengan selalu waspada dengan cara tidak memberi peluang atau kemudahan kepada pelaku untuk dapat melakukan pencurian.

"Munculnya peristiwa pencurian karena ada 2 hal yaitu karena adanya Niat kemudian juga karena adanya kesempatan. Nah Kesempatan ini yang barangkali dapat dieliminir bersama,"tutup Kapolda.

Sementara itu Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Teddy Ristiawan SIK., Menceritakan bahwa keseluruhan jumlah kasus yang berhasil diungkap tersebut merupakan kerja keras baik Direktorat Reskrimum Polda NTB, Polres/ta jaran melalui Sat Reskrim sampaikan kepada Polsek-polsek melalui Unit Reskrim yang ada.

"Dari 253 Kasus terdapat 49 kasus yang menjadi Target Operasi (TO) sisanya Non TO. Hasil tersebut merupakan target TO Polda dan Polres Jajaran yang hasilnya dapat diselesaikan dengan baik 100 persen,"jelas Teddy.

Dari keseluruhan pengungkapan yang dilakukan Polda NTB dan Jajaran yakni Polda NTB 8 Kasus dengan 10 tersangka, Polresta Mataram dengan 80 kasus dan 88 tersangka, polres Lombok Barat 39 kasus dan 68 tersangka, Polres Lombok Utara 6 Kasus dengan 9 tersangka, polres Lombok Tengah 15 kasus dan 21 tersangka.

Sedangkan Polres Lombok Timur 40 kasus dengan 74 tersangka, polres Sumbawa Barat 3 kasus dengan 3 tersangka, Polres Sumbawa 12 kasus dengan 19 tersangka, Polres Dompu 13 kasus dan 15 tersangka, Polres Bima 11 kasus dengan 13 tersangka dan Polres Bima Kota 26 kasus dengan 32 tersangka.

Untuk jenis Perkara diantaranya Curat 190 laporan dengan total tersangka 175 orang dimana 24 TO dan 219 non TO. Kemudian perkara Curas 32 Laporan Polisi dengan total tersangka 45 orang terdiri dari 10 orang tersangka TO dan 35 non TO. Sementara Perkara Curanmor sebanyak 46 laporan polisi dengan total tersangka 64 orang dimana 15 orang diantaranya TO dan 49 orang Non TO.

"Saat ini para tersangka sedang dalam proses yang ditangani masing-masing Satker dan satwil. Para tersangka masing-masing diancam pasal 362, pasal 363, pasal 365 dan pasal 480 KUHP dengan hukuman Paling rendah 4 tahun penjara,"tutupnya.

Mn

Tagih Utang Pemprov, Kontraktor NTB Persembahkan Karangan Bunga & Kue Untuk Gubernur


POLICEWATCH-MATARAM.

Sejumlah kontraktor di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Kontraktor Bersatu mempersembahkan karangan bunga kepada Gubernur setempat Zulkieflimansyah, Selasa (15/8). 

Hal tersebut sebagai salah satu bentuk kekesalan para kontraktor kepada Gubernur NTB karena proyek mereka tak kunjung dibayar. 

Dalam aksi teatrikal tersebut, para kontraktor nampak membawa karang bunga bertuliskan 'Purna Bakti Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah Hutang Pemprov NTB Tahun 2022??? Selamat untuk NTB Gemilang'. 

Selain itu, para kontraktor juga membawa kue ulang tahun yang bertuliskan '2 TH Hutang Pemprov'. 

Menurut salah satu kontraktor Ahmad Amrullah menyebutkan, aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan para kontraktor yang sampai hari ini pekerjaan mereka belum dibayar. 

Amrul sapaannya mengaku, sejak tahun 2022 utang proyek Pemprov NTB ini sama sekali tidak pernah ada kejelasan kapan akan terbayar. 

"Ini merupakan sejarah pertama bagi para kontraktor terkait peninggalan utang. Kalau orang dulu meninggalkan sejarah, kalau ini (Zulkieflimansyah) meninggalkan utang," kata Amrul, di Mataram Selasa malam. 

Amrul mengatakan, karangan bunga dan kue ulang tahun tersebut sebagai kenang-kenangan bagi Zulkieflimansyah dan Wakilnya Sitti Rohmi Djalilah di akhir kepemimpinannya. 

Diakui Amrul, para kontraktor saat ini sangat merasa dirugikan dengan sikap buruk pengelolaan anggaran dari kepemimpinan Zul-Rohmi ini. 

"Kami sangat dirugikan dan merasa terzolimi. Mungkin itu maksud dari karangan bunga ini," paparnya. 

Selain itu, para kontraktor juga meminta kepada Penjabat (PJ) Gubernur NTB mendatang agar segera menyelesaikan soal utang tersebut. 

Mereka juga berharap agar PJ Gubernur NTB ini dapat mengatasi masalah pembayaran proyek tersebut pada APBD perubahan 2023. 

"Mohon untuk PJ Gubernur ini bisa mengatasi masalah kondisi ekonomi Pemprov yang sekarang agar pelaksanaan anggaran 2023 ini bisa diselesaikan dengan PJ Gubernur," imbuhnya. 

Amrul menjelaskan, para kontraktor ini sudah sangat jenuh dengan sikap Pemprov NTB yang selama dua tahun belakangan ini selalu dihitung. 

"Karena kontraktor ini sudah jenuh dihutangi terus selama dua tahun berturut-turut," ucapnya. 

Amrul tidak bisa menyebutkan secara rinci jumlah seluruh utang Pemprov NTB kepada para kontraktor ini. 

Hanya saja kata dia, Gubernur NTB Zulkieflimansyah ini bakal meninggalkan kesan buruk di akhir masa kepemimpinannya bagi para kontraktor. 

"Jumlahnya kami tidak bisa sebutkan satu persatu. Tetapi total keseluruhan sangat banyak," katanya. 

Di sisi lain, Amrul juga menawarkan solusi kepada Zulkieflimansyah dengan cara membuat surat Akta Pengakuan Utang (APU) kepada kontraktor agar menjadi jaminan bagi PJ Gubernur mendatang. 

"Kami juga mendesak Gubernur untuk membuat pengakuan utang untuk APBD perubahan Pemprov 2022 ini," ujarnya. 

Tempat yang sama, kontraktor lainnya Rahmatullah menyebutkan persentase jumlah kontraktor yang belum dibayar dengan yang sudah. 

Menurut Rahmat, jumlah proyek Pemprov NTB yang belum dibayar sangat jauh daripada yang telah terbayar. 

"Walaupun dibayar, itu teman-teman juga dikasih dengan dicicil. Kalau dihitung persentase yang sudah terbayar itu kami tidak hafal. Tetapi yang jelas yang belum banyak," katanya. 

Dalam waktu dekat lanjut Rahmat, para kontraktor ini bakal ramai-ramai untuk mengirim karangan bunga ke kantor Gubernur NTB. 

"Dalam waktu dekat kami juga akan sama-sama mengirim karangan bunga kepada Gubernur," pungkasnya.

Mn

Polda NTB Gelar Penandatanganan Komitmen Setia kepada NKRI


Policewatch-Mataram.

Di tengah sorotan publik, Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Poerwanto, memainkan peran utama dalam rangkaian acara penandatanganan Ikhtiar Setia, sebagai langkah konkret dalam mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kolaborasi ini terjalin dengan kerjasama penuh bersama Densus 88 Anti Teror, memperlihatkan tekad nyata dalam memberantas ancaman terorisme yang mengintai wilayah Indonesia Timur.

Perwira Tinggi (Pati) Polri kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah itu, Rabu (16/8/2023), saat memimpin acara penandatanganan mengatakan jika langkah tersebut bukan sekadar simbolik belaka, namun mencerminkan komitmen dan sinergi yang erat di antara jajaran aparat kepolisian, dalam menjaga ketenangan dan stabilitas.

"Bersama melindungi, berjuang lawan terorisme demi keamanan wilayah ini. Langkah ini adalah bagian integral dari strategi pencegahan dan penanggulangan terorisme, yang kami jalankan sebagai aparat keamanan," tegasnya.

Dalam momentum bersejarah itu, tersangka narapidana terorisme yang berhasil ditangkap Densus 88 Anti Teror dan Polda NTB juga turut serta, yang menandakan komitmen mereka terhadap NKRI dan penyerahan diri mereka secara penuh pada mekanisme hukum.

Irjen Djoko menyampaikan, dengan penandatanganan Ikhtiar Setia kepada NKRI itu, diharapkan tindakan-tindakan aparat keamanan semakin terarah dan efektif, dalam menangani serta mencegah ancaman terorisme di NTB dan daerah sekitarnya.

"Mari bersatu membentengi, bersama lawan ancaman teror demi kedamaian bangsa," ucapnya.

Kolaborasi dan persatuan dari berbagai pihak dianggap menjadi kunci mutlak dalam menjaga keamanan negara serta menjauhkan warga dari ancaman yang bisa mengganggu harmoni.

Di akhir sambutannya, Kapolda NTB kembali menegaskan komitmen Polri dalam penanggulangan terorisme.

"Kami berkomitmen untuk melindungi warga negara dan melawan segala bentuk ancaman terorisme, yang dapat mengganggu perdamaian dan keamanan di wilayah ini," tutup Irjen Djoko.

Mn

Mengenang Masa Gemilang Pemerintahan Zul-Rohmi, Perlu Didirikan Tugu Kenangan oleh Zul-Rohmi Mania


POLICEWATCH-MATARAM

Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong dibangunnya monumen sebagai wujud penghormatan dan apresiasi jejak kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah, yang akan berakhir 19 September 2023.

“Pembangunan monumen ini akan menjadi sebuah langkah yang sangat penting dalam menjaga warisan dan pencapaian kepemimpinan pasangan Zul-Rohmi selama lima tahun berkhidmat memimpin NTB,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, SH didampingi Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah, SE, Rabu (16/8/2023).

Pasangan Zul-Rohmi akan resmi mengakhiri pemerintahan periode pertamanya pada 19 September 2023. Sebulan sebelum masa jabatan tersebut berakhir, DPRD NTB telah menggelar sidang paripurna untuk mengumumkan berakhirnya masa jabatan duet kepemimpinan duo doktor tersebut.

Bambang Mei menjelaskan, Mi6 mendorong monumen tersebut tidak dibangun oleh pemerintah provinsi. Melainkan dibangun oleh para loyalis Zul-Rohmi yang disebutnya sebagai “Zul-Rohmi Mania”. Pembangunannya pun harus dengan skema gotong royong, sebagai wujud pelibatan dan partisipasi aktif Zul-Rohmi Mania.

Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode yang karib disapa Didu ini menjelaskan, jika telah terbangun, monumen tersebut akan menjadi cerminan dari dedikasi dan pengabdian Zul-Rohmi dalam mengatasi berbagai tantangan dan dinamika selama memimpin Bumi Gora.

“Monumen itu sejatinya lebih dari sekadar simbol fisik. Monumen itu nanti akan memainkan peran penting dalam memperingati dan menginspirasi generasi mendatang,” ucap Didu.


Lebih jauh Didu menjelaskan, monumen untuk Zul-Rohmi tersebut akan berperan sebagai dokumentasi visual dari apa yang sudah dicapai selama masa jabatannya. Sehingga memungkinkan masyarakat dan generasi mendatang untuk mengingat dan mengapresiasi dedikasi serta hasil kerja tersebut.

Terpisah Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah melihat sebuah monumen juga bisa berperan meningkatkan kesadaran publik. Karena akan membantu masyarakat untuk lebih memahami dampak positif yang dihasilkan oleh kebijakan dan program-program yang telah diterapkan Zul-Rohmi.

“Monumen itu juga kan bisa juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran bagi pemimpin yang akan datang. Pengalaman dan pelajaran yang diambil dari kepemimpinan sebelumnya dapat membantu dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi tantangan yang dihadapi,” tandas Athari

Ditanya soal bagaimana wujud monumen tersebut, Athar menyerahkan sepenuhnya kepada para Zul-Rohmi Mania. Sebab, kata dia, desain monumen itu haruslah mencerminkan dan merepresentasikan secara akurat pencapaian dan nilai-nilai yang dipegang oleh pasangan Zul-Rohmi. Dan di antara pihak yang paling memahami hal tersebut, tentulah pada Zul-Rohmi Mania.

“Monumen itu kan pasti akan membutuhkan sentuhan artistik dan simbolisasi yang cerdas sehingga dapat membantu dalam menyampaikan pesan yang kuat. Tentu tidak ada yang paling baik memahami hal itu selain para Zul-Rohmi Mania,” imbuh Athari menekankan.

Hanya saja, jika boleh mengajukan usul, dia menyarankan agar monumen tersebut tidak dalam wujud patung atau relief. Namun, bisa mewujud dalam bentuk yang lain. Semisal monumen yang memadukan teks dan kutipan. Atau monumen yang memadukan elemen seni modern, sehingga dapat menciptakan pengalaman yang lebih dinamis bagi pengunjung monumen. Atau monumen bisa juga berasal dari inspirasi lanskap lokal atau ciri khas wilayah.

Selanjutnya menurut Didu, integrasi unsur alam atau lingkungan sekitar dapat memberikan koneksi yang lebih dalam dan menciptakan harmoni antara monumen dan lingkungannya.

Soal dimana monumen harus dibangun, Didu menekankan, pemilihan lokasi sebuah monumen memang harus mempertimbangkan keterjangkauan dan aksesibilitas. Karena itu lokasinya harus mempertimbangkan keterjangkauan dan aksesibilitas bagi semua lapisan masyarakat. Sehingga memungkinkan semua orang untuk mengakses dan menghargai makna dan pesan yang ingin disampaikan oleh monumen tersebut.

“Saya usul, monumen ini layak juga dibangun di antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” tutup Didu.

Mn

Multi Lomba Meriahkan Kemerdekaan, Anggota Kodim Loteng Lari Gendong Istri


Policewatch-Lombok Tengah.

Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 tahun 2023, Kodim 1620/Loteng menggelar acara multi lomba yang memeriahkan semangat nasionalisme kemerdekaan. 

Anggota Kodim Loteng beserta keluarga ikut serta dalam lomba paling unik yaitu aksi lari gendong istri yang mengundang perhatian seluruh peserta yang ikut. 

"Lomba ini diadakan untuk memeriahkan momen penting dalam kemerdekaan sekaligus mempererat tali kasih dan silaturahmi dalam keluarga," ujar Dandim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara di Makodim, Rabu (16/8). 


Acara multi lomba tersebut diadakan di lapangan sederhana Makodim 1620/Loteng. Kemeriahan acara terlihat dari antusiasme para peserta yang hadir untuk menyaksikan berbagai perlombaan. Lomba-lomba yang diadakan melibatkan peserta dari seluruh anggota dan keluarga besar Kodim maupun pengurus Persit KCK Cabang XXX termasuk anak-anak hingga orang dewasa. Semua peserta terlihat bersemangat dan berkompetisi dengan sportifitas tinggi. 

Salah satu lomba yang mencuri perhatian adalah lari gendong istri yang diikuti oleh anggota Kodim Loteng. Dalam lomba ini, para suami harus berlari sejauh 50 meter sambil menggendong istri mereka. 

"Aksi ini bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi simbol cinta dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan bersama," terang Dandim. 

Anggota Kodim Loteng yang ikut serta dalam lomba memperlihatkan semangat kemerdekaan yang tinggi. Dengan menggendong istri mereka, mereka mengingatkan pada semangat juang para pahlawan yang berjuang untuk meraih kemerdekaan Indonesia. 

"Karena aksi ini juga mendapatkan tepuk tangan meriah dari para peserta sekaligus sebagai lomba yang paling menghangatkan suasana," ucap Dandim. 

Selain lomba lari gendong istri, acara multi lomba tersebut juga menyajikan berbagai perlombaan tradisional dan nasional seperti, balap karung, masukan paku kedalam botol, makan kerupuk Volley Ball dan tenis meja. Semua peserta dan penonton terlibat dalam suasana meriah yang mempererat persatuan dan kesatuan dalam perayaan Hari Kemerdekaan. 

"Diharapkan, semangat nasionalisme ini akan terus tumbuh dan menginspirasi generasi muda di Lombok Tengah khususnya keluarga besar Kodim untuk mencintai dan membangun Indonesia maju," tandas Dandim.

Mn

Dugaan Beberapa Kasus Korupsi bernilai Miliar an Didesa Ambal ambil kabupaten pasuruan

 




Pasuruan,policewatch.news- kasus pengadaan sumur bor air bersih tahun 2021 Desa Ambal ambil, Kecamatan Kejayaan Kabupaten Pasuruan yang sedianya akan dilakukan audiensi oleh Forum Rembuk Masyarakat  Pasuruan di kantor Kecamatan ternyata mendapatkan penolakan dari Camat Kejayaan saudara Wijaya dengan alasan kasus sudah ditangani oleh polres Pasuruan dan jadwal padat.

Menanggapi hal tersebut ketua FORMAT Ismail makky mengatakan sebaiknya pihak Kecamatan selaku pembinaan  membuka ruang untuk melakukan konfirmasi terkait masalah tersebut,  apalagi ini menyangkut perbuatan melawan hukum atau pidana korupsi yang dibutuhkan adanya kepastian status hukum kasus ini, bukan melempar permasalahan ke Polres. 


"Perlu diketahui bahwa desa Ambal-ambil Kecamatan Kejayaan sejak tahun 2020 dengan dugaan korupsi berupa :

1. kasus Bor(pengairan) 225 juta dari pengajuan provinsi ada potongan(fee) juga ada anggaran dobel diambilkan anggaran dari desa dan dana remaja masjid(menara air)  dan sampai sekarang iuran air dari warga selama 3 tahun tidak jelas dari dua bor perkiraan per bulan 16 juta an total diperkirakan anggaran 500juta an tidak jelas.

2. Anggaran ketahanan pangan kambing 125 juta tahun 2022 kambing ada sebagian atau kurang.

3. Anggaran pembangunan pasar  225 juta dari provinsi th 2022

4. Anggaran ketahanan pangan  bibit lele 40 jt tahung 2022.

5. Dana silva:

-pipanisasi(tidak di kerjakan)

- pagar pendopo(tidak dikerjakan)

- PJU(tidak dikerjakan) uang pengembalian dari kades lama sekitar 450 jt th 2019 desember.

6. Polindes 225 add tahun 2022 tdk selesai dan alkes belum ada kejelasan.

7. sedangkan pertanggungjawaban terkait belanja APBD desa tahun 2020 - 2022 belum selesai namun pihak Kecamatan menandatangani tangani terkait pencairan dana DD & ADD, atas tindakan tersebut dan potensi kerugian negara miliaran rupiah di desa Ambil - ambil kami akan cros check kasus tetsebut ke Polres sesuai arahan pak Camat, serta.kami mendesak agar Polres menaikkan statusnya dari penyelidikan ke Penyidikan" ujarnya Aktifis anti 

Dikonfirmasi oleh media Kepala Kecamatan Kejayaan Wijaya terkesan melempar permasalahan tersebut ke pihak Polres dan cenderung menutup nutupi, tidak hanya hal itu terkait pencairan dana DD dan ADD yang menjadi sorotan, Camat Kejayaan tidak mau disalahkan  dan dikaitkan.(sr)

Viral di Instagram Sekda Lahat Rapat Pakai Kaos Oblong ada Ketua DPRD Unsur Pimpinan dan Anggota ini cederai ASN

  




POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Sekda Lahat Chandra, dalam acara rapat resmi di pimpin langsung  Ketua DPRD dan Unsur Pimpinan serta anggota terlihat jelas Sekda Lahat mengenakan kaos oblong bewarna putih vidio ini diunggah oleh akun Humas dan Protokol DPRD, rapat lanjutan badan anggaran tahun 2023.

Sekda Lahat mengikuti acara rapat memakai kaos oblong ini viral beredar di Instagram " seorang ASN apalagi jabatan nya sekretaris Daerah orang nomor satu baru kali ini saya melihat memang boleh, tapi alangkah lebih pantas memakai kemeja safari, mengingat ini acara rapat resmi kata wartawan senior Bambang MD, ini ada ketua DPRD, Unsur Pimpinan dan anggota dalam tayangan durasi sekitar 36 detik di Instagram salah satu akun milik Humas dan protokol Sekretariat DPRD yang dibagikan di Washhap grup media.


seorang sekda pakai kaos oblong memang tidak ada aturan, alangkah dalam mengikuti rapat bersama ketua DPRD disitu ada unsur pimpinan dan anggota mengenakan baju dinas kan lebih bagus dan terpandang. Ini mencederai ASN di kabupaten Lahat. 

" baru kali ini, seorang pejabat Sekda pakai kaos oblong seharusnya memberikan contoh yang baik kepada bahwasannya ASN, Sekda adalah pimpinan tertinggi ASN, ia memberikan contoh tidak baik kepada Aparatur Sipil Negara jelas ada aturan disiplin seorang pegawai negeri dilarang menggunakan baju kaos oblong apalagi sedang mengikuti rapat resmi, ( Red)

Mencapai Jutaan Rupiah, Wali murid SMPN 1 Beji Pusing Cari Hutangan Pembelian Seragam dan Uang Infaq

  



POLICEWATCH. NEWS, PASURUAN- Tahun Ajaran Baru 2023-2024 di buka, tentunya bagi orang tua ingin memilih dan menyekolahkan anaknya di sekolahan Negeri, dengan berbagai alasan, salah satunya Sumbangan Partisipasi Siswa atau biasa orang mengenalnya dengan (SPP) yang di gratiskan  karena mereka tau kalau putra-putrinya bersekolah di sekolahan Negeri sudah di biayai oleh Pemerintah melalui dana Biaya Operasional Sekolah (Bos),  namun ini tidak seindah di bayangkan oleh salah satu walimurid SMPN 1 Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ada biaya-biaya lain termasuk infaq dan seragam sekolah serta atribut yang mereka harus menanggung untuk membayarnya.

Hal ini di katakan salah satu walimurid yang anaknya baru saja di terima di SMPN Beji, tahun ajaran 2023-2024 ke awak media.

"Saya kira sekolah di SMP Negeri gratis makanya anak saya, kami sekolahahkan di SMPN 1 Beji, tidak tahunya kami harus membayar uang infaq sebesar 700.000 dan uang seragam sebesar 1.500.000 serta uang atribut sekolah sebesar 150.000, meski mencicil,"ungkapnya. Selasa (15/08/2023)

Lebih lanjut walimurid mengatakan, kami ini tergolong orang tidak mampu, anda lihat sendiri kami sehari-hari bekerja sebagi penjual kopi dan gorengan di rumah, uang segitu banyak buat kami.

"Uang sebesar itu buat kami banyak, kami terpaksa harus cari hutangan ke teman dan ke tetangga, sampai hari ini pun kami belum menemukan hutangan demi menyekolahkan anak, bingung saya,"ucapnya dengan raut muka sedih.

Adanya akan hal ini, awak media mencoba mengkonfirmasi dan menghubungi Kepala Sekolah SMPN 1 Beji, "Yayuk Sudarwati, S.P.d" melalui pesan singkat Whatshapp di No pribadinya, sayang beliunya belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait keluhan salah satu walimurid hingga berita ini di tayangkan. (Dr)

REKANAN LANGGANAN DINAS CV. DAMAI PERKASA KERJAKAN PROYEK UGAL-UGALAN, BINA MARGA TERKESAN TUTUP MATA, TUTUP TELINGA

 


Pasuruan, policewatch.news - proyek rekonstruksi jalan sumberrejo - tambakwatu, purwosari pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kab. Pasuruan  terkesan asal-asalan, proyek senilai Rp. 2.362.352.160, dengan pelaksana CV. DAMAI PERKASA  diduga syarat dengan banyaknya kepentingan dan pekondisian,  sehingga kualitas pekerjaannya jauh dari spesifikasi layak ( aspal tipis dan kasar) sehingga merugikan negara, selasa 15 Agustus 2023.

Dilansir dalam laman Google keberadaan alamat kantor CV. DAMAI PERKASA  di Jl. Krai RT.001 / RW. 001, Tambaksari, Purwodadi Kab. Pasuruan  ketika ditelusuri oleh awak media ternyata tidak ada alias palsu, masyarakat disekitar alamat tersebut  kita ditanya tentang keberadaan alamat tersebut mengatakan tidak tahu dan tidak tahu CV. DAMAI PERKASA,  padahal syarat mutlak dalam kesesuaian dokumen lelang ( ULP Kab. Pasuruan ) adalah alamat kantor pelaksana.


Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kab. Pasuruan saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut sulit untuk temui dan dihubungi dengan alasan Dinas di luar atau hubungi sekretaris, terkesan menutup-nutupi dan tidak bertanggung jawab, mungkin kah rekanan CV. DAMAI PERKASA adalah rekanan atau patner kepala dinas atau memang titipan penjabat,  berbagai pertanyaan dan dugaan yang bisa menjawabnya adalah Dinas terkait.(sr)

Kisruh Lahan Milik Hamidi belum dibayar,proyek Tembok Pengaman Sungai Lematang, jalan ditempat

 


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Jembatan Gantung sebagai penghubung akses jalan kekebun warga Desa  Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, kini diduga dirusak untuk pembangunan tembok pengaman sungai Lematang yang dikerjakan oleh CV.PRIMA BANGUNAN sumber dana APBD Lahat tahun 2023, dengan nilai kontrak 9,8 milyar.dikabarkan kontraktor nya dari Palembang.

Namun ironisnya dalam pembangunan tembok pengaman sungai Lematang jembatan gantung menjadi korban diduga dipotong, padahal menurut salah satu warga ditemui, ini akses jalan menuju kebun warga disini, dan pembangunan jembatan Gantung ini menggunakan dana desa disaat kades sebelumnya dianggarkan sekitar 200 jutaan, "ujarnya

Mantan kades Sirah Pulau Jondriadi membenarkan pembangunan jembatan gantung dianggarkan melalui dana desa menelan dana sekitar 200 juta lebih kepada wartawan policewatch.news (15/8)


" nah siapa yang bertanggung jawab jembatan gantung ini, sebagai akses jalan masyarakat Desa Sirah Pulau ini aset Desa tahu tahu sudah dirusak untuk pembangunan tembok pengaman sungai Lematang terang " Jondri.

Tim investigasi lidikkrimsus RI, hari ini Selasa (15/8) melakukan investigasi kelokasi proyek pembangunan tembok pengaman sungai Lematang nampak jembatan gantung sudah dirusak untuk kekebun warga hanya diberi papan beberapa keping untuk akses jalan masyarakat,

Nampak tidak ada kegiatan dilokasi pekerjaan proyek pembangunan tembok pengaman sungai Lematang yang menelan dana milyaran rupiah,  informasi yang kami dapatkan belum jelas pembangunan tembok pengaman sungai lematang sempat terhenti, karena pihak kontraktor belum bisa dihubungi namun dalam proses lelang di ULP LPSE Lahat pemenangnya CV.PRIMA BANGUNAN dengan nilai penawaran sebesar Rp 9,688,083,855,27 ; ada 12 peserta yang mengikuti tender.

Terpisah Hamidi warga Desa Sirah Pulau selaku pemilik lahan ia mengaku lahan dia luas 50 M2, minta diganti 25 juta, dan hingga saat ini belum ada Penyelesaian ujarnya kepada wartawan  " 

Sementara kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Lahat Mirza sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait pembangunan tembok pengaman sungai Lematang.

Ketua Harian LIDIKKRIMSUS RI Rodhi Irfanto, SH meminta kepada Dewan Pimpinan Provinsi Sumsel Lidikkrimsus RI untuk mengawasi dan mengawal pelaksanaan pembangunan tembok pengaman sungai Lematang di Desa Sirah Pulau, saya  selaku DPP LIDIKKRIMSUS RI Sumsel untuk  memonitoring Proyek tersebut, ini uang rakyat dan pihak terkait APH turut mengawasi terang "Rhodi Irfanto SH kepada wartawan Selasa (15/8)

Apabila terjadi kejanggalan dalam pekerjaan pembangunan tembok pengaman sungai Lematang menelan dana 9,6 milyar lebih, kami dari lidikkrimsus RI menurunkan tim investigasi "  ungkapnya (tim)

Karena Cemburu WNA Lakukan Penganiayaan dan Pengerusakan di Gili Meno


Policewatch-Lombok Utara.

Polda NTB, Polri amankan Warga Negara Inggris yang melakukan pengerusakan secara brutal di sebuah penginapan di Dusun Gili Meno  Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU) Senin, 14/8/2023.

Sehubungan dengan terjadinya pengerusakan tempat penginapan milik warga yang diduga dilakukan oleh Warga Negara Asing yang berinisi KJB,  (30)  tahun, seorang pria

Kewarganegaraan Inggris Raya 

No pasport : GBR 522590291 yang diduga penyebabnya cemburu terhadap pacarnya yang beriniasl  NC berkewarvanegaraan British.

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro S.I.K M.Si melalui Kapolsek Pemenang Akp Lalu Eka Arya Mardiwinata SH MH menyampaikan kepada awak media di ruangannya menyampaikan kronologis kejadiannya dimana

Pada hari Senin tanggal 14 agustus 2023 terduga  KJB yang sedang berlibur di Dusun Gili Meno Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang KLU bertengkar/ berkelahi dengan pacarnya yang bernama NC

" selanjutnya KJB  melakukan pemukulan kepada NC, sehingga  saudari NC  mengalami luka pada bagian kepala dan mengingat pacarnya ngamuk dan melakukan pemukulan kemudian NC merasa ketakutan  dan berlari sambil berteriak minta tolong" terang Kapolsek 

Masih disampaikan oleh Kapolsek Pemenang, atas teriakannya saudari NC,  warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengamankan NC dan membawanya ke klinik untuk mendapatkan perawatan. 

"Melihat NC pergi meninggalkannya kemudian  KJB  yang tidak terima karena pacarnya yang berinisial NC pergi meninggalkannya. lantas pacarnya terus mencari  saudari NC , akan tetapi yang bersangkutan tidak menemukan NC, selanjutnya KJB   mengamuk dan merusak bungalow milik salah satu warga Dusun Gili Meno" tandas Lalu Eka

Kapolsek menyebutkan, akibat  pengerusakan pintu kayu dan kaca  yang di lakukan oleh KJB   mengakibatkan tangan kanan  KJB  mengalami luka robek dan  mengalami pendarahan yang cukup banyak 

"Selanjutnya  diamankan ke  rumah Kadus Gili Meno (Marsun). Terang Kapolsek

Dikatakan Kapolsek Pemenang, adapun  langkah yang telah dilakukan pihaknya, selain mengamankan Kay , anggota Pol Subsektor juga membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.

"Sementara atas luka yang dideritanya serta melakukan rujukan ke Rumah Sakit Siloam Mataram akibat pendarahan  yang terlalu banyak dan melakukan kordinasi dengan pihak Imigrasi" tutup Kapolsek.

Mn

Polres Loteng Kembalikan Kendaraan Curian Hasil Ops Jaran Rinjani 2023 Kepada Pemiliknya


POLICEWATCH-LOMBOK TENGAH.

Selain berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan 3C (curat, curas dan Curanmor) dalam operasi Jaran Rinjani 2023, Polres Lombok tengah juga mengembalikan Barang Bukti hasil operasi kepada korban yang hadir dalam konferensi pers di halaman Mapolres Lombok Tengah, Senin (14/8/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lombok Tengah AKBP IWAN HIDAYAT SIK menyebutkan bahwa kendaraan hasil curian yang terparkir di halaman kantornya sejumlah 11 unit hasil Operasi Jaran Rinjani 2023, namun ada 5 unit sepeda motor yang dikembalikan sementara kepada pemiliknya karena sisanya masih dalam tahap pengembangan dan akan dikembalikan selanjutnya. 

"Tidak hanya itu, barang bukti berupa Handpone hasil curian sejumlah enam unit juga dikembalikan kepada pemiliknya," jelasnya. 

Sementara itu salah satu pemilik sepeda motor atas nama Dian warga kecamatan pujut mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Lombok Tengah dan Jajarannya atas keberhasilan dalam mengungkap kasus Curanmor dan juga telah di kembalikan sepeda motornya yang telah curi tanpa ada biaya sedikitpun.

Seperti diketahui Operasi yang digelar selama 14 hari mulai tanggal 31 juli sampai 13 Agustus 2023 yang dilakukan Satreskrim Polres Lombok Tengah bersama polsek jajaran ini dalam rangka Operasi Jaran Rinjani 2023 Polres Lombok Tengah berhasil mengungkap sebanyak 15 kasus kejahatan dengan jumlah pelaku sebanyak 22 orang. Kasus tersebut meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Mn