Editor: .MRI
![]() |
| Dok : MPW |
![]() |
| Dok : MPW |
Red, policewatch.news,Subang,- - Peringatan Hari Desa di di Lapangan Desa Cisaat (Lapangan Zinedine Zidane), Kecamatan Ciater, Subang jadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan. Dukungan ini dilakukan melalui penanaman beberapa tanaman pangan.
Seperti diketahui, ketahanan pangan merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan saat dilantik beberapa bulan yang lalu. Lewat program ini, Prabowo menginginkan Indonesia dapat memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
"Saya telah mencanangkan bahwa Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kita tidak boleh bergantung dari sumber makanan dari luar," tegasnya saat pelantikan Presiden beberapa waktu lalu
"Saya sudah mempelajari bersama pakar-pakar yang membantu saya, saya yakin paling lambat 4-5 tahun kita akan swasembada pangan. Bahkan kita siap menjadi lumbung pangan dunia," lanjutnya.
Adapun kegiatan Peringatan Hari Desa yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI (Kemendes PDT) mendukung ketahanan pangan dengan melakukan penanaman padi dan jagung di desa.
Selain itu kegiatan yang mengambil tema 'Membangun dari Desa, dari Bawah untuk Pemerataan Pembangunan' ini juga akan menggelar festival bangun desa bangun Indonesia, launching buku panduan lomba,serta launching buku panduan pemuda-pemudi pelopor desa.
Hari Desa menjadi momentum untuk membangun pemahaman dan kepedulian masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar menjadikan desa sebagai subjek pembangunan, pusat pertumbuhan dan kebudayaan daerah, serta desa sebagai titik sentral pembangunan.
Hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 dari Prabowo Subianto, yaitu 'Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan' yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pembangunan desa.
Acara yang digelar pada 14-15 Januari di Lapangan Desa Cisaat (Lapangan Zinedine Zidane), Kecamatan Ciater, Subang ini bakal dihadiri oleh Mendes PDT, Yandri Susanto, Wamendes PDT Ahmad Riza Patria, dan beberapa Menteri/Kepala Lembaga Kabinet Prabowo-Gibran, serta sejumlah kepala daerah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar.
Kemendes mengadakan acara ini dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pembangunan desa. Adapun latar belakang dari diselenggarakannya acara ini merujuk pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 Tentang Hari Desa. Keputusan itu menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa.
Penetapan Hari Desa bertujuan untuk untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa desa merupakan unsur pemerintahan terdepan dan terdekat dengan masyarakat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan Hari Desa yang didukung oleh PT Adaro Andalan Indonesia TBK.**Taufik**
![]() |
| Lahan sengketa |
Subang policewatch.news,-Kasus seketa lahan antara kades lengkong ade nana sebagai pihak terlapor dengan ma entin sebagai pihak pelapor terus bergulir .
Kasus ini tak kunjung selesai kedua belah pihak saling meng klaim sebagai pemilik lahan yang sah .
Seiring waktu kedua belah pihak telah di upayakan melakukan pertemuan guna bermusawarah beberapa kali tapi tidak pernà h terlaksana dan tidak ada kesepakatan untuk berdamai , dari ke dua belah pihak masing masing bersikeras mempertahankan merasa sebagai pemilik lahan yang sah .
Padahal kedua belà h pihà k ini masih ada kekerabatà n satu nenek ungkap warga .
Dengan kejadian itu akhirnya masalah ini di laprokan ke pihak aparat penegak hukum di polres subang .
Hasil investigasi dan informasi di lapangan selasa 5 nov 24 ,, Sebelum mencuat menjadi kasus hukum kades lengkong ade nana meminjamkan sejumlah uang ke almarhum kaka nya ma entin ,, Entah bagaimana tiba tiba muncul kwitansi yang di tanda tangan anak almarhum kaka nya ma entin , sehingga muncul penyeplitan dan SPPT nya sudà h berubah nama .
Sementara obyek lahan yang jadi sumber konplik berlokasi di rt14 rw 04 kp lengkong 1 desa lengkong kecamatan Cipeundeuy sudà h berdiri bangunan lumbung padi bantuan dinas ketahanan pangan kabupaten subang yang konon anggaran nya mencapai milyaran rupiah,
Dari pantauan awak media, bangunan tersebut merupakan tempat pengilingan padi milik gapoktan maju jà ya desa lengkong.
Tapi selain di jadikan tempat penggilingan padi saat ini ada aktivitas usaha penyortiran kardus dan terlihat adanya tumpukà n karung yang di duga limbah tektil.
Menurut informasi warga, penggilingan padi sudà h berheti tapi mesin nya masih ada terang nya .
Ketika di minta tanggapan dan informasi seputar kasus sengketa lahan dugaan adanya pemalsuan tanda tangan relawan ma entin bà ng jagur ondi muhdarojat SH selasa 5 / 11 / 24 via tlp mengatakan, jadi munculnya kasus hukum atau perkara ini berawal adanya dugaan pemalsuan tanda tà ngan pada kwitansi jual beli obyek lahan yang berlokasi di rt 14 rw 04 kampung lengkong 1 ,
Lahan tersebut merupakan milik mutlak sesuai sppt sebelum nya atas nama ma entin,, ntah dengà n dasar apa di duga telah di jual oleh anak almarhum kaka ma èntin sehingga muncul penyeplitan dan keluar SPPT baru, paparnya
kalau obyek lahan tersebut merupakan tanah waris jual beli pun harus menghadirkà n para ahli waris tidak bisa hanya satu orang saksi ,, tà pi harus di hadirkan semua saksi ahli waris ikut menandatangan jual bèli .
Tapi ini kan obyek lahan ini mutlak milik ma entin jadi kalà u jual beli mesti dengan yang bersà ngkutà n .
Sekarang kasus ini udah di laporkà n di polres subang melalui unit harda dan telà h di proses .
Karena kepala desa lengkong ade nana sudah di tetapkan tersangka harusnya segera di tahan karena dalam tuntuan hukum nya lebih dari diatas 6 tahun penjara jadi harus nya segera di lakukan penahanan, ungkap jagur odi
Kasus ini bukan kasus penyerobotan lahan tapi dugaan pemalsuan tanda tà ngan .
Lebih lanjut bang jagur menambahkà n Ma entin selaku pelapor berharap ada nya keadilan karena dia sebagai pemilik mutlak lahan .
Saya percaya penegak hukum bisa menjalan kan dengan baik proses hukum ini dan segera kades lengkong ini di là kukan penahà na harap nya .
Sementara kuasa hukum kades lengkong Dede sunarya SH membantah pemberitaan media cetà k maupun online yang menulis adanya penyerobotan atau pencurian lahan yang di lakukan kades lengkong ade nana itu semua tidak benar , jadi klaien kami sudà h melakukan pèmbelian lahan kepada ahli waris sesuai kwitansi tahun 2013 ujar dede
Seperti di là nsir media online subang pekan lalu.
Dhipo / hnd
Subang policewhatch.news,- Akibat kelalaiyan pengendara damtruk pengangkut tanah ilegal terjadi kecelakaan beruntun
Di jalan pasirkarembi wilayah subamg kota kecelakaan lalin di perkirakan pukul 9.30 .
Kecelakaan lalin ini berawal
Adanya truck penhangkut batu di duga mengalami rem blong dari arah ranggawulung menuju subang kota menghantan toko bengkel sehingga terjadi beturan keras hingga menimbulkan kerusakan parah dan adanya korban jiwa .
Kecelakaan lalin ini mendapat tanggapan dari lsm pendekar yà ng merasa geram atas kejadian tabrakan beruntun yang di duga adanya galian batu maupun pasir dan tanah merah ilegà l.
Ketika di minta tanggapan nya kepada awak media mengatà kan ,,, Kami Wahyudin Dewan Pembina beserta Jajaran Keluarga Besar LSM Pendekar Subang mengucapkan inalillahi wa inalillahi rojiun, dengan matinya Peraturan yang ada di Kepemerintahan Kabupaten Subang,
Dengan adanya kecelakaan Lalulintas di jalan pasir Kareumbi kabupaten Subang, Kendaraan Mobil Damtruck yang mengangkut batu dari arah Ranggawulung menuju ke Arah Subang Kota sehingga merusak Rumah dan bengkel ditambah korban jiwa yang menimpa tukang Becak sampai meninggal dunia dan mengakibatkan kemacetan total pengendara roda dua dan roda empat yang mau lewat ke arah Ciater/Bandung.
Denga ini Kami LSM Pendekar Subang Sebagai Sosial Kontrol dan kontrol sosial sekaligus peran serta masyarakat kabupaten Subang, Meminta Kepada Bpk PJ Bupati Subang yang telah mengadakan Rapat untuk penertiban mobil Damtruck pengangkut Batu, pasir dan tanah merah agar secepatnya membuat perbup untuk pengendara mobil tersebut, agar tidak terjadi lagi kecelakaan Lalulintas seper di jalan pasir Kareumbi pada hari kamis 17 Oktober 2024, sehingga sangat Merugikan Orang banyak akibat ulah pengendara mobil Damtruck pengangkut Batu, pasir dan tanah merah, mereka semenah menah beroperasi tidak kenal waktu. Lebih lanjut
Kang Wahyudin Dewan Pembina LSM PENDEKAR SUBANG tegaskan kepada PJ Bupati Subang selain Pengendara mobil Damtruck bermuatan berat, Amankan juga Quari Tanah Merah Ilegal yang beroperasi tanpa mengenal waktu tidak hanya merugikan Masyarakat, pemerintah kabupaten Subang juga di rugikan karna adanya Galian Quari Tanah Merah yang di duga Ilegal yang beroperasi sekarep dewek yang tidak menempuh ijin pertambangan yang sesuai Peraturan sehingga akan merugikan Kepemerintahan Kabupaten Subang,
Seperti Jalan Rusak, penuh debu dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi kecelakaan Lalulintas seper di jalan pasir Kareumbi, Kami minta kepada Intansi terkait dari Kepemerintahan Kabupaten Subang terutama Kasatpoldam Berkordinasi dengan Tipidter Polres Subang, Agar Melakukan Sidak Ke Galian Quari Tanah Merah, dan Quari lainnya yang diduga masih banyak Quari ilegal di kabupaten Subang.
Kami LSM Pendekar Subang Mengharap kan Kepada Bpk PJ Bupati Subang bisa membenahi Peraturan atau Aturan di Kabupaten Subang agar Rakyat Kabupaten Subang nyaman dan Percaya Kepada Kepemerintahan Kabupaten Subang, Kepada APH Kepolisian Kabupaten Subang.
Kami LSM Pendekar Subang sekaligus masyarakat kabupaten Subang Mengharap kan dan Merindukan Kabupaten Subang Aman, Nyaman dan Lohjenawi, Bukan Loh Ko,bok-brok, Kami harapkan Pejabat Kepemerintahan dan Kepolisian Kabupaten Subang bisa bersinergis untuk kesejahteraan kenyamanan Rakyat Kabupaten Subang,
*SATU KATA DARI Kang Wahyudin Dewan Pembina LSM Pendekar Subang TUTUP PENGUSAHA QUARI ILEGAL PAKE PERATURAN JANGAN PAKE SECARA LISAN, TERTIBKAN PENGENDARA MOBIL DAMTRUCK YANG BEROPERASI UGAL-UGALAN*
Demikian Aspirasi Kami LSM Pendekar Subang sekaligus Peran Serta Masyarakat Kabupaten Subang Sampaikan, semoaga di dengar oleh Bpk PJ Bupati Subang dan Bpk Kapolres Subang, Tegakan Peraturan dan Aturan untuk kesejahteraan Rakyat Subang berkepentingan. Dipo k / hnd
Polres Subang Gelar Operasi Zebra Jaya 2024 kini resmi dimulai di Kota Subang sejak kemarin hingga 27 Oktober 2024. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung keselamatan berkendara, sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas menjelang pelantikan presiden terpilih. Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya disiplin di jalan raya.
Operasi Zebra Jaya yang berlangsung dari 14 hingga 27 Oktober 2024 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai tata tertib berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan di jalan. Momen ini juga menjadi sangat penting karena bertepatan dengan pelantikan presiden terpilih, Prabowo Subianto, dan wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2024.
Dalam operasinya, pihak kepolisian akan menggunakan teknologi penegakan hukum lalu lintas yang modern, seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara mobile dan statis. Pendekatan ini dilakukan dengan cara yang humanis, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perundang-undangan lalu lintas yang berlaku.
Meskipun tidak ada detail spesifik mengenai lokasi razia, terdapat beberapa titik rawan di Subang yang diperkirakan akan menjadi fokus utama dalam operasi ini. Berikut adalah tujuh titik rawan kecelakaan lalu lintas yang perlu diwaspadai:
Operasi Zebra 2024 diharapkan tidak hanya mendisiplinkan pengguna jalan, tetapi juga menciptakan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat yang padat aktivitas. Mengingat pelantikan presiden yang semakin dekat, lalu lintas di ibu kota diprediksi akan semakin ramai dari biasanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin dalam berkendara dan angka kecelakaan di jalan dapat ditekan secara signifikan. Mari kita dukung Operasi Zebra Jaya 2024 dengan menjadi pengguna jalan yang tertib dan patuh pada peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama***
Subang ,policewatch.news.Bertempat di blok sawah dusun jambu desa sidajaya Kecamatan cipunagara , puluhan anggota kelompok tani dusun jambu desa sidajaya mengadakan gŕopyokan dan pengomposan hama tikus sabtu 19 09 24.
Dalam kegiatan ini puluhan petà ni melakukan penangkapan dan pengoposan lubang tikus aktip secara bersama sama , ratusan lubang tikus aktip berhasil di temukan . puluhan tikus berhasil di tangkap setelah di lakukan pengomposan menggunakan gas elpiji 3 kilo gram.
Dalam kegiatan itu berhasil di tangkap tikus tikus berukuran kecil yang kondisinya mabuk keluar dari lubang lubang yang di kompos memakai gas elpiji 3 kilo gram.
Dalam kegitan pengendalian hama tikus kà li ini di hadiri langsung dari po pt dinas pertanian kabupaten subamg dan pihak uptd pertanian kecamatan cipunagara .
Pelaksanaan pengendalian hama tikus ini di lakukan dari mulai jà m 7 pagi dan sepmpat di saksikan kepala desa sidajaya nurhikmat yang akrab di sapa pa nanang . Dalam masa tanam sebelumnya sawah di desa sidajaya dua kali mendapat serangan hama tikus sehingga berdampak berkurang nya hasil panen padi para petani . Upaya telah dilakukan dengan berbagai cara dari mulai pemasangan plastik di area petak sawah dan pemasangan umpan menggunakan racun tikus . Upaya para petani tidak lah sia sia walaupun ga maksimal tetapi setidaknya dapat mengurangi hama tikus yang merajalela.
Menurut cerita cerita para petani kepada awak media menuturkan ,, pengendalian hama tikus sangat sulit di kendalikan ,, bayangkan ketika kami ke sawah di malam hari ratusan tikus di sawah berkeliaran bwgitu banyak kami sampai merinding lihat nya terangnya . Kalaupun banyak yang mati terkena umpan,, sawah kita bertambah rusak pa !! Kejadian serangan hama tikus ini biasa nya sewindu sekali atau 8 tahun sekali namun tà hum ini hama tikus sampai dua musim tanam menyerang lahan pertanian sehiga kami berupaya melakukan gropyokan secara berkala agar di musim tanam kali ini bisa meningkatkan hasil pertanian ungkap salah sà tu petani .
Menurut petani yang berbincang bicang dengan petani lain nya ,, kelemahan petani di desa selalu tidak berbarengan dalam musim tanam nya sehingga pengendalian hama tidak maksimal karna hama selalu berpindah pindah.
kordinator popt dinas pertanian kikin saat dimintai tanggapan nya dalam pelaksanaan gropyokan dan pengomposan . kepada awak media sabtu 29/09/24 mengatakan ,, jadi begini pa kami selalu merekomendasikan kepada para petani di setiap wilalayah yang sebelumnya terkena endemis dua sampai tiga kali hama tikus untuk mengedalikan membuà t perencanaan pengedalian pada musim tanam baru mengadakan gŕopyokan dan pengomposan juga pemasangan umpan .
Gropyokan dan pèngomposan tidak hà nya satu kali tapi harus berkelanjutà n karena tikus itu berkembang biak di saluran pinggir pinggir kali cipunagara sehingga harus berkelanjutan ujarnya . Saat ini para petani mengadakan pengomposan mengunakan simawar gas elpiji 3 kilogram ,, berhasil di temukà n ratusan lubang aktip dan berhasil di tangkap puluhan ekor tikus
Dan kami yakin pengoposan mengunakan alat yang baru ini banyak tikus yg mati di dalam karena tekanan gas nya yà ng kecang bisa masuk ke dalam sehingga tikus tikusnya terjebak dan mati .
Lanjut kikin ,, mengadakan gropyokan dan pengomposan selain itu juga bisa dengà n memasanag umpà n di dekat lubang aktip . Selà in itu sekarang yang lagi tren dengà n membuat rumbuhan rumah burung hantu , musuh alami tikus ini di harapkan bisa datang mendiami rumah yang kita buat dan sebagai musuh alami burung hantu ini menjadi ekosistem di hamparan sawah yang luas pungkasnya . Dhipo / handi.
policewatch.news, Subang,- Pemerintah pusat menganggarkan program badan usaha milik desa ( bumdes ) melalui dana desa guna terciptanya sistem usaha kecil menengah ( ukm ) di desa guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di setiap desa . Namun apa yang menjaði harapan pemerintah pusat ini selalu terabaikan dan tidak pernah di jalankan dengam bà ik dà n benar.
Salah satu nya desa sukahurip kecamatan cijambe yang tidak jelas dalam pengelolaan anggara bumdes nya kemana larinya anggarà n tersebut , padahal mengacu juknis Budes itu wajib di jalan kan di setiap desa agar tercipta sistem usaha di setiap desa dengan membentuk kepengurusan secara transparan dà n berkesinambungan sehingga Bumdes bisa eksis di tengah masarakat desa dengà n penanggung jawab kepala desa dan BPD sebagà i lebaga pengawas nya.
Niat mulia pemerintah pusat untuk mempeecepat pertumbuhan ekonomi di desa terkadang ridak di sudung oleh pemerintah desa seakan mengabaikan nya dà n tidak bertanggung jawab begitu juga pemeritah kecamatan cijambe melalui kasi PMD seharusnya melakukan bintek dan pengawasan secara berkelanjutan agar bumdes bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan tepat sasaran .
Dari informasi di lapangan Para pedagang dan petani mengaku tidak tau adanya Bumdes di desa sukahuŕip saya ga tau unjarnya ..
Faktanya memang benar di desa sukahuŕip tidak ada kantor Bumdes dan data pengurus nya siapa ? Salah sà tu aparatur desa pun mengaku tidak tau ada Bumdes ..mungkin mati suri pa sambil bercanda ....
Sementara itu Kades sukahuŕip Denny syetiawan saat mau di konfirmasi selalu tidà k ada di kantornya ,, saat di temui di rumah nya pun tidà k pernah nonggol seakan sengaja menghindar ada apa kades sukahuŕip ?? .
Besarnya anggaran dana Apedes desa sukahurip tidak menjamin kinerja kades lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahan nya . Bahkan mulai terdengar isu isu miring terkait kinerjanya yang semà kin tidak jelas . *dipo / hnd*
![]() |
| DOK : MPW |
![]() |
| dok. mpw |
![]() |
| Kontrak Politik Bupati Subang H Ruhimat dengan para guru honorer |