Bahrin Resmi Gantikan Imanullah PAW anggota DPRD Lahat, dari dapil 2 Merapi Area

 



POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi, pimpin pelantikan pengambilan sumpah jabatan sdr, Bahrin Dari Partai Gerindra menjabat anggota legislatif DPRD Kabupaten Lahat priode 2019 - 2024, menggantikan almarhum Imanullah dari daerah pemilihan 2 Merapi area (Timur, Barat dan Selatan) 

Acara pelantikan ini senin (29/5) dihadiri Bupati lahat yang diwakilkan Wakil bupati lahat Haryanto, SH di hadiri anggota DPRD lahat dan OPD, KPU, Bawaslu, acara rapat sidang paripurna pengambilan sumpah jabatan pengantar antar waktu, yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi, ST, membacakan surat keputusan dadi gubernur Sumatera selatan, peresmian pemberhentian sdr. Imanullah dari Partai Gerindra dan anggota DPRD Lahat, 

Pengganti antar waktu (PAW) sdr. Bahrin disumpah jabatannya untuk menjadi anggota DPRD Lahat priode 2019 - 2024, sisa waktu 1 tahun, 

Terpisah Bahrin anggota DPRD Lahat, ia baru menjabat satu hari baru saja diambil sumpah jabatan nya, dia mengatakan saya mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Bpk. Prabowo Subianto, Ketua DPD Sumsel dan Ketua DPC Kabupaten Lahat bapak Gaharu, SE, atas pelantikan saya menggantikan almarhum Imanullah, selaku PAW (Pengantar Antar Waktu) daerah pemilihan dapil 2 Merapi area " ucapnya

Keluarga Besar Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Lahat Bambang MD mengucapkan " selamat dan Sukses sdr, Bahrin duduk di legislatif DPRD Lahat pengganti antar waktu dari Partai Gerindra, semoga amanah memperjuangkan konstituen untuk masyarakat Merapi area. (Surya Kencana)

2 Karangan Bunga Di Mabes Polri Kasus Ijazah Cik Ujang diusut




JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS - 2  karangan bunga berjejer di depan Markas Besar Polisi Republik Indonesia. Papan bunga  itu sebagai bentuk dukungan kepada aparat kepolisian untuk mengusut dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Bupati Kabupaten Lahat sekaligus ketua DPD Demokrat Sumatera Selatan Cik Ujang.

Dalam tulisan di karangan bunga 

“Mendukung Penuh Mabes Polri Usut Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat Sekaligus Ketua DPD Demokrat Sumsel Cik Ujang dan Mabes Polri Selamatkan Citra Kabupaten Lahat Tangkap Cik Ujang Bupati Lahat dan Ketua DPD Demokrat Sumsel Karena Diduga Gunakan Ijazah Palsu”. 

Karangan bunga itu dikirim oleh Forum Solidaritas Peduli Pendidikan (FSPP) dan Masyarakat Kabupaten Lahat-Sumsel.

Presidium FSPP Nopri Agustian mengungkapkan, laporan terkait penggunaan ijazah palsu oleh Cik Ujang sudah dilengkapi dengan bukti putusan Kemendikbud RI dan hasil temuan lapangan bahwa tidak pernah ada absensi maupun skripsi Cik Ujang di kampus. 

“Iya betul (karangan bunga di depan Mabes Polri). Itu bentuk dukungan ke Mabes Polri karena saya yakin laporan yang kami masukkan akan segera diproses tuntas,” kata nopri saat dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp, Senin (29/5/2023).

“Sudah ada surat keputusan Kemendikbud melalui Dirjen Perguruan Tinggi bahwa ijazah Cik Ujang tidak bisa digunakan untuk jenjang karir atau untuk keperluan apapun itu ,” lanjutnya.

Nopri meminta Mabes Polri segera menuntaskan kasus ini karena sudah menjadi isu nasional. “Semua sekarang monitor karena ini soal marwah pendidikan yang diinjak-injak oleh Cik Ujang,” ungkapnya.

Sebelumnya, kasus dugaan ijazah palsu Cik Ujang diberhentikan penyelidikannya (SP3) saat ditangani oleh Eks Dirtipidum Mabes Polri brigjen Ferdy Sambo. 

Nopri menilai keluarnya SP3 tersebut karena adanya indikasi pengamanan perkara sehingga Cik Ujang tidak terjerat hukum.

“Aneh sebenarnya, kok bisa penyidik mengabaikan putusan Kemendikbud. Makanya muncul dugaan adanya main mata antara Cik Ujang dengan oknum penyidik,” beber dia.

Terakhir, Nopri meminta agar kasus ini tidak berlarut-larut dan segera tersangkakan Cik Ujang.

“Demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap Mabes Polri yang pernah hancur karena Ferdy Sambo maka kasus dugaan ijazah palsu Cik Ujang harus tuntas dan yang terpenting adalah bagaimana marwah pendidikan harus diselamatkan,” tandasnya.(red)

Aktivitas Galian C Tak Berizin di Dekat Mapolda Kepri Berjalan Lancar, Mau Tau Backup dan Pemodalnya?

 



Batam, policewatch.news. - Aktivitas cut and fill (Penggalian pasir gunung) di Wilayah Nongsa tanpa dokument atau izin galian C berjalan dengan mulus tanpa hambatan setiap malam hari. 

Kegiatan penggalian pasir gunung itu, sangat dekat dengan Markas Polisi Daerah Kepulauan Riau (Mapolda Kepri) yang hanya berjarak kurang lebih 100 Meter.

Informasi yang dihimpun awak media ini, aktivitas penggalian pasir gunung ini dikelola saudara "Rn" dan di backup oleh pria berbadan tegap "Hy dan JU" Yang dimodali oleh "HE".

Dari pantauan awak media ini, puluhan dump truck lalu lalang memasuki lahan kosong persis di depan perumahan Shympony Land Nongsa untuk mengangkut pasir gunung yang digali menggunakan alat berat dan di bawa ke sebuah lahan dekat perumahan Puri Asri Nongsa untuk dicuci terlebih dahulu. (Minggu, 28/05/2023) malam. 

Sungguh luar biasa struktur dan sistem yang digunakan dalam kegiatan penambangan pasir gunung tanpa dokumen (Tambang illegal) sehingga petugas seolah-olah tidak mengetahui adanya kegiatan cut and fill pasir gunung yang diperkirakan hanya berjarak 100 meter dari markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Mapolda Kepri). 


Salah satu warga Nongsa saat melintas dari lokasi mengatakan kegiatan penggalian pasir gunung itu sudah berlangsung lama, dan aman aman saja. 

"Sudah lama ini mas, semua petugas sudah mengetahui kegiatan itu, mana ada dilarang", cetusnya. Kepada awak media ini. 

Lantas yang menjadi pertanyaan, apakah memang kegiatan tambang pasir gunung tanpa dokumen itu, sengaja dibiarkan karena ada backup atau mungkin pemodalnya orang kuat atau kebal hukum....??? 

Awak media ini mencoba menginformasikan ke Kombes Pol.Nasriadi selaku Dirkrimsus Polda Kepri terkait kegiatan illegal itu, namun hingga berita ini diupload beliau lebih memilih tak merespon. (Tim)

PUNCAK ACARA REFLEKSI MILAD SEMMI KE-67 TINGKAT KABUPATEN GARUT DIHADIRI KETUA UMUM DPP SEMMI M. AZIZI ROIS

 


Red,policewatch,- M. Azizi Rois Ketua Umum dan Ikhsan Ulumuddin Wakil Bendahara 2 DPP SEMMI menjadi Narasumber dalam Diskusi Publik dengan tema "Keaslian Gerakan SEMMI meneguhkan kontribusi untuk Negeri" yang diselenggarakan oleh DPC SEMMI Kab. Garut 

Sebagai puncak acara dari berbagai rangkaian kegiatan REFLEKSI MILAD SEMMI KE-67 TAHUN 2023, bersama Bupati Garut yang diwakili Kabid Pemuda Kesbangpol, Sekretaris Dewan Cabang SII Kab. Garut, dan Ketua DPD KNPI Kab. Garut Okke M. Hadits pada 28 Mei 2023 di Aula utama Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat XI.

Adapun peserta diskusi publik tersebut dihadiri oleh kader2 SEMMI dari 11 komisariat kampus di Garut, dan hadir pula para pimpinan dan beberapa kader tingkat cabang Garut dari unsur HMI, KAMMI, IMM, Hima Persis dan GMNI sebagai undangan.


Selain itu, DPP SEMMI dan DPC Syarikat Islam Indonesia (PSII) juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dan pelajar SMA/MA/SMK yg menjadi Juara Lomba di bidang seni dan olahraga se-Kabupaten Garut yang telah dilaksanakan sejak sebelum acara puncak digelar (Lomba nasyid, puisi, pidato, futsal, catur dan mobile legend).

Selamat tumbuh dan berkembang menjadi kader2 inelektual muda sebagai lumbung kader militan untuk menjalankan Islam seluas2nya dan sepenuh2nya (dera)

IPW Nilai Polda Riau Lakukan Pelanggaran HAM dan Privasi Personal Terkait Penggerebekan Wakil Bupati Rokan Hilir

 


JAKARTA – POLICEWATCH. NEWS - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengeluarkan kritikan tajam terhadap Polda Riau terkait penggerebekan terhadap Wakil Bupati Rokan Hilir, H Sulaiman, Kamis (25/5/2023) malam. Menurut IPW, tindakan penggerebekan ini melanggar hak asasi manusia dan privasi personal.

"Kami menyesalkan langkah Polda Riau yang telah melakukan penggerebekan terhadap Wakil Bupati Rokan Hilir, H Sulaiman," kata Sugeng Teguh Santoso dalam siaran resminya Sabtu (27/5/2023).

"Tindakan seperti ini tidak hanya melanggar HAM, tetapi juga menginjak-injak privasi individu," tambahnya.

Wakil Bupati Rokan Hilir, H Sulaiman, diinformasikan ditangkap oleh Polda Riau pada Kamis malam hari pukul 23.00 WIB dalam sebuah kamar hotel mewah bersama seorang wanita yang bukan istrinya. Wanita tersebut diketahui sebagai pegawai Pemkab Rohil.

Menurut Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Asep, hingga saat ini belum ada pasal pidana yang dapat ditemukan berkaitan dengan kejadian ini. H Sulaiman telah dipulangkan kembali esoknya pukul 11.00 WIB.

IPW menjelaskan bahwa penggerebekan oleh polisi terhadap pasangan pria dan wanita yang bukan suami-istri tidak seharusnya dilakukan Polda Riau karena Polda Riau bukanlah Polisi Syariah." Hukum syariah tidak berlaku sebagai hukum tertulis di Riau seperti di Aceh.

Sugeng menambahkan, "Penggerebekan semacam ini seharusnya hanya dilakukan apabila terdapat adanya dugaan pelanggaran pidana, seperti penyalahgunaan narkoba."

Menurut UU NO. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Pidana yang berlaku saat ini maupun UU NO. 1 tahun 2023 sebagai KUHP yang baru, perzinahan dan kohabitasi didefinisikan sebagai delik aduan. Tanpa aduan terlebih dahulu dari suami/istri, anak, atau orang tua, penggerebekan atau penangkapan dapat merugikan pasangan tersebut, apalagi jika yang diciduk adalah seorang tokoh publik.

Sugeng mengimbau agar Polda Riau dan polisi lainnya menjaga privasi individu dengan mencegah publikasi sebelum adanya laporan pidana resmi. Dia menegaskan bahwa penggerebekan yang dipublikasikan tanpa ada laporan pidana dapat dianggap sebagai pencideraan politis, terutama jika melibatkan tokoh publik.

"Pelanggaran privasi yang dipublikasikan tanpa adanya laporan pidana resmi dapat menimbulkan pencideraan politis, terutama ketika yang terlibat adalah tokoh publik," kata Sugeng.

"Tugas kita adalah memastikan bahwa hukum dijalankan secara adil dan objektif, tanpa membiarkan ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan,'' tegasnya.

IPW juga menyerukan adanya evaluasi terhadap praktik penggerebekan semacam ini, agar tidak terjadi lagi pelanggaran HAM dan privasi personal yang serupa di masa mendatang. Penertiban semacam ini harus dilakukan dengan penilaian dan pertimbangan yang matang, serta memperhatikan aspek hukum dan hak asasi manusia.

"Kami menghimbau agar Polda Riau dan polisi lainnya melakukan introspeksi dan evaluasi atas praktik ini. Perlu ada penilaian matang dan pertimbangan hukum yang kuat sebelum melakukan tindakan seperti penggerebekan,'' tutup Sugeng. (Red)

Aktivis Lingkungan Hidup Desak Polisi Usut Limbah B3 di Desa Randupitu

 




POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN- Akhir -akhir ini pengguna jalan keluhkan truk pengangkut limbah industri yang keluarkan air berceceran di jalan raya Kecamatan Beji-Gempol, Kabupaten Pasuruan, tak sedikit pengguna jalan yang terkena imbasnya, ada yang tekena bajunya bahkan sampai terkena kaca mobil, setelah ia melakukan penelusuran ternyata truk tersebut parkir dan membuang limbah jenis Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang diduga kuat dari perusahaan pengelohan kardus bekas di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Hal ini diungkapkan salah satu warga Beji yang beberapa waktu yang lalu mengirim vidio ke kantor perwakilan media Policewatch.news di Bangil, tentang adanya aktivitas truk pengangkut limbah plastik yang sering keluarkan air yang berceran di jalan.

"Sengaja truk tersebut saya buntuti mulai ia keluar dari perusahaan pengelolahan kardus bekas atau PT. BM sampai truk tersebut parkir dan menurunkankan limbah di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, karena saya lihat ada indikasi pembiaran biarpun sudah ada pemberitaan di media masa,"keluhnya.

Sementara itu ketua Aktifis Barisan Keadilan Indonesia (Bangjo) Wahyu Nugroho menyikapi akan hal ini dirinya mendesak Polres Pasuruan untuk mengusut tuntas aksi pembuangan limbah diduga kuat jenis B3 dari perusahaan yang di buang di Desa Randupitu, ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena kami tau efek lingkungan yang di timbulkan akibat limbah tersebut.

"Kami segera kirimkan surat aduan ke Pihak Dinas Lingkungan Hidup, Pihak Polres Pasuruan, agar aktifitas pembuangan limbah B3 tersebut segera di hentikan dan diusut tuntas karena ini melanggar aturan Hukum Pasal 175 peraturan pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang pengelolahan Limbah Bahan Berbahaya dan beracun.

Sebagaimana di maksud dalam pasal 60, pelanggaran ini bisa dikenai pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah),” tegasnya. Minggu (28/05/2023)

Namun sayang Kepala Desa Randupitu 'Fuad" saat di konfirmasi terkait pembuangan dugaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di tempat penggilingan sampah milik Desa mereka enggan memberikan klarifikasi meski tanda baca sudah berwarna biru. 

Sementara Humas PT. Buana Mega Peper mills saat di konfirmasi dirinya mengatakan Wah kalau ini saya tidak paham, kalau kami pemanfaatnya di krian. Balasnya dalam pesan singkat. (Dr)

Lidik Krimsus RI Pertanyakan Anggaran Covid Dinas Damkar Muara Enim APBD Tahun 2020 Senilai Rp 357 Juta

 

Dok:policewatch.news
Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI 


JAKARTA - POLICEWATCH.NEWS - Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi Irfanto.SH mempertanyakan anggaran dana covid 19 di Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim, Senilai Rp 357 juta sumber dana APBD Tahun 2020,

Rodhi Irfanto.SH selaku Ketua Harian LIDIKKRIMSUS RI pada tahun 2020, Indonesia saat itu dilanda penyebaran virus  covid 19, di seluruh indonesia, dan pemerintah melarang pegawai untuk melakukan perjalanan dinas keluar kota, baik menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, ASN, dan anggota DPRD di seluruh indonesia, dan pemerintah mengeluarkan status zona merah akibat pandemi covid 19, memakan korban jiwa, di seluruh indonesia, wisma atlet tempat perawatan covid 19, pemerintah daerah melakukan larangan perjalanan dinas surat edaran mendagri, namun kenyataan masih ada sejumlah oknum ASN melakukan perjalanan dinas, yang patut kita pertanyakan, 

Salah satu Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim tahun 2020, mendapatkan anggaran untuk perjalanan Dinas sebesar Rp 357 juta, " patut kita pertanyakan kemana uang rakyat digunakan, sementara tahun 2020 covid 19, mewabah di Indonesia, dan larangan bagi ASN melakukan perjalanan dinas ungkap "Rhodi kepada wartawan minggu (28/5/2023) 


Saya akan mengawal kasus ini dan melaporkan ke Kejagung RI, Indikasi dugaan adanya perjalanan dinas fiktif di Dinas Damkar dan penyelamatan Kabupaten Muara Enim, " tambah nya. 

Informasi yang kami dapatkan pihak PPTK nya Adi Tresno, Dinas Damkar dan penyelamatan Kabupaten Muara Enim dikabarkan sudah menerima surat klarifikasi dari LSM KPK Nusantara Dodo Arman, " terkait masalah dugaan perjalanan dinas fiktif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, senilai Rp 357 juta, 

Seperti laporan dari LSM KPK Dodo Arman, nomor : 001.04/KKII.LRA/KPK.N/2023.

1. Meminta Klarifikasi dan Konfirmasi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terhadap Lkpj TA 2020 terdapat uraian Rapat-Rapat Koordinasi Luar Daerah dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp.358.170.400 dan pada realisasi sebesar Rp.357.505.574 sedangkan pada RUP penyedia dan swakelola TA 2020 tidak ditemukan uraian tersebut2. 

2.Meminta Klarifikasi dan Konfirmasi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kiiara Lkpj TA 2020 terdapat uraian Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp300.300.000, dan pada realisasi sebesar Rp300.066.900 sedangkan pada RUP penyedia dan swakelola TA 2020 tidak ditemukan uraian tersebut. 

Terpisah PPK Adi Tresno Dinas Damkar dan penyelamatan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat washhap milik nya dikirim sabtu (24/5) diterima pukul 17, 05 wib, hanya dibaca cotreng biru namun tidak dibalas (tim/ bersambung)

Jadi Juara Group B, ISA Lombok FC Melaju ke Semifinal Barcelona Football Festival

 


POLICEWATCH-SALAOU.

Tim ISA Lombok FC U-16 benar-benar digdaya. Talenta-talenta muda ”Kijang Rinjani” tampil sebagai juara Group B turnamen Barcelona Football Festival, yang digelar di Salou, Barcelona, Spanyol dengan gaya. ISA Lombok FC tampil sempurna dengan menumbangkan semua lawan di fase group dengan skor sangat mencolok.

Laga fase group digelar pada Sabtu (27/05/2023), waktu Barcelona di Futbol Salou Sports Centre, Salou, Barcelona. Tiga pertandingan digelar dalam sehari. ISA Lombok FC tergabung dalam Group B bersama Kråkerøy IL A (Norwegia), Manortown United FC (Irlandia), dan US Gouvieux (Perancis).

Melawan Kråkerøy IL A di pertandingan perdana fase group, ISA Lombok FC tampil perkasa dengan menggasak klub U-16 asal Norwegia tersebut dengan skor 5-0 tanpa balas. Begitu juga saat pertandingan kedua melawan Manortown United FC dari Irlandia. Lagi-lagi, Manortown tak berkutik dan takluk dengan skor 4-0. Dan di pertandingan terakhir fase group, ISA Lombok FC tampil trengginas untuk menumbangkan US Gouvieux asal Prancis dengan skor 3-0.

Rentetan kemenangan tersebut menempatkan ISA Lombok FC tampil sebagai juara group dan lolos ke semifinal. ISA Lombok FC akan menghadapi runner up Group A, Anneessens25 Brussels, klub asal Belgia. Jika berhasil menaklukkan klub asal Ibu Kota Belgia tersebut, ISA Lombok FC akan lolos ke partai final dan akan menghadapi pemenang antara Juara Group A, Ware FC asal Inggris yang bertanding melawan runner up Group B, Kråkerøy IL A.

"Sejak awal pembentukannya, saya sangat yakin para pemain ini bisa saya andalkan. Dengan latihan yang keras, disiplin yang tinggi, serta kualitas mental yang kuat, mereka mewujudkan dirinya menjadi pepadu-pepadu atau petarung-petarung yang berhati singa,” kata Chairman Lombok FC  H. Bambang Kristiono, SE (HBK) melalui keterangan tertulis, Ahad (28/05).

Politisi Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, dengan prinsip-prinsip SIAP, SETIA, BERANI, talenta-talenta muda ISA Lombok FC telah mampu membuktikan dirinya dapat tampil dengan sangat gemilang.

Yang menjadi surprises kata HBK, selama pertandingan fase group, banyak sekali penonton yang bukan supporter tim ISA Lombok FC ataupun tim lawan yang ikut menonton dan mengikuti pertandingan-pertandingan ISA Lombok FC. Mereka rupanya mengagumi performa ISA Lombok FC, underdog yang tampil trengginas.

”ISA Lombok FC menjadi tim underdog yang menampilkan performa yang tidak diduga oleh pemain, pelatih, dan official lawan sebelumnya,” tandas HBK.

Tokoh yang dikenal dermawan ini menerangkan, seluruh pertandingan fase group berlangsung dalam suhu yang sangat bersahabat. Matahari cerah dan hangat. Suhu di luar stadion rata-rata 23 derajat Celcius.

Dalam pertandingan fase group ini, Satriaji tampil sebagai man of the match. 

Juru gedor ISA Lombok FC ini tampil sebagai top scorer dengan membukukan tujuh gol. Jumlah gol tersebut masih mungkin bertambah bila ISA Lombok tampil di final dan mencetak sejarah sebagai juara.

Presiden/CEO Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono yang mendampingi langsung Tim ISA Lombok FC di Barcelona menjelaskan, dengan cuaca yang mendukung, para pemain ISA Lombok FC menjadi memiliki self confidence yang baik, sehingga mereka mampu menyelesaikan setiap pertandingan dengan penuh semangat.

“Saya bangga para pemain mampu menjaga kestabilan emosi dan mentalnya di saat kritis. Ini patut dijadikan contoh bagi para pemain ISA Lombok FC semuanya, dan saya berharap pengalaman berharga ini bisa dipetik untuk menjalani pertandingan-pertandingan di masa depan,” imbuh Rannya.

Dara yang kini sedang menuntaskan pendidikannya di Brunell University, London, Inggris ini juga menceritakan performa dua pemain asal Lombok yang tergabung dalam ISA Lombok FC. Rannya menjelaskan, Galang Sultan dan Januar Affandy, tetap konsisten memberikan performa yang baik. Hanya saja, Januar sempat merasa kurang fit di pertandingan terakhir, sehingga tidak diturunkan bermain agar bisa kembali bermain di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Kemenangan-kemenangan besar yang diraih ISA Lombok FC, kata Rannya, benar-benar ditopang etos kerja mereka di lapangan. Rannya menjelaskan, ada beberapa saat dimana pemain-pemain dari tim lawan frustasi karena dikalahkan secara tidak terduga oleh tim ISA Lombok FC. Akibatnya, mereka melakukan pelanggaran-pelanggaran kasar dimana salah satunya menciderai lutut Ridho La, pemain ISA Lombok FC, sehingga menghambatmya untuk ikut bertanding di pertandingan terakhir.

Rannya juga menceritakan kejadian-kejadian lucu selama pemusatan latihan di Barcelona ini.

”Banyak kejadian yang mengesankan selama mengikuti kompetisi di Barcelona, dimana pada hari pertama tiba di Barcelona, sebelum masuk hotel, kami tinggal di BRnB dan saya bersama Serena harus masak buat seluruh tim, yang jumlahnya 25 orang” katanya bersemangat.

Sementara itu, Serena C. Francis, Asisten Manajer Tim ISA Lombok FC, menjelaskan, bahwa secara fisik memang tim lawan jauh lebih tinggi dan lebih besar, sehingga terkadang mereka memanfaatkannya untuk melakukan pelanggaran-pelanggaran kasar kepada tim ISA Lombok FC.

”Tetapi pandangan saya, para pemain tetap bermain dengan fair dan penuh respect. Karena kita membawa nama Indonesia juga, jadi kita patut memberi contoh yang baik ke tim-tim lainnya,” tandas dara asal Belu, Nusa Tenggara Timur ini.

Serena pun menjelaskan kiat-kiat sederhana yang dilakukan tim untuk menjalin kekompakan selama pemusatan latihan di ISA Soccer Academy. Kekompakan ini menjadi hal yang sangat penting, mengingat waktu persiapan yang singkat sebelum bertolak ke Barcelona, sementara pemain berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

”Kiat sederhananya, salah satunya adalah, saat senggang habis latihan pertandingan, saya ajak kedua-puluh pemain duduk di depan TV dan menyanyikan bersama sama lagu dari Youtube,” katanya.

"Ini bisa membuat pemain bisa guyub satu sama lain. Hasilnya, mereka kompak bermain, dan tidak saling menyalahkan satu sama lain. Sekarang kita lolos ke babak semifinal dan selangkah lagi kita bisa pulang membawa piala," tandasnya.

Sementara Head Coach ISA Lombok FC, Zuchli Imran Putra berharap, para tim lawan bisa mengimplikasikan fair play kepada pemain-pemainnya di kompetisi. Sehingga pertandingan semifinal bisa berjalan dengan lancar."MN"

SEPMI Kabupaten Bandung inisiasi BEDAS

 

Foto : Bidang Komunikasi dan Publikasi SEPMI Kab. Bandung

Bandung.policewatch.news- DPC Serikat Pelajar Muslimin Indonesia atau SEPMI Kabupaten Bandung laksanakan BEDAS (Bedah Diskusi Ala SEPMI).

Pada hari Sabtu, 27 Mei 2023 SEPMI Kab. Bandung melaksanakan BEDAS dalam rangka Refleksi Milad SEPMI yg Ke-60 di 805.Koffie Baleendah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 19 perwakilan dari DPK SEPMI Se-Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut membahas tentang bagaimana SEPMI dapat memberikan solusi kongkrit dalam permasalahan para pelajar saat ini. Narasumber, Kang Rizky sebagai Ketua SEMMI memaparkan bahwa kajian-kajian ilmiah dikalangan pelajar sangatlah penting sebagai bentuk peranan aktif pelajar dalam berkontribusi untuk negeri.

"Kajian-kajian terkait dinamika para pelajar harus tersampaikan kepada pemerintah dan SEPMI harus menjadi jembatan solusi bagi permasalahan tersebut dalam rangka bukti kongkrit SEPMI berperan untuk negeri." Ujarnya.

Ketua SEPMI Kab. Bandung, Reza Firdaus berharap agar para kader untuk senantiasa memperkuat Aqidah Islam agar dapat terjaga dari segala bentuk penyimpangan sosial yang menjadi ujian hidup bagi para pelajar.

"Saya amanatkan kepada para kader SEPMI agar senantiasa meneguhkan keyakinannya dan meminta bimbingan kepada Allah SWT agar kita dijauhkan dari segala bentuk penyimpangan sosial yang ada hari ini." Ujar Siswa SMA Ibnu Sina Soreang tersebut.

Kegiatan ini akan berjalan terus agar setiap kader bersama-sama mencari solusi dari permasalahan pelajar, khusunya di Kabupaten Bandung.

Digdaya Pelajar Menuju Indonesia Mandiri (dera)

Diduga SPPD di Dinas Perhubungan Muara Enim Fiktif Senilai 600 juta Saat Pandemi covid 19 Tahun 2020

 


POLICEWATCH. NEWS - MUARA ENIM - Ketua LSM KPK Nusantara Sumsel Dodo Arman melayangkan surat ke Dinas Perhubungan Kabupaten Muara Enim, surat tersebut di tujukan kepada Kadishub, terkait anggaran covid 19 tahun 2020,

Dimana Indonesia dilanda pandemi covid 19,sehingga dinyatakan oleh Presiden RI Melalui Mendagri ASN dan DPRD Tidak boleh melakukan perjalanan Dinas keluar kota, dan masyarakat pun diwajibkan menggunakan masker, dan cuci tangan, akibat ganasnya covid 19 di tanah air, 

Namun saat pandemi covid 19 di Dinas Perhubungan Kabupaten Muara Enim menganggarkan melalui sumber dana APBD Tahun 2020 senilai Rp 614 juta lebih yang tidak bisa dipertanggungjawabkan untuk membiayai perjalanan Dinas SPPD diduga fiktif, 

" dikarenakan saat itu covid 19 melanda di Indonesia, dan dilarang melakukan perjalanan Dinas keluar kota, amelalui virtual dan kerja dirumah, atau dikantor. 

Dodo Arman mengaku sudah melayangkan surat ke Dishub Muara enim rencana akan menggelar aksi demo di kejati Sumsel, 

Meminta Klarifikasi dan Konfirmasi Kepala Dinas Perhubungan terhadap LKPJ TA 2020 terdapat uraian Rapat-Rapat Koordinasi Luar Daerah dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp.614.158.000.00 dan pada realisasi sebesar Rp.613.070.640,00

sedangkan pada RUP penyedia dan swakelola TA 2020 tidak ditemukan uraian tersebut2. Meminta Klarifikasi dan Konfirmasi Kepala Dinas Perhubungan terhadap LKPJ TA 2020 terdapat uraian Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp.351.875.000,00 dan pada realisasi sebesar Rp.351.875.000,00 sedangkan pada RUP penyedia dan swakelola TA 2020.

Terpisah Kepala Dishub Kabupaten Muara Enim melaui salah satu pegawainya ditemui wartawan jumat (26/5/2023) ia mengaku sudah menerima surat dari LSM KPK Nusantara Sumsel, saya baru disini, saya tidak tahu ini urusan pimpinan, karena saya saat itu belum disini (dishub red) kepada policewatch.news dan cakrawala nusantara, 

Itu masih dijaman kadishub nya pak Riswandar " imbuhnya (bersambung/ red)

Misteri Kematian 7 Orang Akibat Miras Belum Terkuak, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Mendesak Kapolres Segera Mengusut Tuntas

 


POLICEWATCH. NEWS, PASURUAN –Misteri kematian tujuh orang diduga akibat miras oplosan pada beberapa hari yang lalu, hingga kini belum ada titik terang, tokoh masyarakat Kota Bangil beserta para korban yang selamat mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pasuruan di Jl. Raya Raci - Bangil, Panumbuan, Raci, Kec. Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, mereka meminta dukungan ketua DPRD untuk mendesak pihak Polres Pasuruan segera mengusut tuntas atas kematian ke tujuh temanya. Jumat (24/05/2023)

Dalam pertemuan tersebut tokoh masyarakat Bangil "Muslim" dengan ketua DPRD Kabupaten Pasuruan "H. Sudiono Fauzan" ia menyampaikan jika kedatanganya untuk meminta dukungan agar kasus kematian ke tujuh temanya untuk secepatnya di usut  tuntas oleh pihak aparat penegak hukum atau Polres Pasuruan.

"Kedatangan kami kesini untuk meminta dukungan kepada ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, agar kasus kematian 7 orang teman kami segera di usut tuntas oleh aparat penegak hukum, karena kami yakin mereka meninggal dunia akibat keracunan setelah meminum miras yang di beli dari saudari ( E ) inisial, dan kami juga meminta supaya peredaran miras di Kabupaten Pasuruan di berantas, supaya tidak ada lagi kedepanya kasus yang seperti ini,"ujarnya ke ketua DPRD Kabuapten Pasuruan.



Sementara itu di ruangan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan "Sudiono Fauzan" menyampaikan, bahwa dirinya berjanji akan mendesak Kapolres Pasuruan dan jajarannya untuk segera mengusut tuntas kematian tujuh orang akibat miras tersebut, hal ini di buktikan langsung di depan para korban yang selamat dan tokoh masyarakat beserta beberapa awak media dengan menelepon langsung Kapolres Pasuruan "AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si

Dalam isi pembicaraan tersebut terdengar Kapolres Pasuruan menerangkan ke ketua DPRD Kabupaten Pasuruan jika jajarannya sudah melakukan upaya hukum atau sudah mengusutnya atas kematian 7 orang akibat meminum miras tersebut dengan memanggil para saksi termasuk mami penjual miras.

"Pihak kami (Polres Pasuruan) sudah melakukan upaya hukum dan saksi-saksi sudah kami mintai keterangan termasuk si penjual miras dan korban yang selamat serta kami sudah mengirimkan barang bukti ke labfor Polda Jatim agar tau kandungan apa yang terkandung di dalam miras tersebut, termasuk kami sudah mengajukan para korban yang meninggal dunia supaya jenazahnya bisa diotobsi,"ungkapnya dalam percakapan tersebut. (Dr)

 


JAKARTA - POLICEWATCH. NEWS - Ketua harian Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi Irfanto, SH ia akan mengawal kasus perjalanan Dinas di DPRD Pagaralam saat pandemi covid 19 mendunia sehingga negara Indonesia dinyatakan tidak boleh bepergian keluar daerah, " pada tahun 2020, pemerintah mengeluarkan tidak boleh melakukan perjalanan Dinas baik ASN dan Legislatif, dinyatakan " Pandemi covid 19,virus yang mematikan, 

Kenyataan nya masih ada yang menganggarkan  perjalanan dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pagar alam tahun anggaran 2020.

Rodhi Irfanto,SH Selaku Ketua harian LIDIK KRIMSUS RI mengungkapkan adanya dugaan korupsi pada anggaran perjalanan dinas DPRD pagar alam tahun 2020, yang nilainya sangat fantastis, 


" yakni Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pagar Alam Tahun 2020 (LHP) terdapat uraian anggaran biaya perjalanan dinas luar daerah sebesar Rp58.212.249.757,00 

untuk diketahui bahwa pada tahun 2020 merupakan puncaknya bencana non alam Pandemi Covid – 19, yang mana segala perjalanan dinas nyaris ditiadakan, banyak aturan dan surat edaran yang menyatakan bahwa dimasa Pandemi 2020 segala perjalanan dinas antar daerah, antar provinsi, apalagi ke luar negeri dilarang.

Namun janggalnya, justru di DPRD pagar alam sudah menghabiskan anggaran perjalanan dinas hingga Rp58.212.249.757,00 Miliar lebih,” ungkap Rodhi

” Lebih gilanya lagi, anggaran perjalanan Dinas di DPRD Pagaralam tahun 2020 yang sebesar Rp Rp61.444.124.794,00 dengan realisasi sebesar Rp58.212.249.757,00 atau 95,00% dari anggaran , sungguh tidak masuk akal,” ungkap " Rodhi

Masih ujar " Rodhi Irfanto, LIDIK KRIMSUS RI Akan bersinergi dengan KPK- Nusantara Sumsel yang di bawahi Dodo Arman pihak nya akan melaporkan ke KPK kasus dana covid 19 hal ini perjalanan Dinas DPRD Pagaralam dimasa pandemi menghamburkan uang rakyat, 

Diduga melakukan perjalanan Dinas fiktif, dengan anggaran senilai 58 milyar sumber APBD Tahun 2020 (red/BM/MRI)

Mendesak Jaksa Agung untuk memproses dugaan korupsi Anggaran Perjalanan Dinas  DPRD Kabupaten Lahat TA. 2020 Kab. Lahat Zona Merah Covid.19 dengan melakukan Audit Independen untuk menghitung kerugaian Negara, tidak melibatkan BPK Provinsi Sumsel atau Inspektorat Kabupaten Lahat (Pengunaan Audit Independen dalam Menghitung Kerugian Negara ini Sudah dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat).

2. Mendesak Jaksa Agung untuk menetapkan tersangka, menangkap Ketua DPRD dan Oknum DPRD Kabupaten Lahat yang Diduga Terlibat dalam Dugaan Korupsi Anggran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Lahat TA. 2020  

*) Realisasi Anggran Perjalanan  Dinas DPRD Kabupaten Lahatan :

 Pagu TA. 2020  60.397.699.400,00

Realisasi (99,41%)    Rp60.041.400.826,00

Tuntutan ini kami sampaikan atas dasar adanya dugaan kuat terjadinya penyimpangan Anggaran Perjalanan Dinas di DPRD Kabupaten Lahat TA.2020, kita semua tahu bahwa pada tahun tersebut adalah masa Pandemic Covid.19 dan pemerintah telah menetapkan Regulasi Pembatasan dan Larangan Perjalanan Dinas Keluar Kota, terlebih lagi Kabupaten Lahat adalah Kabupaten dengan Status ZONA MERAH, jadi sangat aneh bila kita melihat angka realisasi anggaran perjalanan dinas DPDR Kabupaten Lahat yang nyaris hampir 100%.

Lalu dimana aturan pembatasan dan larangan perjalanan luar kota bagi ASN dan Pejabat Pemerintah, jelas ini menimbulkan dugaan kuat akan adanya Penyimpangan Anggaran Perjalanan Dinas di DPRD Kabupaten Lahat.


Sebab itu aksi demo ini kami gelar untuk menyampaikan tuntutan dan menyuarakan perjuangan kami sebagai lembaga sosial control dalam Pemberantasan Korupsi. 

Kami sebenarnya merasa sangat aneh dengan hasil pemeriksaan oleh Lembaga yang berwenang dalam melakukan pemeriksaan keuangan Daerah, di wilayah sumatera selatan yang tidak mempersoalkan adanya kejanggalan dalam realisasi anggaran perjalanan dinas DPRD Kabupaten Lahat TA.2020 di masa pandemi covid19, zona merah namun realisasi anggaran perjalan dinas mencapai hampir 100%.

Informasi yang perlu diketahui oleh semua pihak bahwa Kasus Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas TA.2020 di Kabupaten Lahat yang telah di proses hukum adalah Kasus Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas pada Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat dan telah diputus oleh Pengadilan Tipikor Palembang Dalam perkara korupsi kegiatan perjalanan dinas luar dan dalam daerah tahun anggaran 2020 ini, Elfa Edison selaku Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Lahat, beserta dengan Abdul Somad selaku Bendahara, dinyatakan bersalah oleh Hakim.

Oleh sebab itu kami Pengiat Anti Korupsi LSM KPK Nusantara Sumatera Selatan Mendesak Jaksa Agung untuk memenuhi tuntutan yang kami sampaikan melalui Aksi Demo ini.

Dan memperhatikan kasus yang terjadi baru – baru ini tentang adanya oknum Auditor BPK Riau yang terlibat kasus OTT Bupati Meranti, maka kami Meminta Kepada Jaksa Agung untuk tegas tanpa pandang bulu jika dalam dugaan Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kabupaten Lahat ini ada oknum BPK sumatera selatan yang terseret agar juga di proses sebagaimana mestinya,

perwakilan masa aksi diterima oleh perwakilan kejaksaan agung Bpk HENRY YULIANTO Kabid lembaga non pemerintahan kejaksaan agung ri yang menyatakan laporan dan tuntutan aksi akan segera diproses dalam waktu 60 hari

58 Milyar rupiah Perjalan Dinas DPRD Pagaralam alam di pademi covid tahun 2020.

 


Red,policewatch.news,- LSM Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK – Nusantara) Provinsi Sumatera Selatan melayangkan Surat Konfirmasi Kedua Ke DPRD Pagaralam, terkait adanya dugaan korupsi pada anggaran perjalanan dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pagar alam tahun anggaran 2020.

Dodo Arman, Ketua KPK Nusantara Provinsi Sumsel mengungkapkan dengan awak Media saat di wawancara adanya dugaan korupsi pada anggaran perjalanan dinas DPRD pagar alam tahun 2020, yang nilainya sangat pantastis, yakni Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pagar Alam Tahun 2020 (LHP) terdapat uraian anggaran biaya perjalanan dinas luar daerah sebesar Rp58.212.249.757,00 

Lanjut Dodo, untuk diketahui bahwa pada tahun 2020 merupakan puncaknya bencana non alam Pandemi Covid – 19, yang mana segala perjalanan dinas nyaris ditiadakan, banyak aturan dan surat edaran yang menyatakan bahwa dimasa Pandemi 2020 segala perjalanan dinas antar daerah, antar provinsi, apalagi ke luar negeri dilarang.

Namun janggalnya, justru di DPRD pagar alam sudah menghabiskan anggaran perjalanan dinas hingga Rp58.212.249.757,00 Miliar lebih,” ungkap Dodo.

” Lebih gilanya lagi, anggaran perjalanan Dinas di DPRD Pagaralam tahun 2020 yang sebesar Rp Rp61.444.124.794,00 dengan realisasi sebesar Rp58.212.249.757,00 atau 95,00% dari anggaran , sungguh tidak masuk akal,” terang Dodo dihadapan awak Media .

” Kami minta Kepada DPRD Pagaralam Sumatera Selatan dapat segera mungkin membalas dan konfirmasi surat yang telah kami sampaikan,karena bila tidak, LSM KPK Nusantara Sumsel akan melayangkan surat Laporan  pendahuluan (Lapdu) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Sementara itu, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD Pagaralam)yang tidak mahu di sebutkan namanya membenarkan pada tahun 2020 saat pademi covid tidak ada yang namanya kegiatan perjalanan dinas ,saat di singgung masalah anggaran dia menegaskan dia tidak mengetahui apa apa tentang anggaran.*(MRI)

Ketua Harian LIDIK KRIMSUS RI Desak KPK Usut Perjalanan Dinas DPRD Pagaralam, saat pandemi COVID 19 2020 senilai 58 Milyar



JAKARTA - POLICEWATCH. NEWS - Ketua harian Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia LIDIK KRIMSUS RI M Rodhi Irfanto, SH ia akan mengawal kasus perjalanan Dinas di DPRD Pagaralam saat pandemi covid 19 mendunia sehingga negara Indonesia dinyatakan tidak boleh bepergian keluar daerah, " pada tahun 2020, pemerintah mengeluarkan tidak boleh melakukan perjalanan Dinas baik ASN dan Legislatif, dinyatakan " Pandemi covid 19,virus yang mematikan, 

Kenyataan nya masih ada yang menganggarkan  perjalanan dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pagar alam tahun anggaran 2020.

Rodhi Irfanto,SH Selaku Ketua harian LIDIK KRIMSUS RI mengungkapkan adanya dugaan korupsi pada anggaran perjalanan dinas DPRD pagar alam tahun 2020, yang nilainya sangat fantastis, 


" yakni Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pagar Alam Tahun 2020 (LHP) terdapat uraian anggaran biaya perjalanan dinas luar daerah sebesar Rp58.212.249.757,00 

untuk diketahui bahwa pada tahun 2020 merupakan puncaknya bencana non alam Pandemi Covid – 19, yang mana segala perjalanan dinas nyaris ditiadakan, banyak aturan dan surat edaran yang menyatakan bahwa dimasa Pandemi 2020 segala perjalanan dinas antar daerah, antar provinsi, apalagi ke luar negeri dilarang.

Namun janggalnya, justru di DPRD pagar alam sudah menghabiskan anggaran perjalanan dinas hingga Rp58.212.249.757,00 Miliar lebih,” ungkap Rodhi

” Lebih gilanya lagi, anggaran perjalanan Dinas di DPRD Pagaralam tahun 2020 yang sebesar Rp Rp61.444.124.794,00 dengan realisasi sebesar Rp58.212.249.757,00 atau 95,00% dari anggaran , sungguh tidak masuk akal,” ungkap " Rodhi

Masih ujar " Rodhi Irfanto, LIDIK KRIMSUS RI Akan bersinergi dengan KPK- Nusantara Sumsel yang di bawahi Dodo Arman pihak nya akan melaporkan ke KPK kasus dana covid 19 hal ini perjalanan Dinas DPRD Pagaralam dimasa pandemi menghamburkan uang rakyat, 

Diduga melakukan perjalanan Dinas fiktif, dengan anggaran senilai 58 milyar sumber APBD Tahun 2020 (red/BM/MRI)

Dua Pemain Muda Berdarah Lombok Tampil Apik Saat Bela Tim ISA Lombok FC di Barcelona

 


POLICEWATCH-Mataram.

Skuad muda Tim ISA Lombok FC U-16 tak ingin berlama-lama menghabiskan waktu setibanya di Barcelona, Spanyol. Para talenta muda yang diseleksi dari seluruh Indonesia itu melakoni laga persahabatan melawan Manortown United FC.

Sebagai informasi, Manortown United FC merupakan club kenamaan asal Irlandia. Manortown United FC juga merupakan salah satu rival Tim ISA Lombok FC U-16 saat turnamen di Barcelona nanti. 

Pertandingan pertama ini merupakan pertandingan eksebisi dengan salah satu lawan, sebelum turnamen sebenarnya dimulai pada hari Sabtu, 27 Mei 2023 mendatang.


Laga pertama bagi Tim ISA Lombok FC U-16 itu dihelat di Futbol Salou Sports Centre, Salou Barcelona yang merupakan venue turnamen Barcelona Football Festival pada Kamis, 25 Mei 2023.

Sejak menit awal, pasukan muda ISA Lombok FC U-16 itu tampil penuh semangat dan berani. Suasana lapangan yang diterjang hujan lebat dan angin kencang dengan suhu 16 derajat Celcius tak membuat pasukan "Kijang Rinjani" tampak kewalahan. 

Mereka mampu beradaptasi dengan baik dan cepat sekalipun baru satu hari tiba di salah satu kota bersejarah dalam dunia sepakbola internasional itu.

Pertunjukan permainan cantik dengan kombinasi umpan pendek menjadi kekuatan. Tak ayal, Tim ISA Lombok FC U-16 mempecundangi Manortown United FC. 

Tak tanggung-tanggung, Tim ISA Lombok FC U-16 menjebloskan empat gol ke gawang klub asal Irlandia tersebut. Tim ISA Lombok FC U-16 hanya kebobolan satu gol dengan skor akhir 4-1 untuk kemenangan Tim ISA Lombok FC U-16.

Dua gol ditorehkan pemain atas nama Satriaji, kemudian Faiz Nur Hilmi dan Pandji Akbar Prawira masing-masing menyumbang satu gol.

Presiden/CEO Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono yang turut mendampingi Tim ISA Lombok FC U-16 dari pinggir lapangan mengaku senang sekaligus bangga atas raihan hasil akhir tersebut. 

Dara yang kini sedang merampungkan studinya di Brunell University, London, Inggris ini menjelaskan kondisi tim selama pertandingan. 

Pada awalnya, para pemain sempat merasa minder melihat pemain-pemain asal Irlandia yang secara fisik jauh lebih besar dan tinggi dibandingkan dengan performa fisik para pemain Tim ISA Lombok FC U-16.

Ditambah cuaca hari ini yang kurang mendukung, yang membuat banyak pemain kita kedinginan dan kram ditengah pertandingan. 

"Tetapi, hal-hal tehnis seperti ini tidak mematahkan semangat pemain-pemain ISA Lombok FC sehingga mereka menggunakan taktik bola-bola rendah maka mereka bisa memenangkan dengan skor 4-1," kata Rannya. 

Secara spesifik, perempuan muda cantik bertalenta itu memberikan kredit dan pujian khusus kepada dua talenta muda berdarah Lombok yang turut ikut bersama tim ke Barcelona. Keduanya, diberikan kesempatan dan kepercayaan menit bermain penuh oleh tim pielatih.

Rannya berujar, Galang Sultan dan Januar Afandy telah memberikan performa yang baik di 30 menit pertama dan kedua. Mereka melakukan tekanan-tekanan yang membuat tim lawan kewalahan.

"Dengan pertandingan persahabatan hari ini, melawan Manortown FC dari Irlandia, banyak hal yang bisa dipelajari oleh para pemain ISA Lombok FC. Mungkin di 30 menit pertama pemain Lombok FC merasa minder karena mereka baru saja bermain dengan lawan dari luar negeri. Tetapi saya sangat bangga dengan recovery yang cepat di 30 menit kedua, mereka bisa membawa kemenangan yang telak untuk tim," pungkas Rannya.

Dirinya berharap kemenangan di laga persahabatan tersebut dapat memicu dan melipatgandakan semangat daya juang Tim ISA Lombok FC U-16 

"Saya berharap ini bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi tim ISA Lombok FC untuk menghadapi tim-tim lain di turnamen yang akan mulai diselenggarakan pada Sabtu, 27 Mei nanti. Harapan kami tentunya para pemain kami mampu memberikan performa maksimal," paparnya.

Senada dengan Rannya, Asisten Manajer Tim Serena C. Francis menilai penampilan para pemainnya telah menujukkan kualitas yang cukup bagus. Jika tim mampu konsisten menujukkan penampilan seperti itu ditambah dengan kerja keras dan disiplin, Serena menilai Tim ISA Lombok FC U-16 bisa memetik hasil optimal pada turnamen nanti.

"Walaupun ada beberapa kendala di pertandingan tadi, pemain-pemain kami tetap bersemangat untuk meraih skor yang signifikan melawan Manortown United FC, Irlandia. Semoga pertandingan tadi bisa menjadi motivasi para pemain kami di turnamen Barcelona Football Festival yang akan datang," paparnya.

Pelatih Tim ISA Lombok FC  U-16,  Imran membeberkan strategi yang dirinya terapkan di laga eksebisi tersebut. Ia mengaku menggunakan taktik ala Pep Guardiola. Dengan skema itu, Tim ISA Lombok FC U-16 mampu mengusai 80 persen penguasaan bola.

"Pada awal pertandingan kami bermain dengan posisi 4-3-3 dan pada saat 30 menit kedua, posisi diganti menjadi 3-2-4-1. Ini adalah taktik yang dipakai Pep Guardiola saat Manchester City melawan Real Madrid kemarin. Taktik ini sangatlah bermanfaat bagi kami karena dengan menggunakan strategi ini, kami berhasil meraih ball possession 80% selama pertandingan," pungkas Imran.

MN