Prestasi Membanggakan !! SMKN 1 Gempol Berhasil Menyabet 2 Juara Sekaligus Dalam Festival Film Pendek Se Jawa Timur

 


Jatim, POLICEWATCH,-Prestasi yang membanggakan buat siswa-sisiwi SMKN 1 Gempol terus mengalir ini tak luput dari Guru pendidik di sekolah. kali ini tak tanggung-tanggung, siswa-sisiwi kelas 12 berkiprah di ajang lomba film dokumenter pendek se Jawa Timur dan berhasil meraih juara Favorit 1 dengan memperoleh skor 2.831,90 dan juara 2 dengan memperoleh skor 1.285,25

Drs.Mahmud selaku kepala sekolah SMKN 1 Gempol mengatakan tiem yang ikut dalam ajang festival film dokumenter terdiri dari 10 siswa kelas 12 jurusan multi-media,  mereka sukses menyisihkan peserta lain dalam lomba yang di adakan di fakultas pendidikan Unifersitas Trunojoyo Madura pada tanggal 10 Oktober 2020.

"Walau mereka terbilang baru di ajang ini mereka mampu menorehkan prestasi yang patut diberi acungan jempol dan melalui film pendek tersebut yang berjudul "Lentera Aksara Ku" mereka ingin berpesan tentang anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena di tinggal kedua orang tuanya. Ia belum tentu tidak bisa berprestasi,seperti halnya film pendek dokumenter ini yang pemeran utamanya Dfrans berperan sebagai mamat di mana mamat adalah anak yatim piatu, hidup miskin sebatang kara rumah pun tidak punya karena ke inginnya kuat untuk bisa berperestasi karena mamat senang membaca dan menulis dalam keseharianya, terkadang teman sebayanya di mana mereka notabenenya duduk di bangku sekolah sedangkan mamat hanya seorang pemulung tetapi mamat bisa mendapatkan juara serta piala dalam karya tulisnya. meskipun karya tulisnya di ikut lombakan teman yang baru di jumpai ketika ia sedang memulung botol plastik di rumahnya bahkan ia juga pernah mengejeknya karena mamat seorang pemulung.Sabtu (17-10-2020)


Makhmud menambahkan adapun talent-talent yang telah berjasa dalam pembuatan film yaitu bu Anis seorang guru pembimbing sekaligus guru yang saya percaya sebagai Guru pendidik dalam hal pembuatan Film dokumenter pendek ini.

Pembuatan film pendek yang berjudul Lentera Aksara Ku ini membutuhkan waktu selama 2 hari saja, tetapi proses editing hampir satu minggu.

Dalam pembuatan film pendek ini Dfrans, pemain utama biarpun ia berperan sebagai pemulung ia tidak merasa terbebani atau pun malu, dia malah merasa enjoy karena teman-teman dan para guru mendukungnya.

Sementara itu di tempat terpisah mamat mengatakan pengalaman yang sangat berharga ini membuat saya bangga, karena saya ingin menyampaikan pesan kepada anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah janganlah berputus asa apabila kalian mau disertai keinginan yang kuat kalian bisa berkarya dan berperestasi," ujarnya.

Ketika ditanya harapan ke depannya, Dfrans mengatakan bahwa setelah lulus sekolah dia ingin lebih mendalami perfilman untuk menghibur, memberi wawasan, serta pembelajaran bagi orang lain melalui film.

Kepala sekolah berpesan dan memberi ucapan selamat untuk Dfrans dan kru, talent, dan guru pembimbing. Kami bangga pada kalian! karena sudah mengharumkan nama sekolah. Ayo gali terus potensi para Siswa SMK Negeri 1 Gempol dengan Prestasi, "tutup Makhmud.(Dor)

LSM GMBI : Pembuangan Cairan Ke Aliran Sungai Yang Diduga Kuat Limbah Jenis B3 Harus Segera Di Hentikan

 

"Adhi Ketua tiem divisi investigasi LSM GMB PASURUAN


POLICEWATCH.NEWS.PASURUAN-Lembaga Swadaya Masyarakat,Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Pasuruan menemukan adanya perusahaan di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang masih membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yakni limbah batu bara sisah pembakaran dan limbah cair dari perusahaan texstil ke Aliran sungai yang diduga kuat di lakukan oleh PT.Liman Jaya Anugrah.

"Adhi Ketua tiem divisi investigasi LSM GMBI di sana, kami menemukan ada aktifitas tiap hari perusahaan yang membuang limbah batu bara dan limbah texstil yang di buang ke sungai, saya sendiri langsung turun ke lapangan setelah ada pengaduan dari warga Desa Wonosari Kecamatan Gempol dan saya berhasil mendokumentasikan aktifitas pembuanya tersebut,kata Adhi kepada awak media. Minggu (18-10-2020)

"Lanjut Adhi ia menduga PT Liman Jaya Anuggrah sengaja membuang limbahnya ke aliran sungai dan diduga kuat menyalahgunakan izin Surat Pernyataan pengelolahan Lingkungan (SPPL) dan Upaya pengolahan Lingkungan (UKL) serta izin Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).

Dia menambahkan pembuangan limbah cair ke aliran sungai yang berwarna hitam pekat saya duga kuat itu limbah jenis B3, pembuangan limbah ke aliran sungai itu ilegal dan harus segera di hentikan aktifitasnya mengingat banyaknya pengaduan masyarakat di sekitar aliran sungai sudah resah.

Maka dari itu saya bersama ketua DPC LSM GMBI Kabupaten Pasuruan Muhammad Asyari,SH. akan segera mengambil tindakan secara hukum dengan mengirimkan Somasi lengkap beserta tembusan-tembusanya ke DLH Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan, Polda Jatim, Bupati Pasuruan dan Pol PP selaku penegak perda
karena saya menduga PT. Liman Jaya Anuggrah sudah mengabaikan PP Nomor 101 Tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3. Dan, izin pengelolahanya.

"Limbah bahan berbahaya beracun itu bisa timbul dari industri tekstil dan kulit pengolahan, karet dan lain-lain," ujar Adhi.

Ditempat terpisah awak media mencoba mengklarifikasi ke PT.Liman Jaya Anuggrah jl. Raya Malang-Surabaya KM.41,Ngerong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, kami di sambut Security setempat dan di arahkan ke inisial (IL) dan (EK) yang di duga kuat oknum beking perusahaan.

"Temui EK dan IL aja mas karena mereka orang kepercayaan perusahaan mereka juga anggota LSM dan masalah limbah yang di buang ke sungai kami sudah serahkan semua ke mereka,"ujarnya.bersambu...(Dor)

Anggota Dewan Propinsi Jabar Sambut Gembira Kabar Ditemukannya Dua Nelayan Asal Garut

Garut-POLICEWATCH.NEWS-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Ade Kaca, SE,  mengaku gembira atas ditemukannya dua nelayan warga  kp. Mancagahar, Kecamatan  Pameungpeuk, Kabupaten Garut,  yang sebelum nya dikabarkan hilang seiring bencana banjir bandang yang terjadi di wilayah Garut Selatan pada Minggu lalu.18-Oktober-2020 

”Atas nama pribadi dan atas nama anggota DPRD Jawa Barat saya merasa bahagia dan tentunya rasa syukur kepada Alloh SWT dengan masih selamatnya kedua orang tersebut. Saya juga sampaikan salam bahagia bagi kedua keluarga !elayan yang mengira anggota keluarganya itu sudah meninggal. Insya Alloh ini jadi pembelajaran untuk kita semua,”  Katanya.

Sebelumnya kedua nelayan yang hilang tersebut sempat  dikira sudah meninggal dunia, setelah keluarga dan masyrakat berhari hari mencari di sepanjang pantai selatan, dari mulai pantai Agra binta sampai pantai perbatasan selatan Tasikmalaya. Bahkan  sanak keluarga keduanya juga telah  melaksanakan Sholat gaib.

Akan tetapi lanjut Ade, Alloh mentakdirkan kedua nelayan warga Kp. Mancagahar itu, masih selamat  dan ditemukan di perairan Cilacap. Selanjutnya mereka akan dijemput dalam satu atau dua hari ke depan, seteh kondisi pisik dan psikisnya pulih.

Selanjutnya Ade yang putra daerah Garsel itu,  berharap, pemeritah memberikan perhatian khusus kepada nelayan, dengan menjadikan prioritas utama untuk mensejahtrakan ekonomi nelayan melalui program program yang kongkrit sesuai dengan harapan dan.ke inginan masyrakat.

” Pemerintah sudah saatnya mepermudah bantuan yang menyangkut kebutuhan nelayan, baik melalui pemberian bantuan tangkap  seperti perahu, maupun peralatan tangkap lainnya. sesuai yang diinginkan oleh nelayan,” Pungkasnya.

Pewarta (Dera taopik).

Komunitas Grabbike Cikarang Cibarusah (GBCC) Merayakan Anniversary Dengan Memberikan Santunan Yatim Piatu


BEKASI:POLICEWATCH.NEWS: Anniversary Komunitas GBCC Dirayain Di pemancingan Anugrah yang lokasinya di kampung Cijambe Sukadami Cikarang Selatan, diannivesari ini adakan mancing gratis dan santunan yatim piatu.Minggu 18 Oktober 2020

Awalnya anniversary yang ke 4 ni mau touring tapi karna cuaca dan kondisinya tidak memungkinkan maka agenda dialihkan ke mancing gratis, giat ini agar semua anggota beserta keluarganya bisa hadir semuanya ujar Kong RANTAU Pendiri komunitas Gbcc kepada Media Policewatch

Karna kondisi lagi pandemi pembagian santunan yatim dibagikan ke masing masing rumahnya tanpa harus berkumpul banyak orang, tetap ikuti protokol kesehatan, dibagikan juga ke team Gopay yang slalu peduli sama anak Anak yatim  diwakilin mpok ERNA  ujar ASEP AWABBIN

Semua acara berjalan lancar berkat kerjasama anggota dan keluarga / istri yang mendukung dan suport di acara ini, sekali lagi  kami pengurus Gbcc mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya, demikian RIFAI selaku bendahara menambahkan.

Tetap pertahankan kekompakan dan kesolidan semua anggota Gbcc , jaga silaturahmi jaga persaudaraan jngn sampai pudar, Hidup Hanya Sekali Dalam Hidup Harus Berarti, Teruslah Berbuat kebaikan Tanpa Harus Diketahui Orang Lain,Cukuplah  Allah Yang Tau Kebaikan Kita, pungkas JEFRY GOBANG

*Selamat Anniversary Gbcc Yang Ke 4 Semoga Semakin Jaya Dan Kompak slalu, Jaga Kekompakan Dan Jaga Silaturahmi* Kampung Cijambe Desa Sukadami Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.

Pewarta : Amun / Jefry Gobang.

Diki Destian (30) Diduga Melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Karena Dendam.

 
Dok : MPW

Muara Enim Police Watch News  - Unit Reskrim Polsek Lembak amankan seorang laki-laki yang bernama Diki Destian (30 Tahun) Dusun III Desa Lembak, Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim karena diduga telah melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana sesuai pasal 338 Jo 340 KUHP, Minggu (18/10/2020)

Kejadian tersebut diketahui Warga masyarakat yang hendak berkebun yang bernama Wario dan Painem pada hari minggu , Tanggal 18 Oktober 2020. sekira pukul 07. 15 Wib. 

Baca Juga : Dalam Persidangang, Ediansyah Mengaku Berikan 3 kali Sejumlah Uang Kepada PLT Bupati H.Juarsah.SH 

Mereke berdua saat itu menemukan seorang mayat laki-laki yang belum diketahui identitas nya, di dekat kebun karet miliknya di Jalan Pialing Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. atas kejadian tersebut, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lembak.

Setelah mendapat laporan tersebut Kapolsek lembak IPTU Desi Azhari, SH.M.Si. memerintahkan piket SPK dan unit reskrim datang ke TKP dan melakukan olah TKP serta membawa korban yang sudah meninggal dunia di TKP ke RSUD Prabumulih untuk di visum. 

Dari hasil penyelidikan di TKP dan para saksi-saksi pada pukul 09.00 Wib. Kanit Reskrim Aipda Sirmiyadi mendapatkan informasi  nama Pelaku dan keberadaan Pelaku kejadian pembunuhan tersebut. 

Sekira pukul 09.15 Wib. Kapolsek lembak IPTU Desi Azhari, SH.M.Si. dan Kanit Reskrim beserta anggota berhasil mengamankan pelaku di rumah nya di Dusun III. Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. 

BACA JUGA : Plt Bupati Juarsah Diduga Kecipratan 2 M Pengakuan Robi Dalam Persidangan Di PN Tipikor Palembang

Pada saat di amankan pelaku mengakui atas perbuatan nya tersebut. kemudian pelaku berikut Barang Bukti Senapan Angin miliknya yang digukanan pelaku untuk menghabisi Nyawa Korban, dibawa ke Mapolsek Lembak guna dimintai keterangan lebih lanjut.

kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra SH SIK MM melalui Kapolsek lembak IPTU Desi Azhari, SH.M.Si. menjelakan “dari keterangan pelaku didapat motif kejadian tersebut dikarenakan sakit hati”

Berawal pada hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2020 terjadi cekcok antara korban yang diketahui bernama Heru Setiawan dan pelaku bernama Diki Destian, yang saat itu pelaku selalu ditantang berkelahi oleh korban. 

BACA JUGA : Nama Juarsah Disebut Kembali Di Persidangan Robi Okta Palevi Terkait Fee Proyek 2 M

Pada hari ini Minggu, 18 Oktober 2020. Sekira pukul 07.00 Wib. Pelaku mendatangi korban bertempat di kerbun milik korban di Jl. Pialing Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara enim dan pada saat di TKP sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku, 

saat cekcok mulut tersebut korban sempat mengacungkan parang miliknya kepada pelaku dan pelaku langsung menembak korban pada bagian leher sebanyak 1 (satu) kali, Setelah itu pelaku langsung meninggalkan korban di TKP tersebut.

“Pelaku dan barang bukti berupa senapang angin berhasil kita amankan di Polsek lembak dan Pelaku kita proses sesuai hukum yang berlaku guna mempertanggung jawabkan perbuatannya” tegas IPTU Desi.

pewarta: irin/ mpw M.E

PROYEK PEMBANGUNAN JALAN COR BETON MENURUT TUKANG SENILAI 1,4 M KONTRAKTOR DARI MUARA ENIM

 


POLICEWATCH.NEWS - LAHAT - Proyek pekerjaan jalan cor beton sumber dana APBD Tahun 2020 Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lahat, sedang tahap pekerjaan saat ini tukang sedang mengerjakan siring badan jalan menurut keterangan salah satu tukang ditanya policewatch.news di lokasi dia menjelaskan panjang  400 meter, pemborong dari muara enim nilai proyek 1,4 M, ditemui policewatch.news minggu (18/10/2020) sekitar pukul 11.00 wib, dilokasi pekerjaan terletak di Desa Sengkuang, Kecamatan Merapi Timur, proyek cor beton memurut keterangan dari salah satu tukang yang sedang bekerja ini punyo pemborong muara enim, ditanya papan merek lagi nak dipasang ujar " salah satu tukang lagi mengerjakan saluran air alias siring, ditanya lagi ini punyo HRN, nilainyo sekitar 1,4 M, kagek pucuknyo baru di aspal, terang tukang kepada policewatch.news

Pantauan policewatch.news minggu (18/10) dilokasi pekerjaaan tidak terpasang papan merek, proyek pembangunan jalan ini dibangun mulai dari tanjakan setelah jembatan sengkuang sekitar 400 meter, jalan menuju ke trans lematang jaya dan cempaka wangi, sesuai janji bupati lahat kepada warga desa cempaka wangi dan lematang jaya, saat melakukan kunjungan kerja belum lama ini didesa Cempaka wangi , yang dihadiri seluruh kades se merapi area, camat merapi timur,barat dan selatan,

Saat ini proyek pekerjaan cor beton masih tahap pekerjaan sejumlah kuli,tukang sedang membuat siring,air untuk dialirkan ke sungai lematang, nampak juga terlihat molen dilokasi pekerjaan, 

Informasi yang kami dapatkan bahwa pemborongnya dari muara enim inisial HRN, saat dihubungi ponselnya oleh policewatch, news minggu(18/10) untuk dikonfirmasi belum memberikan jawabannya.

Terpisah Camat Merapi Timur Miharta dihubungi ponselnya minggu (18/10)  ditanya memang benar permintaan dari masyarakat Desa Lematang Jaya dan Cempaka wagi saat Bupati lahat Cik Ujang melakukan kunker yang dihadiri kades se - merapi area, 

Saya selaku Camat Merapi Timur Terimakasih kepada Bupati Lahat Cik Ujang telah menepati janji apa yang di minta masyarakat desa lematang jaya dan cempaka wangi akhirnya terwujud akses jalan selamat ini sulit dilalui kendaraan ketika musim hujan, alhamdulilah dengan dibangunnya jalan cor beton sesudah jembatan desa sengkuang akses jalan ini bisa dilalui dan membatu roda perekonomian bagi warga trans mayoritas petani bisa membawa hasil bumi seperti karet dan lahat " SEMAKIN BERCAHAYA " 


Reporter : Bambang.MD

Dari Syarikat Islam Indonesia Kabupaten Garut Untuk Korban Banjir Bandang


Garut,- POLICEWATCH.NEWS- Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Garut, ada tiga Kecamatan yang terkena bencana, yaitu Kecamatan Pameungpeuk, Cikelet dan Kecamatan Cibalong. Sebanyak 20 Desa yang terdampak langsung dari banjir bandang yang terjadi, Senin (12/10/2020).

Berbagai uluran tangan dan bantuan dari semua lapisan mulai berdatangan, sebagai bentuk solidaritas dan sebagai turut belasungkawa atas bencana alam yang menimpa warga Garut yang terkena dampak.

Sebagai rasa simpati dan empati atas bencana yang menimpa warga Garut, disampaikan juga oleh Ketua Dewan Cabang (DPC) Syarikat Islam Indonesia (PSII) Garut, KH. Dr. Asep Ahmad Hidayat, M.A. didampingi Wakil Pimpinan Cabang Sdr. Asep Rizal, H. Ende sebagai Bendahara dan Ketua PAC Kecamatan Pameungpeuk, Cikelet serta Ketua PAC Cibalong dengan membagikan ratusan bingkisan berupa sembako, di Kp. Leuwisimar dan Sukagalih. Jum'at (16/10/2020).

Selain itu, terlihat dari Video yang beredar di WA Group (WAG), pria yang akrab dipanggil Abah Asep itu mengatakan juga dengan apa yang terjadi saat ini adalah sebagai peringatan bagi kita, bahwa jabatan, harta benda bahkan nyawa adalah titipan belaka.

"Kami tidak bisa memberikan apa-apa, ini hanya sebatas mengucapkan belasungkawa, mudah-mudah Allah SWT memberi kesabaran pada saudara-saudara kita yang ada disini yang kena bencana," ucapnya penuh do'a.

"Mudah-mudahan nanti tidak terjadi lagi, ini kalau kata bahasa Sunda mah jadi pépéling (peringatan) bahwa tidak bisa dibanggakan jabatan, harta bahkan nyawa. Mudah-mudahan menjadikan kita lebih dekat kepada Allah SWT". Sambungnya, di Aamini oleh warga yang hadir.

"Dan salam dari Cabang Syarikat Islam Indonesia Kabupaten Garut atau PSII. Bekerjasama dengan Ketua Pimpinan Anak Cabang Syarikat Islam Indonesia Kecamatan Pameungpeuk ini Pak Zenal, kemudian Cikelet dan Ketua PAC Kecamatan Cibalong". Pungkasnya.

Dari hari Kamis sampai berita ini di publikasikan, Syarikat Islam Indonesia terus menyalurkan bantuan, baik secara moril maupun materiil.

Acara di akhiri dengan pembagian sembako secara simbolis kepada Ketua RW Sukagalih dan Ketua RW Leuwisimar.(Dera taopik)

Pengurus DPAC PSI Sukamulya Dilantik, Asep Himbau Jaga Kekompakan

TANGERANG - Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Kabupaten Tangerang Resmi melantik DPAC Kecamatan Sukamulya, Minggu, (18/10/2020)

Pelantikan tersebut secara resmi menjadikan Jumadi sebagai Ketua dan Sekretaris Igit Sopiyan 

Dalam sambutannya Ketua DPC PSI Kabupaten Tangerang Asep Surantaka mengatakan bahwa organisasi PSI dibentuk untuk kepentingan masyarakat, dimana tujuan organisasi didirikan selain sebagai wadah silaturahmi, juga diharapkan mampu saling membantu sesama masyarakat yang membutuhkan

"Selamat Kepada DPAC Sukamulya yang hari ini sudah resmi dilantik, saya tentu harus mengingatkan, bahwa organisasi ini lahir bukan untuk kekerasan, tetapi untuk kegiatan-kegiatan yang positif yang nantinya organisasi ini kedepan semakin kuat dan solid," Ungkap Asep

Asep menambahkan, sebagai anggota Pejuang Siliwangi Indonesia harus tetap menjaga kekompakan dan marwah organisasi dengan tunduk pada AD/ADRT yang sudah ditetapkan.

"Dalam kondisi apapun, semua anggota harus betul-betul menjaga nama baik organisasi, jangan sampai tingkah laku kita justru membuat jelek citra organisasi di masyarakat,” tegasnya. 

Semntara itu, Jumadi yang menjabat sebagai Ketua DPAC Sukamulya mengatakan, dirinya meminta doa agar pengurus yang baru bisa membawa nama baik organisasi dan kedepan akan mengadakan kegiatan agama yang positif

"Kami minta doa nya, semoga bisa membawa organisasi ini dengan baik serta senantiasa bermanfaat bagi masyarakat" Tutur Jumadi (Frm/Asp)

Peduli korban banjir Cianjur Forum Yayasan Bandung Bagikan bantuan


Cianjur ,-POLICEWATCH.NEWS-Paska kejadian banjir bandang  dua Minggu silam yang menerjang  wilayah kecamatan Leles kabupaten Cianjur masih menyisakan duka bagi warganya  yang sebagian harta benda hilang diterjang banjir bandang 

Terpantau oleh Media , dibeberapa kampung masih terlihat puing berserakan juga masih membutuhkan bantuan logistik pakaian, Sembako, dan obat obatan

Diserahkan  bantuan secara simbolis(17/10) paket sembako,  donatur Pakaian,Mushaf Quran  dan Uang Tunai di balai desa Karyamukti dari  dari Forum Yayasan Garut  selatan ,Forum Yayasan Bandung Raya  yang bekerja sama dengan ,Yayasan Misbahul Munir, Pundi Amal Pikum, Lks Al Hikmah ,HMI,Rumah Zakat, Perantara kebaikan, BKKBN Kecamatan Leles ,Wakaf Qur'an Adventure 

Dalam keterangannya Kepala Desa Karya Mukti Saaduloh, S.Pdi "kami atas jajaran pemerintah Desa mewakili masyarakat menghaturkan terima  kasih kepada semua relawan yayasan dan semua pendukung yang telah memberikan bantuan untuk warga yang terdampak banjir ".

Lanjut  Saaduloh "bantuan ini kami terima secara simbolis Insya Alloh kami akan distribusikan ketiap RT yang terdampak  sehingga pendistribusian tepat sasaran , Semoga saja lembaga lembaga lain bisa membantu juga kedesa desa yang lain yang terdampak parah seperti Desa Sindangsari, Nagasari , PusakaSari ungkapnya mengakhiri".



Ketua yayasan Misbahul Munir H.wahyan dalam keterangannya"alhamdulilah hari ini kami bisa ikut bersama relawan lain untuk membantu warga masyarakat yang terdampak banjir bandang, Semoga bantuan ini bisa didistribusikan tepat sasaran pada yang membutuhkan ",

Nurul mahasiswi Perwakilan HMI STISIP Nusantara "kami menurunkan 20 anggota berkolaborasi dengan forum yayasan dan relawanlain menggalang dana untuk korban banjir bandang Cianjur".(Dera taopik)

Ketua Dewan Pers: Kami Tak Pernah Minta Verivikasi Media Untuk Jadi Syarat Kerjasama Dengan Pemda

POLICEWATCH.NEWS, JAKARTA-  Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh menyatakan bahwa Dewan Pers Tidak Pernah Meminta Verifikasi Media menjadi syarat kerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Dewan Pers tidak pernah mempermasalahkan media yang belum terfaktual selama media tersebut telah berbadan hukum.

Pernyataan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh itu disampaikan kepada media dalam diskusi dengan beberapa Pimpinan Media Cetak, elektronik maupun siber di Hotel Ratna Inn, Banjarmasin, Kamis (6/2/2020). M. Nuh menepis jika media melakukan kerjasama dengan Pemda harus yang terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Dewan Pers tidak pernah meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak bekerjasama dengan perusahaan media yang belum terfaktual oleh Dewan Pers,” tegas Muhammad Nuh. Tidak menjadi masalah setiap media melakukan kerjasama dengan Pemda meski media tersebut belum terverifikasi Dewan Pers selama media tersebut telah berbadan hukum, tambah Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch. Bangun

Lebih lanjut Henry juga menyebutkan Dewan Pers tidak pernah “Mengeluarkan Surat” yang menyatakan bahwa media yang boleh bermitra dengan pemerintah itu harus terverifikasi. Tidak ada surat itu. Terpenting bagi Dewan Pers, perusahaan media itu harus sudah berbadan hukum sesuai Undang-Undang Pers.Itu saja sebenarnya sudah cukup. Tidak perlu harus terverifikasi

Menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pers tersebut secara terpisah, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Perusahaan Media Online Indonesia (MOI), HM. Jusuf Rizal menyatakan dengan adanya pernyataan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh, tidak perlu lagi menjadi kendala bagi media untuk bekerjasama secara profesional dengan Pemerintah Daerah bahkan dengan Pemerintah Pusat.

“Selama ini media mengalami masalah untuk bekerjasama dengan Pemda dengan alasan media tersebut harus sudah terverifikasi oleh Dewan Pers. Padahal cukup media tersebut berbadan hukum dan memiliki penanggung jawab,” tergas pria berdarah Madura-Batak yang juga menjabat Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu.

Ia juga menambahkan agar masalah ini diketahui oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, baik tingkat Propinsi maupun Kabupaten Kota. Jangan lagi ada pertanyaan, apakah media tersebut telah terverifikasi atau tidak. Yang penting media tersebut Berbadan Hukum. Namun demikian kerjasama dengan Pemda tidak membuat daya kritis media untuk menyampaikan berita yang kritis, profesional dan konstruktif.(red)

Sumber : siasatnusantara.com