Yayasan Misbahul Munir Bersama Relawan Lainnya Berikan Bantuan Korban Banjir Kecamatan Leles Cianjur

 


Cianjur POLICEWATCH, - Paska kejadian banjir bandang  dua Minggu silam yang menerjang  wilayah kecamatan Leles kabupaten Cianjur masih menyisakan duka bagi warganya  yang sebagian harta benda hilang diterjang banjir bandang 

Sebagai Putra daerah Yayasan Misbahul Munir Desa Cikarang Kecamatan Agrabinta menginisiasi donasi untuk tetangga desanya yang terdampak banjir , Dengan menggandeng Forum Yayasan Garut  selatan ,Forum Yayasan Bandung Raya  yang bekerja sama dengan , Pundi Amal Pikum, Lks Al Hikmah ,HMI,Rumah Zakat, Perantara kebaikan, BKKBN Kecamatan Leles ,Wakaf Qur'an Adventure,18 /10/2020

Ketua yayasan Misbahul Munir H.wahyan dalam keterangannya" Dengan menggandeng Forum Yayasan Garut selatan dan Forum Yayasan Sosial Bandung Raya alhamdulilah  terkumpul paket sembako, Pakaian , Uang Tunai dan juga Mushaf Qur'an , hari ini kami serahkan bersama relawan lain untuk membantu warga masyarakat yang terdampak banjir bandang, Semoga bantuan ini bisa didistribusikan tepat sasaran pada yang membutuhkan ",

Dalam keterangannya Kepala Desa Karya Mukti Saaduloh, S.Pdi "kami atas jajaran pemerintah Desa mewakili masyarakat menghaturkan terima  kasih kepada semua relawan yayasan dan semua pendukung yang telah memberikan bantuan untuk warga yang terdampak banjir ".

Lanjut  Saaduloh "bantuan ini kami terima secara simbolis Insya Alloh kami akan distribusikan ketiap RT yang terdampak  sehingga pendistribusian tepat sasaran , Semoga saja lembaga lembaga lain bisa membantu juga kedesa desa yang lain yang terdampak parah seperti Desa Sindangsari, Nagasari , PusakaSari ungkapnya mengakhiri".(BB)

PMII Garut Menyalurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Garsel

Garut-POLICEWATCH.NEWS-Pemberangkatan Sejumlah relawan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kab Garut (PMII Garut) dalam rangka menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di berbagai kecamatan daerah Garut Selatan, pada Minggu Pagi (18/10/2020).

Sebelumnya para relawan dari PMII Garut, juga membuka sumbangan donasi dari siapapun dan berupa apapun yang sekiranya bisa membantu meringankan beban para korban terdampak bencana alam Garut Selatan. Para relawan juga menggelar aksi pengalangan donasi di sekitar jalan raya cimanuk, perempatan maktal dan jalan raya leles, yang dimulai dari hari selasa (13/10/2020), sampai dengan sabtu (17/10/2020).

Hal ini dilakukan supaya masyarakat ikut bahu membahu dalam membantu meringankan beban korban bencana alam yang terjadi di daerah garut selatan

“kami sebelumnya telah menggalang donasi dari berbagai elemen masayrakat, hingga,  hari ini kami bisa menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana , maka dari itu kami mengucakan terima kasih sebesar besarnya kepada siapa saja yang ikut andil bahu membahu untuk meringankan saudara kita yang terdampak bencana” ujar ipan selaku ketua PC PMII GARUT

Rombongan relawan ini mengujungi warga Garut Selatan di salah satu Kecamatan yang terdampak bencana alam yaitu Kec. Cisompet,Desa Cikondang, pada minggu (18/10/20). 

Rombongan relawan melakukan kunjungan ke lokasi bencana sebagai bentuk pengamalan filosif bangsa kita yaitu gotong royong ,dengan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang Garut Selatan. 

“Saat ini kami sampaikan bantuan sembako, Perlengkapan mandi, air bersih, pakian dewasa, apakaian anak-anak, pampers, kepada Korban bencana dan para relawan bencana meskipun jumlahnya terbatas tapi diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana” ujar salah satu relawan.

Para relawan dari PMII berharap dengan disalurkannya bantuan ini, bisa mengobati hati para korban dan juga meringankan beban mereka. 

"Kami ucapkan terimakasih atas bantuan dan doa dari rekan rekan relawan pmii garut dan para relawan yang lain, atas kepeduliannya yang sudah jauh jauh datang untuk membantu kami warga cikondang yang terdampak bencana. semoga kita semua selalu dalam lindungannya".ungkap kades cikondang.(dera taopik)

KAPOLDA SUMSEL CEK 'N RICEK PEMBANGUNAN MASJID ASSA'ADAH MAPOLDA SUMSEL

POLICEWATCH.NEWS, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri ,S MM didampingi Kayanma Polda Sumsel AKBP Sutriyo SH memeriksa Bangunan Masjid Assa'adah Mapolda Sumsel Senin 19 /10/2020

Setelah melaksanakan Sholat zuhur Berjamaah, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melaksanakan pengecekan Bangunan fhisik masjid Assadah ,mulai halaman rumput masjid,genangan air ,plapon ,teras masjid ,genangan air didak tempat wudhu sampai ventilasi angin Dinding lantai atas masjid dan trali pembatas lantai dua Masjid Assaadah.

Masjid seringkali disebut rumah Allah Swt yang berfungsi sebagai tempat menunaikan Ibadah Sholat bagi umat Islam ,tempat umat muslim ini juga sering dimanfaatkan proses belajar mengajar Pendidikan baca  Alquran /ngaji.ucap Jenderal  Eko,

Untuk itu kedepannya Masjid Assaadah  selain tempat sholat tapi juga sarana Dakwah bagi kaum muslimin sekitar dan Personel Polda Sumsel ,jangan sampai bangunan Masjid hebat/ mewah tapi isinya O(nol) terutama Sholat Subuh nanti nya kita rencanakan kegiatan keagamaan rutinitas baik itu masalah Dakwah atau ceramah ceramah keagamaan yang intinya memakmurkan Masjid ,karena masjid adalah Bangunan spritual yang fungsinya sebagai Dai(mengajak) umat manusia khususnya kaum muslimin berbuat amal kebaikan setiap waktu bukankah itu tuntunan Agama Islam selalu mengajak berbuat Amal kebaikan yang telah diperintahkan Allah dalam Alquran yang telah ditauladankan Nabi Muhammad Saw Imbuhnya,-


Pewarta : Bambang.MD/IWO

Masyarakat Antri BST Yang Diselenggarakan Oleh PT.POS INDONESIA Difasilitasi Oleh Jajaran pemerintah Desa Sukadami Cikarang Selatan


BEKASI.POLICEWATCH.NEWS:Masyarakat Antri Bantuan Sosial Tunai Dengan Tertib Dan Ikuti Protokol Kesehatan, Giat pembagian BST melibatkan aparat pemerintahan desa, BUMDES, BPD,PSM,TKSK,BHABINSA,BIMASPOL, DESA SUKADAMI. SERDA HANDA Bhabinsa desa Sukadami Cikarang Selatan memantau jalannya pembagian BST tersebut.Senin 19 Oktober 2020

 AIPTU SURONO Bhimaspol Desa Sukadami, Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Slalu Memakai Masker, Menjaga Jarak Agar Terhindar Dari Penyebaran Virus Corona,

Pembagian Bantuan Sosial Tunai ini yang ke 7 kalinya, Alhamdulillah warga saya rt 03 rw 02 yang dapat bantuan ada 16 orang, ujar Salim rt kampung nagrak desa Sukadami Cikarang Selatan,

Alhamdulillah dengan adanya bantuan Sosial tunai ini dapat membantu warga saya di rt 001/001 walaupun gak semuanya dapat, saya selaku rw dan dibantu  rt berusaha mengajukan data data warga kedesa, ujar MAJI Rw 001 kampung kebon kopi desa sukadami Cikarang selatan,

Pemerintah Desa Sukadami dan Dibantu oleh PSM menerima data usulan dari RT dan Rw setempat, itu semua diajukan kepada Pemerintah Daerah,  ad keluhan dari warga terkait orang kaya dapat bantuan tapi orang miskin gak dapat itu  artinya bantuan tersebut belum tepat sasaran, kecuali sebelum turun diverifikasi dan di validasi lagi agar tau yang layak dapat atau tidak, ujar NURCHOLIS    sebagai pekerja sosial masyarakat (PSM)

Saya mengajukan 7 orang warga yang diterima 6 orang karna kebanyakan warga saya adalah pekerja, yang saya ajukan yang kena dampak pandemi/kehilangan pekerjaan, yang sudah tidak dapat penghasilan lagi, ujar DORRAY Rt 07/09 Perumahan wahana kepada media policewatch.

Giat ini didukung juga oleh H.M KUNANG Kepala Desa Sukadami sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid 19 Cikarang Selatan.


Pewarta: Amun /Jefry Gobang


KAPOLDA SUMSEL HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN KANTOR POLSEK ILIR BARAT II DAN POLSEK ILIR TIMUR 3 HIBAH PEMKOT PALEMBANG


POLICEWATCH.NEWS, PALEMBANG,- Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Polsek Ilir Barat II dan Rencana Polsek Ilir Timur III Polrestabes Palembang di Jalan Veteran Palembang (Pos Pol Veteran), Senin (19/10).

Dalam rangka meningkatkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Ilir Barat II dan Ilir Timur III Palembang serta mengingat gedung eksisting (gedung lama) sudah tidak layak digunakan dari aspek luasan dan peruntukan, sehingga diperlukan sarana dan prasarana gedung kantor yang baru untuk Polsek Ilir Barat II dan Ilir Timur III Polrestabes Palembang dan representatif.

Sekda Kota Palembang Bapak Ratu Dewa mengatakan untuk merealisasikan pembangunan tersebut, maka Pemerintah Kota Palembang telah memberi bantuan berupa hibah gedung dan bangunan Mako Polsek Ilir Barat II dengan nilai anggaran sebesar Rp. 2.750.000.000,- (Dua Milyar Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dan hibah gedung dan bangunan Mako Polsek Ilir Timur III dengan nilai anggaran sebesar Rp. 3.000.000.000,- (Tiga Milyar Rupiah), tandasnya.

Pembangunan gedung Mako Polsek Ilir Barat II sendiri sudah berjalan sejak 15 Oktober 2020 sampai dengan 28 Desember 2020 lebih kurang selama 75 hari sedangkan pembangunan Mako Polsek Ilir Timur III juga setelah peletakan batu pertama ini sampai dengan 75 hari kedepan. Luas gedung Mako Polsek Ilir Barat II seluas 315 m2 dibangun sebanyak 2 lantai sedangan untuk  Mako Polsek Ilir Timur III dibangun 2 lantai seluas 667,4 m2.

Kapolda Sumsel dalam sambutannya mengatakan semoga pembangunan gedung Mako Polsek Ilir Barat II dan Polsek Ilir Timur III ini dapat menjadi momentum untuk kepolisian lebih meningkatkan lagi kinerja nya terutama dalam melayani masyarakat. Peningkatan sarana prasarana ini nantinya bisa mendukung kualitas pelayanan agar lebih baik lagi demi memberikan pelayanan yanh optimal bagi masyarakat Kota Palembang. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dan perhatian yang sangat besar dari Pemerintah Kota Palembang yang ikut mendukung terlaksananya pembangunan gedung Mako Polsek Ilir Barat II dan Polsek Ilir Timur III semoga Mako ini nantinya dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan sebaik-baiknya, tandasnya.

Setelah itu Kapolda melakukan peletakan batu pertama gedung Mako Ilir Timur III kemudian dilanjutkan oleh Sekda Kota Palembang dan Kapolrestabes Palembang yang ikut melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda diresmikannya pembangunan gedung Mako Polsek Ilir Timur III.


Pewarta : Bambang.MD

LAHAT KEMBALI MENERIMA WTP ENAM KALI BERTURUT TURUT

  

LAHAT,POLICEWATCH.NEWS, Bupat Lahat Cik Ujang, SH, didampingi Wakil Bupati Haryanto, SE.MM.MBA, Sekda H.Januarsyah, SH, menerima plakat WTP dari Kakanwil Perbendaharaan Negara Provinsi Sumsel langsung diserahkan kepala kakanwil Taukhid di ruang kerja bupati Cik Ujang senin (19/20)

Pemberian plakat penghargaan WTP Kabupaten Lahat untuk yang ke enam kalinya terang "  Cik Ujang kepada policewatch.news penghargaan ini tidak lepas kerjasama yang baik pihak OPD, yang dijalankan sebaik baiknya apa yang menjadi kekurangan tetap berkordinasi terhadap kelemahan dan kelebihan dari kinerja Pemda "ujarnya

Lebih lanjut Bupati Cik Ujang mengatakan dari WTP inilah menjadi tolak ukur kemajuan daerah dalam pengelolaan keuangan 

Dengan meraih penghargaan WTP, tetap dijalankan aturan antara OPD saling berkordinasi, Konsultasi, agar tahun depan WTP ini tidak lepas dari genggaman dan semakin lebih baik ucap" orang nomor satu di kabupaten lahat ini.

Terpisah kepala kantor wilayah perbendaharaan provinsi sumateta selatan, Taukhid menerangkan kepada policewatch.news usai menyerahkan plakat WTP dia menjelaskan untuk kabupaten lahat sudah ke enam kali makanya kita berikan dan kedepan laporan seluruh keuangan OPD betul betul sesuai peruntukannya " terangnya


Reporter : Bambang.MD

Camat Sanga Desa Salurkan Bantuan BSB Secara Simbolis Kepada 56 KPM PKH

Muba-POLICEWATCH NEWS-Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi didampingi Kasi Kesos M Alen SIP, Lurah Kelurahan Ngulak Zulham SIP, serta Pendamping PKH membagikan secara simbolis Bantuan Sosial Beras (BSB) untuk 56 orang KPM PKH di Kelurahan Ngulak.

Diketahui, sebanyak 1.160 orang KPM PKH masing-masing menerima sebanyak 1 karung beras medium (15kg). Bantuan beras ini merupakan bantuan tahap terakhir (untuk periode bulan Oktober) dari tiga bulan bantuan yang dijanjikan oleh Kemensos untuk KPM PKH yang terdampak Covid-19.

Dalam kesempatan ini Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi mengungkapkan, diharapkan kepada Masyarakat kecamatan Sanga Desa untuk bersama-sama mendukung langkah Pemerintah dalam Percepatan penanganan wabah Covid-19.

" Saat ini kita terus gencar dalam meminimalisir dampak Covid-19 agar tidak terjadi Klaster, khususnya diwilayah kecamatan Sanga Desa, harapan kami Masyarakat tetap bersinergi baik secara Sosialisasi maupun Edukasi secara Persuasif," ujar Hendrik, Senin (19/10/2020).

Selain itu, kita ketahui saat ini Pemkab Muba telah bahu membahu dalam mengajak masyarakat untuk tertib dalam aturan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan menggunakan Sabun).

" Dalam Penerapan 3M ini, Pemkab Muba telah menuangkan Sanksi bagi para pelanggar Protokol Kesehatan melalui Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020, dengan gencar melakukan Operasi Yustisi," tukasnya.

.Pewarta : ( Wahyudi)

Terkait kasus E-KTP " KPK Panggil dan Tetapkan Tersangka" Mantan Dirut PNRI

 


Mantan Direktur Utama PNRI dan Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya


POLICEWATCH,  Jakarta -  Mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya (ISE) di panggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)guna penyidikan kasus korupsi pengadaan paket penerapan KTP-elektronik (KTP-el), 

"ISE, Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia tahun 2009 sampai dengan bulan Mei 2013 dipanggil sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin.19/10

Isnu bersama tiga orang lainnya pada 13 Agustus 2019 telah diumumkan sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus korupsi KTP-el.

Tiga tersangka lainnya, yakni mantan Staf Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Husni Fahmi (HSF), Anggota DPR RI 2014-2019 Miriam S Hariyani (MSH), dan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos (PST).

Empat orang itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun peran dari tersangka Isnu disebut bahwa pada Februari 2011 setelah ada kepastian akan dibentuknya beberapa konsorsium untuk mengikuti lelang KTP-el, pengusaha Andi Agustinus dan tersangka Isnu menemui mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto agar salah satu dari konsorsium dapat memenangkan proyek KTP-el.

Atas permintaan tersebut, Irman menyetujui dan meminta komitmen pemberian uang kepada anggota DPR RI. Kemudian tersangka Isnu, tersangka Paulus, dan perwakilan vendor-vendor lainnya membentuk Konsorsium PNRI.

Selanjutnya, pemimpin konsorsium disepakati berasal dari BUMN, yaitu PNRI agar mudah diatur karena dipersiapkan sebagai konsorsium yang akan memenangkan lelang pekerjaan penerapan KTP-el.

Pada pertemuan selanjutnya, mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana menyampaikan bahwa PT Quadra Solution bersedia untuk bergabung di konsorsium PNRI.

Andi Agustinus, Paulus, dan Isnu menyampaikan apabila ingin bergabung dengan konsorsium PNRI maka ada komitmen "fee" untuk pihak di DPR RI, Kemendagri, dan pihak lain.

Tersangka Isnu juga sempat menemui tersangka Husni untuk konsultasi masalah teknologi dikarenakan BPPT sebelumnya melakukan uji petik KTP-el pada 2009.

Tersangka Isnu bersama konsorsium PNRI mengajukan penawaran paket pengerjaan dengan nilai kurang lebih Rp5,8 triliun. Pada 30 Juni 2011, Konsorsium PNRI dimenangkan sebagai pelaksana pekerjaan penerapan KTP-el Tahun Anggaran 2011-2012.

Sebagaimana telah muncul di fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Setya Novanto, manajemen bersama Konsorsium PNRI diperkaya Rp137,98 miliar dan Perum PNRI diperkaya Rp107,71 miliar terkait proyek KTP-el itu.

Pewarta : Bambang MD

 

Rumah Akuan Pagar Dewa kec: Benakat Hangus Di Lalap Si Jago Merah

Muara Enim Polce Watch News,- Rumah warga desa Pagar Dewa kecamatan Benakat, kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Habis Terbakar Oleh si jago merah, Minggu (18/10/20).

Rumah Tersebut milik Akuan (60)  Warga Pagar Dewa Hampir rata dengan tanah setelah kebakaran hebat  itu terjadi sekira pukul 07.00 Wib.

Menurut informasi yang kami rangkum awak media police Wch rumah yang terletak di dusun 3 desa Pagar Dewa tersebut terbakar saat pemiliknya (Akuan, red) sedang tidak berada di rumah.

Kepala Dinas Kebakaran kabupaten Muara Enim, Yuliis melalui Kasi Penindakan dan Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim, Abu Bakruddin menjelaskan, begitu mendapat informasi dari masyarakat ada kejadian kebakaran, Tim Damkar langsung bergerak cepat turun ke lokasi dengan menurunkan 1 unit mobil Damkar dari Posko gunung megang, 1 unit mobil Damkar posko Belimbing dan ditambah 3 unit mobil Damkar dan anggota dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim.

"Api berhasil dipadamkan sekira pukul 09.00 Wib oleh dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Muara Enim dengan dibantu oleh masyarakat desa pagar dewa," jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara kerugian ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah

"Belum diketahui sumber api darimana, dan sedang dalam penyelidikan pihak berwajib," katanya, 

Irin/ mpw M.E

Rekanan PT.Nestle, CV. Nur Jaya Diduga Tidak Memiliki SIUP Atau CV.Abal-Abal

Dok : MPW

POLICEWATCH.NEWS,Pasuruan –Berawal dari informasi yang di dapat awak media di lapangan CV. Nur Jaya Rekanan perusahaan Nestle yang beralamatkan di jalan Tembero, Tanggulangin, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten, Pasuruan  Jawa Timur yang bergerak di bidang jasa bongkar muat,  patut dipertanyakan.

Nur Cholis selaku direktur atau pemilik CV Nur Jaya. Saat di konfirmasi awak media di kediaman'nya
mengatakan," Saya tidak tau apa – apa Mas. Tolong di kasih tau jika ada yang kurang terkait ijin untuk mohon diarahkan dalam pembenaran tentang kurang syarat – syarat nya ,” Tutur nya Kamis (8/10/2020)

"Perlu diketahui CV. Nor Jaya hanya memiliki akte notaris dan NPWP Tahun 2007 serta dalam akte notaris tersebut menyebutkan ijin perdagaangan bukan jasa tenagakerja atau Yang biasa di sebut Outsorcing.

Ditempat terpisah tiem awak media mengkonfirmasi ke PT. Nestle Indonesia akan kebenaran informasi tersebut kami di temui Security setempat mengatakan, kalau masalah ijin-ijin perusahaan CV. Nor Jaya kami kurang tau mas tapi memang CV. Nor Jaya milik Pak Nor Cholis, terangnya.

Adhi, ketua tiem investigasi LSM GMBI(Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) menerangkan"dalam hal ini Nur Cholis selaku direktur CV.Nur Jaya mengabaikan peraturan Pemerintah dengan,"tidak mengantongi ijin di bidang ke tenagakerjaan atau di sebut biro jasa atau pun Surat Ijin Usaha Perseroan (SIUP) yang wajib di miliki bagi setiap pelaku usaha apalagi yang memperkerjakan karyawan lebih dari 20 orang.

"Selain itu CV. Nur Jaya milik Nur Cholis tidak mengikut sertakan karyawannya sebagai anggota BPJS keternaga kerjaan karena itu sangatlah di perlukan mengingat keselamat pekerja harus dilindungi dari kecelakanaan kerja ia juga tidak ada ijin operasional perusahaaan dalam penyediaan buruh atau perusahaan Outsourcing.Minggu (18-20-200)

Adi menambahkan, kewajiban memiliki SIUP bagi setiap perusahaan perdagangan disebutkan dalam Pasal 2 ayat (1) Permendag 46/2009. Adapun sanksi bagi pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan tanpa memiliki SIUP adalah berupa pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 10 miliar, hal ini sesuai dengan Pasal 106 UU Perdagangan. (bersambung).(Dor)