Inalilahi wainnailaihi rojiun Turut berduka Anggota DPRD Lahat Imanullah, SH Dari Partai Gerindra Tutup Usia

 


POLICEWATCH NEWS -  SUMSEL - LAHAT - Kabar duka anggota DPRD Lahat daerah pemilihan 2 (Merapi Area) Imanullah, SH dikabarkan meninggal dunia senin (22/5) di palembang

Ia menghembuskan nafas terakhir dikarenakan sakit dalam pesan singkat di grup washhap senin (22/5) 

Bertepatan Hari Jadi Kabupaten Lahat ke 154 yang baru saja digelar dalam sidang paripurna yang dihadiri Gubernur Sumatera selatan H. Herman Deru, 

Politisi Partai Gerindra almarhum Imanullah, SH asal Desa Banjar sari, Kecamatan Merapi Timur, kabupaten Lahat, rencana besok selasa (23/5) almarhum akan dikebumikan ditempat asal kelahiran nya, semoga almarhum khusnul Khotimah, diterima disisi Tuhan yang Maha Esa, 

Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( AWDI) Kabupaten Lahat turut berdukacita atas wafatnya saudara kita Imanullah, SH. Anggota DPRD Lahat dari tahun 2014 - 2024 (2 periode) ia calon legislatif dari partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto, semoga almarhum diampuni kesalahannya dan dosanya dan kami do'akan " khusnul khotimah" amien. 

Senada juga diucapkan Aminudin Ketua Forum Masyarakat Merapi Timur (FMMT) kita kehilangan putera terbaik Merapi, Imanullah, SH, Ia selalu mendengar aspirasi masyarakat khusus nya Merapi area terkait masalah debu batubara dalam rapat dengar pendapat di DPRD Lahat, bersama emak emak Merapi beliau ikut memberikan support kepada emak emak yang menyuarakan aksi demo, untuk menuntaskan masalah debu, namun Allah memanggilnya " selamat jalan sahabat saya Imanullah semoga engkau disana ditempatkan di sorga disisi mu " Ya Allah,  dan keluarga yang ditinggalkan semoga tabah menghadapi segalanya " innalillahi wainnailaihi rojiun 

Penulis :Bambang MD

Operasi Sikat Semeru 2023 Polsek Purwosari Berhasil Gulung Kakak Beradik Pelaku Curanmor

 


POLICEWATCH. NEWS, PASURUAN-Operasi Sikat Semeru 2023, Satreskrim Polsek Purwosari (Polres Pasuruan) berhasil menggulung dua tersangka pencurian dengan pemberatan,  pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. pada hari Sabtu. ( 20/05/2023)

Kapolsek Purwosari AKP H. Sawu Supratiqna S.H melalui Kasatreskrim Ipda Dodik. W menjelaskan kronologi kejadian, awalnya korban (J. Arisma) 31 tahun yang tercatat sebagai warga Dusun Krajaan, Desa Sukodermo, berkunjung ke rumah temanya yang berada di Perum Griya Inti Permata termasuk berada di Dusun Donorejo, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari,  Kabupaten Pasuruan, pada hari Sabtu 8/05/2023, dengan mengendarai sepeda Merk Honda Revo lalu di parkir didepan pagar rumah temanya, selanjutnya setelah korban hendak pulang dan mengetahui bahwa sepeda motornya sudah tidak berada ditempat parkir atau hilang dicuri, dan korban saat itu juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwosari.

"Ketika korban hendak pulang, motornya  sudah tidak ada di parkiran atau hilang, atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polsek Purwosari,"ungkapnya. Senin (22/05/2023)

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dengan adanya laporan tersebut kemudian Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka yang bernama (TA) inisial umur 19 Tahun, alamat Dusun  Kemirahan  Rt. 003 Rw. 004 Ds. Tejowangi, Kecamatan Purwosari, dan (MA) asal Desa yang sama saat itu berada di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari dari situlah kami berhasil menangkapnya serta mengintrogasinya.


"Dari hasil pengembangan, tersangka mengakui perbuatanya, selain melakukan pencurian sepeda motor Honda Revo mereka telah melakukan pencurian sepeda motor jenis Yamaha Vixion warna putih dipinggir jalan di Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, para tersangka kini sudah kami tahan di Polsek Purwosari serta sudah kami proses untuk kita kembangkan kejaringan tersangka lainnya, adapaun barang bukti yang berhasil kami amankan :

a.1 ( satu)  buah BPKB sepeda motor Honda Revo Nopol N 2240 TAD

b.1 ( satu) lembar STNK sepeda motor Honda Revo Nopol N 2240 TAD,"tukas Ipda Dodik. W.

Sementara itu Ketua umum LSM PMDM Gus Ujay mendengar hal itu dirinya mengapreasi kinerja Polsek Purwosari dalam menindak tindak kejahatan Curanmor di Wilayah Kecamatan Purwosari.

"Kami apreasi kinerja atau gerak cepat aparat penegak hukum Polsek Purwosari dalam mengungkap atau memberantas tindak kejahatan dengan menangkap pelaku curanmor, kami siap membantu aparat penegak hukum untuk memberantas tindak kejahatan,"ujarnya. (Dr)

Gagak gelar aksi demo di KPK Diminta Kasus Dana Covid 19 diusut Tuntas yang ditangani Polda sumsel

 



POLICEWATCH.NEWS – GEDUNG KPK - Sejumlah pemuda mengatasnamakan Gerakan Ganyang Koruptor (Gagak) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat (19/5/2023).

Mereka meminta KPK segera usut tuntas laporan dugaan korupsi dana Covid-19 di Kabupaten Lahat yang dinilai jalan di tempat , kasus ini sudah ditangani KPK pemeriksaan ini dilakukan di Inspektorat Provinsi Sumatera selatan, teriak " pendemo

Kordinator aksi Al - Fatih menegaskan “Kami minta KPK segera tuntaskan laporan dugaan korupsi dana Covid-19 di Kabupaten Lahat. Sampai saat ini masih jalan di tempat, alias belum ada ditetapkan tersangka dan kepala PPKAD Lahat M. GHUFRON sempat dipanggil Direskrimsus Polda sumsel. 

" padahal laporan yang telah dimasukan lengkap dengan segala bukti-buktinya,” kata Mohammad Al-Fatih selaku koordinator aksi tersebut.

“Dimana keseriusan KPK merespon laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi di Kabupaten Lahat?! Tentu harapan kami kepada kami kepada KPK tidak lain ialah selalu komitmen terhadap pemberantasan korupsi, apalagi sudah dilaporkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Laporan dugaan korupsi dana Covid 19  Kabupaten Lahat, menurut Alfatih, tidak terdengar kejelasannya untuk diusut oleh KPK. 

" Ia menduga adanya main mata dalam kasus tersebut.

“Dugaan korupsi dana Covid-19 ini sangat mengkhawatirkan komitmen dari penegak hukum, dugaan ada kongkalikong aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi dana Covid di Lahat ini,” tegasnya.

“Kasus ini akan selalu kami kawal, M. Ghufron Darmawan selaku kepala BPKAD diperiksa dan tangkap oleh KPK. 

Aksi demonstrasi kami akan terus berlanjut, sampai KPK benar-benar serius menuntaskan laporan dugaan korupsi dana Covid-19 di Lahat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dugaan korupsi dana Covid-19 Kabupaten Lahat sedang diselidiki oleh Polda Sumatera Selatan.

Namun Alfatih mengatakan bahwa laporan soal dugaan korupsi dana Covid-19 Kabupaten Lahat sudah lebih dulu dilaporkan ke KPK oleh sekelompok masyarakat.

“Seperti diketahui, Polda Sumsel sedang menangani kasus ini dan sudah mengeluarkan surat pemanggilan kepada M. Gufron untuk dimintai keterangan. Namun kami berharap KPK turun langsung mengusut kasus yang merugikan masyarakat Lahat ini,” pungkasnya. (Red)

Para Santri Al-Zaytun Mulai Meninggalkan Ponpesnya

 


Red,policewatch.news,- Menurut Informasi, bahwa Ponpes Al-Zaytun akan ada panggilan dari Organisasi Islam, seperti hal NU, Muhamadyah dan MUI, minggu (21/05).

Santri mulai meninggalkan ponpes yang di kabarkan bahwa orang tuannya sering mendengar berita dan bahkan viral kemana-mana.

Dan Tata cara sholat dan penyampaian kutbah jumat sering mengunakan injil.

Orang tua setelah mendengarkan berita di medsos, Dikabarkan Santri Ponpes Al Zaytun satu-persatu pulang dari pondok.

Untuk pemanggilan itu belum ada tembusan dari Pihak organisasi tersebut.

Karena orang tua murid, melaporkan apa ia pondok pasyantren itu alirannya menyimpang.

Dikabarkan Santri Ponpes Al Zaytun satu-persatu pulang dari pondok.

“Kami berharap pada organisasi Islam seperti Muhamadyah, NU dan MUI agar dapat pemanggilan tentang melurusan aqiddah yang di ajarkan pada anak kami”, tutur @Ajhabibi

Menurut @Ajhabibi, bahwa aqiddah yang di ajarkan sholat mengunakan Injil, Sholat bercampurkan dengan perempuan dan laki-laki.

“Apakah itu di perbolehkan, pada hal wanita dan laki-laki saling menyentuh sudah batal sholatnya,” katanya Jajang Heriyanto, S.Ag Guru Agama.

Kata Jajang Heriyanto, S.Ag Guru Agama, mudah-mudahan nah Loh, Santri Al Zaytun Indramayu Berduyun-duyun Tinggalkan Ponpes, Panji Gumilang Panik Gelagapan”, katanya

Ketar-ketir, Panji Gumilang mulai gelagapan mengetahui satu persatu santrinya mulai berpamitan meninggalkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat

Satu persatu kedok kesesatan Ponpes Al Zaytun Indramayu mulai terbongkar ke publik.

Santri pun kini berangsur sadar dan mulai angkat kaki dari Ponpes yang didirikan Panji Gumilag tersebut.

Dikutip dari kanal youtube @Ajhabibi, Minggu 21 Mei 2023, kekhawatiran Panji Gumilang itu terlihat dari penyampaian tausyiahnya kepada santri dan santriwati. dikutip sumeks.co

“Hei anak-anakku jangan terpengaruh. Hei wali santri jangan terpengaruh,” ujar Panji Gumilang.

Lalu, dengan nada tinggi Panji Gumilang melampiaskan amarahnya kepada orang-orang yang dinilainya menyebarkan api dan fitnah kepada Ponpes Al Zaytun.

Panji menyebut, tuduhan teroris, radiskalisme, dan ajaran sesat di Ponpes Al Zaytun semakin menjadi-jadi dan dikembangkan ditengah publik.***MRI*

Seorang Pelajar SD Kelas Dua Ditemukan Tewas Akibat Terseret Air Sungai



POLICEWATCH-Lombok Tengah.

Pelajar SDN 2 Jurang Sate meninggal dunia setelah terseret arus air saluran irigasi di Dusun Selakalas Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu 20/05/2023 sekira pukul 15.00 wita.

Korban atas nama Gozali Adhar, laki laki, 8 tahun merupakan pelajar kelas 2 di SDN Jurang Sate alamat Dusun Selakalas Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip dalam laporan tertulisnya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menerima informasi tentang adanya peristiwa tersebut, anggota Polsek Pringgarata langsung menuju TKP melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.

AKP Sulyadi Muchdip menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi bahwa sekitar pukul 11.00 wita, korban pulang dari Sekolahnya kemudian sekitar pukul 11.30 wita korban bersama 4 orang temannya mandi di saluran Irigasi yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban.

Menurut informasi dari salah satu teman korban bahwa beberapa saat mandi di saluran Irigasi tersebut, korban bersama salah satu temannya hanyut terbawa arus air.

Kemudian kedua teman korban berupaya membantu keduanya, salah seorang temannya bisa diselamatkan, sedangkan korban terlepas dan terbawa arus air.

Kemudian teman teman korban naik kejalan dan berupaya untuk mencari korban dengan cara mengikuti aliran sungai tersebut namun tidak ditemukan.

Karena merasa ketakutan, teman teman korban tidak berani menceritakan hal tersebut.

Selanjutnya sekitar pukul 13.00 wita teman teman korban yang lain memberitahukan ketemannya bahwa menemukan pakaian korban disekitar TKP.

Salah seorang warga mendatangi TKP dan mengetahui peristiwa tersebut langsung memberitahukan ke orang tua korban. Kedua orang tua korban bersama warga berupaya melakukan pencarian di sepanjang saluran Irigasi tersebut.

Sekitar pukul 15.00 wita salah satu warga menemukan korban dalam posisi tersangkut di plat beton saluran Irigasi yang berjarak sekitar 1000 meter dari TKP.

Korban dilarikan ke Puskesmas Keru untuk mendapatkan pertolongan, namun korban dinyatakan Meninggal Dunia oleh petugas medis Puskesmas dan Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.

Menurut keterangan orang tua korban bahwa korban tidak bisa berenang.

Orang tua korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima petistiwa tersebut sebagai sebuah musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan penolakan.

MN 

        

DPC LP2KP Kabupaten Pasuruan Bersama Politisi Muda PKB Gelar Acara Halal Bihalal

 


POLICEWATCH.NEWS, PASURUAN– Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah  (LP2KP) Kabupaten Pasuruan, adakan halal bihalal yang dihadiri politisi muda yang juga sebagai anggota Dewan dari fraksi PKB beserta para anggota kepengurusan mulai dari DPP, DPW dan DPD Sejatim,.acara di gelar di Cafe Latar Ombo Desa Baujeng, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (21/05/2023)

Dalam pembukaan acara ketua DPC LP2KP, Subkhi Abdullah, S.Ag mengatakan, dengan adanya acara Halal Bihalal ini kita bisa menjaga silaturrahmi antar pengurus di semua tinggkat. Baik itu DPP, DPW dan DPD agar bisa saling mengenal. Sedangkan, terkait Sosialisasi Rapat Kerja Daerah (Raperda) ini, diharapkan teman-teman bisa memahami regulasi maupun mekanisme yang ada di Kabupaten Pasuruan secara maksimal,"ujarnya.

Sementara itu di pengujung acara Gus Muafi atau biasa di panggil Gus Afi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) imenyampaikan, perlunya diskusi-diskusi yang melibatkan elemen masyarakat terkait peraturan yang nantinya akan disahkan oleh pemerintah.

"LP2KP ini sangat potensial sebagai lembaga untuk melakukan pengawalan-pengawalan seluruh kegiatan pemerintahan yang ada di Kabupaten Pasuruan, tetapi, harapan saya bagaimana kita itu melakukan pencegahan, itu yang paling penting,” terangnya.


Lebih lanjut ia mengatakan, kader Milenial PKB Kabupaten Pasuruan dengan harapan LP2KP ini mampu memberikan manfaat, ide dan gagasan serta pengawalan pembangunan pemerintahan Kabupaten Pasuruan yang lebih baik dan LP2KP agat bisa tetap bersenergi dengan pemerintah di dalam kinerja pemerintahan baik dari SDA maupun SDM .,kata Gus Afi

"Kita tidak boleh menjustifikasi langsung, tapi bagaimana LP2KP bisa melakukan pencegahan terhadap indikasi terjadinya pelanggaran,jelasnya.

Dalam penutupan acara Subkhi Abdullah juga menjelaskan dan berpesan kepada semua anggota, untuk tetap dan senantiasa mensukseskan program-program kerja DPC LP2KP Kabupaten Pasuruan, ialah mengawal kerja-kerja strategis dan melakukan konsolidasi terkait penetapan Raperda yang ada di Kabupaten Pasuruan.

"Yang diperdakan di Kabupaten Pasuruan ini akan kita ikuti. Artinya akan kita kontrol, apakah sudah berjalan dengan baik atau masih ada pelanggaran atau tidak, pungkasnya. (Dr)

Kapolsek Batuaji, sebut Gelper Di Kawasan Mitra Mall Tidak Ada Pertukaran Uang Hal itu Tak sesuai Fakta

 


Batam -,policewatch.news,-Arena perjuadian berkedok gelanggang permainan elektornik (Gelper) di kawasan Mitra Mall lantai dasar (Zeus 88) dan lantai 2 (Ezone Game) Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau masih berjalan dengan mulus. (Jumat,19/05/2023).

Gelanggang permainan elektronik yang kerap disebut dengan gelper itu menyajjikan puluhan mesin permainan semi Kasino seperti Mesin Piala, mesin Slot, Mesin Tembak Ikan dan lain sebagainya.

Gelper ini baru beroperasi kurang lebih sebulan setelah melewati pengecekan yang dilakukan langsung oleh Instansi Terkait dibeberapa tempat yang berada di Nagoya Kota Batam, dalam hal ini BPMPTSP Provinsi Kepri selaku yang memverifikasi perijinan gelanggang permainan, Dirkrimum Polda Kepri dan Kapolresta Barelang beberapa minggu yang lalu, seperti telah diberitakan di beberapa media lokal maupun nasional, bahwa pengecekan yang dilakukan di beberapa tempat semua memiliki izin dan tidak ditemukan adanya unsur perjudianya. 

Di kawasan Mitra Mall, Kecamatan Batuaji, Kota Batam ini juga di periksa oleh Kapolsek Batuaji, "Kompol Restia Guchy, red" dan mengatakan tidak ada ditemukan unsur perjudianya.


Namun sangat disayangkan, saat awak media ini melakukan investigasi terkait dugaan praktek perjudian yang dilakukan oleh para pengusaha Gelper itu ternyata masih leluasa melakukan Penukaran hadiah dengan uang tunai. 

Seorang ibu rumah tangga sedang asik bermain pada mesin slot dengan mengeluarkan  uang koceknya sebesar Rp. 50.000; dengan waktu kurang lebih 30 menit berhasil memenangkan permainan dan mendapatkan tiket sebanyak 7 keping, dimana harga tiket satu keping senilai Rp. 100.000;, namun saat Penukaran tiket dengan hadiah berupa Rokok Merk Sampoerna Mild, ibu tersebut hanya bisa menukar 6 keping tiket dengan 2 (dua) slop rokok sampoerna mild., dan bersisa  1 keping tiket yang berhasil ditukar kepada pemain dengan nilai Rp. 100.000;.

Ibu rumah tangga itu bertanya pada kasir gelper tersebut kemana menukar rokok nya, dan kasir game itu mengarahkan ibu tersebut untuk menunggu di depan pintu sambil meminta nanti ada orangnya datang. 

"Ibu tunggu aja di depan pintu, nanti orangnya datang", sebut kasir gelper tersebut singkat. 

Tak lama kemudian, seorang laki laki datang memanggil ibu rumah tangga itu sambil meminta rokok sampoerna mild 2 slop itu dan memberika  uang sebesar Rp. 600.000;

Awak media ini mencoba mengkonfirmasi kapolsek Batu aji terkait temuan tersebut, namun sangat disayangkan jawabanya yang diterima awak media ini seolah olah ada yang aneh. 

"Tanggapan apa.....tidak ada pertukaran uang setau saya", ujar Guchy kepada awak media ini lewat media sosial (WA) singkat. (EW )

Selesai Adakan Halal Bihalal Masa Oknum Perguruan Silat PSHT Lakukan Pengerusakan ke Rumah Warga dan Tugu Pagar Nusa

 



POLICEWATCH.NEWS, TULUNGAGUNG- Setelah mengikuti acara halal bi halal di Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, Kabupaten, Tulungagung, oknum masa dari perguruan silat PSHT yang saat itu hendak pulang, melakukan perusakan rumah warga dan salah satu tugu Pagar Nusa di Dusun, Bonsari, Desa, Ngunggahan, Kecamatan Bandung, pada Kamis (18/05/2023) sekitar pukul 16.00 Wib.

Menurut saksi mata di lokasi saat kejadian sebut saja (S) umur 36 tahun menjelaskan ke awak media Policewatch. news saat itu dari arah Barat jalan raya Bandung ada sekelompok massa mengunakan pakaian serba hitam dan sambil mengeber sepeda motor dengan kencang mereka berhenti di pertigaan Dusun Bonsari, Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung. Masa tersebut lalu turun dari sepeda motor dan masuk ke gang yang mengarah ke rumah warga, dan melakukan pelemparan batu ke rumah-rumah warga. 

"Sembari melempar batu ke rumah-rumah warga, mereka juga melakukan penganiayaan salah satu warga dusun bonsari sampai terluka di kepala,"terangnya. Sabtu (20/05/20203)

Sementara itu Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Ansori saat di konfirmasi melalui telepon ia membenarkan ada kejadian bentrok di Dusun Bonsari, Desa ngunggahan,  Kecamatan Bandung, untuk korban orang nihil mas, ada rumah warga yang rusak dan rumah anggota Polri yang atapnya  terkena lemparan batu.

Hal senada apa yang di katakan Kanit Reskrim Polsek Bandung saat di hubungi awak media melalui telepon, ia membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kondisi di lapangan sudah kondusif dan saat ini di Polsek Bandung Polres Tulungagung masih mensiagakan satu Pleton Anggota Brimob Polda Jatim. *Ady/MD/SY*

Sambut Perayaan Saraswati, Polsek Narmada Lakukan Pengamanan Di Pura Meru Suranadi

 

Policewatch - Lombok Barat  Persembahyangan bersama di Hari Raya Saraswati yang merupakan hari Ilmu Pengetahuan dalam Agama Hindu Bali yang jatuh pada hari Saniscara (Sabtu) Umanis Watugunung,  Polsek Narmada Polresta Mataram Polda NTB melaksanakan pengamanan bertempat di Pura Meru Suranadi  Dusun Temas Desa Narmada Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Sabtu, (20/05/2023)

Tampak para petugas Polsek Narmada yang terdiri dari Aipda Fajarudin Darmawan, Aipda Yen Sadik dan Bripka Azhar Yasin melakukan pengamanan baik terbuka dan tertutup serta melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol Kadek Metria S.Sos, SH MH menjelaskan bahwa pengamanan Pura Meru Narmada dalam rangka kegiatan keagamaan upacara agama Saraswati atau Hari Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan serta adanya  kunjungan tamu dari umat Hindu Provinsi Bali.

Oleh karenanya perlu diantisipasi karena banyaknya umat Hindu melaksanakan persembahyangan bersama, tujuannya agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan aman.

Sekaligus memberikan himbauan Kamtibmas kepada umat Hindu yang melaksanakan kegiatan persembahyangan Saraswati untuk mewaspadai barang bawaan, penataan parkir yang mudah diawasi dan pengaturan arus lalin di lokasi tersebut.

" Tentunya rangkaian pengamanan dapat terlaksana dengan baik berkat adanya kerja sama pihak Polri dengan masyarakat juga kolaborasi kami dengan Pecalang maupun masyarakat pengempon Pura sangat baik dan rangkaian hari raya Saraswati dapat berjalan dengan khidmat dan lancar,” tutup Kapolsek."MN"

Bangun Sinergitas, Karo SDM Polda NTB Kunjungi KOREM/162/WB Bahas Olahraga Bersama

 


POLICEWATCH-Mataram.

Kepala Biro SDM Polda NTB Kombes Pol Boro Windu Danandito, SIK., M.A.P Mewakili Kepala Kepolisian Daerah (Polda) NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto melaksanakan kunjungan Sillaturahmi  Sinergitas TNI Polri ke Markas Komando (Mako) Yonif 742/SWY, (19/05/2023).

Kedatangan Karo SDM Polda NTB beserta rombongan di terima langsung oleh Kasi Pers Kasrem Korem 162/WB Kolonel Inf. Arif Munawar SE., MM.,di ruang Rapat Mako Yonif 742/SWY.

Kedatangan rombongan Polda NTB Ke Korem 162/WB disamping menjalin Silaturahmi dalam rangka mempererat dan memperkuat Sinergitas juga membahas terkait rencana pelaksanaan kegiatan Olahraga Bersama memperingati HUT Bhayangkara ke 77 tahun 2023.

Dalam keterangannya pada pertemuan silaturahmi tersebut, Karo SDM Polda NTB Kombespol Boro Windu Danandito, S.I.K., M.A.P., menyampaikan terimakasih kepada Danrem 162/WB melalui Kasi Pers Kasrem  Korem 162/WB Kolonel Inf. Arif Munawar SE., MM., atas penyambutan dan  penerimaan yang diberikan keluarga besar Korem 162/WB kepada rombongan Keluarga besar Polda NTB.

Ia menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kedatangan selain Silaturahmi juga membicarakan sehubungan dengan rencana Olahraga Bersama yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2023 mendatang yang akan di selenggarakan di Lapangan Yonif 742/SWY Gebang.

Kegiatan dimaksud sebagai tindak lanjut ST Kapolri nomor 1001 tertanggal 15 Mei 2023 Sehubungan dengan Kegiatan Olahraga bersama dengan tema "Olahraga Bersama Kita Tingkatkan Sinergitas TNI - Polri untuk mewujudkan Kondusifitas Kamdagri dalam mengawal tahun Politik 2024".

"Jadi sesuai jukrah tersebut bahwa pelaksanaan Olahraga bersama dilaksanakan akhir Mei 2023 di Mako TNI dan awal Bulan Juni 2023 nati dilaksanakan kembali di Mapolda NTB atau di Mapolres Jajaran,"ucapnya.

Pada kesempatan itu Karo SDM menjelaskan pula bahwa kegiatan Olahraga bersama tersebut akan dirangkaikan dengan Kegiatan bakti Sosial dengan sasaran Purnawirawan atau Pensiunan TNI Polri dan masyarakat sekitar.

Disamping itu ada bakti kesehatan kepada Keluarga besar TNI Polri dan masyarakat sekitar, yang terakhir akan ada pelayanan dari kepolisian berupa SIM keliling kepada Keluarga besar TNI Polri dan masyarakat sekitar.

"Semoga apa yang kita rencanakan ini akan berjalan sesuai harapan dan tujuan kita bersama,"tutup Karo SDM Polda NTB.

Sementara itu Kasi Pers Kasrem  Korem 162/WB Kolonel Inf. Arif Munawar SE., MM.,menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediaan rombongan Polda NTB mengunjungi tempatnya dalam rangka Silaturahmi dan membahas rencana kegiatan yang akan kita laksanakan bersama.

Dalam keterangannya, atas nama Korem 162/WB menyambut baik dan menyatakan kesediaannya dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Olahraga bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan Bakti sosial menyambut HUT Bhayangkara ke 77 tahun 2023.

"Sekali lagi ucapan terimakasih kami sampaikan, atas nama Keluarga besar Korem162/WB mohon maaf jika ada kata atau tingkah laku yang kurang berkenan dalam sambutan ini, Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,"tutup Kasipers Kasrem KOREM 162/WB.

Hadir Pada pertemuan tersebut Karo SDM Polda NTB, Kasipers Kasrem KOREM 162/WB, Dandim 1606/Mataram, Kabag Binkar Ro SDM Polda NTB, Danyonif 642/SWY, Danden Pom AD Mataram, Pasi Intel Lanal Mataram, Pasi Intel Lanud ZAM, KabagOps Polresta Mataram serta Kasubag Rohjashor Ro SDM Polda NTB.

Mn


Gabungan Fraksi DPRD Lobar Minta Bupati Pecat Dirut PDAM Giri Menang

 


POLICEWATCH-Lombok Barat.

Wakil Ketua 1 DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Adha membacakan surat pengusulan pemberhentian Direktur Utama PDAM Giri Menang Mataram Lalu Ahmad Zaini. Surat pengusulan yang ditandatangani 8 dari 9 fraksi yang ada di DPRD Lombok Barat itu, dibacakan diawal agenda sidang paripurna DPRD Lombok Barat. 

"Sehubungan dengan ketidakhadiran Dirut PT. AM Giri Menang Mataram Lalu Ahmad Zaini untuk memenuhi undangan DPRD dalam kapastias tugas dan tanggung jawabnya hingga beberapa kali, termasuk undangan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Lombok Barat Tahun Anggaran 2022," ucap Waka1 DPRD Lombok Barat di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Lombok Barat, Jumat 19 Mei 2023. 

Tindakan Lalu Ahmad Zaini dipandang sangat tidak layak dilakukan oleh seorang Direktur Badan Usaha Milik Daerah yang merupakan mitra kerja DPRD. Seorang Dirut disebut seharusnya lebih mendahulukan undangan rapat dari DPRD sebagai bagian dari tugas tanggung jawabnya, dibanding kepentingan-kepentingan lainnya. 


"Kami melihat Dirut Zaini sibuk dengan urusan yang lain, yang tidak berkaitan dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab sebagai pimpinan perusahaan daerah," lanjutnya membaca surat yang diajukan gabungan 8 fraksi DPRD Kabupaten Lombok Barat. 

Fraksi Gabungan DPRD Kabupaten Lombok Barat memandang bahwa Dirut Zaini tidak menghargai dan melecehkan lembaga DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi kontrol terhadap kelancaran jalannya pemerintahan di Kabupaten Lombok Barat. 

"Dengan demikian Fraksi Gabungan DPRD Kabupaten Lombok Barat sepakat mengusulkan agar Dirut PT. AM Giri Menang Mataram Lalu Ahmad Zaini untuk diberhetikan sebagai Dirut PT. AM Giri Menang Mataram," sebut Hj. Ahda tegas. 

Usulan pemberhentian Dirut Zaini sebagai Pimpinan PDAM Giri Menang Mataram juga masuk menjadi salah satu point rekomendasi dalam jawaban DPRD terhadap LKPJ Bupati Lombok Barat Tahun 2022.

MN 

HUT Kabupaten Lahat diwarnai Aksi Demo Emak Emak Gumay Talang : PT. BAS Rugi 16 M.

 



POLICEWATCH,NEWS- SUMSEL - LAHAT - Sekitar 200 emak emak berasal dari Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Sumsel menggelar unjuk rasa di jalan umu didepan pagar kantor DPRD Lahat jumat (17/5) 

Aksi ini dijaga ketat dari aparat Polres Lahat dan Polsek Kota dibantu satuan Pol PP, diterjunkan pagar ditutup, " besok Hari Jadi Kabupaten Lahat ke 154 tahun, bersamaan empat hari berturut-turut ada aksi, makanya pendemo tidak boleh masuk kedalam menyampaikan pendapat dimuka umum, 

Masyarakat yang mengatasnamakan Emak emak ini menuntut masalah debu batubara,  akibat aktivitas angkutan batubara milik dari PT. Bara Alam Selaras ( BAS), Yang melintas di sepanjang jalan di pemukiman warga di desa yang dilintasi oleh angkutan batubara mulai pukul 18:00 wib terang " salah satu warga yang ikut melakukan aksi kepada wartawan. 


Sejumlah perwakilan dari emak emak dari beberapa desa, Kecamatan Gumay Talang, diterima oleh anggota DPRD rapat dipimpin Gozali Hanan, dihadiri sejumlah anggota DPRD, emak emak, Kasat Intel AKP, Mulyono, kapolsek kota AKP Samsuardi, Kadishub Lahat, Camat Gumay Talang Redi Sefterson, perwakilan dari PT. BAS Heru didampingi Redi, Forum Kades Yang  mewakili, 

Sementara itu perwakilan dari emak emak meminta kepada pihak PT. BAS untuk mencabut laporan nya di Polsek Kota, terkait ada warganya diduga melakukan pengerusakan seperti alat berat, pos security, dan sejumlah mobil milik PT. BAS kejadian pada selasa di lokasi IUP PT. BAS, 

atas kejadian tersebut pihak legal PT. BAS melaporkan ini ke pihak aparat penegak hukum, 

" rapat berlangsung selama empat jam lebih, sedikit alot sehingga belum ada titik temu apa yang di inginkan emak emak agar kasus pelaporan dari PT.Bara Alam Selaras, (BAS) warganya dilaporkan ke Polsek Kota, dugaan pengerusakan oleh pelaku yang kini sudah dilaporkan sudah ditangani Polsek Kota, dan emak emak tetap menginginkan kasus laporan ini dicabut pinta " Salah satu perwakilan emak emak dalam rapat ruang pertemuan di DPRD Lahat. 


Sementara itu pimpinan rapat Gozali Hanan agar pihak perusahaan untuk dapat melakukan mediasi di Kantor Camat Gumay Talang, untuk mencari solusi damai antara emak emak dengan pihak perusahaan bisa kembali melakukan operasional kembali, dan masyarakat aman dan kondusif tidak ada lagi aksi demo, " ujar nya

Perwakilan dari pihak Perusahaan PT. BAS Heru menyampaikan kami tidak bisa memutuskan masalah hukum ini sudah berjalan dalam penyelidikan dari kepolisian, dan saya ada pimpinan tidak bisa mengambil keputusan, saat diwawancarai awak media usai rapat pihak perusahaan telah dirugikan hampir 250 juta, seperti alat berat, truk, pos security yang ikut dirusak oleh masa. 

akibat peristiwa kejadian pembakaran alat berat dan truk bahkan pos security ikut dibakar, belum lagi hari sudah berjalan empat hari tidak Holling karena jalan ditutup oleh masyarakat, hingga kerugian mencapai hampir  16 milyar, kita sudah melakukan kontrak dengan pihak PT. KAI, dan angkutan batubara langsung dibawa ke stockpile PT. LDP Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, 

Kapolres Lahat melalui Kapolsek Kota AKP Samsuardi dalam pertemuan hari ini, bersama anggota DPRD, emak emak, ia menyampaikan kami atas perintah atasan apapun laporan akan kami tindaklanjuti, apabila emak emak dengan pihak perusahaan sudah melakukan sepakat damai, antara kedua belah pihak dan tidak akan mengulangi lagi tidak kita lanjutkan proses hukum dengan jaminan aman dan kondusif " ucap Kapolsek 

Pantauan wartawan dilokasi ratusan  emak Emak dari Gumay talang menggelar aksi demo dijalan umum diluar pagar DPRD Lahat, masalah debu batubara di IUP PT. BAS. 

Sementara panitia sibuk mempersiapkan besok akan hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, rangkaian HUT Hari Jadi Kabupaten Lahat ke 154 tahun, perayaan ke 25 tahun, tahun 2023.

Suasana didalam gedung DPRD lahat,dilakukan gelar geladi resik ada Bupati Lahat,Wakil Bupati, Sekda, OPD, untuk persiapan besok Sidang Paripurna HUT Kabupaten Lahat 

(Bambang.MD)

5 Indikasi Kegagalan Industrialisasi di NTB

Policewatch - Mataram

Diskusi publik yang digelar oleh KNPI Provinsi NTB, Ketua DPW Gelora NTB Lalu Pahrurrozi melontarkan 5 indikasi mengenai kegagalan program andalan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah. 

"Dalam diskusi tadi saya sampaikan. Statistik itu menangkap gejala permukaan, jadi itu menjadi input berharga. Contohnya statistik kemiskinan bilang kita 14 persen, dia diintervensi triliunan uang, jika stagnan. Berarti intervensi nya bermasalah, " katanya. 

Ojhie sapaan akrabnya, saat diskusi tersebut memaparkan agar Covid-19 atau gempa tidak jadi dasar, ia hanya mengambil data periode 2021-2022. Indikasi pertama, soal pertumbuhan sektor industri melemah dari 2021 ke 2022, dari 2,1 persen menjadi 1,98 persen. Berikutnya, share industri pada PDRB melemah dari 2021 ke 2022, dari 4 persen ke 3,76 persen.

"Ketiga tenaga kerja sektor industri berkurang dari 12,09 persen ke 10,11 persen. Juga pada 2021 ke 2022," terangnya. 

Indikasi keempat, kata Putra asli Lombok Tengah ini, dari dokumen RPJMD sebelum perubahan atau setelah perubahan tidak terpenuhi, baik yang menggunakan pendekatan pertumbuhan sektoral atau pertumbuhan nilai tambah. Dan pada LKPJ, menurutnya laporan dari Gubernur NTB cukup fatal.

Indikasi kelima, kata Ojhie, terkait dengan dukungan lembaga keuangan dibawah 3 persen untuk industri. Tampak lembaga keuangan belum melirik sektor ini.

"Akhirnya saya tutup diskusi ini dengan proyek mangkrak pabrik seed dan feedmil. Saya urai dari teorinya Weber. Saya juga ungkap soal motor listrik, masuk kantong kanan keluar kantong kiri, " tegasnya. 

Dalam diskusi itu, sambung Ojhie, Gubernur NTB dan Kadis Perindustrian yang hadir lebih banyak bicara menggunakan frase “akan atau masih dalam proses.”  Misalnya rencana Antoni Salim akan investasi. Padahal ini sudah di akhir masa jabatan. Tampaknya pejabat di NTB kurang memperhatikan industrialisasi sebagai proses panjang, seperti yang diungkapkan dalam cerita hidup oleh Nasrin sang pencetus Teh Kelor, sehingga kontinuitas industrialisasi seperti yang dipaparkan Kepala Dinas Perindustrian dimulai dari 2020 dengan rencana induk industrialisasinya.

"Saya menyebut seminar itu Diskusi tanpa Jawaban. Karena 5 indikasi tadi jawabannya, Covid . Padahal saya sudah sederhanakan menjadi tahun 2021-2022, " ucapnya. 

Dalam diskusi dengan Iwan Harsono, Ojhie menyebut, ada yang salah ketika Gubernur NTB  menyamakan pertumbuhan industri 7 persen dari pertumbuhan jumlah UMKM industri. 

"Ini saya bilang ke Doktor Iwan sebagai potensial menjadi data bodong. Jumlah UMKM kan tidak menggambarkan output. Saya sarankan, sebaiknya gubernur melalui Dinasnya, melengkapi pendekatan kelembagaan UMKM nya dengan menghimpun jumlah output UMKM-nya, bukan sekedar register UMKM-nya. Jadi nanti datanya bisa disandingkan, bisa dibandingkan dengan data BPS" sambung Ojhie.

Ojhie pun meluruskan adanya pemberitaan yang menyebut ia lari dari diskusi. Gubernur meninggalkan acara duluan. Justru pada kesempatan itu ia harus mengejar pesawat, ia pun menyampaikan intinya saja.

"Saya apresiasi acara kemarin. Tapi ke depan, saya berharap diskusi semacam ini saling membagi data, bukan hanya pendapat sepihak. Pemaparan saya berdasar data BPS dan dokumen RPJMD Provinsi NTB, " tutupnya."MN"

Korban Yang Selamat Dalam Pesta Miras, Mengaku Tidak Pernah Mencampur Lotion Anti Nyamuk, Ada Dugaan Miras Oplosan Pemicu Hilangnya 7 Nyawa

 


POLICEWATCH. NEWS, PASURUAN – Salah satu korban yang selamat dari minuman maut hingga merenggut nyawa 7 temanya, ia mengaku tidak ada campuran lotion anti nyamuk pada saat pengoplosan, itu murni MC Donald dan Anggur.

Hal ini terkuak setelah salah satu korban yang selamat bernama Asmawi alias Mawik membeberkannya, setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa timur, dan tubuhnya mulai membaik serta melewati masa kritis.

"Tidak ada campuran lotion anti nyamuk pada saat kita mengoplos minuman tersebut, kami mengoplos cuma minuman merk MC Donald dan anggur saja, jadi kalau ada yang bilang atau ada yang menginformasikan ada campuran lotion anti nyamuk, itu tidak benar, "ungkapnya ke awak media. Kamis (18/05/2023)


Lebih lanjut ia mengungkapkan, pada hari pertama acara pesta Miras yang di gelar di rumah saya, kami membeli minuman merk MC Donal dan anggur saja ke Mami Eva untuk yang keduannya saya tidak tahu, yang saya tau teman-teman hanya membeli minuman anggur sama bir saja.

'Pesta yang ke dua saya tidak tahu dimana mereka membelinya, yang saya tau meraka tiba-tiba membawa minuman jenis anggur sama bir, kalau merk MC Donal tidak ,"tegasnya.

Sementara itu korban yang lain, Heri purnomo alias Boy asal Kediri diruangan perawatan yang berbeda dirinya mengungkapkan, jika minuman yang bermerk MC Donald rasanya tidak seperti biasanya atau terasa lain rasanya maupun efeknya rasanya tidak seperti yang dulu-dulu, yang pernah saya minum dan harga perbotolnya cuma 30.000.

'Rasanya MC Donald yang saya minum pada saat pesta, rasanya lain, kalau di minum seperti air putih dan di kepala saya tidak ada efek pusingnya, makanya saya dan teman-teman yang termasuk 7 teman saya yang meninggal habis banyak, tetapi anehnya habis minum, perut saya terasa mual begitu hebat dan padangan mata saya jadi gelap,"ungkapnya ke awak media.


Menyikapi akan hal ini, diruangan yang sama "Muslim" salah satu tokoh masyarakat Bangil mengatakan dan ia mendesak Pihak Kepolisian, Polres Pasuruan, untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara terbuka, jika memang minuman tersebut terbukti yang membuat hilangnya 7 nyawa dan 3 kritis,  penjualnya harus bisa mempertanggung jawabkan secara hukum karena ini urusan nyawa seseorang.

"Saya mendesak Polres Pasuruan menindak tegas penjual minuman keras tersebut jika memang dari hasil penyelidikan, minuman tersebut pemicu hilangnya 7 nyawa seseorang dan saya menduga kuat si penjual minuman tidak memiliki izin resmi atau menjualnya secara ilegal, bila perlu mengotopsi para korban yang meninggal dunia, agar kasus ini terkuak,"tegasnya.

Dikutib dari beberapa media saat ini Pihak Kepolisian masih mendalami kasus ini dan sudah memanggil ke dua penjual miras oplosan tersebut untuk di mintai keterangannya serta sudah mengamankan barang bukti. (Dr)

PLN Batam Menggesa Perbaikan dan Akan Menambah Kapasitas Pembangkit

 


 Batam, 17 Mei 2023 policewatch.news,- PT PLN (Persero) melalui PLN Batam berupaya maksimal untuk meminimalisir akan terjadinya kekurangan daya pelanggan akibat dari perbaikan PLTU Tanjung Kasam unit 2 dan PLTGU Panaran unit 1, dengan beberapa strategi manajemen beban serta pengalihan beban Captive Power maupun genset pelanggan industri.

Perbaikan PLTU Tanjung Kasam unit 2 dan PLTGU Panaran unit 1(foto Ist) 

Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Batam (YLKB) Asron Lubis mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan masyarakat terkait dengan masalah kelistrikan.

“Saya mendengar memang ada beberapa hal saat ini, termasuk perbaikan PLTU dan PLTGU, kalau menunggu perbaikannya sampai stabil mungkin akan menjadi masalah bagi konsumen.  Namun PLN Batam melakukan kerja sama dengan industri yang mempunyai Captive Power atau genset sehingga stabilitas listrik masih terjaga,” kata dia.

Menurutnya, langkah yang ditempuh PLN Batam dalam manajemen atau pengalihan beban merupakan langkah bijaksana. Terlebih beban listrik yang terealisasi saat ini cukup tinggi salah satunya karena faktor cuaca panas beberapa minggu terakhir.

“Manajemen atau pengalihan beban yang dilakukan PLN Batam merupakan salah satu strategi untuk menjaga kondisi kelistrikan dan itu salah satu solusi yang cukup baik saat ini. Akan tetapi kami mengharapkan perbaikan segera diselesaikan  agar pelanggan industri dan captive tidak lama menanggung beban,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan listrik Batam-Bintan saat ini, PLN Batam sedang mempersiapkan pembangkit dengan total kapasitas sebesar 75 MW yang akan beroperasi secara bertahap sampai dengan bulan September 2023.(Erlin)