Tampilkan postingan dengan label JATIM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JATIM. Tampilkan semua postingan

Warga di Gemparkan Adanya Penemuan Struktur Susunan Batu Bata Kuno


POLICEWATCH. NEWS. PASURUAN–Struktur batu bata kuno di temukan salah seorang  warga Dusun Blimbing, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan. Tak ayal dengan penemuan tersebut warga berbondong-bondong untuk melihatnya, struktur batu bata kuno dugaan sementara bagian dari peninggalan sejarah.

H. Atim kepala Dusun Blimbing Desa Bulusari. Kecamatan Gempol. Kabupaten Pasuruan saat di mintai keteranganya membenarkan salah satu warganya yang menemukan struktur susunan batu bata kuno yang di perkirakan bekas jaman kerajaan, Jumat (25/12/2020)

"Struktur susunan batu bata kuno yang di temukan warga di area pesawahan tampak utuh dengan lubang di tengah memanjang kita tidak tau persis itu bekas Candi atau Stupa di jaman dulu kala. dengan penemuan itu saya langsung berkoordinasi dengan perwakilan BPCB Kabupaten Pasuruan ,  "ujarnya.
Perwakilan Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kabupaten Pasuruan Pawiji menyampaikan “temuan struktur tatakan bata kuno di Dusun Bulusari ini dugaan sementara adalah peninggalan sejarah dan cagar budaya jaman kerajaan, nanti kita teliti lebih lanjut ini bekas Candi atau Stupa ataupun yang lainya, ” ujar Pawiji.

“Memang Negara kita bekas Kerajaan-kerajaan, kita harus bangga akan hal ini, berarti nenek moyang kita atau para leluhur kita terbukti sudah bisa membangun bangunan yang tertata rapi.

“Lebih lanjut Pawiji juga mengatakan dengan di temukannya struktur batu bata kuno oleh warga dirinya  akan berkoordinasikan dengan BPCB Trowulan untuk segera dilakukan eskavasi dengan penemuan tersebut. 

Repoter : Dor

Diungkap Kasat Sabhara "Borok Kapolres Blitar" Di Selidiki Polda Jatim

 

 

Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo 

Jatim, POLICEWATCH,- Polda Jatim mendalami pernyataan Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo yang menyebut borok Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani. Agus menyebut Fanani mengabaikan sabung ayam hingga kegiatan tambang pasir di masa pandemi COVID-19.

Pernyataan ini diungkapkan Agus saat menyerahkan surat pengunduran dirnya sebagai anggota kepolisian. Namun Agus tidak jadi mengundurkan diri usai mendapat mediasi dari Polda Jatim. Kesalahpahaman ini juga disebut sudah damai.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pendalaman ini penting untuk mengetahui kebenaran dari perkataan Agus.

"Pasti didalami, benar apa tidaknya belum tahu, kan itu statemen yang bersangkutan pada saat emosional sesaat tanpa ada bukti, cuma omongan," kata Truno kepada detikcom di Surabaya, Senin (5/10/2020).

Truno menambahkan tugas seorang polisi, terlebih Kapolres memang sudah diatur dalam UU. Salah satunya melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. Truno menegaskan seorang Kapolres tidak boleh melakukan tindakan yang kontraproduktif dengan hal tersebut.

"Sekarang begini saja, seorang Kapolres melakukan kontraproduktif dengan tugas Polri. Dia kan harusnya melakukan pengamanan harkamtibmas, memberikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman masyarakat, jadi ndak mungkin juga," tambah Truno.

"Tidak akan mungkin seorang kapolres, Kapolres kan tugasnya memanage untuk menciptakan harkamtibmas, melindungi melayani dan mengayomi masyarakat, melakukan penegakan hukum," lanjut Truno.

Sebelumnya, Agus datang ke Polda Jatim, Kamis (1/10) dengan membawa surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Kapolda Jatim dengan tembusan ke Kapolri.

"Jadi saya datang ke Polda Jatim saya sengaja mengirim surat pengunduran diri saya sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jadi hari ini saya resmi mengundurkan diri kepada Bapak Kapolda, nanti tembusannya Bapak Kapolri dan lain-lain. 

Hari ini sudah saya ajukan tinggal tunggu proses lebih lanjut," kata Agus di Mapolda Jatim, Kamis (1/10).

Agus menambahkan hatinya tidak bisa menerima dengan perlakuan arogansi Kapolres kepada anak buahnya. Tak hanya itu, Agus mengakui dalam bertugas memang setiap anggota polisi tidak selalu sempurna. Namun, dia tidak terima dengan setiap umpatan kasar yang dilontarkan kepadanya dan anggota lain.

"Alasan saya mengundurkan diri karena saya tidak terima, hati saya tidak bisa menerima selaku manusia dengan arogansi Kapolres saya. Sebenarnya saya ini sudah akumulasi dari senior saya. Akumulasi kasat yang lain," imbuhnya.

"Namanya manusia tentu ada kelebihan dan kekurangan. Setiap beliau marah, ada yang tidak cocok itu maki-makian kasar yang diucapkan. 

Mohon maaf, kadang sampai menyebut binatang, bajingan dan lain-lain. Yang terakhir, sama saya sebenarnya tidak separah itu. Hanya mengatakan bencong, tidak berguna, banci, lemah dan lain-lain," ungkap Agus.

Pewarta : Muchdor

Kejari Pasuruan Di Nilai Masyarakat Kurang Serius Tangani Beberapa Kasus Dugaan Korupsi

Dok :Istimewa

POLICEWATCH,Pasuruan– Banyaknya kasus pengaduan dan para aktivis pegiat anti korupsi yang melaporkan kasus dugaan korupsi ke Kejari Kabupaten Pasuruan terkesan mangkrak.

Hal itu diungkap salah satu pegiat anti korupsi Jawa Timur Purwohadi, kepada media POLICEWATCH, Jum'at, (21/08/2020).

Menurut dia, 5 berkas laporan yang ia layangkan itu seperti nya tak pernah ada tanggapan atau tak digubris. Hal  itu, menurutnya  menjadi tanda tanya besar bagi dia.  Ia pun sangat menyayangkan sebab berkas laporanya hingga kini tak satu berkas pun belum diproses sama sekali.

"Ini sudah 5 berkas mas kita serahkan ke Kejari,” seraya menunjukan kepada awak media POLICEWATCH  tanda terima 5 berkas pengaduan dari Kajari Kabupaten Pasuruan.

"saya menaruh berkas aduan ke kejari Ada 5,berkas pertama saya taruh pada  (7/11/2019) dan ini hampir satu tahun  dimana Ada beberapa hal temuan dugaan korupsi atau terindikasi merugikan keuangan negara” ungkapnya.

Kemudian Purwohadi menyebut permasalahan itu antara lain:
(1.)Dinas Pertanian dengan permasalahan Pengadaan Barang dan Jasa, kemudian,
(2.) Dinas Peternakan dengan permasalahan Perbaikan Balai / Instalasi Perbibitan dan Hijoan Pakan Ternak.
(3.)Dinas Perdagangan dengan permasalaha dugaan Pembangunan Gedung Pasar Gempol.
(4.) Dinas Pendidikan dengan permasalahan Dana Bos.
(5). Sekolah SMP Negeri 3 Bangil dengan permasahan punggutan liar tentang penarikan dana PIB,” paparnya.

Ia pun menyampaikan, Semua itu ada di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan sampai sekarang per  hari Jum'at (21/08/2020) belum ada kejelasan dari Kejari, ucap nya.

Bagi dia, Tidak adanya proses yang cepat dan tepat pada penindakan hukum dalam penanganannya dan itu suatu kemunduran dalam penegakan hukum.

Dia kemudian berpendapat bahwa segala upaya yang ditempuh ini tak lain adalah untuk memberantas korupsi di negari ini dan apa yang saya laporkan agar secepatnya ditindaklanjuti para penegak hukum.

Sementara itu, secara terpisah Kasi Intel Kejari Pasuruan, Kisnu saat ditemui awak media di ruang tamu di gedung Kajari Kabupaten Pasuruan menggatakan akan tetap memproses laporan-laporan yang masuk.

"Ini masih situasi Covid-19 mas kami tidak bisa bekerja maksimal dan lagi ada salah satu tahanan kami yang terinveksi virus Corona maka dari itu kami dari kejaksaan bersama tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 segera melakukan penerapan penanganan kepada tahanan yang terindikasi positif," ungkanya.

Pihaknya dari kejaksaan juga ditakutkan sama tim gugus tugas penanganan covid 19 Kabupaten Pasuruan tertular. “Hal itu sangat beresiko terhadap anak istri dirumah,"ujarnya.(dor)

GNPK-RI Desak Kajari Bangil Tuntaskan Kasus Masker Covid-19




PASURUAN,POLICEWATCH, - Lambatnya proses pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada  pengadaan masker Covid-19 mendapat kritikan tajam dari berbagai element civil society di Pasuruan, (04/7/2020).

Terasanya pembungkaman dan pengkondisian dalam kasus masker semakin menyeruak emosi publik. Terlebih dalam kasus yang berhubungan dengan anggaran pandemi covid-19 dimana masyarakat dari semua aspek terpukul secara ekonomi.

Teriakan keras disuarakan oleh Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Pasuruan. Dalam konsolidasi internalnya mereka menyebut bahwa ada gerakan penyelesaian kasus hukum diluar dari frame penegakan hukum

"Kami melihat kinerja aparat hukum seperti masuk angin. Padahal bukti-bukti jelas serta unsur pidana terpenuhi dalam kasus ini" Jelas GNPK-RI dalam releasnya.

GNPK-RI juga menyebutkan bahwa keprihatinannya kepada kinerja Kejaksaan. Hal ini disebut karena Kejaksaan dalam konteks kasus korupsi masker ini kalah progress dengan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasuruan.

"Dalam konsideran putusan BK jelas disebutkan ada unsur tindak pidana korupsi dalam kasus masker. Yaitu satu, perbuatan melawan hukum. Dua, penyalahgunaan kewenangan, kesempatan atau sarana. dan ketiga memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi" Tegas dalam releasnya.

Untuk itu demi tegaknya marwah penegak hukum dan demi penegakan hukum GNPK-RI meminta kejaksaan untuk segera melakukan proses penuntasan kasus ini.

"Semua pihak kita harapkan untuk serius mengawal kasus ini. Jangan bicara nilai dan kerugian negara tapi bicaralah bahwa ini adalah kasus penyalahgunaan anggaran Covid19. Rasa kemanusiaan ditengah krisis menjadi pelecut bagi masyarakat pasuruan agar kasus ini tuntas" Pungkas GNPK-RI dalam releasenya.

Sementara itu merujuk pada konsideran putusan BK maka setidaknya ada dua pasal yang dapat disangkakan yaitu pasal 2 ayat (1) UU Tipikor dan Pasal 3 UU Tipikor.

Publik pasuruan kini menunggu keseriusan aparat penegak hukum dalam hal ini kejaksaan negri bangil untuk serius melakukan penegakan hukum.

Jika dalam satu minggu ini tidak ada progres dari kejaksaan, maka GNPK-RI bersama civil society akan menggelar aksi dalam skala yang besar.

Sumber   : DPW MOI Jatim, Zulkarnaen
Pewarta  : Bagus /M Muchdor

Kabaharkam Polri Kagum Konsep Kampung Tangguh Semeru Cakup Segala Aspek Ketahanan



Dok : Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH, 


JAKARTA, POLICEWATCH,- Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH, memberikan apresiasi atas adanya Kampung Tangguh Semeru di beberapa wilayah di Jawa Timur, salah satunya Kampung Tangguh RW. 12 Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

“Ada lima Kampung Tangguh Semeru di Jatim yang kami kunjungi. Apresiasi setinggi-tingginya atas peran serta warga, perangkat desa, para relawan, dan berbagai instansi yang terlibat. Keberadaan Kampung Tangguh ini terbukti mampu menguatkan pemberdayaan masyarakat khususnya dalam hal ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19,” kata Komjen Pol Agus Andrianto, Sabtu, 30/5/2020.

Kabaharkam Polri memgaku kagum dengan konsep Kampung Tangguh Semeru yang mencakup segala aspek ketahanan, membuat masyarakat tangguh dari sisi kesehatan, SDM, keamanan, informasi, budaya, hingga logistik.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, Kampung Tangguh yang tak hanya fakus dalam penanggulangan persebaran COVID-19 namun juga membangun ketahanan pangan masyarakat, dapat menjadi solusi terkait antisipasi peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) tentang kemungkinan terjadinya kelangkaan pangan dunia akibat dampak COVID-19.

“Semoga dengan adanya Kampung Tangguh Semeru dapat menjadi role model bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia. Nanti juga akan kami sampaikan kepada Kapolri terkait konsep Kampung Tangguh Semeru yang begitu tepat dalam menghadapi pandemi COVID-19,” harapnya.

Selain itu, Kabaharkam Polri juga menyalurkan bantuan dari Kapolri kepada warga terdampak COVID-19 di RW 12 Desa Waru berupa 250 kilogram beras, 20 kardus mi instan, dan 60 liter minyak goreng.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, menyampaikan bahwa di Kabupaten Sidoarjo terdapat 183 Kampung Tangguh Semeru, 67 di antaranya merupakan pilot project yang nantinya dapat dijadikan contoh bagi desa lain, khususnya desa di kecamatan yang mendapat status zona merah.

Sumber     : Baharkam Polri
Editor        : Bagus

Satgas Yonif Mekanis 516 Cakra Yudha Di Berangkatkan Ke PAMTAS RI - PNG Via Dermaga Madura



DOK : MPW

SURABAYA, POLICEWATCH,- Bertempat di Dermaga Madura Ujung Koarmada II Surabaya telah dilaksanakan Upacara pemberangkatan Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha dalam rangka penugasan ke PAMTAS RI - PNG TA. 2020. 450 Personel dipimpin oleh Dansatgas/Danup Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P sebagai Inspektur Upacara Dankogartap III Surabaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos, M.M, (25/5/2020).

Hadir dalam upacara tersebut Dankogartap III Sby, Mayjend TNI Widodo Iriansyah., Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E, M.M., Kasdam V/Brw, Brigjen TNI Agus Setiawan, S.E., Dankodiklatal, Laksda TNI Nurhidayat SH., Wakapolda Jatim Irjen Pol Drs Djamaludin., Danpasmar 2, Brigjen TNI Ipung Purwadi., dan Kaskogartap III/Sby, Brigjen TNI Purwadi M. Tr. Han., serta Danrem 084/BJ, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo.

Selain itu turut hadir Danlantamal V, Laksma TNI Tejo Sukmono S.H, CHRMP.,  Asops Kogartap III/Sby, Kolonel Mar Joni Sulistiawan., Aspers Kasdam V/Sby, Kol Inf Tj Dwi cahyo., Waasops Kogartap III/Sby, Letkol Arh Surya Dani., 13. Kol Inf. R Dwi Tjahjo Harsono S.E,.Msi., Kakumdam V/Brw, Kol. Chk Hadi Supeno SH.M. H., Katopdam V/Brw, Kol. Ctp. Heri., Kakesdam, Kol. Ckm. M Arif Haryanto., Kahubdam V/Brw, Kol. Chb. Bambang pujiadi ST., Danbrigif 16/WY, Kol Inf Indra Saputra., Dandim Tipe A 0831/ST, Kol. Inf Agus Faridianto., Dandim 0832/SS, Kol Inf Muhamad Jajul Arif., Dansat Brimob Polda Jatim, Kombespol I Ketut Wijatmiko., Dan KRI Banda Aceh-593, Kolonel Laut P Ali dan  Para Asisten Kasdam V/Brw serta Ketua Persit KCK Daerah V/Brw, beserta pengurus.

"Adapun Pasukan Upacara di bagi menjadi 3 tim, yakni 1 Peleton Korsik Ajenrem 084/BJ., 4 SSK Satgas Yonmek 516/CY dan 1 Peleton Gab Pamen".

Diawali Pukul 08.10 Wib Persiapan Pasukan Upacara Upacara dan komandan upacara memasuki lapangan dilanjutkan Laporan Perwira Upacara kepada inspektur Upacara selanjutnya Inpektus Upacara tiba ditempat Upacara.

"Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Penghormatan pasukan, pada Pkl 08.20 Wib Laporan Komandan Upacara dilanjutkan dan pemeriksaan pasukan".

Dilanjutkan amanat Dangartap III Sby, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos. M.M., Saya mengucapkan ”Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin” selamat atas terpilihnya Prajurit-Prajurit Satgas 516 Caraka Yudha dimana bangsa dan negara telah memberi keper-cayaan dan kehormatan dalam pengabdian untuk menjaga keamanan NKRI melalui penugasan terhormat Pamrahwan RI-PNG.

Kebanggaan atas pengabdian ini di samping sebagai catatan sejarah bangsa yang ditorehkan oleh 516 Caraka Yudha dalam andil-nya turut menjaga keutuhan bumi pertiwi, satu kebanggaan dan kesempurnaan sebagai seorang Prajurit adalah tugas membela negara dan bangsa tercinta ini, terang Mayjend Widodo.

"Tidak sedikit dari sekian banyak Prajurit TNI yang belum beruntung dan belum mendapatkan kesempatan untuk menjalankan tugas negara seperti yang akan kalian tempuh ini".

Pengamanan Pamrahwan adalah salah satu tugas yang diamanatkan oleh negara kepada TNI. Saudara memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan, menjaga keutuhan NKRI yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Untuk menciptakan situasi yang kondusif sepanjang perbatasan ke dua negara, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta membantu pihak/aparat terkait menangani permasalahan yang sering terjadi di wilayah perbatasan seperti pelanggaran lintas batas, penyeludupan barang ilegal ter-masuk Narkoba serta gangguan keamanan lainnya.

Tugas yang tidak kalah penting, kalian harus bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Tetapi tugas ini akan menjadi ringan apabila kalian melaksanakannya dengan tulus, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

Prajurit 516 Caraka Yudha Prajurit yang terpilih dan terlatih, Prajurit yang handal dan memiliki standart yang tinggi saya yakin dan percaya dengan bekal latihan dan ilmu yang kalian peroleh selama ini serta latihan pra tugas yang telah dilaksanakan, kalian akan mampu melaksanakan tugas ini oleh karena itu materi yang dilatihkan selama pra tugas agar dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, tegas Mayjend Widodo.

Bersambung..

(Bagus)

WAKAPOLDA JATIM TINJAU DIREKTORAT TAHTI, SABHARA DAN GEDUNG BIDANG HUMAS POLDA JATIM YANG BARU

Dok Policewatch


SURABAYA, POLICEWATCH,-Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Djamaludin didampingi Irwasda Polda Jatim Kombes Pol. Awi Setyono, Karo Log Polda Jatim Kombes Pol. Teguh Dwi Warsono, Kabid Propam Polda Jatim , Kombes Pol. Puji Hendro Wibowo, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko meninjau Gedung Humas yang baru. Rabu 08/01/2020.

Kepada Wartawan, Kavid Humas Polda Jatim Kimbes Pol. Trunoyudo Wisnu Andika menjelaskan, Sebelum Waka Polda Jatim Brigjen Pol. Djamaludin meninjau Gedung Baru Bidang Humas Polda Jatim, terlebih dahulu meninjau Direktorat Tahti dan Direktorat Sabhara Polda Jatim.

Gedung Bidang Humas Polda Jatim ini dibangun dua lantai diatas tanah yang dulu berdiri bangunan Masjid Nurul Huda,

Lantai bawah, Gedung yang nampak megah itu design untuk Pers Conference, yang nantinya penyelenggaraan Pers Conference difokuskan pada satu tempat yaitu di gedung Bidang Humas Polda Jatim tersebut,

Sementara lantai atas akan di pergunakan sebagai ruangan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim dan dua ruangan lainnya dipergunakan untuk ruang kerja Kasubbid PID dan Kasubbid Multimedia, sebagai Ruang Rapat dan Ruang Remin,

"Ruangan dibawah khusus dipergunakan Kasubbid Penmas, ruang wartawan dan anggota liputan Bidang Humas Polda Jatim", terang Kabid Humas.

Sumber    : BidHumas Polda Jatim
Pewarta   : Bagus

Gubernur Jatim Harap 2020 Seluruh Kepulauan di Sumenep Sudah Teraliri Listrik




Peresmian pengoperasionalan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel ( PLTD) yang dibangun oleh PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jatim  Oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa
SUMENEP, POLICEWATCH – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di kepulauan Kabupaten Sumenep untuk meresmikan pengoperasionalan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel ( PLTD) yang dibangun oleh PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jatim  dengan kapasitas 800 Kw, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan pengoperasionalan PLTD tersebut. Tidak hanya itu. Orang nomor satu di Jatim itu juga meresmikan 8 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ditempatkan di Kepulauan Sumenep. Kedelapan PLTS tersebut terdiri dari PLTS Tonduk dengan kapasitas 200 kWp, PLTS Goa Goa (200 kWp), PLTS Masakambing (50 kWp), PLTS Pagerungan Kecil (50 kWp), PLTS Paliat (100 kWp), PLTS Sakala (100 kWp), PLTS Sabuntan (100 kWp), dan PLTS Saubi (150 kWp).

Peresmian kedua pembangkit listrik itu ditandai dengan penekanan LED oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa disaksikan Ketua Komisi D DPRD Jatim Kuswanto, Kepala Dinas ESDM Setiajit, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara Supangkat Iwan Santoso, General Manager PLN UID Jatim Bob Saril dan Bupati Sumenep Busyro Karim di PLTD Kangean, Desa Bilis-Bilis, Kec. Arjasa, Kab. Sumenep, Sabtu (30/11/2019) pagi.

Dengan diresmikannya PLTD Kepulauan Raas dan 8 PLTS di Kepulauan Sumenep diharapkan dapat memenuhi rasio elektrifikasi di Jatim mencapai 100 persen.

“Kami mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan PLN bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga akhirnya dapat meresmikan pembangkit listrik  untuk pulau-pulau di sekitar Kabupaten Sumenep, Madura. Ini menjadi langkah untuk terus bergerak maju mewujudkan rasio elektrifikasi Jawa Timur 100 persen  dan seluruh masyarakat Jawa Timur dapat menikmati listrik,” ungkap Gubernur Khofifah.

Pemprov bersama Pemkab Sumenep dan PLN  berkomitmen untuk meningkatkan  elektrifikasi di  Kepulauan Sumenep secepat mungkin. Maksimal pada 2020 kedepan, 22 pulau yang belum maksimal teraliri listrik akan terlistriki semua.

“Kalau habis gelap terbitlah terang, dan terang itu artinya mau tadarus Al Quran bisa lebih lama lagi karena listriknya cukup. Mau melakukan program UMKM juga bisa lebih semangat lagi karena listriknya cukup,  anak- anak belajarnya  juga lebih semangat, nelayan bisa menyiapkan cold storage agar ikannya bisa tersimpan lebih lama dan seterusnya, dan lebih strategis lagi untuk persiapan rumah sakit setelah selesei dibangun nanti,” ujarnya.

Menyinggung soal program elektrifikasi di seluruh Kepulauan di Jawa Timur, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa secara nasional, khususnya yang dirancang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bahwa penerangan untuk seluruh wilayah (light for all) di Indonesia dirancang  selesei tahin  2024. Sedang untuk wilayah Jatim, RPJMD yang dirancang menetapkan  tahun 2022.

“Kita berharap bahwa di tahun 2022,  seluruh wilayah Jawa Timur sudah akan terlistriki semua. Tetapi kita ingin melakukan percepatan. Kalau basis rumah tangga kita sebetulnya berharap tahun 2020 sudah selesai semua, terutama Kepulauan Sumenep tahun 2020 selesai,” ujarnya.

“Jadi memang disisir. Sinergitas program dari  pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten sangat penting untuk memenuhi semua kebutuhan listrik di Jatim.  Khusus kepulauan Sumenep yang memiliki potensi ikan dan udang yang cukup besar, maka saya berharap dapat menjawab harapan  Pak Presiden dan  Gubernur BI pada temu BI Nasional  disampaikan bahwa disaat dunia mengalami penurunan pertumbuhan sesungguhnya yang termasuk tiga besar pertumbuhan ekonomi terbaik dunia adalah Indonesia. Potensi ikan merupakan primadona untuk menggenjot eksport Indonesia,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Khofifah ingin adanya percepatan langkah-langkah kongkrit. Utamanya dalam memaksimalkan sektor Maritim di bidang perikanan.

“Kalau perikanan kita membutuhkan cold storage. Nah di daerah-daerah Kepulauan di Sumenep itu memproduksi macam-macam hasil lautnya luar biasa dan siap ekspor. Jikalau cepat teridentifikasi di titik tertentu membutuhkan cold storage dengan  dan membutuhkan kapasitas energi tertentu maka PLN akan bisa support, kemudian kita komunikasikan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk bisa support cold storage,” jelasnya.

Sehingga, jika Kementerian KKP menyiapkan cold storage, kemudian energinya dikerjakan PLN, maka Pemkab Sumenep dan Pemprov Jatim akan menyiapkan tambahan infrastrukturnya.

“Ini kan luas sekali, memungkinkan bisa kita tingkatkan efektifitas pertumbuhan ekonominya dengan support energinya yang cukup dan infrastruktur yang memadai,” imbuhnya.

Sementara itu, diresmikannya PLTD Pulau Raas dan 8 PLTS di Kepulauan Sumenep ini untuk mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen  di Jawa Timur pada 2020. Harapan itu menjadi cita-cita PLN UID Jatim dan sejalan dengan program Pemprov Jatim untuk melistriki seluruh wilayahnya hingga pulau terluar, terdepan dan tertinggal.

Hingga Oktober 2019, rasio elektrifikasi PLN untuk wilayah Jatim sudah mencapai 98,38 persen. . Berbekal hasil tersebut, PLN terus meningkatkan hingga akhir 2019. Salah satu wilayah dengan rasio elektrifikasi yang masih cukup rendah adalah Kabupaten Sumenep, Madura. Rasio elektrifikasi PLN Kabupaten Sumenep berada di angka 64.99 persen pada Oktober 2019.

“Persoalan inilah yang mendasari  PT. PLN UID Jatim meresmikan 1 PLTD dan 8 PLTS untuk mendongkrak rasio elektrifikasi Kabupaten Sumenep,” jelas Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara Supangkat Iwan Santoso.

PLTS sendiri, sebut Supangkat, dipilih sebagai wujud konsistensi PLN dalam penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. Selain itu, potensi tenaga surya di pulau-pulau sekitar Kabupaten Sumenep juga dinilai cukup bagus dan memadai.

“Selain diresmikannya PLTD Raas dan 8 PLTS pulau di Kabupaten Sumenep, pada kesempatan ini PLN juga ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar melalui bantuan PLN Peduli berupa listrik gratis untuk warga kurang mampu dan perahu listrik untuk nelayan, bantuan pelayanan kesehatan gratis melalui RSTKA dari YBM PLN UID Jawa Timur serta bantuan pasang listrik gratis melalui program One Person  One Hope yang merupakan sumbangan sukarela dari para pegawai PLN. Total jumlah bantuannya mencapai Rp. 1,3 milyar. Harapannya ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Masih menurut Supangkat, setidaknya 2.000 KK di Pulau Madura akan mendapatkan bantuan PLN Peduli berupa listrik gratis senilai Rp. 1 milyar. Selain itu, untuk meningkatkan perekonomian warga, sejumlah 10 buah perahu listrik diberikan kepada para nelayan untuk mendukung kegiatan mereka. Tidak berhenti sampai disitu, YBM PLN UID Jawa Timur melalui Rumah Sakit Terapung Kestaria Airlangga (RSTKA) juga memberikan bantuan pelayanan kesehatan gratis untuk warga sekitar. Dan melalui program one person one hope, pegawai PLN secara sukarela menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk dapat memberikan listrik gratis kepada 100 pelanggan agar dapat menikmati listrik.

Upaya itu, sebut Supangkat untuk mewujudkan listrik menerangi hingga ke pelosok negeri terutama di Pulau Madura. Menurutnya, dibutuhkan kerja keras dari berbagai pihak. Penggunaan jalur laut untuk mengangkut berbagai material menjadi proses yang panjang.(JON/UG/MR/TIM)

Gubernur Jatim Ajak Insan Penyiaran Jaga Integritas Bangsa



 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, POLICEWATCH.NEWS - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh insan penyiaran di Jatim untuk menjaga integritas bangsa dan negara Indonesia. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam malam Anugerah KPID Awards 2019 di Gedung Negara Grahadi, Rabu (30/10/2019) malam.

"Anugerah penyiaran malam hari ini tentu membawa harapan kita ada substansi-substansi yang memang menjadi tantangan kita menjadi bagian dari penguatan integritas bangsa. Bagaimana Insan pers dan media para jurnalis semuanya akan terus bergerak menjaga kohesivitas dan tentu adalah proses untuk menjaga integritas bangsa dan negara Indonesia," tegas Khofifah.


Gubernur perempuan pertama di Indonesia ini juga mengapresiasi peran media penyiaran dan insan pers di Jatim. Ia memisalkan peristiwa di Kalasan (Asrama Mahasiswa Papua) dan pemulangan warga Jatim dari Wamena, Papua.

"Dari peristiwa Kalasan dan perantau dari Wamena kembali ke Jawa Timur, semua media dapat menyampaikan informasi yang tepat. Sehingga, persoalan yang muncul bisa segera diselesaikan," ungkapnya.

Menurutnya, kebersamaan akan menjadi kekuatan yang luar biasa. "Secara khusus menyampaikan terima kasih bahwa teman-teman semua dari jajaran jurnalis yang tetap membangun komitmen suasana kondusif yang luar biasa di Jawa Timur," tuturnya.

"Saya merasakan bahwa suasana itu bisa terbangun luar biasa di antara muncul understanding yang terbangun oleh kita semua. Sehingga Jawa Timur bisa tetap kita jaga kondisi dan kondusivitasnya sampai dengan hari ini," ungkapnya.


Khofifah juga mengingatkan tantangan bagi insan penyiaran dan pers yang selalu berkembang. "Saat ini fungsi artificial intelejen banyak digunakan. Seperti suara Presiden Amerika, Obama yang ternyata suara orang lain yang sangat mirip. Itu semua fungsi aryificial intelijen yang perlu diwaspadai bersama," pungkasnya. (AS)

Mantan Menteri BUMN " Dahlan Iskan Pastikan Dukungannya" Pada Pasangan Prabowo-Sandi

Reporter : Saiful Behri
Dahlan memastikan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Sandi di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (12/4).

Surabaya (POLICEWATCH.NEWS)- Kampanye akbar Prabowo Subianto di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (12/4) memunculkan kejutan. Yakni hadirnya mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dahlan memastikan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Sandi.
Dalam acara tersebut, Dahlan didapuk untuk untuk menyampaikan pidato di depan para pendukung paslon 02. Dahlan naik ke atas podium sebelum Prabowo.
Dahlan secara lugas menceritakan latar belakang di balik dukungannya ke Prabowo-Sandi. Dia mengaku bahwa pada Pemilu 2014 mendukung Jokowi. “Waktu itu (2014, Red) saya berharap banyak karena Pak Jokowi punya program besar yang disebut Revolusi Mental. Juga waktu itu Pak Jokowi punya program hebat berupa pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” tutur Dahlan.
Melalui program pertumbuhan ekonomi itu, Dahlan berharap jika selama 5 tahun Jokowi memimpin, pendapatan per kapita rakyat Indonesia bisa mencapai USD 7 ribu per tahun. “Karena 5 tahun yang lalu pendapatan per kapita sudah USD 5 ribu per tahun. Jadi wajar saya berharap lima tahun kemudian jadi 7 ribu dan 5 tahun(berikutnya) jadi 9 ribu,” ungkapnya.
“Kalau itu terwujud (pendapatan per kapita USD 7 ribu per tahun, Red), Indonesia jadi negara besar dan negara jaya. Tapi itu tidak terlaksana,” lanjutnya lantas disambut riuh tepuk tangan hadirin yang memadati venue.
Maka dari itu, pada Pemilu 2019 Dahlan menjatuhkan pilihan ke Prabowo-Sandi. Dia menegaskan bahwa keputusan itu sama sekali bukan karena masalah pribadinya. “Bukan karena mempertimbangkan nasib saya selama 5 tahun terakhir. Itu saya anggap sebagai risiko saya sebagai pengabdi.
Seperti juga risiko Pak Jokowi menjadi presiden difitnah selama 4,5 tahun, bahkan seperti juga Pak Prabowo yang difitnah selama 17 tahun,” katanya.
Selain itu, Dahlan juga berusaha menampung aspirasi pendukungnya. Dia menceritakan, bahwa saat pemilu lima tahun lalu, para pimpinan Dahlanis se-Indonesia mendukung Prabowo. “Tapi saya veto, kita harus memihak Pak Jokowi (pada Pemilu 2014, Red) karena program-program itu. Sekarang, pemilu tahun ini ganti saya yang ikut pimpinan Dahlanis se-Indonesia itu,” tutupnya.

Dari Kampanye di Malang "SANDI Lanjutkan Ziarah" Ke Makam Bung Karno di Blitar




Sandi cicipi masakan mentok pedas, Sandi pun tampak kepedasan


Jatim, Policewatch.news,-Calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Salahuddin Uno menjalani kampanye di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. Eks Wakil Gubernur DKI itu menyambangi tempat masakan legendaris Menthok Pedas di Desa Jatguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.  

Dari keterangan resmi tim Sandi, kedatangan eks pengusaha itu membuat kaum ibu-ibu histeris. Begitu keluar dari mobil, para pengunjung kalangan ibu-ibu langsung mengerebungi Sandi.
"Itu-itu, datang. Masya Allah, ganteng banget," kata salah seorang pengunjung sambil mengabadikan gambr Sandi.

Saat Sandi di Menthok Pedas, ia juga jadi sasaran swafoto bukan hanya dari pengunjung tapi juga karyawan di warung yang sudah berusia 50 tahun itu. Mereka tampak histeris melihat kedatangan Sandi.

"Ya Allah Pak, sampean kok ganteng sih," celetuk salah satu pramusaji, Eva yang disambut tawa pengunjung.

Ketika mencicipi masakan mentok pedas, Sandi pun tampak kepedasan. Padahal, kata dia, makanan yang dipesan hanya level setengah pedas.

"Saat ini saya mencicipi masakan mentok pedas level setengah pedas. Meski katanya tidak terlalu pedas, bagi saya rasanya sangat pedas," kata Sandi.
   
Dari Malang, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyempatkan berkunjung ke Kota Bitar Jawa Timur. Agenda Sandi ke Blitar untuk berziarah ke makam proklamator dan Presiden RI pertama Sukarno.

Eks Gubernur DKI itu ziarah ke makam Bung Karno dengan mengenakan peci dan kemeja biru lengan panjang. Ia tampak khusyuk berdoa usai menabur bunga di pusara makam.

Bagi Sandi, sosok Bung Karno adalah pemersatu bangsa. Ia mengatakan, sang proklamator adalah tokoh bangsa yang meletakkan nilai serta cita-cita Indonesia yang adil dan makmur.
“Saya berziarah untuk mendoakan beliau (Sukarno). Semoga diterangi alam barzahnya, diterima semua amal dan perbuatannya. Saya anak bangsa wajib untuk meneruskan cita-citanya kebangsaan Bung Karno, menciptakan Indonesia adil dan makmur,” kata Sandi.

Sandi saat tiba di area pemakaman Bung Karno direspons antusiasme masyarakat setempat. Mereka berebut salaman dan berfoto bersama Sandi.

Kemudian, ia pun menyoroti pertumbuhan sektor UMKM di sekitar makam Bung Karno. Mulai kuliner, keperluan ibadah, sampai warung oleh-oleh yang begitu menggeliat.

“Kita lihat saja geliat ekonomi di sini. Dan menjadi andalan Pemkot Blitar. Bayangkan jika ekonomi sekarang lebih baik, tentu akan lebih ramai dan makin banyak kunjungan."Red/irfan