Tampilkan postingan dengan label SURABAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SURABAYA. Tampilkan semua postingan

Tak Terima Istrinya Menikah Lagi, Pria Asal Madura Nekat Habisi Nyawa Korban

 



POLICEWATCH.NEWS, SURABAYA– Terungkap motif pembunuhan yang terjadi beberapa hari yang lalu dan sempat membuat warga Jalan Simo Jawar, Surabaya geger, kini akhirnya terkuak. Pelaku berhasil diamankan di  Satreskrim Polrestabes Surabaya tanpa ada perlawanan.

Terduga pembunuhan berinisial AH alias BSD (39) warga Dusun Tekab, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang Madura.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ambuka Yudha Hardi Putra, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasubag Humas, Kompol M. Akyar, S.H., M.H. Dalam jumpa pers mengatakan, tersangka diketahui bukan orang luar, ia kami tangkap di rumahnya Kamis malam tanpa adanya perlawanan.

“Tersangka dapat kita amankan di rumahnya tepatnya di Dusun Tekab, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang Madura, Kamis malam 11 Maret 2021,” jelas Kompol Ambuka saat menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya.

Hasil dari pengakuan pelaku, bahwa aksi pembunuhan tersebut ia lakukan hanya seorang diri. Motifnya sakit hati lantaran istri sahnya ketahuan menikah siri dengan pria lain.

“Setelah mendapatkan informasi dari anaknya, bahwa mantan istrinya Hosi’ah (34), yang belum resmi diceraikannya menikah lagi secara siri tinggal bersama dengan korban Demiri di Jl. Simo Jawar Surabaya,” tambahnya.

Mendapati kabar tersebut, tersangka naik pitam dan pada Rabu 10 Maret 2021 sekira pukul 10.00 WIB, pelaku dari Sampang mengajak temannya menuju ke Surabaya. Dengan tujuan membuat perhitungan, dengan sudah menyiapkannya sebilah senjata tajam jenis clurit.

“Sudah direncanakan oleh pelaku ini, setelah mendapati pengaduan dari anaknya, pelaku langsung menuju tempat korban yang berada di kos-kosan daerah Simo Jawar, Surabaya,” ujarnya.

Sesampainya di tempat kejadian perkara, sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku melihat korban sedang berjalan kaki.Tanpa pikir panjang pelaku langsung menyerang korban dengan membabi buta hingga nyawa korban melayang.

“Berbekal sebuah Celurit yang ia sudah siapkan dari rumah, tersangka langsung mengayunkan ke korban, hingga mengenai tangan, pundak, perut dan paha korban,” urainya.

Lebih lanjut Kompol Ambuka mengatakan, mengetahui korban bersimbah darah dan tersungkur ke tanah, ia langsung melarikan diri dengan menaiki sepeda motor kembali lagi ke Madura.

Barang bukti yang berhasil kita amankan, 1 buah clurit dengan pegangan kayu, beserta sarungnya, 1 kemeja abu abu, sarung warna hijau yang digunakan saat menjalankan aksinya, "tukasnya. (dor)

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Tubuhnya Ditemukan Beberapa Luka Bekas Sabetan Benda Tajam



POLICEWATCH.NEWS, SURABAYA- Pria paruh baya di temukan tewas bersimbah darah beberapa tubuhnya terdapat bekas sabetan benda tajam, korban di temukan warga di depan warung kopi (warkop) Jalan Simo Jawar Gang 5A, Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya, Jawa Timur.

Warga menyebutkan bahwa korban bernama Demiri (50), warga asal Kecamatan Burlanjeng, Kabupaten Sampang, Madura. Korban tinggal di sebuah rumah kos, tak jauh dari lokasi ia di bunuh.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahardian membenarkan akan hal ini korban warga asal Sampang, Madura. Diduga diakibatkan penganiayaan yang menyebabkan kematian. Rabu (10/3/202)

Masih menurut AKBP Oki korban sudah sekitar lima bulan indekos di Jalan Simo Jawar 5A/7. Di tempat kos itu, korban tinggal bersama istri dan anaknya.

"Kami menduga korban tewas di bunuh dan kasus ini masih dalam penyelidikan kami. Pelakunya masih kami identifikasi, mudah-mudahan cepat terungkap dan pelaku secepatnya bisa kami tangkap,"ujarnya.

Menurut keterangan saksi di TKP, mereka mengaku tidak ada yang tahu peristiwa berdarah itu. Warga baru mengetahui sekitar pukul 12.00 Wib saat mendengar teriakan ada yang minta tolong dan mendapati korban sudah terkapar di jalan berpaving dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Korban di temukan warga sudah bersimbah darah di tubuhnya di temukan beberapa luka sabetan di punggung, tangan serta perutnya.(dor)

Kasatpol PP Kota Surabaya Tindak Tegas " Sikapi Anggotanya Yang Mengusir Wartawan " Saat Liputan Dan Cafe Santoso

 


Dok :MPW


POLICEWATCH.NEWS,SURABAYA- Terkait pengusiran wartawan saat liputan beberapa waktu yang lalu berbutut panjang,Kepala satuan Polisi Pamong Praja telah mengistirahatkan anggotanya yang di duga mengusir wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di cafe santoso.

Langkah cepat dilakukan oleh Forum Wartawan Surabaya (FWS) terkait pengusiran wartawan oleh oknum Satpol PP dan mami  Cafe Santoso pada hari Senin (28/09/2020) sekitar pukul 21.30 WIB.

Pada hari Rabu (30/09/2020) pagi, FWS mendatangi Kantor Satpol PP Kota Surabaya Jalan Walikota Mustajab Surabaya. Kedatangan anggota FWS disambut langsung oleh Kasatpol PP Kota Surabaya Bapak Eddy Christijanto, M.Si.

Beliau menyampaikan telah menindak tegas anggotanya yang telah melakukan pengusiran terhadap awak media yang melakukan peliputan Operasi Yustisi.

"Untuk sementara sudah kita istirahatkan yang bersangkutan untuk diproses lebih lanjut sebagai konsekuensi yang sudah dia lakukan," ujarnya dihadapan anggota FWS.

Sementara menanggapi Cafe Santoso yang sudah berulang kali, Kasatpol PP langsung memerintahkan Kabid Trantib Bapak Petter untuk segera menyegel Cafe Santoso.

"Kamu (Petter) nanti cek Cafe Santoso dan segel. Sudah banyak laporan dari masyarakat tentang cafe itu," perintah Bapak Eddy kepada Bapak Petter.

Anggota FWS yang hadir, sangat berterimakasih atas ketegasan Kasatpol PP terhadap anggotanya dan juga terhadap Cafe Santoso.

"Awak media dan Satpol PP adalah mitra yang baik. Sungguh sangat disayangkan hingga terjadi hal tersebut. Semoga dikemudian hari tidak pernah terjadi lagi," ungkapnya. (Dor)

Antisipasi Kekerasan Terhadap Jurnalis dan Cegah Korupsi, Media Perlu MoU Dengan Kepolisian dan Kejaksaan



SURABAYA policewatch,-- ROAD SHOW yang dilakukan Agung Santoso selaku Ketua MOI (Media Online Indonesia) Jawa Timur yang juga Ketua Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media  (FKPR) Jawa Timur banyak menjaring permasalahan yang terjadi di lapangan, (06/8/2020).

Seperti di tuturkan Tolak Imam Kepala Biro Meno X Situbondo, "Pelecehan dan kekerasan terhadap para jurnalis masih sering terjadi, sehingga para jurnalis perlu perlindungan hukum yang kuat saat menjalankan tugasnya," ujar Tolak Imam.

Masih kata Imam, panggilan akrab pria murah senyum itu, secara kaidah jurnalistik wartawan yang dilecehkan atau mengalami kekerasan padahal sudah benar dalam menjalankan tugasnya, namun kadang ada pihak yang merasa dirugikan tanpa  memberikan hak jawab terlebih dulu sudah main hakim sendiri.
Disinilah kita butuh perlindungan hukum saat menjalankan tugas," tambahnya.

Selain kekerasan terhadap jurnalis, nuansa korupsi di tengah pilkada dan corona cukup besar,, contoh konkrit di Pasuruan, berbagai elemen masyarakat dan komunitas sekarang ini sedang mengungkap terjadi penyelewengan anggaran covid untuk pengadaan masker.

Menjawab keluhan para Pemimpin Redaksi dan Kepala Biro tentang kekerasan terhadap wartawan, serta membahas berbagai kasus korupsi di lingkungan birokrasi, Agung Santoso mengajak semua komunitas yang mewadahi para pemimpin redaksi atau jurnalis untuk segera melakukan kerjasama (MoU) dengan pihak kepolisian dan kejaksaan.

"Dengan kita kerjasama dengan   kepolisian dalam hal perlindungan hukum, maka dalam pemberitaan masalah apa saja terkait wartawan saat menjalankan tugasnya akan merasa terlindungi, dan jika terjadi kekerasan harus di usut tuntas, tidak ada istilah damai, begitu juga kerjasama dengan kejaksaan terkait pemberantasan korupsi.

Keejaksaan yang melakukan proses hukumnya, media yang mengawal dengan pemberitaan hingga tuntas sampai dimeja hijau," ujar Agung meyakinkan.

(Gus) 

PGRI Jatim : Terus Bangun Sinergi Lembaga, Guru, Ortu dan Siswa Untuk PJJ

Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Teguh Sumarno


SURABAYA, POLICEWATCH,  - PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Provinsi Jawa Timur berharap lembaga pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa terus bersinergi membangun semangat PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), baik jenjang pendidikan dasar dan menengah, meski wabah virus covid-19 belum reda.

Demikian ditegaskan Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Teguh Sumarno, menjawab pertanyaan awak media (24/6) sehubungan masih belum jelasnya kapan para suswa-siswi masuk sekolah untuk pembelajaran memgingat belum ada kepastian dari pemerintah.
.
"Pembelajaran Jarak Jauh harus kita maksimalkan supaya mendapat hasil maksimal, sehingga kita jangan terlena dengan ketidakpastian masuk, tapi sebaliknya membangun semangat sinergi itu yang paling utana dan kita kedepankan,"ujar Teguh Sumarno yang dikenal energik dengan terobosan dan jiwa membangun pendidikan.

Dimintai tanggapan tentang PJJ di masa pandemi, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial, Hudiyono, sepaham dengan Teguh Sumarno. 'Memang PJJ itu membutuhkan sinergi yang kuat antara lembaga, kepsek, guru, ortu supaya bisa segera teratasi bila ada kendala-kendala yang muncul di lapangan.

Sementara itu, Dr.Suroto, Dosen Unesa mengatakan tugas satuan pendidikan adalah membantu peserta didiknya agar dapat belajar secara optimal sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangannya.

Pada masa pandemi covid-19 ini tentu saja satuan pendidikan di zona kuning dan merah masih harus mengandalkan pembelajaran jarak jauh (siswa belajar dari rumah).

Meskipun tidak semudah ketika tatap muka di kelas, sekolah/ satuan pendidikan perlu memastikan seluruh siswanya mendapatkan materi belajar yg berkualitas, asyik dalam menjalani proses belajar, dan mendapatkan balikan serta penilaian dari gurunya. Tentu saja kehandalan kepala sekolah dalam menjamin kesiapan sarpras daring, tenaga IT, guru, pendanaan, dan pengelolaan sumber daya menjadi modal pertama bagi kesuksesan sekolah.

Selanjutnya kepiawaian guru dalam berkomunikasi dengan wali murid dan siswanya dalam mentransfer materi dan prosedur belajar menjadi penentu hasil belajar siswa.

Perubahan tempat dan suasana belajar tentunya akan membuat guru tetap sibuk mencari materi dan metode belajar yang paling tepat untuk para siswanya. Oleh karena itu dalam suasana apapun, keberhasilan tim satuan pendidikan dalam membantu siswa untuk terus belajar merupakan indikator utama keberhasilan satuan pendidikan.

Peran orang tua sangat vital karena perlu memotivasi agar anaknya setiap hari selalu siap menerima materi dan belajar sesuai dengan yang digariskan oleh gurunya.

Seharusnya orang tua dan guru sudah kompak dan selalu berdiskusi dalam membantu siswa belajar
.
Kalau tidak, maka akan mungkin terjadi ada pekerjaan siswa yg dikerjakan oleh orang tuanya atau orang lain dan gurunya tidak tahu sehingga siswa sama sekali tidak mengalami pembelajaran yang semestinya.

Hal ini bisa terjadi jika guru belum siap dalam mengendalikan pembelajaran jarak jauh.

PEWARTA :(Gus)

"Disiplin Adalah Vaksin" Ucapan Kapolda Jatim Yang Sempat Viral Di Medsos, Ini Tanggapan Pakar SEO & Pencetus SKCK Online

Mohammad Khoirul Amin, SH, S. Kom, M. Kom pakar SEO 



SURABAYA , POLICEWATCH,-  - Sempat viral, kata Disiplin Adalah Vaksin merupakan sebuah kalimat yang sempat viral yang diucapkan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran, disaat beliau berusaha untuk membantu warga Jawa Timur untuk saling menjaga agar bisa melawan wabah covid-19.

"Ucapat tersebut di implementasikan dalam sebuah inovasi untuk membantu masyarakat secara lansung yang  digalakkan melalui Program Kampung Tangguh Oleh Kapolda Jatim".

Kembali pada Kalimat disiplin adalah Vaksin, menurut Amin, sapaan akrab Mohammad Khoirul Amin, SH, S. Kom, M. Kom pakar SEO yang dikenal juga sebagai pencetus SKCK Online dan Komunitas Blogger Polri, Kalimat tersebut sangat universal sekali" jika dihubungkan dengan ilmu -  ilmu Mantiq ataupun Nahwu dan Shorof, kalimat tersebut sangat besar maknanya walaupun pendek sekali kalimatnya, terang Amin (05/6/2020).

Amin menambahkan bahwa kalimat Disiplin adalah Kalimat Jamak yang artinya Disiplin terhadap Semuanya bukan hanya pada kesehatan saja tapi disiplin terhadap Agama, Keimanan, Kebersihan dan lainnya, pemikiran tersebut muncul disaat koordinasi melalui sambungan telephone dengan Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono, pungkasnya.

(Gus)

Ikatan Dokter Anak Indonesia JATIM Dukung PJJ Anak Sekolah Sampai Desember 2020

DOK :MPW  Dr. Sjamsul Arief, S. pA (K) 



SURABAYA, POLICEWATCH,-  IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Jawa Timur mendukung keputusan IDAI Pusat agar Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) Republik Indonesia mempertimbangkan dengan matang untuk memasukkan anak sekolah, IDAI mengusulkan sgar PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) untuk anak sekolah sampai Desember 2020.

'Mendilkbud memang belum memberi kepastian masuk awal ajaran baru bulan Juli mendatang, karena masih menunggu keputusan dari gugus tugas tentang perkembangan virus covid-19, kita menyarankan benar-benar aman baru masuk sekolah, karena sangat beresiko," ujar Ketua IDAI Jatim, dr. Sjamsul Arief, S. pA (K) kepada awak media (2/6).

Dikatakan Sjamsul , bila kita berspekulasi antara aman dan tidak aman, kemudian memanfaatkan kondisi baru yang dikatakan new normal harus benar-benar dengan kajian yang matang sebagai contoh kejadian sudah ada, di Korea Selatan sudah dianggap aman kemudian anak masuk sekolah ternyata masih ada virus, timbul klaster baru.

Seperti diketahui, IDAI dalam keterangan persnya berbunyi ada lima poin anjuran tentang proses belajar mengajar di masa pandemi, salah satunya sekolah tidak dibuka setidaknya sampai bulan Desember 2020.

IDAI menganjurkan agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik secara dalam jaringan maupun luar jaringan.

Pembukaan kembali sekolah-sekolah, lanjut anjuran IDAI, dapat dipertimbangkan jika jumlah kasus COVID-19 telah menurun.

Berikut lima anjuran IDAI tentang kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19:

1. IDAI mendukung dan mengapresiasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjadikan rumah sebagai sekolah dan melibatkan peran aktif siswa, guru dan orang tua dalam proses belajar mengajar.

2. IDAI menganjurkan agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik secara dalam jaringan maupun luar jaringan, menggunakan modul belajar dari rumah yang sudah disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

3. Anjuran melanjutkan PJJ ini akan dievaluasi secara berkala mengikuti perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Dengan mempertimbangkan antisipasi lonjakan kasus kedua, sebaiknya sekolah tidak dibuka setidaknya sampai bulan Desember 2020. Pembukaan kembali sekolah-sekolah dapat dipertimbangkan jika jumlah kasus COVID-19 telah menurun.

4. Apabila sudah memenuhi syarat epidemiologi untuk kembali membuka sekolah, maka IDAI mengimbau agar semua pihak dapat bekerja sama dengan cabang-cabang IDAI sesuai dengan area yang sudah memenuhi syarat pembukaan.

Perencanaan meliputi kontrol epidemi, kesiapan sistem layanan kesehatan dan sistem surveilans kesehatan untuk mendeteksi kasus baru dan pelacakan epidemiologi.

5. Untuk keperluan ekstrapolasi data secara akurat maka IDAI menyarankan agar pemerintah dan pihak swasta melakukan pemeriksaan rt-PCR secara masif (30 kali lipat dari jumlah kasus konfirmasi COVID-19) termasuk juga pada kelompok usia anak.

Sebagai lanjutan dari anjuran tersebut, IDAI mengatakan, akan terus melakukan pemantauan situasi langsung melalui cabang-cabang IDAI dan akan terus melakukan kajian dan memberikan rekomendasi sesuai perkembangan situasi terkini.



Sumber   : IDAI Jatim
Pewarta  : Gus

Akhiri Kunjungan Di Polda Jatim, Kabaharkam Polri Tinjau Kampung Tangguh Semeru Kec. Waru

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. dan rombongan menyempatkan mampir meninjau Kampung Tangguh (30/5/2020).


SURABAYA, POLICEWATCH,-  Mengakhiri kunjungannya meninjau  Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. dan rombongan menyempatkan mampir meninjau Kampung Tangguh RW. 12 Dusun Jati Desa Waru, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo yang telah dinyatakan sebagai zona merah pandemi Covid 19, (30/5/2020).

Turut hadir dalam giat tersebut yakni  Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., Wakapolda Jatim,
Irjen Pol. Riyapudin Nursin (Kakorbinmas Polri), Brigjend. Pol. Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca,M.Hum (Dan Pelopor Korps Brimob Polri), Brigjend. Pol. Rusdianto (Kapusdokkes Polri), Irwasda Polda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kapolresta Sidoarjo, Plt. Bupati Sidoarjo dan beberapa Pejabat Utama Polda Jatim diantaranya Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K

Kedatangan Kabaharkam Polri disambut oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumadji, Plt. Bupati Sidoarjo Nur Achmad Saefudin, unsur Forkopimka Kec. Waru, Kab. Sidoarjo dan Sekdes Desa Waru Slamet Purwadi dan para relawan Kampung Tangguh.
DOK : MPW

Setelah melalui protokoler kesehatan, selanjutnya Kabaharkam Polri di Posko
" Kampung Tangguh Semeru " memperoleh penjelasan tentang keberadaan dan kegiatan Kampung Tangguh dari Kapolresta Sidoarjo, Plt. Bupati Sidoarjo dan Sekdes Ds. Waru Kec. Waru Kabupaten Sidoarjo.
Kampung Tangguh Semeru memiliki sarana prasarana antara lain; posko kesehatan, posko keamanan, posko Pangan dan ruang isolasi covid 19.

Selanjutnya Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. menyerahkan secara simbolis bantuan sosial polri peduli covid yang diterima oleh Sekdes Ds. Waru Bpk. Slamet Purwadi.

" Kami datang di Kampung Tangguh Semeru  yang telah dicanangkan Kapolda Jatim beberapa waktu yang lalu ini, ingin mengetahui program atau kegiatan atau upaya yang telah dilakukan dalam rangka pencegahan dan dampak sosial yang ditimbulkan akibat pandemi covid 19.

Kami ingin mengetahui hal hal yang baik serta kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan Kampung Tangguh Semeru untuk dilaporkan kepada Kapolri sehingga Polri bisa untuk  membantunya bahkan mungkin keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini bisa dijadikan role model di seluruh Indonesia ", ujar Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. kepada awak media mengakhiri kegiatannya.

Sumber   : Baharkam Polri
Editor       : Bagus

Kabaharkam Polri Kunjungi RS Bhayangkara Polda Jatim, Cek Instalasi Mesin PCR dan Serahkan Alkes

Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs Agus Andrianto, SH, MH di dampingi Kapolda Jatim Irjen Pol. DR. M. Fadil Imran, M. Si

SURABAYA, POLICEWATCH,-  Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs Agus Andrianto, SH, MH di dampingi Kapolda Jatim Irjen Pol. DR. M. Fadil Imran, M. Si pagi ini berkesempatan mengunjungi RS Bhayangkara Polri Polda Jatim di Jl. Ahmad Yani Surabaya, (30/05/20).

Dalam kunjungan tersebut, Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol. dr. Hisbulloh Huda, Sp. Pd, memberikan gambaran situasi Jawa Timur terkait Covid19 dengan membentuk Satgas Pencegahan, satgas pelayanan kesehatan dan satgas rehabilitasi serta dibentuk Posko Covid19 untuk kesiapan RS Bhayangkara yang dilibatkan dalam penanganan Covid19. Demikian pula kesiapan sarana prasarana yang ada di 12 Rumah sakit Polri dan layanan kesehatan yg ada di seluruh jajaran Polda Jatim.

Protokol penanganan aplikasi self assesment juga turut disampaikan oleh Kabid dokkes Polda Jatim guna assesment Internal anggota Polri dan sistem metodenya apabila ada gejala dilakukan metode Rapid Test, jika reaktif akan dilakukan swab dan kemudian dilakukan perawatan.

Kontribusi RS Bhayangkara jajaran Polda Jatim juga melayani perawatan masyarakat umum yang terinfeksi atau tertular Covid19, kendala yang ada terkait sarana prasarana pendukung penanganan Covid19 terbatasnya PCR dan Ventilator.

Pada kesempatan ini Kabaharkam Polri juga didampingi Kapusdokes Polri, Komjen Agus Andianto sampaikan "bahwa operasi aman nusa II fungsi dari RS Bhayangkara juga merupakan fungsi terdepan dalam tangani pencegahan dan Percepatan tuntaskan Covid19".

Kabaharkam Polri turut meminta Kapusdokkes Polri memberikan perhatian khusus kepada RS Bhayangkara dan Polri di Jawa Timur untuk membantu kendala di Jawa Timur sebagai fungsi Gugus Tugas yg di kedepankan.

Turut pula hadir bersama Kabaharkam Polri, Ka Korbinmas, Komandan Pasukan Pelopor Korp Brimob Polri dalam kunjungannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Jawa Timur. (30/05/2020)

Kapolda Jatim Irjen Pol. DR. M. Fadil Imran, M. SI mengucapkan terima kasih atas dukungan Kapolri dengan bantuan APD dan Rapid Tes tentunya ini akan memperkuat RS Bhayangkara Polda Jatim dalam menangani Covid19 guna  mem-back up Gugus Tugas Covid19 Propinsi Jatim dan jajarannya.

Kedepannya Mabes Polri juga akan membantu Polda Jatim berupa Mesin PCR dengan kapasitas sehari mampu layani 100 spesimen dan 20 Ventilator.

Sumber  : Baharkam Polri
Editor     : Bagus

Pangdam V Brawijaya Menerima Kunjungan Marsdya TNI Imran Baidirus, S. E (Pangkogabwilhan II)

DOK :MPW



SURABAYA, POLICEWATCH,- Bertempat di Ruang Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Jl. Raden Wijaya Surabaya telah dilaksanakan kunjungan Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E (Pangkogabwilhan II) beserta rombongan, (28/5/2020).

Kunjungan singkat Pangkogabwilhan II  tersebut dalam agenda menerima Paparan Mayjend TNI Widodo Iriansyah (Pangdam V/Brw) beserta jajaran terkait perkembangan situasi penyebaran Covid 19 di wilayah Jatim yang di ikuti 22 orang, dengan penanggung jawab Pangdam V/Brawijaya.

Adapun turut dalam rombongan Pangkogabwilhan II yakni Marsda TNI Imran Baidirus, S.E (Pangkogabwilhan II)., Brigjen TNI Bobby Rinai Makmur S.I.P (Asops kogabwilhan II)., Brigjen TNI Much Sulchan M. Tt (Han), Aspotwil kaskogabwilhan II)., Kol. Inf. M. Nasrullah N ( Waasintel koskogabwilhan II)., Kol. Nav Sani Salman Nuryadin (Krismon) dan Serka Ferry Satya (Add).

Dalam acara berlangsung, turut hadiri beberapa pejabat diantaranya Mayjend TNI Widodo Iriansyah (Pangdam V/Brw)., Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran ( Kapolda Jatim)., Laksda TNI Heru Kusmanto (Pangkoarmada II)., Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han)., (Pangdif 2 Kosrrad)., Laksma TNI Tedjo Sukmono, SH, CHRMP (Danlantamal V)., Brigjen TNI Agus Setiawan, S.E (Kasdam V/Brawijaya) dan Brigjen TNI (Mar) Purwadi (Kasgartap III /Surabaya).

Turut hadir pula Brigjend TNI Yoyok Bagus Budianto (Kapok Sahli)., Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi (Danpasmar 2 marinir)., Kolonel inf Arei Subekti, S.A.P. (Irdam V/Brw)., Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo ( Danrem 084/BJ).,
Marsma Hesl Paat (Danlanud Abd. Saleh)., Kol Arh Bambang Utomo, S.I.P., M.Sos. (Asrendam V/Brawijaya)., Kol Inf Darwis Effendi. S.E. M.M (Asintel kasdam V/Brw)., Kol Inf Slamet Riyadi, S.I.P. (Asops kasdam V/Brw).

Selain itu, Kol Inf R. Dwi Tjahjo Harsono, S.E. M.Si (Aspers kasdam V/Brw)., Kol Czi Dwi Bima Nurahmad.. S E. M. Sc.(Aslogdam V/Brw)., Kol. Inf Singih Pambudi. S.I.P.MM (Aster kasdam V/Brw)., Kol. Arm. Sugeng Hariadi (Kapendam V/Brw)., Kolonel Inf Moch Sjasul Afief ( Dandim tipe A 0832/SS)., Kolonel Arh Putut Wijatsono Hadi (Dandim Tipe A 0830/SU) dan Kolonel Inf Agus Faridianto (Dandim Tipe A 0831/ST) juga turut hadir dalam giat tersebut.

Acara di mulai pukul 10.55 Wib, Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E (Pangkogabwilhan II) beserta rombongan tiba di pos jaga kesatrian Kodam V /Brw di sambut oleh Mayjend TNI Widodo Iriansyah (Pangdam V/Brw) beserta penjabat teras Kodam /Brw.

Pukul 11.00 WIB, Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E (Pangkogabwilhan II) beserta rombongan tiba di loby Makodam V/Brw selanjutnya menuju ruang Hayam Wuruk menerima paparan dari Pangdam V/Brw. Pukul 11.05 WIB, Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E (Pangkogabwilhan II  menerima paparan dari Pangdam V/Brw dan jajaran (kegiatan di laksanakan secara tertutup).

Pukul 12.36 WIB giat paparan selesai selanjutnya foto bersama. Pukul 12.37 WIB Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E (Pangkogabwilhan II beserta rombongan meninggalkan Makodam V/Brw menuju Gedung Grahadi Surabaya. Selama giat berjalan dengan tertib lancar dan aman.

(Bagus)

Jadi 'Guide' Sehari, Brigjen Sandi Kenalkan Semua Gedung Mapolrestabes

DOK : MPW



SURABAYA, POLICEWATCH,-  Tak lama lagi Brigjen Pol. Sandi Nugroho akan beralih tugas ke Mabes Polri. Posisinya akan digantikan oleh Kombes Pol. Jhonny Edison Isir, sebagai Kapolrestabes baru yang harus mengetahui secara detail struktur bangunan di jajaran Polrestabes Surabaya.

Oleh sebab itu sebelum meninggalkan tempat tugasnya yang  lama ke Mabes Polri, Brigjen Pol. Sandi Nugroho pun mengajak Kapolrestabes baru keliling gedung di Mapolrestabes.

"Ini merupakan gedung Satreskrim, Satnarkoba, Tahti dan juga Sat Intelkam. Sedangkan ke kanan ini gedung Satsabhara dan tempat parkir kendaraan taktis," jelas Brigjen Pol. Sandi Nugroho sembari menunjuk beberapa gedung, Rabu (27/5/2020).

Tak hanya mengenalkan sejumlah gedung, orang nomor satu di kepolisian wilayah Kota Surabaya ini juga mengenalkan sedikit sejarah gedung yang menjadi markas besar kepolisian ini. Sejarah pun menjadi cerita baik dari gedung utama sampai lorong bekas penjara di bawah gedung utama. 

"Banyak cerita sejsrah dan nanti bisa ditanyakan ke sejarawan atau tetua kepolisian. Supaya lebih jelas bagaimana perjalanannya," ucap Sandi.

Sementara sebagai calon pengganti, Kombes Pol. Jhonny Edison Isir tampak mendengarkan secara antusias. Pandangan mata tertuju pada gedung setiap kali Brigjen Pol. Sandi memaparkan sembari sesekali mengangguk. Hanya saja saat disapa pihaknya belum berbicara banyak. 

"Baik dan salam kenal juga dari saya," ucap singkat lelaki berdarah Papua ini saat berkenalan dengan awak media.

Sumber    : Bid Humas
Editor        : Bagus

Satgas Yonif Mekanis 516 Cakra Yudha Di Berangkatkan Ke PAMTAS RI - PNG Via Dermaga Madura



DOK : MPW

SURABAYA, POLICEWATCH,- Bertempat di Dermaga Madura Ujung Koarmada II Surabaya telah dilaksanakan Upacara pemberangkatan Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha dalam rangka penugasan ke PAMTAS RI - PNG TA. 2020. 450 Personel dipimpin oleh Dansatgas/Danup Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P sebagai Inspektur Upacara Dankogartap III Surabaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos, M.M, (25/5/2020).

Hadir dalam upacara tersebut Dankogartap III Sby, Mayjend TNI Widodo Iriansyah., Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E, M.M., Kasdam V/Brw, Brigjen TNI Agus Setiawan, S.E., Dankodiklatal, Laksda TNI Nurhidayat SH., Wakapolda Jatim Irjen Pol Drs Djamaludin., Danpasmar 2, Brigjen TNI Ipung Purwadi., dan Kaskogartap III/Sby, Brigjen TNI Purwadi M. Tr. Han., serta Danrem 084/BJ, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo.

Selain itu turut hadir Danlantamal V, Laksma TNI Tejo Sukmono S.H, CHRMP.,  Asops Kogartap III/Sby, Kolonel Mar Joni Sulistiawan., Aspers Kasdam V/Sby, Kol Inf Tj Dwi cahyo., Waasops Kogartap III/Sby, Letkol Arh Surya Dani., 13. Kol Inf. R Dwi Tjahjo Harsono S.E,.Msi., Kakumdam V/Brw, Kol. Chk Hadi Supeno SH.M. H., Katopdam V/Brw, Kol. Ctp. Heri., Kakesdam, Kol. Ckm. M Arif Haryanto., Kahubdam V/Brw, Kol. Chb. Bambang pujiadi ST., Danbrigif 16/WY, Kol Inf Indra Saputra., Dandim Tipe A 0831/ST, Kol. Inf Agus Faridianto., Dandim 0832/SS, Kol Inf Muhamad Jajul Arif., Dansat Brimob Polda Jatim, Kombespol I Ketut Wijatmiko., Dan KRI Banda Aceh-593, Kolonel Laut P Ali dan  Para Asisten Kasdam V/Brw serta Ketua Persit KCK Daerah V/Brw, beserta pengurus.

"Adapun Pasukan Upacara di bagi menjadi 3 tim, yakni 1 Peleton Korsik Ajenrem 084/BJ., 4 SSK Satgas Yonmek 516/CY dan 1 Peleton Gab Pamen".

Diawali Pukul 08.10 Wib Persiapan Pasukan Upacara Upacara dan komandan upacara memasuki lapangan dilanjutkan Laporan Perwira Upacara kepada inspektur Upacara selanjutnya Inpektus Upacara tiba ditempat Upacara.

"Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Penghormatan pasukan, pada Pkl 08.20 Wib Laporan Komandan Upacara dilanjutkan dan pemeriksaan pasukan".

Dilanjutkan amanat Dangartap III Sby, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S. Sos. M.M., Saya mengucapkan ”Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin” selamat atas terpilihnya Prajurit-Prajurit Satgas 516 Caraka Yudha dimana bangsa dan negara telah memberi keper-cayaan dan kehormatan dalam pengabdian untuk menjaga keamanan NKRI melalui penugasan terhormat Pamrahwan RI-PNG.

Kebanggaan atas pengabdian ini di samping sebagai catatan sejarah bangsa yang ditorehkan oleh 516 Caraka Yudha dalam andil-nya turut menjaga keutuhan bumi pertiwi, satu kebanggaan dan kesempurnaan sebagai seorang Prajurit adalah tugas membela negara dan bangsa tercinta ini, terang Mayjend Widodo.

"Tidak sedikit dari sekian banyak Prajurit TNI yang belum beruntung dan belum mendapatkan kesempatan untuk menjalankan tugas negara seperti yang akan kalian tempuh ini".

Pengamanan Pamrahwan adalah salah satu tugas yang diamanatkan oleh negara kepada TNI. Saudara memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan, menjaga keutuhan NKRI yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Untuk menciptakan situasi yang kondusif sepanjang perbatasan ke dua negara, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta membantu pihak/aparat terkait menangani permasalahan yang sering terjadi di wilayah perbatasan seperti pelanggaran lintas batas, penyeludupan barang ilegal ter-masuk Narkoba serta gangguan keamanan lainnya.

Tugas yang tidak kalah penting, kalian harus bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Tetapi tugas ini akan menjadi ringan apabila kalian melaksanakannya dengan tulus, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

Prajurit 516 Caraka Yudha Prajurit yang terpilih dan terlatih, Prajurit yang handal dan memiliki standart yang tinggi saya yakin dan percaya dengan bekal latihan dan ilmu yang kalian peroleh selama ini serta latihan pra tugas yang telah dilaksanakan, kalian akan mampu melaksanakan tugas ini oleh karena itu materi yang dilatihkan selama pra tugas agar dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, tegas Mayjend Widodo.

Bersambung..

(Bagus)

Kombes Pol menjadi Brigjen, Sandi Nugroho Penuh Perjuangan dan Resiko Dalam Slogan 'Jogo Suroboyo' Kondusif

Brigjen Pol Sandi Nugroho



SURABAYA, POLICEWATCH,- Prestasi gemilang yang diraih oleh Kapolrestabes Surabaya KombesPol. Sandi Nugroho menghantarkan dirinya menjadi Brigadir Jendral (Brigjen). Memang tak mudah dalam kiprahnya yang selalu bergelut dengan para penjahat di surabaya maupun kadang di luar kota.

Namun Kapolrestabes Surabaya didukung oleh anggota dan jajaranya yang solid dan tangguh membuat kota pahlawan yang dikenal keras bisa kondusif saat dikendalikan Sandi Nugroho.

Patut diacungi jempol, segudang prestasti Polrestabes Surabaya dimasa pimpinan Kombes Pol. Sandi Nugroho, diantaranya telah membongkar kasus yang terbilang kakap (besar), seperti bongkar mafia tanah syariah dengan nilai milyaran, ringkus jaringan Narkoba jenis sabu seberat 100kg, masih banyak lagi prestasi lainnya jika di telisik lebih mendalam lagi.

Saat ditemui disela kesibukannya di Mapolrestabes Surabaya, Sandi Nugroho menuturkan, "Apalah artinya kita sebagai polisi, bila hanya makan gaji buta mas, jadi polisi harus siap segalanya, berkorban untuk melayani masyarakat. Harus rela berpisah sementara dengan anak istri saat sedang bertugas, saya tidak ada tendensi lain. Harga mati Surabaya harus kondusif, aman dan terkendali agar warga Surabaya bisa tenang," tuturnya. Rabu, (20/5/2020).

Lanjut Sandi, "Semua anggota dan jajaran Polrestabes Surabaya wajib menjaga stabilitas keamanan Nasional khususnya di kota pahlawan ini, sebab itu perintah langsung Kapolda Jatim dan Kapolri, dan itu tidak bisa ditawar lagi.

Kami sebagai polisi dalam mengamankan situasi dalam negeri berada di garda depan, segala bentuk yang menjadikan letupan harus diredam agar letupan itu tak menjadi besar," tutup Sandi Nugroho.

Dalam Catatan Sejarah, Pertama Kali Polrestabes Surabaya di Pimpin Oleh Seorang Jenderal.

(Bagus)

Kapolda Jatim Kunjungi Mako Brimob, Cek Kesiapan Pengamanan Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19

DOK :MPW


SURABAYA, POLICEWATCH,-  Kali ini Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran, M.Si mengecek kesiapan Satuan Brimob Polda Jatim untuk menghadapi pengamanan Idul Fitri 1441 H, pengamanan Konflik Sosial dan pengamanan situasi kontijensi dampak covid-19.

Dengan didampingi Wakapolda Jatim dan bebarapa Pejabat Utama Polda Jatim,kunjungan kerja ke Satbrimob di Taman Sidoarjo (Selasa 19/5/20) ini Kapolda Jatim memberikan arahan bahwa diharapkan anggota Brimob harus benar - benar menjaga kesehatan.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K yang turut mendampingi kunjungan kerja Kapolda Jatim di Mako Brimob mengatakan bahwa dalam situasi apapun Polri harus hadir di tengah masyarakat.

"Ini bagian dari tugas pokok fungsi Polri," tegas Kombes Pol Wisnu.

Sementara itu Komandan Sat Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K saat paparan menerangkan tentang situasi lingkungan Sat Brimob dan beberapa kompi-kompi Brimob yang ada di Jawa Timur.

Selain itu Sat Brimob Polda Jatim dan Jajarannya kata Kombes Jetut juga telah melakukan latihan Wanteror, hal ini untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas terutama giat terorisme disaat masa Pandemi covid-19.

"Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa wilayah di Surabaya yang dilakukan oleh TIM KBR Gegagana Brimob Jl. Gresik," terang Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika.

Disampaikan pula oleh Komandan Sat Brimob, bahwa pihaknya selalu mengingatkan anggotan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh Pemerintah.

"Selama PSBB untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik saya perintahkan anggota untuk selalu tinggal dirumah atau Stay at Home apabila tidak ada penugasan," kata Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika.

Dalam kunjungannya ke Mako Brimob ini, Kapolda Jatim memberikan apresiasi atas didirikannya dua unit dapur umum mobile yang di buat oleh Sat Brimob Polda Jatim.

"Saya berharap semoga hal ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkannya selama Pandemi covid-19,"tutur Irjen Pol. Fadil Imran.

Sumber    : Bid Humas Polda Jatim
Editor        : Bagus

Kapolda Jatim Jadi Narasumber Diskusi Online Yang Diselenggarakan Alumni Universitas Brawijaya

Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran M.Si., Kapolda Jawa Timur 



SURABAYA,POLICEWATCH,-  Bertempat di ruang kerjanya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran M.Si., ikuti Diskusi Online yang di selenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Brawijaya seri Ke-10.

Pada kesempatan kali ini Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran M.Si., Kapolda Jawa Timur bertindak sebagai Narasumber atau pemateri dalam Diskusi Online bersama dengan Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., MS. Selaku Rektor Universitas Brawijaya dan Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, 17/5/2020.

Diskusi secara online kali ini membahas tentang "Urgensi Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Jawa Timur". Kapolda menyampaikan beberapa langkah pencegahan yang telah di lakukan oleh Polri dalam rangka Pencegahan penyebaran pandemi Covid- 19 ini dan usaha dari polri dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid 19 ini.

Covid 19 telah berdampak luas terhadap kehidupan social, ekonomi dan budaya,  Covid-19 merupakan sebuah ancaman yang sangat merugikan maka dari itu pemerintah telah membuat berbagai kebijakan, tentunya Polri terus mendukung dan mengawal kebijakan yang di lakukan oleh pemerintah seperti penerapan PSBB, Kebijakan Work From Home dan pembatasan mobilisasi sosial dan perpindahan penduduk antar wilayah.

Langkah - langkah tersebut di nilai belum memberikan angka penurunan pada penyebaran virus covid -19, dan bahkan tidak jarang terjadi konflik dan perselisihan dalam pelaksanaan dari kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah, terang Kapolda.

Maka dari itu guna mempercepat upaya  pencegahan dan penanganan penyebaran Covid -19 ini Polri, dalam hal ini Polda Jawa Timur akan selalu bersinergi dan bergandengan tangan dengan TNI dan Forkopimda Provinsi Jawa Timur untuk melakukan langkah- langkah penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid -19 tersebut.

Tidak hanya itu, Polri juga akan menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi dan mahasiswa untuk bersama sama menjadi agen perubahan sosial.

Pada Diskusi Online kali ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran M.Si., menyampaikan dan menekankan bahwa "DISIPLIN" adalah kunci utama dalam mengatasi dan mencegah penyebaran virus Covid-19.

Sumber   : Bid Humas Polda Jatim
Editor       : Bagus

Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya Menjalani Rapid Test

DOK : MPW


SURABAYA, POLICEWATCH,-   Seluruh anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, bertempat di Mapolrestabes menjalani Rapid test yang dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka di tengah wabah corona.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran membenarkan terkait rapid test itu. Total ada 166 anggota reskrim yang menjalani rapid test. "Alhamdulillah hasilnya negatif semuanya. Sehat semuanya," kata Sudamiran kepada media, Sabtu (16/5/2020).

Ia menambahkan, rapid test dilakukan kepada seluruh anggota reskrim bukan tanpa alasan. Sebab selama pencegahan penyebaran covid-19, mereka selalu menjadi garda terdepan Polri. Termasuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Surabaya.

"Sebelumnya, rapid test juga dilakukan oleh Kapolrestabes Surabaya berserta jajarannya pada Sabtu (28/3) lalu," imbuh Sudamiran.

Kanit Pidek AKP. Teguh Setiawan bersyukur dengan hasil rapid test yang diikuti. Sebab, setiap hari ia dan jajaran keliling atau terjun ke lapangan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Alhamdulillah hasilnya negatif," kata Teguh.

Masih kata AKP Teguh, selama ini terus menjaga tubuhnya agar tetap dalam kondisi fit. Ia juga mengkonsumsi vitamin, berolah raga, dan mengikuti anjuran pemerintah terkait protokoler kesehatan dengan menjaga kebersihan.

Selain kesehatan diri, Teguh juga menerapkan protokol kesehatan kepada anggota sesuai dengan anjuran Pemerintah Pusat dan Kapolri. "Pagi-pagi kita menggelar apel di panas-panasan. Tapi juga tetap menjaga physical distancing (jaga jarak).

Sumber   : Humas Polda Jatim
Editor       : Bagus