Tampilkan postingan dengan label JAMBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAMBI. Tampilkan semua postingan

Data Pribadi Disebar hingga Diancam,Nasabah Fintech Lapor Ke LBH RUDAL


Ketua umum LBH RUDAL, Noveldi Putra Pratama SH CLA, bersama Tim

Jambi POLICEWATCH, - Seorang warga Jambi melaporkan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang fintech atau pinjaman online ke Kantor LBH RUDAL (Reformasi Untuk Keadilan) karena merasa data-datanya disebar luaskan. Selain datanya disebar, pelapor mengaku mendapat ancaman dari debt collector yang bekerja di perusahaan fintech itu.

"Hari ini kami mendapat laporan salah satu fintech atau pinjaman online yang kami duga ilegal melakukan tindakan pencemaran nama baik dari beberapa korban. Di sini ada puluhan korban yang melapor terkait pencemaran nama baik, ancaman kekerasan, jadi hari ini kita mendapat laporan di kantor LBH RUDAL untuk segera di tangani, Noveldi ketika di hubungi melalui ponsel, menjelaskan apabila ada unsur pidana maka akan segera kita laporkan ke polda jambi," kata ketua umum LBH RUDAL, Noveldi Putra Pratama SH CLA, sungguh ini sangat meresahkan bahkan menurut noveldi ada laporan hampir setiap minggu tentang fintech di lembaga nya apalagi di jakarta email masuk hampir tiap hari tentang fintech, saya sangat murka dengan tindakan ilegal ini, ujar noveldi.

Pelapor berinisal BR seorang warga Jambi yang awalnya meminjam uang secara online ke perusahaan fintech tersebut. Ia meminjam uang sebesar Rp 1,2 juta. Namun ia hanya menerima Rp 600 ribu dan harus mengembalikan dengan bunga yang besar dan denda per hari mencapai Rp 60-80 ribu jika korban tidak bisa membayar utang tersebut.

Noveldi menyebut awalnya korban mendapat penawaran melalui SMS sehingga ia tertarik untuk berhutang. Korban kemudian mengajukan aplikasi dengan menyerahkan data-data via online.

Beberapa waktu kemudian, korban kesulitan untuk mengembalikan uang yang ia pinjam. Di karenakan tidak sesuai dengan perjanjian dan uang yang di terima tidak sesuai begitupun bunganya. Pihak fintech mulai melakukan penagihan. Namun lama-lama penagihan ini disertai ancaman dan menyebarkan data-data korban ke kontak-kontak yang berada di HP korban seperti mulai memfitnah korban.


"Ada beberapa korban yang sudah didatangi oleh debt collector dari fintech ilegal itu. Lalu ancaman lainnya menyebarluaskan data-data dari korban," kata Noveldi.

"Selain itu, mereka juga melakukan SMS blast ke seluruh kontak korban dengan kata-kata yang menyatakan bahwa korban telah melakukan penggelapan uang kantor, melakukan pencurian, penipuan. Sebenarnya itu kan sudah di luar dari konteks pinjaman yang sebenarnya," sambungnya.

Atas dasar itulah korban melaporkan hal itu ke kantor LBH RUDAL. Namun, Noveldi enggan menyebut nama perusahaan fintech yang dilaporkan pihaknya itu.

"Itu sudah masuk pokok perkara biar nanti pihak kepolisian karena dalam waktu dekat mungkin saya akan melaporkan ke polda jambi, agar segera dilakukan eksekusi sampai langsung ke penggerebekan karena itu sudah masuk pokok perkara," kata noveldi.

Meski begitu, Noveldi menyebut mengetahui alamat resmi kantor fintech itu. Pemilik perusahaan fintech itu disebutnya seorang WNA namun ada campur tangan WNI. Noveldi menyebut sebanyak 70 orang sudah menjadi korban dari perusahaan fintech itu. Yang melapor ke kantornya. Jadi ini sangat meresahkan kita sudah menyiapkan pasal yang akan kita laporkan, yang dilaporkan ialah pencemaran nama baik dan atau ancaman dengan kekerasan melalui media elektronik Pasal 27 dan Pasal 29 dan Pasal 45 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Ujar noveldi.

Terakhir noveldi juga mengatakan bahwa dia akan mengusut sampai ke akar akarnya, noveldi mengaku telah geram dengam tindakan seperti ini. noveldi juga menerangkan debt colector yang menyimpang pun akan kita laporkan bukan hanya perusahannya saja. Ujar pengacara yang tidak pernah kalah dalam pesidangan ini.

Pewarta : Alim Bara

Ahli Waris Raden Mattaher, Resmi Gandeng Pengacara Kondang Noveldi Untuk Pengangkatan Gelar Pahlawan Nasional


Tokoh muda Jambi Noveldi Putra Pratama


Jakarta , POLICEWATCH,– Tokoh muda Jambi, Noveldi Putra Pratama mengusulkan agar pejuang asal Jambi Raden Mattaher diangkat menjadi pahlawan nasional. Raden Mattaher, kata Noveldi, merupakan pejuang dan panglima perang Jambi yang bertungkus lumus serta berperan besar melawan penjajahan Belanda, sehingga gelar pahlawan nasional sangat pantas disematkan kepadanya.Raden Mattaher

Terkait hal tersebut, Noveldi yang juga Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum Reformasi Untuk Keadilan (LBH-Rudal) ini, menyatakan pihaknya akan memberikan dukungan usulan pengangkatan Raden Mattaher menjadi pahlawan nasional. 

Dukungan tersebut sudah di lakukan noveldi beberapa waktu yang lalu, saat mendatangi kantor kementrian sosial dan koordinasi ke DPR RI pun sudah di lakukan noveldi, selanjutnya noveldi di jadwalkan akan berjumpa pak menteri sosial Juliari P Batubara dan Pak Presiden Joko Widodo.

‘’Nanti kita jadwalkan,’’ ujar Noveldi.
Menurut Noveldi, nama Raden Mattaher sudah sangat populer di mata warga Jambi. Ini dibuktikan dengan banyaknya nama jalan, bangunan, dan lembaga yang memakai nama Raden Mattaher.

‘’Ada rumah sakit Raden Mattaher, ada Jalan Raden Mattaher, ada lapangan tembak Raden Mattaher, ada juga yayasan yang menggunakan nama Raden Mattaher,’’ jelas Noveldi,

Noveldi menambahkan sejumlah pihak telah menerbitkan buku biografi Raden Mattaher dan memproduksi film dokumenter tentang perjuangan cucu Sultan Thaha Jambi ini.

‘’Menurut saya Raden Mattaher sangat layak diangkat menjadi pahlawan nasional. Dari Jambi baru ada satu pahlawan nasional, yaitu Sultan Thaha Saifudin,’’ ungkapnya.

Lelaki yang berprofesi sebagai Advokat ini, menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk memperjuangkan pengangkatan Raden Mattaher menjadi pahlawan nasional.

‘’Kami akan membantu Pemerintah Provinsi Jambi mendesak pemerintah pusat agar segera menetapkan Raden Mattaher menjadi pahlawan nasional,’’ ungkapnya.

‘’Secara administrasi, persyaratan usulan pengangkatan Raden Mattaher menjadi pahlawan nasional telah dipenuhi oleh ahli waris, yakni Ratumas Siti Aminah Ningrat,’’ pungkasnya.

Raden Mattaher sendiri adalah cucu dari Sultan Thaha yang merupakan salah satu pahlawan nasional yang namanya tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.

Nama Raden Mattaher tidak bisa dipisahkan dari Sultan Thaha. Sebab, beliau merupakan sosok panglima perang tangguh yang dimiliki Sultan Thaha masa itu.

Menurut keterangan berbagai sumber sejarah, Pada tahun 1858 Sultan Thaha Syaifuddin dan Raden Mattaher berhasil menenggelamkan satu kapal perang Belanda Van Hauten di perairan Muaro Sungai kumpeh. Peristiwa sejarah tersebut memberikan gelar Raden Mattaher sebagai Singo Kumpeh.

Saat melawan penjajahan Belanda, Raden Mattaher bertugas sebagai panglima perang yang bergerak di wilayah Muara Tembesi hingga ke Muara Kumpeh.

Pada 7 September 1907, Raden Mattaher harus mengakhiri perjuangannya. Beliau ditangkap oleh pasukan militer Belanda dan ditembak mati di rumahnya sendiri dalam sebuah operasi militer. Raden Mattaher kemudian dimakamkan di komplek pemakaman raja-raja Jambi yang terletak di tepi Danau Sipin Jambi.

Terakhir noveldi berkata akan berjuang sepenuh hati, untuk mendukung datuk. Noveldi juga mengatakan ini amanah dari ahli waris. Insya allah saya akan membantu sampai ke tingkat akhir.

 Sampai gelar bintang tanda jasa di sematkan di ahli waris. Bismillah ujar noveldi yang optimis segera terwujud. Noveldi di kenal sebagai pengacara nasional yang memang kerap jago dalam menangani perkara perkara besar.

Pewarta :MRI

Para Tokoh, Ahli Waris Juga Warga Jambi Meminta Pemerintah untuk Menetapkan Raden Mattaher Sebagai Pahlawan Nasional




Jakarta,POLICEWATCH.NEWS,-  Noveldi Putra Pratama Ketua Umum LBH/LSM RUDAL INDONESIA  mengusulkan nama Raden Mattaher sebagai pahlawan nasional kepada pemerintah pusat. 

Noveldi mengatakan  Perjuangan Raden Mattaher melawan Belanda sangat heroik. Dan luar biasa, perjuangan beliau sangat luar biasa untuk provinsi jambi. Sangat layak untuk menjadi pahlawan nasional, Hal ini di sampaikan Noveldi kepada redaksi policewatch.news  melalui pesan WhatsApp, 08/06/20

Saat di tanya data pendukung untuk pengangkatan raden mattaher sebagai pahlawan nasional. Noveldi mengatakan sudah lengkap dan dari pihak keluarga pun sudah melengkapi sejak dahulu. Hanya saja noveldi mengatakan kita harus segera mengambil tindakan dan langkah yang tepat untuk segera di setujui pusat.

Seperti dengan adanya nama Raden Mattaher untuk nama rumah sakit, nama jalan dan yayasan di Jambi.
  
Noveldi berharap pemerintah pusat menilai kelayakan raden mataher, dan saya dan seluruh warga jambi menginkan kabar baik dari pusat, ujarnya

Noveldi juga dalam waktu dekat ini siap mendeklarasikan di jakarta untuk mendukung raden mattaher sebagai pahlawan nasional bersama teman teman lain. Nanti kita jadwalkan waktunya, Karna kini sudah saatnya.

Noveldi juga mengatakan seharusnya dari dulu raden mattaher ini di jadikan pahlawan nasional. Semoga dengan adanya deklarasi nanti, noveldi mengatakan akan ada tindakan dari pusat untuk mendengar dan melihat, agar segera di setujui. Itu harapannya.

Sebelumnya ada beberapa syarat dan tahapan yang harus dilewati untuk menjadi pahlawan nasional.

Mulai dari h DKT/FGD, buku biografi, hingga ada pengakuan dari daerah semacam penamaan untuk Rumah Sakit daerah, bandara atau bangunan penting lain.

Kenyataan saat ini Provinsi Jambi baru memiliki satu pahlawan nasional yang tersemat pada nama besar Sultan Taha Saifuddin.

"Noveldi juga mengatakan dia akan berkoordinasi dengan pemprov jambi untuk segera ada tindakan jangan sampai tertunda lagi pengangkatan gelar pahlawan ini ungkapnya.


Pewarta : MRI

KPK Tahan Tiga Tersangka Anggota DPRD Inisial C, TH dan PN, Perkara Suap RAPBD Provinsi Jambi



Breaking News 
Dok : MPW

GEDUNG KPK |POLICEWATCH, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga orang tersaangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Suap terkait Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017 dan 2018. Tiga orang tersangka tersebut C (Fraksi Restorasi Nurani), TH (Fraksi PKB), dan PN (Fraksi PPP). 

Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan tiga orang tersangka selama 20 hari pertama, mulai tanggal 30 Juni 2020 sampai dengan 19 Juli 2020 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Sebelum di masukkan ke dalam Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, para tahanan akan terlebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1. 

Tiga orang tersangka yang ditahan hari ini telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 Desember 2018 bersama dengan sepuluh orang lainnya. Tujuh dari sepuluh orang telah dinyatakan bersalah dalam persidangan dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap. 

Tiga tersangka ini disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP. 

Pelaku korupsi dari sektor politik ini tercatat termasuk salah satu yang terbanyak ditangani KPK. Untuk pelaku anggota DPRD, sampai saat ini berjumlah 184 orang anggota DPRD yang tersebar di sekitar 22 daerah. Hal ini tentu saja merupakan sisi yang buruk bagi demokrasi yang sedang kita jalankan. Semestinya kepercayaan rakyat yang diberikan pada para wakilnya di DPR ataupun DPRD tidak disalahgunakan untuk mencari keuntungan pribadi.  

Reporter: Bambang,MD

H.Muslim ,Sosok Anggota DPRD Yang Merakyat dan Rendah Hati.

 H. Muslim Angota  DPRD Kota Jambi periode 2019-2024

Red,Jambi, Policewatch,- Figur Seorang Wakil Rakyat yang satu ini  Sosoknya bersahaja, merakyat dan rendah hati, Berangkat dari bawah, dengan latar belakang sebagai pedagang, siapa sangka sosok satu ini bisa duduk sebagai wakil rakyat di legislatif.

Tak seperti politisi kebanyakan yang memiliki modal mumpuni secara finansial untuk masuk ke kancah politik. Sosok ini justru hanya mengandalkan jaringan relasi dan hubungan baik dengan sesama, namun itu terbukti berhasil membawanya duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Jambi periode 2019-2024

Sosok tersebut adalah H. Muslim Taher, anggota DPRD Kota Jambi dari fraksi Gerindra. H. Muslim sebelumnya lebih luas dikenal sebagai pedagang di Kota Jambi. awalnya adalah ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya. 

Selama menjadi ketua RT, dia dikenal baik dan mampu mengayomi masyarakat sekitar. Sampai saat ini, belum lagi muslim aktif diberbagai organisasi besar mulai dari Lembaga Besar RUDAL (Reformasi Untuk Keadilan) dan masih banyak lagi organisasi lain yang beliau ikuti. 

Kini beliau fokus pada pekerjaan pokoknya sebagi anggota dewan dan akan melaksanakan amanah rakyat dengan sebaik baiknya, muslim juga pandai bergaul, karena keramahannya lah menjadikan muslim sosok bersahaja dimata masyarakat. 

Ditambah lagi dengan jaringan pertemanannya yang cukup luas baik di Kota Jambi hingga ke luar daerah dan selama ini dia menjalin hubungan baik dengan siapa saja yang dikenalnya serta rekam jejak H. Muslim yang dikenal bersih, maka pada kontestasi perhelatan demokrasi 2019 silam banyak pihak mendorongnya untuk maju mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Berkat dorongan tersebut dia akhirnya memantapkan diri untuk maju melalui Partai Gerindra. 

Berbekal restu dari masyarakat dan partai besutan Prabowo Subianto tersebut, akhirnya H. Muslim berhasil meraih suara dominan bahkan melebihi politisi senior di daerah tersebut.

“Saya tidak berambisi, tetapi ahamdulillah masyarakat yang mendukung.

 Ini adalah amanah dan harus kita jaga. Saya hanya berdoa saat itu semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untuk hidup saya ujarnya,” ujar H. Muslim mengenang masa 2019 lalu.

Lelaki 52 tahun itu menyebut, dirinya tidak berharap banyak untuk menang saat itu. Karena menurutnya, ramai para politisi hebat berada di dalam dapilnya, apalagi dia tidak memiliki modal yang besar waktu itu.

Berbekal pertemanan dan menjaga hubungan baik dengan sesama, serta memberikan keteladanan yang luhur dalam kehidupan sehari-hari ternyata memiliki dampak yang besar dalam hidup. Hal itu telah dibuktikan sendiri oleh H. Muslim

“Saya tak pernah mengumbar janji-janji manis di depan masyarakat. Sebaliknya, saya hanya menjaga silaturahmi dengan baik sambil memberikan visi dan misi sebagai caleg,” tambahnya.

Kini pedagang pakaian bekas itu duduk sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi. Atas kepercayaan masyarakat kepadanya itu, H. Muslim mengatakan akan bekerja sesuai tupoksi dengan sebaik-baiknya dan tetap mempertahankan silaturahimi dengan sesama, karna itulah kekuatan yang membawanya hingga posisi saat ini.

Muslim juga saat ini menjadi anggota dewan yang cerdas dan tegas. Bukan sekali dua kali tindakan nya dalam mengemban jabatan dewan mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Kini masyarakat kota jambi memiliki seorang figur tokoh untuk memimpin kota jambi ungkap masyarakat sekitar yang mengaku bangga melihat kinerja muslim.

Saat di tanya apakah akan maju nantinya saat pemilihan walikota jambi nantinya. Muslim hanya tersenyum dan dengan tegas muslim berkata masih jauh. Saya sekarang fokus untuk mengemban amanah yang sudah di berikan kepada saya. Dan insya allah saya akan bekerja dengan baik untuk kemajuan jambi tercinta ujarnya.**Red**

IWO LAHAT KECAM KERAS TERHADAP OKNUM KABID PUPR ANCAM WARTAWAN JAMBI ONLINE

ILUSTRASI


JAMBI - POLICEWATCH.- Dewan Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Online (IWO) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyikapi aksi teror terhadap Miko Adri wartawan Jambi One, yang nyaris di pukuli oleh oknum Kabid di Dinas PU Kota Sungai di kantin PU Kota Sungai Penuh.

Perlakuan tak menyenangkan didapati Miko ketika dirinya mengkonfirmasi pekerjaan proyek di Sungai Jernih, karena masyarakat mengeluh proyek tersebut belum di kerjakan, imbasnya membuat warga terganggu apalagi musim hujan seperti ini karena jalan semakin becek dan licin.

“Sepanjang tugas berkaitan dengan kegiatan jurnalis maka IWO akan mengawal masalah ini.Saya menyarankan agar saudara Miko Adri segera melapor ke aparat hukum, ” kata Ketua DPD IWO Kerinci Sungai Penuh Doni Efendi DPT disampingi Sekjen IWO Riko Pirmando.

Ketua IWO Doni menyampaikan, ancaman ini jelas erat kaitannya dengan pemberitaan. Namun hal itu bisa disimpulkan setelah aparat hukum kepolisian melakukan penyelidikan atas kasus ini.
Karena itu, teman -teman pers untuk tetap waspada dan mengedepankan kode etik pers dalam menjalankan tugasnya. Sepanjang Pers mengikuti rambu-rambu maka tak perlu khawatir dalam menghadapi segala bentuk ancaman.

Sementara itu, Sekjen IWO Kerinci-Sungai Penuh Riko Pirmando mengecam tindakan tersebut. Menurutnya oknum pelaku harus segera diproses dan supaya jelas persoalannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jikapun hal itu karena pemberitaan berarti ada upaya untuk membungkam insan pers.

“Kalau itu adalah upaya untuk membungkam wartawan, saya sekjen IWO menyatakan perang terhadap pembungkaman wartawan,” tegasnya.

Sementara Ketua DPD IWO Kabupaten Lahat Bambang.MD meminta pihak Polda Jambi segera diusut kasus pengancaman terhadap Wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dan segera oknum tersebut diproses hukum lanjut "Bambang

Sumber  : IWO

Sebelum Kotak dan Surat Suara Dibakar, Listrik Sempat Dipadamkan


Reporter : Syamsuri 


Sebelum penganiayaan salah satu anggota Panwascam, massa telah membakar kotak dan surat suara di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung kota Sungai Penuh, Jambi, Kamis (18/4/2019)

Jambi (Policewatch.news) - Sebelum penganiayaan salah satu anggota Panwascam, massa telah membakar kotak dan surat suara di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung kota Sungai Penuh, Jambi, Kamis (18/4/2019) pukul 01.00 WIB.

Anggota PPK Tanah Kampung, Rudi Hartono, saat dikonfirmasi mengakui adanya pembakaran kotak suara di Desa Koto Padang tersebut. “Benar, kami mendapat laporan sekitar pukul 4.30 WIB subuh tadi. Katanya kotak suara sudah dibakar oleh orang tak dikenal (OTK),” katanya.

Sampai saat ini dia mengaku belum mendapat laporan rinci berapa jumlah kotak suara yang dibakar tersebut. “Belum ada kepastian soal jumlah yang dibakar,”jelasnya.

Rudi menambahkan, sekitar pukul 1.00 Wib dini hari, PPK masih berkoordinasi dengan petugas PPS. Saat itu, sedang dilakukan salinan C1. Namun sekitar pukul 4.30 WIB ada laporan terjadi kerusuhan di TPS. “Paginya kami mendapat info dari kepolisian yang datang ke lokasi kejadian, bahwa kotak suara telah dibakar,” tuturnya.

Di Koto Padang sendiri jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada sebanyak lima lokasi. “Jumlah DPT sekitar 1.000 lebih. Kita tidak tahu apa semua kotak dibakar atau hanya sebagian,”bebernya.

Informasi yang didapat, sebelum kerusuhan terjadi listrik di TPS sempat padam diduga sengaja dipadamkan orang tak dikenal (OTK), Setelah itu ada beberapa OTK masuk ke TPS sehingga petugas KPPS ketakutan.

“Memang sempat ribut-ribut, setelah itu paginya diketahui kotak suara sudah dibakar,” terang sumber yang enggan disebut namanya.

Prabowo: Kita Break Dulu "Azan Zuhur" Berkumandang


Reporter : Syamsuri
Pidato Prabowo di JAMBI

Jambi (policewatch.news),-  Kunjungan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Jambi mendapat sambutan meriah dari pendukungnya. Mantan Danjen Kopassus tersebut, bahkan didapuk untuk memberikan pidato di Ratu Convention Center (RCC), Kamis (14/3/2019).
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan beberapa hal. Seperti tugas pemimpin yang harus menegakan keadilan dan mensejahterakan rakyat, serta pentingnya akal sehat sebagai pemimpin.
"Senior saya, Ben Mboi, pernah memberikan nasehat. Prabowo, jika ingin menjadi pemimpin, gunakan akal sehatmu dan cintai rakyatmu," katanya.
Dilansir dari Metro Jambi, Prabowo sempat menghentikan pidatonya sejenak saat azan Salat Zuhur berkumandang.
"Kita break dulu. Di luar sedang azan Zuhur. Saya mau istirahat dulu, mau minum kopi," lanjut Prabowo yang disambut tepuk tangan pendukungnya.
Teriakan Indonesia Menang Dan Yel - Yel  Prabowo - Prabowo Bergemuruh
Oleh Ribuan Relawan Prabowo Sandi di Jambi 

Setelah azan Zuhur selesai berkumandang, Prabowo kembali melanjutkan pidatonya.
Untuk diketahui, kedatangan Prabowo di Kota Jambi yang seharusnya tiba pukul 10.00 WIB sempat tertunda lebih dari satu jam. Prabowo mendarat di Bandara Sultan Thaha sekitar pukul 11.18 WIB.
Kepada media, ia mengaku keterlambatannya karena ada urusan di bandara.
"Tadi sempat tertahan di bandara," kata Prabowo singkat.

Di Sambut Ribuan Masyarakat Jambi Prabowo Persembahkan 2 Pantun Dalam Pidato Kebangsaannya



"Menenun songket di muka serambi, songketnya indah harus dilestarikan. Terima kasih rakyat Jambi, mohon kami didukung dan didoakan,"
"Pergi ke hutan mengambil rotan, dibawa pulang diikat tali. Semoga kita diberikan kesehatan agar di lain waktu dipertemukan kembali,"

Reporter : Syamsuri 
Kampanye Capres 02 di Gedung Ratu Convention Center kawasan Broni, Sipin Kota Jambi, Kamis (14/3).

Jambi (policewatch.news),--Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan, sambutan masyarakat Jambi atas kehadiran dirinya luar biasa dan penuh semangat. Prabowo hari ini berkampanye di Provinsi Jambi.
"Setelah saya keliling-keliling ketemu rakyat saya jadi muda 15 tahun. Apalagi ketemu emak-emak kalau ketemu banyak yang menarik-narik saya, mungkin gemes," kata Prabowo setibanya di ACC Hotel Ratu Kota Jambi, Kamis (14/3).
Menurutnya, di berbagai daerah sambutan luar biasa juga ada pada emak-emak. Bahkan, kata Prabowo, emak-emak sampai menarik-narik tangan dan bajunya.
"Terima kasih sambutan masyarakat Jambi yang meriah, penuh semangat dan penuh gemuruh terhadap saya dan rombangan," kata Prabowo
Ribuan Warga Jambi Sambut Prabowo

Warga dan para kader partai koalisi Indonesia Menang Capres 02 sudah mulai memadati lokasi kegiatan sejak 08.00. Volume kendaraan menuju titik acara juga terlihat padat.
Kegiatan Prabowo Menyapa Masyarakat Jambi ini juga dikawal ratusan aparat keamanan. Kedatangan Prabowo semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB namun baru tiba pukul 11.30 WIB.
Kedatangan Prabowo untuk memberikan pidato kebangsaan. Menurutnya pantun merupakan ciri khas budaya Melayu, Capres RI 02 Prabowo Subianto membacakan dua pantun di saat menyapa masyarakat Jambi, di Gedung Ratu Convention Center kawasan Broni, Sipin Kota Jambi, Kamis (14/3).
Prabowo membacakan pantun di depan ribuan pendukung dan relawan yang setia menunggunya.  "Menenun songket di muka serambi, songketnya indah harus dilestarikan. Terima kasih rakyat Jambi, mohon kami didukung dan didoakan," ujar Prabowo disambut sorakan gemuruh pendukung dan relawan Prabowo Presiden
Kemudian pantun kedua yang dibacakan Prabowo. "Pergi ke hutan mengambil rotan, dibawa pulang diikat tali. Semoga kita diberikan kesehatan agar di lain waktu dipertemukan kembali," kata Prabowo.
Pantauan policewatch.news  di lapangan, Prabowo tiba di tempat acara sekitar pukul 11.40 WIB disambut ribuan masa yang sudah menunggunya. Terlihat sambutan histeris ribuan massa di sepanjang jalan dari Bandar Udara Suthan Taha Jambi  hingga  masuk kedalam gedung. Prabowo menyapa para pendukungnya dari atas mobil. Warga berdesak-desakan menghampiri mobil yang ditumpanginya untuk bersalaman. Sementara yang lain mengabadikan kegiatan itu dengan ponsel mereka.

Polisi Ringkus Komplotan Pencuri di Rumah Kosong


Reporter : Syamsuri 
ILUSTRASI

 Jambi (policewatch.news) - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Jelutung yang didukung Polresta Jambi dan Polda Jambi, pada Rabu (6/3), menangkap lima orang komplotan pelaku pencurian spesialis di rumah kosong, penangkapan dilakukan di kawasan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Lima orang pelaku yang ditangkap adalah M Fredy Saputra alias Edi (32), Hendri (44), A Pendra alias Pen (32), dan Randi Radiyus alias Radius (35) asal Sumatera Selatan, dan Mirwansyah alias Iwan (35) asal Kota Jambi, kata Direskrimum Polda Jambi AKBP Edi Feryadi melalui Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Herman, Sabtu.9/3

Penangkapan terhadap komplotan itu dilakukan berdasarkan laporan korban bernama San San (38), warga RT14 Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Berdasarkan laporan korban, kawanan pelaku melakukan aksinya pada 5 Maret lalu sekitar pukul 23:30 WIB, saat rumah korban dalam keadaan kosong.

Adanya aksi pencurian itu diketahui korban setelah mengecek CCTV yang terhubung ke handphone miliknya. Korban melihat kondisi rumah yang awalnya ditinggal kosong sudah berantakan, jendela samping rusak dan terbuka, serta lampu rumah menyala.

Setelah kejadian tersebut korban melaporkan kasus itu ke Polsek Jelutung dan langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan dan akhirnya dengan didukung Polresta Jambi dan Polda Jambi, Polsek Jelutung berhasil menangkap kawanan pelaku di kediaman Mirwansyah alias Iwan.

Saat ini para pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Jelutung guna proses lebih lanjut.

Dalam aksinya kawanan pelaku berbagi peran untuk bisa berhasil menjarah atau mencuri rumah korbannya yang dalam keadaan kosong dan akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta rupiah.

Kasus itu kini sedang dikembangkan untuk mencari tahu dimana saja para pelaku telah beraksi atau membongkar rumah korban lainnya yang ada di Jambi.

Dari pengakuan pelaku, mereka telah beberapa kali berhasil membongkar atau mencuri di rumah kosong lainnya dan hasilnya mereka bagi-bagi sesuai dengan perannya masing-masing.

Karang Taruna Propinsi Jambi meriahakan HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL

Jambi : policewatch.news
    Sabtu 15 Desember 2018 Propinsi Jambi tepatnya di halaman Rumah Dinas Gubernur Jambi melaksanakan Kegiatan Hari Kesetiakawanan sosial Nasional  dengan tema Kesetiakawanan Sosial Harmoni Indonesia yang dimulai dengan rincian acara Jalan Santai dan Donor Darah yang di ikuti oleh ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat salah satunya Organisasi Karang Taruna yang di ketuai oleh Navid, Kaun Disabilitas serta beberapa Perusahaan di  Propinsi Jambi.
     Dalam kesempatan acara ini Navid selaku Ketua Karang Taruna Propinsi Jambi mengucapkan Terima kasih kepada Kementerian Sosial yang juga membawahi Dinas Sosial Propinsi Jambi yang berperan aktif menyukseskan kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial ini semoga dengan kegiatan ini bisa menumbuh kembangkan  semangat kebersamaan dan peduli kepada sesama untuk saling berbagi guna menciptakan solidaritas dan Kesetiakawanan Sosial.
  Dengan kesempatan itu juga saya atas nama  Karang Taruna Propinsi Jambi mengucapkan rasa bangga kepada seluruh lembaga lembaga serta para pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini hingga terlaksana  dengan lancar sesuai harapan juga tak lupa saya ucapkan selamat kepada para penerima bantuan dan penghargaan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia " ungkap Navid

Reporter  :Syamsuri Syamsuri

HENDRI "KABAG PEMDES AKAN TURUN TERKAIT KISRUH" BEDAH RUMAH DI BERBAK,

Reporter : Samsuri
Bangunan sengketa

JAMBI-Tanjab Timur , Policewatch.news,-Warga Desa Rawasari Kecamatan Berbak mempertanyakan status tanah bangunan permanen yang berdiri tegap diduga diatas Tanah Kas Desa Rawasari yang mana bangunan permanen itu juga mendapat aliran Dana Program BSPS tahun 2018 ini.

Menurut warga setempat yang tak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa tanah sebentang dengan kami ini termasuk lah rumah permanen milik orang tuanya kades itu masuk Tanah Kas Desa ( TKD ) tetapi bisa bangun permanen padahal inikan tanah untuk sewa saja dan tiap tahun dibayarkan sewanya kepada Desa tetapi bisa juga dapat bantuan Program BSPS padahal syaratnya harus tanah hak milik kalau dia punya surat tunjukan kepada kami"  jelasnya.

Terkait kejelasan status Tanah Kas Desa ( TKD ) Rawasari itu. Hendri selaku Kepala Bagian Pemerintah Desa Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat dikonfirmasi melalui via whatsapp menjawab kami akan segera turun untuk ngecek kesana sesuai surat tanah yang ada di pemda tunggu Kabar dari Kami bang atau nanti Kito samo samo turun ke lokasi " jelasnya singkat

Program BSPS di Tanjab Timur Menuai Polemik


Reorter : Syamsuri
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya  BSPS  tahun 2018
(POTO: 6/12/2018-Syamsuri policewatch)

Jambi - Tanjab Timur, policewatch.news,-Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya  BSPS  tahun 2018 atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Bedah Rumah yang berasal dari Pemerintah Pusat dengan menggunakan dana APBN yang disalurkan di kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 637 unit untuk di dua kecamatan yaitu Kecamatan Nipah Panjang dan Berbak sudah terlaksana.

     Namun program BSPS yang terlaksana di dua kecamatan antaranya Kec. Berbak tepatnya di desa Rawasari  menuai Polemik hangat pasalnya diduga ada 11 unit rumah berada di atas lahan Tanah Kas Desa ( TKD ) Rawasari yang status tanah bukan hak milik pribadi warga yang mana diketahui legalitas kepemilikan tanah adalah menjadi salah satu syarat untuk permohonan penerima bantuan program BSPS itu sendiri.

     Menurut keterangan dari warga setempat sebagai penerima Program BSPS itu sendiri  tanah yang mereka tempati ini adalah Tanah Kas Desa ( TKD ) karna warga tidak memiliki surat keterangan tanah hak milik melainkan hanya menyewa yang setiap tahun selalu dibayarkan uang sewa tanah kepada desa senilai Rp 20.000,00 yang ditandai dengan kwitansi pembayaran, 

     Rokip Kepala Desa Rawasari saat di konfirmasi terkait hal itu menjawab  bahwasanya sepengetahuannya lahan itu bukan termasuk lahan TKD dan lebih lanjutnya silahkan tanya ke pihak fasilitator yang mendampingi program ini, secara terpisah edi selaku fasilitator saat dikonfirmasi menjelaskan bahwasanya hal ini sedang dirembugkan dengan para pihak karna  hanyalah kesalahan administrasi,  terkait status tanah dan uang sewa silahkan tanya kan lagi kepada kades nya yang lebih memahami " tutupnya.

WARGA RUMAH KHUSUS NELAYAN NIPAH PANJANG KELUHKAN AIR BERSIH DAN LISTRIK.


Reporter : Syamsuri
Perumahan khusus Nelayan di kecamatan nipah panjang kabupaten Tanjung Jabung Timur

Jambi,-policewatch.news,-Warga penghuni rumah khusus Nelayan di kecamatan nipah panjang kabupaten Tanjung Jabung Timur yang merupakan warga relokasi dari nelayan sekitar yang berangsur angsur sudah mulai menghuni RUMNEL yang berjumlah 50 unit rumah tersebut di mulai semenjak 2 hari setelah hari raya idul adha 1439 Hijriyah 2018 kemaren.

  Saat warga RUMNEL tersebut ditemui oleh awak media ini warga menyampaikan dengan mengeluhkan fasilitas air bersih serta listrik yang belum bisa dinikmati sampai berita ini di turunkan , sementara  untuk memenuhi kebutuhan air warga penghuni rumah nelayan tersebut terpaksa harus mengambil dari parit atau sungai yang ada di sekitar pemungkiman yang kondisi airnya masih kotor, padahal diketahui air adalah sebagai kebutuhan dasar " ujar warga  

  Saat ditanya kenapa tidak menggunakan fasilitas saluran air yang sudah disediakan di perumahan itu menurut warga semua itu terkendala karna aliran listrik yang belum tersambungkan sehingga saat malam mereka harus menggunakan lilin atau lampu minyak untuk penerangan.-

BADKO HMI PROPINSI JAMBI BAHAS POLEMIK ANGKUTAN BATU BARA


Reporter : Samsuri
Diskusi ber tema "Analisis Polemik Perusahaan Batubara dan Masyarakat" 

Jambi, policewatch.news,-Pengurus Badko HMI Jambi laksanakan diskusi ber tema "Analisis Polemik Perusahaan Batubara dan Masyarakat" Siapa yang Salah ? 
Diskusi ini di Hadiri banyak Organisasi Kepemudaan antara lain KAMMI,GMNI,IMM,Pemuda Muhamadiyah,PMKRI Dan Beberapa Paguyuban Mahasiswa Daerah.

Diskusi di laksanakan di lantai 2 kedai kopi nikmat Sungai Kambang, menghadirkan tiga narasumber, Musri Nauli, SH (Pengamat Hukum), Puji Siswanto,SE (Assosiasi Angkutan Batu Bara) Lutfhi Wahyudi, ST, MT (Akademisi) yang di Moderatori oleh Bung Saiful Roswandi

Berjalan dengan Hangat Berdasarkan Paparan data diskusi melalui Badko HMI Jambi menghasilkan Beberapa Rekomendasi di antara nya ; 

1.Meminta Pemerintah Tegas mengkaji ulang izin dan menghentikan aktivitas perusahaan yang belum memenuhi izin sesuai dengan Undang-undang

2.Meminta Pemerintah Transparan dan memberikan informasi Jumlah PAD yang di hasil kan oleh Pajak Perusahaan Batu bara.

3.Memberikan beberapa Tuntutan melalui Jalur Hukum kepada Perusahaan dan Dinas Terkait terbukti melakukan pengrusakan dan Pembiaran Ekosistem, tidak melakukan kewajiban Me reklamasi Lubang Pasca Tambang.

4.Meminta Gubernur Mengevaluasi Kinerja Dinas ESDM dan Perhubungan karena Tidak mampu bekerja dan memberikan Pengawasan sesuai dengan UU dan Peraturan yang Berlaku.

5.Meminta Pemerintahan Untuk segera melakukan Upaya duduk Bersama melibatkan seluruh stake Holder Dalam Pembahasan solusi dari Polemik Batubara

6.Melakukan Judicial Review terkait UU  Minerba dengan dengan Data dan Fakta yang ada

7.Pemerintah Memeriksa Seluruh Surat kendaraan dan Memeriksa Urine seluruh Supir armada batubara yang hari ini ter indikasi mengunakan Narkoba.

Iin habibi selaku Ketua Umum Badko HMI Jambi mengatakan "Langkah-langkah Strategis dan taktis selanjutnya disusun oleh Tim yang sudah di bentuk dari Pimpinan-Pimpinan OKP Cipayung+ untuk  segera Dilaksanakan" Tegas nya,

Komitmen Bersama ini kami lakukan atas dasar kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai Mahasiswa dalam memberikan kontribusi terbaik terhadap daerah.Pungkas nya.


GRANAT Jambi Siap Perangi Narkotika..!!!

Logo  GRANAT

Jambi : policewatch.news,-Organisasi Gerakan Nasional Anti Narkotika ( GRANAT ) Dewan perwakilan daerah ( DPD ) Propinsi Jambi yang di komandoi oleh Aspihani mulai aktif dan bergerak sesuai visi misi organisasi tersebut dengan mensosialisasikan dampak penggunaan Narkoba  dan mencegah, serta ikut memerangi ,memberantas peredaraan narkoba yang semakin ganas dan terorganisirnya sindikat peredaran Narkotika yang kian marak masuk ke daerah propinsi jambi khususnya. 

   Dengan terbentuknya kembali organisasi GRANAT ini dipropinsi jambi Aspihani selaku ketua akan terus bergerak berjuang bersama pengurus lainnya yang mulai tersusun dalam kepengurusan dan segera membentuk kepengurusan  Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) di masing masing Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Jambi dengan tujuan agar lebih efisien dalam memberikan arahan terhadap masyarakat dan generasi muda untuk  lebih paham tentang bahaya narkotika  dan kita akan berkaloborasi dengan jajaran pemerintah, penegak hukum, mudah - mudahan bisa membatu pemerintah dan penegak hukum dalam urusan barang narkotika ini, karna saya lihat penguna narkotika ini sangat banyak sekali bahkan sampai ke anak²  tingkat Sekolah Dasar " imbuhnya



  Selaku ketua granat provinsi jambi, Aspihani sangat prihatin dengan kondisi jambi saat ini, kedepannya dengan keberadaan GRANAT dapat berkontribusi besar dalam memerangi peredaran narkoba di Jambi.” Anak muda adalah aset bangsa,  Jadi kita wajib melindunginya terkhusus dari bahaya narkoba,”pungkas Aspihani(Samsuri)

WARGA KENALI ASAM ATAS MERIAHKAN HUT. RI KE 73 DENGAN JALAN SEHAT

Memeriahkan HUT RI


Jambi,policewatch.news,-Dalam rangka ikut memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke 73 Tahun, warga Kelurahan Kenali Asam Atas Kecamatan Kota Baru ikut berpartisipasi untuk mengadakan kegiatan jalan Sehat yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 26 Agustus 2018 guna menjaga keakraban dan menjalin silahturahmi agar makin tumbuh rasa solidaritas yang harmonis sesama warga.

Antusias warga dalam mengikuti kegiatan jalan santai ini patut dipuji karna terlihat keakraban dalam tegur sapa mereka yang menunjukan kerukunan dan kekompakan  dalam kebersamaan

Haryono, SE salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan jalan sehat tersebut saat diwawancarai mengatakan sangat senang dan bahagia ikut dalam kegiatan tersebut dan Haryono,SE berharap melalui kegiatan ini mampu menciptakan semangat kemerdekaan dan menumbuh kembangkan rasa saling asah, asih dan asuh, semoga kedepannya kegiatan ini terus menjadi kegiatan tahunan dilingkungan ini khususnya.

   Di penghujung acara kegiatan jalan sehat tersebut tampak terlihat panitia acara memberikan hadiah kepada peserta yang beruntung mendapatkan nomor juara yang dicabut secara goncang dan disambut teriak dan canda peserta dalam keakraban.(Samsuri)

IIN HABIBI- HMI PROPINSI "JAMBI MENOLAK CALEG" EX KORUPTOR

REPORTER : Samsuri
Ketua Umun Badko HMI Provinsi Jambi Iin habibi
JAMBI,POLICEWTCH.NEWS,-Ketua Umun Badko HMI Provinsi Jambi Iin habibi, mendukung sikap tegas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi Menolak Caleg ex Koruptor  dalam rangka menjalankan aturan larangan terkait Caleg Mantan Koruptor dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) untuk Pemilihan Legislatif 2019.

Iin habibi mengapresiasi sikap KPU Prov.Jambi dan Jajarannya yang tegas dengan larangan mantan koruptor mendaftar sebagai caleg.

Karena menurutnya, KPU sebagai penyelenggaran Pemilu juga memiliki wewenang sesuai dengan tupoksinya untuk mencapai tujuan Pemilu berkualitas.

Aturan ini akan berdampak positif dalam sistem Demokrasi di Indonesia Dan Jambi khusus nya, Kualitas elit yang terpilih jadi sedikit lebih baik dengan tidak adanya eks pesakitan dalam perkara korupsi terpilih lagi,” katanya.

Menurut Iin Habibi sikap ini merupakan sikap dari civil society dan oleh institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), “Sikap kami ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang mendukung tidak ada lagi caleg mantan koruptor,” ujarnya.

Iin habibi berharap dengan tidak ada lagi caleg ex koruptor, maka akan memperbaiki kualitas Demokrasi bersih nya Parlemen dari Para Koruptor apalagi baru ini terjadi OTT di Jambi menjadi Perhatian kita semua,banyak Pimpinan dan anggota DPRD yang ikut serta dalam kasus korupsi tersebut.

Iin habibi mengajak seluruh Elemen Masyarakat mendukung kebijakan KPU menolak Caleg Ex Koruptor agar yang mewakili Hak kita nanti dari Parlemen memiliki kualitas baik dan bersih dalam menjalankan amanah Rakyat,tegasnya.

PILWAKO JAMBI : '' ANAK DIBAWAH UMUR IKUT MENCOBLOS "

RAPAT HASIL PILWAKO JAMBI

JAMBI,POLICEWATCH.NEWS,-Perhelatan PILKADA Kota jambi yang dilaksanakan serentak diberbagai wilayah di Indonesia pada hari Rabu 27 juni 2018 menuai berbagai polemik.
Salah satunya di TPS 09 kelurahan Kenali Asam Atas Kecamatan Kota Baru, di Pesta Pemilihan Walikota yang di ikuti dua  pasangan calon yaitu Paslon Nomor 1 Abdullah Sani_Kemas Alfarizi dan Paslon 2 Syarif Fasha_Maulana.

Temuan ini bermula dari anggota Panwas kelurahan dan Kecamatan yang melaporkan bersama saksi di TPS tersebut ke Panwaslu Kota Jambi, dengan laporan bahwasanya ada anak yang dibawah umur ikut menggunakan hak pilih di TPS tersebut sedangkan diketahui melalui C6 atau DPT tidak terdaftar.

Terkait temuan itu saksi dari PDIP yang bernama Oklan saat dikonfirmasi membenarkan hal itu dan sudah dilaporkan ke panwaslu kota jambi sehingga khusus kotak suara dari TPS 9 Kel. Kenali Asam Atas tersebut saat penghitungan Pleno di kecamatan ditunda untuk sementara waktu karna saksi keberatan.

Menurut Arfandi selaku Ketua Panwaslu Kecamatan  Kota Baru saat dikonfirmasi terkait hal itu Arfandi membenarkan informasi itu dan pihaknya sudah melaporkan ke Panwaslu Kota untuk dikaji lagi. ( Syam )