Tampilkan postingan dengan label MEDIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MEDIA. Tampilkan semua postingan

Ketum IWO: Stasiun TV Bisa Gulung Tikar

 

Jodhi Yudono Ketum IWO ( Ikatan Wartawan Online) 

JAKARTA | POLICEWATCH.NEWS - Jodhi Yudono Ketum IWO ( Ikatan Wartawan Online) menilai stasiun televisi bisa gulung tikar, kecuali mereka mau melakukan pembenahan dan terus merekrut sumber daya manusia (SDM) yang mampu membaca pesatnya laju teknologi agar tidak ketinggalan kereta," ujar Jodhi yamg belakangan ini menyejukan suasana di tengah pandemi, melalui lagu-lagunya di sosial media youtube dan whatsapp.

Permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi yang diajjukan oleh pihak RCTI, iNews, idealmya harus memiliki dasar faktual yang jelas, karena jika mencermati tren teknologi sekarang ini, pelaku usaha di beberapa sektor usaha yang masih tidak antisipatif dengan terobosan teknologi yang semakin Advanced, mereka terancam akan gulung tikar, " tegasnya.

H ini sudah terjadi, salah satunya yang terjadi pada perusahaan angkutan umum, ketika hadir angkutan online seperti gojek dan grab, maka angkutan yang masih mempertahankan dengan pola operasional yang manual, otomatis akan merasakan dampak hadirmya angkutan dengan media berbasis internet, dan ini fakta sosial hari ini.


Pengguna media angkutan online hanya tinggal klik, kendaraan sudah di depan rumah atau di depan kantor, tanpa perlu berjalan keluar lagi untuk menunggu dan bahkan mengantre hanya untuk menggunakan angkutan.

Senada dengan Jodhi, Ketua Bidang Hukum IWO, Sandy Nayoan, SH, mengatakan, reformasi dan pergerakan teknologi internet yang semakin pesat ini sebenarnya sudah memjadi cita-cita luhur Pendiri Bangsa Indonesia yang termakstub di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke empat yang bernunyi "untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa ". 

Artinya, pemerintah paska reformasi, serius dan up to date mengawal cita-cita Pendiri Bangsa. "Terbukti, jika sebelumnya hanya orang perkotaan yang memiliki kemampuan dan kecepatan mengakses informasi dan bertransaksi bisnis, kini dengan hadirmya teknologi internet, masyarakat pedesaan dapat mengakses imformasi dan melakukan pemgembangan sumber daya ekonomi yang ada di wilayah pedesaan, bahkan tren ini memanfaatkan hingga di pelosok Tanah Air," ujar Sandy Nayoan yang berprofesi sebagai Pengacara. 

Sandy menambahkan, tidak itu saja, hari ini masyarakat di seluruh Tanah Air dapat menggali, berekspresi serta mengembangkan potensi diri mereka melalui teknologi Internet, "Mau jadi aktor bisa, mau jadi penyanyi juga bisa, mau jadi pelawak bisa, mau jadi Presiden juga bisa," tambah Sandy Nayoan yang pernah meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Terbaik Piala Citra. 

"Jadi jika masyarakat semakin cerdas, maka akan berimplikasi pada kesejahteraannya," ujar Sandy yang juga Ketua Advokasi dan Hukum Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (IWO)
menggantikan posisi DR. R. M. Ibnu Mazjah, S.H., M.H. yang kini menjadi anggota Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.

Jodhi Yudono menimpali, bahwa berdirinya IWO ini juga bukan tanpa konsep. "IWO berdiri karena membaca tren dan kultur masyarakat dewasa ini yang sudah tidak banyak lagi mengakses informasi melalui buku dan media cetak, juga media televisi, masyarakat lebih sering menggunakan perangkat handphone yang mudah dibawa-bawa, dan di kantongi, kan ga mungkin tenteng-tenteng televisi, faktanya kimi era efisiensi dan efektifitas."

Situasi pandemi dan PSBB seperti saat ini, akses internet sangatlah signifikan kontribusinya dan menentukan jalannya penyelenggaraan Negara ini. "Jadi menurut hemat saya, pelaku usaha atau masyarakat yang tidak update dengan perkembangan teknologi internet ini dan tidak mau menyesuaikan dengan kemajuan tekmologi, akan ketinggalan kereta dan gulung tikar, salah satu konsekuensinya, ibarat dulu warung, tertinggal dengan hadirnya super market, dan kini super marketpun harus bersaing dengan kekuatan jari manusia yang hanya dengan mengklik, kebutuhan yang ingin dibeli sudah langsung diantar ke tempat tujuan yang di inginkan," imbuh Jodhi. 

Presiden Jokowi pun memiliki konsep, jika periode sebelumnya beliau fokus pada pembangunan infrastruktur demi tercapainya efisiensi dan efektifitas dalam berbagai sektor, kini beliau fokus pada peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) tentu karena desakan dan tuntutan trend globalisasi, sambung Sandy sebagai kata penutup.

Reporter : Bambang.MD
Ketua IWO Lahat

GAWAT “Gabungan Wartawan Nekat ” Siap Perangi Ketidak Adilan Terhadap Insan Media.

 
Dok :MPW

Garut,POLICEWATCH.NEWS,-Pertemuan insan media yang digelar hari ini,Jumat 18/09/2020 yang bertempat di LEC jln Guntur Sari Kabupaten Garut.

Pertemuan ini,bertujuan untuk menjalin erat tali silaturahmi antara insan media yang berada di kabupaten Garut.

Pertemuan kali ini di hadiri oleh 45 media cetak dan online yang tergabung dalam Gabungan Wartawan Nekat ( Gawat).

Awal mula terbentuknya Komunitas Gawat ini,di dasari karena semakin maraknya kekerasan dan ketidak adilan,yang terjadi terhadap para wartawan/Jurnalis.

Demi antisipasi yang mungkin akan terjadi,ketidak adilan dan kekerasan terhadap para insan media, kami memperkuat dengan rasa saling menyanyangi sesama wartawan sebagai satu keluarga ” jika yang satu sakit kita harus ikut merasakan sakit ” ujar heru

Hal yang sama diungkapkan Ade Tomy ” kita harus saling berkoordinasi dan dan saling membantu dalam segala permasalahan yang yang terjadi dilapangan.” ucapnya

Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

Pewarta : (Dera Taopik)

Bupati Muba Ucapkan Selamat Datang Lensamuba.com di Bumi Serasan Sekate



Muba-POLICEWATCH NEWS- Ramaikan Dunia Media Online di Bumi Serasan Sekate, PT Lebar Media Group kembali melaunching salah satu Media Online yang bernaung didalam satu kesatuan Lebar Media Group yaitu Lensamuba.com.

Dilaunching pada 7 September 2020 lalu, Lensamuba.com diharapkan menjadi salah satu Media Online Terpercaya dan Aktual dalam menyebarkan informasi pemberitaan terkhususnya di kabupaten Musi Banyuasin.

Hadirnya Lensamuba.com sendiri disambut baik oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yang dalam kesempatan mengucapkan, selamat kepada media Lensamuba.com yang baru saja berdiri dan mudah-mudahan menjadi salah satu media terpercaya di kabupaten Musi Banyuasin.

" Diharapkan Media Lensamuba menjadi salah satu media yang menyebarkan informasi Teraktual, Terpercaya dan Keren khususnya di Musi Banyuasin, sekali lagi mudah-mudahan selalu sukses untuk Lensamuba," dikatakan Dodi Reza sekaligus menyambut baik hadirnya Lensamuba, Rabu (9/9/2020).

Sementara itu Pimpinan Redaksi sekaligus Penanggungjawab Media Online Lensamuba.com Riyan SyahPutra mengucapkan, terima kasih atas ucapan yang diberikan oleh Bapak Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dimana beliau telah menyambut baik kehadiran Lensamuba.com di Bumi Serasan Sekate.

" Saya berharap dengan hadirnya Lensamuba di kabupaten Musi Banyuasin dapat membantu Roda Pemerintahan serta menjadi penyeimbang informasi publik terpercaya serta teraktual seperti yang diucapkan oleh Bapak Bupati," ucap Riyan.

Dilanjukannya, saya juga berharap kedepannya nanti dapat membangun Sinergitas yang baik dengan Instansi - instansi dibawah naungan Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin terkhususnya.

" Tidak hanya instansi-instansi saja akan tetapi saya juga akan memperkenalkan hadirnya Lensamuba kepada TNI-Polri yang selama ini baik Sinergitas maupun Silahturahmi sudah terjalin dengan baik," harapnya.(Wahyudi/ril)

Pewarta : Edi Wahyudi

Terkait Pembunuhan Wartawan, Anggota Kodim 0405 dan Polres Lahat Monitor Jalanya Aksi Damai Wartawan

Dok : ist mpw

LAHAT- POLICEWATCH.NEWS, Terkait Pembunuhan wartawan media online Sulawesion.com di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Hari ini wartawan Kabupaten Lahat yang terabung media cetak, Online dan Media Tv melakukan aksi damai dilampu merah simpang Kejaksaan dan ke Polres Lahat

Dalam Aksi solidaritas oleh wartawan Lahat, beberapa Anggota Unit Intel Kodim 0405 Lahat ikut monitor dalam aksi damai serta pengamana dari Anggota Polres Lahat.

Aksi diikuti dari Wartawan yang bertugas di Bumi Seganti Setungguan, baik media Online, Koran dan Tv, yang dilakukan di halaman Polres dan Kantor Kejaksaan Lahat. Kamis (26/08).

“Kami minta kepada Polri Untuk segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Demas Leira, wartawan media Online kabardaerah.com Kabupaten Ma
muju. Kami mengingatkan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, dan untuk itu kami Jurnalis Lahat menyatakan sikap,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Lahat AKBP. Achmad Gusti Hartono, S.I.K. yang dalam hal ini disambut Waka Polres Lahat Kompol Budi Santoso , merespon dengan baik atas aksi solidaritas kawan- kawan Media yang bertugas di Kabupaten Lahat.

“Kami Polres Kabupaten Lahat mengapresiasi solidaritas dari kawan-kawan Jurnalis, terhadap sahabat Dimas Laera Semoga kasus ini segera terungkap serta dihukum sesuai UU yang berlaku bagi pelaku,” ungkapnya.

Menanggapi soal kejadian wartawan median online Sulawesion.com yang meninggal akibat dibunuh di Kabupaten Mamuju. Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Syawaf Al Amin S.E melalui Pasi Intel Kodim 0405 Lahat Kapten Chb Purwadi mangatakan.

" Kami dari Kodim 0405 Lahat mengapresiasi solidaritas dari kawan-kawan Jurnalis di Lahat. dan juga kami turut bela sungkawa atas meninggalnya Demas Leira selaku sebagai jurlanis media online semoga almarhum di terima disisi allah Swt," ucap Pasi Intel.

Reporter : Bambang.MD

GABUNGAN SOLIDARITAS WARTAWAN LAHAT MELAKUKAN AKSI DAMAI

Aliansi Wartawan Lahat ,Aksi Solidaritas Desak Polisi Usut Meninggalnya Wartawan di Mamuju Sulawesi Barat


aksi solidaritas Gabungan jurnalis Kabupaten Lahat, ke Polres Lahat. Terkait meninggalnya Demas Laira

LAHAT,POLICEWATC.NEWS - Gabungan jurnalis Kabupaten Lahat mengelar aksi solidaritas,ke Polres Lahat. Terkait meninggalnya, Demas Laira (28), di Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat, yang diduga sebagai korban pembunuhan. Titik kumpul di mulai di depan Graha Simpang Kejaksaan Lahat dan menuju ke Mapolres Lahat . Kamis (27/08/2020) 

Demas Laira merupakan wartawan kabardaerah.com Sulbar ditemukan tidak bernyawa yang di duga tewas dengan luka tusukan benda tajam di sekujur tubuhnya.Di pinggir jalan Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa Mateng, Sulbar. 

Koordinator aksi solidaritas Aliansi wartawan Bambang MD media Policewatch.news yang sekaligus Ketua IWO Kabupaten Lahat  mengatakan " Hari ini kami menyampaikan aksi solidaritas terkait meninggalnya kawan kita pers Demas Laira, dari media Kabardaerah.com di Mamuju Sulawesi Barat. Kami memberikan dukungan support untuk mengungkap kasus meninggalnya junarlis ini. Harapan kami Kapolres Lahat bisa menyampaikan aksi kami ini ke Kapolda Sumsel. Semoga tidak ada Demas Demas lain/ terulangnya kembali kejadian ini", ujarnya .

Sementara Kapolres Lahat AKBP Ahmad  Gusti Hartono Sik melalui Waka Polres Lahat Kompol Budi Santoso SSos yang menerima perwakilan wartawan di ruangannya menyampaikan " Aksi ini akan kami sampaikan ke Kapolres dan ke Kapolda sumsel. Yakinla Polri tidak tinggal diam pasti akan mengungkap kasus ini .Kapolda Sulawesi pasti akan bertindak secara profesional dalam kasus ini.Kami akan membuat laporan dengan adanya aksi ini dan kami sangat merespon rekan rekan junarlis ", ujarnya

Pewarta : Deni Sanjaya

Gabungan Jurnalis Besok Gelar Aksi Solidaritas Dukung Kapolri "Ungkap Kasus Pelaku Pembunuh wartawan Demas Laura

Kordinator wartawan Lahat Bambang MD

LAHAT, POLICEWATCH.NEWS- Kordinator wartawan aksi Solidaritas Kabupaten Lahat Bambang MD mengatakan jurnalis Lahat  " mengutuk pembunuhan terhadap wartawan kabardaerah.com di Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat, Rabu, (26/08/20)

Hal itu langsung disampaikan oleh Kordinator wartawan Lahat Bambang MD, ia mengatakannya, pelaku Pembunuhan terhadap wartawan kabardaerah.com,  Demas Laira, 28 tahun harus diungkap dan pelakunya harus ditangkap serta diadili.

Maka dari itu besok hari Kamis tanggal 27 Agustus 2020 Pukul 10.00 WIB sejumlah gabungan wartawan baik dari online dan cetak maupun media elektronik akan mengadakan " Aksi Solidaritas atas meninggalnya rekan seprofesi jurnalis Kita  di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Aksi tersebut akan kami laksanakan di Mapolres Lahat untuk memberikan dukungan kepada Kapolri untuk mengusut tuntas  kasus pembunuhan terhadap Demas Laura

Korban pembunuhan yang saat ini belum terungkap, semoga secepatnya pelakunya ditangkap tegas " Bambang.MD

Pewarta : Deni. S

Awak Media Kecam Keras Pembunuhan Terhadap Jurnalis kabardaerah.com.



SUMSEL, POLICEWATCH,- Seorang jurnalis diduga menjadi korban pembunuhan yang terjadi diwilayah Desa Tasako Kecamatan karosa Kabupaten Maten Pronvinsi Sulawesi Barat yang terjadi pada Rabu lalu (19/08)

Korban tewas diketahui sebagai jurnalis Kabar Daerah.com yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh orang tak dikenal. Terkait peristiwa tewasnya seorang jurnalis tersebut, Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah iptu Agung Setyo Negoro membenarkan hal tersebut.

“Memamg benar seorang bernama Demas Laira (28),telah menjadi korban pembunuhan. Dan ditemukan beberapa luka bagian tubuhnya sebanyak 8 lobang tusukan dari diduga senjata tajam, ” ungkap Kasat Reskrim yang mengaku sudah melakukan olah TKP.

Sementara tindakan kecaman dari berbagai wartawan dan perusahaan Pers maupun Organisasi kewartawanan atas kematian seorang jurnalis terus berdatangan guna mendukung aparat Kepolisian agar mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Herman Fadli (50), seorang wartawan senior diwilayah Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan pada Jum’at (21/08) yang terus mengikuti perkembangan kasus pembunuhan seorang jurnalis di Sulawesi Barat tersebut, tentunya sangat mengecam atas peristiwa pembunuhan itu, dan ini tentunya harus di usut dan diungkap oleh aparat Kepolisian agar tidak menciderai kinerja para penegak hukum khususnya Kepolisian.
Bung Herman.(Jurnalis)

Lanjut Herman, Kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi dikemudian hari karena sudah jelas bahwa Wartawan dalam bekerja dilindungi Undang-Undang Pers 40 Tahun 1999.

“Jika keberatan dari pemberitaan semestinya memenuhi hak jawab karena itu sudah menjadi aturan dan bukannya bertindak kriminal, ” cetus Bung Herman Fadli saat memberikan kecaman atas kasus pembunuhan itu.

Dikatakan Bung Herman,bahwa aparat harus bisa cepat mengungkap kasus itu dan bertindak tegas dan tanpa ada tebang pilih dalam proses hukum.

“Kita tegaskan dan kita desak aparat dapat mengungkap peristiwa pembunuhan itu  Karena kasus seperti ini mengingatkan kita pada kasus sebelumnya yang terjadi di Negara hukum kita ini, ” ungkap Bung Herman.

Pewarta : policewatch.news

HUT IWO Ke 8 Tahun Digelar Secara Sederhana Dampak Pandemi Covid 19



JAKARTA - POLICEWATCHNEWS, Hari ini Sabtu 8 Agustus 2020 genap usia IWO yang ke 8 tahun akan dirayakan secara sederhana disebuah rumah makan " Resto Es Teller " Jakarta Selatan,

Silaturahmi Perayaan HUT Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-8, yang akan diselenggarakan pada:

Waktu: Sabtu, 08 Agustus 2020, pukul 19.00-21.00
Tempat: Resto Es Teler 77, Jl. Adityawarman No. 61, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Acara: Sekapur Sirih, ramah-tamah dan warna sari Giat PP IWO.

Sudi kiranya teman-teman sekalian dapat hadir dalam acara ini. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, undangan kami kirim dalam format digital melalu WhatsApps.

Teriring salam, turut mengundang: Ketum, Sekjen dan Bendum PP IWO

Jodhi Yudono
Ketum PP IWO

Pewarta : Bambang MD

Mengudara di RBL, Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir Ajak Generasi Milenial kampanyekan Protokes Covid 19 dalam perayaan Idul Adha 1441 H



Sekcam Bayung Lencir Heru Kharisma, SIP., MSi saat diundang oleh Bayung Radio 91.5 FM (Kamis, 30 Juli 2020).

Muba - POLICEWATCH NEWS-, Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir mengajak generasi milenial untuk ikut mengkampanyekan protokes covid 19 dalam perayaan Idul Adha 1441H agar pelaksanaan solat ied dan pemotongan hewan qurban dapat mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid 19.

Hal ini disampaikan oleh Camat Bayung Lencir M.Imron, S.SOs., MSi diwakili Sekcam Bayung Lencir Heru Kharisma, SIP., MSi saat diundang oleh Bayung Radio 91.5 FM (Kamis, 30 Juli 2020).

Heru mengatakan bahwa pelaksanaan solat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban saat ini telah diperkenankan dilaksanakan baik di masjid maupun di lapangan, namun yang menjadi catatannya adalah harus mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penularan covid 19.

"Makannya kami gandeng generasi milenial yang tentunya masih gagah dan mobilisasinya lincah, agar ikut mengkompanyekan pelaksanaan Solat idul adha dan pemotongan hewan qurban silahkan dilaksanakan di masjid atau di lapangan dengan catatan patuhi protokol kesehatan" terangnya.

Ditambahkannya bahwa menindaklanjuti surat edraan Bupati Musi Banyuasin nomor 660/1316/DLH/II/2020 tentang perayaan Idul Adha tanpa sampah, Camat Bayung Lencir telah mengeluarkan surat himbauan nomor 451.2/335/BL-Kesos/VI/2020 kepada kades dan lurah untuk menghimbau dan memantau panitia pelaksana solat ied dan penyembelihan hewan qurban di masjid - masjid agar mematuhi protokes kesehatan dirumah ibadah serta mengurangi penggunaan sampah plastik dalam pendistribusian daging qurban nantinya.

"Bagi warga yang mau solat ied di masjid nanti silahkan ambil wudhu dari rumah, bawa sejadah sendiri, pakai masker, jaga jarak dan kurangi kontak fisik selama di rumah ibadah, dan untuk panitia masjid sediakan alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, dan desinfeksi seluruh tempat yang akan digunakan jemaah, serta saat pembagian daging qurban nanti gunakan wadah yang ramah lingkungan sehingga tidak menimbulkan sampah plastik pasca qurban" bebernya.

Bang Pay sapaan akrab VJ Bayung Radio disela siarannya sempat bertanya perihal kondisi perkembangan kasus covid 19 di Kecamatan Bayung Lencir.

"Saat ini bagaimana perkembangan kasus covid 19 di Bayung Lencir pak?, serta langkah apa yang dilakukan pemerintah kecamatan memutus matarantai covid 19?"

Pertanyaan itu langsung dijawab Heru bahwa saat ini jumlah kasus positif covid 19 di Kecamatan Bayung Lencir per tanggal 30 Juli 2020 adalah zero Covid 19, serta beberapa langkah strategis pencegahan penyebaran Covid 19 diantaranya sosialisasi yg terus menerus secara masif, pembagian masker gratis, penyemprotan desinfektan pada fasilitas umum dan kendaraan, meluncurkan belanja online "Beniage", pelaksanaan rafid tes massal, serta yang terakhir pembukaan gerai masker dan londri gratis.

"Alhamdulillah kita masih bertahan di zero covid 19 sampai dengan hari ini, semoga ini terus bertahan dan menjadi tugas kita bersama mempertahankannya" tambahnya.

Diketahui bahwa banyak upaya yang dilakukan pemerintah kecamatan Bayung Lencir untuk memutus penyebaran Covid 19 di Bayung Lencir, dan yang terbaru ialah pembukaan gerai masker dan londri gratis diluncurkan oleh Camat Bayung Lencir dengan menggandeng unsur Forkopimcam, pemdes/Kel, RSUD Bayung Lencir, Puskesmas, organisasi masyarakat dan pemuda Bayung Lencir, dan dukungan dari masyarakat tentunya.( Wahyudi/ril)

Lecehkan Profesi Wartawan Ketua Bidang Advokasi IWO Sampang Laporkan Youtuber Rilis Sanjaya Ke Mapolres Segera Diproses Hukum


Dok : MPW


SAMPANG|POLICEWATCH - Merasa profesinya dilecehkan dan dicemarkan, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sampang laporkan Youtuber Rolis Sanjaya ke Mapolres Sampang. Rabu (29/07/2020).

Ikatan Wartawan Online (IWO) adalah salah satu organisasi dari enam organisasi yang ada di Kabupaten Sampang. 

Ach. Rifai selaku Ketua Bidang Advokasi Dan Hukum di IWO, Sampang menyampaikan bahwa dunia nyata tak selucu dunia maya. 

"Memang iya, dunia maya adalah Salah satu tempat berkarya, namun dunia nyata tak se lucu dunia maya bos, karena karya kita dikonsumsi publik dan harus di pertanggung
jawabkan," paparnya. 

Saat ditanya.online perihal apa yang membuat dirinya membawa hal ini ke ranah hukum, Rifai menjelaskan bahwa ia merasa profesinya dilecehkan dengan kata "Jurnalis Tai" dalam konten youtube tersebut. 

"Jurnalis adalah sebuah profesi dan itu menyangkut orang banyak, malahan saya ditekan oleh wartawan kota lain, kalau Wartawan/Jurnalis Sampang tidak mau melaporkan pencemaran ini, justru wartawan kota lain yang akan melaporkan," jelasnya. 

Menurut Rifai, jika Wartawan/Jurnalis Sampang tidak bergerak dan Wartawan daerah lain yang melaporkan, maka daerah lain akan memandang sebelah mata Wartawan Kabupaten Sampang. 

"Lagian saya lihat Youtuber RS ini setengah hati untuk meminta maaf, tidak benar-benar dari hati," timpalnya. 

Rifai berharap ini bisa menjadi pelajaran bagi yang lain juga, agar berfikir sebelum bicara dan berkarya. 

"Semoga ini jadi pembelajaran bagi Yang lain. Kami berharap semoga pihak Polres Sampang secepatnya menindak laporan ini, dan pelakunya segera diproses hukum agar tidak berlarut-larut," pungkasnya.


Laporan : Bambang MD

Ketua IWO Pusat Jhodi Yudono Silahturahmi Ke Kantor Media PolicewatchTV dan IMTV



JAKARTA, POLICEWATCH, Ketua Umum PP IWO Pusat Bung Jhodi Yudono Silahturahmi Ke Kantor Media Policewatchtv, Cetak dan Online dibilangan Jakarta Utara, Kehadiran Jhodi disambut langsung Pemimpin Redaksi Rodhi Irfanto, SH, dan Acong Pimpinan Umum, Pipih Kurnia Presenter, juga anggota lainnya, 

Jhodi Yudono selain Ketum IWO, dia juga seorang seniman puisi yang sudah banyak karya karyanya dinyanyikan bersama artis ternama Paramita Rusady, main bareng bermain gitar sambil membaca puisi, karya Jhodi Yudono,
Kantor Policewatch dan imtv di Gunung Sahari raya no 2

Pemred POLICEWATCH NEWS Rodhi Irfanto dengan kedatangan ketua umum IWO Pusat Jhodi Yudono dikantor pusat POLICEWATCH NEWS suatu kerjasama yang baik kedepannya dengan POLICEWATCH NEWS, disamping itu KPK juga mau gandeng IWO untuk kerjasama dalam hal pengawasan dana covid 19 diseluruh Indonesia, bahwa pengurus PW, IWO Provinsi dan PD IWO Kabupaten/Kota Anggotanya ada Ribuan media online lebih yang tergabung di IWO.

Rodhi juga menawarkan kepada ketua IWO Pusat, untuk berkantor dan bergabung bersama dengan POLICEWATCH NEWS dan IMTV  bahkan Rencana ulang tahun IWO tanggal 8/8 nanti akan di selenggarakan di sini tutup "Rodhi Irfanto.

Reporter : Bambang MD

Dituding Oleh Oknum LSM Media Radar Nusantara Abal Abal, Media ini Miliki Badan Hukum


MUARA ENIM,| POLICEWATCH, - Radar Nusantara Group yakni yang terdiri dari media cetak Radar Nusantara  dan media online radarnusantaranews.com, bukanlah media abal abal.ujar wartawan Khairlani kepada policewatchnews, selaku anggota IWO Muaraenim,

" Radar Nusantara group adalah media legal yang berbadan hukum, tidak benar kalau ada isu bahwa Radar Nusantara Group media abal abal " Ujar Khairlani, salah seorang wartawan Radar Nusantara Group Biro Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, Jum'at (03/07/2020).

" Kalau ada oknum yang mengatakan Radar Nusantara media abal abal, itu pelecehan, bisa saya laporkan kepenegak hukum " Tambahnya.

Diterangkan khairlani untuk diketahui bahwa Perusahaan Media Radar Nusantara Group adalah PT. Media Tama Sarana lnformasi PT. Nadya Radar Nusantara (LPSE), NPWP : 31 6277060432000, AHU : 63449 AH : 01.01.2012, TPD : 102614605297 
SIUP : 510/PM/360/BPPT.4 dan AKTA NOTARIS : 94/24.10.2012 

Sementara itu, senada juga disampaikan Ketua DPD Ikatan Wartawan Online ( IWO) Kabupaten Muara Enim, Nursamsu Aben. 

Dikatakannya kalau media yang tergabung di IWO Muara Enim tidak ada media abal abal, semua legal, ada perusahaan media yang berbadan hukum.

" Di IWO Muara Enim tidak ada media abal abal. Karena itu salah satu persyaratan untuk bisa bergabung dengan IWO harus media jelas, ada perusahaan media yang dibuktikan dengan akte pendirian perusahaan, itu syarat, kita tidak menerima wartawan yang perusahaan medianya meragukan dan tidak jelas " Tutur Aben.

" Jadi kami jelaskan sekali lagi di IWO Muara Enim tidak ada media dan wartawan abal abal " Pungkasnya 

Reporter : Bambang MD