Kabid TI Polda Sumsel Membuka Secara Resmi Acara Transfer Knowledge Link Comand center
Mabes Polri: Akan Kita Tindak Tegas! Oknum Brimob Banting Kucing ke Parit
![]() |
| Dok : MPW |
Red, POLICEWATCH,- Oknum anggota Brimob yang melempar anak kucing ke parit kini menjalani pemeriksaan Pengamanan Internal (Paminal) Korps Brimob Polri di Jakarta.
Video oknum anggota Brimob melempar anak kucing ini viral di media sosial. Dalam video berdurasi singkat itu, oknum tersebut memegang seekor anak kucing berbulu putih
Ia tampak berdiri di sebuah jembatan, setelah memandangi situasi parit yang berada di bawahnya.
Tak lama kemudian, oknum Brimob itu mengayunkan tangan kanannya dan melempar anak kucing hingga masuk ke dalam parit.
Terdengar suara air begitu kuat saat anak kucing menghujam masuk ke dalam air.
Bukannya merasa bersalah, oknum polisi lalu bergaya seolah gagah Perkasa usai melakukan aksi tidak terpuji itu.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan oknum anggota Brimob tersebut diketahui dari Polda Sumatera Utara.
Ia dikirim ke Jakarta dalam rangka kegiatan bawah kendali operasi.
Menurut Awi peristiwa itu terjadi pada 30 September 2020, sekitar pukul 16.30 WIB. Hal tersebut dilakukan lantaran makannya direbut.
“Anggota atas nama Briptu SS Sat Brimob Polda Sumut. Kejadiannya sudah lama dan baru saat ini viral,” ujar Awi di Mabes Polri, Kamis (5/11/2020).
Awi menambahkan, hasil pemeriksaan motif dari tindakan tersebut bukan disengaja. Briptu SS tersebut kesal karena jatah makan sore miliknya disantap oleh kucing.
Briptu SS itu juga tak sadar jika tindakannya membanting anak kucing ke parit direkam oleh temannya.
Namun Awi menegaskan tindakan yang dilakukan Briptu SS tidak terpuji. Polri sangat menyesalkan adanya perbuatan oknum anggota Brimob tersebut.
“Kita sangat menyesalkan masih ada anggota kita yang melakukan hal-hal yang tidak terpuji.
Tentunya akan kita tindak secara tegas sesuai perundang-undangan yang berlaku, dan hal tersebut melanggar Perkap Nomor 14 Tahun 2011,***
Pewarta : M Rodhi irfanto
MAKI Minta KPK Hadiahkan SGD 100 Ribu ke Penemu Eks Caleg PDIP Harun Masiku
Kakorlantas Polri Sampaikan 11 Pointer kepada para Jajaran Ditlantas dan Ditregident Polda Seluruh Indonesia
![]() |
| Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas Polri) Irjen. Pol. Drs. Istiono, |
POLICEWATCH,Yogyakarta,- Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas Polri) Irjen. Pol. Drs. Istiono, membuka Rapat Evaluasi Pelayanan Bidang Regident dengan jajaran Polda t.a. 2020 di Yogjakarta pada 5 November 2020.
Pada Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari stakeholder terkait, Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo Slamet, Vice President BNI Muin Fikri, dan para Akademisi Universitas Gajah Mada.
Pada kesempatan itu, Kakorlantas Polri menyampaikan 11 pointer kepada para Jajaran Ditlantas dan Ditregident Polda Seluruh Indonesia serta stakeholder terkait, diantaranya ;
1. Mengapresiasi kinerja dan berbagai inovasi yang dilakukan Ditregident Korlantas Polri. Semua jajaran, baik Dirlantas maupun Kasatlantas untuk selalu mensupport atau mendukung program-program Ditregident Korlantas Polri.
2. Inovasi pelayanan publik ini harus terus dilakukan agar supaya kita mampu beradaptasi dengan hambatan, tantangan dan gangguan yang kita hadapi. Hal ini perlu mengingat guncangan dampak pandemi covid-19 sangat kita rasakan.
3. Terkait Lomba Pelayanan Regident, kompetisi atau lomba inovasi pelayanan publik, harus terus digalakkan karena akan memacu gagasan, ide kreatif orisinal yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Inovasi ini tidak harus berupa suatu penemuan baru, melainkan pula mencakup pendekatan baru, perluasan maupun peningkatan kualitas pada inovasi pelayanan publik yang ada.
4. Kita dituntut untuk lebih jeli mengamati permasalahan dalam pelayanan publik sehingga inovasi yang dilahirkan benar-benar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.
5. Inovasi juga tidak boleh monoton karena setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda antara satu sama lain, saat ini kita perlu membuat terobosan atau inovasi yang benar-benar diperlukan dan menjangkau segmen masyarakat yang berbeda
6. Sekarang ini kita memiliki 514 Mapolres di seluruh Indonesia, yang mempunyai karakteristik berbeda-beda, pendekatannya berbeda. Disinilah diperlukan keberagaman inovasi pelayanan publik dengan harapan adanya layanan prima, lengkap mencakup semua kebutuhan yang ada di daerah. Pada akhirnya masyarakat merasa puas, citra kepolisian pun akan terjaga dan meningkat.
7. Harus kita sadari, akses pelayanan publik dihadapkan pada tantangan tetap terjaganya kualitas layanan yang prima. Dengan tetap harus memperhatikan aspek keselamatan penyedia dan pengguna layanan melalui penerapan jaga jarak dan pembatasan sosial dalam berkegiatan. hal ini untuk mencegah meluasnya penyebaran covid-19.
8. Ditengah pandemi covid-19, harus terus menerus melakukan sosialisasi dengan pendekatan persuasif terhadap masyarakat, terkait pencegahan kerumunan dan penerapan protokol kesehatan.
9. Sosialisasi secara masif untuk hidup sehat harus terus dilakukan dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, youtuber, influencer dan lain-lain yang membumi, dengan menggunakan pendekatan secara formal maupun informal.
10. Sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, setiap personil jajaran polantas berkewajiban selalu mengingatkan masyarakat perlunya menjaga ketertiban dan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan covid-19. Seperti, selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak serta menghindari kerumunan dalam setiap melakukan kegiatan atau aktivitas sehari-hari.
11. Perintah ini sesuai arahan kapolri agar kita memperkuat pencegahan terjadinya penularan covid-19, termasuk pelaksanaan pilkada yang sudah mulai digelar tahapantahapannya, sehingga pilkada 2020 tidak menjadi klaster baru. selain itu, juga untuk memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) pada setiap tahapan pelaksanaan pilkada 2020.***
Pewarta : Dwi Siswanto
Usai Deklarasi, IWO Ogan Ilir bagi - bagi masker
KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA SELATAN BERSHOLAWAT PADA MAULID NABI MUHAMMAD S A W 1442 HIJRIAH
KASI dan KABID SD Di duga Perintahkan Sekolah pakai Dana Talang pada Proyek rehab dan RKB , Yakin Tidak Berbunga?
![]() |
| Kantor Dinas Pendidikan Majalengka |
Majalengka,policewatch.news,- Dinas pendidikan kabupaten majalengka kembali mendapat sorotan insan media, kali ini persoalan adanya penggunaan dana talang pada rehab sekolah dan RKB perpustakaan anggaran DAK APBD tahun 2020. Banyak sekolah mengaku bahwa mereka terkendala pencairan, dimana tahap 1 pencairan hanya turun 40% saja, sedangkan jika berhenti progres pekerjaan akan tertinggal.
Baca Juga : Diduga Program Paket Sembako Desa rawa kec.cingambul Menjadi Ajang Korupsi oknum aparat desa dan E-warong
BACA JUGA : Akhirnya...!Kades Mekar Mulya Di panggil Penyidik Polres Majalengka
Jawaban Kasi SD dan KABID SD tersebut tentu sumir, karena
tidak sesuai dengan PERPRES no 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa,
dalam artian pemerintah (baik pusat dan daerah) di larang mengikat kerjasama sebelum anggaran turun.
Diduga Jual Beli IJAZAH "Bupati Lahat" di Laporkan Ke Bareskrim Polri Oleh OKBS
| Gabungan Organisasi Kepemudaan Sumatera Selatan Bersatu (OKSB) mendatangi gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2020) |
Red, POLICEWATCH,- Kedatangan OKSB di Gedung Bareskrim Polri untuk melaporkan dugaan tindak pidana jual beli ijazah sarjana yang diduga dilakukan oleh Bupati Lahat, Cik Ujang, Sejumlah organisasi aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Kepemudaan Sumatera Selatan Bersatu (OKSB) tersebut tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/11)
Sempat Hilang, Pria Asal Lumpang Bolong Ditemukan Tewas Mengambang Di Sungai Area Tambak
“Tempat saya kan habis kebanjiran. Saya ngurusi rumah,” kata Fadilah bercerita kepada awak media, menjelang siang sang istri memintanya mencari Samsul karena belum makan. Namun saat ditengok ke warung semula, Samsul sudah tidak ada.
Sejak saat itu, ia berusaha mencarinya. Menanyakannya ke saudara, tetangga. Dua hari pencarian tak ada hasil, Rabu (4/11/2020)
“Tadi pagi saya ada yang mengabari Ada mayat pria di temukan tewas mengambang di sungai area tambak Kalianyar Bangil yang di share di media sosial. Saya langsung ke sini,”ujarnya.
Tubuh Samsul ditemukan warga dalam posisi mengambang di areal tambak di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Begitu melihat celana dari jasad tersebut, Fadilah yakin korban adalah pamannya.
Sementara itu Lurah Kalianyar, Moch Safuan mengatakan, ketika evakuasi jasad korban sudah mulai membengkak, mungkin sudah lebih 1 hari korban tenggelam di tambak.
“Korban memang sudah tua. kemungkinan besar ia terpelesat lalu tersebut dan tidak ada yang mengetahui, tidak ada unsur macam-macam. Ini memang murni kecelakaan,” kata Safuan.(Dor)





