Herman Deru Temui Pendemo Usai Louching Terminal Batubara Melalui Jalur Sungai, Diwarnai Aksi Unjuk Rasa



Reporter.  : Bambang.MD 
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru didampingi Bupati Lahat Cik Ujang dan turut hadir juga Bupati Muara Enim Ahmad Yani hadir juga Kapolres Lahat AKBP Fery Harahap, Dandim 0405, Kajari Lahat Jaka Suparna.SH.Camat Merapi Timur Kamis (11/4)

LAHAT - (policewatch.news) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru didampingi Bupati Lahat Cik Ujang dan turut hadir juga Bupati Muara Enim Ahmad Yani hadir juga Kapolres Lahat AKBP Fery Harahap, Dandim 0405, Kajari Lahat Jaka Suparna.SH.Camat Merapi Timur, Danramil dan Kapolsek Merapi AKP Herli  dalam peresmian Launching Terminal batubara PT. Bagus Kuning Bima Persada Kamis (11/4)

Launching Terminal batubara ini langsung diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru. Angkutan batubara melalui jalur sungai Lematang menggunakan tongkang ditarik dengan Tag Boat.menuju Palembang.

Peresmian ini juga diwarnai aksi unjuk rasa oleh warga sekitar Stokpile dusun 4 Desa Muaralawai mereka menolak adanya Stokpile disini ujar ' Gopi selaku koordinator aksi mereka meminta kepada Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Lahat masalah keadilan seperti dalam tulisan dikarton " SELAMATKAN ANAK KAMI DARI DEBU, KAMI MENOLAK ADANYA STOKPILE " 

Warga dusun 4 Desa Muaralawai mengaku pihak perusahaan belum pernah melakukan sosialisasi tentang adanya Terminal Muara Lawai, untuk angkutan melalui sungai Lematang kata" Indawati mewakili dari ibu ibu yang melakukan aksi unjuk rasa didepan Stokpile milik PT.Bsgus Kuning Bima Persada ( BBP).

Sementara Gubernur Herman Deru usai meresmikan louching Terminal batubara Muaralawai sempat turun dari mobil dinas BG 1 warnah merah dan langsung menghampiri warga  yang berunjuk rasa dia mengatakan " apabila masyarakat terganggu akan saya stop ujar " orang nomor satu ini kepada masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa. Dan silahkan menghadap saya kata " Herman Deru. Dan warga merespon apa yang dikatakan oleh HD.

Pendistribusian logistik PEMILU 2019 kecamatan Karangnunggal

Logistik Pemilu tiba di Kantor Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Rabu,10/42019 sekitar jam.20.46 wib.

Tasikmalaya (Policewatch.news)  Logistik Pemilu tiba di Kantor Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Rabu,10/42019 sekitar jam.20.46 wib.

Tiga mobil box pembawa logistik Pemilu yang masing masing dikawal oleh satu orang  Anggota Kepolisian dari Sektor Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya tiba di tempat, Salah satunya Brigpol. Adit, yang sempat kami hubungi lewat WA.
Pengamanan Logistik Pemilu

Penyambutan dilakukan oleh jajaran Muspika dan para petugas dari PPK dan Panwas.  logistik pemilu tersebut menurut kasat mata yang kami (awak media) melihat agak sedikit agak menyayangkan, semua dus pembungkus surat suara yang kurang menjamin keamanan dan keselamatannya. Surat suara tersebut  dikhawatirkan akan banyak yang rusak.

Dus pembungkus luar yang dipergunakan, dus dus bekas dari berbagai macam merk rokok.Jadi dinilai kurang aman. (yat's biro Tasikmalaya).

Bawaslu Benarkan Temukan Surat Suara di Malaysia Tercoblos


Reporter : MRI/irfan
terdapat Puluhan ribu Kertas Suara sudah di coblosi di Selangor, Malaysia

Jakarta (POLICEWATCH.NEWS) Beredar video berdurasi sekira satu menit menginformasikan adanya paket-paket berisi surat suara dan surat suara yang telah tercoblos di Selangor, Malaysia. Informasi ini ditemukan oleh pengawas pemilu di Malaysia.

Lewat video tersebut terungkap ada temuan surat suara yang sudah tercoblos pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi- Ma'ruf Amin. Dalam video itu terlihat pula surat suara untuk pemilihan legislatif yang telah tercoblos untuk caleg DPR dari Partai NasDem.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan telah menerima informasi mengenai kabar surat suara tercoblos dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri (Panwaslu LN). Bawaslu mendesak KPU untuk mengevaluasi proses pemungutan suara di Malaysia

"Benar, Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well informed. Kami meminta KPU melakukan evaluasi kinerja. Sebab terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar," kata anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar ketika dikonfirmasi, Kamis (11/4).

Fritz mengatakan, langkah cepat Bawaslu terkait temuan itu membuat rekomendasi kinerja PPLN di Malaysia dengan menghentikan sementara pemungutan suara di seluruh wilayah Malaysia. Sebab, Bawaslu mengendus ada kegiatan terstruktur masif dan sistematis (TSM) kepada bentuk kecurangan Pemilu.

"Jadi kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di Seluruh Malaysia untuk sementara sampai duduk perkara dari temuan tersebut jelas," tutur Fritz.

Sementara itu dihubungi terpisah, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, pihaknya masih mendalami video viral beredar soal surat suara tercoblos di Malaysia, untuk Paslon 01. Menurut Ilham, pihaknya tengah mengecek kebenaran informasi video viral di Malaysia.

"Kami sedang cek kebenarannya dan kejadian persisnya ke Pokja panitia pemilihan luar negeri (PPLN)," kata Ilham dalam keterangan tertulis.

Diduga "TIRTA HIDAYAH yang Mengelola SDA air Bersih Tidak Mengantongi ijin" ,Istansi Terkait Harus Bertindak Tegas

Hitungan Dasar Tarif 

 Reporter : Hartoyo 
pipa saluran Air Bersih millik Tirta Hidayah 

Grobogan, (POLICEWATCH.NEWS) Tirta Hidayah  entah  sebuah CV atau PT yang tidak jelas dasar dan kekuatan Hukumnya, Tirta Hidayah di pakai seorang warga yang berinisial (MTR) yang ada di desa curug kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan, Untuk sebuah Usaha Pengelolaan Sumber Daya Alam Air Bersih.yang bersifat komersil bertempat di desa Curug Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan  

Diduga TIRTA HIDAYAH milik MTR Tidak memiliki ijin hal ini di sampaikan oleh M Rodhi salah satu warga, setelah di  lakukan konfirmasi ke beberapa istansi terkait,di desa curug sendiri tidak di dapatkan pemberitauan atau ijin  atas nama TIRTA HIDAYAH.menurut  perangkat desa (aparatur desa yang tidak mau di sebut namanya) "Desa belum pernah membuat ijin atas usaha Tersebut",Papar (aparatur desa yang tidak mau di sebut namanya)08/04/2019

 Usaha Pengelolaan Sumber  Daya Alam Air Bersih  sangat bersifat komersil juga merugikan masyarakat sekitar , Bahkan keberadaan paralon-paralon yang di gunakan untuk saluran air tersebut  sangat mengganggu,pasalnya penerapannya dan Pemasangannya berada di fasilitas umum seperti  aliran-aliran irigasi desa.dan di tepi Ruas- Ruas Jalan Desa, menghambat kinerja pembangunan desa.saat ada pembangunan jalan maupun irigasi.Papar (aparatur desa yang tidak mau di sebut namanya)

selain itu  warga sekitarpun di rugikan karena sumber air akan kalah aliran nya dan TIRTA HIDAYAH tidak hanya mengaliri satu desa saja tapi desa tetangga seperti desa Cangkring  juga desa Pepe.

Izin pengusahaan air oleh pihak swasta masih dimungkinkan tetapi memiliki persyaratan yang ketat dengan pengawasan penuh oleh pemerintah.

"Pengawasan dan pengendalian oleh negara atas air sifatnya mutlak, dan pemerintah masih dimungkinkan untuk memberikan izin kepada usaha swasta untuk melakukan pengusahaan atas air dengan syarat-syarat tertentu dan ketat"  papar M Rodhi'

Menurut saya, izin tersebut dapat dipindahtangankan ke perorangan akan tetapi tetap meperhatikan fungsi soslial lingkungan hidup dan kelestarian lingkungan, pihak swasta ataupun perorangan harus memperhatikan syarat-syarat yang selaras dengan enam prinsip keputusan oleh Mahkamah Konstitusi.

Enam prinsip tersebut, lanjutnya, adalah tidak mengganggu hak rakyat atas air, keharusan negara memenuhi hak rakyat atas air, kewajiban menjaga kelestarian lingkungan hidup, adanya pengawasan dan pengendalian negara, prioritas pengusahaan pada BUMN dan BUMD, serta penetapan syarat ketat bagi keterlibatan swasta atau perorangan.

Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengelolaan sumber daya air pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air

SDA di Desa Lebih Baik di Kelola Oleh Desa bukan Perorangan.

Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, di pasal 78  disebut bahwa pemanfaatan sumber daya alam merupakan salah satu aspek utama dalam mencapai tujuan pembangunan desa.

Akibatnya, timbul berbagai kerusakan lingkungan, kearifan lokal terabaikan dan kepentingan masyarakat desa terpinggirkan. Dampaknya adalah pembangunan desa tidak berjalan baik dan masyarakat desa tetap berada dalam lingkaran kemiskinan. Karena itu, saya akan mendorong desa agar ikut mengelola sumber daya air yang ada di desa Curug Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan  untuk keperluan pelayanan sosial maupun kegiatan usaha komersial yang di kelola oleh desa dan hasilnya pun bisa kembali untuk masyarakat desa itu sendiri..

"Desa tidak boleh lagi jadi penonton saja tapi harus terjun langsung dalam pemanfaatan sumber daya air yang ada di desa, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat maupun dikelola sebagai suatu usaha yang bisa memberikan income bagi kas desa," ujarnya.

pemanfaatan sumber daya air oleh desa paling tepat adalah melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes adalah lembaga usaha desa yang dikelola bersama oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa. "Melalui BUMDes dapat dikelola sumber daya air yang ada di desa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat terhadap air bersih untuk minum, masak, mandi, mencuci, dan sebagainya.

Semuanya diatur dan didistribusikan secara murah, adil dan merata," Setelah mencukupi kebutuhan pokok warga desa, BUMDes dapat memanfaatkan stok air bersih yang ada untuk dijadikan komoditas bisnis bagi keperluan industri yang ada di desa maupun di desa-desa lainnya. Bahkan juga bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan warga desa lainnya yang kekurangan air bersih. "Bisnis air bersih tidak sulit dikerjakan oleh BUMDes dan prospeknya bagus, karena kebutuhan masyarakat terhadap air bersih terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan berkembangnya kegiatan usaha produktif di
,"
. saya menyarankan agar permodalan usaha air bersih lebih diutamakan sumber dana dari bantuan Pemerintah atau dari kekayaan aset desa sendiri. Dapat juga dari investasi warga desa yang memiliki modal agar bisa turut merasakan manfaat dari pengelolaan sumber daya air di desanya. "Sumber lainnya, bisa diperoleh dari bantuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan industri swasta terdekat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk modal usaha atau peralatan yang dibutuhkan" jelasnya. Namun ia mengingatkan pentingnya dibuat pengelolaan yang baik dalam bentuk peraturan desa (perdes) tentang tata kelola sumber daya air.

Jika tidak diatur secara resmi melalui aturan desa yang diputuskan dalam musyawarah desa,saya  khawatir akan terjadi pertikaian diantara warga desa karena memperebutkan sumber daya air untuk berbagai kepentingan. "Jadi perlu dibuat aturan desa mengenai tata kelola pemanfaatan air bersih untuk keperluan pelayanan sosial dan keperluan bisnis, berapa alokasinya untuk setiap rumah tangga dan gedung/kantor pemerintahan desa, berapa harganya untuk industri milik desa dan warga desa, berapa harganya untuk pembeli dari luar desa, dan sebagainya," ujar M Rodhi

saya berharap pemerintah khususnya istansi terkait kabupaten Grobogan bisa ambil sikap tegas terkait  usaha -usaha yang tak mengantongi ijin.pungkasnya

Beredar vidio Kecurangan "Gambar Jokowi Tercoblosi" Pemilu di Malaysia Diminta Setop

Reporter :irfan



Jakarta,POLICEWATCH.NEWS,Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta pelaksanaan Pemilu,2019 di Malaysia dihentikan usai beredar video di media sosial penemuan surat suara dicoblosi untuk paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengonfirmasi kebenaran video itu. Ia menyebut surat suara itu ditemukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur.

"Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia untuk sementara," kata Fritz saat dihubungi Awak Media Kamis (11/4).


Fritz menyebut penghentian harus dilakukan sampai ada semua terbukti bahwa ada atau tidak ada tindakan kecurangan terstruktur, sistematis, 
Ia menyebut sebelumnya Bawaslu sudah meminta KPU untuk mengawasi kinerja PPLN kurang baik. Kejadian ini menjadi buktinya.

"Meminta KPU segera melakukan evaluasi kinerja. Terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar," tegas dia.

Sebelumnya, di media sosial beredar penemuan belasan karung surat suara di Kuala Lumpur, Malaysia. Terlihat surat suara telah dicoblosi untuk Jokowi-Ma'ruf dan Partai Nasdem.

Hingga saat ini kami awak media masih mencoba menghubungi PPLN Kuala Lumpur dan KPU RI untuk meminta konfirmasi.

TERLIBAT NARKOBA SEORANG OKNUM PERWIRA POLISI DAN KEDUA REKANNYA DI CIDUK SATRESNARKOBA POLRES MUARAENIM




Reporter.  : Bambang.MD
oknum polisi berpangkat Ipda Inisial DR

MUARA ENIM -  (policewatch.news) Satresnarkoba Polres Muara Enim kembali mengamankan 3 orang diduga pelaku narkoba, Selasa (09/04/2019) sekira pukul 14.00 WIB.Satu dari tiga adalah oknum polisi berpangkat Ipda Inisial DR

Ketiga pelaku adalah Bobby Ramkow Bin Zainal Abidin Warga Jalan Syeh Yahya, Desa Muara Enim Kamoung III, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Emansyah Bin Ibrahim (Alm) Warga Jalan Perwira, Blok SDN 07, RT/RW: 03/02, Kel. Pasar 1, Kecamatan Muara Enim, Kedua pelaku ini tertangkap di Simpang 3 Gas Elpiji Sungai Tebu Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, sedangkan Dickherul Rosadi Bin Yusuf Rovai (Alm) Warga Jalan Reformasi Rt/03/Rw/03, Kelurahan Pasar 1, Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara  Enim diamankan dikediamannya merupakan anggota polisi berpangkat Ipda. M

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono membenarkan penangkapan tersebut. Dijelaskan Kapolres tertangkapnya para pelaku bermula saat anggota Sat Res Narkoba sedang ingin makan siang didepan kantor Samsat Muara Enim.

Kemudian anggota Satresnarkoba melihat dua orang yang mencurigakan sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max, selanjutnya anggota Satres Narkoba mengikuti motor tersebut dari belakang dan ternyata orang yang dicurigai tersebut masuk kedalam kontrakan yang ditempati oleh Dickherul.
Selanjutnya Anggota Satres Narkoba menunggu kedua tersangka Eman Bin Ibrahim (Alm) dan Bobby Ramkow Bin Zainal Abidin  keluar dari kontrakan tersebut.

Dan saat  kedua tersangka Eman Bin Ibrahim (Alm) dan Bobby Ramkow Bin Zainal Abidin keluar dari kontrakan, Aggota dari Satres Narkoba melakukan penangkapan dan menggeledah terhadap kedua pelaku tersebut.
Dari kedua pelaku Eman dan Bobby didapatkanlah Satu paket diduga narkotika jenis shabu seberat brutto 0,44 gram, dan dari pengakuan kedua tersangka tersebut barang bukti yang ditemukan oleh anggota sat resnarkoba tersebut  didapatkan dari Dickherul.

Maka Satres Narkoba segera melakukan pengamanan terhadap pelaku Dickherul serta melakukan
Penggeledahan dirumah Kontrakan yang ditempati Dicherul namun tidak ditemukan Barang bukti.
Maka Selanjutnya ke tiga pelaku dan Barang bukti di bawa ke Sat Resnarkoba untuk di proses sesuai hukum yg berlaku. Tutup Kapolres.

Sementara itu ada informasi yang dihimpun bahwa salah satu pelaku merupakan oknum aparat perwira kepolisian berpangkat  Ipda

Ibu Ibu Desa Muaralawai Dusun 4, Ancam Demo Masalah Stokpile Batubara


Reporter.  : Bambang.MD 
Sejumlah warga Desa Muaralawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, seperti disampaikan oleh Ibu Indawati dirumah pak Solihin kami menolak adanya Stokpile milik PT. Bagus Kuning yang saat ini sudah beraktivitas mengangkut batubara melalui jalur sungai dibawa menggunakan tongkang dituturkan nya kepada wartawan Rabu (10/4)

LAHAT - (policewatch.news) - Sejumlah warga Desa Muaralawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, seperti disampaikan oleh Ibu Indawati dirumah pak Solihin kami menolak adanya Stokpile milik PT. Bagus Kuning yang saat ini sudah beraktivitas mengangkut batubara melalui jalur sungai dibawa menggunakan tongkang dituturkan nya kepada wartawan Rabu (10/4)

Akibat adanya Stokpile dipinggir jalan tepatnya di Desa Muaralawai Dusun 4 akan berdampak kepada warga disekitar pemukiman, belum lagi dampak lingkungan dijelaskan Indawati.

Bahwa sebelumnya kami sudah ditemui oleh perwakilan dari pihak perusahaan, tapi hingga kini belum ada kejelasan dan kepastian apa yang dijanjikan, bahkan kami di takut takuti oleh salah  oknum TNI dari Koramil Merapi, dengan perkataan ditirukannya " Terserah kamu kalu kamu tidak setuju kami nak nembak sepucuk " sehingga kami takut pak dituturkan salah satu warga dusun 4, Desa Muaralawai.

Senada juga apa yang dikeluhkan oleh Gofi (47) warga dusun 4, yang jelas kami menolak adanya Stokpile didekat pemukiman kami, dan sampai sekarang belum pernah diajak musyawarah  oleh pihak perusahaan, makanya rencana kami seluruh warga desa dusun 4 akan melakukan aksi unjuk rasa menolak Stokpile tegas " Gofi

Yuspendi (45) salah satutokoh masyarakat Desa Muaralawai, kami minta pihak perusahaan agar berkoordinasi dulu kepada warga dusun 4, sebelum diresmikan dan ditambahkan lagi dengan adanya Stokpile katanya " Untuk " Full kendaraan truk batubara" kenyataan untuk stok pile batubara jadi masyarakat tidak menerima Hadirnya Stokpile yang nantinya berdampak lingkungan terutama debu batubara yang jelas lingkungan masalah kesehatan jelas " Yuspendi.

Salah satu warga dusun 4 Rabu (10/4) hari ini kami menemui kades Muaralawai untuk minta saran kepada kades rencana akan adakan aksi unjuk rasa dalam waktu dekat terang " Ibu Ibu.

Ratusan Jamaah Aswaja ikuti Ruqyah massal di Masjid Al-muttaqin


Reporter : Cak Wer /Nardi
 
Kyai Gus Ali Sodikun Saat Melakukan Ruqyah

Kendal, Policewatch.news,- Ratusan warga Penyangkringan Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dan sekitarnya mengikuti Ruqyah Massal. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia  Masjid Al-Muttaqin, Selasa , (09/4/2019) Jam 20:00 Wib.

Acara Ruqyah Aswaja yang di pimpin oleh Kyai Gus Ali Sodikun yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqomah Desa Penaruban Kecamatan Weleri Kab Kendal tersebut  memberikan materi mengenai ruqyah, doa dan cara me- ruqyah serta manfaat yang didapat dari ruqyah.

Dalam kesempatan tersebut Nur Muabbah, Ketua panitia acara tersebut,  kepada awak Media Policewatch mengatakan bahwa :

"Sesungguhnya obat dari segala obat semua ada di dalam Al-Quran dan dengan pengobatan melalui metode ruqyah ini sangat banyak  membantu masyarakat  yg sakit medis ataupun non medis ", kata kang nur biasa dia dipanggil.

Terpisah, salah satu peserta ruqyah, tarjo (45), Warga dari Desa penyangkringan sengaja datang ke Masjid Al-Mutaqin, karena akan ada ruqyah massal.

Dia ikut ruqyah ini karena ingin sembuh dari gangguan jin dan penyakit di badan lainnya, sebab selama ini dia merasakan susah tidur dan perasaan selalu was-was

Tarjo  juga menambahkan bahwa dirinya sudah sangat lama sekali ingin melakukan ruqyah, karena sering merasa ada gangguan pada dirinya, terutama dengan hal-hal yang ghoib.

Dirinya mengaku, sudah dua kali kesurupan dan muntah-muntah. Oleh karna itu dia berharap setelah mengikuti ruqyah ini diberikan kesembuhan lahir dan batin.

Sementara itu Anggota Panitia penyelenggara Daniel Apriliarso, saat di wawancarai wartawan polisewathc mengatakan  bahwa acara ruqyah tersebut dihadiri sekitar 150 warga dari wilayah  Penyangkringan dan sekitarnya 

Pihaknya benar-benar senang sebab masyarakat sangat antusias dan  banyak yang hadir untuk mengikuti ruqyah tersebut.



Prabowo, "Saya Wakafkan Sisa Hidupku Untuk Rakyat" Kampanye Akbar Palembang


Reporter ;Yandi R
Capres 02 Prabowo Subianto  Palembang Sumatera Selatan, Selasa (09/04/2019) sekitar pukul 14.00 Wib.

Sumsel Palembang, (policewatch.news)- Kampanye Akbar Prabowo Subianto Capres nomor urut 02 dipusatkan di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang Sumatera Selatan, Selasa (09/04/2019) sekitar pukul 14.00 Wib.

Prabowo Subianto dalam orasinya meminta seluruh pendukung, dan emak-emak turun ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) saat pencoblosan, karena prabowo tidak ingin ada kecurangan, dan TPS harus tetap dijaga.

"Hari ini hujan, mau dilanjut atau tidak, "kata prabowo lantang, kepada seluruh pendukungnya yang memadati lapangan BKB.

"Lanjut terus, "jawab teriakan pendukung dengan lantang penuh semangat, meski pakaian basah diguyur hujan.

Kemudian dalam orasinya, Prabowo menegaskan, kalau ada orang yang tidak jelas mau nusuk, nyoblos di tempat lain, saudara ini harus berani ya, tegur dia, karena kita semua harus optimis menang, jangan sampai 17 April nanti dapat kabar ada kecurangan.

"Semua harus turun ke TPS, emak-emak jaga TPS, jangan sampai nanti ada hantu memilih, tuyul memilih, dan orang 150 tahun ikut memilih, padahal udah mati ikut memilih, jangan sampai, "tegas Prabowo disambut tawa seluruh pendukung.

Rakor Sinergitas Jelang Pemilu'2019

Rakor sinergitas tingkat Kecamatan Karangnunggal 


Tasikmalaya, (Policewatch news), Rakor sinergitas tingkat Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dilaksanakan serentak, Senin 8 April 2019,bertempat di Aula Desa Cikukulu, Kecamatan Karangnunggal.

Acara tersebut hadir para Muspika diantaranya(Camat, Danramil, Kapolsek),Para Kades dari empat belas  desa, PPK, PANWASCAM, Toga dan Tomas se-kecamatan Karangnunggal.

Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, Sip. Dalam sambutannya menyampaikan, suksesnya pemilu 2019 saat ini akan ditentukan oleh berbagai faktor:  Selain dari pada segi teknis yg telah diatur juga  faktor penyelenggara pemilu, Pemerintah, dan kesiapan Aparat kemanan (TNI/POLRI) dan semua unsur masyarakat juga steak holder yang lainnya yang jadi penentu tercapainya pemilu yang aman, damai, demokratis dan berkualitas.


Pemilu saat ini dilaksanakan serentak mulai dari pileg DPRD Kabupaten, DPR Propinsi, DPRRI, DPD, dan Pilpres. 
Beliau menghimbau dan menekankan kepada semua yang hadir, agar meningkatkan sinergitas dengan semua unsur se-kecamatan Karangnunggal. 

Sambutan selanjutnya disampaikan pula oleh Muspika yang lainnya; Kapolsek, Danramil, PPK, dan PANWAS semua menyatakan hal yang sama.

Hasil Rakor ini kemudian akan disosialisasikan sampai kepada masyarakat di Desa Desa guna suksesnya pemilu serentak tahun 2019, bahkan berharap menjadi tonggak sejarah bangsa ini, tegasnya.( Yat'S biro Tasikmalaya)


Ngetril Bahagia Melangkah Bersama Saling Berbagi Dan Bakti Sosial

Kegiatan Ngetril Bahagia Melangkah Bersama Saling Berbagi Dan Bakti Sosial digelar Sabtu (6/4/19)


Kendal  Policewatch news - "Kegiatan Ngetril Bahagia Melangkah Bersama Saling Berbagi Dan Bakti Sosial digelar Sabtu (6/4/19), bertempat di Desa Sidomukti, Kecamatan Waleri, Kabupaten Kendal, Jateng.

Acara yang di selenggarakan selama dua harI  Sabtu dan Minggu ini, diharapkan bisa menjadi momen yang sangat menarik untuk masyarakat Sidomukti khususnya desa Krajan, karna dengan adanya kegiatan tersebut bisa membantu kelancaran pembangunan masjid An-Anur.

Kegiatan ini dihadiri Waka Polda Jawa Tengah  Brigjen Pol. Ahmad Luhtfi,  SH, S.S.T .M.K., dan jajarannya serta seluruh komunitas Ngetril Se- Jawa Tengah. Dalam kegiatan ini selain untuk ajang silaturrahmi juga dalam rangka  penggalian dana untuk pembangunan masjid yang ada di desa Sidomukti Weleri Kendal  dan santunan anak yatim-piatu.

Ketua panitia Pujiono mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Waka Polda dan jajarannya serta teman teman Komonitas Ngetril seluruh Jawa tengah.

“ Terima kasih atas kehadiran Waka Polda dan jajarannya serta teman teman Komonitas Ngetril seluruh Jawa tengah, kepada pihak keamananan yang hadir baik dari pihak kepolisian, Ormas  Lindu aji, dan Banser serta semua pihak yang ikut serta berpartisipasi sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan aman, sukses, lancar dan kondusif, “ ujar Pujiono.

Sementara itu ketua Komunitas ( PETE ) Pecinta Tanjakan Ekstrem Arif,  sebagai tuan rumah juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas kehadiran teman teman Komonitas Ngetril Sejawa Tengah,  bisa membantu pembangunan masjid An-Anur Sidomukti Weleri Kendal, ujar Arif.


Dalam kegitan itu Komunitas (PETE) juga memberikan hadiah kepada pemenang yang bisa melewati tanjakan  ekstrim, berupa piala penghargaan hal ini untuk memberi semangat bagi para komunitas yang menghadiri acara bansos tersebut.(Nyaman)


KPUD " RUN" 2019 Sepi Peserta



Reporter : Eddy Yusuf.
Kegiatan yang bertajuk  "KPU RUN " yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muara Enim.Minggu (07/04/2019).

MUARA ENIM, (policewatch.news)  -- Kegiatan yang bertajuk  "KPU RUN " yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muara Enim.
Yang di selenggarakan  di Kolam Retensi Taman Tugu Adipura, Kota Muaraenim Minggu (07/04/2019).
Walaupun kegiatan yang diselenggarakan terkesan mewah dan meriah, sangat disayangkan kegiatan untuk memotivasi pemilih terkesan sepi, yang di hadiri hanya segelintir masyarakat, itupun banyak anak anak yang hadir setingkat SMU.

Di duga Kegiatan KPUD Kabupaten Muara Enim ini telah menghabiskan anggaran uang negara yang sangat besar, sementara tujuan dari kegiatan ini belum begitu jelas.
Kepada media ini, Santo, salah seorang peserta KPU RUN mengatakan pihak KPUD Muara Enim kurang mensosialisasikan terhadap kegiatan ini, karena jika mereka terlebih dahulu sosialisasi dengan masyarakat, pasti acara pemilu run ini bakal ramai diikuti oleh masyarakat.

"Acara yang meriah dan megah seperti ini, hanya sedikit peserta yang hadir, itu namanya hanya menghamburkan biaya saja ,"  ungkapnya.
Dok : MPW

Salah seorang pengunjung yang berinitial BJ mengungkapkan kalau kegiatan KPU RUN ini walaupun pesertanya tidak banyak tapi masih banyak peserta tidak mendapatkan kupon sedangkan panitia sendiri ada yang memasukan kupon ke dalam box untuk pengundian dengan jumlah yang tidak sedikit.

"Kami juga menganggap kalau Kegiatan jalan sehat ini sepertinya kurang sosialisasi dari panitia, padahal panggungnya sudah megah seperti panggung konser tapi minim peserta", ungkap BJ.

Santo, peserta KPU Run mengatakan, mungkin pihak KPU Muara Enim kurang sosialisasi terhadap kegiatan ini, jika mereka terlebih dahulu sosialisasi dengan masyarakat, pasti acara pemilu run ini bakal ramai diikuti oleh masyarakat.

Sementara itu salah seorang pihak KPUD Muara Enim yang sempat ditemui media ini mengatakan kalau pihaknya sudah melaksanakan kegiatan ini sebisa mungkin dan sebaik mungkin.

"Kalaupun kita kurang sosialisasi kepada masyarakat, mungkin itu kesalahan dari pengawai kita sendiri," tukasnya.

Sementara itu Ketua KPU Ahyaudin SE yang berhasil dijumpai di lapangan mengatakan, acara ini diselenggarakan secara serentak Se Indonesia.

Sebenarnya acara ini telah kita serahkan ke Event Organizer (EO), dan beberapa hari terakhir ini kita ambil alih dan sosialisasi sendiri, seperti memasang spanduk dan banner, ungkapnya menanggapi kurang ramainya peserta KPU Run

"Mohon maaf ada kesalahan dari pihak EO, sehingga mengakibatkan minimnya peserta pada kegiatan kali ini", tuturnya

Juga terkait masalah kenapa ada kupon undian untuk doorprize ada yang doubel ini merupakan kesalahan dari panitia karena dilihat pagi tadi sepertinya kurang jadi ditambah oleh panitia.

"Dilihat pagi tadi sepertinya kurang, jadi panitia langsung print lagi, atas kejadian ini saya harap dimaklumi," ucapnya

Sementara itu terpisah, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Muara Enim, Nursamsu Aben yang dimintai tanggapannya terkait kegiatan KPU RUN Kabupaten Muara Enim ini dikatakannya kalau dia sendiri tidak tahu ada kegiatan ini.

"Bagaimana mau memberi tanggapan, kalau kegiatan tersebut kami sendiri sebagai wartawan IWO tidak diundang ataupun diberitahu " Ungkapnya.

"Kami juga jadi bingung, sosialisasi kok tidak ngajak wartawan untuk lebih meluaskan tujuannya, " pungkasnya.

Prestasi atau Pemborosan...? Bupati Anggarkan TT 13,4 Juta Perbulan.


Reporter : Julianto P
 
H.M.Taufik Yasak SH.MM  salah satu seorang Tokoh publik
Policewatch - Muratara.-  Cita-cita dibalik keinginan pelaksanaan desentralisasi adalah untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan terhadap masyarakat di daerah,sebagai dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam memberikan kesempatan dan keleluasaan daerah untuk menyelenggarakan Otoda (Otonomi Daerah) serta komitmen politik dari para kepala daerah sangat menentukan dalam penciptaan keberpihakan anggaran untuk rakyat.Namun,di tahun 2017 berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Musirawas Utara (Muratara) No 75 tahun 2017  yang telah disahkan,menganggarkan Tunjangan Transportasi (TT) bagi anggota DPRD sebesar Rp13.400.000 perbulan atau sekitar Rp446.000 perhari,akan tetapi perlu di ingat juga pada tahun 2017 Kabupaten Muratara merupakan penduduk termiskin di antara 17 kab/kota provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berdasarkan hasil survey Forum Indonesia untuk Tranaparansi Anggaran (Fitra Sumsel).Sabtu,6-April-2019.

Pelaksanaan Otoda jauh dari apa yang dicita-citakan,kesejahtraan dan kemakmuran yang menjadi tujuan utama dalam pengelolaan daerah seakan tidak tersentuh di dalam tataran kebijakan pemerintahan daerah.Itu dapat terlihat di dalam tataran politik anggaran dari setiap daerah khusunya Kabupaten Muratara, yang dimana hampir sebagian besar  dana APBD nya digunakan hanya untuk Belanja Pegawai sehingga alokasi untuk  belanja modal di dalam APBD sangat rendah,padahal belanja modal inilah yang mendorong peningkatan pembangunan kehidupan masyarakat di daerah.belum lagi banyaknya juga temuan BPK terhadap permasalahan administratip keuangan Kabupaten Muratara sejak tahun 2015 - 2017.

H.M.Taufik Yasak SH.MM  salah satu seorang Tokoh publik yang cermat mangamati anggaran & pembangunan daerah,ia juga merupakan ketua Non Goverment Organitation (NGO) sahabat Ombusdman serta mantan ketua perwakilan Ombusdmen RI provinsi Jambi tahun 2013-2018,yang turut menyoroti kebijakan-kebijakan kabupaten Muratara karena pentinganya tata kelola Daerah Otonomi Baru (DOB).

Mengenai perbup ini Taufik menjelaskan,
"Tunjangan transportasi tersebut sangat besar bagi kabupaten baru,apalagi hanya untuk transport lokal,apa iya? Rata-rata 1 hari Rp.446 ribu emang itu anggota dewan mau kemana,Keliling kota rupit paling habis 20 liter bensin.
Apakah standar menggunakan angka anggaran tersebut sudah sesuai dengan ability keuangan daerah,jangan dibandingkan dengan kabupaten lain yang sudah eksis dan PAD nya tinggi,cobalah bijak dalam menentukan anggaran menggunakan akal sehat dan cerdas,bukankah duduk di DPR/DPRD itu untuk berjuang dan untuk rakyat,ada baiknya caleg-caleg hendaknya dari orang yang sudah mapan ekonominya bukan duduk hanya untuk mencari pekerjaan dan uang". Ujar Taufik yang juga Mantan direktur Bank BPD jambi.

Dalam diskusinya Taufik juga memaparkan,"Besarnya proporsi yang digunakan untuk belanja pegawai,juga harus berbanding lurus dengan kinerja dari para pegawai tersebut.sebab kepercayaan publik terhadap birokrasi di daerah bahkan terus merosot tajam karena kebijakan yang mereka ambil tanpa keberpihakan terhadap masyarakat.Mengenai kebijakan dan APBD sama hal nya antara Prestasi & Pemborosan? " Ujar mantan kepala Ombusdmen RI provinsi jambi.

Dilanjutkannya,"Ya cobalah menyusun APBD dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah jangan hanya pergi study banding tapi tidak sejalan dengan hasil,Perimbangan keuangan dari sisi pemanfaatan tujuan jg harus dilihat,contohnya skala prioritas pembangunan apa yang dibutuhkan masyarakat seperti peningkatan sarana pendidikan dan kwalitas para pendidik/pengajar serta untuk kesehatan masyarakat terutama didesa-desa dan tenaga medis,jangn sampai antara anggaran pembangunan lebih kecil daripada anggaran belanja pegawai.jangan hanya sekedar menerapkan desentralisasi fiskal,perlu di ingatakan juga pos anggaran belanja harus keberpihakan juga terhadap masyarakat. Tutup  Taufik yang juga sebagai Staff Lawyers Kongres Advokasi Indonesia (LKAI).

Heboh, Video Bagi-Bagi Duit Kampanye Capres di OKU Timur "Bawaslu Harus Tegas Ambil Tindakan"










Reporter :Yandi Robet)

Tampak seseorang bagi bagi duit

Belitang OKU Timur, (policewatch.news)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Timur akan melakukan tindakan, menyikapi adanya video dugaan bagi-bagi duit yang sempat heboh di media sosial (Medsos) saat acara kampanye akbar Calon Presiden (Capres) 01 Jokowi- Amin bertempat di lapangan Koni Belitang Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur Sumsel, Sabtu (06/04/2019) pukul 14.00 Wib.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU Timur Ahmad Gufron melalui Divisi Hubungan Antar Lembaga, Beni Tanagus ketika dikonfirmasi awak media, Senin (08/04/2019) mengungkapkan pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai adanya dugaan bagi-bagi uang yang diberikan oknum agar masyarakat menghadiri acara kampanye tersebut, bahkan saat ini pihak Bawaslu sudah mengumpulkan data-data serta informasi yang akurat untuk melakukan tindakan terhadap dugaan pelanggaran tersebut.
"Kita juga sudah mendapat instruksi dari Bawaslu Provinsi mengenai adanya video bagi-bagi duit yang tersebar ini, untuk segera melakukan investigasi di lapangan, serta bilamana dibutuhkan kita juga akan panggil panitia penyelenggara untuk diminta keterangan awal terkait adanya video yang tersebar ini, "ungkapnya.
Kemudian terang Beni Tanagus, untuk sementara pihaknya belum bisa menyimpulkan hal ini merupakan pelanggaran, karena masih harus diselidiki dengan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, serta menghimbau agar masyarakat dapat bijak menggunakan media sosial dalam hal kampanye, sehingga tidak menimbulkan pelanggaran.
"Kita berharap, masyarakat dapat bijak menggunakan media sosial untuk kampanye, agar dapat mewujudkan proses Pemilu yang damai dan sejuk, "terangnya.
Sementara Ketua Partai Nasdem OKU Timur, Rio Susanto, SE ketika dikonfirmasi wartawan menyampaikan, kalau TKD (Tim Kampanye Daerah) tidak ada bagi-bagi duit, namun dirinya berkeyakinan masyarakat yang hadir karena ada penampilan artis Ibukota, dan itu bukan dari oknum TKD.
"Untuk masalah bagi-bagi duit, saya pastikan TKD tidak ada yang melakukan bagi-bagi duit, namun tidak tahu jika ada oknum lain yang melakukannya, "ujar Rio.
Perlu diketahui, video berdurasi 37 detik dan 01:19 detik tersebut beredar luas di masyarakat dan media sosial, terlihat seorang pria memakai kemeja hitam lengan putih bertopi warna putih menggunakan masker, terlihat membagikan uang pecahan Rp.50 ribu kepada beberapa warga yang sudah menunggu, setelah mendapat instruksi/perintah dari seorang pria yang memakai kemeja putih, menggunakan kaca mata dan tas warna hitam, bahkan terlihat sangat jelas diantara warga yang menerima uang tersebut memakai kaos bergambar pasangan Capres 01 Jokowi-Amin. 



Bawaslu Kendal Dapati Puluhan Anak Kenakan Atribut Kampanye

Reporter :Nardi/Cakwer
Panwascam Bersama Odelia Amy Wardani dan Ubaidillah Ketua Devisi Bidang Penindakan

KENDAL, (Policewatch.news)Bawaslu Kabupaten Kendal untuk kesekian kalinya mendapati anak-anak di bawah umur mengenakan atribut kampanye. Kali ini ditemukan dalam kampanye Caleg DPR RI Juliari P. Batubara di Tugu Tani, Sendang Dawung, Kangkung, baru-baru ini.

Padahal, menurut aturan Pemilu, WNI yang tidak memiliki hak pilih dilarang diikutsertakan dalam kampanye. 

Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardani,Senin,(8 April 2019) pagi Setelah di temui Media Policewatch mengatakan bahwa Hasil pengawasan kami, kampanye Juliari P. Batubara dari PDI Perjuangan dalam bentuk jalan sehat dan senam massal kemarin mengandung potensi pelanggaran. 

,"Kami dapati puluhan anak-anak mengenakan kaos bergambar Capres-Wapres 01,” kata  Odilia 

Menurut Bawaslu, merujuk regulasi Pemilu anak-anak dilarang diikutsertakan dalam kampanye,Apalagi sampai dimanafaatkan untuk politik praktis. UU Pemilu Pasal 280 Ayat (2) huruf k menyebut larangan kampanye mengikutsertakan WNI yang tidak memiliki hak pilih. Puluhan anak-anak itu tidak memiliki hak pilih, jadi dilarang,lanjut Odilia.


Selain UU Pemilu, Bawaslu Kendal juga merujuk SE bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Komisi Perlindunga Anak, Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Komisi Pemilihan Umum Tahun 2019 tentang Pemilihan Umum Tahun 2019 yang Ramah Anak. SE bersama tersebut berisi larangan penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik.

“Dalam SE bersama tentang Pemilihan Umum Tahun 2019 yang Ramah Anak juga dilarang memanfaatkan anak untuk kampanye seperti pemasangan atribut. Hal ini harus dipatuhi peserta Pemilu. Maka, kemarin kami sampaikan ke panitia kampanye untuk menghalau anak-anak, khususnya yang pakai atribut, dicegah jangan masuk area kampanye, dan sudah dilakukan,” terang Odilia.

Di tempat terpisah Panwascam Kecamatan Kangkung Muhammad Sulhanudin ,menyampaikan data jumlah anak yang dimaksud. Menurut catatan hasil pengawasan, tidak kurang lima puluh anak mengenakan kaos bergambar Capres-Cawapres 01 di kampanya Juliari P. Batubara. 

"Jumlah sesungguhnya mungkin lebih banyak, Peristiwa ini sangat disayangkan Walau bisa dicegah saat di lokasi, tetapi seharusnya anak-anak tidak dilibatkan kampanye,” kata Sulhanudin.

Dilanjutkan, dari pihak Bawaslu maupun Panwaslu di kecamatan bahkan sudah sampaikan ke panitia rambu-rambunya sebagai langkah pencegahan. 

Bibit Waluyo : Jangan Lupa 17 April 2019 Ke TPS ( Tusuk Prabowo – Sandi )


       Reporter : M. Taufiq.Sapta
Puluhan ribu pendukung pasangan Capres  02 Prabowo – Sandi saat mengikut jalan sehat di Kawasan Lapangan Masjid Agung Jawa Tengah Gajah Medoho Semarang. Foto: M. Taufiq


    Semarang, (PoliceWatch.News)Puluhan ribu Pendukung Pasangan Calon Presiden 02 Prabowo – Sandi berjubel memadati Lapangan kawasan dugderan  dekat Masjid Agung Jawa Tengah Gajah Medoho Semarang utnu mengikuti  Jalan sehat yang diadakan oleh DPW Gerindra Jateng yang didukung oleh partai pengusung koalisi Pemenangan Capres 02 Prabowo – Sandi ,Partai Gerindra,  PKS, Demokrat, PAN dan Partai Berkarya, minggu 7/4/2019.

         Sekjen DPW Gerindra Jateng yang juga Anggota Komisi A DPRD Jateng Sriyanto Saputra dalam sambutannya mengatakan, puluhan ribu peserta jalan sehat yang hadir disini dari kami tidak menyediakan hadiah, tidak ada nasi bungkus dan tidak ada uang saku tapi kami berharap rekan rekan semua tetap semangat, tidak mengendurkan keinginannya datang memenuhi undangan unyuk mengikuti jalan sehat ini, di hari ini kita tinggal hitungan hari menuju tgl 17 april 2019,kami mohon kesabarannya , ujian terus menerpa kita, namun ini adalah bagian dari tantangan , misalnya hari ini juga kampanye Akbar di Gelora Bung Karno ada jutaan pendukung Prabowo – Sandi anamun ijin jam dibatasi hanya sampai pukul 10.00 harus selesai karena tempat akan dipakai oleh Institusi yang lain, ucapnya.

        Politisi Gerindra itu menambahkan, hari ini pula di berbagai kota ,ada 22 kota dan daerah secara serentak mengadakan kegiatan yang sama dengan dihadiri dan diikuti sekitar 200.000 peserta. Kami mohon maaf kalau sekiranya pak Prabowo tidak bisa hadir dan berkampanye di Semarang karena disisi perijinan tidak mudah dan dipersulit , mau di simpang lima tidak diijinkan, mau di jatidiri juga tidak diijinkan , katanya tidak masuk dalam SK yang dikeluarkan oleh KPU, tapi kami akan terus berjuang apa adanya, tukas Sriyanto.

       Menurut Sriyanto, di Semarang nggak ada tempat yang representative selain di Simpang lima dan Jatidiri, oleh karena itu mari kita semua rame rame tanggal 10 april 2019 berbondong bondong menuju ke Kota Solo. Di Solo juga ada hambatan , kami mengajukan tgl 11 april 2019 namun pihak 02 diminta untuk tgl 10 april 2019 , ok kami nurut , namun perkembangannya ada informasi 01 kampanye tgl 9 april 2019. “ Apakah kita ciut nyaki ? kita akan tetap kampanye  di Solo tgl 10 april 2019 di Stadion Sriwedari Solo.

       Sriyanto berharap, rekan rekan relawan dan pejuang Semarang yang ke Solo untuk menjaga ketertiban, keaman dan  ketenangan. Disana sini kita amati trens kenaikan ekstabilitas Prabowo –Sandi terus menanjak. Untuk itu kita harus waspada, kita antisipasi tgl 17 april 2019 itu rival kita satu kosa kata kecurangan, mari kita siap kawal TPS mari kepada relawan relawan dan pejuang pejuang untuk memenangkan pasangan 02 Prabowo – Sandi.” Pungkasnya.
Relawan peserta jalan sehat saat mendengarkan orasi politik dari Penasehat Badan Pemenangan Jawa Tengah pasangan 02 Prabowo – Sandi. Bibit Waluyo. Foto : M. Taufiq.

       Sementara pada kesempatan yang sama Mantan Gubernur Jateng dan Mantan Pangdam IV/ Diponegoro Jateng serta sekaligus Penasehat Badan Pemenangan 02 Jateng Bibit Waluyo, menambahkan,” Ojo lali tgl 17 april 2019 ke TPS ( Tusuk Prabowo – Sandi ) no 02 wes kuwi waeliyane ora usah. Pak Prabowo berpesan jaga TPS awasi semuanya jangan sampai lengah, tidak makan tidak apa apa sampai selesai, jangan ditinggal ya? KPPS juga jangan ditinggal, tidak makan sehari  tidak mati , terima kasih, pungkasnya.

Sekdes Sendang Dawung Penuhi Syarat Formil Materiil Dugaan Pelanggaran Pemilu


Reporter : Nardi /Cak wer
Sekdes Sendang dawung memberikan keterangan ke Devisi Penindakan Pelanggaran Ubaidillah.

KENDAL,(Policewatch.news)Bawaslu -- Bawaslu Kendal nyatakan tindakan Budi Ristanto (BR) Sekretaris Desa (Sekdes) Sendang Dawung, Kangkung, yang hadiri kampanye Caleg DPRD Kendal Munawir dan Caleg DPR RI Juliari P. Batubara penuhi syarat formil dan materiil sebagai dugaan pelanggaran Pemilu.

Pernyataan itu disampaikan Bawaslu Kendal melalui Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Ubaidillah. 

"Bukti-bukti, hasil klarifikasi dan keterangan para saksi, sudah kami bawa ke pleno pimpinan. Kesimpulan kami, BR penuhi syarakat formil dan syarat materiil dugaan pelanggaran Pemilu," kata Ubaidillah, Minggu, (7 April 2019) pagi.

Kesimpulan tersebut bukan proses akhir. Bawaslu membawa proses berikutnya di tingkatan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

"Selanjutnya akan dibawa ke Gakkumdu untuk dibahas oleh tim Gakkumdu yang terdiri dari aparat kepolisian, kejaksaan dan Bawaslu," lanjut Ubaidillah. 

Diketahui bahwa sebelumnya BR, Sekdes Sendang Dawung, Kangkung dan Sekdes Gempolsewu, Rowosari berinisial S, ditemuan berada di lokasi kampanye Munawir dan Juliari P. Batubara, Selasa, (26 Maret 2019) siang di Rowosari. 

Bawaslu Kendal bersama Panwaslu Kangkung, Rowosari, Cepiring dan Weleri lakukan pengawasan gabungan. Karena sebelumnya ditengarai kampanye tersebut bakal dihadiri perangkat desa dari berbagai kecamatan.


Menhub RI Kunker Ke Bumi " Seganti Setungguan " Akan Bangun Jalan Tol Indralaya - Lahat



Reporter   : Bambang.MD
Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi di " Bumi Seganti Setungguan "

Lahat- (policewatch.news) Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi di " Bumi Seganti Setungguan " disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Ketua DPRD Lahat Samarudin,  Forkompimda , Dandim 0405 Letkol Kavaleri Sungidhi Kapolres AKBP Fery Harahap,  Kajari Jaka Sujana, Pj Sekda Masroni, Assisten, Staf Ahli, Ka Dinas, Kabag, Camat se - Kab.Lahat, Lurah, Kades, Organisasi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua TP PKK beserta Wakil, Ketua Dharma wanita, kaum melinial Pelajar dan Mahasiswa digelung Kesenian (5/4/2019)
Bupati Lahat mengucapkan selamat datang kepada Bapak menteri Perhubungan RI Ir  Budi Karya Sumadi di " Bumi Seganti Setungguan '  Kabupaten Lahat memiliki luas kurang lebih 4361 km2 terdiri dari atas 24 Kecamatan 17 Kelurahan dan 360 desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 401.000 jiwa,  kabupaten Lahat daerah strategis yaitu sebagian kawasan yang cepat tumbuh dan merupakan jalur transportasi Nasional Lintas Tengah Sumatera topografi Kabupaten Lahat bervariasi mulai dari dataran rendah dataran tinggi dan pegunungan sehingga mata pencaharian penduduk didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan.
Selain Pertanian Kabupaten Lahat memiliki potensi sumber daya alam yang cukup melimpah di sektor pertambangan terutama batubara dan galian golongan C, Peternakan Perikanan air tawar dan potensi Pariwisata serta sumber Energi terbarukan berupa sungai besar yang melintasi wilayah kabupaten Lahat.
Penggalian merupakan sektor yang mempunyai peranan terbesar dalam perekonomian Kabupaten Lahat sektor ini memberikan kontribusi tertinggi dalam pembentukan produk domestik regional bruto PDRB disusul sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar kedua di bidang pariwisata dan budaya saat ini terdapat 86 destinasi wisata menarik baik wisata alam, wisata petualangan, wisata kuliner, wisata sejarah dan wisata semua ada di Harapan ' Bumi Seganti Setungguan '
Selain itu terdapat peninggalan nenek moyang berupa ribuan tahun dalam bentuk situs megalit paling lengkap menjadi kabupaten Lahat mendapatkan penghargaan rekor Muri Museum Rekor Indonesia.
Disisi lain Kabupaten Lahat juga mempunyai potensi sumber daya energi seperti minyak,  batubara, dan panas bumi yang telah mampu mewujudkan Kabupaten Lahat Energi dan mendukung Sumatera Selatan sebagai lumbung Energi Nasional khususnya melalui Pembangunan Tenaga Listrik Surplus Energi Listrik di Kabupaten Lahat sebesar 450 megawatt yang dihasilkan dari 2 PLTU mulut tambang dan 1 PLTA tersebut didistribusikan ke wilayah lain melalui jaringan listrik ke Palembang salah satu isu strategis dalam pembangunan Kabupaten Lahat lima tahun kedepan adalah konektivitas dan penguatan konektivitas perlu terus dilakukan terutama untuk membangun akses yang lebih merata di seluruh wilayah kabupaten Lahat.
Konektivitas fisik meliputi prasarana - prasarana jalan Kereta Api Terminal dan konektivitas digital yang handal dan efisien yang memadai secara merata yang ber biaya terjangkau dapat dengan segera menurunkan biaya logistik sehingga meningkatkan kemudahan usaha dan daya saing perekonomian secara keseluruhan transportasi darat didukung panjangnya jalan di Kabupaten Lahat kurang lebih 1607 KM terdiri atas jalan Nasional Jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten oleh sebab itu guna mendukung percepatan transportasi kami sangat mengharapkan percepatan realisasi pembangunan infrastruktur strategis berupa jalan tol Indralaya, Prabumulih, Muara Enim dan Kabupaten Lahat Lubuk Linggau dan Pembangunan Bandara yang ada di Kabupaten Lahat.
Kunjungan Bapak Menteri Perhubungan hari ini tentu banyak besar harapan kami kepada bapak Menteri partisipasi masyarakat serta infrastruktur APBD yang sangat terbatas akan kami optimalkan pemanfaatannya untuk pembangunan namun kami juga menitipkan harapan besar kiranya dapat memperoleh perhatian melalui anggaran APBN Republik Indonesia.
Menteri Perhubungan  Ir. Budi Karya Sumadi mengatakan, puji syukur pada Allah ta'ala bahwa saya memang ingin sekali datang ke Kabupaten Lahat karna selaku putra daerah ingin diskusi sekaligus silturrahmi kepada Bupati Lahat dan jajaran beserta masyarakat Lahat di sini apa yang mendorong saya untuk ke sini adalah Pak Presiden Jokowi, kemudian pada kunjungan kerja dan silaturrahmi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya Siap mensuport dan mendukung Pembangunan di Kabupaten Lahat, yang telah di sampaikan oleh Bupati Lahat Cik Ujang.SH, mengapa Kota Pagar Alam, Kota Lubuk Linggau telah mempunyai Lapangan Terbang, mengapa Kabupaten Lahat tidak bisa.
Saya akan mendukung dan diharapkan kepada Bupati Lahat untuk menyiapkan Tanah secepat mungkin kita akan mensuport di Kabupaten Lahat juga akan kita adakan Lapangan Terbang, terang "  Menteri . Dan insyallah nantinya akan kita bangun juga Jalan Tol dari Indralaya, Prabumulih, Muara Enim dan Lahat dan Lubuk Linggau '  tutupnya