Bupati Cik Ujang Temu Kangen Alummi SMAN 2 Dan Siapkan 3000 kaos

dok : Policewatch

LAHAT, POLICEWATCH.NEWS - Bupati Lahat Cik Ujang hadiri dalam pertemuan rapat Reuni Akbar  SMAN 2 Lahat dimulai angkatan 1975- 2019 menuju 27 Mei 2020. Minggu (02/02/2020) pukul 14.00 wib, bertempat di Pendopoan SMAN 2 Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.

Selain Bupati Lahat Cik Ujang hadir pada rapat Reuni dihadiri ketua  Reuni Yahya Edwar, Wakil Ketua Rudi Dharma, Seketaris Tri Turnadi dan alumni SMAN 2 Lahat.

Cik Ujang yang merupakan Alumni SMAN 2 Lahat angkatan 1989 merespon kegiatan tersebut dan 3000 Kostum Reuni Akbar di persiapkan Bupati Lahat.

Menurut Cik Ujang kegiatan reuni akbar ini bertujuan meningkatkan tali silahturahmi dari angkatan 1975- 2019 sebagai seorang Bupati sekaligus Alumni bahwa reuni akbar 27 Mei Sehabis Lebaran  nanti " jangan memberatkan Anggota reuni untuk masalah sumbangan jangan dipatok harganya kasihan rekan Alumni sumbangan secara sukarela Jika Dipatok Denggan Nominal Akan Banyak Yang Tidak Hadir Dikarnakan Tidak Seluruh Alumni Kita Yang Setuju Denggan Patokan Sumbanggan,

Saya selaku Bupati Lahat sekaligus Alumni SMAN 2 Lahat mensuport penuh" Adanya Reoni Akbar tersebut Sehingga Kita Dapat Berkumpul tatap muka Langsung Dikarnakan Kita Kadang Lupa dengan teman teman seangkatan Ketika Ketemu di jalan nah diharapkan Di reoni Akbar ini Kekompakan kita Dijaga yang di lahat Maupun Diluar kota Komunikasi tetap dijaga
Tri Turnadi SPd selaku Seketaris Reuni Akbar dan sekaligus Kepala Sekolah SMAN 2 Lahat,  menambahkan " untuk kegiatan reuni Akbar direncanakan dua hari yaitu tanggal 26-  27 Mei 2020.
Pas Hari Libur Sesudah Lebaran Idul Fitri 2020


Pada tanggal 26 Mei 2020 Akan Di agendakan Jalan santai dengan membawa keluarga Alumni Masing Masing tanpa biaya alias gratis, donor darah dan berbagai perlombaan ringan
Guna Meramaikan Acara Akbar tersebut dan tanggal 27 Mei 2020 Resepsi acara resmi dengan anjangsana dengan guru SMAN 2 Lahat Pemberian Cindra Mata Untuk Guru Guru kita dahulu Tanda Penghormatan Kita, diharapkan Reuni Akbar ke 45  meriah, berjalan lancar dan sukses . " tutur Tri Turnadi.


Reporter  : Bambang.MD

PLT Bupati Juarsyah Sedekah Dusun Mohon Keselamatan Untuk Masyarakat Semende

Dok : Policewatch

MUARA ENIM - POLICEWATCH.NEWS - Ratusan Warga Semende menghadiri dalam acara " Sedekah Bersih Dusun di Desa Segamit, Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim.

Acara Sedekah Dusun ini langsung dihadiri Plt Bupati H.Juarsah didampingi Sekda Muara Enin Hasannudin, OPD  camat,kades dan tokoh agama, tokoh adat serta masyarakat, mereka berdoa agar dijauhkan dari balak paska ditangkapnya harimau sumatera, sehingga masyarakat semende bisa melakukan aktivitas seperti biasa  untuk bercocok tanam dan berkebun.

Acara sakral tolak balak yang dilaksanakan di masjid besar Segamit. Hadir Sejumlah tokoh agama dan tokoh adat turut berdoa dan masyarakat memohon kepada tuhan agar diberikan keselamatan dari ancaman binatang buas si raja hutan, beberapa bulan lalu hingga banyak memakan korban sehingga pihak Pemda Muara Enim dan BKSDA bekerja sama untuk menangkap Harimau menggunakan perangkap dengan ditangkapnya harimau ini pihak Pemkab Muara Enim mengadakan sedekah dusun ujar " Tokoh masyarakat

Dengan dilakukan penyembelihan seekor kerbau secara sakral untuk tolak balak semoga tidak ada lagi serangan harimau sehingga warga semende bisa beraktivitas seperti biasa ujar " Kades Segamit (adv/ Bang/ her)

Polri Kerahkan 370 Personel Amankan Kedatangan WNI Wuhan ke Natuna

Divisi Humas Polri Brigjen  Argo Yuwono

Jakarta – policewatch.news  Sebanyak 241 Warga Negera Indonesia dievakuasi dari kota Wuhan, China terkait virus Corona. Mereka akan diterbangkan menuju Natuna, Kepulauan Riau untuk dilakukan observasi kesehatan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen ArgoYuwono mengatakan Polri menyiagakan 370 personel untuk mengamankan kedatangan para WNI dari Natuna menggunakan pesawat Batik Air itu.

“Untuk personel Polri dari area Natuna disiapkan sebanyak 370 personel,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, Minggu (2/2/2020).

Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan posko kesehatan. Ada 3 dokter dan 2 paramedis yang disiapkan.
“Posko kesehatan dari Dinas Kesehatan, Dokkes Polda dan kesehatan TNI di sana. Untuk personel kesehatan ada 3 dokter dan 2 paramedis,” ucapnya.

Ratusan WNI dievakuasi akibat virus Corona yang mewabah di kota Wulan, China. Pemerintah menetapkan hanggar di kawasan Lanud Raden Sadjad, Natuna, sebagai tempat observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan. Mereka dievakuasi menggunakan pesawat Batik air sejak Sabtu (1/2/2020) kemarin.

Total ada 241 orang WNI yang dievakuasi dan 5 orang tim aju (pendahulu) dari pemerintah yang tergabung dalam upaya evakuasi. Tim penjemput berjumlah 42 orang yang terdiri atas TNI, Kemlu, Kemenkes, TNI, dan kru Batik Air juga akan diobservasi untuk memastikan tidak terkena corona

Reporter ; Bambang.MD

DEWA BAKAL BERSAING DENGAN INCOMBENT DI PILKADA 2020

Breaking News


"Rakyat Pali Ingin Pemimpin Baru"

dok : MPW
PALI  POLICEWATCH.NEWS-  Devi Harianto, SH. MH laki - laki yang rama nan bersahaja dan sala satu putra terbaik yang di miliki kabupaten Pali. Menyatakan maju dalam Pilkada Kabupaten Pali tahun 2020.

Saya maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pali bukan sekedar ucapan saja, tapi ingin memperbaiki kabupaten PALI yang lebih baik untuk memajukan tanah kelahiran saya selaku putera daerah dan hari ini saya  mengambil formulir Balon Bupati Pali dan Saya bangga ditemani langsung oleh Wahyu Sanjaya Anggota DPR RI ucap" Devi 01/02/2020

Devi Harianto, SH. MH mengaku saya sangat serius untuk maju dalam pesta demokrasi pada pilkada 2020 dan saya kembali mengambil formulir Balon Bupati di Sekretariat DPC Partai Demokrat tuturnya.

Pengambilan formulir Balon Bupati Di Sekretariat DPC Partai Demokrat hari ini. Devi Harianto di antar langsung oleh Wahyu Sanjaya Anggota Komisi II DPR – RI sekaligus kader Partai Demokrat. Beserta Wahyudi Paskal Kader Partai Nasdem Calon Wakil Bupati Pali yang bepasangan dengan Devi Harianto juga mengambil Formulir Balon Wakil Bupati Pali

Sementara Wahyu Sanjaya Anggota Komisi II DPR – RI mengatakan pada awak media terkait ia mengantar langsung Devi Harianto untuk mengambil Formulir Calon Bupati Kabupaten Pali di DPC Partai Demokrat. “ia saya sengaja mengatar Devi karena saya sangat mendukung penuh Devi Harianto maju dalam Pilkada Pali dan saya juga sudah lama berteman dengan dia ucap " Wahyu

Apa lagi saya dengan Devi ini sesama kader dari Partai Demokrat, Devi juga sekarang ketua Dpc Partai Demokrat Kabupaten Pali. Jadi wajar saya MENDUKUNG PENUH DEVI, dan SUDAH DIPASTIKAN BAHWA DEMOKRAT ITU MENDUKUNG SELALU MENANG.”ucapnya.

Sementara itu Devi Harianto, SH. MH wakil ketua II DPRD Pali juga ketua Dpc Partai Demokrat yang sekarang mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Pali mengatakan. Pada prinsipnya kita selalu OPTIMIS maju dalam pilkada kabupaten Pali. Di tambah lagi adanya dukungan dari Bapak Wahyu Sanjaya ini.

Pali juga perlu perubahan, mana yang tidak bagus, kedepan kita baguskan. Mana yang sudah baik kita tambah baikan lagi, tapi itu tergantung pada masyarakat jika percaya pada saya dan itu sala satu prinsip saya pada masyarakat. Apa lagi Pilkada kabupaten Pali ini sudah ramai dan saya yakin masyarakat pasti bisa menentukan mana pemimpin yang layak untuk membawa perubahan dan mengangkat pendapatan ekonomi masyarakat.

Apa lagi APBD Kabupaten Pali ini sangat besar di bandingkan dengan daerah lain padahal wilayah kecil tapi APBD sangat besar. Perna Kabupaten Pali itu 1,7 triluan namun tahun 2020 turun menjadi 1,45 triliun. Tergantung pada masyarakat menilainya separti apa, sebelum maupun akan datang.”tutupnya.

Perlu di ketahui bersama, bahwa Devi Harianto ini pernah dua kali mejabat menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Muara Enim (saat kabupaten pali masi mengikut di kabupaten muara enim), dan ketika Kabupaten Pali telah misa dari Kabupaten Muara Enim. Devi Harianto mencalonkan diri sebagai DPRD kabupaten Pali.

Pada periode pertama ia menjabat sebagai wakil ketua I DPRD Pali, dan periode kedua ia di percaya masyarakat tuk kembali terpilih menjadi wakil rakyat. Dan saat ini Devi Harianto menjabat sebagai wakil ketua II DPRD Pali.

Perbicangan di lapangan yang perna di dengar oleh awak media ini. Bahwa dengan segudang ilmu juga pengalaman Devi Harianto di dunia politik. Ada yang bilang bahwa Devi Harianto, SH. MH MEMANG LAYAK DIBERI KESEMPATAN MENJADI BUPATI KABUPATEN PALI. Apa lagi dengan segudang ilmu juga pengalamanya di dunia politik tak perlu diragukan lagi yang akan membawa perubahan untuk mengakat pendapatan ekonomi masyarakat.


 Reporter  : Bambang.MD

Kepala Cabang PLN Ajak IWO Untuk Memberikan Informasi Yang Berimbang dan Bukan HOAX

DOK : MPW


LAHAT- POLICEWATCH.NEWS - PT.Perusahaan Listrik Negara  (PLN)  Persero Kabupaten Lahat Jalin Silaturahmi Dengan Dewan Pimpinan Daerah  Ikatan Wartawan Online ( IWO), acara ramah tamah ini digelar bertempat rumah makan Sederhana Lembayung Lahat jumat (31/1)

Acara silahturami dihadiri Kepala Cabang Manager UP3 Unit Layanan Pelanggan Kabupaten Lahat Zam zami, Manager Bagian Pemasaran Iliyas, Manager bagian Perencanaan Satria Cakra utama, Maneger Bagian Kontruksi olivier Edwin Poltak Sitorus, Suvervisor dan Tim Humas serta Wilayah Habibi,

Acara ini menjalin kerjasama kedepan dalam hal pemberitaan dalam kegiatan dengan pihak PLN bersama Ikatan Wartawan Online ( IWO) Kabupaten Lahat, yang bersinergi yang lebih baik dengan capaian PLN lebih maju kedepannya ujar " Zamzami selaku Manager

Sementara Ketua IWO Lahat Bambang MD, sangat merespon positif atas prakasa dari Manager UP3 telah menyambut baik kehadiran  IWO Lahat, dengan welcome Zamzami selaku Manager UP 3 PLN Cabang Kabupaten Lahat, untuk saling berinergi kegiatan akan dilaksanakan tiga bulan sekali untuk  memberikan informasi melalui media online menyambut  Revolusi Industri 5.0 satu klik mendunia.ujar " Bambang. MD

Jurnalis yang hadir dari IWO Lahat Agustin ( sumselnews.co.id ) Antoni (sumseltoday.com), Agustoni ( mattanews.co.id ) Yudi Ahmad (tvone,) Deddy (beritaempatlawang.com), Suplaman (kabaretorika.com) Abdulah ( Transsumatera.com )

Rangga guritno, (policewatch.news). Akril (saungnews.com) Jumra(swarnanews.com) dan Saifuddin Zuhri (metrotv)


Supleman menambahkan jalin silahturami dengan awak media yang dimotori Manager Up3 PLN Cabang Kabupaten Lahat tetap terus dijalin dengan IWO dalam kerjasama peliputan maupun kerjasama pelatihan jurnalis pihak PLN selaku sponsor dalam kegiatan ini untuk menghasilkan jurnalis yang profesional terang " Supleman kepada policewatch.news.

Masih tutur " Supleman Kedepannya pihak PLN cabang lahat dan IWO, terus tetap  menjalin hubungan lebih baik kedepanya

Reporter  : Bambang MD

KAPOLSEK KARANGNUNGGAL LAKUKAN GIAT BAKSOS DALAM BENTUK SANTUNAN UNTUK YATIM PIATU

DOK : MPW

Tasikmalaya, Policewatch.news,-  Tak asing lagi sosok seorang kapolsek karangnunggal Kompol H Asep Ishak S.IP meskipun terhitung belum begitu lama bertugas di karangnunggal menggantikan pendahulunya, namun kiprah dan bermasyarakat nya patut di acungkan jempol.

Pasalnya beliau sangat merakyat serta aktif di berbagai kegiatan pemerintahan, Keagamaan dan kegiatan lainnya. Asep memaknai hari jumat dengan caranya sendiri. Bertempat di aula Mapolsek karangnunggal pagi tadi jumat/31/01/20, sang komandan beserta jajaran juga ibu-ibu bhayangkarinya mengadakan giat silaturahmi dengan anak-anak yatim piatu dan ojeg pangkalan,


Turut hadir pada giat tersebut diantaranya, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, OKP, LSM dan FORWATASS. Dimana giat itu kapolsek memberikan santunan langsung untuk anak-anak yatim piatu, berbagi itu indah, jelas Asep.

Imbuh Asep, selain kegiatan rutin pengajian sebagai salah satu sarana ajang silaturahmi juga ada manfaat lain, agar adanya koreksi dan bahan evaluasi menyangkut kinerja polisi sepanjang melaksanakan tugasnya melayani dan mengayomi masyarakat, termasuk berbagi rezeki dengan yatim piatu yang ada di wilayah hukumnya. 



Selama ini kami selalu berusaha berbaur dengan masyarakat sesuai tugas dan fungsi polisi tentunya. Kami terus berupaya keras merealisasikan tupoksi polisi secara maximal untuk memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif. Pesan saya mari kita bersama-sama satukan tekad, satukan tujuan dalam menjaga kondusifitas dan Sinergitas di wilayah kecamatan karangnunggal, pungkas Asep.

Pewarta : Abucek Ka Biro Tasikmalaya.

Ada Apa...? " 4 Saksi ASN PUPR Muara Enim Akui terima Uang dari Robby " Namun Belum Ditetapkan Tersangka



4 saksi dari Sdr Efin terkait OTT kasus Suap Bupati Muara Enim non Aktif H.A.Yani, Yaitu plt Kepala Dinas PU PR H.Ilham Yaholi ST, M.Yusuf ST H.Hermen Eko.ST dan Sekretaris PU PR Idris ST.pada hari jumat (28/1)

PN.TIPIKOR - POLICEWATCH.NEWS - Sidang 4 saksi dari Sdr Efin terkait OTT kasus Suap Bupati Muara Enim non Aktif H.A.Yani, Yaitu plt Kepala Dinas PU PR H.Ilham Yaholi ST, M.Yusuf ST H.Hermen Eko.ST dan Sekretaris PU PR Idris ST.pada hari jumat (28/1) di PN Tipikor Jalan Kapten A.Rivai Palembang.


Ke empat saksi tersebut mengakui telah menerima sejumlah uang dari pemborong penyuap Bupati Muara Enim non aktif dengan beragam jumlah nya.


Pertama Saudara H.Ilham Yaholi ST (sekarang Plt Kadin PUPR) mengakui menerima  Uang dengan dari sdr Robby sejumlah 200.jt  M.yusuf juga menerima angka nya belum di rinci, Sementara H.Hermen Eko.ST juga menerima dari sdr Robby sejumlah 120 juta dan sekretaris PUPR Idris menerima 275 juta uang ucapan terima kasi diakui Idris saat ditanya jaksa Roy Riadi.


Hal ini di akui ketika di hadapan majelis hakim. Ilham Yaholi membenarkan bahwa ia telah menerima Uang dari Robby sejumlah uang 200 juta dengan beetahap dengan alasan bahwa uang tersebut adalah tanda terima kasih dari kontraktor Robby.Uang tersebut saya terima tidak sekaligus yang Mulia pak jaksa.ujar "  ilham. saya menerima nya secara bertahab pertama ada 15 juta ada juga 20 juta ada juga skitar 30 juta  dan seterus hingga uang tersebut berjumlah 200 juta pak kaksa terang " Ilham.
Sementara jaksa KPK menanyakan terhada saksi Ilham uang tersebut dikemanakan tanya nya lagi.
Menurut Ilham Yaholi bahwa uang tersebut saya bagikan ke oknum LSM dan pejabat di lingkup Pemda Muara Enim.jawab Ilham 


Dan atas saran penyidik uang sejumlah 200 juta  tersebut sudah kembalikan ke penyidik jawab " Ilham lagi, Kemudian jaksa KPK pun kembali menanyakan kepada Sekretaris PUPR Idris apakah memang bener diri nya telah menerima sejumlah uang dari sdr Robby?


Idris membenarkan bahwa diri nya telah menerima uang tanda terima kasih dari sdr Robby. terang " Idris.  Dan Uang tersebut sudah saya kembalikan terhadap Penyidik KPK.


Sementara aktivis peduli Muara Enim Bullah sangat menyayangkan kalau sudah ada pengakuan dari 4 saksi itu bahwa mereka mengakui menerima uang suap dari Robby yang berkaitan dengan 16 paket tersebut kenapa status mereka masih di jadikan saksi seharusnya dijadikan tersangka terang " Asbullah pegiat anti korupsi muara enim

.ini akan menimbulkan kekecewaan masyarakat Muara Enim terhadap KPK.tegas Asbulah

Reporter : Her

KAPOLRES PULAU BURU MENJADI INSPEKTUR UPACARA HUT KE 39 SATPAM TAHUN 2020


dok : MPW

NAMLEA, PoliceWatch.News,- Kepala Kepolisian Resort (KAPOLRES) Pulau Buru, AKBP.  Ricky Purnama Kertapati, S.I.K., M.Si menjadi Inspektur Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 39 Satuan Pengamanan (Satpam) tahun 2020 bertempat di lapangan Pattimura, Namlea, Kabupaten Buru, Jum'at(31/01/2020).

Pada Kesempatan ini Kapolres yang membacakan sambutan tertulis Kapolri Jendral Drs. Idam Azis, MSi meminta Satpam untuk selalu pelihara dan mantapkan komitmen moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian yang memegang teguh kode etik dan kehormatan anggota Satpam.

Peringatan HUT Satpam kali ini mengambil tema, ”Satuan Pengamanan Berbasis Kompetensi Mewujudkan SDM Unggul untuk Terciptanya Situasi Kamtibmas yang Kondusif dan Terjaminnya Keamanan Dilingkungan Kerja Menuju Indonesia Maju”. Tema tersebut juga selaras dengan kebijakan Presiden RI yaitu pembangunan SDM serta program prioritas kapolri yaitu mewujudkan SDM unggul dan pemantapan Harkamtibmas.

Kegiatan Upacara HUT Satpam dihadiri oleh Dandim 1506 Namlea Letkol. Inf. Syarifudin Azis, S.Ag., M.I.Pol, Wakapolres Pulau Buru Kompol Bachri Hehanussa, SE., M.Si, Para Kabag,Para Kasat, Para Pejabat Utama Kodim 1506 Namlea, Asisten I Kab.Buru, Kepala Bakesbangpol Linmas, Kapolsek Namlea, Pimpinan instansi Pemerintah dan swasta, pimpinan pengelola BUJP (badan usaha jasa pengamanan), Pengurus Bhayangkari Cabang Pulau Buru, tamu undangan, dan para peserta upacara dari Polres Pulau Buru, Kompi 3 Yon A Pelopor, Kodim 1506 Namlea, Satpol-PP dan anggota Satpam.

Pewarta : Aam Purnama

JALAN SEHAT DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN LANSIA OLEH PKM KEBAMAN BERSAMA PEMDES SUKOMAJU


Dok : Policewatch

BANYUWANGI, POLICEWATCH,-Jalan sehat bersama lansia yang dilanjutkan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan kesehatan masyarakat oleh Puskesmas Kebaman dan lintas sektoral "Pemerintahan Desa Sukomaju".

Bertempat di Aula Kantor Desa, Hari Jum'at (31/01/2020) petugas UPT Puskesmas Kebaman bekerjasama  Pemerintah Desa Sukomaju mengadakan jalan sehat dan  Pemeriksaan Kesehatan Lansia.

"Kegiatan di laksanakan sebagai salah satu bentuk Perhatian Pemerintah  terhadap Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat".

Kepala Desa Sukomaju, Edy Suyanto, S. Pd menyampaikan bahwa Kegiatan jalan sehat dan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat dan lansia dimulai dengan Penyuluhan Kecil terkait penyakit Diabetes yang dilakukan oleh dr. Mangesti Utami, Ms  kepala Puskesmas Kebaman, Kec. Srono.

dr. Mangesti Utami, Ms sosialisasikan terkait Diabetes yang merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan insulin, kerja insulin atau keduanya.

Dikatakan Diabetes Miletus (DM) apabila menderita dua atau tiga gejala yakni yang di sebut TRIAS banyak makan, minum dan banyak kencing,
Kadar gula darah puasa >120 mg/dl,
Kadar gula sesudah makan >200 mg/dl.

Untuk pencegahan dan pengobatannya dengan mengatur pola makan, latihan fisik dan minum obat secara teratur, Terang Mangesti sapaan akrab Kepala Puskesmas Kebaman.

(Bagus/Cafunk)

Di Copotnya Dirjen Imigrasi Ronny Sompie , Kornas TRC PPA Naumi Supriadi mengaku shock.




Irjen Pol (Purn) Ronny M Sompie Bersama Kornas TRC PPA Naumi S
Naumi : " Saya Shock, Saya tidak terima, Beliau orang baik, Beliau Orang Jujur Juga  bukan tipe orang yang gila dan haus akan kekuasaan" 

Red, POLICEWATCH,-  Kabar mengejutkan muncul di tengah kisruh keberadaan Harun Masiku. Selasa 28 Januari 2020, Menkumham Yasonna Laoly tiba-tiba mencopot Dirjen Imigrasi Ronnie Sompie sebagai buntut dari kekeliruan data informasi soal kepulangan politikus PDIP tersebut ke Indonesia.

Menurut Yasonna, pencopotan Ronny dari Dirjen Imigrasi untuk menghindari conflict of interest atau konflik kepentingan. Yang mana, Kemenkumham nantinya akan membentuk tim independen guna mencari tahu mengapa imigrasi bisa kecolongan data perlintasan Harun Masiku.

Setelah mendengar insiden pencopotan tersebut, perempuan cantik yang akrab dipanggil bunda Naumi ini mengaku sangat shock.

"Saya selaku Kornas Perlindungan Perempuan dan Anak  Indonesia merasa sangat shock. saya tersentak setelah mengetahui berita tersebut melalui program ILC di TVone." Hal itu di sampaikan kepada Redaksi POLICEWATCH melalui Whatshap 31/01/2020 dini hari tadi

"Saya sangat tidak faham pada apa yang diinginkan oleh negara ini kepada orang yang sangat saya hormati, saya sayangi dan saya hargai seperti beliau"

"Saya sangat mengenal beliau yang memiliki kepribadian baik yang loyal pada negara, tekun dalam bekerja, disiplin dan sangat hati-hati di dalam bekerja. beliau paling tidak suka kinerja yang dipolitisasi. begitu juga saat beliau mengundurkan diri dari kepolisian itu karena beliau tidak suka kinerja polisi yang dipolitisasi."

"Saya pernah satu tim dengan beliau ketika menangani kasus Angeline di Bali pada tahun 2015 silam. saya sebagai aktivis perempuan dan anak itu berada dalam arahan beliau. saya merasa tidak bisa terima seolah-olah pencopotan beliau itu sangat tidak terhormat"

"Jadi apabila kita mau jujur saja, seorang bapak Ronny Sompie itu bukan tipe orang yang gila dan haus akan kekuasaan"

"Sebagai ungkapan rasa tidak terima saya, kalau perlu saya selaku Kornas TRC PPA juga akan mencantumlan logo hitam di seluruh Korwil dan Korda TRC PPA Se-Indonesia" tutup bunda Naumi dengan penuh rasa kecewa.

Jurnalis Ratnasari Tri F

Biro Hukum TRC PPA Kal-Tim " Menerima Kuasa Penuh dari Orang Tua Yusuf " Setelah Pengacaranya Mengundurkan Diri

Konferensi Pers Biro Hukum dan TRC PPA di kedai Kopi Mawar di Samarinda.siang tadi



Samarinda, Kal-Tim POLICEWATCH,-  Tepat 10 hari setelah ditetapkannya kedua tersangka dalam kasus Yusuf balita berusia 4 tahun yang meninggal dan ditemukan tanpa kepala serta organ dalam yang menghilang secara misterius setelah dititipkan di salah satu PAUD di kota Samarinda, maka pada hari ini 30/1/20 orang tua Yusuf beserta Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Kaltim (TRC PPA) yang diketuai oleh Ibu Rina Zainun mengadakan konferensi pers yang bertempat di kedai Kopi Mawar di Samarinda.siang tadi

Tujuan digelarnya konferensi pers pada hari ini adalah untuk memberikan informasi tentang perkembangan kasus yang sedang ditangani oleh penyidik di polsekta Samarinda Ulu, sekaligus memperkenalkan Tim kuasa hukum yang kini telah diserahkan sepenuhnya kepada biro hukum TRC PPA Kaltim setelah pengunduran diri dari Tim kuasa hukum sebelumnya.

Tim Advokasi dari TRC PPA yang khusus menangani kasus Yusuf ini dipimpin oleh pengacara Subari, SH beserta 4 pengacara lainnya yaitu Bambang Edy Dharma, SH, Sudirman, SH, Raja Ivan Haryono Sihombing, SH, dan Euis Agustin Surya, SH.

Berikut pernyataan dari Rubadi, SH Ketua tim Advokasi TRC PPA yang juga menjabat sebagai Ketua LBH KUMHAM Indonesia saat ini.

" Kami dari tim Advokasi TRC PPA Kaltim, penasihat hukum dari keluarga ananda Yusuf. tentunya kami telah berkoordinasi pada hari ini dengan penyidik dan pak Kanit reskrim di polsek Samarinda ulu. "

"Yang pertama, Kami mendukung dan menghormati secara penuh apa yang dilakukan oleh para penyidik. kita ikuti proses yang berjalan sampai berkas kasus ini dinyatakan lengkap oleh kepolisian.
Tim Advokasi berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda M Ridwan

"Yang kedua, Kami akan terus mengawal kasus ini sampai selesai. kami ingin menunjukkan kepada masyarakat di Samarinda bahkan di Indonesia bahwa kami tetap akan melakukan pendampingan-pendampingan hukum, bukan hanya kepada kasus Yusuf tapi juga kepada kasus lainnya yang menimpa anak-anak di Indonesia khususnya Samarinda. kami dari TRC PPA kalimantan timur akan fokus kepada itu"

"Terkait masalah Yusuf, Informasinya hingga hari ini proses masih berjalan di kepolisian sambil kita menunggu hingga 20 hari ke depan apakah berkas sudah lengkap apa belum" 

"Untuk kasus Yusuf ini, walaupun tersangka untuk pasal kelalaian telah ditetapkan. namun dalam prosesnya masih terus dikembangkan apakah arahnya nanti akan ada pasal baru atau tersangka baru itu kita tunggu saja hasil dari penyelidikan. kita akan terus monitor kasus ini."

"Mengenai langkah-langkah yang akan kami lakukan dalam kasus ini nantinya akan kami informasikan lagi nanti sesuai dari hasil proses penyelidikan yang ada. untuk penelusuran bukti-bukti baru tetap akan kami lakukan dan kami akan terus berkoordinasi serta melakukan upaya-upaya hukum lainnya" tutupnya.


Ketika ditanyakan oleh para wartawan yang hadir apa alasan pengunduran diri Tim kuasa hukum sebelumnya, Bambang sulistyo ayah korban menjawab.

"Mengenai alasan tersebut tidak perlu saya sampaikan cukup menjadi konsumsi antara saya dan tim sebelumnya. pada intinya, siapapun kuasa hukum saya sekarang itu tidak mengurangi rasa hormat dan terimakasih saya kepada kuasa hukum sebelumnya. karena saya tidak ingin memutus tali pertemanan yang sebelumnya sudah ada di antara kami"

Meli sari ibu korban pun menambahkan. "Kami mengucapkan terimakasih kepada TRC PPA yang sudah sepenuhnya mendampingi sejak awal kasus hingga hari ini. saya berharap dengan bantuan ini saya bisa mendapatkan jawaban pasti penyebab kematian anak saya karena saya tidak percaya anak saya meninggal akibat tercebur karena saya hafal psikologis anak saya yang takut dan jijik dengan tempat-tempat yang basah serta licin"

Sebagai penutup dari acara konferensi pers, ketua korwil TRC PPA kaltim ibu Rina Zainun memberikan statemennya.

"Setelah diserahkannya kuasa hukum kepada tim Advokasi TRC PPA Kaltim, maka kami akan lebih ekstra konsen mengawal kasus ini sampai tuntas. selanjutnya kami pun tetap akan berupaya mencari bukti-bukti baru atau bahkan mungkin saksi-saksi baru dalam kasus ananda Yusuf ini agar bisa mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya."

Jurnalis Ratnasari Tri F

LSM GEMANTARA DAN PMPS GALANG DANA UNTUK BANTU KORBAN BANJIR BANDANG DI KABUPATEN BOGOR


Dok : Policewatch

Peduli Banjir Bandang  Kabupaten Bogor, LSM GEMENTARA Raya & PMPS  Galang Dana di Perapatan Pasar Cibenda       


Kabupaten Bekasi,POLICEWATCH-   LSM GEMENTARA Raya & PMPS( paguyuban musisi Peduli sosial) Desa sirna jaya kecamatan Serang baru kabupaten Bekasi  menggelar aksi penggalang dana untuk korban bencana  banjir bandang  dikabupaten Bogor   kamis(30/01/2020). 

Penggalangan dana dilakukan puluhan aktivis Gementara raga  dan paguyuban Musisi peduli sosial (PMPS) dipasar Cibenda /Prapatan Rt 08/04 Desa sirna jaya kecamatan Serang baru kabupaten Bekasi.

Ketua Koordinator Joni Hermansyah Dan ketua LSM Gementara raya kabupaten bekasi Mengatakan, penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara di kabupaten Bogor  yang terkena musibah bencana alam. 

Dengan harapan dapat meringankan beban mereka yang berada disana yang terkena musibah.

”Sebagai umat manusia harus saling tolong menolong ketika ada saudara yang sedang mendapatkan musibah. Dan ketua Gementara Raya kabupaten Bekasi "Gunawan  Penggalangan dana kami lakukan dari Kamis  (30/01/2020) sampai dua Minggu (12/8/2018),” ungkapnya.

Sementara Ketua Pimpinan Gementara Raya  kabupaten Bekasi "Gunawan  menghimbau, kepada seluruh masyarakat dikabupaten Bekasi  untuk membagi sedikit rezekinya membantu saudara kita yang sedang mendapatkan musibah bencana banjir bandang dikabupaten Bogor

“Dari hasil penggalangan dana hari Ini dan seterusnya  Besok kita akan lakukan penggalangan dana kembali. Semoga para korban bencana banjir bandang Bogor  diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah yang diturunkan Allah,” pungkasnya. Ketua LSM  GEMENTARA Raya kab'bekasi.

Pewarta : Gunawan/Abi

Kadiv Humas Irjen Pol M Iqbal : 80% Bisa mempengaruhi persepsi publik, Humas Harus Jalin Kemitraan dengan Media

Rapim Polri,  di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Rabu (29/01),


Jakarta, Policewatch,-  Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal, memaparkan pentingnya strategi manajemen media sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam memelihara sekaligus menciptakan kemanan dan ketertiban masyarakat.

“Tentunya Polri, sebagai penanggung jawab keamanan sebagaimana diamanatkan dalam UU No 2/2002 kita berkepentingan, untuk melakukan manajemen media,” kata Iqbal dalam paparanya dihadapan peserta Rapim Polri, Rabu (29/01), di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Di era digitalisasi ini, kata Iqbal, tentu menimbulkan ekses yang negatif, sehingga terjadinya revolusi king of fake atau maraknya berita palsu hingga bias informasi  ditengah-tengah masyarakat yang menjadi salah satu faktor penyebab gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pada intinya, menajeman media itu bagaimana menekan isu negatif dan menaikan isu positif,” tekan Iqbal.

Untuk itu, sambungnya, tidak berlebihan jika Kapolri, Jendera Pol Drs. Idham Azis, M.Si., dan pendahulunya, Jenderal (Purn) Tito Karnavian, menempatkan menajemen media sebagai program prioritas.

“Karena dilingkungan baik global maupun regional telah menghendaki Polri untuk melakukan pemetaan media secara profesional,” jelas Iqbal.

Mantan Wakapolda Jawa Timur ini mengatakan, pada prinsipnya semua Kementrian dan Lembaga membutuhkan restu dari masyarakat, dan media merupakan  representasi dan suara dari masyarakat.

Untuki itu kata Iqbal, selain membangun sistem, Humas Polri juga menjalin kemitraan terhadap media itu sendiri.

“Kita komunikasi intensif kepada media, bukan hanya ketika ada masalah saja, kita curi hatinya,” tegas Iqbal.

Dengan manajeman media, Polri bisa menjadi pemain dalam menentukan isu, mengelola hingga mendiktenya.

“Saya pernah disampaikan oleh bapak Kapolri bahwa Kadiv Humas itu bukan lagi sekedar juru bicara, tapi dia tampil sebagai king maker,” papar Iqbal.

Iqbal menjelaskan Humas saat ini menjadi bagian pentig bagi semua Satuan Kerja (Satker) di setiap Polda.

 Ia mencontohkan pentingnya peran humas ketika ada pengungkapan sebuah kasus yang menjadi perhatian masyarakat jika tanpa di amplifikasi dengan baik tentu sangat disayangkan.

“Karena media itu dapat 80 persen dapat mempengaruhi persepsi publik,” ujarnya.

Pada  intinya, Iqbal menambahkan, dalam rangka strategi manajemen media harus piawai dalam mengemas narasi.

Hal ini menjadi keharusan jika narasi yang dikemas dengan baik dan pas tentunya akan berdampak positif.

Misalnya kejadian begal, lalu karena marak di sosial media menjadi faktor pembentuk opini publik daerah itu tidak aman.

 Nah ketika itu bisa diungkap, lalu diberitakan masif hingga viral tentu akan merubah persepsi publik.

“Ini upaya membentuk opini jaminan keamanan,” Pungkasnya

Reporter : Bambang MD

KPK TAHAN 2 TSK DUGAAN SUAP PENGADAAN TANAH PEMKOT BANDUNG


Dok : MPW


GEDUNG KPK, POLICEWATCH.NEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi menahan HN (Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung) dan TDQ (Anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014) selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Klas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK.

Penahanan dua tersangka ini terkait dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada Pemerintah Kota Bandung tahun 2012 dan 2013. Hingga saat ini, KPK telah memeriksa 87 saksi untuk dua tersangka HN dan TDQ.

Dua tersangka tersebut diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya, sehingga diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara dalam pengadaan tanah untuk RTH di Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2012 dan 2013.

Diduga telah terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp40,9 miliar dari realisasi anggaran sekitar Rp115 Milyar. Pengadaan tanah diduga dilakukan menggunakan makelar dari unsur anggota DPRD dan pihak swasta. Selisih pembayaran riil daerah ke makelar dengan harga tanah atau uang yang diterima oleh pemilik tanah diduga dinikmati oleh sejumlah pihak, termasuk digunakan untuk menyuap Hakim

Atas dugaan tersebut, HN dan TDQ disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang  Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Reporter : Bambang.MD

Ketua KPU Cabuli Cowok Magang, " Kornas TRC PPA Bunda Naumi" Meminta pelaku dihukum seumur hidup


KORNAS TRCPA Bunda Naumi

Banjarbaru,Kal-Sel, POLICEWATCH,- Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menetapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin, Gusti Makmur alias GM sebagai tersangka kasus pencabulan

Gusti Makmur diduga telah mencabuli seorang remaja laki-laki.

Kasubag Humas Polres Banjarbaru, AKP Siti Rohayati mengatakan, orangtua anak yang diduga menjadi korban pencabulan melaporkan Gusti Makmur pada 25 Desember 2019.

"Informasi dari Kasat Reskrim, jadi untuk kasus GM, sudah diadakan gelar perkara dan sudah dilayangkan surat untuk diperiksa kembali sebagai tersangka," ujar AKP Siti Rohayati dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, pada Selasa (28/1/20).

Peristiwa tindak asusila diduga terjadi di toilet sebuah hotel di Kota Banjarbaru.
Saat itu, Gusti Makmur diduga melakukan tindak asusila kepada korban yang masih berstatus pelajar di bawah umur.

Tersangka diduga memegang anggota tubuh korban.
Selanjutnya, Gusti Makmur diduga menarik tangan kiri korban dan meletakkan di bagian tubuh sensitifnya.

Korban diketahui sedang melaksanakan tugas magang kala itu dan di saat bersamaan, ada acara rapat koordinasi di hotel tersebut.

Gusti diduga melanggar Pasal 82 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Menanggapi kasus tersebut, Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (baca TRC PPA) Bunda Naumi memberikan statement yang cukup keras.

"Saya menginginkan pelaku bisa dihukum seumur hidup. bahkan jika bisa dihukum mati saja" ujarnya ketika dihubungi melalui sambungan telepon pada hari ini 29/1/20.

Ketika ditanya alasan mengapa pelaku harus diberikan hukuman seberat itu, Bunda Naumi menjelaskan,

"Apapun alasannya kejahatan seksual terhadap anak adalah kejahatan yang sangat luar biasa. itu yang pertama. dan yang kedua, pak Presiden Jokowi pun sudah menyatakan beliau setuju bahwa kejahatan terhadap anak terutama kejahatan seksual itu adalah Extra Ordinary Crime"

"So, apalagi pelaku ini adalah ketua KPU yang menciptakan pemimpin-pemimpin daerah maupun pemimpin negara sebagai contoh di masyarakat"

"Kenapa bunda begitu keras terhadap para predator anak seperti ini karena secara psikologis si anak akan mengalami trauma seumur hidup. kalaupun bisa sembuh tidak akan bisa 100 persen karena mereka sudah terkoyak jiwanya. itulah sebabnya para pelaku harus diberi hukuman seumur hidup setara dengan trauma seumur hidup yang dialami oleh korban"

"Apapun kejahatan terhadap anak yang terutama menyangkut perbuatan cabul dan pemerkosaan, saya selaku Kornas TRC PPA yg juga merupakan salah satu dari korban kejahatan pada masa kecil saya, merupakan alasan kuat saya berkecimpung di sini karena saya tidak ingin ada lagi terjadi kejahatan-kejahatan serupa yang dialami oleh anak Indonesia"

"Karena efek dari kejadian itu sakitnya luar biasa. maka saya menunggu kapan hukum di Indonesia bisa memberikan hukuman yang luar biasa juga kepada para pelaku untuk memberikan efek jera, atau bahkan kalau bisa diberi hukuman mati. hanya saja hingga saat ini Presiden belum memutuskan untuk memberi hukuman mati kepada para predator anak" tutup bunda Naumi.


Jurnalis : Ratnasari Tri F

Plt Bupati Rencananya Gelar Doa Bersama Dan Sedekah Dusun


Dok : Policewatch

MUARA ENIM, POLICEWARCH - Belum lama ini masyarakat semendo diserang harimau sehingga warga yang berkebun tidak berani pergi kekebun  akibat teror binatang buas, jenis Harimau sumatera dalam beberapa bulan ini sudah ada korban yang dimangsa harimau, hingga tewas diterkam sang raja hutan ini,

Namun Pemda Muara Enim terus berupaya untuk menangkap si raja hutan, yang sering meneror warga hingga akhirnya binatang buas ini bisa ditangkap menggunakan perangkap yang sudah disiapkan oleh satgas dari BKSDA Sumsel bersama masyarakat hingga membuahkan hasil hewan yang dilindungi ini dipindahkan ke Lampung kerjasama Pemda Muara Enim dan BKSDA.

Plt. Bupati Muara Enim H.Juarasah menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Satuan Tugas penyelesaian Konflik Satwa Liar (harimau) dengan Manusia, bertempat di ruang rapat Bapeda(23/01/).Dari hasil rapat yang dipimpin Plt Bupati Penyelesaian Konflik antara Manusia dan Harimau ini hingga membuahkan Hasil"

Dengan telah tertangkapnya harimau yang selama ini meresahkan warga pada tanggal 21 Januari lalu,  H. Juarsah S.H bersama jajarannya menggelar rapat untuk melakukan  evaluasi satuan tugas (Satgas) penanganan konflik harimau.

Rapat yang digelar tadi pagi di ruang Pangripta Sriwijaya ini membahas tindak lanjut dari Satgas pasca-dievakuasinya harimau ke Pusat Penyelamatan Harimau Sumatra di Balai Konservasi Alam Margasatwa Tambling, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Juarsah sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras mulai dari terbentuknya Satgas ini pada 30 Desember 2019 lalu hingga membuahkan hasil pada saat ini. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat beraktivitas seperti biasa dan meminta segera melaporkan kepada aparat bila ditemukan indikasi gangguan hewan buas serupa. Dalam waktu dekat Plt. Bupati merencanakan menggelar doa bersama dan sedekah dusun sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan ini ucap " Bupati

Sementara Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Martialis Puspito melaporkan bahwa harimau telah dievakuasi untuk dilakukan observasi lebih lanjut dan Satgas masih akan dijalankan untuk menangani pemulihan trauma (trauma healing) para warga di beberapa desa. Selain itu juga tetap akan dilakukan monitoring lanjutan untuk melihat pergerakan ataupun antisipasi adanya kejadian serupa. Ia juga berharap kedepan ada balai penanganan khusus harimau di kawasan hutan lindung Sumatera Selatan yang menurutnya selama ini baru terfokus pada hewan liar seperti gajah dan beruang terangnya

Acara rapat tersebut Turut hadir juga sekda Ir. H. Hasanudin, M.Si, Asisten Pemerintah dan Kesra Drs.H. M. Teguh Jaya, MM, Kadin Lingkungan Hidup, Ir. Kurmin, M.Si, Kepala BPBD Drs.Tasman serta Petugas Fiswan, Zeno,Arif,Rio,Teguh

Repoter : Bang /Her